Publication Search

72,210 articles from 652 journals · 2,111 citations tracked

Showing 181-200 of 3,170

Analytics

Wicaksono, Achmad; Sofa, Devi Maya

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat dalam penggunaan layanan digital banking serta menganalisis bagaimana faktor-faktor tersebut saling berinteraksi dalam mempengaruhi keputusan adopsi masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) dengan mengacu pada protokol PRISMA. Data diperoleh melalui pencarian literatur secara sistematis pada beberapa basis data ilmiah menggunakan kombinasi kata kunci dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan rentang tahun publikasi 2015 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat enam faktor utama yang secara signifikan mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap layanan digital banking, yaitu persepsi kemudahan penggunaan, persepsi kemanfaatan, kepercayaan dan keamanan, pengaruh sosial, literasi digital, serta faktor demografis dan kontekstual. Faktor-faktor tersebut tidak bekerja secara independen melainkan saling berinteraksi secara dinamis, dengan kepercayaan berperan sebagai mediator sentral, pengaruh sosial bekerja lebih kuat pada masyarakat dengan literasi digital rendah, dan faktor demografis berperan sebagai moderator yang menciptakan variasi pola adopsi di berbagai segmen masyarakat.

Aulia, Fira; Afifatus Sholikhah

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak digitalisasi terhadap model bisnis dan pendapatan pada Donat Madu Cihanjuang cabang Cikarang Jababeka dengan menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan manajer toko serta data sekunder dari literatur terkait periode 2020–2025. Analisis dilakukan dengan mengkaji sembilan elemen dalam BMC untuk melihat perubahan yang terjadi akibat penerapan digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan dampak pada elemen Channels melalui pemanfaatan platform pesan antar online dan media sosial, serta meningkatkan efisiensi operasional seperti kecepatan pelayanan, ketepatan pesanan, dan alur kerja yang lebih terorganisir. Namun demikian, digitalisasi belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan, karena kontribusi penjualan digital masih relatif rendah. Kendala utama yang dihadapi meliputi rendahnya literasi digital karyawan, belum adanya strategi pemasaran digital yang terstruktur, serta kurangnya panduan operasional dan dukungan dari pihak franchisor. Dengan demikian, digitalisasi pada usaha ini lebih berperan dalam meningkatkan efisiensi operasional dibandingkan memperkuat model bisnis dan peningkatan pendapatan secara signifikan.

Hakim, Feri Khoirul; Putranti, Honorata Ratna Dwi; Mardiyono, Aris; Suprapti, Sri

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik, kompensasi, dan work-life balance terhadap job embeddedness pada pekerja perempuan di Kawasan Industri Candi (KIC) Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 96 responden yang dipilih melalui teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap job embeddedness, sedangkan kompensasi dan work-life balance berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel juga berpengaruh signifikan terhadap job embeddedness. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor eksternal lebih dominan dalam meningkatkan keterikatan karyawan. Oleh karena itu, organisasi perlu meningkatkan sistem kompensasi yang adil serta mendukung keseimbangan kehidupan kerja guna memperkuat job embeddedness karyawan.

Ahmad Ahmad; Palupiningtyas, Dyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Industri manufaktur pangan di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam pengendalian biaya akibat ketidakefisienan operasional dan manajemen waktu yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh efisiensi operasional dan manajemen waktu proyek terhadap pengendalian biaya pada PT. Macro Prima Pangan Utama. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain explanatory sequential, mengintegrasikan analisis kuantitatif (regresi linear berganda, n=50) dan kualitatif (wawancara mendalam, n=15). Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi operasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengendalian biaya (β = 0,478; p < 0,01), demikian pula manajemen waktu proyek (β = 0,362; p < 0,01). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R² sebesar 0,602, mengindikasikan bahwa 60,2% variasi pengendalian biaya dapat dijelaskan oleh model. Temuan kualitatif mengkonfirmasi bahwa praktik preventive maintenance, standarisasi proses, dan monitoring jadwal produksi merupakan faktor kunci keberhasilan pengendalian biaya. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan literatur manajemen operasi di negara berkembang dan memberikan rekomendasi praktis bagi industri pangan untuk meningkatkan daya saing melalui efisiensi operasional dan manajemen waktu yang efektif.

