Publication Search

67,732 articles from 582 journals · 1,699 citations tracked

Showing 301-320 of 426

Analytics

Adriana Kolo; Yanuarius Sani Feka

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2023 Universitas Muhammadiyah Manado

Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa harus terus diinternalisasikan kepada diri setiap bangsa Indonesia, karena kemakmuran, kemajuan serta persatuan dan kesatuan yang hendak dicapai harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dimana Pancasila bertindah sebagai ruh perjuangan, pikiran dan tindakan setiap warga negara. Meskipun Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan menjadi pelajaran wajib pada jenjang persekolahan, namun diperlukan upaya lebih untuk menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila khususnya kepada siswa dan pada umumnya kepada segenap warga sekolah, karena pada prakteknya tidak jarang PPKn dianggap sebagai pelajaran pelengkap. Dilakukannya internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui film inspiratif berbasis nilai Pancasila pada SMA R.A Kartini Maktihan menjadi salah satu upaya penguatan karakter dan jati diri warga sekolah sebagai manusia Pancasila. Adapun beberapa bentuk keberhasilan yang didapatkan dari pengabdian ini adalah; 1) warga sekolah SMA R.A Kartini Maktihan sangat antusias saat menerima internalisasi melalui film inspiratif berbasis nilai Pancasila; 2) Internalisasi nilai Pancasila melalui film dianggap lebih mudah dipahami oleh para siswa; dan 3) antusiasme peserta didik dan guru dalam mengomentari dan memberikan pandangan terhadap isi film sangat baik. Adapun kesimpulan dari pengabdian yang dilakukan ini bahwa internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui film inspiratif berbasis nilai-nilai Pancasila memberikan dampak positif bagi warga sekolah SMA R.A Kartini Maktihan.    

Suci Rahmaida Sihombing; Sukriani Hasibuan; Yuda Mulia Ramadhan Sitepu

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) merupakan suatu wadah dimana kegiatan belajar masyarakat dalam rangka peningkatan pengetahuan, keterampilan/keahlian, hobi, atau bakatnya yang dikelola dan diselenggarakan sendiri oleh masyarakat sekitar. Salah satu contohnya yaitu sebuah Pendidikan Luar Sekolah (PLS) di Paud Kartini Sidodadi  Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhan Batu. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta masalah-masalah pendidikan masyarakat serta kebutuhan akan pendidikan masyarakat, definisi PKBM terus disempurnakan terutama dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kebutuhan lembaga, sasaran, kondisi daerah serta model pengelolaan. Faktor penunjang keberhasilan pengembangan program PKBM di Paud Kartini Sidodadi  Kecamatan Pangkatan Kabupaten Labuhan Batu meliputi: a) kemampuan mengidentifikasi dan mencatat kebutuhan masyarakat (warga belajar), b) melayani kebutuhan dan minat warga belajar dalam kegiatan yang bervariasi atau sesuai kebutuhan dan minatnya, c) memobilisasi sumberdaya yang ada di masyarakat, d) membangun kemitraan dan kerjasama secara terbuka secara terbuka dengan berbagai lembaga atau oranisasi, sehingga PKBM mampu mengembangkan berbagai aktivitas pembangunan masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan lokal, e) memonitor perkembangan kegiatan serta keberhasilan sehingga dijadikan dasar pengembangan program ke depan, f) mencatat berbagai kelebihan dan kekurangan dari kegiatan yang dikelembagaan  PKBM.

