Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 2041-2060 of 2,299

Analytics

Warlan, Adelia Chrismayanti; Priyatiningsih, Katharina; Ramadhan, Gilang

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

BPDAS Citarum-Ciliwung adalah salah satu instansi pemerintahan dibawah Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang memiliki tugas pokok dan fungsi menyajikan informasi mengenai perencanaan pengelolaan DAS, pengembangan kelembagaan dan kemitraan pengelolaan DAS maupun pemantauan dan evaluasi pengelolaan DAS.  Kegiatan pengelolaan DAS dilakukan melalui aplikasi SIMDAS yang dikelola oleh Seksi Evaluasi Pengelolaan DAS. Objek dalam artikel ini adalah kinerja SIMDAS terhadap kegiatan pengelolaan aset DAS di BPDAS Citarum-Ciliwung. Pada proses pengelolaan DAS terdapat permasalahan dalam penggunaan sistem yang diterapkan. SIMDAS belum terintegrasi dan masih berbasis offline sehingga tingkat fleksibilitas dan efisiensinya cukup rendah, informasi yang tersaji belum cepat dan akurat, penggunaan aplikasi sulit dimengerti oleh orang awam, dan keterbatasan pengguna dalam mengakses aplikasi, sehingga diperlukan evaluasi pada kinerja SIMDAS tersebut menggunakan Integrated Information Systems Success. Tujuan dari studi kasus ini adalah mengidentifikasi masalah kinerja SIMDAS terhadap pengelolaan aset DAS kemudian mengajukan rekomendasi rancangan alternatif solusi untuk mengatasi masalah kinerja aset SIMDAS tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode penelitian deskriptif khususnya deskriptif ekspalatori dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian studi kasus ini yakni wawancara, observasi ilmiah, kuesioner, dan studi dokumentasi. Hasil dari studi kasus ini adalah rekomendasi perancangan SIMDAS di BPDAS Citarum-Ciliwung.

Azmiyati Mutoharoh; Wahidin Wahidin; Yulia Feriska; Muhammad Taufiq

Jurnal Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Ruas jalan pada Kabupaten Brebes merupakan jalan Kabupaten yang menghubungkan dua ibu kota kecamatan yaitu Kecamatan Kersana dan Kecamatan Tanjung. Seiring berkembang dunia industri dan dunia usaha di dua kecamatan terseebut, berakibat semakin bertambah volume kendaraan di ruas jalan Tanjung – Kersana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dimensi, jenis dan tingkat kerusakan pada ruas jalan tersebut. Penelitian dilakukan dengan cara survei untuk mendapatkan data primer, untuk dapat dijadikan acuan untuk penanganan pemeliharaan jalan. Metode yang digunakan adalah metode PCI (pavement condition index). Pada ruas jalan Tanjung – Kersana STA 0+000 s.d. 6+000 didapatkan jenis kerusakan retak kulit buaya, retak tepi, lubang, tambalan dengan nilai PCI = 75 yang termasuk kategori sangat baik (very good). Haal ini dalam metode bina marga, masuk dalam kategori pemeliharaan rutin. Penanganan yang dilakukan berupa pengaspalan (P2), mengisi retakan (P4), penambalan lubang (P5). Jalan tersebut harus segera dilakukan perbaikan agar kerusakan tidak semakin parah.

Pratama, Andri Adi; Lathifah, Indi Laila; Desmawan, Deris

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Abstrak. Investasi dapat mempengaruhi tingkat kemiskinan di suatu negara, investasi juga sebagai salah satu komponen terpenting dari pembangunan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dampak yang ditimbulkan dari investasi terhadap tingkat kemiskinan di provinsi Banten. Data penelitian ini bersifat time series dimana data ini bersumber pada BPS. Penelitian ini, yang dilakukan dengan metode analisis regresi sederhana. Penanaman modal dalam negeri sebagai variabel independen dan tingkat kemiskinan sebagai variabel dependen. Berdasarkan hasil penelitian, angka kemiskinan di Provinsi Banten dipengaruhi secara signifikan oleh variabel PMDN. Akibatnya, angka kemiskinan di Provinsi Banten akan turun sebagai akibat dari realisasi PMDN ini.

