Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2121-2140 of 2,400

Analytics

Wowor, Hana Aviela Fedria; Putri, Kinkin Yuliaty Subarsa

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui efetktif atau tidakkah komunikasi dalam perkuliahan online pada mahasiswa Manokwari. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan populasi mahasiswa di Manokwari. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah non-probability sampling jenis purposive sampling yang mana sampel yang dicari adalah mahasiswa di Manokwari yang sedang menjalani perkuliahan secara daring atau online. Pengumpulan data yang dilakukan berupa survei dengan cara membagikan kuesioner berisi pertanyaan dengan skala Likert. Data yang diperoleh diolah menggunakan SPSS, disajikan dalam bentuk tabel dan diagram, dianalisis, dan ditarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah komunikasi dalam perkuliahan online mahasiswa Manokwari berjalan cukup efektif dan perkuliahan online berjalan dengan baik. Dalam kelancaran proses belajar online perlu adanya metode yang menarik, jadwal tetap, memiliki bahan belajar, ada ruang diskusi, dan tugas. Komunikasi yang efektif juga menjadi pendukung jalannya proses belajar yang lancar. Efektivitas komunikasi dinilai dari proses penyampaian informasi atau materi pembelajaran oleh dosen dan pemahaman mahasiswa, serta adanya interaksi yang baik, seperti tanya-jawab atau diskusi antara dosen dan mahasiswa.

Supena, Asep; Iskandar, Rossi

Jurnal Komunikasi Pendidikan 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana layanan pendidikan inklusi anak berkebutuhan khsuus tunarungu di Sekolah Luar Biasa Negeri Ciamis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukan Anak tunarungu memiliki hambatan dalam pendengaran akibatnya tunarungu kesulitan dalam berbicara. Anak tunarungu memaksimalkan indera penglihatannya sebagai jalan penyempurna dari kurangnya indera pendengaran. Mereka memiliki gerakan mata yang cepat, agak beringas. Sisa pendengaran anak tuna rungu dapat dilatih dengan latihan Bina Persepsi Bunyi dan Irama, anak tuna rungu juga dapat melatih otot-otot berbicaranya sehingga dapat berkomunikasi seperti anak normal lainnya. Pengembangan komunikasi persepsi bunyi dan irama merupakan program khusus yang dilakukan sekolah SLBN Ciamis untuk melatih kemampuan anak tunarungu di sekolah. Namun pada saat pandemic covid-19 orang tua menjadi pendamping khusus sekaligus sebagai guru selama dirumah untuk melatih berbicara anaknya menggunakan bahasa sehari hari selain dibantu melalui alat bantu mendengar yang dipandu oleh guru nya. 

Mohammad Debby Rizani; Teguh Imam Rahayu; Indra Permana

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah   yang   ditimbulkan   dengan   budidaya   ikan   lele   adalah      bagaimana mengatasi limbah lele yang semakin meresahkan masyarakat dan membuat kotor lingkungan serta mengganggu kesehatan masyarakat secara umum dan menjadi pemicu timbulnya banjir sebagai akibat pembuangan limbah yang dialirkan di saluran air yang menimbulkan sedimentasi. Tujuannya adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan sanitasi saluran air yang  dilakukan oleh Pemerintah Desa Wonosari. Upaya yang dilakukan pemerintah desa untuk menanggulangi dan mungurai permasalahan yang ada, maka diterbitkanlah Peraturan Kepala Desa Wonosari Nomor 3 tentang Sanitasi Saluran Air, untuk mengatasi permasalahan- permasalahan yang ada. Berdasarkan pembahasan   dapat disimpulkan bahwa Implementasi Peraturan Desa Nomor 3 Tahun 2019 Tentang Sanitasi saluran air Di Desa Wonosari belum berjalan dengan baik dan optimal, yang dapat diamati dengan fenomena Sumber daya, masyarakat pelaku usaha belum sepenuhnya memahami  sanitasi  dan  terutama  pihak  pemerintah  desa  belum  banyak  yang mendapat pelatihan pengolahan limbah, Anggaran juga minim. Karakteristik pelaksana, masih kurangnya kesadaran pada warga yang terkait dalam pembentukan Perkades. Sikap   pelaksana, kekurangsiapan pelaksana dalam memberikan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya sanitasi lingkungan, khususnya pembudidaya. Komunikasi antar organisasi dan aktivitas pelaksana, dilihat  dari  aspek  sikap  (disposition)  dalam  variabel  ini  masih  terkait  dengan adanya  kelompok  kepentingan  yang  pro  dan  kontra  terhadap  peraturan  kepala desa ini. Lingkungan ekonomi, sosial dan politik, peraturan kepala desa tentang sanitasi saluran air perlu mendapatkan dukungan dari semua elemen masyarakat, sebagai lingkungan ekonomi produktif dengan nuansa ramah lingkungan.