Profiliana, Herra; Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Profesi Pegawai Negeri Sipil (PNS) semakin diminati oleh banyak individu karena beberapa faktor menarik. Salah satunya adalah stabilitas pendapatan yang menawarkan keamanan finansial bagi PNS dan keluarganya. PNS juga menawarkan jaminan pensiun yang menarik, memungkinkan mereka pensiun dengan martabat dan keuangan yang terjamin. Namun, daya tarik utama PNS juga mencakup tanggung jawab mereka sebagai abdi masyarakat. Mereka harus memberikan pelayanan yang adil kepada warga masyarakat dengan efektif, efisien, produktif, dan profesional sesuai dengan peran mereka. Untuk mencapai tujuan ini, organisasi PNS memerlukan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Di Kabupaten Grobogan, Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) memiliki peran penting dalam menjalankan evaluasi kinerja PNS secara rutin setiap tahun. Evaluasi ini melibatkan berbagai aspek, termasuk Surat Keputusan Penilaian (SKP), tingkat pendidikan, kompetensi, dan disiplin pegawai. Hasil evaluasi mengklasifikasikan PNS menjadi tiga klaster: berkualitas baik (24%), cukup (30%), dan perlu perbaikan (16%). Pendekatan evaluasi komprehensif ini membantu BKPPD memastikan PNS di Kabupaten Grobogan tetap menjaga dan meningkatkan tingkat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dini Yani; Dexi Triadinda; Indriyani Indriyani; Muhsin Efendi; Muhammad Sawir

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Kabupaten Karawang yang terkenal dengan Kota Industri ternyata menyimpan banyak potensi alam yang tidak diketahui oleh masyarakat luas, bahkan warga masyarakat asli karawang sekalipun. Salah satu Desa di Selatan karawang ternyata menyimpan begitu besar potensi alam yang terletak di kaki gunung sanggabuana. Selain daerah wisata salah satu potensi alam nya adalah perkebunan kopi, dimana hasil Kopi dari Desa Mekar Buana ini memiliki kualitas yang sangat Bagus, bahkan Kopi jenis Robusta yang diproduksi menempati peringkat kedua di tingkat Provinsi Jawa barat. Penyelenggaraan pengabdian ini bertujuan untuk membangun sebuah Ekowisata yang diawali dengan mendirikan Kampung Kopi di Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan Potensi desa. Untuk mendukung tingkat pendapatan masyarakat. Salah satunya adalah melalui pengenalan promosi digital, dimana salah satu kendala yang terbesar saat ini belum dilakukannya promosi digital dengan baik dan benar oleh masyarakat sehingga perlu diadakan sosialisasi Pengenalan promosi digital. Metode awal dalam pengabdian ini berupa sosialisasi dan persamaan persepsi dengan pihak BUMDES dan Masyarakat Desa Mekar Buana. Tahap kegiatan yang akan dilakukan berupa studi observasi dan penggalian informasi. Hasil yang diharapkan dalam pengabdian awal ini berupa tergalinya informasi tentang peta kebutuhan Desa Mekarbuana dalam membangung Kampung Kopi Berbasis Ekowisata      

Purwanto Purwanto

JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Elderly residents who live in madania homes use the kitchen as a kitchen places for cooking activities, and have complaints about height and slippery floor conditions, according to the elderly as many as 32% of cooking kitchen users representing the elderly population using purposive sampling, proposed design improvements for elderly cooking places by considering the anthropometric size of elderly users, using a focus approach group discussion to facilitate the wishes and complaints experienced by the elderly, the shape and size of the proposed new kitchen design for the elderly by adding a foothold in front of the kitchen to facilitate cooking reach, with a cooking kitchen width: 53 cm; Height: 132cm; length 53 cm, using anthropometric measurements, namely front arm reach (JTD) 53 cm; shoulder width(LB) (maximum) 43 cm; height (TB) 158 cm; elbow height (TS) 132 cm. The design is the result obtained from the first focus group discussion, then the results of the second focus group discussion explain the proposed new design drawings for the elderly's kitchen to the elderly, related to the suggestions obtained from the results of the first focus group discussion and the senior citizens agree with the results drawn, by having a height, width, length according to body size by adding non-permanent footing facilities in front making it easier for users to reach the kitchen for cooking activities, floors that are designed to be safe and non-slippery, and additional cupboard facilities to make it easier to store cooking utensils.Sig (2-tailed) of 0.003 <0.05 indicates that the H1 hypothesis is accepted.

