Publication Search

72,574 articles from 669 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 37

Analytics

Latifah, Siti; Erfina, Adhitia; Warman, Cecep

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan membandingkan sentimen pelanggan terhadap lima restoran Sunda di Kota Bogor menggunakan metode Aspect-Based Sentiment Analysis (ABSA) berbasis Fine-Tuning IndoBERT. Ulasan pelanggan di platform digital seperti Google Review berpengaruh besar terhadap citra dan keputusan konsumen, sementara jumlah ulasan yang besar sulit dijelaskan secara manual. Data penelitian diperoleh dari 3.232 ulasan Google Review dan diproses menjadi 3.010 data yang dikelompokkan berdasarkan lima aspek utama, yaitu makanan, pelayanan, harga, suasana, dan fasilitas. Metode Fine-Tuning IndoBERT digunakan untuk mengklasifikasikan sentimen positif, netral, dan negatif, dengan evaluasi melalui metrik akurasi, presisi, recall, dan F1-score. Hasil menunjukkan bahwa model memiliki performa sangat baik dengan akurasi tertinggi sebesar 97,51% pada aspek pelayanan dan terendah 92,52% pada aspek makanan, serta nilai F1-score makro di atas 0,91. Analisis menunjukkan bahwa Bumi Aki unggul pada aspek makanan dan fasilitas, Saung Abah pada pelayanan, Saung Kuring pada harga, dan Gumati pada suasana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Fine-Tuning IndoBERT efektif dalam memahami opini pelanggan berbahasa Indonesia dan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha kuliner dalam meningkatkan kualitas layanan.

Pratama, Farhan Rizki; Sulistiani, Heni

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Kota Bandar Lampung merupakan sebuah kota yang terletak di Provinsi Lampung, Lampung merupakan Provinsi yang terletak di ujung selatan Pulau Sumatera sekaligus menjadi pintu gerbang antar Pulau Jawad an Pulau Sumatera dan dijuluki sebagai kota “Tapis Berseri” menggambarkan kota yang aman, patuh, sejahtera, bersih, sehat dan indah. Pada tahun 2023 jumlah wisatawan mencapai 13,7 juta jiwa meningkat 25% dibandingkan tahun 2022. Berdasarkan dari data Badan Pusat Statistik (BPS) kunjungan wisatawan tahun 2024 tercatat sejumlah 17,8 juta jiwa dengan peningkatan 25% dari target yang di tetapkan oleh pemerintah Provinsi Lampung. Dengan ini menunjukan bahwa perkembangan sektor pariwisata di Lampung terus menunjukan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, dengan ini hotel-hotel berbintang dan penginapan terus bertambah sering kali membuat wisatawan sulit dalam menentukan pilihan hotel. Dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk mempermudah wisatawan dalam memilih hotel dengan menerapkan metode Analythic Hierarchy Process (AHP) dan Elimination and Choice Expressing Reality (ELECTRE) dalam proses pemilihan hotel yang relavan di Bandar Lampung. Pemilihan hotel yang tepat membutuhkan pertimbangan berbagai kriteria seperti harga, fasilitas, lokasi, dan pelayanan. Dengan menggunakan metode AHP dan ELECTRE hasil yang diperoleh nanti yaitu memberikan rekomendasi hotel yang optimal berdasarkan perbandingan alternatif yang ada. Penelitian ini diharapakan dapat memberikan kontribusi dalam Sistem Pengambilan Keputusan (SPK) yang lebih efisien dan objektif dalam pemilihan hotel di Bandar Lampung.