Floren Sartika Ayu Humendru; Palupiningtyas, Dyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Transformasi digital dalam sistem pembayaran telah mengubah lanskap pengelolaan keuangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh penggunaan pembayaran digital terhadap praktik pengelolaan arus kas dan transparansi keuangan UMKM. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multipel diterapkan, melibatkan 14 pemilik/manajer UMKM di Kota Semarang yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi non-partisipan, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis menggunakan kerangka Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pembayaran digital mentransformasi pengelolaan arus kas melalui percepatan settlement (85,7%), otomatisasi pencatatan (92,8%), dan peningkatan efisiensi biaya (78,6%). Transparansi keuangan meningkat melalui ketersediaan audit trail digital (100%), pemisahan keuangan pribadi-usaha (71,4%), dan akurasi pencatatan (85,7%). Permintaan pelanggan dan kemudahan penggunaan menjadi pendorong utama, sementara gangguan konektivitas dan keterbatasan literasi digital menjadi penghambat. Penelitian ini memperkaya literatur adopsi fintech dengan perspektif kualitatif mengenai dampak pasca-adopsi pembayaran digital terhadap pengelolaan keuangan UMKM.

mugiyanto; Lutfiyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Transformasi digital menuntut pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memiliki kesiapan pemasaran digital agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Namun, kesiapan tersebut pada UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan masih bervariasi terutama pada aspek literasi digital, pemanfaatan infrastruktur, strategi pemasaran, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kesiapan pemasaran digital dengan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada seluruh anggota UMKM binaan kelurahan sebanyak 34 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Spearman untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur digital, strategi pemasaran digital, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan memiliki hubungan positif dengan daya saing usaha lokal UMKM, sedangkan literasi digital pemasaran tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Dukungan kelembagaan melalui pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi pemasaran digital terbukti memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi untuk promosi dan perluasan pasar. Kesiapan pemasaran digital yang lebih baik berkontribusi terhadap peningkatan visibilitas produk, akses pasar, dan keberlanjutan usaha lokal. Disimpulkan bahwa kesiapan pemasaran digital merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program pemberdayaan UMKM berbasis digital melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur digital, serta pendampingan kelembagaan yang terintegrasi di tingkat kelurahan

Nafisah, Aisyatun; Damayanti, Damayanti; Listiani, Nur

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Perilaku keuangan mahasiswa di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas YPPI Rembang diteliti untuk mengidentifikasi dampak fintech, literasi keuangan, dan gaya hidup hedonis. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data memakai kuesioner. Dengan memakai teknik pemilihan acak bert stratified proporsional, 75 partisipan dipilih sebagai sampel. Regresi linier berganda digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian memperlihatkan perilaku keuangan mahasiswa terpengaruh secara positif bersignifikan oleh fintech dan literasi keuangan, tetapi terpengaruh secara positif dan tidak signifikan oleh gaya hidup hedonis. Mahasiswa dengan tingkatan literasi keuangan yang tinggi dan kemampuan memakai fintech lebih cenderung bertindak secara metodis dalam hal keuangan mahasiswa. Selain itu, mahasiswa tidak membiarkan gaya hidup hedonis mendikte keputusan keuangan mahasiswa. Di sisi lain, fintech, literasi keuangan, dan gaya hidup hedonis semuanya memengaruhi perilaku keuangan dengan cara yang berbeda.

