Publication Search

61,673 articles from 492 journals · 1,579 citations tracked

Showing 201-220 of 452

Analytics

Apriliyani Nur Khasanah; Setya Pramono

Kajian ilmu Hukum, Sosial dan Administrasi Negara 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This study aims to determine the partial and simultaneous effects of motivation, discipline and facilities on the job performance of UPTDPagerbarang Clinic employees. This research is included in quantitative research using a sample of 87 UPTD Pagerbarang Oinic employees with saturated sampling technique. The data was processed with the SPSS 26.00 application using the multiple regression method. The results of data processing from this study show the results where the three independent variables have a significant  effect on improving employee performance. The results of hypothesis testing show that motivation, discipline, and work facilities have a very significant effect on employee performance. The results of the F test show that simultaneously has a significant influence on employee performance.

Norhayati, Eko; Istiqamah, Istiqamah; Budi, Setia

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan primer bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan pelayanan kesehatan di wilayahnya, termasuk pelayanan SDIDTK. Pelayanan Kesehatan harus sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Tujuan Penelitian untuk mengetahui gambaran evaluasi program pelaksana pelayanan kesehatan balita di Wilayah Kerja Puskesmas Batumandi. Metode penelitian kualitatif, subjek penelitian terdiri dari informan utama dan informan trianggulasi. Intrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara. Hasil penelitian didapatkan aspek input meliputi man yaitu bidan desa, bidan Puskesmas, gizi, aparat desa dan kader yang bekerja sesuai dengan tupoksi masing-masing. Money berasal dari APBD, DAK dan dana desa. Material yaitu alat-alat pengukur timbangan, pemberian makanan tambahan dan permainan edukatif. Machines yaitu komputer/laptop dan jaringan internet. Method yaitu buku-buku pedoman terkait pelaksanaan program pelayanan kesehatan balita. Aspek proses program pelaksana pelayanan kesehatan balita meliputi perencanaan yaitu pelaksanaan sesuai dengan SOP yang telah ditetapkan sedangkan pelaksanaan sesuai dengan perencanaan dan jadwal yang telah ditentukan. Aspek output meliputi monitoring yaitu dengan melakukan rapat bulanan dan dilakukan secara berkala satu bulan sekali sedangkan evaluasi telah dilakukan dan mengalami kendala yaitu kekurangan tenaga kesehatan dan deteksi dini kesehatan balita.

Charis Christiani; R Permadi Mulajaya

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pada masa peralihan, remaja banyak dihadapkan pada permasalahan dalam penguasaan diri ataupun pengendalian diri. Permasalahan yang sering dihadapi adalah penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, perilaku sex bebas, serta masalah yang berkaitan dengan sekolah. Upaya yang harus dilakukan adalah memahami kelabilan remaja dalam mencari jati diri agar dapat diambil tindakan yang tepat, Pemberian perhatian intensif secara individual, Pemahaman dan pemenuhan fasilitas kebutuhan/bakat/minat remaja dalam mencari identitas atau jati dirinya. Pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai lintas komunitas (keluarga, masyarakat, Perguruan Tinggi, pemerintah dan instansi lainnya). Sebagai bentuk tanggung jawab Perguruan Tinggi pada perkembangan remaja saat ini maka tim Dosen mengadakan advokasi tentang remaja, permasalahan dan penanggulangannya di SMP Muhamadiyah 8 Jatisari Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah Sosialisasi. Kegiatan ini dilakukan pada hari Selasa tanggal 28 November 2023 dengan materi Remaja, masalah dan penanggulangannya. Kegiatan PPM ini bertujuan agar remaja bisa terhindar dari kenakalan remaja, pergaulan bebas, penyalahgunaan obat terlarang dan perilaku negatif lainnya.

Siti Suhaepiah; Zain Zainuddin; Luthfi Nuraini

Maeswara : Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study aims to find out how the influence of education costs, services and facilities at Nurul Hikmah Pasar Kemis Vocational High School, in attracting new students' interest. The author conducted research on 91 new students at Nurul Hikmah Vocational School who were respondents using the slovin formula and the sampling technique used simple random sampling. The data analysis method used is Multiple Linear Regression with the help of SPSS. The results of data analysis in this study show that the cost of education has a significantly positive effect on attracting new students with a Tcount of 3,391, greater than a Ttable of 1,662. Service significantly does not have a direct effect on attracting new students' interest significantly. Facilities significantly have no direct effect on attracting new students' interest. Tcount is 0.546, which is smaller than Ttable 1.662. and value (sig=0.586 > 0.05). As well as the Cost of Education, Services and Facilities simultaneously influence the interest of new students significantly with fcount 4.310 > 3.101 ftable.