Salsadilah, Nadya; Maharani, Dewi; Rahayu, Elly

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Bisnis adalah kegiatan ekonomi yang dilakukan untuk menghasilkan, membeli, atau menjual barang atau jasa dengan tujuan mendapatkan keuntungan. Bisnis dapat dilakukan oleh individu, kelompok, perusahaan besar, atau usaha kecil. Di suatu dunia bisnis, yang dimaksud dengan sistem informasi manajemen adalah piranti yang dipakai untuk mengatasi suatu proses, operasional, evaluasi, serta teknologi dan informasi. Usaha  bisnis  yang  bergerak  dalam  bidang  makanan  ringan  snack dijalankan  dengan  modal usaha  berskala  kecil  ialah  pelaku  bisnis  berskala  rumah  tangga  yang  mempunyai  kesempatan sangat  bagus  untuk  berkembang  dengan  pesat  dengan  keterbatasan  yang dimiliki  seperti  SDM, skill,  pengetahuan,  ketrampilan,  dan  pengelolaan  bidang  managementyang  seadanya Penelitian ini dilakukan di Teha Coffee Corner, sebuah kedai kopi yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol, Tebing Kisaran, Kec. Kota Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara 21211. Kedai ini didirikan pada Maret 2021 oleh Thierry Henry, tepat di tengah masa pandemi COVID-19. Supply Chain Management (SCM) adalah pengintegrasian sumber bisnis yang kompeten dalam penyaluran barang, mencakup perencanaan dan pengelolaan aktivitas pengadaan dan logistik serta informasi terkait mulai dari tempat bahan baku sampai tempat konsumsi, termasuk koordinasi dan kolaborasi dengan jaringan mitra usaha (pemasok, manufaktur, retailer, distributor, pergudangan, transportasi dan konsumen) untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sebuah model rantai pasokan sederhana terdiri dari empat komponen yaitu supplier, produsen, gudang atau pusat distribusi dan pengguna akhir. Seiring dengan pertumbuhan bisnisnya, Teha Coffee Corner mulai menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam pengelolaan stok bahan baku dan pencatatan transaksi. Saat ini, pencatatan masih dilakukan secara manual, baik dalam menghitung jumlah stok maupun dalam mencatat transaksi harian. Setiap akhir operasional atau saat closing, Dengan adopsi sistem E-SCM, aliran informasi dan data pembelian antara Teha Coffee Corner dan pemasok menjadi lebih efisien. Ini menghasilkan kejelasan dan ketepatan dalam transaksi pembelian, yang berkontribusi pada menghindari kesalahan dan mengurangi risiko keterlambatan dalam pengiriman toko.

Suderajat, Agung; Kamalia, Antika Zahrotul; Afandi, Dedi

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Pasar properti rumah memiliki harga yang bervariasi tergantung lokasi dan spesifikasi bangunan. Penelitian ini melakukan segmentasi harga properti berdasarkan lokasi (latitude & longitude), harga, dan luas bangunan menggunakan algoritma K-Means Clustering. Dataset berisi 18.962 data properti dari wilayah Bandung dan sekitarnya. Data melalui tahap pembersihan, transformasi lokasi ke koordinat geografis, normalisasi, dan denormalisasi untuk memastikan kualitas analisis. Metode Elbow digunakan untuk menentukan jumlah cluster optimal dan menunjukkan nilai K = 3. Proses clustering menghasilkan tiga segmen: Cluster 0 (Affordable Housing) mencakup 7.751 properti dengan harga rendah dan bangunan kecil, Cluster 1 (Luxury Estate) sebanyak 2.402 properti dengan harga tinggi dan bangunan luas, serta Cluster 2 (Middle-Class Residences) terdiri dari 5.555 properti dengan karakteristik menengah. Visualisasi menggunakan peta interaktif berbasis Folium memperlihatkan distribusi spasial yang jelas, dengan konsentrasi tertinggi berada di pusat kota seperti Bandung dan Cimahi. Rata-rata harga di cluster 0 sekitar Rp900 juta, cluster 1 mencapai Rp4,9 miliar, dan cluster 2 sekitar Rp1,8 miliar. Penelitian ini menunjukkan bahwa K-Means efektif untuk segmentasi harga properti. Untuk hasil yang lebih komprehensif, disarankan agar penelitian lanjutan menambahkan variabel seperti aksesibilitas, fasilitas umum, dan kondisi bangunan.