G.A.A, Adiari,; NLP.S, Yudhawati,; Muryani, N.M, Sri

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Anxiety in female residents is a concern experienced by the target citizens during their prison term.The impact of prolonged anxiety leads to mental disorders. Anxiety in female assisted citizens can be experienced by all the target citizens who are in prison, research conducted earlier in 2020 obtained 55.9% of female target citizens experience mild anxiety.  This study aims to find out the Picture of Anxiety Level in Women's Assisted Citizens in The Women's Society Class IIA Denpasar.   Method: Type of quantitative research with Cross Sectional approach. sampling with purposive sampling techniques with 115 respondents.   Results : Research conducted to 115 inmates at the Class IIA Denpasar Women's Society About anxiety levels classified as mild anxiety as many as 51 respondents (44.3%), based on adult age (26-45) as many as 75 respondents (65,65.3%), based on adult age (26-45) as many as 75 respondents (65,65 2%), based on the case of most narcotics as many as 97 respondents (84.3%), based on the length of time in prison that is 1-4 years as many as 53 respondents (46.1%), based on the last education of most high schools as many as 62 respondents (53, 9%) and marital status were mostly unmarried as many as 43 respondents (37.45%).   Conclusion: The level of anxiety of women-assisted citizens in the Class IIA Denpasar Women's Society is mild    

I,B, Manuaba,; Dewi, N.S, Asri; K, Artawan,

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Many parents let their children play gadgets for hours on the pretext that their children are not fussy, but in reality parents do not understand that excessive use of gadgets can have a negative impact on children. This study use a descriptive research design. The number of samples is 88 parents with preschool children from 100 population. Sampling use purposive sampling technique and the instrument of this study use an online questionnaire through google form that consist of ten statements. Data analysis use SPSS 2019 for window. It is emphasized that most of people's knowledge about the use of gedget in preschool children in Mambal Badung village is good with a total of 60 people or 68.2%. Most of the parents' knowledge about the use of gedget in preschool children in  Mambal Village Badung is good. Recommendations for parents to supervise when children play gadgets.  

Valentina Marpaung; Anselmus Joko P; Andarweni Astuti

Adanya kebijakan stay at home memaksa keluarga kristiani untuk melakukan kegiatan keagamaan dari rumah seperti beribadah di rumah, melakukan kegiatan rohani, memberikan ajaran agama katolik pada anak, mengajarkan moral dasar pada anak. Persoalan yang muncul sejauh mana tingkat kesadaran keluarga katolik menyadari perannya sebagai Ecclesia Domestica dalam memberikan pendidikan moral dan agama pada anak, bagaimana aktivitas keluarga katolik melaksanakan pendidikan moral dan agama pada anak di masa pandemi, dan hambatan bagi orangtua dalam menerapkan pendidikan agama dan moral di masa pandemi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Deskriptif, 15 KK Stasi St. Benedictus TSE. Teknik pengumpulan data menggunakan  metode koesioner, wawancara, dokumentasi. Tingkat kesadaran keluarga katolik sebagai Ecclesia domestica memberikan pendidikan agama dan moral pada anak memperoleh angka 71%, aktivitas keluarga katolik dimasa pandemi memperoleh angka 70%, hambatan yang dihadapi orangtua dalam mendidik moral dan agama anak memperoleh angka 68%. Hasil menunjukan bahwa peran Ecclesia domestica yang dikatakan sebagai Gereja Rumah Tangga untuk mendidik moral dan agama anak sudah cukup baik. Hasil wawancara dari ketiga variabel  menyatakan tingkat kesadaran  keluarga katolik didukung dengan adanya keterbukaan terhadap anggota keluarga. Aktifitas yang dilakukan dalam selama masa pandemi dengan mengajarkan nilai moral dasar, dan melakukan kegiatan rohani. Beberapa hambatan yang dialami keluarga katolik tidak bisa membagi waktu dan faktor lingkungan.