Yut Indah Sitohang; Suratni Ginting; Lilis Lilis

Logistics and Supply Chain Insights 2026 Indonesian Maritime Researchers and Lecturers

Ship berthing and departure planning is one of the crucial aspects in supporting the operational effectiveness of shipping companies. This study aims to analyze the important role of planners in ship berthing and departure activities in supporting marketing activities at PT. Nusantara Pasifik Sentosa Belawan. The method used in this research is a descriptive qualitative approach through observation and documentation study. The findings indicate that well-planned and coordinated ship berthing and departure activities provide a significant contribution to customer satisfaction, delivery punctuality, and the company’s image in the eyes of business partners. Effective planning also helps the company maintain service reliability and improve operational efficiency in port activities. However, several obstacles were identified, including lack of coordination between departments, limited information flow, and schedule disruptions caused by external factors such as weather conditions and port congestion. These challenges can affect the smoothness of operational activities and indirectly influence the company’s marketing performance. Therefore, strategies are required to improve human resource competencies, enhance digital communication systems, and strengthen cross-sector collaboration. With a well-structured planning system, PT.Nusantara Pasifik Sentosa is expected to improve its service quality and increase its competitiveness in the national shipping industry.

Eza Olivia; Deta Elisa; Nuzulla Aurora Brilian; M.Yusuf Bahtiar

Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study exaimines whether today’s youth represent a “saving generation” or a “forced generation” in respondingto rising inflation.the increasing cost of living has significantly affected young people’s consumption patterns,financial planning,and lifestyle choices.this researchaims to analyze how inflation influences the economic behavior of young people and to identify whether their frugality is driven by financial awereness or economic pressure.the study employs a qualitative descrective approach,using interviews and literature analysis to explore the experience of young individuals in managing their finances amid economic uncertainty.the findings indicate that although some young people demosntrate improved financial literacy and budgeting skills,many are compelled to reduce concumption,postpone personal goals,and limit social activities due to limited income and rising prices.Inflation has reshaped priorites,encouraging survival-oriented financial strategies rather than long-term wealth planning.the study concludes that the current generation reflects a combination of both conscious constraint.therefore,policy interventions,financial educations programs,and employment opportunities are essential to strengthen youth economic resilience.the implications of supporting young people in  developing sustainable financial habits while addressing structural economic challenges that influence their financial stability.

Davis Gufron; Mumu Zainal Mutaqin; Siti Yumsinah

Kajian Ekonomi dan Akuntansi Terapan 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study discusses the implementation of the concept of Islamic insurance in the Amanah Card product at Amanah Takaful Banten. In Indonesia, there are various economic activities such as trade, savings and loans, and Islamic financial institutions. Currently, the insurance sector is growing rapidly in Indonesia. There are two types of insurance in Indonesia, namely Islamic insurance and conventional insurance. However, conventional insurance poses concerns for Muslims due to the presence of elements such as riba (interest), gharar (uncertainty), and maysir (gambling). Therefore, Islamic insurance emerges as a risk protection system that prioritizes Sharia principles. The objectives of this study are: (1) to identify the concept of the Amanah Card product at Amanah Takaful Banten, (2) to examine the implementation of Islamic insurance principles in the Amanah Card product, and (3) to analyze how Amanah Takaful Banten improves the accessibility of the Amanah Card product. This research employs a qualitative approach using a field study method (direct observation in the field). Data were collected through interviews with informants, as well as observation and documentation methods. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Relevant literature includes theories on insurance, Amanah Card, and zakat management institutions, as well as previous studies that examine the implementation of Islamic insurance concepts in insurance products such as Amanah Card. The results show that the Amanah Card product is categorized as a microinsurance product. It implements Islamic insurance principles, including the use of contracts (akad) and management practices that comply with Sharia principles and do not violate existing regulations. The Amanah Card product can be accessed offline through registration with Duta MT Bertaawun and online through social media and the Amanah Takaful website. In conclusion, the Amanah Card product is considered compliant both from a Sharia perspective and regulatory standards.

Manafe, Yunus

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Misi gereja tidak hanya terbatas pada penginjilan dan pelayanan sosial, tetapi juga mencakup pendidikan. Pendidikan Agama Kristen menjadi alat penting dalam mewujudkan misi tersebut. Tujuan dari Pendidikan Agama Kristen bukan sekadar menanamkan nilai keimanan, tetapi juga sebagai manifestasi nyata dari misi gereja di dunia. Artikel ini memahami misi gereja sebagai pemberitaan Injil, pemuridan, dan pelayanan kasih yang dapat direalisasikan melalui pendidikan, terutama melalui karakter dan spiritualitas peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan memahami misi gereja dalam konteks pendidikan agama Kristen dengan metode studi pustaka dan analisis data deskriptif. Hasil studi pustaka menunjukkan bahwa makna misi gereja dalam konteks pendidikan agama Kristen dipengaruhi oleh peranan pendidikan agama Kristen dalam mendukung misi tersebut.