Pangesti, Mey Tri Widya; Ardianto, Brian; Pungkasanti, Prind Triajeng

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Provinsi Jawa Tengah memiliki tingkat ketimpangan yang cukup tinggi, terutama di perkotaan. Data BPS Semester 2 Tahun 2024 menunjukkan rasio ketimpangan di perkotaan sebesar 0.392 dan di pedesaan 0.364, yang disebabkan oleh pembangunan wilayah yang belum merata. Pemerataan pembangunan menjadi fokus utama dalam RPJMN 2025–2045 menuju Indonesia Emas 2045, dengan "Pembangunan Kewilayahan" sebagai agenda ke-6 dari 8 agenda pembangunan, dengan tujuan untuk mewujudkan pemerataan dan keadilan pembangunan. Jawa Tengah memiliki 35 kabupaten/kota dengan tantangan pembangunan yang beragam. Untuk mencapai keadilan pembangunan, daerah tertinggal perlu diprioritaskan. Penelitian ini bertujuan memberikan rekomendasi daerah prioritas pembangunan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dengan metode Entropy untuk pembobotan kriteria dan TOPSIS (Technique for Order by Similarity to Ideal Solution)  untuk penentuan prioritas. Kriteria yang digunakan meliputi aspek pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat, seperti Umur Harapan Hidup (UHH), Harapan Lama Sekolah (HLS), Rata-rata Lama Sekolah (RLS), Pengeluaran per Kapita, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Persentase Penduduk Miskin, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT), serta Gini Ratio (rasio ketimpangan ). Hasil analisis menunjukkan bahwa Kabupaten Pemalang, Wonosobo, dan Banjarnegara merupakan daerah prioritas pembangunan. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendasi bagi pemangku kebijakan untuk mendukung pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan.

Rachma, Hetta; Irfan, Muhammad Nur; Hidayati, Nurtriana; Cholil, Saifur Rohman

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Kemiskinan merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh berbagai negara, termasuk Indonesia. Tingginya jumlah penduduk miskin di beberapa wilayah, seperti di Provinsi Jawa Tengah, mencerminkan kompleksitas permasalahan yang dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia, tingkat kemiskinan, dan pembangunan ekonomi. Provinsi Jawa Tengah, dengan populasi besar, memiliki tingkat kemiskinan yang signifikan, sehingga memerlukan intervensi strategi untuk mengoptimalkan penyaluran program pembangunan. Untuk mendukung pemerintah dalam menentukan prioritas penanganan kemiskinan secara efektif dan efisien, diperlukan sistem pendukung keputusan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang sistem pendukung keputusan berbasis TOPSIS yang efisien dan mampu memberikan rekomendasi terbaik berdasarkan beberapa kriteria utama: jumlah penduduk, Tingkat pengangguran, upah minimum, PDRB, dan jumlah penduduk miskin. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kota Semarang memiliki tingkat kemiskinan terendah dengan nilai preferensi tertinggi (0,686725), sedangkan Kabupaten Brebes memiliki tingkat kemiskinan tertinggi dengan nilai preferensi terendah (0,154773). Validasi metode TOPSIS yang diterapkan dalam sistem ini mencapai tingkat akurasi sebesar 77,17% yang menunjukkan bahwa hasil pemeringkatan konsisten dengan keselarasan signifikan antara hasil sistem dan kondisi riil. Dengan demikian, sistem pendukung keputusan ini memberikan kontribusi nyata dalam mengklasifikasi wilayah berdasarkan tingkat kemiskinan, sehingga dapat menjadi alat bantu strategi dalam perencanaan program Pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Wibowo, Muhammad Nanang Khilmi; Cholil, Saifur Rohman