Munawar Noor; Jayus Jayus

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Masalah dalam penelitian ini adalah 1). Bagaimana Pola Penyusunan Rencana RPJMD Provinsi Jawa Tengah, 2). Bagaimana pencapaian target RPJMD dan Renstra SKPD serta RKPD dan Renja SKPD di Provinsi Jawa Tengah. Lokus Penelitian pada 3 Instansi di ProvinsiJawa Tengah. yaitu Bappeda, Dinas Pendidikan dan Dinas Bina Marga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis sesuai dengan tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan peristiwa sosial kemasyarakatan untuk mengungkapkan peristiwa-peristiwa riil di lapangan dan mengungkapkan nilai-nilai yang tersembunyi (hidden value), lebih peka terhadap informasi-informasi yang bersifat deskriptif dan berusaha mempertahankan keutuhan obyek yang diteliti. Metode pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi.pada Bappeda, Dinas Pendidikan dan Dinas Bina Marga sebagai unit analisis yang dipilih secara purposive (sengaja). Kesimpulan hasil penelitian : postur RKPD  tahun 2016  untuk mencapai Visi dan Misi RPJMD 2013-1018 perlu diformulasikan ulang guna  menjaga keselarasan kebijakan RKPD dengan Kebijakan RPJMD Tahun 2013-2018, sehingga kegiatan pengendalian, monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan RKPD sangat penting untuk dilakukan.

Aghus Jamaludin Kharis; Ary Dwi Anjarini; Aria Mulyapradana; Aria Elshifa

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penataan ruang kantor menjadi suatu kebutuhan dari perkantoran saat in, fungsi tata ruang kantor memberikan nilai tambah bagi kelangsungan dalam aktifitas perusahaan yang mampu menjadikan kinerja dan produktivitas yang dihasilkanpun akan sesuai dengan yang diharapkan oleh perusahaan. CV Andromeda Multi Sarana merupakan perusahaan baru dan berkembang dalam penanganan tata ruang kantor  masih tergolong sederhana  dan  terlihat masih banyak  yang harus  diperbaikin  serta kinerja karyawan yang belum optimal sehingga berdampak pada produktivitas kerja yang dihasilkan oleh karyawannya. Secara tidak langsung tujuan perusahaan belum dapat tercapai sesuai dengan keinginan perusahaan. Riset ini untuk mengetahui pengaruh penataan ruang kantor dan kinerja karyawan terhadap produktivitas kerja karyawan pada CV Andromeda Multi Sarana. Riset ini menggunakan metode kuantitatif dengan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji t dan f serta analisis regresi. Analisa di riset ini menggunakan program SPSS. Hasil riset ini yakni terdapat pengaruh antara tata letak kantor dengan produktivitas kerja karyawan sebesar t=3,841 dan sig. 0,000 dan ada pengaruh antara kinerja karyawan dengan produktivitas kerja karyawan sebesar t=3,507 dan sig. 0,001. Agar maksimal dalam produktivitas karyawan maka perusahaan perlu memperhatikan standar penempatan jumlah karyawan dengan luas ruang kerja dan kesesuaian jenis pekerjaan serta kerjasama dalam bekerja.

