Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 261-280 of 3,102

Analytics

Zebua, Friderikus; Octafian, Ray

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Fenomena meningkatnya penggunaan layanan pinjaman online di kalangan mahasiswa menimbulkan kekhawatiran terhadap potensi risiko finansial yang dapat mengganggu kesejahteraan dan performa akademik mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis perilaku manajemen risiko mahasiswa STIEPARI Semarang dalam penggunaan layanan pinjaman online, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pembentukan perilaku tersebut, serta memahami implikasinya terhadap kesejahteraan finansial mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain fenomenologi, melibatkan 14 mahasiswa sebagai informan utama. Temuan menunjukkan adanya kesenjangan substansial antara pemahaman konseptual mahasiswa tentang risiko dengan praktik aktual dalam pengambilan keputusan finansial, di mana mahasiswa dengan latar belakang pendidikan ekonomi tidak selalu menunjukkan perilaku manajemen risiko yang lebih baik. Rekomendasi penelitian mencakup pengembangan program edukasi berbasis experiential learning, implementasi sistem mentoring oleh mahasiswa senior, dan pembentukan early warning system untuk mendeteksi mahasiswa berisiko mengalami masalah kredit.

Sinaga, Rudolf; Frangky

Journal of Information Technology and Computer Science 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

: The rapid expansion of cybersecurity standards and threat intelligence frameworks has led to significant semantic fragmentation among security terminologies, hindering effective information retrieval and interoperability across systems. Traditional keyword-based search approaches are inadequate for capturing the contextual meaning of security terms, particularly within formal frameworks such as NIST, MITRE ATT&CK, and CWE. This study addresses this challenge by proposing CyberBERT, a transformer-based semantic search framework designed to align cybersecurity terminologies through deep contextual representation and ontology-driven reasoning. Research Objectives: The primary objective of this research is to develop a semantic retrieval model capable of understanding conceptual relationships between security terms beyond lexical similarity. Methodology: The proposed methodology fine-tunes a BERT-based model on the NIST Glossary corpus using a combination of masked language modeling and triplet loss objectives to generate discriminative semantic embeddings. These embeddings are further aligned with cybersecurity ontologies, including MITRE ATT&CK and CWE, to enhance semantic consistency and explainability. Semantic retrieval is performed using cosine similarity within a 768-dimensional embedding space and evaluated using Mean Reciprocal Rank (MRR) and Precision@K metrics. Results: Experimental results demonstrate that CyberBERT achieves an MRR of 0.832, outperforming domain-adapted baselines such as SecureBERT and CyBERT. The integration of ontology alignment improves semantic accuracy by over 6%, while robustness evaluations confirm resilience against adversarial linguistic perturbations. Visualization using t-SNE reveals coherent semantic clustering aligned with the five core NIST Cybersecurity Framework functions. Conclusions: In conclusion, CyberBERT effectively bridges semantic gaps across cybersecurity terminologies by combining transformer-based contextual learning with ontological reasoning. The framework offers a robust, interpretable, and scalable solution for semantic search, supporting improved interoperability and knowledge discovery in cybersecurity operations and standards harmonization.