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Penanganan bencana merupakan isu krusial dalam mengurangi dampak negatif bencana alam dan non-alam di Kota Semarang, yang memiliki potensi bencana seperti banjir, gempa bumi, dan kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penanganan bencana di Kota Semarang pada tahun 2024 dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dan VIseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje (VIKOR), untuk menentukan prioritas tindakan yang paling efektif dalam mitigasi dan respons bencana. Metode AHP digunakan untuk memberikan bobot pada kriteria-kriteria yang mempengaruhi penanganan bencana, seperti kesiapsiagaan, infrastruktur, dan sumber daya manusia. Selanjutnya, metode VIKOR diterapkan untuk memilih solusi terbaik berdasarkan alternatif penanganan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas penanganan bencana di Kota Semarang sebaiknya difokuskan pada penguatan sistem peringatan dini dan pengembangan infrastruktur evakuasi, dengan memperhatikan kesiapsiagaan masyarakat sebagai faktor pendukung utama. Berdasarkan perhitungan AHP, kriteria "kesiapsiagaan masyarakat" memperoleh bobot tertinggi, sementara perhitungan VIKOR menunjukkan bahwa tindakan penguatan infrastruktur evakuasi adalah solusi terbaik untuk mengurangi dampak bencana. Penelitian ini merekomendasikan Pemerintah Kota Semarang untuk meningkatkan investasi pada infrastruktur penanganan bencana dan memperkuat pelatihan serta keterlibatan masyarakat dalam program kesiapsiagaan bencana.  

Wulansari, Nesa Siti; Mulianingtyas, RR Octanty

Dinamik 2024 Universitas Stikubank

SD Andir Mukti merupakan salah satu instansi pendidikan swasta di Kota Bandung yang berada dalam naungan Yayasan Andir Mukti sangat membutuhkan teknologi informasi untuk memanajemen data inventory barang di SD Andir Mukti, yang mana pada saat ini masih menggunakan pengelolaan data inventory manual. Pengelolaan data yang bersifat manual tersebut dinilai kurang efektif bagi keberlangsungan kegiatan pengelolaan data karena sering terjadinya ketidaksesuaian dalam pengelolaan barang. Perancangan dalam penelitian ini menggunakan bahasa pemrograman PHP ( Hypertext Prepocessor ), HTML ( Hyper Text Markup Language ), CSS, Javascript, Bootstrap yang didukung oleh database MySQL serta dibantu Framework Codeigniter untuk mempermudah dan mempercepat proses pengembangan aplikasi. Hasil dari keseluruhan pengujian dengan menggunakan blackbox menunjukan bahwa aplikasi ini berjalan dengan baik secara fungsional dan non-fungsional, pengujian blackbox yang dilakukan secara non-fungsional yaitu dalam setiap pergantian halaman membutuhkan respon atau waktu kurang lebih 10 detik, dari hasil pengujian whitebox menunjukan status valid pada tahap pengujian unit dan pada pengujian UAT ( User Acceptance Testing ) dengan menggunakan variabel perceived usefulness menunjukkan hasil yang cukup signifikan yaitu mencapai 85% dengan status memuaskan.

Salsabila, Farras; Fitrianti, Ika; Umaidah, Yuyun; Heryana, Nono

Dinamik 2023 Universitas Stikubank

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengenali pola pendapatan dan karakteristik pekerja informal dengan lebih baik dengan menggunakan clusterisasi Algoritma K-Means sehingga pemerintah dapat mengarahkan sumber daya dan program dengan lebih tepat sasaran. Dalam penelitian ini, Indeks Davies Bouldin (DBI) akan digunakan sebagai metode untuk mengoptimalkan jumlah cluster dalam proses pengelompokkan wilayah Kabupaten/Kota di Jawa Barat berdasarkan pendapatan bersih pekerja informal. Data yang diguanakan adalah data pendapatan dari para pekerja Informal di Jawa Barat . Pengolahan data dilakukan menggunakan tools RapidMiner dengan pemodelan clustering dan untuk metode penelitian yang digunakan adalah CRISP-DM . Hasil pengujian dan pemodelan yang telah adalah terdapat indikasi adanya perbedaan yang cukup besar dalam pendapatan bulanan bersih pekerja informal di daerah kabupaten/kota di Jawa Barat. Cluster 0 menunjukkan pendapatan rendah, Cluster 1 menunjukkan pendapatan sedang, sementara Cluster 2 menunjukkan pendapatan tinggi