Valentina Marpaung; Anselmus Joko P; Andarweni Astuti

Adanya kebijakan stay at home memaksa keluarga kristiani untuk melakukan kegiatan keagamaan dari rumah seperti beribadah di rumah, melakukan kegiatan rohani, memberikan ajaran agama katolik pada anak, mengajarkan moral dasar pada anak. Persoalan yang muncul sejauh mana tingkat kesadaran keluarga katolik menyadari perannya sebagai Ecclesia Domestica dalam memberikan pendidikan moral dan agama pada anak, bagaimana aktivitas keluarga katolik melaksanakan pendidikan moral dan agama pada anak di masa pandemi, dan hambatan bagi orangtua dalam menerapkan pendidikan agama dan moral di masa pandemi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif Deskriptif, 15 KK Stasi St. Benedictus TSE. Teknik pengumpulan data menggunakan  metode koesioner, wawancara, dokumentasi. Tingkat kesadaran keluarga katolik sebagai Ecclesia domestica memberikan pendidikan agama dan moral pada anak memperoleh angka 71%, aktivitas keluarga katolik dimasa pandemi memperoleh angka 70%, hambatan yang dihadapi orangtua dalam mendidik moral dan agama anak memperoleh angka 68%. Hasil menunjukan bahwa peran Ecclesia domestica yang dikatakan sebagai Gereja Rumah Tangga untuk mendidik moral dan agama anak sudah cukup baik. Hasil wawancara dari ketiga variabel  menyatakan tingkat kesadaran  keluarga katolik didukung dengan adanya keterbukaan terhadap anggota keluarga. Aktifitas yang dilakukan dalam selama masa pandemi dengan mengajarkan nilai moral dasar, dan melakukan kegiatan rohani. Beberapa hambatan yang dialami keluarga katolik tidak bisa membagi waktu dan faktor lingkungan.

Dewi Nurmayangsari, Ratu; Nur Fadilla, Shalma; Desmawan, Deris

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

Community welfare is an indicator of developme t goals. In its implementation, economic development will be faced with various problems that can hinder the success of such development. One of the complex problems related to the prosperity of the population is poverty. High poverty can have an impact on the emergence of various other social problems. It is difficult to know the exact cause and how effective control is to reduce poverty in Pandeglang Regency. The use of analytical tools in this study was carried out to identify and determine specific problems as a factor in the occurrence of poverty in Pandeglang Regency. In addition, this analysis method will contain information about events that must be considered in the scope of poverty alleviation that occurred in Pandeglang district. The final part of this journal discusses the design of poverty control procedures in Pandeglang Regency in approximately five years. Finally, it is hoped that the final results of this research will be very important to prevent poverty in Pandeglang Regency. 

Era Purike; Astriana Baiti; Nur Azizah

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Saat ini pengguna internet dan media sosial di Indonesia tumbuh pesat. Jumlah pengguna aktif media sosial di Indonesia sebanyak 191 juta orang pada Januari 2022. Pemerintah Indonesia juga memanfaatkan media daring untuk mensosialisasikan beberapa kebijakan publik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perubahan sikap dari para pengguna media sosial terhadap komunikasi yang dilakukan oleh pemerintah melalui kanal media daring milik pemerintah maupun kanal berita media daring. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menyebarkan kuesioner penetlitian kepada pengguna media sosial yang berusia 17-60 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47,7% responden menyatakan informasi yang diberikan oleh pemerintah kadang-kadang memberikan perubahan sikap, sementara 36,4% responden menyatakan bahwa informasi yang disampaikan membawa perubahan sikap pada diri mereka, dan 15,9% menyatakan informasi yang disampaikan tidak merubah sikap apapun bagi mereka. Hal yang menarik lainnya adalah 91,4% responden menyatakan bahwa mereka mengikuti komunikasi politik pemerintah yang dibagikan di media daring maupun media sosial. Sedangkan sisanya (8,6%) menyatakan bahwa mereka tidak mengikuti informasi terkait kebijakan pemerintah yang dibagikan di media daring maupun media sosial. Namun responden menilai bahwa pemerintah belum dapat memaksimalkan komunikasi politik melalui media sosial yang dimiliki oleh pemerintah, dimana bahasa penyampaian informasi yang digunakan kurang sesuai dengan tingkat literasi pengguna media sosial, informasi yang disampaikan kurang menarik dan kurang informatif bagi pengguna media sosial, kurangnya unsur edukasi di informasi yang disampaikan oleh pemerintah dan minimnya saluran penyampain keluhan di media daring atau media sosial yang dimiliki oleh pemerintah.  Oleh karena itu, diperlukan adanya evaluasi dari pemerintah untuk membenahi komunikasi yang dilakukan melalui media daring dan media sosial milik pemerintah.