Noronha, Marcelino Caetano; Dwiasnati, Saruni; Helena P Panjaitan, Cherlina

Journal of Information Technology and Computer Science 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Abstract: The rapid diffusion of Generative Artificial Intelligence (AI) has intensified public debate regarding its benefits, risks, and societal implications. This study investigates public sentiment and thematic structures surrounding Generative AI by analyzing Twitter discourse as a representation of large-scale, real-time public perception. The research addresses two main problems: how public sentiment toward Generative AI is distributed and what dominant themes shape this perception. Accordingly, the objective is to map both emotional polarity and thematic narratives embedded in social media conversations. A computational mixed-methods approach was employed using a dataset of 12,470 tweets collected on 17 December 2024. Sentiment classification was conducted using a transformer-based DistilBERT model, while semantic representations were generated with Sentence-BERT. Topic modeling was performed using BERTopic, integrating HDBSCAN clustering and class-based TF-IDF to extract coherent and interpretable topics. Human-in-the-loop validation supported the interpretive robustness of topic labeling. The findings reveal that public sentiment toward Generative AI is predominantly positive (41.8%), particularly in relation to productivity enhancement, education, and creative applications. Neutral sentiment (31.4%) reflects informational discourse, while negative sentiment (26.8%) centers on ethical concerns, privacy risks, misinformation, and AI hallucinations. Seven dominant topics were identified, with clear topic–sentiment alignment showing optimism in utility-driven themes and skepticism in ethics- and risk-related discussions. In conclusion, public perception of Generative AI is dualistic—characterized by strong enthusiasm alongside persistent caution. These results provide empirical insights for AI governance, responsible innovation, and future research on socio-technical impacts of Generative AI. *    

Devisius Odo; Devisius Odo; Jannus Marpaung; Redi Ratiandi Yacoub

Jurnal Elektronika dan Komputer 2025 STEKOM PRESS

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem telemetri guna memantau kinerja panel surya pada beberapa lokasi dengan menggunakan komunikasi jarak jauh dan platform Internet of Things (IoT). Metode pemantauan konvensional memiliki keterbatasan dalam menyediakan data secara real-time pada area yang luas, sehingga evaluasi kinerja jarak jauh menjadi kurang efisien. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dirancang sebuah sistem pemantauan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor INA219 untuk mengukur tegangan dan arus, modul GPS Neo-M8 untuk identifikasi lokasi, modul Real-Time Clock (RTC) DS3231 untuk pencatatan waktu, serta modul LoRa RA-02 sebagai media komunikasi nirkabel. Setiap node pengirim dilengkapi dengan modul MicroSD untuk menyimpan data pengukuran secara lokal. Data hasil pengukuran dikirimkan melalui LoRa ke unit penerima dan ditampilkan secara real-time pada platform Thinger.io. Hasil kalibrasi menunjukkan bahwa sensor INA219 memiliki rata-rata galat pengukuran arus sebesar 0,71% dan galat pengukuran tegangan sebesar 0,1%. Pengujian GPS menunjukkan koordinat lokasi yang stabil dengan tingkat akurasi sekitar ±3 hingga ±8 meter. Seluruh data pengukuran berhasil dikirim, disimpan, dan ditampilkan tanpa kehilangan data yang signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu menyediakan pemantauan parameter panel surya secara jarak jauh yang andal dan efisien dalam kondisi lapangan.

Dian Setianingrum, Pramukti; Dwi Kusumaningrum, Istika; Khotimah, Anis; Kumalasari, Vita; Az-Zahro, Shafiyyaturrohmah

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Anemia dan dismenore adalah masalah kesehatan yang umum dan saling berhubungan pada remaja putri, di mana prevalensi anemia di Indonesia masih tinggi (22,7%) dan berisiko memperparah nyeri menstruasi yang mengganggu aktivitas. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan di SMA Negeri 1 Cawas, Klaten, dengan sasaran siswi kelas XII, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran mereka mengenai anemia dan dismenore, faktor risiko, tanda-gejala, serta strategi pencegahan melalui penyuluhan dan screening kesehatan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, terbukti dari kenaikan rata-rata nilai tes dari 58,3 (pre-test) menjadi 82,7 (post-test), serta peningkatan proporsi siswi dengan pengetahuan baik dari 32% menjadi 85%, menunjukkan dampak positif edukasi tersebut terhadap pemahaman siswi.