Yohanis Kristianus Tampani

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Isu Borderless dan Dual Nationalities : Pemicu disintegrasi bangsa di perbatasan Indonesia-Timor Leste. Metode dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan yakni mengumpulkan atau melakukan studi dokumen terhadap sumber dan literatur-literatur yang terkait dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Isu Borderless merupakan suatu keadaan di mana batas-batas yang ada dalam suatu masyarakat kian memudar. Tak ada batasan-batasan yang mengatur perilaku-perilaku seseorang dalam bertindak dan menilai sebuah tindakan. Infrastruktur yang memadai, maka komunikasi menjadi sulit dan tidak akan tercipta dan perhatian yang diberikan oleh Pemerintah, kadangkala juga bisa membuat permasalahan yang terjadi di daerah perbatasan. Pemerintah lebih giat dalam menekankan program-programnya hanya pada wilayah tertentu hal tersebut sering menimbulkan kecemburuan sosial dari wilayah-wilayah lain yang belum terjangkau program dari pemerintah tersebut. Dari situlah, bibit-bibit konflik mulai muncul, bahkan jika konflik atau masalah tersebut tidak segera ditanggulangi, akan menjadikan suatu ancaman yang besar, dan justru membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Di lain pihak banyak warga masyarakat Timor-Timur yang masih memegang paspor Republik Indonesia (RI) yang secara hukum masih berstatus WNI yang secara de facto merupakan warga negara Timor-Timur tapi secara de jure merupakan warga negara Indonesia (warga Indonesia pasif) sehingga dapat disimpulkan terdapatnya tiga kategori kewarganegaraan yakni kewarganegaraan ganda (dual nationalities), tanpa kewarganegaraan, dan kewarganegaraan pasif. Peran pembelajaran sejarah sebagai upaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme untuk memberi peringatan kepada kita tentang pentingnya memahami identitas kebangsaan yang kita miliki dengan cara menengok kembali kepada masa lalu waktu identitas tersebut terbentuk.    

Tegar Proskunatas Musaputra; Markus Amid; Henni Somantik; Marthen Mau

Jurnal DIKMAS 2022 Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Gembala sidang memiliki peranan penting di dalam suatu jemaat. Karena gembala sebagai seseorang yang bertanggung jawab atas hidup jemaat di dalam mengarahkan, mengatur dan memimpin jemaat kepada pengenalan yang baik dan benar tentang Firman Tuhan. Gembala juga memberi perhatian perekonomian kepada jemaat yang dilayani. Gembala sebagai penggagas dan inspirator bagi jemaat dalam pengembangan ekonomi agar perekonomian jemaat semakin menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui peranan gembala sidang dalam pengembangan ekonomi warga jemaat di GBI Jemaat Kairos Desa Kampet. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yang diperoleh observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ialah gembala memberikan pemahaman dan memimpin kepada jemaat untuk mencapai tujuan yang benar tentang pengenalan akan Firman Tuhan sekaligus memberikan teladan sesuai perkataan Firman Tuhan. Kesimpulan; warga jemaat di GBI Jemaat Kairos Kampet perlu mengembangkan perekonomian oleh karena dimotivasi baik dari gembala sidang karena gembala siding berperanan penting dalam memberikan pengarahan, pemahaman, dan memberikan motivasi bagi jemaat untuk terpacu dalam kegiatan pengembangan ekonomi.