Setyohadi Pratomo; Kertati, Indra; Harsoyo

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Akta kelahiran adalah hak anak dalam mendapatkan identitas hukum. Pemenuhan atas hak anak dalam mendapatkan akta kelahiran merupakan kewajiban bagi pemerintah daerah untuk dapat merealisasikannya. BPS Kota Semarang mencatat jumlah penduduk usia 0-19 tahun sebanyak 127.834 jiwa. Diantra jumlah tersebut terdapat usia 0-18 tahun termasuk dalam kategori anak. Undang-undang nomor 35 btahun 2014 merumuskan anak adalah penduduk usia 0-18 tahun. Persentase kepemilikan Akta Kelahiran Kota Semarang pada tahun 2021 sebesar 80,44 persen. Jumlah ini jika menilik dari target nasional sebera 80 persen telah memenuhi syarat. Jika dilihat dari sebaran berdasarkan kecamatan, terdapat 7 kecamatan yang  kepemilikan akta kelahiran berada di bawah rata-rata yaitu Kecamatan Semarang Utara, Gayamsari, Pedurungan, Semarang Selatan, Gungungpati dan Tugu. Upaya meningkatkan cakupan persentase ini dilakukan dengan melibatkan organisasi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Tingkat Kecamatan. Peran organisasi ini cukup vital karena memiliki unit organisasi terkecil hingga Rukun Tetangga (RT). Permasalahan yang masih dihadapi oleh masyarakat dalam pengurusan akta kelahiran ini menyangkut budaya. Pengurusan biasanya dilakukan setelah puput pusar yaitu 40 hari sejak dilahirkan, padahal pemerintah daerah sudah mempermudah layanan hingga one day service. Tujuan pemberdayaan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pengurus PKK dalam meningkatkan cakupan akta kelahiran anak.

Chantika Putri Restiani; Siti Rahma; Deris Desmawan

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2022 FEB Universitas Maritim Semarang

The purpose of this study is to ascertain whether the population growth rate and unemployment rate have an impact on the poverty rate in West Java. Population growth and the unemployment rate are the independent variables, followed by the poverty rate as the dependent variable. The time series data used in this study include the years 2019 through 21. Multiple regression using SPSS 25.0 is the analytical approach employed. Where the regression equation, Y = 41,491 + 9,385 X1 + 14,239 X2, is discovered. This demonstrates that the poverty rate in the province of West Java has a unidirectional relationship with both the unemployment rate and population growth. The T test results showed that there was no relationship between West Java's poverty level and the unemployment rate. Additionally, the West Javan poverty rate is unaffected by the population growth variable. The F test indicates that the independent factors collectively have an impact on the dependent variable. The poverty rate is affected by the unemployment rate and population growth to the tune of 7.7%, with other factors affecting the remaining 92.3%.