Christine Diah Wahyuningsih

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Covid-19 tidak menghentikan langkah langkah warga Kota Semarang dalam memilih calon pemimpin mereka dimasa yang akan datang. Meskipun banyak ahli yang menyangsikan pelaksanaan pilkada, bahkan beberapa kajian sebelumnya diprediksi akan menimbulkan kegaduhan, dianggap tidak demokratis dan mengorbankan kesehatan, namun asumsi itu patah dengan melihat angka partisipasi dalam pilkada yang menigkat dibandingkan pilkada sebelumnya. Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 6 tahun 2020 tentang Tahapan- Tahapan Pencoblosan dan Pemungutan Suara dengan Menerapkan Protokol Kesehatan pada Pilkada 2020 telah memberikan solusi menjawab banyak kekawatiran  akan  meluasnya  penyebaran  covid-19  ini.  Pertanyaan  mendasar dalam penelitian ini adalah bagaiamana tingkat partispasi warga dalam pilkada di tengah pandemic covid-19. Tujuannya untuk mengekplorasi tingkat partisipasi masyarakat dan factor yang mendukung atau menghambatnya. Hasilnya menakjubkan. Seacra nasional tingkat partisipasi mencapai 76,13 persen, Provinsi Jawa Tengah mencapai 74,34 dan Kota Semarang 68, 62 persen. Beberapa factor yang mempengaruhi tingkat partisipasi ini adalah kesadaran masyarakat yang semakin baik, penyelenggaraan pilkada yang menjamin aman dan jauh dari peneluranan, serta partispasi pemilih pemula yang muali bergerak untuk memajukan daerahnya.

Maya W. Pramesti; Dyah Kusumawati

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pemerintah memerlukan kemitraan untuk memenuhi tugas dan kewajiban dalam melaksanakan pelayanan publik, tak terkecuali pelayanan kesehatan. Kemitraan dengan Fasilitas Kesehatan Swasta merupakan upaya BPJS Kesehatan dalam memenuhi  tugas  dan  kewajiban  melaksanakan  pelayanan  kesehatan  publik. Dalam urusan publik, penting menerapkan good governance, termasuk dalam kemitraan. Tujuan penelitian menganalisis penerapan good governance serta mengetahui faktor pendorong dan penghambat dalam kemitraan guna memberikan pelayanan kesehatan di Kota Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data dikumpulkan melalui teknik wawancara, observasi dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis dengan teknis analisis data Miles dan Heberman serta uji trangulasi sumber digunakan untuk memverifikasi dan memvalidasi data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan good governance dalam kemitraan guna memberikan pelayanan kesehatan di Kota Semarang telah dilaksanakan. Meski   demikian,   terdapat   beberapa   prinsip   good   governance   yang   belum terlaksana  secara  optimal,  diantaranya  daya  tanggap  (responsiveness), berorientasi konsensus (consensus orientation), dan berkeadilan / keseimbangan (equity). Faktor pendorong penerapan good governance adalah keterbukaan informasi dan transparasi, upaya saling memahami (mutual undestanding) dan saling menyesuaikan (mutual adjustment) serta komitmen kemitraan yang kuat dan mengikat. Faktor penghambatnya adalah perbedaan perspektif antar sektor dan tidak adanya konsesnsus dalam kemitraan.

Gunarto Gunarto; Harsoyo Harsoyo

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS bukan pekerjaan sederhana, dan mudah. Meningkatnya kasus yang terus menerus setiap kasus adalah jawaban dari persoalan yang dihadapi oleh semua bangsa di dunia ini. KAbupaten Semarang merupakan salah satu dari tujuh kabupaten di Jawa Tengah yang memiliki persebaran kasus yang tinggi. Permasalahan yang ditemui atas meningkatnya kasus HIV/AIDS ini cukup beragam, baik dari factor internal maupun eksternal. Undang-undang Kesehatan telah memberikan rambu-rambu untuk upaya kesehatan bagi masyarakat. Pemerintah dan Pemerintah Kabupaten Semarang telah melakukan upaya menterjemahkan secara spesifik dan operasional. Peraturan Daerah Kabupaten Semarang Nomor 3 Tahun 2010 adalah bukti upaya implementasi dalam pencegahan dan penaggulangan HIV/AIDS. Tujuan penelitian ini untuk menggambarkanupaya implementasi kebijakan public dari Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2010. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi telah berjalan dengan baik, namun belum optimal. FAktor-faktor yang mempengaruhi adalah  selain kondisi internal berkaitan dengan penelusuran kasus dan pembiayaan, yang paling dominan justru dari kondisi eksternal. Kondisi eksternal ini menyangkut kesadaran melaporakan kasus, kesadaran menggunakan kondom, persebaran yang sulit terdeteksi, juga termasuk penutupan lokalisasi dari berbagai daerah sekitar. Partisipasi ODHA juga menjadi factor yang harus mendapat perhatian dari pemerintah, pemerintah daerah dan LSM pendamping ODHA