Novita Rahmawati; Hwihanus Hwihanus

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Usaha warung gemoy war adalah tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat berbagai latar belakang, sosial budaya untuk berkumpul, diskusi, ngobrol santai,dialog warga, opini masyarakat berbagai macam latar belakang, minum bersama untuk mendapatkan suatu informasi bermanfaat yang didapatkan. Gemoy war berdiri sejak 6 Juni 2022 awal mula berdiri iseng iseng membuka warung setelah keluar dari tempat kerja daripada menganggur bersamaan dengan libur kuliah serta ada modal sedikit membuka warung didepan rumah . Untuk omset nya pun lumayan yang didapatkan tiap hari sekitar 100.000-200.000 serta ada pesanan mulai dari per es an nya , jajanan gorengan tusuk maupun dimsum dan mie nya. Gemoy war ini memiliki perkembangan dan pesanan setiap hari nya yang mereka sukai dai kedai kopi tersebut yaitu karena produk, harga, dan juga lokasinya yang nyaman untuk bersantai sembari berkumpul bersama teman-teman. Meminum kopi kini semakin trending dan berkembang pesat, minuman berkafein tersebut kini menjadi terkenal dan terus merebak hingga ke semua kalangan masyarakat. Minuman berkafein ini, bukan lagi menjadi sebuah segelas kopi akan tetapi juga menambah inspirasi ketika para insan membutuhkan sensasi merenungkan ide yang akan di tuangkan dengan meminum kopi terlebih dahulu, dan hingga saat ini menjadi kebiasaan dari para penikmat kopi. Warung kopi sendiri adalah tempat yang sangat mudah di jumpai. Gemoy war adalah tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat berbagai latar belakang, sosial budaya untuk berkumpul, diskusi, ngobrol santai,dialog warga, opini masyarakat berbagai macam latar belakang, minum bersama untuk mendapatkan suatu informasi bermanfaat yang didapatkan (Prabowo, 2013). Gemoy war  adalah jasa usaha minuman yang bertempat sebagai atau seluruh bangunan yang permanen atau semi permanen, dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpunan, penyajian, dan penjualan minuman bagi umum di tempat usahanya kecuali minuman berakohol.

Nur Soimah; Naufal, Naufal

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Bentuk ekspresi dari pengalaman beragama dapat dilihat dari penganut suatu agama. Pada dasarnya pengalaman kegamaan dalam diri mereka timbul dari pemikiran tentang kepercayaan dan juga keyakinan terhadap adanya sesuatu di luar diri mereka. Yang kemudian dianggap sebagai realitas tertinggi, hal ini diperoleh melalui pengetahuan yang dipelajarinya serta ketika sedang melakukan sebuah interaksi sosial dari kegamaan yang ada didalam lingkunganya. Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah untuk mengetahui landasan dasar kebebasan beragama, untuk mengetahui sebuah kebebasan berekpresi dan berpendapat merupakan bentuk hak dan kebebasan negara, dan juga untuk mengetahui suatu agama sebagai kepercayaan. Metode penelitian pada makalah ini adalah dengan metode studi pustaka (library research). Data didapatkan dengan cara mengumpulkan sumber-sumber yang berkaitan dengan topik dari beberapa buku fisik, jurnal dan juga sumber lainnya. Untuk teori yang dipakai adalah teori konflik dari Ralf Dahrendorf. Dari beberapa data yang didapat, dapat diketahui kebebasan beragama di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Dasar 1945 begitu juga dengan pembatasannya. Tidak hanya itu kebebasan beragama juga diatur di hukum atau Undang-Undang Internasional. Selain itu kebebasan berekspresi dan berpendapat juga telah diatur dalam undang-undang dan ini merupakan sebuah hak warga negara dalam kehidupan bernegaranya. Untuk kepercayaan sifat dan sikapnya membenarkan sesuatu yang dianggap sebagai kebenaran, yang diyakini, dan diaplikasikan dalam kehidupan, pengalaman, dan mempengaruhi sifat mental yang menyakininya. Kepercayaan berarti keyakinan kepada tuhan diluar agama atau tidak termasuk kedalam agama. Berbicara mengenai agama atau keyakinan dan juga masyarakat memang tidak akan pernah selesai, karena dengan seiring perkembangan masyarakat itu sendiri akan ada dampak yang dirasakan.  

