Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 241-260 of 347

Analytics

Bekti Mayasari; Martinus Budiantara

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Pemerintah mempunyai kewajiban dalam memberikan pelayanan unntuk masyarakat ditingkat pemerintah pusat dan daerah dengan baik. Dalam melaksanakan standar pelayanan publik, para aparatur pemerintah diminta agar dapat bekerja dengan professional, efektif, dan efisien. Salah satu pelayanan publik oleh pemerintah ditingkat paling dasar adalah pemerintah kelurahan. Salah satu pelayanan pemerintah di tingkat desa adalah di Desa Gesikan kecamatan Gantiwarno Kabupaten Klaten. Artikel ini akan membahas mengenai penerapan standar pelayanan publik di Desa Gesikan menggunakan metode deskriptif kualitatif.     Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa standar pelayanan publik di Desa Gesikan sudah berjalan baik yang didasarkan pada dasar hukum, persyaratan, sistem, mekanisme dan prosedur, produk pelayanan, biaya, waktu penyelesaian, Jumlah pelaksana, kompetensi pelaksanaan, sarana dan fasilitas, jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan, penanganan pengaduan saran dan masukan, pengawas internal, jaminan pelaksana, evalusai kinerja pelaksanaan.

Taufiq Kurniawan; Febria Syifa’unnufus; Remanda Nadia Tamara

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Merariq merupakan suatu bentuk perkawinan unik yang ada di masyarakat suku sasak. Secara umum, perkawinan itu terjadi karena adanya interaksi yang di lakukan antar individu yang satu dengan lainnya. Perkawinan ini di katakan unik karena tata cara atau peroses perkawinana adat suku sasak ini berbeda dengan tata cara perkawinan adat lain yang ada di perovensi Nusa tenggara Barat. Keunikan perkawinan adat sasak ini terlihat dari perosesnya yang dimana bila kedua belah pihak, laki-laki dan perempuan telah sepakat untuk melakukan ikatan perkawinan pihak laki-laki melarikan perempuan ke rumah kerabatnya untuk di sembunyikan beberapa hari sebelum penyelesaian adat di tuntaskan. Peroses melarikan si gadis ini dalam istilah sasak di sebut merariq/melaiq. Penelitian di lakukan di desa Gerantung dengan jenis penelitian kualitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, yaitu pengamatan yang merupakan aktivitas penelitian fenomena yang di lakukan secara sistematis.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pandangan hukum pidana terhadap adat merariq bagi masyarakat kelurahan Gerantung tidaklah bertentangan dengan adat yang ada bahkan dalam perkatiknya masyarakat menerapkan akan tindakan pidana jika melanggar atuaran adat dan negara, salah satunya Pasal 330 dan 332 terhadap adat merariq.

Vita Rahayu; Hasim As’ari

Jurnal Mutiara Ilmu Akuntansi (JUMIA) 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sistem Akuntansi adalah organisasi formulir, catatan dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa dan menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan. Sistem akuntansi yang biasa digunakan oleh perusahaan salah satunya adalah sistem penerimaan kas dan pengeluaran kas. Sistem penerimaan kas menangani penerimaan kas yang didapatkan dari penjualan maupun pendapatan jasa, sistem pengeluaran kas menangani pengeluaran kas yang terjadi secara rutin pada sebuah perusahaan. Penerapan sistem penerimaan dan pengeluaran kas pada perusahaan sangatlah penting, mengingat kas adalah aset yang mudah berubah dibandingkan dengan aset lain, sehingga kas merupakan alat pembayaran yang bebas dan selalu siap sedia untuk digunakan. Adapun tujuan yang ingin dicapai penulis dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sistem akuntansi penerimaan kas dari penjualan tunai yang efisien dan dapat diaplikasikan pada PT Kastara Yasa Mahika. Metode penelitian ini menggunakan jenis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil temuan yang didapat di PT Kastara Yasa Mahika ini, adalah dokumen-dokumen yang digunakan dalam penerimaan kas belum diotorisasi nama, waktu, dan tanda tangan penerimaan kas seperti menambahkan bukti kas masuk, fungsi akuntansi belum membuat jurnal pembantu (jurnal ipenerimaan ikas), supaya apabila terdapat beberapa cabang baru, akan mempermudah mencari data untuk membuat laporan. Adapun sistem akuntansi penerimaan kas tunai pada PT Kastara Yasa Mahika, yaitu bagian penjualan akan melayani dan menerima pesanan pembeli, bagian kasir melakukan input data pembelian ke aplikasi kasir yaitu POS Majo, pesanan diserahkan kepada pembeli beserta nota atas transaksi yang telah dilakukan. Bagian Akuntansi melakukan pencatatan penjualan dan pendapatan harian kedalam jurnal umum, setelah selama satu periode bagian akuntansi membuat laporan keuangan per bulan

