Publication Search

59,365 articles from 472 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 54

Analytics

Yuanggara, Virnu; Mahenra, Ridwan

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini mengevaluasi efisiensi tiga algoritma sorting hybrid, yaitu TimSort, IntroSort, dan Merge-Insertion Sort, pada dataset skala menengah yang memiliki jumlah elemen antara 10.000 hingga 1.000.000. Tujuan utama penelitian adalah untuk menganalisis performa algoritma berdasarkan waktu eksekusi, konsumsi memori, dan stabilitas, dengan pengujian dilakukan pada berbagai jenis dataset, termasuk data acak, terurut, hampir terurut, dan data dengan banyak elemen duplikat. Pengujian dilakukan melalui simulasi komputasi menggunakan bahasa pemrograman Python dalam lingkungan terkontrol untuk memastikan hasil yang konsisten. Dataset sintetis dibuat untuk mencerminkan kasus dunia nyata, seperti pengolahan log sistem, pengurutan data pelanggan dalam aplikasi e-commerce, atau pengolahan data sensor dalam sistem Internet of Things (IoT). Hasil pengujian menunjukkan bahwa TimSort memiliki performa unggul pada dataset hampir terurut dengan waktu eksekusi rata-rata 0,12 detik untuk 1.000.000 elemen, sedangkan IntroSort lebih cepat pada dataset acak dengan waktu 0,09 detik dan konsumsi memori rendah sekitar 120 MB. Merge-Insertion Sort menonjol dalam hal stabilitas, tetapi memerlukan memori lebih besar, yaitu sekitar 180 MB untuk dataset yang sama. Analisis mendalam menunjukkan bahwa pemilihan algoritma yang optimal sangat bergantung pada karakteristik dataset dan kebutuhan aplikasi, seperti kecepatan untuk data acak atau stabilitas untuk pengurutan data berurutan. Penelitian ini merekomendasikan TimSort untuk aplikasi yang memerlukan stabilitas tinggi, seperti pengolahan data transaksi keuangan, dan IntroSort untuk aplikasi yang mengutamakan kecepatan pada data acak, seperti analitik data real-time. Untuk pengembangan lebih lanjut, penelitian ini menyarankan eksplorasi optimasi paralel atau implementasi algoritma pada perangkat dengan sumber daya terbatas guna meningkatkan skalabilitas dan efisiensi.

Simangunsong, Putra Torang; Sihombing, Yehezkiel; Ridwan, Achmad

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Since 2022, the application of the Internet of Things (IoT) in the healthcare sector has grown significantly, marked by the increasing adoption of wearable technology, artificial intelligence (AI), machine learning (ML), and blockchain integration. Research highlights India and China as leading contributors in this domain. IoT enables real-time monitoring of chronic diseases, tracking of patient vital signs, and detection of health protocol compliance. Integrated systems such as Monit4Healthy and RADAR-IoT support personalized medical recommendations and cross-platform interoperability. However, key challenges persist, including patient data privacy and security, system interoperability issues, data fragmentation, and barriers to user acceptance due to cost, digital literacy, and device comfort. Proposed solutions include blockchain for secure data sharing, adaptive congestion control for network performance, and user training to improve technology adoption. Therefore, successful IoT deployment in healthcare requires a comprehensive approach that addresses technological, social, ethical, and sustainability aspects to achieve an effective and inclusive transformation of health services.