Ananda, Yassynta Aulia; Setyowati, Tri

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Yayasan Misbahunnur adalah lembaga pendidikan yang terdapat di Kota Cimahi, yang mengelola 4 bidang, yakni madrasah tsanawiyah, madrasah aliyah, madrasah qur’aniyah, dan majelis ta’lim. Dalam kegiatan operasionalnya, didapati masalah yang berkaitan dengan sistem yang digunakan seperti informasi mengenai aset tidak lengkap, catatan aset tidak sesuai dengan kondisi eksisting aset, sistem tidak terhubung dengan jaringan, serta layanan yang diberikan sistem tidak dapat memenuhi kebutuhan pengguna, sehingga sehingga diperlukan evaluasi pada kinerja sistem menggunakan model Information Systems Success Measurement. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengevaluasi kinerja sistem informasi inventarisasi aset. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian studi kasus ini yakni wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Teknik Analisis data yang digunakan yakni teknik deskriptif dengan reduksi data, penyajian data dan pembuatan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sistem informasi yang digunakan tidak fleksibel dan tidak terintegrasi, informasi yang dihasilkan sistem tidak relevan, tidak akurat, tidak berlaku, sistem belum memiliki menu yang lengkap, membutuhkan durasi yang lama untuk menampilkan informasi, kepuasan pengguna rendah dan manfaat yang dirasakan belum optimal. Berdasarkan hasil tersebut, direkomendasikan untuk melakukan perancangan tracking system menggunakan teknologi RFID untuk sistem informasi inventarisasi aset berbasis web.

Syaukani, Muhammad; Kadir, Abdul; Amelia, Seira Rizqi

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Saat ini proses seleksi lelang elektronik di LPSE Kota Banjarmasin dilakukan dengan memperhatikan masing-masing indikator dan kriteria individu yang telah ditetapkan oleh masing-masing peserta lelang. Hal ini membutuhkan pertimbangan yang cermat dari banyak kriteria, yang membutuhkan waktu dan proses penilaian yang menyeluruh. Selain itu, untuk mendeteksi terjadinya ketidakpuasan di antara peserta, perangkat bantu seperti sistem pendukung keputusan Memanfaatkan metodologi Eckenrode dan The Distance to the Ideal Alternative, penelitian ini berupaya untuk memperbaiki sistem penentuan sebab seleksi pemenang lelang (DIA ). Sekitar 50 sampel data digunakan dalam penelitian untuk menentukan ambang akurasi dan sensitivitas sistem, dan hasilnya menunjukkan bahwa tingkat akurasi dan sensitivitas masing-masing adalah 98% dan 97%. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa metode Eckenrode dan DIA dapat berhasil digunakan untuk pengembangan sistem pemilihan kandidat khusus lelang.

Februariyanti, Herny; Utomo, Mardi Siswo; Ningsih, Dewi Handayani Untari; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2022 Universitas Stikubank

Bangunan bersejarah gedung Jiwasraya yang berada di wilayah kota lama Semarang merupakan salah satu bangunan cagar budaya yang dibangun sekitar tahun 1916. Gedung Jiwasraya yang merupakan salah satu gedung peninggalan jaman kolonial yang perlu dilestarikan karena mempunyai nilai sejarah yang tinggi, bentuk arsitektur yang megah dan usia bangunan yang cukup tua. Adanya kemajuan teknologi sekarang ini memungkinkan bangunan bersejarah yang mempunyai nilai histori yang tinggi dapat dilestarikan dengan menggunakan teknologi augmented reality dan virtual reality. Pelestarian bangunan bersejarah menggunakan teknologi augmented reality dan virtual reality dengan membuat bentuk model bangunan nyata yang mempunyai nilai histori ke dalam bentuk virtual. Teknologi augmented reality dan virtual reality dalam memvisualisasikan bangunan bersejarah dimasukkan dalam sebuah aplikasi mobile. Aplikasi mobile yang dapat memvisualisasikan bangunan bersejarah khususnya gedung Jiwasraya dalam bentuk augmented reality dan virtual reality akan mempermudah masyarakat dalam mengenal dan melestarikan bangunan berserjarah tersebut. Melalui sentuhan teknologi akan dapat melestarikan bangunan bersejarah sesuai dengan perkembangan jaman. Generasi muda juga akan mudah untuk mengeksplor tentang bangunan bersejarah gedung Jiwasraya menggunakan kemajuan teknologi.