Miranti, Indira Pipit; Indriyani, Nastiti Nur; Sari, Sindy kartika

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, merupakan salah satu wilayah prioritas intervensi stunting. Permasalahan stunting masih berkaitan erat dengan praktik pemberian ASI dan MPASI yang belum optimal, terutama rendahnya pengetahuan ibu mengenai kandungan gizi dan zat bioaktif ASI, teknik penyimpanan ASI yang benar, serta pemberian MPASI sesuai usia dan kebutuhan gizi anak. ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan berperan penting dalam pencegahan stunting karena mengandung nutrisi lengkap dan faktor imunologis. Penyimpanan ASI yang tidak tepat dapat menurunkan kualitas gizi dan bioaktivitasnya, khususnya pada ibu bekerja. Setelah usia enam bulan, pemberian MPASI yang tidak memenuhi prinsip gizi seimbang, tekstur, dan kebersihan berpotensi menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu terkait kandungan gizi dan zat bioaktif ASI, teknik penyimpanan ASI yang tepat, serta praktik pemberian MPASI yang benar. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi praktis. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pola asuh gizi keluarga dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di Desa Gununglurah.

Priandari, Rizka Intan; Firdos, Zahrul; Renjani, Khoriahsa Dwi; Listiana, Nur; Putri, Nurbita Almadira +3 more

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Kegiatan pelatihan ecoprint ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan,keterampilan, serta pemahaman siswa kelas V SD Negeri 01 Sambirata KecamatanCilongok, dalam memanfaatkan bahan alami pada bunga atau daun-daun yang dapatmengeluarkan warna. Dan juga mengembangkan kreativitas para siswa sehingga merekamenjadi kreatif dan peka terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan melaluimetode penyuluhan, melalui 3 tahap yakni: 1) Tahap perencanaan kebutuhan kegiatan,2) Pelaksanaan, dan 3) Presentasi hasil. Kegiatan pengabdian masyarakatdiimplementasikan kepada 43 siswa SD Negeri 01 Sambirata. Hasil dari kegiatanPengabdian kepada Masyarakat bahwasanya pelatihan ecoprint di Kecamatan Cilongokberjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan Partisipasi dan antusiame siswa SDNegeri 01 Sambirata Kecamatan Cilongok. Peneliti berharap Kegiatan kegiatan sepertiini ilmunya dapat di terapkan di kehidupan sehingga menimbulkan jiwa enterpreneursejak dini

Rosyi Prabowo, Fatika Puteri; Suningdyastiningrum , Arin Oktaviani; Ferry Erwana , Agam

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Karies gigi termasuk penyakit infeksi kronis yang biasanya terjadi akibat bakteri kariogenik yang menempel pada gigi yang akan memetabolisme gula sehingga menghasilkan asam, yang seiring dengan waktu akan mendemineralisasi struktur gigi. Anak-anak usia sekolah sangat menyukai makanan dan minuman manis dengan kandungan glukosa tinggi, dan sering kali kurang memahami teknik menggosok gigi yang benar, serta jarang memeriksakan gigi mereka ke fasilitas kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa tentang cara menggosok gigi yang baik dan benar serta pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Kegiatan dilaksanakan pada hari Rabu, 8 Oktober 2025 mulai pukul 08.00 WIB di SD Negeri Bakalan 01, Kecamatan Polokarto dengan peserta sebanyak 25 siswa. Siswa diberikan soal pre-test dan post-test untuk mengetahui pengetahuannya terhadap kesehatan gigi dan rongga mulut sebelum dan setelah diberikan edukasi, serta dilakukan demonstrasi cara menggosok gigi yang benar. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa tentang kesehatan gigi dan mulut.

Dhiva Shahilla Saragih; Nur Zakiyah; Rizka Hasanah Nasution

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pola asuh otoriter terhadap perkembangan sosial dan emosional anak usia dini. Perkembangan sosial emosional anak usia dini sangat penting karena membentuk sikap, nilai, dan perilaku mereka di masa depan. Studi kepustakaan ini menelaah berbagai teori dan penelitian relevan untuk menganalisis bagaimana pola asuh otoriter, yang menekankan kontrol ketat dan kepatuhan, memengaruhi perkembangan anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa pola asuh otoriter dapat menghambat perkembangan regulasi emosi anak, meningkatkan risiko kecemasan dan depresi, serta memicu reaksi defensif yang mengarah pada perilaku eksternalisasi seperti agresi atau internalisasi seperti isolasi sosial. Dampak gender juga terlihat, di mana anak perempuan cenderung memendam emosi menjadi apatis atau cemas, sementara anak laki-laki lebih mengeksternalisasi menjadi ledakan emosi. Selain itu, faktor budaya seperti nilai kolektivisme di Indonesia dapat memperburuk dampak negatif pola asuh ini. Dampak jangka panjang dari pola asuh otoriter meliputi masalah akademik dan sosial di sekolah dasar, serta peningkatan risiko gangguan mental di masa dewasa. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi untuk mencegah anak-anak yang diasuh secara otoriter mengulangi pola tersebut di generasi berikutnya.