Rayden Soegiarto; Elvira Wijaya

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Bangunan Landhuizen Kelengan di Kota Semarang, merupakan salah satu bangunan yang memiliki arsitektur Indische Empire Style. Arsitektur Indische Empire Style merupakan arsitektur yang bukan murni arsitektur Belanda, tetapi sudah beradaptasi dengan iklim setempat. Arsitektur Indische Empire Style hadir melalui karya arsitek Belanda dan diperuntukkan bagi bangsa Belanda yang tinggal di Indonesia, pada masa sebelum kemerdekaan Indonesia. Bangunan Landhuizen Kelengan dibangun pada awal abad ke 18, tetapi tidak ada data pasti mengenai tahun berdirinya bangunan tersebut. Fungsi awal bangunan ini merupakan sebuah rumah tinggal dari seorang pejabat VOC (Vereeniging van Oost-Indische Compagnië) yang bernama Tuan Klein, kemudian berpindah tangan kepada Be Biauw Tjoan, seorang pedagang, pebisnis, serta pemimpin masyarakat Tionghoa (opsir) di Kota Semarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gaya karakter arsitektur Indische Empire Style pada bangunan Landhuizen Kelengan di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu dengan melakukan observasi, pengukuran, pengambilan foto, serta dokumentasi  secara langsung di lapangan. Hasil penelitian pada bangunan Landhuizen Kelengan berupa temuan elemen penyusun fasad pada bangunan yang berarsitektur Indische Empire Style.

Malelak, Wilsye; Rissi, Marci

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Artikel ini bertujuan untuk memberikan suatu pemahaman tentang bagaimana peran dan tanggung jawab seorang guru dalam mempersiapkan peserta didik menjadi individu-individu yang sesuai dengan kehendak Allah. Peran guru juga sangat penting dalam membentuk karakter spiritual dan perkembangan peserta didik. Dalam konteks pendidikan Agama Kristen, tugas guru tidak hanya terbatas hanya pada aspek akademik, akan tetapi juga mencakup pembentukan moral dan spiritual peserta didik Yang  Berdasarkan Roma 12:2, yang mendorong umat untuk tidak hidup dengan pola dunia ini, tetapi mengalami pembaruan pikiran yang  dapat berkeadaan sesuai dengan kehendak Allah, guru memiliki tanggung jawab dalam mempersiapkan peserta didik agar mampu menghadapi tantangan dunia dengan nilai-nilai Kristiani melalui pembaharuan pikiran. Tanggung jawab guru ini dapat meliputi pendampingan dalam pengembangan pribadi, serta pembentukan karakter yang sesuai dengan ajaran agama kristen.  Dengan demikian, guru tidak hanya  sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing spiritual yang menuntun peserta didik untuk hidup sesuai dengan prinsip-prinsip moral yang benar yang sesuai dengan pengajaran Alkitab.

Devi Maya Sofa

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengaruh independensi, kompetensi, dan pengalaman auditor terhadap kualitas audit di Indonesia. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis artikel jurnal terindeks Scopus dan SINTA periode 2019–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa independensi, kompetensi, dan pengalaman auditor secara konsisten berpengaruh positif terhadap kualitas audit. Independensi menjadi faktor paling dominan karena menentukan objektivitas auditor dalam menghasilkan opini yang dapat dipercaya. Kompetensi teknis dan pengalaman lapangan terbukti saling melengkapi dalam meningkatkan ketajaman penilaian auditor terhadap risiko dan materialitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kualitas audit bukan ditentukan oleh satu faktor tunggal, melainkan oleh interaksi dinamis antara independensi, kompetensi, dan pengalaman yang dimiliki auditor. Penguatan regulasi, pendidikan profesi berkelanjutan, dan budaya organisasi yang mendukung integritas menjadi rekomendasi utama penelitian ini.