Ucu Wandi Somantri; Heny Sasmita

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Non-communicable diseases are non-communicable diseases such as diabetes, cholesterol and gout which are public health problems that cause death for 36 million people out of all deaths in the world. Non-Communicable Diseases can be prevented through early detection and risk control factors of Non-Communicable Diseases. Screening aims at early detection and connecting factors. The risk of non-communicable diseases including diabetes mellitus in students of SMK Bina Warga Pandeglang Regency. Non-Communicable Disease screening is carried out by taking blood vessels at the respondent's fingertips which are then tested with an autocheck device. The examination was carried out on 51 respondents who underwent the examination, consisting of 6 men and 45 women. The results of the examination obtained the respondent's blood glucose level so far (normal 42 people and height 9 people).

Nurul Amaliah Afrida; Luqman Hakim Habibulloh

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Konsep negara kesejahteraan adalah suatu konsep dimana negara berperan penuh dalam proses menuju kemakmuran, kesejahteraan, dan kemaslahatan bagi setiap warga negara dengan mengutamakan upaya-upaya yang mendukung terselenggaranya jaminan pemenuhan hak-hak serta pendukung bagi pelaksanaan kewajiban bagi setiap orang dalam suatu negara berdasarkan aturan. -peraturan yang telah disetujui dan diresmikan oleh Pemerintah. Negara yang menganut konsep kesejahteraan mendambakan kehidupan yang sejahtera dengan menggunakan tanggung jawab penuh untuk memenuhi, melindungi dan mengutamakan kepentingan warganya dengan memberikan hak-hak yang seharusnya mereka dapatkan. Tindakan tersebut dapat dilaksanakan dengan memberikan berbagai pelayanan publik, pendampingan, pencegahan dan perlindungan terhadap pelanggaran sosial yang sering terjadi di lingkungan negara. Untuk mewujudkan negara yang berbasis Welfare State dengan menata kembali pola kehidupan masyarakat, diperlukan beberapa syarat, yaitu: (1). Warga negara; (2). Demokrasi penuh; (3). sistem hubungan industrial dengan aliran modern; (4). Perluasan hak atas Pendidikan. Oleh karena itu, pemenuhan keempat syarat tersebut harus selalu ditinjau ulang agar implementasi kebijakan pemerintah di berbagai bidang dapat berjalan secara melembaga. Sebagai negara yang menganut Konsep Welfare State, Indonesia tentunya menggunakan kekuasaan negara untuk menerapkan berbagai aturan yang dibuat untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Salah satunya dengan mendorong peran pemerintah dan lembaga negara untuk menjaga dan menjamin hak-hak masyarakat secara lebih menyeluruh sehingga tercipta pemberdayaan manusia untuk mendukung konsep Welfare State.

Bagus Tri Wibowo; Almeid Jati Wisesa; Jesika Ayu Nur Islami; Faizal Aji Priambodo; Umi Nur Kholifah +3 more

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Besarnya pengeluaran biaya pakan konsentrat pada usaha ternak masih menjadi masalah umum bagi para peternak. Memilih alternatif pakan memiliki kandungan protein lebih tinggi seperti pemanfaatan larva Black Soldier Fly dapat dijadikan solusi permasalahannya. Oleh karena itu, kelompok 02 KKN-T UPN “Veteran” Jawa Timur mengadakan sosialisasi dan pelatihan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) di desa Nglebak, kecamatan Bareng, kabupaten Jombang. Tujuan dari kegiatan ini adalah adanya budidaya larva BSF akan menjadi solusi pakan ternak yang secara berkelanjutan. Metode pelaksanaannya yaitu dengan melakukan penyuluhan dan pelatihan secara langsung tentang cara perawatan dan budidaya larva BSF kepada kader PKK desa Nglebak. Hasil kegiatan ini adalah adanya produksi maggot BSF sebagai pakan ternak alternatif, pupuk organik dalam bentuk cair dan padat, reduksi sampah rumah tangga dan modul budidaya BSF. Hasil monitoring dan evaluasi juga menunjukkan adanya antusias warga untuk mengadakan budidaya yang sama.