Fadil Sidik Fatahilah; Prahasti Suyaman

Jurnal Kajian Ilmu Sosial, Politik dan Hukum 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Divorce often creates new problems, one of which is related to child custody and visitation rights for parents who do not have custody. Prohibiting visitation by the custodial parent not only violates the rights of the non-custodial parent, but also disregards the child's right to receive affection from both parents. The purpose of this study is to examine the types of legal protection available to non-custodial parents who are prohibited from seeing their children. This study uses a normative legal research method with a statutory approach. Data collected from interviews with legal practitioners and parties who have experienced similar problems are included in this study. The results show that prohibiting parents who have custody from meeting their children is against the law and contrary to the principle of the best interests of the child. Parents who do not have custody rights can file a lawsuit to revoke custody rights, as stipulated in SEMA No. 1 January 2017. This study emphasizes the importance of the law in balancing the rights and obligations of parents after divorce for the best interests of the child.

Sofyan, Uswatun Hasanah; Muhamad Ridwan Effendi

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran simbol keagamaan dalam merefleksikan maupun menutupi kesenjangan kelas sosial di masyarakat perkotaan, dengan menggunakan perspektif teori Karl Marx mengenai agama sebagai ideologi dan alat legitimasi kekuasaan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara semi-struktural terhadap warga kota dari kelas sosial menengah ke atas dan kelas menengah ke bawah, serta tokoh agama setempat. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik untuk melihat pola relasi antara simbol agama, posisi kelas, dan akses terhadap kekuasaan sosial-ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simbol agama kerap digunakan oleh kelas atas sebagai sarana pembentukan citra, legitimasi status, dan penguatan struktur sosial, sedangkan bagi kelas bawah agama berfungsi sebagai sumber harapan dan solidaritas sosial, namun tidak selalu membuka akses terhadap mobilitas ekonomi. Secara umum, agama dapat berfungsi ganda: menjadi media pemersatu sosial sekaligus cermin ketimpangan kelas yang tersembunyi dalam praktik keagamaan sehari-hari. Penelitian ini menegaskan pentingnya membaca agama tidak hanya secara teologis, tetapi juga sebagai fenomena sosial yang berkaitan dengan produksi makna, kekuasaan, dan distribusi sumber daya.

Aldhino Septian Yoga Utama; Pangestu, Agam; Fajar Fisabilillah, Rafli; Aufa Azmi Thahir, Muhammad; Kanti Pangestuti, Endah +1 more

Jurnal Teknik Sipil 2025 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Penelitian ini menganalisis perilaku lentur balok beton bertulang dengan tulangan Glass Fiber Reinforced Polymer (GFRP) dibandingkan tulangan baja konvensional, ditinjau dari beban maksimum, lendutan maksimum, dan pola keruntuhan. Pengujian eksperimental dilakukan pada balok beton mutu K-225 berdimensi 150 × 150 × 600 mm menggunakan metode pembebanan dua titik. Benda uji terdiri atas balok kontrol (BKA dan BKB) serta balok variasi (BVA dan BVB). Hasil pengujian menunjukkan bahwa balok bertulangan GFRP memiliki kapasitas beban maksimum yang lebih tinggi, dengan peningkatan dari 28,68 kN menjadi 58,40 kN (103,6%) pada BKA–BVA dan dari 55,71 kN menjadi 68,01 kN (22,1%) pada BKB–BVB. Namun, balok variasi mengalami lendutan maksimum yang lebih besar, yaitu 7,74 mm dan 5,38 mm, dibandingkan balok kontrol sebesar 2,22 mm dan 2,92 mm. Pola keruntuhan menunjukkan bahwa balok kontrol mengalami keruntuhan lentur yang bersifat daktail, sedangkan balok variasi cenderung mengalami keruntuhan rapuh dengan dominasi retak lentur dan geser. Hasil ini menunjukkan bahwa tulangan GFRP efektif meningkatkan kapasitas beban balok, namun disertai dengan lendutan yang lebih besar dan keruntuhan yang lebih cenderung getas.