Noviana Noviana; Munawar Noor

Public Service And Governance Journal 2021 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan peneltian untuk mendeskripsikan dan menganalisis proses implementasi, faktor pendukung dan penghambat pelayanan pengujian kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Semarang. Pendekatan kualitatif sebagai dasar unuk mendeskripsikan dan menganalisis pelayanan pengujian kendaraan bermotor dan faktor pendukung dan pendukung implementasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pelayanan kendaraan bermotor di Dinas Perhubungan Kota Semarang secara umum relative baik berdasarkan analisis variabel komunikasi, sumber daya,disposisi, struktur birokrasi, Faktor  pendukung  kir  kendaraan  bermotor   diantaranya  kecukupan   SDM,  alat  uji  kendaraan. kendaraan operasional dan sistem pelayanan online (daring). Sedangkan faktor diantaranya kualitas SDM sekitar 20% berpendidikan Sd dan SMP dan berumur diatas 50 tahun sehingga kurang taktis dalam pelayanan, terbatasnya   sosialisasi ke masyarakat terkait sistem online (melalui e-KIR, serta BLU-e),  dan  juga  tidak  sebandingnya antara  jumlah  populasi  kendaraan yang  selalu  bertambah dengan SDM yang menangani kir kendaraan bermotor.

Setyawan, Syafiq Alan; Savira, Sarah; Sabrina, Tosca Inas; Khairunnisa, Fairuz; Suryanda, Ade +2 more

JOURNAL OF BIOLOGY LEARNING 2021 Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi penuntun praktikum biologi pada materi ekosistem dan interaksi dalam ekosistem. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan pendekatan kuantitatif. Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan 4-D Thiagarajan yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Produk hasil pengembangan telah diuji melalui proses validasi yang dilakukan oleh dua orang ahli. Validator pertama merupakan lulusan S2 Pendidikan Biologi dan validator kedua merupakan Guru Biologi di Sekolah Menengah Atas Negeri. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner validasi. Data penelitian berupa nilai validitas berdasarkan kriteria kevalidan. Terdapat 3 aspek yang dinilai, yaitu aspek kebahasaan, penyajian dan tampilan.Hasil dari validasi memperoleh kriteria kevalidan pada aspek kebahasaan sebesar 4,5 (sangat valid), aspek penyajian sebesar 4,2 (sangat valid) dan aspek tampilan sebesar 4,4 (sangat valid). Hasil validasi dari ketiga aspek tersebut menunjukkan bahwa pengembangan penuntun praktikum pada materi ekosistem dan interaksi di dalam ekosistem layak untuk digunakan.

Hartoyo Soehari

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Motivasi dan moral individu kayawan sangat memengaruhi kualitas perilakunya. Dalam kehidupan organisasi, perilaku individu tersebut berperan dalam membentuk perilaku kelompok dan perilaku organisasi dalam upaya mencapai tujuan. Untuk mengambil langkah perbaikan organisasi, pimpinan perlu mengetahui tingkat kualitas moral dan motivasi kerja karyawannya. Untuk keperluan ini, Herzberg telah membuat alat ukurnya berupa  76 pernyataan sederhana yang mudah dijawab oleh pendapat karyawan, yaitu setuju atau tidak setuju pada semua pernyataan itu. Ke 76 pernyataan itu dibagi ke dalam 2 grup, 27 pernyataan terkait moral, dan 49 sisanya untuk motivasi. Hasil jawaban  diolah menjadi nilai angka prosentase, yang kemudian dialihan menjadi bentuk skala kualitas motivasi, yaitu sangat baik, baik, cukup, kuraang, dan tidak baik. Kualifikasi ini menjadi dasar bagi pimpinan untuk mengambil langkah perbaikan organisasi dalam mencapai sukses untuk kesejahteraan karyawan.