Gitawijaya, Dhea; Siswandi, Arif; Afrianto, Irfan

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi layanan internet di Indonesia memengaruhi berbagai sektor industri, termasuk sektor makanan di PT Sarimelati Kencana Tbk. Perusahaan awalnya menggunakan layanan IndiHome, namun menghadapi tantangan seperti tingginya biaya dan ketidakstabilan jaringan yang berdampak pada efisiensi operasional. Sebagai alternatif, layanan Starlink hadir dengan jaringan satelit yang menjangkau wilayah luas dan mendapat respons publik yang lebih positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen masyarakat terhadap IndiHome dan Starlink menggunakan metode Naïve Bayes yang dievaluasi melalui K-Fold Cross Validation. Data dikumpulkan dari media sosial X (sebelumnya Twitter) dengan total 14.200 tweet (7100 tweet untuk IndiHome dan 7100 untuk Starlink), yang kemudian diproses melalui tahapan preprocessing seperti cleansing, tokenizing, stopword removal, dan stemming. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode Naïve Bayes memberikan akurasi terbaik pada data Starlink sebesar 83,74%, sedangkan pada IndiHome sebesar 73,31%. Analisis preferensi menunjukkan bahwa sentimen positif terhadap IndiHome sebesar 34%, sedangkan Starlink mencapai 47%.Temuan ini menunjukkan bahwa Starlink lebih unggul dalam persepsi publik dibandingkan IndiHome. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pertimbangan strategis bagi PT Sarimelati Kencana Tbk. dalam memilih penyedia layanan internet yang lebih stabil, efisien, dan mendukung kelancaran operasional perusahaan.

Alawiyah, Pileria; Nasyah, Maharani; Sunardi, Rudy; Laela, Neng Linda Badratul

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Kebakaran masih menjadi masalah serius dengan dampak besar, baik secara materi maupun korban jiwa. Deteksi yang lambat dan alarm konvensional yang tidak responsif menjadi penyebab utama tingginya tingkat kerusakan. Penelitian ini mengusulkan sistem deteksi kebakaran berbasis Internet of Things (IoT) yang mengintegrasikan multi-sensor dengan platform IFTTT (If This, Then That). Sistem ini menggabungkan sensor asap (MQ5, MQ9), suhu (DHT22), dan api, dengan NodeMCU ESP8266 sebagai pusat kendali, serta mengirim notifikasi real-time melalui WhatsApp. Tujuannya adalah meningkatkan akurasi deteksi dan mengurangi alarm palsu. Pengujian dilakukan dengan membandingkan sistem konvensional dan sistem IoT pada berbagai skenario kebakaran. Hasil menunjukkan bahwa sistem IoT memiliki keunggulan dalam kecepatan notifikasi (kurang dari 10 detik) dan kemampuan menyampaikan lokasi secara akurat. Meskipun memerlukan biaya awal lebih tinggi, efektivitas sistem ini dalam meningkatkan respons darurat menjadikannya solusi yang layak. Sistem ini cocok diterapkan di rumah, kantor, maupun fasilitas industri, serta memiliki potensi besar dalam pengembangan sistem keselamatan kebakaran yang lebih adaptif dan efisien di masa depan

Hartanto, Mika Respati

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Kelembapan dan suhu merupakan faktor yang penting dalam budidaya jamur karena jamur membutuhkan kelembapan dan suhu tertentu untuk tumbuh dengan baik. Aspek lingkungan perlu diperhatikan dalam budidaya jamur adalah selama masa pemeliharaan dan suhu di dalam rumah jamur harus dijaga di kisaran 15-30°C. Suhu di bawah 15°C mengakibatkan tubuh buahnya mengecil dan tangkainya panjang, tetapi kurus. Jika suhunya di atas 30°C, suhu akan menyebabkan payung jadi tipis dan ukurannya kerdil. Kelembapan udara optimum yang dibutuhkan antara 80-90%. Jika kelembapan udara terlalu tinggi, jamur akan cepat membusuk dan jika kelembapan terlalu rendah, jamur akan menjadi kerdil dan kurus. Untuk memonitor tingkat kelembaban dan suhu dalam budidaya jamur tiram dibutuhkan sistem monitoring yang berguna untuk mengetahui kondisi tanaman secara otomatis dan real-time. Internet of Things (IoT) memiliki konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat yang tersambung dalam koneksi internet secara terus-menerus. Penggunaan Internet of Things (IoT) dalam memonitor suhu dan kelembapan dapat membantu efisiensi dan mempercepat pengiriman informasi kelembapan dan suhu udara tempat jamur dibudidaya. Jenis penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development) dengan jenis model pengembangan prototyping. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem otomasi dan pemantauan berbasis IoT bekerja dengan baik, dengan tingkat kesalahan pembacaan sensor suhu DHT11 dibandingkan thermometer digital berada di bawah 5% (dengan nilai error antara 0,37% hingga 3,10%). Selain itu, alat dapat mengirimkan notifikasi kepada pengguna ketika suhu atau kelembapan berada di luar rentang yang telah ditentukan, sehingga membantu menjaga kondisi optimal bagi pertumbuhan jamur.