Ananda Ikhlas Aldean; Retnaningtyas Susanti

Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

This research was motivated by the inadequacy of main facilities, supporting facilities and supporting facilities on Cambai Hilltop Tourism Solok Regency. This study aims to determine and describe Visitor Perceptions of Cambai Hilltop Tourism Attraction Facilities. This type of research uses qualitative descriptive research. The study population used a purposive sample that focused on selected informants. Research informants consisted of 3 visitors, 1 manager and 1 community member. Data was collected through interviews and observations. The steps of analyzing data are data collection, data reduction, data presentation and conclusions. The results showed that the facilities of the Puncak Bukit Cambai Tourism Attraction of Solok Regency consisted of main facilities, supporting facilities and supporting facilities. The main facilities at the Cambai Hilltop Tourism Attraction are quite good. Supporting facilities at the Puncak Bukit Cambai tourist attraction are quite satisfactory, the supporting facilities at the Puncak Bukit Cambai tourist attraction are not satisfactory as seen from the condition of the toilet of the Puncak Bukit Cambai tourist attraction is still in a state of uncleanliness because it is still in the renovation stage. The condition of the parking lot is narrow, so the number of vehicles parked is limited and there is no vehicle protection such as the roof in the parking area. Access to the tourist attraction of Puncak Bukit Cambai is still not good.    

Fadhil M. Adz-dzahaby; Adek Kurnia Fiza

Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

The research was carried out against the background, namely that there was a poor response from visitors to tourist facilities. The research purposes is to test the influence of tourist facilities on the sense of satisfaction of visitors at Linggai Park. This research type is quantitative descriptive research using an approach by causal associative. The population for this research is visitors who have visited Linggai Park, whose age is over 17 years. The research was conducted using a technique of purposive sampling with 2 respondents. Hypothesis testing was conducted using simple linear regression testing. The research results include: (1) Tourism facilities achieved in the good category (45.92%) and (2) Sense of satisfaction from visitors achieved in the good category (48.88%). The calculated F score is 104,186 and the significance is 0.000 <0.05, where the tourist facility variable has a big influence on visitors' sense of satisfaction, which is reviewed through the Adjust R Square value, namely 0.280. The tourist facilities variable contribution (X) to the visitor satisfaction variable (Y) reached 28% and 72% was influenced by other factors

Tirta Yoga; Eri Yusnita Arvianti; Cakti Indra Gunawan

Publikasi Hasil Pengabdian dan Kegiatan Masyarakat 2024 Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia

Permasalahan yang terjadi di Desa Gunungsari yaitu kurangnya sarana infrastruktur seperti plang jalan dan cermin cembung. Hal ini sangat berguna apalagi terdapat banyak jalan-jalan kecil dan gang yang berada di desa sehingga mempersulit pengguna jalan yang melalui jalan desa. Dengan adanya permasalahan yang ditemui sehingga perlu upaya peningkatan sarana infrastruktur yang memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan mengadakan survei lokasi titik dimana akan diberikannya nama-nama plang jalan dan cermin cembung. Adapun jumlah plang nama jalan yang dibuat sebanyak 6 buah dan 2 buah cermin cembung. Kegiatan ini sangat disambut positif oleh warga desa mulai dari proses persiapan hingga dengan pelaksanaan pemasangan. Dengan adanya pemasangan nama jalan dan cermin cembung di desa menjadi startegi penting dalam peningkatan insfrastruktur jalan, mulai dari memperjelas navigasi dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan pada akhirnya juga membuka akses yang lebih luas terhadap poteensi pembangunan ekonomi dan sosial di desa.