Putriana, Julisa; Dewi, Ester Yunita

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penulisan ini bertujuan guna untuk mengkaji peran teknologi dalam penyusunan desain pembelajaran di kelas pada era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi pembelajaran telah berkembang menjadi sistem yang terintegrasi, mencakup perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis. Pemanfaatan teknologi digital seperti Learning Management System, aplikasi desain kreatif, kecerdasan buatan, serta pula augmented reality terbukti mampu meningkatkan interaktivitas, fleksibilitas, dan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Selain memberikan kemudahan akses dan efisiensi, teknologi juga mendukung pembelajaran berbasis kompetensi melalui pemantauan dan evaluasi yang lebih akurat. Kendati, integrasi teknologi dalam desain pembelajaran memerlukan kesiapan guru, dukungan institusi, serta infrastruktur yang memadai agar pelaksanaannya berjalan optimal. Maka demikian dengan perencanaan yang tepat dan pendekatan yang adaptif, teknologi dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan mutu dan efektivitas pembelajaran di kelas.  

Nyethrea Baby; Yesita Ragil Kusuma Ningrum; Dela Tri Mulyani; Anandika Cahaya Putra Juliawan; Silvia Sindi Mareta +5 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Lingkungan rumah yang memiliki tempat penampungan air tanpa pengelolaan yang baik berpotensi menjadi lokasi perkembangbiakan nyamuk vektor Demam Berdarah Dengue (DBD). Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui penerapan perilaku 3M serta penggunaan larvasida abate pada wadah air yang sulit untuk dikuras. Kegiatan ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan Program GEMA (Gerakan Bersama Hapus Jentik) yang mengintegrasikan edukasi 3M dan pemberian abate sebagai langkah pengendalian jentik nyamuk di Desa Sambung. Program dilaksanakan pada tanggal 19–21 Januari dengan metode edukatif partisipatif melalui kunjungan rumah ke rumah. Tahapan kegiatan meliputi pemeriksaan keberadaan jentik, pemberian abate pada tempat penampungan air tertentu, serta edukasi mengenai penggunaan abate dan penerapan 3M. Evaluasi observasional dilakukan pada 22 Januari. Kegiatan ini menjangkau 1.360 rumah di empat dusun. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan lebih dari separuh rumah masih ditemukan jentik nyamuk. Setelah intervensi, persentase rumah yang berpotensi terdapat jentik mengalami penurunan yang signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa Program GEMA efektif dalam menekan potensi keberadaan jentik nyamuk serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan DBD.

Abas, Mamat; Frans Mitran Ajami; Risti Ristianingsih Badu; Ukhti Nurfajriah Sasmita Ijonu

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Suka Makmur di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo merupakan wilayah beriklim panas dengan kondisi permukiman yang cenderung gersang akibat minimnya pemanfaatan pekarangan rumah. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai teknologi budidaya sederhana menyebabkan pekarangan dibiarkan kosong dan tidak memberikan manfaat ekologis maupun ekonomi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan melalui penerapan teknologi hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) sebagai upaya penghijauan lingkungan dan penguatan ketahanan pangan lokal. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan perakitan instalasi hidroponik, serta praktik budidaya langsung. Pelaksanaan program menghasilkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat secara signifikan, ditandai dengan kemampuan warga merakit sistem NFT, mengelola nutrisi, serta memelihara tanaman hingga masa panen. Selain itu, pekarangan warga mulai mengalami perubahan menjadi ruang hijau produktif yang mampu menurunkan kesan gersang pada lingkungan permukiman. Kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi teknologi hidroponik dan pendekatan pemberdayaan masyarakat efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau, meningkatkan kemandirian pangan, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam pemanfaatan pekarangan secara berkelanjutan.