Wenny Nugrahati Carsita; Kusumawati, Mira Wahyu; Basir, Muhammad Ichsan

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang: Kesehatan mental merupakan komponen fundamental dalam menunjang kesejahteraan individu, khususnya pada masa remaja yang merupakan fase rentan terhadap berbagai tekanan kehidupan serta dinamika perkembangan emosional. Masalah kesehatan mental yang dialami pada masa remaja dapat memberikan dampak jangka panjang hingga masa dewasa. Kegagalan dalam menangani kondisi kesehatan mental berpotensi menimbulkan konsekuensi negatif terhadap kesehatan fisik maupun psikologis. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan remaja tentang upaya pencegahan kesehatan mental. Metode: Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dengan menggunakan metode ceramah dan sesi tanya jawab. Prosedur kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test menggunakan kuesioner, dilanjutkan dengan pemberian pendidikan kesehatan dan diakhiri dengan post-test. Sasaran kegiatan ini adalah siswa kelas XI-1 berjumlah 30 orang. Hasil: Diketahui adanya peningkatan rata-rata skor dari 85 pada pre-test menjadi 93 pada post-test setelah pelaksanaan kegiatan. Simpulan: Terdapat peningkatan pengetahuan pada remaja setelah diberikan pendidikan kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menekan risiko gangguan kesehatan mental pada remaja.

Yulies Tiena Masriani; Junaidi

Notary Law Research 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Aktivitas ekonomi mempunyai hubungan yang erat dengan transaksi antara entitas ekonomi, yang terkadang menyebabkan sengketa. Dalam konteks ekonomi syariah, sengketa muncul karena perselisihan antara pelaku ekonomi yang berbisnis berdasarkan hukum ekonomi syariah terkait hak atau kepentingan. Sengketa ini bisa diputus dengan instrumen hukum yang berbagai, baik litigasi di pengadilan agama maupun metode non-litigasi seperti negosiasi, mediasi, dan konsiliasi. Penyelesaian sengketa di pengadilan agama bertujuan agar terjaminlah keadilan dan keteguhan hukum sesuai prinsip syariah. Namun, dengan semakin meningkatnya tuntutan keadilan, penyelesaian sengketa melalui pengadilan relatif lama dan kurang efektif, maka alternatif penyelesaian di luar pengadilan semakin relevan. Negosiasi sebagai salah satu proses tawar-menawar dalam sengketa ekonomi syariah sangat memfokuskan pada persiapan dan komunikasi efektif kedua belah pihak. Salah satu penyebab sengketa ekonomi pada ekonomi syariah adalah wanprestasi dalam transaksi jual beli, terutama transaksi tanah. Oleh karena itu, regulasi ekonomi syariah yang mengatur prinsip keadilan dan keseimbangan hak dan kewajiban sangatlah perlu untuk menyelesaikan sengketa tersebut secara adil dan damai. Penelitian ini bertujuan untuk menggali penerapan regulasi ekonomi syariah dalam penyelesaian sengketa wanprestasi, khususnya yang berhubungan dengan sengketa tanah, dengan mengidentifikasi metode penyelesaian sengketa yang sesuai dalam hukum Islam dan hukum positif Indonesia. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan mengenai relevansi dan penerapan hukum Islam dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah, serta menyoroti pentingnya penyelesaian sengketa melalui metode yang mengedepankan keadilan dan perdamaian.