Santoso, Dwi Budi; Handayani U.N, Dewi; Saefurrohman, Saefurrohman

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Perjalanan wisata selalu berkaitan dengan bagaimana seorang wisatawan mengunjungi obyek wisata berdasar kebutuhan informasi tentang rute yang harus dilalui ke obyek wisata yang diinginkan dan transportasi apa saja yang bisa digunakan berdasar waktu yang dimiliki. Petunjuk arah juga sangat diperlukan untuk kemudahan akses perjalanan.             Model analisis pre-defined singkle-linkage dilakukan untuk menentukan obyek mana saja yang memiliki lokasi berdekatan bisa membentuk satu klaster dan kunjungan dilakukan berdasar jarak paling dekat dengan klaster menuju klaster berikutnya sesuai dengan kelompok jenis obyek wisata. Perhitungan jarak antar obyek dengan pengguna menggunakan metode Euclidean Distance untuk mencari jarak berdasar ketetanggaan terdekat.              Hasil analisis penentuan obyek wisata di kota Semarang dengan metode pre- defined single-linkage divisualisasikan menggunakan dendrogram yang bisa menggambarkan kelompok obyek dalam satu klaster berdasar ketetanggaan terdekat. Dari dendrogram bisa dilihat jumlah klaster yang terbentuk dari 14 obyek wisata.

Murti, Hari; Supriyanto, Edy; Sugiyamta, Sugiyamta

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Tujuan pemecahan masalah penjual atau wira niaga keliling (traveling salesman problem, TSP) adalah menentukan lintasan atau rute dengan total jarak atau biaya yang paling minimum. Penelitian ini berkenaan dengan proses optimalisasi pencarian alternatif lintasan atau rute pada masalah TSP. Penjual mencari rute atau lintasan untuk mengunjungi semua kota yang ada sebanyak satu kali kunjungan. Proses optimalisasi pencarian alternatif menggunakan algoritma backtracking. Terdapat lima buah kasus TSP yang akan digunakan yaitu TSP1 memiliki 4 buah kota dengan 6 lintasan (jalur), TSP2 memiliki 5 buah kota dengan 10 lintasan, TSP3 memiliki 6 buah kota dengan 15 lintasan, TSP4 memiliki 7 buah kota dengan 21 lintasan, dan TSP5 memiliki 8 buah kota dengan 28 lintasan. Dari hasil pengujian diperoleh algoritma runut-balik (backtracking) dapat digunakan untuk menghasilkan jumlah alternatif lintasan yang lebih sedikit jika dibandingkan dengan total kombinasi alternatif lintasan. Semakin besar jumlah node (kota) dan jumlah lintasan (jalur) maka prosentase pengurangan variasi (alternatif) akan lintasan semakin besar.

Wahyudi, Eko Nur; Utomo, Agus Prasetyo; Mariana, Novita

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Semarang sebagai ibu kota Jawa Tengah merupakan kota pusat perdagangan dan industri dengan sektor unggulan di bidang manufaktur, agrikultur dan pariwisata. Dari sisi laju pertumbuhan ekonomi (LPE), kota Semarang mengalami peningkatan cukup signifikan yaitu 5,7 di tahun 2015 menjadi 5,8 di tahun 2016. Artinya laju pertumbuhan ekonomi masyarakatnya sangat tinggi, khususnya di sektor pariwisata. Banyak industri kecil tumbuh yang menopang laju pertumbuhan ekonomi menjadi meningkat, seperti di bidang makanan dan minuman olahan dan kerajinan. Beberapa wilayah dikhususkan dalam pengembangan industri tersebut, namun demikian tidak semua dapat menjadi sentra dari setiap bidang industri tetapi bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah, seperti contoh dalam usaha kerajinan batik ada di beberapa lokasi demikian juga dengan industri olahan pangan.Pola pertumbuhan industri mikro, kecil dan menengah tersebut agar dapat dimonitordan dikembangkan sesuai dengan potensi masing-masing wilayah industri dengan metode KMeans untuk bisa memetakan pembinaan dan pendampingan pengembangan yang tepatsesuai dengan bidang usaha para pelaku industri mikro, kecil menengah dan potensi wilayahkecamatan.