Reza Maulana Sultan; Suprapti Suprapti

Journal of Management and Social Sciences 2024 CV. Aksara Global Akademia

This research aims to find out: how regular monitoring of waiting room facilities by the terminal service officer unit is important to ensure that waiting room facilities are comfortable for passengers to use. If the terminal service office officers are negligent or do not adhere to the SOP guidelines in carrying out supervision, it can result in the functions of the waiting room facilities not being properly monitored so that when there are damaged facilities and so on they cannot be handled quickly which results in passengers experiencing problems. Disappointment This study used qualitative research methods. The data collection techniques used were observation, interviews, documents, and documentation along with observations. The researcher directly carried out observations, the researcher also explained the results of the data taken during the interviews and observations. For the interview, the researcher interviewed the terminal service office officers 3 sources with the document data obtained researcher from documentation of the activities of terminal service office officers when carrying out duties and responsibilities in the field and also in the form of implementation documents for the data analysis techniques used, namely data collection, data reduction, data presentation, discussion, and conclusions. The role of the performance of Terminal Service office officers in carrying out their duties and responsibilities to carry out operational activities for all facilities by the Standard Operational Procedures in the terminal service office By providing all facilities, especially in the departure and arrival areas, which makes service users feel satisfied. Obstacles faced by Terminal service office Based on the results of observations or field observations, it is the lack of personnel and lack of coordination with related units in carrying out operational activities which is the cause of the failure to fulfill the maximum performance of Terminal Service office officers to support security, comfort, smoothness, and safety of anyone at the airport.

Fauzi Alfiandri; Feri Ferdian

Jurnal Manajemen Pariwisata dan Perhotelan 2024 International Forum of Researchers and Lecturers

The issue discovery pertaining to amenities, costs, and visitor happiness is the driving force behind this. Quantitative research is one of the research types used. In this study, two different data kinds were used: primary and secondary. The study's participants were tourists who had visited Dempo Anai Land. One hundred customers were selected as the research sample using a non-probability selection technique. A Likert scale questionnaire that has undergone validity and reliability testing was used as the data gathering method. Data from the study were handled using SPSS 25.00. The research results shown that the facilities category in quite agree, namely 3.32, the price variable category in quite agree with 3.40 and the visitor satisfaction variable shows the quite agree category with a percentage of 3.36. As a result, the facility value (X1) has a significant and positive impact on visitor satisfaction (Y) with a beta or standardized coefficient of 0.501 with T count (6.468) and a significance of 0.000 <0.05. Similarly, the price research hypothesis (X2) has a significant and positive impact on visitor satisfaction (Y) with a beta or standardized coefficient of 0.352 with T count (2.026) and a significance of 0.000 <0.05. Furthermore, an Adjusted R Square value of 0.102 was obtained, showing that the impact of the facility variables (X1) and price (X2) on the visitor satisfaction variable (Y) was 10.2%, while 89.8% was influenced by other factors.

Dinata, Dimas Ridho; Susetyo, Yeremia Alfa

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2024 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Fasilitas Pelayanan Kesehatan mempunyai peran penting dalam kehidupan. Peran ini mencakup keadaan kesejahteraan yang melibatkan tidak hanya ketiadaan penyakit atau kecacatan, tetapi juga keseimbangan yang baik dalam berbagai aspek kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan Sistem Pendukung Keputusan Pendirian Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Kabupaten Semarang Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan menganalisis data yang terkait fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Semarang dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Sample dalam penelitian ini adalah seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Semarang tahun 2020-2021. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik pencarian data literatur. Hasil akhir dari penelitian ini menunjukan bahwa Sistem Pendukung Keputusan dapat merekomendasikan satu dari sembilan belas wilayah pendirian fasilitas pelayanan kesehatan yaitu Kecamatan Bancak, yang mendapatkan rangking 1 (satu) berdasarkan pengolahan data dengan metode SAW.