Bertitin Sule Sampe

Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi 2025 Universitas Kristen Indonesia Toraja

This study aims to analyze the influence of the Live Streaming and Flash Sale features on TikTok Shop on purchasing decisions for Maybelline cosmetic products. The research employs a quantitative approach using a survey method, with a questionnaire distributed to 79 female students of the 2022 Management Program at the Faculty of Economics, Universitas Kristen Indonesia Toraja. Based on the analysis results, it was found that the Live Streaming feature has a positive and significant impact on purchasing decisions, while Flash Sale does not show a significant effect. Simultaneously, both variables have a significant effect on purchasing decisions, with an R² value of 15.1%. This indicates that other factors outside of the variables studied influence purchasing decisions by 84.9%. The findings suggest that the Live Streaming feature is more effective in influencing purchasing decisions compared to Flash Sale, highlighting the importance of utilizing interactive and real-time features to enhance consumer purchase intent on e-commerce platforms like TikTok Shop. This study provides insights for marketers in designing more targeted digital marketing strategies on social media platforms.

Hardiyanti, Diana; Heryyanoor, Heryyanoor; Pertiwi, Melinda Restu

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2025 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar Belakang:Dehidrasi dapat menurunkan daya tahan fisik dan mengganggu fungsi tubuh. Aktivitas fisik yang tinggi pada siswa berisiko menyebabkan dehidrasi, terutama jika pengetahuan tentang pencegahan dan penanganannya masih rendah. Edukasi mengenai manajemen dehidrasi penting dilakukan agar siswa mampu mencegah dan menangani dehidrasi dengan tepat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai dehidrasi dan manajemen dehidrasi melalui sosialisasi edukatif. Metode: Peserta yang dipilih dalam kegiatan ini adalah siswa SMA Negeri 1 Martapura sebanyak 37 orang. Metode pelaksanaannya meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi, dengan pendekatan penyuluhan interaktif serta penggunaan website “TERHIDRASI” sebagai alat bantu deteksi status hidrasi. Penilaian pengetahuan dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa setelah sosialisasi. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pengetahuan siswa mengenai pengertian, tanda, dampak, dan pencegahan dehidrasi setelah dilakukan edukasi, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 64,9% menjadi 81,1%. Sosialisasi edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga hidrasi tubuh. Simpulan: Kegiatan ini merekomendasikan agar sosialisasi mengenai manajemen dehidrasi terus dilakukan secara berkelanjutan di lingkungan sekolah, disertai pembiasaan membawa air minum sendiri dan penyediaan fasilitas isi ulang air minum oleh pihak sekolah untuk mendukung perilaku hidrasi sehat siswa.   Kata kunci: manajemen, dehidrasi, prototype, remaja

Pongsapan, Marchelyn; Ramadhana, Arga; Novita Fransisca

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2025 Politeknik Negeri FakFak

Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi ekonomi pesisir berkelanjutan di Teluk Berau, Distrik Kokas, Kabupaten Fakfak, melalui integrasi tradisi lokal kera-kera ke dalam kerangka Business Model Canvas (BMC). Tradisi kera-kera berfungsi sebagai mekanisme adat untuk melestarikan sumber daya alam serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan hasil laut secara kolektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif partisipatoris, dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dokumentasi, dan diskusi kelompok terarah. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik buka tutup kera-kera berdampak pada peningkatan kuantitas dan kualitas hasil tangkapan, mendorong aktivitas ekonomi lokal, serta membentuk dasar model BMC yang merefleksikan kearifan lokal dan prinsip keberlanjutan. Analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi adaptif dalam menghadapi peluang dan ancaman internal maupun eksternal. Penelitian ini menawarkan kebaruan ilmiah melalui integrasi tradisi adat ke dalam model bisnis modern sebagai upaya revitalisasi ekonomi pesisir sekaligus pelestarian lingkungan. Temuan ini menjadi rujukan dalam pengembangan strategi ekonomi berbasis kearifan lokal dan pedoman kebijakan daerah.

