Publication Search

73,319 articles from 712 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2201-2217 of 2,217

Analytics

Merkuria Karyantina, Adam Anasti Apriyanto, Nanik Suhartatik &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Salak merupakan buah asli Indonesia yang sangat melimpah serta sudah banyak dimanfaatkan sebagai produk olahan makanan misalnya: dodol, manisan salak, selai salak, keripik salak, dan lain sebagainya. Industri olahan salak ini memiliki limbah yang cukup melimpah serta belum dimanfaatkan masyarakat, yaitu biji salak. Biji salak dapat diolah menjadi kopi biji salak dan tepung biji salak. Oleh karena itu peneliti memiliki gagasan untuk mengolah kopi biji salak sebagai bahan baku pembuatan kue kuping gajah. Kue kuping gajah merupakan makanan kecil tradisional khas Indonesia yang banyak terdapat di pasar maupun pusat oleh-oleh, memiliki bentuk yang unik serta rasa yang manis, enak dan renyah, tipis serta bermotif. Penambahan ekstrak jahe pada pembuatan kue kuping gajah diharapkan akan menambah flavor pada kue kuping gajah. Penelitian ini dilakukan dengan metode rancangan acak lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor yaitu substitusi kopi biji salak (10, 15, dan 20%) dan penambahan ekstrak jahe (5g, 10g, dan 15g/ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan substitusi kopi biji salak dan penambahan ektrak jahe yang memiliki sifat kimia yang baik, dan secara keseluruhan lebih disukai panelis adalah 10% kopi biji salak dan penambahan ekstrak jahe 10 g/15 ml air. Hasil penelitian kue kuping gajah mengandung aktivitas antioksidan 66,96% RSA DPPH; kadar lemak 26,17%; kadar abu 1,05%; kadar protein 8,78%; kadar air 3,54%; dan kadar gula total 59,76%.Kata kunci: kue kuping gajah, kopi biji salak, ekstrak jahe.

Nanik Suhartatik, Muklis Wicaksono &

JITIPARI (Jurnal Ilmiah Teknologi dan Industri Pangan UNISRI) 2017 Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Buah semu mete merupakan produk samping dari industri kacang mete. Pada saat musim panen, buah semu mete sangat berpotensi untuk dikembangkan karena belum banyak pengolahan buah semu jambu mete. Pemanfaatan buah semu jambu mete masih terbatas untuk bahan pangan. Salah satu upaya dalam pemanfaatan buah semu jambu mete adalah pembuatan minuman beralkohol. Tujuan penelitian ini adalah untuk peanekaragaman produk olahan buah semu jambu mete menjadi minuman beralkohol sehingga menambah nilai jual buah semu itu sendiri. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama yaitu variasi ekstraksi (rebus, blender dan juicer) dan faktor kedua yaitu variasi lama fermentasi (10, 14 dan 18 hari). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik diperoleh dengan mete dengan metode ekstraksi juicer dan lama fermentasi 14 hari paling optimal. Wine buah semu jambu mete tersebut memiliki karakteristik sebagai berikut : kadar alkohol 4.99%, padatan total (total solid) 3.30%, derajat keasaman (pH) 4.49, kadar total asam 0.53%, kadar total fenol 182.25 mg asam galat/mL, warna coklat tajam, rasa yang sedikit asam,aroma alkohol khas, dan disukai oleh panelis.Kata Kunci : Buah Semu Jambu Mete, Ekstraksi, Lama Fermentasi, Wine

Sutopo, Indi

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2016 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This research applied to survey methode, with the three subdistrict are Bojongsari with  Kajongan and Brobot as villages sample, Karangjambu with Kajongan and Brobot villages samples, Karangreja subdistrict with  Karangreja and Gondang as village sample. The multivariet and regression methode be uses as tools of analysis to founds influences factor of the production and industrial productivity and so on will be use as arranging small industrial sapu glagah model. The analysis can be found that the sapu glagah small industrial have developed, but no coorporations in group efectivelly, inter coorporation of  firms, inter coorporation of productions, and market operations. Some time often are competitions inter firms in raw material buying and competition in market. The dominant factor of the small industrial cluster sapu glagah progress are the institutional, industrial productivity and the new technology iquipment and mechinerry. The initial of govement assistancy and other institutionals are make the group or institutional be come the firms sturdy, reinforce the role of dominant factors firms progrresion with the group empowerment. Keywords : Typology, Cluster, Small Industries, Agribusiness