Sadiah, Ashifa Halimatus; Voutama, Apriade

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Pesatnya perkembangan belanja online melalui platform internet telah menyebar ke seluruh dunia khususnya di Indonesia dan telah banyak diketahui oleh masyarakat. Dalam konteks ini, kehadiran toko online atau e-commerce membantu perusahaan untuk menawarkan layanan dan produk yang berbeda, mengkomunikasikan informasi bisnis dan menjaga hubungan antara pemasok dan pelanggan. E-commerce memungkinkan transaksi bisnis diproses lebih efisien. Berbagai penelitian telah mengkonfirmasi bahwa e-commerce  membantu bisnis memperluas jangkauan pasar mereka dengan menawarkan produk dalam skala besar dan menyediakan penyimpanan data dan pelaporan yang dapat diakses dan disimpan melalui platform web. NICESO merupakan perusahaan retail dengan konsep toko modern yang  menawarkan berbagai macam produk antara lain alat tulis, mainan, aksesoris, peralatan rumah tangga, aksesoris handphone,  dan komputer. Tujuan dari pengembangan aplikasi NICESO adalah untuk membuat aplikasi penjualan yang memungkinkan masyarakat mencari dan membeli produk di suatu toko tanpa harus datang langsung ke toko. Aplikasi  juga membantu toko NICESO  menjangkau pelanggan, baik yang berbelanja langsung di toko maupun yang menggunakan aplikasi. Perancangan aplikasi ini dirancang agar mudah dipahami  oleh berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang tua.

Dewi, Nurul Aulia

Dinamik 2025 Universitas Stikubank

Kucing merupakan tipe hewan yang mudah dalam pemeliharaan. Dalam pemeliharaan hewan, memiliki aspek penting yang perlu diperhatikan yaitu terkait pemberian pakan. Tetapi, kadang kala aktivitas pemberian pakan sulit dilakukan jika pemilik hewan sedang sibuk dalam aktivitas atau sedang berada di luar rumah. Dengan memanfaatkan perkembangan teknologi Internet of Things yang dapat mempermudah manusia dalam memantau sesuatu dari jarak jauh, penelitian ini memberikan solusi untuk membuat alat pakan kucing otomatis yang dapat dipantau melalui aplikasi Android dari serta dapat membuat penjadwalan pemberian pakan. Adanya sistem ini, dapat memudahkan pemilik kucing untuk melakukan aktivitas pemberian pakan pada kucing sesuai waktu yang telah ditentukan, dan juga dapat melakukan penjadwalan pemberian pakan dengan menetapkan waktu pemberian pakan dan takaran porsi pakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode ADDIE. Hasil dari penelitian yang telah dilakukan setelah melewati pengujian menunjukkan bahwa alat pemberian pakan otomatis yang dibangun dapat mengeluarkan pakan dengan tingkat keberhasilan 95,62%, dengan rata-rata error 4,38% atau selisih sekitar 1-3 gram dari berat porsi pakan yang dimasukkan pengguna. Aplikasi Android yang dibangun juga dapat menerima informasi mengenai berat pakan, notifikasi aktivitas alat, serta melakukan pengaturan jadwal dan notifikasi.