Moeljono Moeljono

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

Permasalahan yang dihadapi oleh nelayan budidaya rumput laut saat ini adalah pengetahuan dan kemampuan mengolah produk rumput laut dari pra dan pasca panen. Umumnya masyarakat cenderung untuk menjual rumput laut dalam bentuk kering yang kurang memiliki nilai tambah secara ekonomis. Melalui program Pengabdian ini diharapkan masyarakat dapat mengembangkan produk hasil rumput laut sehingga menghasilkan nilai ekonomis yang lebih tinggi. Pada kegiatan ini dilaksanakan kegiatan pendampingan kepada nelayan budidaya rumput laut di Kelurahan Mangkang, Kota Semarang dalam bentuk pelatihan System Perencanaan Produksi rumput laut agar didapatkan keuntungan yang maksimal. Pada kegiatan ini dilakukan pelatihan System Perencanaan Produksi, dengan metode Participatory Action Research (PAR), pelatihan sederhana mencoba system produksi dengan membuat diagram alur, agar pada saat proses produksi dapat berjalan dengan benar dan procedural dengan meminimalisasi kerusakan pada rumput laut. Agar keuntungan nelayan dapat berlipat.  Hasil yang dicapai adalah masyarakat paham akan prosedur flowchart tersebut namun kesulitan dalam menginteprestasikan.

Laurensius Rens

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan untuk meningkatkan kemampuan guru SDI Wutik Kabupaten Sikka dalam menyusun RPP tematik melalui supervisi akademik. Dalam penelitian menujukkan bahwa  supervisi akademik secara kelompok pada siklus I, diperoleh data guru-guru belum mengikuti prosedur penyunan RPP tematik dengan benar dan RPP yang disusun oleh guru SDI Wutik masih belum maksimal, maka perlu dilakukan supervisi akademik lanjutan yaitu pada siklus II. Pelaksanaan tindakan supervisi akademik pada siklus II dilakukan dengan mendatangkan nara sumber dan pendekatan supervisi akademik secara individual (percakapan individu). Hasil penelitian  rata-rata (1) Kemampuan guru kelas SDI Wutik Kabupaten Sikka, dalam mengikuti prosedur menyusun RPP tematik meningkat dari kondisi awal sebesar 29,17% (kategori sangat kurang) menjadi 68,75% (kategori cukup) diakhir siklus I dan menjadi  84,38% diakhir siklus II. Dan, (2) Kemampuan guru kelas SDI Wutik dalam menyusun RPP tematik meningkat dari kondisi awal 57,74 (kategori Cukup) menjadi 75,00 (dengan kriteria Baik), dan meningkat menjadi 89,29 diakhir siklus II. Berdasarkan analisis data penelitian penulis menyimpulkan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan kualitas RPP Tematik guru Kelas SDI Wutik Kabupaten Sikka pada semester ganjil tahun pelajaran 2021/2022.