Septia Nur Safitri; Anita Oktaviana Trisna Devi; Bekti Nugrahadi

Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika 2024 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

PT EQY is a textile company, especially yarn spinning. The activities of the staffing/packing department at PT EQY are packing, lifting, and moving cardboard boxes. This activity still relies on human power or manual material handling. This work is carried out repeatedly and continuously, causing complaints of pain in several parts of the body during work. This raises the risk of work postures such as Musculoskeletal disorders (MSDs). This research aims to produce a design for work aids that can reduce the risk of Musculoskeletal disorders (MSDs) using the Ovako Work Analysis System (OWAS) method. Based on the problem, work posture analysis was carried out using the OWAS method to find out whether the work posture of staffing/packing employees falls into the risky posture category or not. Based on the results of the Ovako Work Analysis System (OWAS) analysis research, it shows that the posture of staffing/packing workers is included in the high risk category and needs immediate improvement. This improvement involves designing work facilities, namely a handlift and packing table with an ergonomics approach, resulting in a handlift design with a height of 200 cm (2000 mm) and a packing table with a width of 200 cm (2000 mm) and a packing table with a length of 60 cm (600mm), width 60 cm(600mm), and height 104 cm(1040mm).      

Ainur Rofiq, Aiko Rainaning Putri; Farida Murti

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Gedung Olah Raga Ken Arok Kota Malang merupakan fasilitas olahraga dengan klasifikasi tipe A yang melayani tingkat daerah atau provinsi dengan kapasitas penonton mencapai 5000 jiwa. GOR ini sering digunakan pada berbagai acara baik acara olahraga maupun acara non olahraga. Namun beberapa sarana dan prasarana yang ada di GOR ini masih belum memadai seperti pada sirkulasi, pencahayaan, serta pendinginan pada bangunan. Selain itu lahan parkir pada tapak juga tidak bisa memenuhi kebutuhan ruang parkir dan memiliki sirkulasi yang kurang efektif. Sehingga redesain dengan pendekatan ecotech perlu dilakukan pada bangunan tersebut untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Arsitektur ecotech merupakan prinsip arsitektur yang mengikuti perkembangan teknologi serta meperhatikan faktor lingkungan dan iklim. Prinsip arsitektur ecotech yang diterapkan meliputi penataan tapak, pemilihan struktur, konsep pencahayaan alami, konsep sirkulasi antar ruangan, serta bentuk bangunan. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif dengan tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, analisa data, penyajian data, kemudian melakukan pembahasan serta menarik kesimpumpulan. Berdasarkan hasil penelitan didapatkan bahwa arsitektur ecotech dapat diterapkan pada redesain GOR Ken Arok dengan baik karena prinsip desain ini dapat diterapkan di segala aspek baik pada penataan tapak, bentuk bangunan, hingga sirkulasi bangunan. Selain itu karena arsitektur ecotech memehatikan lingkungan maka dapat menjadikan GOR Ken Arok menjadi fasilitas olahraga yang nyaman sekaligus ramah lingkungan. Kata kunci: Gedung Olahraga, Ecotech, GOR Ken Arok

Ridha Wahyutomo; Purwanto, L. M. F.

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2024 Universitas 17 Agustus 1945

SARS CoV-2 yang telah menyebabkan kematian jutaan jiwa di seluruh dunia melalui gelombang pandemi COVID-19, telah merubah kebijakan di bidang kesehatan termasuk perihal tata bangunan fasilitas pelayanan kesehatan, salah satunya rumah sakit. Pembenahan struktur dan konstruksi dalam yang tercantum di regulasi berangkat dari kewaspadaan berdasarkan transmisi penularan terutama melalui droplet dan udara. Secara keseluruhan, tujuan dari penulisan ini adalah untuk memaparkan tata bangunan rumah sakit paska pandemi yang tertuang dalam regulasi pemerintah dan pedoman internasional. Penulisan ini merupakan tinjauan literatur dengan menggunakan beberapa sumber pustaka serta hasil penelitian terkait COVID-19 dan tata bangunan bangunan rumah sakit. Semua sumber literatur akan disimpulkan dan disusun secara teoritis. Hasil yang akan diharapkan adalah penjelasan secara teoritis yang berurutan dan jelas terkait tata bangunan rumah sakit paska pandemi.  