Mukhtar, Mukhtar

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca dini pada anak usia 5-6 tahun  melalui media gambar di RA Al Manshuriah tahun pelajaran 2022/2023, adapun pertanyaan penelitian sehingga rumusan masalah dari penelitian ini adalah 1) Bagaimana cara meningkatkan kemampuan membaca dini anak usia 5-6 melalui media gambar di RA Al Manshuriah 2) Apa saja hambatan Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Usia 5-6 Tahun dengan menggunakan media gambar di RA Al Manshuriah tahun pelajaran 2022/2023. Untuk menjawab pertanyaan penelitian tersebut peneliti merancang penelitian dengan menggunakan jenis dan metode kualitatif, dari penelitian ini usia anak 5-6 tahun pada RA Al Manshuriah tahun pelajaran 2022/2023, untuk mengumpulkan data peneliti menggunakan tekhnik observasi, wawancara, dokumentasi, selanjutnya menggunakan analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa upaya meningkatkan kemampuan membaca dini dengan menggunakan media gambar pada RA Al Manshuriah tahun pelajaran 2022/2023 sudah tepat yaitu dengan metode belajar sambil bermain, hal ini dibuktikan dengan hasil skor anak pada observasi ke dua yaitu Dari hasil observasi kedua menunjukan bahwa anak yang tingkat kemampuan membaca terdapat 9 orang anak berkembang sesuai harapan (BSH) 62,5%. 5 orang anak mulai berkembang (MB) 31,25%, dan 1 orang anak yang belum berkembang (BB) 6,25% . sesuai dengan factor-faktor pendukung yaitu metode yang menantang dan merangsang serta kepedulian seorang guru terhadap anak, adapun hambatan-hambatan yang dihadapi yaitu  rasa ketertarikan anak terhadap guru masih kurang, tidak ada sinergi guru dengan sekolah, kerjasama antara guru dengan orang tua anak masih belum maksimal, sebagai alternative dari hambatan-hambatan tersebut adalah guru menghadirkan  model-model pembelajaran yang menantang peduli terhadap nuansa dalam pembelajaran, menunjukkan kepribadian yang positif dengan menanamkan nilai-nilai agama.

Zihab, Zihab; Syarif, Muhamad; Hirjan, Muhamad; Dewi, Hastri Mulyana

Indonesia sebagai Negara berkembang dimana sebagian besar penduduk hidup di daerah pedesaan sehingga apabila pembangunan nasional bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, maka kawasan pedesaan mendapat prioritas sebagai bidang garapan pembangunan. Kawasan pedesaan pada saat ini dapat di indentikan dengan kata “kemiskinan”. Pada kenyataannya, banyak masyarakat yang tinggal di pedesaan sangat akrab dengan kemiskinan. Pada umumnya mereka hidup dalam keterbatasan, kemiskinan dan ketidakberdayaan dalam menghadapi berbagai perkembangan dan perubahan yang terjadi. Tingginya tingkat kemiskinan menjadi indikator bahwa masyarakat belum berperan menjadi masyarakat yang mandiri dan berdaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran apa saja yang dilakukan koperasi Syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat di Desa Lenek dan mengetahui faktor apa saja yang menjadi penghambat dalam melakukan pemberdayaan kepada masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan data kualitatif studi kasus. Dalam pengumpulan data penulis menggunakan metode wawancara sebagai pedoman kepada Direktur dan karyawan koperasi Al-Hasan Mitra Ummat Lenek serta para anggota koperasi Al-Hasan, sedangkan dokumentasi dilakukan dengan melakukan pencatatan ataupun data yang diperoleh dari koperasi Al-Hasan seperti sejarah koperasi Al-Hasan Mitra Ummat Lenek, struktur organisasi, dan ilustrasi pembiayaan pada koperasi Al-Hasan Mitra Ummat Lenek.Hasil penelitian ini adalah bahwa Pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat sudah banyak dilakukan oleh beberapa Lembaga baik Lembaga pemerintah maupun non pemerintah, namun pendekatan tersebut banyak yang tidak memberikan hasil yang optimal, diantara penyebabnya adalah ketidaksinambungan antara tujuan dengan proses yang dijalankan. Untuk itu diperlukan sebuah wadah yang mewujudkan tujuan pemberdayaan masyarakat yang selaras dengan proses yang terjadi. Salah satu Lembaga yang berupaya mengatasi masalah tersebut adalah Koperasi Syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek dimana dalam operasinya, koperasi syariah tersebut menyalurkan dana kepada masyarakat berdasarkan Al-Hadist dengan menggunakan prinsip bagi hasil yang sesuai dengan prinsip syariah. Koperasi Syariah Al-Hasan Mitra Ummat Lenek merupakan salah satu Lembaga keuangan yang syariah yang saat ini terus mengalami perkembangan.