Agus Susanti

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Babershop by Ponco merupakan usaha dalam bidang menjual jasa potong rambut. Babershop by Ponco berdiri  sejak tahun 2003, berada di Perumahan Pondok Raden Patah Blok C I No. 1 – 2 RT. 04 RW. 03 Sayung Demak. Pemiliknya bernama Bapak Ponco Novian Mustoro, S.E., M.M. Persaingan dunia usaha semakin ketat, maka pelaku usaha harus bisa mempertahankan usaha dan dituntut untuk dapat menghadapi persaingan, dengan mengembangkan usaha supaya lebih maju dan lebih besar. Dalam menghadapi persaingan dan mengembangkan usaha dibutuhkan strategi untuk pengembangan usaha. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengelolaan usaha Babershop by Ponco, mendeskripsikan keadaan lingkungan internal (kelebihan, kelemahan) dan eksternal (peluang, ancaman) Babershop by Ponco, menganalisis strategi pengembangan yang dapat diterapkan pada usaha Babershop by Ponco. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data yang di gunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi.

Arini Novandalina; Titik Rianawati

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa Pengaruh kehandalan (X1) dan ketanggapan (X2), jaminan (X3), Kepedulian (X4), Bukti fisik (X5) terhadap Loyalitas nasabah pada KSP Artha Buwana Gembong. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan RSU William Booth Semarang. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner dan studi dokumentasi. Metode analsis data meenggunakan metode deskriptif dan metode kuantitaif yaitu dengan Analisis Regresi Linear Berganda yang digunakan untuk mengukur pengaruh persepsi nasabah mengenai kualitas pelayanan terhadap loyalitas nasabah simpan pinjam di KSP Artha Buwana Gembong. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel kehandalan (X1), ketanggapan (X2), jaminan (X3) dan kepedulian (X4) dan bukti fisik (X5). secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah (Y) KSP Artha Buwana Gembong. Berdasarkan hasil uji signifikan secara parsial yang dominan mempengaruhi loyalitas nasabah (Y) KSP Artha Buwana Gembong adalah variabel kehandalan dengan nilai t-hitung lebih besar dari variabel yang lainya. Dari hasil analisis koefisien determinasi diperoleh nilai R Square (R2) sebesar 0,530 hal ini berarti 53,0% variabel kinerja dapat dijelaskan oleh variabel kehandalan (X1), ketanggapan (X2), jaminan (X3) dan kepedulian (X4) dan bukti fisik (X5), sedangkan sisanya sebesar 47,0% dapat dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sebaiknya pihak ksp agar lebih memperhatikan variabel kehandalan dimana hal ini sangat berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas nasabah. Sebaiknya pihak HRD tidak melupakan variabel lainya yang juga nanti akan berpengaruh juga terhadap pelayanan nasabah dan efort jangka panjang nya juga akan berpengaruh secara siginifikan terhadap loyalitas konsumen.

Edo Ilhamanuddin

Jurnal Visi Manajemen 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh produk Restoran Noble Court, melaui analisis SWOT tadi akan ditentukan strategi mana yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan produk di Restoran Noble Court. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Model penelitian yang digunakan yakni dengan metode Wawancara mendalam, Observasi dan studi kepustakaan yang dilakukan secara sistematik berdasarkan tujuan penelitian. Peneliti mewawancarai Manajer, superviser, executive chef dan captain waiter Restoran Noble Court, 2 Orang pengamat bisnis restoran, dan 5 tamu Restoran Noble Court. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang dimiliki oleh produk Restoran Noble Court, serta menentukan strategi produk mana yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan di Restoran Noble Court. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi WO (Weakness Opportunity) dirasa paling tepat dan efektif dalam upaya peningkatan penjualan di Restoran Noble Court.