Muhammad Abdul Gofur; Muhamad Fahmi Ridho Auliya; Mukh Nursikin

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Indonesia adalah bangsa majemuk yang terdiri dari berbagai suku, ras, bahasa, adat istiadat, agama, dan budaya. Masyarakat Indonesia juga dikenal sebagai masyarakat multikultural dengan latar belakang budaya dan agama yang beragam. Secara konseptual, multikulturalisme mengacu pada profil negara sebagai bangsa yang majemuk dan masyarakat yang multikultural. Warga negara akan menghargai pluralitas dan multikulturalisme berdasarkan prinsip pemerataan. Multikulturalisme sebagai konsep keragaman dan pemerataan harus diakomodasi dalam sistem pendidikan nasional. Itu harus tercermin dalam kurikulum.      

Vasco A. H. Goeltom; V. Nonot Yuliantoro; Christabel Sheren; Cindy Novianti; Lydia Kurnia

Perigel: Jurnal Penyuluhan Masyarakat Indonesia 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Buah memiliki banyak sekali manfaat bagi tubuh, terutama sebagai sumber vitamin dan serat yang berguna bagi pencernaan manusia. Kandungan karbohidrat yang terdapat pada buah juga dapat menjadi sumber energi. Selama ini kulit buah belum banyak dimanfaatkan pedahal gizi yang terdapat pada kulit tidak jauh berbeda dengan buah itu sendiri. pengolahan kulit buah dapat dijadikan keripik sehingga dapat mengurangi limbah dan memberikan daya jual terhadap kulit buah yang biasanya hanya dibuang. Buah Alkesa merupakan tanaman langka di Indonesia karena minimnya orang yang membudidayakan anaman tersebut. Kandungan vitamin pada buah Alkesa sangat banyak antara lain serat, zat tepung, mineral, vitamin C, dll. pengolahan dari buah Alkesa juga belum banyak terutama pada bagian kulitnya. Maka dari itu penulis menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dengan tema “Pelatihan Pembuatan Keripik Berbahan Dasar Kulit Buah Alkesa di Desa Gerendeng Pulo Tangerang” agar pengolahan dari buah Alkesa dapat dilakukan dengan maksimal dan bisa menjadi peluang bisnis bagi warga Desa Gerendeng Pulo.

prihatin oktivasari; Gun Gun Ramdlan Gunadi; Ayu Rosyida Zain

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Dilema keberadaan Bank Sampah Kampung Pulo yang berada di Tapos, Depok,  Provinsi Jawa Barat, dengan kondisi hanya berfungsi setiap kali dalam seminggu, dan hanya segelintir warga yang sadar akan keberadaan bank sampah ini. Adapun banyaknya warga yang sudah berumah tangga disana lebih memilih membakar sampah rumah tangga di pekarangan rumah dengan menumpuknya terlebih dahulu. Hal ini menyebabkan gangguan kesehatan dari asap pembakaran sampah, dan juga dari bau sampah yang menggunung, maupun beredarnya lalat di pekarangan warga. Melalui Program pengabdian prodi Teknik Multimedia dan Jaringan, Politeknik Negeri Jakarta ini, dengan pelaksana para mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta, Jurusan Teknik Informatika, melakukan Pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah di bank sampah kampung pulo kelurahan tapos kota depok. Kegiatan ini dibuat untuk membantu para karang taruna dan  penggerak bank sampah agar mengembangkan pogram bank sampah mereka menjadi lebih efisien dalam mendata hasil sampah yang dikumpulkan, untuk dapat diproses lebih lanjut. Selain itu program pengabdian juga melaksanakan sosialisasi kepada warga Kampung Pulo dalam bentuk pelatihan untuk kesadaran memilah sampah, dan membawa ke bank sampah untuk ditabung.