Devi Silvia Dewi; Risa Umami; Siti Harum; Tri Miyani; U'ang Burhanudin +1 more

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan pengetahuan tentang APE dan berupaya untuk meningkatkan kreatifitas guru TK Sejahtera dalam pembuatan APE atau alat permainan edukatif yang mana untuk bahan dapat diambil dari barang yang ada disekitar dan bahan bekas yang masih bisa dimanfaatkan. Metode yang digunakan yaitu penelitian lapangan (field research) sebuah penelitian dengan prosedur penelitian yang menggali data dari lapangan untuk kemudian dicermati dan disimpulkan. Dengan adanya kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu meningkatkan kreatifitas guru TK Sejahtera dalam membuat APE (Alat Permainan Edukatif).  

Didik Lestari

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Pendidikan 2023 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Tujuan penelitiannya adalah  untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran problem solving untuk meningkatkan Kreativitas belajar siswa pada materi hubungan antara manusia dengan lingkungan sebagai akibat dari dinamika atmosfer Mata Pelajaran  Geografi di Kelas X  SMAN 1 Ngrayun Ponorogo. Metode yang dipakai untuk melakukan penelitian adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif.  Prosedur pengumpulan datanya adalah metode tes, observasi dan wawancara. Dari penelitian ini data tes diperoleh dari nilai prestasi belajar siswa dari siklus 1 dan siklus 2, digunakan sebagai ukuran meningkatnya kreativitas belajar siswa. Data observasi diperoleh melalui hasil aktivitas guru dan aktivitas siswa, Data  wawancara dilaksanakan untuk mengetahui pengetahuan prasyarat siswa dan untuk interaksi antara guru dan siswa selama pembelajaran dengan penggunaan metode pembelajaran problem solving.   Hasil penelitian dalam skripsi ini dapat dilihat setelah dilakukan tindakan dengan menerapkan metode pembelajaran problem solving siswa  Kelas X  SMAN 1 Ngrayun Ponorogo. Perubahan kreativitas belajar siswa dapat dilihat dari hasil belajarnya yang cenderung meningkat dan hasil observasi aktivitas siswa yang juga meningkatkan. Aktivitas siswa pada siklus I sebesar 66%, sedangkan pada siklus II sebesar 82.87%. Dengan demikian, berarti pada siklus II kreativitas belajar siswa sudah meningkat dibanding dengan siklus I. Selanjutnya, dibuktikan lagi dengan perolehan hasil belajar siswa pada tes pra tindakan, siklus I dan siklus II. Nilai taraf keberhasilan mengalami perubahan yang cenderung meningkat dari 70 pada pra tindakan, meningkat 78.6 pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 87.6 pada siklus II. Dengan demikian, penerapan metode pembelajaran problem solving dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa di  Kelas X  SMAN 1 Ngrayun Ponorogo.

Maghfirah Insannia; Fauzan Fauzan; Alimir Alimir; Januar Januar

Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berdasarkan pengamatan peneliti berdasarkan pelaksanaan remedial teaching yang dilakukan di SMPN 2 Bukittinggi. Guru melakukan remedial pada siswa yang memiliki nilai di bawah KKM. Setelah dilakukannya remedial masih ada nilai siswa yang di bawah KKM, maka dapat dilihat dimana kesalahan prosedur yang dilakukan oleh guru dan keadaan siswa dalam melaksanakan remedial. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana prosedur remedial teaching pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Bukittinggi. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif menggunakan wawancara dan observasi. Informan kunci adalah guru bidang studi Pendidikan Agama Islam dan informan pendukungnya siswa kelas 9 yang mengikuti remedy dan waka kurikulum SMPN 2 Bukittinggi. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Teknik analisis data dengan reduksi data, display data dan verifikasi data. Keabsahan data yang digunakan ialah triangulasi data membandingkan apa yang dikatakan guru dan siswa. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan bisa disimpulkan bahwa guru belum melakukan semua prosedur remedial teaching sesuai dengan teori yang dikemukakan. Pada pelaksanaan remedial ini guru menggunakan metode pengulangan dan penugasan. Setelah dilakukan remedial ternyata masih ada nilai siswa di bawah KKM, disebabkan karena siswa menganggap pelaksanaan remedial hanya sebagai penunjang nilai dan tidak percaya diri dengan jawabannya pada saat pelaksanaan remedial. Jika setelah dilakukan remedy siswa sudah mencapai KKM maka siswa bisa melanjutkan pembelajaran selanjutnya. Setelah remedial guru membandingkan hasil remedial dengan ulangan siswa, maka akan terlihat nilai siswa yang sudah mencapai KKM atau belum. Jika nilai siswa belum mencapai KKM maka guru akan memberikan tugas tambahan.