Novi Agatha; Sigit Irianto

Notary Law Research 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Perjanjian kredit antara lembaga perbankan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) merupakan instrumen penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Namun, dalam praktiknya, tidak jarang terjadi wanprestasi dari pihak debitur  yang  berdampak  pada  hubungan  hukum  dan keberlangsungan  usaha.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengkaji: 1) bagaimana proses pengajuan dan pelaksanaan perjanjian kredit antara Bank BRI dan UMKM Konveksi Parasit di Daerah Istimewa Yogyakarta; 2) apa saja faktor yang menyebabkan terjadinya wanprestasi oleh debitur; dan 3) bagaimana mekanisme penyelesaian wanprestasi yang dilakukan oleh pihak bank. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif yang didukung oleh data primer. Spesifikasi penelitian bersifat deskriptif analitis dengan jenis dan sumber data berupa data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka, serta data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait. Teknik analisis data dilakukan secara kualitatif untuk menginterpretasikan norma hukum dan fakta empiris secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pengajuan kredit dilakukan melalui prosedur formal dengan dokumen pendukung yang sah, dan dituangkan dalam Surat Pengakuan Hutang; 2) wanprestasi terjadi karena kombinasi faktor internal seperti pengelolaan usaha yang kurang optimal dan faktor eksternal seperti penurunan permintaan pasar; dan 3) penyelesaian wanprestasi dilakukan melalui eksekusi agunan, pelaporan ke otoritas keuangan, serta pendekatan persuasif seperti restrukturisasi kredit. Penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi hukum bagi pelaku UMKM dan penerapan prinsip keadilan dalam penyelesaian sengketa kredit.

Siska udilawaty; Udilawaty, Siska

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Penelitian ini mengkaji identitas visual merek Pia Saronde—salah satu produk kuliner khas Gorontalo—dengan menggunakan pendekatan semiotika yang berlandaskan teori Roland Barthes. Sebagai salah satu UMKM yang bergerak di sektor pangan, merek ini sangat bergantung pada peran logo untuk membentuk persepsi konsumen, memperkuat posisi merek, serta membedakannya dari produk lain dalam persaingan pasar. Penelitian ini bertujuan menelaah struktur visual yang membentuk logo, menginterpretasikan makna denotatif dan konotatif yang muncul, serta menilai sejauh mana logo tersebut mampu merepresentasikan nilai-nilai budaya lokal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memadukan pengamatan visual terhadap logo dan kajian pustaka yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa kombinasi warna kuning dan coklat pada logo mampu menimbulkan kesan hangat, manis, dan menggugah selera, sedangkan bentuk tipografi yang melengkung menghadirkan citra tradisional, akrab, dan bernuansa rumahan. Selain itu, penggunaan nama “Saronde” menciptakan hubungan simbolis dengan Pulau Saronde yang terkenal, sehingga memperkuat keterikatan merek terhadap identitas daerah. Secara keseluruhan, temuan penelitian ini menunjukkan bahwa logo tersebut berhasil mengomunikasikan keterkaitan budaya dan citra kuliner yang diusung produk. Meskipun demikian, penelitian ini merekomendasikan adanya pengembangan pada beberapa elemen simbolik dan peningkatan adaptasi visual untuk kebutuhan media digital guna memperkuat daya saing merek.

Hairul Amren; Ardian Syahputra; Noel Alinsky Saragi; An Nisa Nur Az Zahra; Nayla Arifa Zerina

Pancasila sebagai ideologi negara memiliki peran penting dalam membentuk karakter bangsa Indonesia yang multikultural. Pendidikan multikultural menjadi salah satu cara untuk mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Pancasila sebagai paradigma pendidikan multikultural di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila dapat menjadi landasan bagi pendidikan multikultural di Indonesia karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, seperti toleransi, keadilan, dan persatuan, dapat mempromosikan keragaman dan inklusivitas. Implementasi Pancasila dalam pendidikan multikultural dapat dilakukan melalui kurikulum, metode pembelajaran, dan lingkungan sekolah yang inklusif.