Retnowati, Retnowati; Listiyono, Hersatoto; Purwatiningtyas, Purwatiningtyas; Wedaningsih, Alana Sharfina; Rahmaziana, Liana

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Indonesia telah menerapkan Open Government Data (OGD) sejak tahun 2008, yaitu ketika Undang-UndangKeterbukaan Informasi Publik (UU KIP) No. 14 tahun 2008 disahkan. Penerapan UU KIP bagi segenap badanpublik, termasuk pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mulai diberlakukan pada tahun 2010, melalui PPNomor 61 tahun 2010. Pengelola KIP di Indonesia dilakukan oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi(PPID), yang dilaksanakan melalui surat keputusan (SK) pimpinan tertinggi pada badan publik, dimana ketikakonteksnya adalah pemerintah daerah, maka SK ditandatangani oleh Walikota atau Bupati. Secara faktual, Indonesiadimasukkan ke negara yang telah menginisiasi penerapan KIP tetapi berpotensi menghadapi kendala keberlanjutanpenerapannya. Sampai dengan tahun 2017, jumlah kota yang telah menunjuk dan memiliki PPID masih sebesar86,73% (85 kota dari 98 kota) se Indonesia. Hal ini menunjukkan adanya persoalan atau faktor-faktor yangmempengaruhi kesediaan atau kesiapan (readiness) untuk mengadopsi sistem baru di dalam ruang lingkupkelembagaannya. Penelitian ini bermaksud untuk untuk mengeksplorasi tentang kesiapan (readiness) untukmengadopsi pengelolaan KIP untuk memberikan layanan informasi dan dokumen kepada masyarakat. Hasilnyadiketahui bahwa faktor komitmen organisasi dan pengelola menjadi bagian dari rendahnya kualitas readinesspengelolaan KIP. Direkomendasikan melalui hasil pendekatan Soft Systems Methodology (SSM), agar dilakukanstrategi readiness organisasi dan pengelola melalui penguatan tata kelola dan penguatan individu dengan dukunganinfrastruktur dan pendanaan yang memadai.

Nurraharjo, Eddy; Santoso, Dwi Budi

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Ragam penelitian berbasis keilmuan pengolahan citra digital, telah emnjadi bagian penting dalam era internet, atau lebih dikenal dengan Internet of Things. Terlebih dalam perkembangan transformasi informasi dan data yang tren dengan istilah Big Data. Sumber data dalam pengolahan citra berupa data gambar, yang telah diubah dalam mode matriks. Penelitian pada kesempatan ini mengangkat tematik gambar obyek 2 dimensi, yang memenuhi kriteria kotak, segitiga dan lingkaran. Pengamatan lanjutan ini dilakukan untuk melakukan integrasi dari 3 buah metode, guna mengklasifikasikan ketiga bidang geometri 2 dimensi tersebut. Adapun metodenya adalah gabungan antara Circularity-Centerplot-Boundary, yang masing-masing berfungsi pada pendeteksian bentuk obyek, warna obyek dan jumlah obyek, pada sebuah gambr individu dan kombinasinya. Sistem yang diupayakan telah berhasil melakukan klasifikasi dengan tingkat kesesuaian hingga mendekati 100% untuk segenap data uji yang akuisisi datanya menggunakan kamera web.