Siti Robiah Adawiyah; Mujiyanto, Mujiyanto; Wanto, Wanto; Kuni Munawaroh; Avifah Faricha Nisa +7 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Desa Karangluhur yang cangkupan wilayahnya membentang dari arah timur dimulai dari Dusun Krakal Tamanan sampai wilayah barat. Karena letaknya yang strategis, dan hanya berjarak 1 km dari pasar kertek yang berada di Desa Karangluhur diantaranya Puskesmas 1 Kertek, koramil kertek, dan juga beberapa lembaga keuangan. Selain itu juga ada lembaga pendidikan formal yaitu SMP Negeri 1 Kertek. Selain itu juga ada tempat pendidikan dasar formal dan non formal seperti SD Negeri 1 dan SD Negeri 2 Karangluhur serta MI Maarif Karangluhur yang berlokasi di Dusun Marong. Selain itu juga letak geografis dengan penyebaran penduduk yang terbilang merata, tersebar di empat dusun dengan mata pencaharian sebagian besar adalah petani atau buruh tani. Potensi lain yang ada di Karangluhur yaitu potensi sumber daya manusia (SDM) dengan dibuktikan banyaknya para wirausaha atau usahawan yang menekuni bidang usaha dalam segala hal. Upaya untuk menularkan pengalaman mengenai perilaku hidup sehat melalui individu, kelompok ataupun masyarakat luas dengan jalur-jalur komunikasi sebagai media berbagai informasi, dengan menggunakan Penelitian Community Based Participatory Research (CBPR), yaitu penelitian dengan pola kolaborasi antara komunitas dengan dunia pendidikan tinggi yang berorientasi aksi dengan service learning untuk mendukung gerakan sosial demi terwujudnya keadilan sosial. Penelitian ini diharapkan dapat membantu dan meningkatkan kesadaran pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat serta keindahan lingkungan terkhusus masyarakat Dusun Marong, Desa Karangluhur, Kecamatan Kertek.  

Nikmatul Ula; Kamiliyatun Laila; Nanang Qosim

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Proses pembaruan pemikiran islam dicapai melalui kontak yang luas dengan negara-negara timur tengah yang menjadi pusat-pusat islam proses transformasi ini dilakukan oleh individu dan kelompok masyarakat yang ingin memperjuangkan identitas dan prinsip ajaran islam dalam kehidupan masyarakat indonesia.Hal ini terlihat tidak hanya ada tataran reformis pendidikan, tetapi juga dalam lingkup reformasi muhammadiyah yang lebih luas di berbagai bidang, seperti panti asuhan, rumah sakit, bank pengkredutan rakyat, dan merintis berdirinya baitul mal wa at – tamlil sebagai ciri masyarakat modern. Penciptaan Asosiasi Ilmuwan Gerakan Islam Indonesia (ICMI) adalah bentuk respon terhadap keterasingan masyarakat dan politik negara warga kelas menengah.Kesimpulan dari organisasi Muhammadiyah sebagaimana dalam AD/ART ialah menegakan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Anatia Simamora; Rosalinda Manullang; Pedro Renardo Naibaho; Dyva Claretta

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

Citra nama baik perusahaan merupakan hal yang sangat penting untuk dijaga dan dikembangkan untuk mempermudah terbangunnya kepercayaan eksternal dan sehingga terjalin kerjasama yang dibutuhkan demi menunjang kesuksesan perusahaan. PT. Adiprima Suraprinta termasuk dalam anak perusahaan dari Jawa Pos Group. Dengan humas yang masih baru, perusahaan ini juga belum melakukan pembagian tupoksi terkait peran dan fungsi humas. Metode Penelitian yang digunakan peneliti pada riset ini adalah penelitian kualitatif, dimana pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara secara langsung dengan narasumber dan memberi pertanyaan yang terperinci dan mendalam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui  bagaimana dan sejauh apa perkembangan Humas PT. Adiprima Suraprinta melihat dari kegiatan humas yang ada dan bagaimana mereka menjalankan fungsi dan peran humas itu sendiri, khususnya dalam menangani isu dan krisis.  Hasil yang ditemukan peneliti dalam penelitian ditemukan bahwa Humas dari PT. Adiprima Suraprinta terkena isu mengenai kerusakan lingkungan yang diasumsikan diakibatkan oleh kegiatan pabrik yang berlokasi dekat dengan warga. Keberadaan Humas yang baru ini kemudian menjadi perantara dalam menyampaikan informasi dan juga memberikan pengertian kepada masyarakat sekitar. Perusahaan PT. Adiprima Suraprinta kemudian menyadari pentingnya humas setelah perusahaan dilanda isu. Perusahaan perlu mengembangkan fungsi dan tugas dari humas perusahaan Sebaiknya Humas perusahaan berdiri sendiri dan terfokus hanya untuk menjalankan kehumasan agar lebih maksimal.