Kefin Setyawan; Febby Rahmatullah; R.A Retno Hastijanti

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Di era perkembangan dunia yang cepat dan tantangan revolusi industri 4.0, mendorong perubahan dalam kualitas pendidikan di Indonesia. Sekolah masa depan adalah bentuk konsep yang selaras dengan kerangka pendidikan 4.0 dengan mengadaptasi perubahan dalam konten pembelajaran, mengembangkan fasilitas infrastruktur yang mengacu pada perkembangan dan teknologi masa depan. Sekolah Menengah Kejuruan atau SMK, sebagai salah satu tempat untuk menghasilkan pekerja yang siap bekerja dan kompeten sesuai dengan jenis industri atau kejuruan, menjadi model simulasi untuk menerapkan konsep sekolah masa depan. Oleh karena itu, perlu untuk mengeksplorasi pengembangan infrastruktur dan model pengembangan desain untuk fasilitas infrastruktur SMK masa depan sehingga simulasi pengembangan SMK masa depan dapat diterapkan dan mencapai tujuan optimal. Dari hasil penelitian ini, prinsip desain SMK masa depan melibatkan desain ruang pembelajaran yang mendukung model pembelajaran, kolaborasi, dan desain ruang pembelajaran harus seimbang antara fleksibilitas ruang dan teknologi pembelajaran. Ruang pembelajaran yang ideal diharapkan, desain harus mempertimbangkan praktik aksesibilitas, dan desain bangunan harus dapat dengan mudah diubah, disesuaikan, dan disesuaikan dengan masa depan. Oleh karena itu, perlu untuk mengeksplorasi pengembangan infrastruktur dan model pengembangan desain untuk fasilitas infrastruktur SMK masa depan sehingga simulasi pengembangan SMK masa depan dapat diterapkan dan mencapai tujuan optimal

ALVIN ANDRIAN RIVALDI; Suseno

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Arthantra Batu Bata, produsen batu bata expose di Klaci III rt 02 rw 12, Margoluwih, Sleman, DIY, menghadapi permasalahan material handling karena tata letak pabrik yang tidak efektif. Total jarak mingguan mencapai 13.848 meter dengan ongkos material handling sebesar Rp1.423.210,24. Dalam tugas akhir ini, dilakukan evaluasi dan perancangan tata letak baru menggunakan SLP, Blocplan, dan Fishbone diagram. Layout Usulan 1, hasil dari evaluasi, memiliki jarak 9.610,44 meter, mengurangi 31% dari layout awal. Ongkos Material Handling (OMH) sebesar Rp1.374.426,47, menghemat 3%. Alat material handling yang diusulkan adalah Handtruck, memungkinkan penghematan OMH sebesar Rp1.175.153,58 atau 14,5% dari layout usulan 1. Perubahan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya material handling, menghadirkan solusi konkret bagi Arthantra Batu Bata.

Silaen, Rebecca Angelina; Ferida Yuamita

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Fungsi pemeliharaan menjadi lebih diperlukan karena produktivitas meningkat dan mesin berteknologi tinggi dan fasilitas produksi digunakan. PT. Primissima yang merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi tekstil berupa kain mori dan kain abu-abu mempunyai permasalahan yang timbul terutama terkait dengan kerusakan pada komponen mesin shuttle, hal ini mengakibatkan downtime dan tertundanya proses produksi sehingga kinerja mesin menjadi kurang. efektif. Dengan menggunakan metode RCM, penelitian ini bertujuan untuk memberikan saran preventive maintenance dan interval waktu perawatan yang optimal pada mesin yang berguna untuk meminimalisir downtime sehingga produksi dapat tetap berjalan sesuai fungsinya.Dari pengolahan data menggunakan metode RCM diperoleh hasil pada komponen Filling fork teath dengan interval perawatan selama 49,64 jam, pada komponen shuttle dengan interval perawatan selama 25,4 jam, pada komponen Nylon Picker dengan interval perawatan selama 64 jam. pada komponen lugstrap dengan interval perawatan selama 14,4 jam, pada komponen Picking Stick dengan interval perawatan selama 69,3  jam.