Nurul Sugiarti Syam; Syamsuryanita Syamsuryanita; Nurul Ikawati

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2021 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Perkembangan merupakan perubahan yang terjadi pada diri individu dengan bertambahnya kemampuan dan fungsi tubuh dari yang sederhana ke yang lebih kompleks, sebagai hasil dari proses pematangan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Peningkatan Motorik Kasar Pada Bayi Usia 3-6 Bulan di BPM Suriyanti, S.ST Makassar. Desain Penelitian ini adalah eksperimen metode Pre Test-Post Test Control Group Design, populasi penelitian ini berjumlah 100 bayi di BPM Suriyanti, S.ST Makassar dan sampel berjumlah 30 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 15 orang (50%) yang mendapatkan pijat bayi, terdapat 14 bayi (93,3%) yang motorik kasanya meningkat dan 1 bayi (6,7 %) yang tidak meningkat. Sedangkan yang tidak di lakukan pijat bayi sebanyak 15 bayi (50%), terdapat 2 orang motorik kasarnya meningkat (13,3%) dan 13 bayi (86,7%) yang tidak meningkat. Dengan menggunakan uji Mann-Whitney dan wilcokxon, menunjukkan bahwa setelah diuji wilcoxon nilai ? Value pretest-posttest dari kelompok perlakuan adalah 0,000 (<0,05), sedangkan nilai ? Value pretes-posttest pada kelompok kontrol 0.039 (<0,05). Sedangkan setelah diuji Mann whitney didapatkan hasil ? = 0,000 (<0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa ?<?, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. yang artinya ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan motoric kasar pada bayi usia 3-6 bulan

Ayu Nurul Aini

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahwa faktor tersebut merupakan Faktor Yang Mendorong Tamu Dalam Melakukan Reservasi Hotel Secara Online di MG Suite Hotel Semarang. Dan untuk mengetahui Variabel mana yang lebih dominan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif. Model penelitian yang digunakan yakni dengan metode Wawancara mendalam, Observasi dan studi kepustakaan yang dilakukan secara sistematik berdasarkan tujuan penelitian. Peneliti mewawancarai E-Commerce Manager MG Suite Hotel Semarang, Marketing & Business Development Online Travel Agent, dan 10 tamu MG Suite Hotel. Wawancara dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai Faktor yang mendorong tamu dalam melakukan reservasi hotel secara online di MG Suite Hotel Semarang. Hasil penelitian menunjukan bahwa variabel yang dominan adalah harga, macam produk, pembayaran, hubungan pelanggan, dan citra.

Irawan, Feri

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah: 1). untuk menganalisis partisipatif sosial Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia dalam Indeks Pelaporan Sosial Islam 2011-2012; 2). untuk menganalisis kinerja sosial Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia dalam Islamic Reporting Indeks 2011-2012; dan 3) dan untuk menganalisis berbagai kinerja sosial Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia dalam Indeks Pelaporan Sosial Islam 2011-2012. Penelitian tingkat partisipasi sosial menggunakan analisis studi banding.Analisis kinerja sosial menggunakan analisis rasio dan tabel Islamic Social Reporting (ISR).Untuk membedakan kinerja sosial perbankan syariah Indonesia, menngunakan ANOVA satu arah. Analisis tingkat kesepakatan antara tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) perbankan syariah dan analisis kinerja sosial bank Syariah yang tercantum dalam Indeks Pelaporan Sosial Islam.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Pengungkapan informasi Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia yang terkandung dalam Islamic Social Reporting Index 2011-2012 mengungkapkan bahwa tidak ada satu pun dari ketiga objek tersebut yang melakukan sosialnya. Aktivitas sempurna (100%) berdasarkan model indeks ISR; 2) kinerja sosial Bank syar’i Indonesia telah meningkat pada 2011-2012. Bank Syariah Mandiri (BSM) memiliki tingkat kinerja sosial 81,58% pada 2011 dan meningkat menjadi 84,21% pada 2012. Bank Mega Syariah (BMS) memiliki tingkat kinerja sosial 76,32% pada 2011 dan meningkat menjadi 78,95% pada 2012. Bank Muamalat Indonesia (BMI) memiliki tingkat kinerja sosial 86,84% pada 2011 dan meningkat menjadi 89,47% pada 2012; 3) berdasarkan analisis kinerja sosial, terdapat perbedaan signifikan kinerja sosial Bank Syariah Mandiri, Bank Mega Syariah, dan Bank Muamalat Indonesia.