Poluan, Godeliva; Nugroho, Paskah Ika

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2015 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study examines the mechanism of corporate governance and financial distress conditions on the voluntary disclosure in the annual report. Elements of mechanism corporate governance that are used consist of managerial ownership, institutional ownership, independent commissioners, board of commissioners, and audit committees. Research using secondary data from 2010 – 2012 annual reports of various companies manufacturing industrial sectors and consumer goods contained in the Indonesia Stock Exchange (IDX). The sampling method used in this study was purposive sampling. The sample consists of 47 companies. The results show that the independent commissioners, board of commissioners, and financial distress condition have a significant effect on voluntary disclosure. While managerial ownership, institutional ownership, and audit committees does not significantly influence voluntary disclosure. Keywords: corporate governance, financial distress, voluntary disclosure.

Budiarso, Zuly; Prihandono, Agung

Dinamik 2015 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi                digital secara umum menyebabkan berkembangnya industri elektronik sejalan dengan perkembangan sistem digital. Perubahan Sistem Analog menjadi Sistem Digital merupakan salah satu hal yang menjadi awal berkembangnya industri perangkat elektronik. Dengan berubahnya sistem analog menjadi sistem digital maka jenis perangkat yang digunakan.Sensor merupakan perangkat pendukung untuk mengubah besaran fisik menjadi besaran listrik. Secara umum semua sensor bekerja secara analog. Besaran yang dihasilkan oleh sensor adalah besaran analog, yaitu berupa arus listrik dengan nilai tegangan tertentu. Agar arus listrik yang dihasilkan sensor dapat diproses secara digital maka besaran tersebut harus diubah menjadi besaran digital.Mikrokontroler merupakan perangkat yang dapat mengolah sinyal digital. Sebuah perangkat yang bekerja secara analog dapat diubah dengan sistem digital dengan cara mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital, kemudian mengolah sinyal digital dengan mikrokontroler. Dengan mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital, maka semua proses yang ada dalam sistem digital dapat dilakukan. Proses yang dilakukan mikrokontroler dapat berupa sistem kontrol maupun mengubah besaran analog menjadi besaran digital.Sensor ultrasound Parallax merupakan sensor yang dapat digunakan untuk menentukan jarak sebuah tempat dengan suatu objek di tempat lain. Sensor ini menggunakan sinyal ultrasound untuk mendeteksi adanya objek didepan sensor. Sensor terdiri dari pembangkit gelombang dan penerima gelombang. Pada saat bekerja pembangkit gelombang akan memancarkan gelombang ke depan. Jika di depan sensor terdapat sebuah objek, maka gelombang akan dipantulkan oleh objek tersebut dan akan diterima oleh penerima pada sensor. Waktu tempuh gelombang dari sumber sampai dengan penerima merupakan waktu yang diperlukan untuk menempuh dua kali jarak benda dengan sensor. Sehingga waktu tempuh yang diperlukan merupakan setengah dari waktu tempuh gelombang. Kecepatan gelombang suara dalam udara adalah 445 m/detik. Dengan mengetahui waktu tempuh tersebut akan dapat diketahui jarak antara objek dengan sensor.Sinyal yang dihasilkan oleh sensor hanya berupa pulsa listrik dengan frekuensi tertentu. Parallax Ping merupakan seperangkat peralatan elektronik yang berupa sensor ultrasound, pengubah sinyal, dan pembangkit frekuensi. Sinyal dari sensor sudah diubah menjadi sinyal yang dapat diolah oleh mikrokontroler. Dengan mikrokontroler Arduino, sinyal tersebut dapat dijadikan sebagai masukan untuk mengubah nilai-nilai analog menjadi besaran digital. Dengan diubahnya besaran analog menjadi besaran digital maka semua proses digital dapat dilakukan pada sinyal tersebut diantaranya menampilkan hasil di LCD, mentriger indikator, masukan untuk sistem sinyal dan lain-lain.Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat diketahui bahwa jarak terdekat objek yang dapat ditangkap adalah 2,34 cm dan jarak terjauh adalah 374 cm. Dengan kemampuan tersebut maka sensor parallax ping dapat digunakan untuk mengukur jarak resonansi bunyi.