Lestari, Rizki Amelia

Dinamik 2024 Universitas Stikubank

Sebagian masyarakat biasa melakukan kegiatan bertamu untuk mempererat tali silaturahim dengan orang lain. Namun saat tamu memasuki area rumah dan tiba di pintu masuk, terkadang penghuni rumah sedang tidak ada dirumah atau tidak mengetahui jika ada tamu yang sedang berkunjung. Selain itu jika penghuni rumah sedang beraktifitas di dalam rumah dan berada jauh dari pintu masuk rumah membuat suara tamu tidak terdengar. Untuk mengatasi permasalahan diatas maka di zaman sekarang ini dapat dimanfaatkan teknologi dalam bidang internet of things (IoT) yaitu untuk pembuatan  prototype bel rumah otomatis berbasis IoT dan face recognition dengan menggunakan modul ESP32-CAM serta aplikasi Android sebagai media notifikasi. Prototype bel rumah otomatis ini dibangun menggunakan komponen ESP32-CAM, sensor PIR, buzzer serta API face recognition sebagai database pengenalan wajah. Untuk pembangunan prototype aplikasi Android sebagai media notifikasi menggunakan software Android Studio dan Firebase sebagai basis datanya. Adapun metode yang digunakan yaitu metode prototyping. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, diketahui bahwa sensor PIR mampu mendeteksi tamu dengan jarak kurang lebih 200 meter dan ESP32-CAM dapat melakukan deteksi wajah dengan rentang jarak 40-80 cm. Sedangkan persentase error fungsional sebesar 16.6%. Hal ini menunjukkan bahwa hasil pengujian pada bel rumah otomatis bisa berjalan dengan baik.

Fauzian, Muhammad Thoriq

Dinamik 2024 Universitas Stikubank

Setiap harinya hampir semua orang selalu melakukan aktivitas sehari – hari berada di luar ruangan maupun diluar rumah seperti: bekerja, bermain, berlibur, maupun berolahraga. Ruangan yang ditinggalkan dapat menyebabkan terjadinya kehilangan barang akibat pencurian maupun terjadinya kerusakan pada barang yang ada di dalam ruangan. Sistem pendeteksi gerakan dan penangkap gambar ini dimaksudkan untuk membantu pemilik ruangan melihat apakah ada pergerakan manusia yang terjadi di dalam ruangan saat pemilik tersebut berada di dalam maupun di dalam ruangan. Perancangan alat pendeteksi gerakan ini  menggunakan sensor Passive Infrared (PIR), microcontroller ESP32-CAM, Relay, Buzzer dan MB102 Breadboard Power Supply. Sistem ini berbasis Internet of Things (IoT) dan menggunakan backend as a services (BAAS) sebagai media penyimpanan menggunakan Supabase, data yang disimpan pun akan ditampilkan di aplikasi smartphone, aplikasi tersebut dibuat menggunakan flutter, pada aplikasi tersebut pemilik rumah dapat melihat gambar, dan kapan terjadinya pengambilan gambar tersebut. Sistem pendeteksi gerakan manusia ini bekerja sangat baik, selain membunyikan alarm saat sistem mendeteksi adanya pergerakan manusia, sistem ini mengambil gambar yang dikirim ke aplikasi android dan memberi notifikasi. Dengan adanya sistem ini diharapkan dapat mengurangi kehilangan barang dan kerusakan pada ruangan