Delta Aztianisa Salsabila; Rianti Jahera S.

GARUDA : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Filsafat 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya dan aktivitas masyarakat Kampung Naga yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya, Provinsi Jawa Barat. Kampung Naga adalah kekayaan budaya yang ada di Tasikmalaya. Budaya di Indonesia sangat beraneka ragam yaitu seperti rumah adat, upacara adat, pakaian adat tradisional, tarian adat tradisional, alat musik dan lagu tradisional, dan senjata tradisional. Setiap masyarakat pasti memiliki budayanya sendiri dalam budaya pasti ada ciri khas tersendiri yang sudah melekat sejak nenek moyang ada dan sampai sekarang turun temurun Masyarakat Kampung Naga masih mempertahankan tradisi dan adat istiadat seperti menjaga tatanan hidup masyarakat kampung. Masyarakat nya relative terbuka mereka bisa menerima perkembangan zaman walaupun yang mereka pegang teguh adalah adat, perkembangan zaman dan teknologi tidak membuat Kampung Naga kehilangan identitasnya. Melestarikan budaya di Kampung Naga ini menjadi aspek penting dalam kehidupan masyarakat setempat karena masyarakat Kampung Naga identik dengan gaya hidup yang masih berpedoman pada adat istiadat setempat. Aktivitas yang dilakukan oleh masyarakatnya sebagian besar beraktivitas bertani. Penilitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, penelitian ini menggunakan prosedur kualitatif sebagaimana mengacu pada teknik pengumpulan data berupa cerita, gambar, dan tulisan wawancara. Hasil penelitian ini adalah  aktivitas kehidupan di masyarakat Kampung Naga terdiri dari mata penceharian, membuat kerajinan tangan untuk wisatawan yang berkunjung. Budaya yang masih di junjung di Kampung Naga terdiri dari Upacara Adat dan pantangan – pantangan yang tidak boleh di lakukan di Kampung adat tersebut.

Haslinda Damansyah; Harismayanti Harismayanti; Delanti Mahmud

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Infeksi nosokomial atau Healthcare-Associated Infections (HAIs) adalah infeksi yang terjadi di rumah sakit dan menyerang pasien yang sedang dalam proses perawatan. Diperkirakan sekitar 1,7  juta pasien yang terkena infeksi nosokomial setiap tahun. Salah satu cara paling efektif untuk mencegah terjadinya infeksi nosokomial adalah dengan menjalankan kewaspadaan universal dengan melakukan hand hygiene Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan standar operasional prosedur mencuci tangan di Instalasi Gawat Darurat RSUD Toto Kabila. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan crossectional studi. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah perawat pelaksana di Instalasi Gawat Darurat yang ditentukan dengan teknik total sampling yaitu 32 perawat pelaksana. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi dan lembar kuisioner. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah perawat yang memiliki tingkat pengetahuan kurang sejumlah 14 responden (43,2%) dan dengan tingkat pengetahuan baik dan patuh dalam melaksanakan cuci tangan sesuai SOP berjumlah 18 responden (56,2%) dan untuk responden yang tidak melaksanakan cuci tangan sesuai SOP Berjumlah 11 responden (43,4%)  Data dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil studi penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan pelaksanaan standar operasional prosedur mencuci tangan menggunakan air mengalir di Instalasi Gawat Darurat RSUD Toto Kabila dengan nilai p value sebesar 0,000 (< α 0,05).    