Hendriyanto, Asepta

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2015 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

The development of a business unit can be affected by a variety offactors, both internal and external company factors. The purpose of thisresearch is to know the influence of the business network, and productinnovation against the performance of micro, small and medium enterprises.The research type is explanatory research. The population was 162 unitsfrom small and medium metal industries in Boyolali District with 85sample taken using disproportionate stratified random sampling and simplerandom sampling. Data collection using the questionnaire. Data analysisusing linear regression analysis. The results showed that the businessnetwork, and product innovation are jointly undertaking a positive andsignificant effect against performance of micro, small and mediumenterprises. Researchers suggest that UMKM constantly enhance cooperationwith various parties to build wider business network, andimprove productinnovation so that UMKM can continue to thrive in the midst of the currentcompetition.

Novita Iriyanto, Felecia; Ika Nugroho, Paskah

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2015 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study examines the effect of environmental performance measured from PROPER ( Performance Rating Program in Environmental Management ) towards sustainability report disclosure practices and economic performance . Sustainability Report ( SR ) was measured by 79 items of disclosure by the GRI G3 (2006) , while the economic performance using scale industries calculated return of Al - Tuwaijiri , et al . (2004) . Samples in this study were taken by purposive sampling technique that companies listed on the Stock Exchange and publish an annual report in 2011-2012 . The statistical methods used in this study is a simple regression analysis to examine the effect of environmental performance on sustainability report and multiple regression analysis to examine the effect of environmental performance and sustainability report on economic performance . Data analysis and hypotheses tests in this study using SPSS version 16. Results showed that the company's environmental performance have a significant positive effect on Sustainability Report Diclosure. Meanwhile, the results of the second hypothesis shows that environmental performance has a significant impact on economic performance. And the results showed that the third hypothesis Sustainability Report Diclosure have a significant positive effect on economic performance .Keywords : Global Reporting Initiative , Sustainability Reporting , Economic Performance , Environmental Performance

Zuliarso, Eri; Februariyanti, Herny

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Instant Messaging  (IM)  saat  ini mengalami  perkembangan  yang  cukup  pesat   pada jaringan user, karena kemampuannya mengirimkan pesan secara singkat dan cepat antara pengguna telekomunikasi.  IM menjadi  perangkat  yang  sangat  penting  untuk  industri  di seluruh dunia.  IM digunakan di  dalam penjadwalan (scheduling meeting), pertukaran informasi bisnis dan informasi client dan lain-lain. IM telah dikembangkan pada sektor- sektor private atau antar provider seperti American Online Instant Messenger (AIM), MSN dan Yahoo. Teknologi informasi yang sudah berkembang memberikan trend penyebaran informasi bukan hanya memakai media spanduk maupun brosur, tetapi melalui Instant messaging. Hal ini dikarenakan computer,laptop,komputer  tablet,  telepon genggam sudah merupakan kebutuhan primer dan selalu melekat kemanapun pemiliknya pergi. Sehingga dengan dasar ini, peneliti mencoba mengimplementasikan aplikasi Instant messaging sebagai sarana penyebaran informasi ke mahasiswa dengan tujuan utama adalah tersampaikannya informasi-informasi dari kampus langsung kepada mahasiswa. Penelitian ini dibangun Sistem Layanan Informasi Akademik menggunakan Instant Messenger. Instant Messenger yang digunakan memanfaatkan layanan Google Talk, untuk dapat memanfaatkan fasilitas ini pemakai harus mempunyai account email gmail (xxxx@gmail.com). Dalam penelitian ini sistem dapat menyebarkan informasi kepada seluruh mahasiswa, sistem dapat menjawab kebutuhan request informasi akademik dari civitas akademika dan sistem mempunyai kemampuan untuk mengauthentikasi sms dari civitas akademika. Sehingga informasi hanya dapat di akses oleh civitas akademika yang berhak. Kata kunci : instant messanging, layanan informasi akademik