Rizal Rizal

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

ABSTRAK Kepatuhan terapi pada pasin hipertensi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan karena hipertensi merupakan penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi hanya dapat dikendalikan. Keberhasilan pengontrolan tekanan darah pada pasien hipertensi dipengaruhi oleh faktor kepatuhan dalam meminum obat antihipertensi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi hubungan tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi pada fasilitas kesehatan tingkat pertama dan lanjutan. Desain penelitian yaitu observasional cross sectional menggunakan subjek pasien hipertensi yang berusia lebih atau sama dengan 18 tahun di Puskesmas Kotabunan Bolaang Mongondow (fasilitas kesehatan tingkat pertama) dan instalasi rawat jalan Rumah Sakit Robert Wolter Monginsidi Manado (fasilitas kesehatan tingkat lanjutan) selama periode bulan Oktober hingga Desember 2019. Tingkat kepatuhan penggunaan obat antihipertensi dinilai dengan menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky 8-Item Medication Adherence Scale). Total pasien pada penelitian ini yaitu 171 pasien, sebanyak 73 pasien pada faskes (fasilitas kesehatan) tingkat pertama dan 98 pasien pada faskes lanjutan. Data tingkat kepatuhan pasien dalam penggunaan obat antihipertensi pada faskes tingkat pertama menunjukkan 83,56% dengan tingkat kepatuhan rendah (skor MMAS < 6), dan hanya 16,44% dengan tingkat kepatuhan sedang sampai tinggi (skor MMAS 6 – 8). Pada faskes tingkat lanjutan terdapat 85,71%  pasien dengan tingkat kepatuhan rendah dan 14,29% dengan tingkat kepatuhan sedang sampai tinggi. Perbandingan statistik komparatif tingkat kepatuhan pada kedua faskes tersebut tidak berbeda signifikan dengan nilai p=0,767 (confidence interval 95%). Pada data menunjukkan bahwa rata-rata pasien memiliki riwayat rutin untuk kontrol sebanyak 91,8% pada fasilitas kesehatan. Berdasarkan hasil tersebut maka disarankan agar setiap Rumah Sakit dan Puskesmas mewajibkan apotekernya untuk melakukan praktik kefarmasian, dan setiap apotek tidak boleh memberikan pelayanan obat tanpa kehadiran apoteker.  

Sofhie Suhartini

Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya media pembelajaran yang dinilai kurang aktif, kreatif dan inovatif untuk menunjang proses belajar siswa. Terutama dalam hal menulis puisi. Manfaat dari animasi Powtoon ini di antaranya adalah media pembelajaran yang melibatkan audio visual. Metodologi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D). Model yang digunakan merupakan turunan dari model ADDIE namun dalam penelitian ini peneliti hanya menggunakan tahap awal yaitu tahap (analysis) analisis dan (Design) desain. Berdasarkan hasil analisis kurikulum, peneliti merancang desain pembelajaran menulis teks puisi berbasis animasi Powtoon. Pertama, peneliti menggunakan Microsoft Word untuk membuat kerangka desain, kemudian menggunakan aplikasi Powtoon untuk mendesain pembelajaran. Peneliti membahas proses pembuatan desain media pendidikan. Perbaikan yang dilakukan peneliti untuk mendapatkan hasil yang terbaik dalam perancangan media pembelajaran. Diharapkan hasil rancangan pembelajaran menulis teks puisi untuk kelas X  SMA yang dikembangkan peneliti dapat bermanfaat bagi siswa. Artinya, siswa secara mandiri dapat mencapai tingkat kemahiran dan meningkatkan kreativitas menulis khususnya dalam  teks puisi.    