Nur Rahmatia Mohamad; Pipin Yunus; Haslinda Damansyah

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pada kasus cedera kepala di Instalasi Gawat Darurat suatu rumah sakit orang yang berperan dalam melakukan pertolongan pertama yaitu perawat. Perawat sangat dominan dalam melakukan manajemen Penangananan kasus Cedera kepala. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Gambaran Penanganan Pasien Cedera Kepala Di Ruangan Instalasi Gawat Darurat RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo Provinsi Gorontalo. Metode penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Hasil yang diperoleh penanganan cedera kepala sesuai dengan Standar Operasional Prosedur sebanyak 27 orang (90%) dan tidak Sesuai Prosedur sejumlah 3 orang (10%). Disimpulkan bahwa Penanganan Pasien Cidera Kepala sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).    

Sabirin B. Syukur; Andi Nur Aina Sudirman; Sindi Rafliani Harun

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Dalam proses keperawatan perawat memiliki berbagai peran, salah satunya adalah sebagai advokasi pasien. Advokasi merupakan tindakan profesional perawat untuk melakukan dukungan dan perlindungan kepada pasien.sehingga asuhan keperawatan yang diberikan sesuai dengan prosedur tindakan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi peran advokasi perawat di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian perawat berjumlah 42 responden dengan jumlah sampel 42 responden menggunakan teknik total sampling. Analisa data menggunakan uji univariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa perawat yang memiliki kualitas peran advokasi baik berjumlah 35 responden (83,3%) penilaian ini termasuk pada indikator membela hak pasien, mediator antara pasien dengan tenaga kesehatan lain, bertindak atas nama pasien dan melindungi keputusan pasien. Perawat dapat bekerja profesional dan fokus pada perlindungan hak-hak pasien dan keluhan pasien didengar. Diharapkan instansi rumah sakit dapat ,e,berikan seminar atau pelatihan untuk menambah pengetahuan perawat mengenai hak dan kewajiban pasien.  

Siska Yulia Weny

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini bertujuan Untuk Meningkatkan Sistem Dan Prosedur Akuntansi Penggajian Pada PT. Sispum Sarana Graha. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh data keuangan yang berkaitan dengan sistem dan prosedur penggajian pada PT. Sispum Sarana Graha. Sampel dalam penelitian ini adalah  laporan keuangan tahun 2018,2019, dan 2020 pada PT. Sispum Sarana Graha. Metode analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah Metode analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah Deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan dengan metode analisis. Hasil Penelitian ini adalah sistem dan prosedur akuntansi penggajian pada PT. Sispum Sarana Graha cukup baik, hanya saja terdapat perangkapan fungsi personalia, dimana fungsi personalia ini tidak terpisah dengan bagian pencatatan waktu. Hal tersebut kemungkinan besar menyebabkan terjadinya kekeliruan dan ketidakberesan dalam sistem dan prosedur akuntansi penggajian. Adanya kekeliruan dan ketidakberesan menunjukkan lemahnya pengendalian intern, sehingga diperlukan penerapan pengendalian intern yang baik, terutama dalam hal tugas dan wewenang dari fungsi akuntansi penggajian tersebut. Pengendalian intern yang baik akan dapat meningkatkan sistem dan prosedur akuntansi penggajian dalam perusahaan.