Yaqin, Wildan Maulana Ainul

Dinamik 2024 Universitas Stikubank

Setiap pemilik rumah atau ruangan seringkali mengalami kelalaian ketika meninggalkan rumah atau ruangan. Salah satu kelalaian yang sering terjadi yaitu pintu yang belum terkunci. Penggunaan anak kunci untuk saat ini sangat mudah dirusak oleh pelaku kejahatan karena anak kunci yang digunakan masih kurang efektif dan mudah terjadi kehilangan saat pemakaian. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pengguna dalam mengatasi kelalaian terhadap penguncian pintu apakah kondisi pintu sudah terkunci atau belum dari jarak dekat maupun jauh melalui smartphone. Prototipe ini dibangun dengan metode Prototyping dan diprogram agar dapat dikontrol menggunakan mikrokontroler ESP8266 berbasis Internet of Things (IoT) yang dilengkapi dengan komponen MC-38 Magnetic sensor, motor servo SG90, buzzer, RFID, dan kunci gerendel dengan terhubung pada penyimpanan Supabase dan Firebase yang nantinya akan ditampilkan pada aplikasi smartphone yang dibuat menggunakan Flutter. Prototipe ini dapat berfungsi dengan baik ketika melakukan penguncian dengan kunci gerendel pada pintu baik secara jarak jauh mapun dekat serta mendeteksi kondisi pintu yang terbuka atau tertutup dengan menyalakan buzzer dan mengirimkan data log juga notifikasi pada aplikasi smartphone. Hasil dari prototipe ini diharapkan dapat mengurangi pelaku kejahatan yang menyusup ke rumah atau ruangan melalui pintu masuk sebagai jalan utama memasuki rumah ataupun ruangan.

Syahputra, Hermawan; Simanjorang, R Givent A

Dinamik 2023 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) dalam pengenalan pola tulisan tangan angka 0-9. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa gambar angka 0-9 dalam bentuk bitmap yang diunduh dari internet. Setiap gambar angka diubah menjadi fitur numerik menggunakan metode ekstraksi fitur Zoning. Selanjutnya, data fitur numerik tersebut diuji menggunakan metode KNN untuk memprediksi angka yang ditulis.

Sahuri, Mohamad Abid; Hadidjaja, Dwi; Wisaksono, Arief; Jamaaluddin, Jamaaluddin

Dinamik 2021 Universitas Stikubank

Monitoring realizes efforts to improve the quality of health services. To obtain information on patient condition data during treatment. The monitoring process is done manually. So that it has an impact on the service and condition of the patient during treatment. The design of monitoring the patient's body temperature and heart during treatment with IoT can be controlled through the NodeMCU sensor ESP8266, MLX9014, MAX30100 sensor and Arduino IDE software program. Furthermore, it can detect the patient's temperature and the patient's heart rate during treatment. And processed by the NodeMCU ESP8266, the data from the two sensors is displayed on the SSD1306 OLED LCD and also to the smartphone of the medical officer on duty via Blynk. In order for the tool to work properly and optimally, it is necessary to adjust the pin placement so that it can work optimally. The problem of internet connection interference causes delays, resulting in a mismatch between the measurement of the test equipment and the standard tool. Data values are taken with an accuracy of 70%-93% for the MAX30100 sensor, for the temperature sensor it is close to optimal with a value that is read on a standard tool with an accuracy of 97%-99%.

Lambacing, Musakkarul Mu'minim; Ferdiansyah, Ferdiansyah

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Dimasa pandemi COVID-19 saat ini diberlakukanlah peraturan di mana setiap orang wajib menggunakan masker dan melakukan physical distancing pada saat keluar rumah di Jakarta. Ini merupakan salah satu kebiasaan baru yang akan dibiasakan ke masyarakat oleh pemerintah. Pada lingkungan perusahaan yang sudah mulai beroperasi 50%, juga mewajibkan karyawannya menggunakan masker dan physical distancing saat di kantor. Agar kebiasaan disiplin menggunakan masker di tempat umum ini dapat berjalan dengan baik, maka dibuatlah New Normal COVID-19 Masker Detektor dengan Notifikasi Telegram berbasis Internet Of Things ini agar lingkungan seperti perusahaan dapat mendisiplinkan karyawannya untuk menggunakan masker sebelum masuk ke kantor. Sistem ini dibuat menggunakan Raspberry Pi sebagai otak utamanya, dengan menambahkan modul kamera dan juga sensor PIR, yang akan mendeteksi apakah orang tersebut menggunakan masker atau tidak. Kemudian akan dikirimkan pesan notifikasi telegram kepada keamanan setempat agar orang tersebut diperbolehkan masuk ke kantor jika sudah menggunakan masker. Metode penelitian yang dilakukan adalah dengan merumuskan masalah yang ada,kemudian merumuskan tujuan penelitian, melakukan studi literatur, melakukan perancangan sistem dan melakukan pengujian sistem. Hasil dari penelitian ini adalah sistem dapat mendeteksi orang yang menggunakan masker dan notifikasi dapat dikirimkan ke keamanan melalui aplikasi telegram dengan baik.