Bayu Permadi; Elga Putri Berlian; Namira Az-zahra Firdausya; Ramayani Yusuf

Jurnal Manajemen Riset Inovasi 2024 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The Cikembulan Garut Animal Park tourist attraction not only offers a valuable educational resource for its visitors, but also offers a fun and entertaining experience. This positive experience can encourage visitors to spread a good message or achieve their own satisfaction. The increasing number of tourists is the easiest indicator of the success of a tourism business. If the number of tourists who come are satisfied, the number of tourists will continue to increase. In fact, the experience of visiting this tourist attraction is not able to provide satisfaction to visitors, which is indicated by the increase and decrease in the number of tourist visits to the Cikembulan Animal Park tourist attraction. The aim of this research is to determine the effect of accessibility and facilities on visitor satisfaction at the Cikembulan Garut Animal Park. The type of research is quantitative research with an associative descriptive approach with multiple regression analysis. The population in this study was all visitors who came to the Cikembulan Garut Animal Park in 2022, while the sample in this study was 100 respondents who were calculated based on the Slovin formula. The data collection method is by distributing questionnaires with a Likert scale which is part of an ordinal scale. The sampling technique uses nonprobability sampling. The results of the research show that: (1) accessibility has a significant effect on visitor satisfaction; (2) facilities have no significant effect on visitor satisfaction. Researchers suggest using new variables in future research to determine visitor satisfaction.

Jacqueline Makanoneng; Sri Sundari; Marisi Pakpahan

Jurnal Penelitian Manajemen dan Inovasi Riset 2024 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Health human resource management is a crucial aspect in efforts to improve the level of public health and improve the quality of services in health facilities. Health resources play a key role in the transformation of health development in Indonesia. Good implementation of health service management in health facilities is needed so that health development in Indonesia can run optimally. This research uses a literature review method with an article search strategy via Google Scholar. Articles were selected based on the inclusion criteria in this study. The research results show that the implementation of health human resource management in health facilities is still not optimal, which causes a shortage and inequality of health human resources in these facilities. The government and related agencies are expected to be able to improve the health resource management system by analyzing health human resource needs. In addition, efforts need to be made to educate and distribute health human resources in health facilities to ensure more equitable and quality health services.

Rizqy Salsabilah Fadhilah; Benny Bintarjo; Muhammad Faisal

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Pariwisata merupakan salah satu sumber pendapatan bagi daerah yang memiliki lokasi objek wisata dengan mengembangkan potensi pariwisata sebagai salah satu upaya mengoptimalkan pendapatan daerah. Umumnya Kawasan wisata memiliki ciri khas tersendiri sehingga penyediaan sarana dan prasarana maupun hiburan atau wahana wisatanya berkaitan agar dapat dinikmati pada Kawasan tersebut. Untuk atraksi pariwisata masih perlu adanya pengembangan fasilitas penunjang potensi pariwisata pada kawasan ini. Metode penelitian diawali dengan mengumpulkan data lapangan, kemudian melakukan tinjauan Pustaka mengenai daya tarik objek wisata Benteng Kastela. Konsep dasar pada fasilitas ini yang didapatkan adalah “Memoria Heroic dan Nostalgia” dengan konsep pendekatan Memorabilia. Konsep memorabilia diterapkan dengan merencanakan gaya dan karakter visual bangunan. Konsep ini diharapkan dapat memaknai lokasi Benteng Kastela sebagai lokasi yang historical dan potensi daya tarik wisatawan. Adapun penerapan konsep memorabilia dalam pengembangan fasilitas penunjang ini berupa gubahan massa, bentuk aktifitas, dan penonjolan gaya arsitektur beserta ciri dan karakter gaya arsitektur tersebut.

Miskiyah; R.A Retno Hastijanti; Darmansjah Tjahja Prakasa

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Terminal Trunojoyo adalah terminal tipe B yang berada di Kabupaten Sampang. Terminal ini mengambil nama dari salah satu pejuang di pulai madura yang bernama Raden Trunojoyo. Fasilitas di dalam terminal sangat mempengaruhi kenyamanan dan keamanan yang di perlukan oleh pengguna terminal, maka dari itu sangat di perlukan fasilitas yang memadai di dalam terminal agar penumpang merasa nyaman dan juga aman saat melakukan aktivitas di dalam terminal. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui kondisi, fasilitas dan permasalahan yang ada di dalam terminal. Metode dalam penelitian ini memiliki beberapa tahap antara lain tahap persiapan yang berupa pengamatan terhadap lingkungan di terminal trunojoyo. Data pada tahapan ini akan di gunakan untuk bahan pada tahapan analisis dan tahap kesimpulan yaitu kesimpulan yang akan di jadikan acuan untuk pengelolaan fasilitas di terminal.