Dewi Juliyati; Abdul Rahman

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan gambaran yang akurat tentang 1) Tinjauan proses pembuatan kerajinan tenun tembe nggoli di Desa Leu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, 2) Cara pengadaan bahan pokok yang digunakan pada kain tenun tembe nggoli Bima dan, 3) Strategi pemasaran produk kain tenun tembe nggoli Bima. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif desriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Adapun pengecekan keabsahan data triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, secara umum prosedur pembuatan kain tenun tembe nggoli melalui beberapa tahap yaitu, 1) Mengambil kapas (wunta na’e) di pohonnya, 2) Kapas dijemur pada sinar matahasi yang panas, 3) Melakukan wenti, yaitu pemisahan kapas dangan bijinya menggunakan tangan dan dibentuk menjadi tipis dan selebar yang diinginkan, 4) Kapas yang sudah di Wenti dan sudah kering, lalu diratakan menggunakan kayu papan berbentuk raket/dipukul, 5) Pemolesan, yaitu kapas diratakan dalam bentuk tipis dan dipoles dengan menggunakan tangan hingga menjadi bentuk benang setengah jadi, 6) Medi, yaitupengolahan benang setengah jadi dengan menggunakan alat tenun tradisional, yaitu Langgiri dan Janta (bentuknya mirip seperti alat kincer angin dan kincer air), 7) Setelah jadi benang, maka dilakukan penenunan dengan kisaran waktu sebulan untuk sehelai sarung. Cara pengadaan bahan pokok kain tenun tembe nggoli, yaitu 1) kapas (wunta na’e), 2) kepompong ulat sutera, 3) lilin sarang lebah dan akar serai wangi, bahan pewarna kain tenun terbuat dari bahan-bahan alami yang ada dialam dan warna yang digunakan pada kain tenun ini adalah warna merah, hijau, kuning, hitam, biru dan coklat. Strategi pemasaran produk kain tenun tembe nggoli Bima, yaitu 1) Para penenun melakukan penjualan produknya dengan cara menitipkan kepada toko-toko tradisional, 2) Mereka melalukan penjualan kain tenun tembe nggoli dengan memanfaatkan sosial media, seperi facebook, instagram, watsApp dan lain-lain, 3) Mereka mempromosikan produknya dari mulut-kemulut, mulai dari tetangga, keluarga dan kerabatnya.

Delladari Mayefis; Arie Vonikartika; Diani Mega Sari; Rury Trisa Utami

ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri 2023 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Firstly, COVID-19 was reported in Indonesia on March 2, 2020, in several cases. The latest data on April 23 2020, there were 15,331 confirmed cases with 120 deaths. COVID-19 cases in Batam City have started to increase in the last week. As of April 30, there have been five positive cases of COVID-19, and one person died. Tiban Baru is one of the area in the Batam City. Many people still do not understand self-isolation, especially when they have a history of contact with positive cases, have just returned or traveled outside the city, and have symptoms similar to COVID-19. Furthermore, they are still in contact with other family members. This will certainly expand the expansion of case transmission in households. This activities partner up with a village headman of Tiban Baru. The solution to the problem is education to the public about self-isolation for people in the assesment in handling COVID-19. Educations provided through the media of leaflets and masks donations to people affected by COVID-19. The purpose of this activity is to increase public knowledge about self-isolation efforts if they have symptoms similar to COVID-19 or contact with COVID-19 cases and improve hygiene in the community as an effort to prevent transmission of COVID-19

Lina Fatimah Lishobrina; Maliana Puspa Arum; Chusnul Maulidina Hidayat; Livia Irene Widianty; Graciela Putri Wengkau