Syahrorini, Syamsudduha; Hadidjaja, Dwi

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Human daily life depends on air, so air quality needs to be protected especially against pollution. Decreasing air quality due to dust pollution can result in ARI. Makes it easier to measure ambient air and air temperature using internet-based technology. Designing internet-based dust and temperature measuring devices using the gp2y1010au0f type dust sensor, and DHS11 sensor as a temperature sensor, amplifier circuit, NodemCU microcontroller, and LCD (Liquid Crystal Display). The measurement application is carried out at the location of the PT. Djabus Tunas Utama Ngoro Mojokerto East Java at 10 sampling points around the mixing tube. The measurement results show the concentration carried by ambient air quality standards when the engine stops, so it is safe for employees. When the machine is mixing and the machine is not mixing (ordinary conditions) the concentration of particulates and the temperature exceeds the ambient air quality standard, for that all employees are required to use PPE.

Wicaksono, Wibowo; Rahayu, Suryaningtyas; Suprayogi, Suprayogi; Sugiarto, Edi; Luthfiarta, Ardytha

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Sanggar tari merupakan sarana melakukan aktivitas berkesenitarian oleh sekelompok orang yang meliputi pelestarian, penelitian, dan kerjasama. Sanggar tari sangat diperlukan kehadirannya oleh masyarakat, seniman, dan pemerintah sebagai sarana untuk menumbuh kembangkan kesenian tari di Indonesia. Dengan upaya pemerintah dan seniman di Indonesia untuk melestarikan tari tradisional tersebut masyarakat terutama generasi muda lebih banyak berminat pada kesenian tari modern. Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, pengaksesan informasi dapat dilakukan dimana dan kapan saja dengan media internet, baik menggunakan perangkat komputer, mobile device sehingga informasi yang dibutuhkan dapat diakses dengan cepat. Penelitian ini mengusulkan pembuatan aplikasi yang digunakan untuk mengakses informasi lokasi sanggar tari. Algoritma Floyd-Warshall digunakan untuk menentukan rute terdekat pada lokasi sanggar-sanggar tari.  