Wijaya, Reza Henning

Abstract Zakat is one of obligation of muslim also in social side and have strategic function. Purpose of this research is to explain and goves konkrit stategy to zakat organization in Indonesia to optimalize productive zakat moreover in social function. Method of this research is qualitative with library literature. Result of this research are zakat organization could be sinergy with sociey especially muslim society and government to create well elaboration to optimalize economy ummah. With new formula in their focus programs that is wish amilin can contribute as well to reach zakat potency in Indonesia.   Keywords: Zakat, Zakat Organization, Strategys.   Abstrak Zakat merupakan suatu bentuk ibadah wajib dan sosial yang memiliki fungsi strategis. Tujuan dari penelitian ini ialah memberikan strategi konkrit kepada amil zakat di Indonesia dalam mengoptimalkan zakat produktif dalam fungsi strategisnya. Metode penelitianini ialah kualitatif dengan studi literatur. Hasil dari penelitian ini ialah amil zakat harus terus mengoptimalkan perannya sebagai lembaga zakat dengan bersinergi dengan masyarakat khususnya umat Islam dan pemerintah sehingga akan menciptakan singergisitas yang baik dalam mengoptimalkan zakat sebagai rencana strategis pembangunan ekonomi umat. Dengan merumuskan dan memformulasikan program-program yang terfokus diharapkan amilin dapat berkontribusi lebih jauh dalam pencapaian potensi zakat di Indonesia.   Kata Kunci: Zakat, Amil Zakat,Strategis.