Journal of Management and Social Sciences (JIMAS) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Perkembangan teknologi untuk digitalisasi berdampak pada sistem pembayaran, analisis untuk situasi masalah yaitu memeriksa kualitas e-wallet Go-Pay dalam berbagai aspek, urgensi kegiatan yaitu untuk mengetahui apakah Go-Pay bagus produk e-wallet, tujuannya yaitu untuk mengetahui kualitas e-wallet Gopay, Dalam penelitian ini, selain teknik metodologi, dilakukan pencarian literatur pada perpustakaan untuk memperoleh informasi. Prosedur pengumpulan data kualitatif dilakukan dengan cara mengurangi data dan menggunakan sumber data yang sudah tersedia, dan penarikan kesimpulan yang etis dan logis. Terdapat tabel hasil, pembahasan, dan dampak dari beberapa jurnal yang membahas tentang Go-Pay. Keunggulan Go-Pay inilah yang mendorong pengguna Gojek untuk menggunakannya. Ketertarikan menggunakan sistem pembayaran digital Gopay juga dipengaruhi oleh utilitas yang dirasakan dan kenyamanan penggunaan. Tingkat dalam mempermudah dan keuntungan menggunakan aplikasi Go-Pay juga mempengaruhi minat pengguna Indonesia. Dari hasil dan pembahasan jurnal tersebut, disimpulkan bahwa GOPAY memiliki brand image dan kualitas aplikasi yang baik sehingga mempengaruhi kepuasan dan niat untuk terus menggunakan aplikasi tersebut. Faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen saat menggunakan dompet Go-paye sangat penting dalam menentukan kepuasan pelanggan.

Ahmad Dyan Kurniawan

Ocean Engineering : Jurnal Ilmu Teknik dan Teknologi Maritim 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Kondisi pandemi COVID-19 tahun selama kurang lebih 2 tahun menjadi pembelajaran bagi Indonesia khususnya di bidang kesehatan. Problematika di bidang kesehatan semakin terlihat jelas di era pandemi COVID-19 ini. Suhu tubuh normal berkisar antar 36,5⁰C - 37,5⁰C dan bila melebihi 38,5⁰C maka ada indikasi terinfeksi covid-19 yang kemudian akan diarahkan untuk isolasi baik mandiri atau di tempat yang telah disediakan. Tujuan adanya ruang isolasi adalah untuk mengendalikan penyebaran penyakit menular yang bisa mewabah. Ruang isolasi adalah ruangan khusus, orang-orang yang bisa masuk ke ruangan ini juga sangat terbatas. Mengingat di ruang isolasi tidak bisa sembarangan keluar masuk, untuk itu dikembangkanlah sistem monitoring yang mampu memantau beberapa parameter yang dibutuhkan agar ruangan tersebut memenuhi standar operasional prosedur. Salah satunya adalah pengelolaan tata udara yang harus dijaga yaitu suhu ruangan dan kelembapan ruangan. Udara dalam ruangan dan kontaminan dalam ruangan minimal 6x pertukaran udara perjam dengan suhu ruangan 24 - 26 C dan kelembaban relatif 40 - 60%. Berdasarkan permasalahan diatas penulis ingin menerapkan Fuzzy logic metode Mamdani pada sistem monitoring suhu dan kelembapan ruangan pasien isolasi Covid-19 berabsis IOT ( Internet of Things ). Hal ini tentunya sangat membantu berbagai pihak mulai perorangan, hingga lembaga kesehatan utamanya rumah sakit umum. Dari pengujian metode Fuzzy Logic tersebut diambil 10 data yang dibandingkan nilainya dengan Matlab, dapat dihasilkan rata-rata error output PWM sebesar 0.1%. Bedasarkan pengujian metode black box yang dilakukan dapat diketahui tampilan sistem sesuai dengan tampilan yang diharapkan, dengan persentase kesesuaian 100%. Untuk pengujian fungsional dapat diketahui tampilan website dapat berfungsi dengan baik pada browser Opera, Chrome, dan juga Microsoft Edge.

Danni Arthana

Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Demokrasi mengidealkan pergantian kekuasan tidak hanya terpsat pada satu kelompok dan golongan tertentu. Akan tetapi, pada prakteknya, baju demokrasi hanya digunakan dalam aspek formil-prosedural semata. Hal-jal yang bersifat substantif belum terlihat secara sempurna. Hal tersebut dapat tergambar dalam kekuasan yang tidak bergeser dari titik tertentu. Lingkaran kekuasaan tersebut terkonsentrasi pada sati ingkaran tertentu. Dalam penelitian ini, dinasti poltik tersebut dibedah dalam dua sudut pandang yang mendalam. Yakni dalam persepektif hukum tata negara dan filsafat hukum.