Arshi Vinusia; Annura Sastri Aurasyifa; Muhammad Rakha Jidane Setiawan; Zidan Muhammad Zamzami; Farrah Suryaningtyas +2 more

The rise of reflective content on YouTube underscores the need for pragmatic research that investigates not only what is said but also the effects of speech on audiences (perlocution). This study aims to analyze the speech act forms associated with perlocutionary effects on Henny Kristianus’s YouTube channel, focusing on the theme of maturity of mind, and to map observable indicators in viewers’ responses. A qualitative descriptive approach with pragmatic content analysis was employed. Data were drawn from transcripts of two videos and corresponding audience comments. The analysis identified three dimensions: (1) types of illocutions (advice, invitation, warning, empathetic assertion), (2) rhetorical/multimodal devices (metaphor, personal narrative, reflective question, call to action), and (3) observable perlocution indicators (attitude change, behavioral intention, emotional support). The findings show that empathetic and reflective utterances most frequently produce perlocutionary effects such as cognitive clarification, behavioral intention, and social reinforcement among viewers. These results suggest that the perlocutionary strength in digital discourse is influenced by the harmony between linguistic strategy, message depth, and communicated maturity values. Theoretically, this research enriches Indonesian digital pragmatics studies. Practically, it provides educators and content creators with insights to design ethical, persuasive, and character-building educational discourse.

Avita Anggraeni; Tries Ellia Sandari

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Good Corporate Governance (GCG), Financial Risk, dan Capital terhadap Opini Audit, dengan Earning sebagai variabel intervening dan Reputasi Kantor Akuntan Publik (KAP) sebagai variabel moderasi, pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan data panel dari 15 bank yang dipilih secara purposive sampling, sehingga diperoleh 75 observasi bank-tahun. GCG diproksikan dengan jumlah Dewan Direksi dan Komite Audit; Financial Risk diproksikan dengan Non-Performing Loan (NPL) dan Loan to Deposit Ratio (LDR); Capital diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR); Earning diproksikan dengan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE); dan Opini Audit diukur dengan skor 1–5 berdasarkan jumlah catatan tambahan auditor. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan SmartPLS dengan konstruk formatif dan prosedur bootstrapping 5.000 resample. Hasil penelitian menunjukkan Financial Risk dan Capital berpengaruh negatif signifikan terhadap Earning, sedangkan GCG tidak berpengaruh signifikan. GCG dan Capital berpengaruh signifikan meskipun dengan arah negatif terhadap Opini Audit, sementara Financial Risk dan Earning tidak berpengaruh signifikan. Earning tidak terbukti memediasi pengaruh variabel eksogen terhadap Opini Audit, dan Reputasi KAP tidak terbukti memoderasi hubungan Earning-Opini Audit, meskipun berpengaruh positif secara langsung terhadap Opini Audit. Temuan ini mengindikasikan bahwa pada industri perbankan yang sangat teregulasi, opini audit lebih ditentukan oleh kewajaran penyajian laporan keuangan dan kredibilitas auditor dibandingkan kinerja profitabilitas semata.

Yuniati Sangga; Nofriyanti Lindayan; Jelsika Yohanis Sonda; Syukur Bantuk

Damai : Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Filsafat 2026 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The purpose of this research is to examine how guidance and counseling instructors may help children in junior high get over their anxiety about speaking out in class. Students' lack of confidence and engagement in class might be exacerbated by the widespread problem of their fear of asking questions. In order to delve further into the issue, this study used a descriptive technique based on qualitative research. Students and instructors of guidance and counseling participated in interviews and observations to compile the data. The results highlight the important role that counseling and guidance instructors play in assisting students in coping with anxiety. Counseling sessions with individuals, group guidance exercises, and making an attempt to establish a welcoming classroom setting all contribute to this goal. Teachers also use excellent communication tactics and motivating initiatives to help pupils feel more comfortable expressing themselves. A more favorable classroom environment may also be achieved via collaboration between topic teachers and counseling instructors. Ultimately, the research demonstrates that students' anxiety of asking questions may be successfully reduced via the use of suitable counseling and guiding interventions. Consequently, students' self-esteem, classroom engagement, and academic performance are all much improved when guidance and counseling instructors are present.