Rendradi Suprihandoko; Atalatsany Febrian Surya Putra; Balqis Hanina Fajrin; Deviana Simarmata; Febriano Dos Santos +6 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Sampah rumah tangga yang tersebar di lingkungan sekitar dapat dikelolah dengan baik akan bermanfaat bagi kehidupan manusia maupun linkungan sekitarnya. Namun, bila tidak dikelola dengan baik sampah akan berdampak bagi kesehatan manusia dan merusakan lingkungan. Sehingga melihat permasalahan atas pengendalian jumlah sampah yang ada di kabupaten Bantul, sesuai dengan kegiatan KKN Tematik Universitas Janabadra tahun 2022 yang bekerja sama dengan program pemerintah kabupaten Bantul yaitu Bantul bersih sampah 2025 (Bantul Bersama), mahasiswa KKN kelompok R-22 yang mendapatkan amanah untuk mengabdi di kabupaten Bantul terutama di Padukuhan Prangwedanan, Kalurahan Potorono, Kecamatan Banguntapan, membuat program sesuai dengan tema KKN yaitu mengenai sampah. Maka kelompok R-22 memilih program yaitu pengelolaan sampah rumah tangga berbasis peningkatan nilai ekonimi berupa Bank Sampah dan Pembudidayaan Maggot. Tahapan realisasi program kerja yaitu sosialisasi  program kerja, membangun tempat pengelolaan sampah, mendirikan bank sampah dan membentuk pembudidayaan maggot black soldier fly (BSF). Hasil dari kegiatan budidaya maggot, warga Padukuhan Prangwedanan tidak membuang sampah organik secara sembarangan, melainkan mulai menyisihkan sampah organik dijadikan sebagai pakan maggot. Selain itu, warga Padukuhan Prangwedanan sangat antusias untuk ikut melakukan budidaya maggot karena adanya benefit mengenai pengurangan volume sampah dan profit karena hasil panen maggot dapat dijual dengan harga yang tinggi. Jadi, dari kegiatan peneran program kerja efektif untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi warga sekitar Padukuhan Prangwedanan.    

Sunyoto Sunyoto; Sudarman; Mudjiyono; Septian Yudha Kusuma; Hani Krisnawati

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan yang semakin membaik, tidak diikuti dengan kesadaran warga dalam kepatuhan pembayaran pajak secara tepat waktu dan sesuai dengan penghasilannya. Hal tersebut dapat dilihat dari tingkat kepatuhan wajib pajak untuk melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) pajak di KPP Pratama Pekalongan yang masih kurang. Melihat visi misi Kabupaten Pekalongan, memberikan suatu dorongan kepada masyarakat untuk terus meningkatkan potensi sumber daya yang ada, misalnya di bidang pertanian, perdagangan, perkebunan, bahkan di bidang pendidikan. Meningkatnya pemanfaatan potensi sumber daya akan menjadikan meningkatnya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pekalongan. Peningkatan pertumbuhan ekonomi berkaitan dengan kesadaran dan kepatuhan warga Kabupaten Pekalongan terhadap pajak. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diharapkan dapat memberikan pengenalan dan dorongan bagi para guru untuk mengenalkan dan menerapkan pentingnya melaksanakan kepatuhan perpajakan, baik terhadap sesama guru, pada siswa, maupun lingkungan sekitar.