Dara Fitrah Dwi; Sujarwo Sujarwo

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Mengajar disekolah maupun diperguruan tinggi merupakan usaha nyata dalam menyebarluaskan pengetahuan hasil dari proses berfikir yang dilakukan selama melaksanakan proses pembelajaran. Proses berfikir sangat ditekankan bagi peserta didik dari mulai masuk kelas hingga keluar kelas melalui informasi yang diterima. Karena, dari proses berfikir inilah akan menunjukkan apakah peserta didik berhasil memiliki pengetahuan atau belum. Proses berfikir yang diharapkan adalah proses berfikir dari mengingat, memahami, melakukan, menganalisis, mengevaluasi dan mencipta. Proses inilah yang menunjukkan peserta didik melakukan proses berfikir yang berdampak pada pencapaian pengetahuan baik pengetahuan fakta, konsep, prosedural maupun metakognitif. Keterkaitan proses berfikir dengan pengetahuan dinamakan dengan tabel taksonomi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan disain penilaian proses kognitif dan pengetahuan menggunakan tabel taksonomi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan mendisain penilaian proses berfikir dan pengetahuan dengan tahapan dari model Dick dan Carey dalam Pramita, dkk. (2016) yang terdiri dari: (1) mengidentifikasi tujuan pembelajaran, (2) melaksanakan analisis pembelajaran, (3) mendesain penilaian penilaian proses berfikir dan pengetahuan dengan beberapa tahapan tambahan yaitu menyusun dan mengevaluasi RPS. Disain penilaian proses kognitif dan pengetahuan dibangun dalam bentuk tabel yang memiliki empat (4) kolom induk dan sebelas (11) kolom rincian. Empat (4) kolom induk terdiri dari kolom nomor dengan inisial A, kolom kompetensi yang diharapkan dengan inisial B, kolom pengetahuan dengan inisial E dan kolom proses kognitif dengan inisial F. Disain penilaian proses kognitif dan pengetahuan digunakan untuk menilai proses kognitif dan pengetahuan, menilai proses kognitif dan pengetahuan didasarkan pada kompetensi yang diharapkan pada perangkat pembelajaran.    

Vriandi Hapsara; Samantha Putri Jemy; Florensia Irena Gunawan

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Terdapat beberapa jenis bahan makanan yang digunakan di dalam Laboratorium Pengolahan Makanan di Program Studi Pengelolaan Perhotelan Universitas Pelita Harapan, salah satunya adalah jenis bahan kering atau yang dikenal juga sebagai jenis bahan groceries. Standar Operasional Prosedur yang berlaku di Laboratorium Pengolahan Makanan di Program Studi Pengelolaan Perhotelan Universitas Pelita Harapan hingga saat ini masih belum terlaksanakan dengan baik. Hal ini dikarenakan kurangnya kesadaran dan perhatian dari orang- orang yang bertugas di laboratorium pengolahan makanan seperti mahasiswa, laboran dan dosen pengampu mata kuliah yang menggunakan Laboratorium Pengolahan Makanan. Penelitian ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui kendala-kendala yang timbul dalam melakukan kegiatan penyimpanan bahan kering dan untuk mengetahui prosedur yang tepat dan sesuai dengan standar dalam melakukan penyimpanan bahan kering di Laboratorium Pengolahan Makanan Program Studi Pengelolaan Perhotelan Universitas Pelita Harapan. Selain itu, penulis juga melakukan pengamatan terhadap penerapan metode FIFO (first in first out) dan food labeling. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa penyusunan dan penerapan SOP masih kurang maksimal dan penegakkan juga kurang. Metode penyimpanan dianggap sudah sesuai namun terbatasi oleh fasilitas dan SOP yang belum sempurna. Metode FIFO sudah ditekankan namun praktiknya kurang maksimal namun food labelling sudah berhasil diterapkan.