MUHAMMAD AL QOMAR

Jurnal Visi Manajemen 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, sebagai berikut:1) Bagaimana kehidupan sosial ekonomi pedagang kerupuk kulit ikan di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung kabupaten Demak? 2) Bagaimana Strategi pedagang kerupuk kulit ikan di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung Kabupaten Demak dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi? 3) Bagaimana faktor pendorong dan penghambat pedagang kerupuk kulit ikan di Desa Sriwulan Kecamatan Sayung kabupaten Demak dalam menjalankan Strateginya? Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan maka 1). Kehidupan sosial ekonomi merupakan dua hal yang berbeda. Kehidupan sosial pedagang kerupuk kulit ikan meliputi: pendidikan pedagang kerupuk kulit ikan, dimana pendidikan tertinggi pedagang kerupuk kulit ikan hanya sampai pada jenjang Sekolah Dasar (SD) saja. Kerjasama dalam berdagang kerupuk kulit ikan. Kegiatan rutin seperti pengajian dan arisan. Sedangkan kehidupan ekonomi pedagang kerupuk kulit ikan meliputi: pendapatan sehari-hari pedagang kerupuk kulit ikan berbeda-beda, tergantung dengan kisaran jumlah dagangannya. Kepemilikan harta benda pedagang kerupuk kulit ikan masih dibantu oleh anak-anaknya yang sudah bekerja, karena hasil pendapatan dari berdagang kerupuk kulit ikan hanya mencukupi untuk makan saja. 2) Strategi pedagang kerupuk kulit ikan dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi adalah dengan peningkatanpendidikan bagi anak, bergantian berjualan dalam satu los, memberikan harga khusus kepada pelanggan, memberikan hadiah atau bonus kepada pelanggan, modal dari tabungan sendiri, menabungkan hasil pendapatannya, dan sistem penetapan harga. Ternyata antara pedagang kerupuk kulit ikan yang memiliki tingkat ekonomi paling tinggi, pedagang kerupuk kulit ikan yang memiliki masa kerja paling lama, dan pedagang kerupuk kulit ikan yang paling muda memiliki Strategi yang berbeda dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi. Peran ketua pengelola Pedagang kecil tidak mempengaruhi pada Strategi para pedagang kerupuk kulit ikan, karena para pedagang kerupuk kulit ikan memiliki Strategi dalam peningkatankehidupan sosial ekonomi secara individual. 3) Faktor pendorong dan penghambat pedagang kerupuk kulit ikan dalam menjalankan Strateginya yaitu dari faktor pendorong meliputi: bantuan dari pemerintah yang berupa peralatan berdagang untuk kelangsungan usaha, membuka mata pencaharian bagi masyarakat, serta adanya faktor turun-temurun yang mempermudah berdagang kerupuk kulit ikan. Sedangkan dari faktor penghambat meliputi: ketergantungan terhadap cuaca yang menimbulkan omzet atau pendapatan menurun karena berkurangnya jumlah pengunjung dan berkurangnya frekuensi konsumen di Pasar, serta sistem pembayaran yang lambat yang dilakukan oleh konsumen akan menimbulkan berkurangnya pendapatan pedagang.

Aisha, Dinda; Aska, Winda Utari

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kekerasan pada anak semakin tahun semakin meningkat datanya. Jika dilihat dari laman resmi KemenPPA, pada tahun 2022 terdapat 1,714 kasus yang dilaporkan mengenai kekerasan anak yang dilakukan oleh orang tua kandung anak tersebut. Kekerasan pada anak yang dilakukan oleh orang tua dapat terjadi karena niat melakukan disiplin yang keliru, hukuman yang diberikan karena perilaku yang kurang tepat dari anak atau karena orang tua tidak mampu meregulasi diri dan stres. Stres pengasuhan dapat berdampak pada kondisi psikologis orang tua, konflik dengan pasangan, cara mengasuh dan interaksi antara orang tua dan anak. Jika dilihat dari fenomena tersebut, salah satu upaya dalam pencegahan kekerasan pada anak yang dilakukan oleh orang tua adalah dengan meminimalisir atau mengelola stres pengasuhan yang dimiliki oleh orang tua. Sehingga peneliti tertarik untuk melihat bagaimana tingkat stres pengasuhan pada ibu di Dewa Waluya, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Penelitian ini dilakukan pada 31 responden yaitu ibu yang memiliki anak yang berdomisili di Desa Waluya. Teknik pengumpulan data menggunakan The Parental Stress Scale (PSS) yang dikembangkan oleh Berry & Jones. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 83,9% responden memiliki tingkat stres pengasuhan yang rendah dan 16,1% dengan tingkat stres pengasuhan sedang. Tidak ditemukan responden yang memiliki tingkat stres pengasuhan yang tinggi.