Suryanto, HP., Eddy

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK  : Arah kebijakan pembangunan hutan rakyat diarahkan pada wilayah-wilayah prioritas yang mempunyai potensi tinggi untuk pengembangan hutan rakyat dan dengan sentra-sentra industri pengolahan kayu disamping lahan milik masyarakat, lahan terlantar dan kawasan hutan. Untuk menggali potensi hutan rakyat diperlukan suatu perencanaan dan strategi pembangunan pengelolaan hutan rakyat guna mendorong dan mewujudkan unit-unit usaha perhutanan rakyat di lingkungan petani.   Kata Kunci : Pengelolaan, Hutan Rakyat, Otonomi.

Heru Suprapto, Bambang Ali Kusuma &

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAKPenyelesaian melalui sarana ini merupakan cara yang terbaik, karena para pihak yang berselisih dalam menyelesaikannya tidak meliputkan pihak ketiga. Para pihak berunding untuk mencari penyelesaian secara musyawarah untuk mencapai mufakat. Selanjutnya hasil musyawarah itu dibuat perjanjian bersama yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. kata kunci : Lembaga Arbitrase, Perselisihan Hukum

-, SUNARNO

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

Abstraksi   Penyebab utama terjadinya perselisihan antara pekerja/buruh dengan pengusaha didominasi oleh masalah pengupahan, meskipun landasan hubungan perburuhan kita adalah Hubungan Industrial Pancasila. Oleh karena itu, untuk mengurangi masalah tersebut pemerintah mengeluarkan beberapa peraturan. Semua peraturan tersebut sebagai pelaksana dari UU Nomor  13 Tahun 2003 yang sifatnya imperative, oleh karenanya setiap pelanggaran dapat dijatuhi sanksi berupa denda, pidana kurungan , atau pidana penjara. Sanksi ini dimaksudkan agar pengusaha betul-betul memperhatikan masalah upah.  Ada beberapa kebijakan pengupahan yang melindungi pekerja/buruh, antara lain upah minimum dan upah kerja lembur Dasar perhitungan upah minimum dan upah lembur adalah upah pokok dan tunjangan tetap. Penangguhan upah minimum kepada gubernur, sedangkan masalah perbedaan besarnya upah lembur diajukan ke lembaga pengawas ketenagakerjaan.   Kata kunci: pengupahan dan melindungi

Agatha Jumiati, Dahlia &

Wacana Hukum 2012 Faculty of Law, Universitas Slamet Riyadi

AbstractIndustrial dispute solving that managed in UU No. 2 Tahun 2004 can be solved by bipartite negotiation, conciliation, arbitartion, mediation, and industrial dispute court. Principe of this mattter is to prior bipartite negotiation as the first step before go to other way. As it managed in UU No. 2 Tahun 2004 it suppose to be everyone that related can solve fast, fair, and cheaply. Key words: industrial relation, industrial dispute, and industrial dispute solving.

Diartono, Dwi Agus

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Bluetooth adalah sebuah teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pitafrekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical). Bluetooth diciptakan bukan hanyauntuk menggantikan atau menghilangkan penggunaan kabel di dalam melakukan pertukaran informasi,tetapi juga mampu menewarkan fitur yang baik untuk teknologi mobile wireless dengan biaya yang relatifrendah, interoperability yang menjanjikan, mudah dalam pengoperasian dan mampu untuk meyediakanberbagai macam layanan.

Al Amin, Imam Husni

Dinamik 2011 Universitas Stikubank

Permasalahan  sistim manufaktur dan perencanaan engineering (sistem pabrikasi dan masalah desingrancang-bangun) pada kenyataanya sangat kompleks dan sulit untuk diselesaikan melalui  teknikkonvensional. Dalam beberapa tahun terahir ini teknik kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) ataudisingkat AI mendapat perhatian dan mempunyai potensi sebagai teknik optimasi dalam industrimanufaktur.