Ardhianto, Eka; Lestariningsih, Endang; Handoko, Widiyanto Tri; Supriyanto, Edy

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Kota semarang merupakan daerah yang dikelola oleh pemerintah daerah kota semarang secara mandiri. Salah satu aset yang dikelola adalah aset berupa tanah dan bangunan milik pemerintah serta fasilitas umum yang ada di kota semarang. Aset tanah dan bangunan milik pemerintah kota semarang yang saat ini tercatat dalam Kartu Identitas Barang A terdapat sejumlah 3.092 bidang. Permasalahan yang muncul adalah, bahwa masih ada aset aset milik pemerintah yang tidak diketaui lokasi nya, tidak jelas status penanggung jawabnya dan belum jelas status kepemilikannya. Selain itu petugas yang silih berganti personel, sehingga pengenalan dan pelacakan aset milik pemerintah kota semarang menjadi sulit. Pengelolaan aset tanah oleh pemerintah kota semarang, saat ini dirasa kurang maksimal. Untuk itu perlu dibagun sebuah aplikasi sistem informasi geografi lokasi dan manajemen aset pemerintah kota semarang. Pengkoneksian Application Programming Interface (API) Google Maps pada website BPKAD pemerintah kota semarang akan memberikan informasimengenai lokasi aset tanah dan bangunan milik pemerintah kota semarang pada website googlemap. Website BPKAD yang terhubung ke googlemap memberikan kemudahan bagi operator untuk mengenali lokasi aset tanah dan bangunan milik pemerintah kota semarang. Keuntungan lain yang didapat yaitu meminimalkan kekeliruan dalam pengelolaan aset tanah dan bangunan.

Eniyati, Sri; Santi, Rina Candra Noor; Retnowati, Retnowati; Mulyani, Sri; Martha, Khristma

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Smart City adalah skonsep tata kota yang mengoptimalkan teknologi informasi dan digital untuk meningkatkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat, serta meningkatkan layanan Pemerintah. Kota Pekalongan sedang berupaya untuk mempersiapkan diri dalam proses implementasi Smart City. Dalam referensi diketahui bahwa salah satu indikator kesiapan implementasi Smart City adalah Smart Governance, yang terdiri atasi empat indikator utama yaitu Participation in decision-making, public and social services, Transparent Governance, political strategies and perspectives. Dari keempat indikator tersebut diperjelas ke dalam indikator operasional yang lebih mudah diukur secara kuantitatif. Oleh sebab itu metode penelitian dipilih mix research methods karena data yang diperoleh dilakukan melalui cara kualitatif dengan wawancara kepada narasumber. Hasil data dikelola dan diolah menggunakan cara kuantitatif. Cara kuantitatif tersebut adalah metode Fuzzy Inference System (FIS) Mamdani. Dari keempat indikator utama diturunkan menjadi 21 variabel input Hasil yang diperoleh adalah tingkat kesiapan Kota Pekalongan dalam mengimplementasikan Smart City dari Perspektif Smart Governance adalah 1,5 (Sedang).

Ningsih, Dewi Handayani Untari; Santoso, Dwi Budi; Saefurrohman, Saefurrohman

Dinamik 2016 Universitas Stikubank

Preservasi data / dokumen digital warisan budaya di jawa tengah menjadi hal penting karena halberikut ini:1. Akumulasi data yang tak terkendali, kerusakan data tanpa sengaja, pengubahan data tanpahak, kelangkaan metadata dan sistem dokumentasi,kelangkaan metadata dan sistem dokumentasi,bentukdata elektronik yang tidak dapat dipreservasi,kelangkaan mekanisme untuk preservasi dan tanggung jawabbersama dalam melestarikan objek warisan budaya.Banyak dokumentasi digital yang sudah dilakukan oleh pemangku kepentingan(stakeholder) tentangbangunan kuno dan bersejarah yang ada di kota Semarang, tetapi tersebar dalam beberapa blok ataupunweb pribadi dan instansi terkait. Tetapi website yang secara khusus mengelola portal tentang sejarah yangada di kota semarang belum banyak, serta dengan memanfaatkan teknologi kompuasi awan sehingga databisa disimpan dan dipakai secara bersama belum ada. Fasilitas integrasi antara teknologi Sistem informasigeografi dan komputasi awan untuk mengoptimalkan aplikasi yang bisa diakses oleh pengguna menjadikekuatan penuh dari sistem yang akan dibangun.Komputasi awan (cloud computing) yang dibangun dengan menggunakan layanan cloud public flickrdengan pertimbangan data tentang budaya bisa diakses oleh semua orang yang memiliki kepedulian dankepentingan tentang pelestarian budaya khususnya di semarang dan umumnya d jawa tengah.