Aadilah, Salmaa Rif’at; Hadi, Teguh Parmono

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2022 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aims to determine the difference in results in predicting bankruptcy using the Altman Z-Score model and the Springate S-Score model, as well as ineasures which model is most accurate in predicting bankruptcy at retail companies at Indonesia. The population used in this study are retail companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2016-2020 period with a sample of 11 companies. The sampling method used in this study was purposive sampling. The data analysis technique used multiple discriminant analysis. The results showed that there were differences in the results in predicting bankruptcy before and during the pandemic. Based on the two measurement methods used, before the pandemic there were 4 companies that were declared bankrupt and 7 companies that were declared healthy. During the pandemic, 8 companies were declared bankrupt and 3 companies were declared healthy. The bankruptcy model that has the highest level of accuracy is the Springate S-Score.

Rokhmad Afif; Wasito, Wasito; Mukh Nursikin

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah dan kinerja guru PAI di SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi siswa. Penelitian menggunakan metode kuantitatif untuk mengetahui seberapa tingkat pengaruhnya dan penelitian survey untuk mengetahui fenomena variabel, dalam hal analisis data menggunakan regresi, dari persamaan regresi antara lingkungan sekolah dan prestasi siswa, pengaruh kinerja guru PAI terhadap prestasi siswa. Penelitian kuantitatif pengaruh lingkungan sekolah dan kinerja guru PAI di SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi siswa berdasarkan hasil uji statistik dinyatakan terdapat korelasi yang signifikan. Hal ini terbukti dari perhitungan korelasi product moment yang diambil dari responden siswanya dengan nilai positif sebesar 0,696 antara pengaruh lingkungan sekolah dan kinerja guru PAI di SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi siswa. Apakah koefisien korelasi hasil perhitungan tersebut signifikan (dapat digeneralisasikan) atau tidak, Hasil analisis regresi parsial maupun ganda menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang positif lingkungan sekolah SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi siswa sebesar 2,7% dengan persamaan regresi Y = 74,776 + 0,238 X1. Ini menunjukkan jika lingkungan sekolah meningkat 1 poin maka prestasi siswa akan meningkat sebanyak 2,7%, (2) terdapat pengaruh yang positif kinerja guru PAI SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi belajar siswa sebesar 13,7% dengan persamaan regresi Y = 51,354 + 0,773 X2. Ini menunjukkan jika kinerja guru PAI meningkat 1 poin maka prestasi belajar siswa akan meningkat sebanyak 13,7%. Dan (3) terdapat pengaruh yang positif lingkungan sekolah dan kinerja guru PAI SMK Ma’arif Walisongo Kajoran secara bersama-sama terhadap prestasi  siswa sebesar 13,7% dengan persamaan regresi Y= 51,578 - 0,014 X1 + 0,783 X2. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima, artinya ada pengaruh lingkungan sekolah dan kinerja guru PAI di SMK Ma’arif Walisongo Kajoran terhadap prestasi siswa.

Mariyane Mariyane; Silvester Adinuhgra; Paulina Maria; Greget Widhiati

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Penelitian   bertujuan   untuk   mengetahui   pengaruh   ekonomi   keluarga Katolik  terhadap  kehidupan  menggereja.  Fenomena  yang  terjadi  pada  umat dewasa ini, bahwa tugas sebagai anggota Gereja di tengah usaha menyejahterakan keluarga belum sepenuhnya dilaksanakan. Melalui studi ini diharapkan agar keluarga Katolik dapat menyadari tugasnya sebagai anggota Gereja di tengah- tengah usaha menyejahterakan hidup. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan  pada bulan  Mei  di  Rantau Pulut.  Informan dalam  penelitian  ini berjumlah 12 orang yang terdiri dari satu Pastor Paroki, dua katekis dan sembilan keluarga Katolik dengan tingkat ekonomi tinggi, sedang dan rendah. Teknik analisis data menggunakan teori Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahap yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.