Kurniawati, Kurniawati

ABSTRAK Sebagai langkah untuk mengoptimalisasi pengumpulan dana ZIS, dibutuhkan sebuah strategi untuk mempermudah donatur dalam menyalurkan dana zakat, infaq, dan sodaqoh. Sebagai sistem pembayaran nontunai yang praktis, Qris dijadikan media pengumpulan dana ZIS oleh BAZNAS Provinsi Bali dalam upaya meningkatkan minat para donatur. Fokus penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah strategi pengumpulan dana ZIS melalui sistem berbayar nontunai Qris dalam meningkatkan minat donatur di BAZNAS Provinsi Bali? (2) Bagaimanakah sistem berbayar nontunai Qris mendukung strategi pengumpulan dana ZIS di BAZNAS Provinsi Bali? (3) Bagaimanakah cara menyelesaikan faktor penghambat dari pengumpulan dana ZIS melalui sistem berbayar nontunai Qris di BAZNAS Provinsi Bali? Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui strategi pengumpulan dana ZIS melalui sistem berbayar nontunai Qris dalam meningkatkan minat donatur di BAZNAS Provinsi Bali, (2) Untuk mengetahui Qris menjadi pendukung strategi pengumpulan dana ZIS di BAZNAS Provinsi Bali, (3) Untuk mengetahui penyelesaian dari faktor penghambat strategi pengumpulan dana ZIS melalui Qris. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan akan dipilih dengan menggunakan teknik purposive. Pengumpulan data yang diperoleh berdasarkan fakta dan data dilapangan. Sumber data ialah sumber data primer dan sekunder melalui teknik pengumpulan data: (1) Observasi, (2) Wawancara, dan (3) Dokumentasi. Untuk menguju validitas keabsahan data: (1) Kekuatan pengamatan, (2) Triangulasi dan, (3) Referensi. Untuk teknik analisa data meliputi: (1) Reduksi data, (2) Penyajian data dan, (3) Simpulan atau verifikasi.. Hasil akhir dari penelitian ini adalah BAZNAS Provinsi Bali dalam menyebarkan Qr Code Qris melalui media offline milik mereka yaitu: Majalah dan brosur. Adapun yang melalui media online mereka lakukan pada: (1) Broadcast Whatsapp; (2) Instagram; (3) dan juga Facebook. Upaya BAZNAS Provinsi Bali dalam meningkatkan minat donatur yaitu dengan cara: (1) Membuat donatur nyaman dengan mendoakan mereka setelah berdonasi; (2) Membangun kepercayaan mereka melalui label BAZNAS sebagai lembaga pemerintah dan melakukan publikasi terhadap pelaporan keuangan mereka. Penulis berharap dengan adanya penelitian ini nantinya bisa menambah pustaka dan sarana pengembangan ilmu pengetahuan.   ABSTRACTAs a step to optimize ZIS fundraising, a strategy is needed to make it easier for muzakki to distribute zakat, infaq, and sodaqoh funds. As a practical non-cash payment sistem, Qris has been used as a medium for collecting ZIS funds by BAZNAS Bali Province in an effort to increase the interest of donors. The fokus of this research is (1) How is the ZIS fundraising strategy through the Qris non-cash paid sistem in increasing the interest of donors in BAZNAS Bali Province? (2) How does the Qris cashless paid sistem support the ZIS fundraising strategy in BAZNAS Bali Province? (3) How how to solve the inhibiting factors of collecting ZIS funds through the Qris non-cash paid sistem at BAZNAS Bali Province? The objectives of this study are (1)To find out the strategy of collecting ZIS funds through the Qris non-cash paid sistem in increasing the interest of donors in BAZNAS Bali Province, (2) To find out Qris is a supporter of the ZIS fundraising strategy at BAZNAS Bali Province, (3) To determine the resolution of the inhibiting factors of the collection strategy ZIS funds via Qris. This research method uses a descriptive method with a qualitative approach. Informants will be selected using a purposive technique. Collecting data obtained based on facts and data in the field. Data sources are primary and secondary data sources through data collection techniques: (1) Observation, (2) Interview, and (3) Documentation. To validate the validity of the data: (1) The power of observation, (2) Triangulation and, (3) Reference. Data analysis techniques include: (1) data reduction, (2) data presentation and (3) conclusion or verification. The final results obtained in this study explain that BAZNAS Bali Province distributes Qr Code Qris through their offline media, namely: magazines and brochures. As for what they do through online media on: (1) Broadcast Whatsapp; (2) Instagram; (3) and also Facebook. The efforts of BAZNAS in Bali Province in increasing the interest of donors are by: (1) Making donors comfortable by praying for them after donating; (2) Build their trust through the BAZNAS label as a government agency and publish their financial reporting. The author hopes that this research will add libraries and tools for developing science.

Arifin, Syamsul; Qosim, Achmad; Khoeron, Khoeron

Penelitian ini dilatar belakangi oleh salah satu fenomena siswa khususnya siswa MTs. Banyak dari mereka masih belum bisa membaca Alquran, maka dari itu guru memiliki peranan untuk meningkatkan kemampuan membaca Alquran siswa. Tujuannya untuk mendiskripsikan penerapan metode Grand MBA pada pembelajaran Alquran dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran siswa di MTs Hidayatullah Denpasar, mendiskripsikan kualitas kemampuan baca Alquran siswa di MTs Hidayatullah Denpasar, mendiskripsikan faktor pendukung dan penghambat penerapan metode Grand MBA di MTs Hidayatullah Denpasar. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan tiga teknik pengumpulan data yaitu: observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: penerapan metode Grand MBA dalam meningkatkan kemampuan membaca Alquran siswa di MTs Hidayatullah dilakukan secara klasikal dan dapat dikategorikan baik, kualitas siswa dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan siswa dalam membaca Alquran dengan baik dan benar. Sedangkan faktor pendukung diantaranya: kualitas guru yang baik sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya kesadaran siswa dalam mengikuti pengajaran Alquran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan tambahan pengetahuan dan masukan bagi pengelola lembaga pendidikan yang beorientasi terhadap pembelajaran Alquran.