Sasongko, Jati; Wismarini, Th. Dwiati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

Merancang dan memelihara aplikasi Web merupakan salah satu tantangan utama dalam industri perangkat lunak dari tahun 2000. Web Modeling Language (WebML), suatu pemodelan untuk menetapkan website yang kompleks ditingkatan konseptual. WebML memungkinkan uraian tingkat tinggi tentang  website di bawah dimensi orthogonal yang terpisah: isi datanya (structur model), halaman penyusunnya (compotition model), topologi dari relasi antar halaman (navigation model), tata letak dan persyaratan grafis untuk halaman yang dibuat (presentation model), dan pemilihan fitur untuk masing-masing isi (personalitation model). Semua konsep dari WebML dihubungkan dengan notasi grafis dan sintaksis XML. Spesifikasi WebML tidak terikat pada bahasa yang digunakan pada sisi-klien dalam mengirimkan aplikasi ke para pemakai, dan juga  platform yang digunakan pada sisi-server dalam memasukkan data ke site, tetapi dapat secara efektif digunakan untuk hasil implementasi halaman dalam pengaturan spesifikasi teknologi. WebML menjamin pendekatan model-driven pada pengembangan website, merupakan kunci utama dalam menggambarkan generasi CASE tool dalam membangun site yang kompleks, mendukung fitur tingkat lanjut seperti akses multi-device, personalisasi, dan manajemen evolusi.  

Wismarini, Th. Dwiati

Dinamik 2010 Universitas Stikubank

               Untuk membuat sebuah model produk yang berhubungan dengan cekatan/matras, maka dibutuhkan waktu yang cukup lama dengan tenaga kerja yang cukup banyak bila model tersebut tidak sederhana yaitu komplek. Bila ingin membuat sebuah model yang menyerupai bentuk aslinya, maka akan diperlukan semakin banyak peralatan yang dipakai untuk mendukung terbentuknya model yang menyerupai bentuk aslinya. Pemakaian AutoCad untuk design cetakan 2 dimensi sebagai dasar membentuk model 3 dimensi yang dimiliki oleh software Artcam Pro dalam membuat cetakan /moulding. Hasil akhir dari pembuatan cetakan model 3D dan pembacaan toolpath. Design produk yang dihasilkan oleh software ArtCam lebih mudah bila pemilihan model yang diambil memiliki kriteria yang dikenal secara umum, memiliki bentuk yang simetris, dan bila dikerjakan secara manual mengalami tingkat kesulitan pada proses simetris dan membutuhkan waktu penyelesaian yang begitu lama, dan nilai artistiknya akan hilang.Pemanfaatan software Artcam Pro dan Post Processor untuk Mesin Heidenhain (Mesin CNC) dalam membuat cetakan model 3 dimensi dapat membantu mempercepat dan mempermudah pemakai (user) didalam pembuatan cetakan model 3 dimensi dan membantu dalam peningkatan kualitas dan kuantitasmodel cetakan yang dihasilkan, sehingga model yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2002 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi kompuler dewasa ini sangatlah pesat, kemampuan komputer untuk dapat berpikir seperti manusia diharapkan komputer dapat berkomunikasi dalam bahasa ilmiah dan bahasa manusia sehari-hari. Agar hal tersebul dapat tercapai dengan cara mengembangkan kecerdasan buatan atau biasa disebut dengan Artificial Intelegence (AI). Dengan Al diharapkan bisa digunakan untuk memberi kemampuan baru kepada computer agar bisa berpikir menalar, dan membuat inferensi (mengambii keputusan berdasarkan pemahaman) dan membuat pertimbangan-pertimbangan yang didasarkan kepada fakta dan hubungan-hubunganya yang terkandung dalam basis pengetahuan. Sistem Pakar (expert system) apalai salah satu cabang dari kecerdasan buatan (AI) yang ada saat sekarang ini yang banyak dibahas pemakaiannya dalam dunia industri, pendidikan dan bisnis.