Budiarso, Zuly; Nurraharjo, Eddy

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi sistem dari sistem analog menjadi sistem digital merupakan salah satu hal yang menjadi awal berkembangnya sistem kendali didgital. Dengan berubahnya sistem kendali analog menjadi sistem kendali digital maka jenis perangkat yang digunakan untuk mengimplementasikan sistem kendali juga berbahjuga berubah. Mikrokontroler adalah salah perangkat yang berfungsi sebagai perangkat utama dalam sistem kendali digital. Dengan mikrokontroler perancangan sistem kendali dapat dilakukan lebih efisien. Kemampuan mikrokontroler dalam sistem kendali dilengkapi dengan berbagai fitur penunjang, diantaranya prosessor, memory, A/D converter, analog/digital input/output dan beberapa kemampuan lain untuk mengolah data digital maupun analog. Seiring dengan perkembangan teknologi di bidang komputer, perangkat sistem kendali juga semakin berkembang dari mikrokokontroler beralih ke komputer. Hal ini disebabkan kebutuhan perangkat yang dapat mendukung fungsi sistem kendali itu sendiri. Sistem kendali dituntut untuk dapat menyelesaikan berbagai permasalahan yang cukup rumit. Untuk dapat memenuhi kebutuhan sesuai dengan tuntutan keadaan maka personal komputer merupakan perangkat alternatif yang dapat digunakan sebagai pengganti mikrokontroler. Raspberry Pi yang yang merpakan sebuah mini komputer Single Board Circuit merupakan pilihan yang dapat dilakukan auntuk menyelesaikan masalah sistem kendali. Secara umum spesifikasi teknis raspberry pi dapat mendukung sebuah sistem kendali dengan tingkat kesulitan tinggi. Fitur-fitur yang ada pada raspberry pi seperti memori, prosesor sudah dapat menyelesaikan masalah sistem kontrol. Perangkat I/O seperti USB, HDMI, dan kebutuhan daya yang kecil merupakan kelebihan dari raspberry. Selain itu raspberry juga dilengkapi dengan perangkat untuk komunikasis, yaitu Bluetooth dan wifi. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa raspberry merupakan mini komputer yang dapat digunakan dalam sistem kendali. Dengan menggunakan sebuah program, raspberry dapat digunakan untuk mengendalikan perangkat listrik seperti mematikan dan menghidupkan lampu dari jarak jauh, membuka dan menutup pintu, mengendalikan kamera dan berbagai macam peralatan listrik. Adanya bluetooth dan wifi memungkinkan raspberry dapat dioperasikan dari jarak jauh melalui jaringan internet atau jaringan komputer lokal. Selain menggunakan perangkat nirkabel, raspbery juga dilengkapi dengan LAN Card. Sehingga untuk kemunikasi dengan raspbery dapat dilakukan melalui jaringan lokal. Dengan menggabungkan beberapa raspbery dalam sebuah jaringan lokal (LAN) terbentuklah sistem kendali berbasis jaringan komputer.

Nurraharjo, Eddy; Budiarso, Zuly

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Gyroscope merupakan salah satu fitur yang dimiliki oleh modul GY-521, disamping kemampuan accelerometernya. Fokus pengamatan pada penelitian ini adalah upaya untuk membuat konsep antarmuka terhadap gyroscope-accelerometer dengan mengintegrasikannya bersamaan dengan modul Arduino UNO R3. Arduino menjadi inti dalam pemrosesan sinyal yang dihasilkan dari modul GY-521, dan diolah dengan formulasi sederhana menggunakan konsep segitiga siku-siku, unutk kemudian dihailkan data keluaran dengan simulasi menggunakan motor servo, sebagai indikasi pitch dan roll. Hasil penelitian ini adalah model komunikasi interaksi hasil perancangan antarmuka sistem yang diamati, dan mampu memberikan hasil pendekatan terhadap perubahan sudut dan respon motor servo terkendali dengan formulasi segitiga siku-siku dan batasan sudut 90 derajat sudut gerakan. Simulasi diberikan pada range sudut sebesar -90 hingga +90 derajat. Library yang terlibat dalah Wire.h, SPI.h dan Servo.h yang diperoleh dari internet.

Hidayat, Fajriansyah Noor; Al Amin, Imam Husni

Dinamik 2019 Universitas Stikubank

Pengaduan sering menjadi salah satu permasalahan di perusahaan yang sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan perusahaan. Kurangya perhatian terhadap masalah yang terjadi diperusahaan, baik itu masalah kecil atau besar sangat memprihatinkan. Pada masa sekarang dengan semakin canggihnya teknologi permasalahan seperti pengaduan keluhan dapat diselesaikan dan diproses secara cepat. Untuk membantu konsumen yang mengalami masalah dan mengutarakan keluhannya melalui pengaduan. Maka dari itu dibuatlah Queue System Pengaduan Pelanggan Internet Service Provider (ISP) Menggunakan Metode First In First Out (FIFO) yang bertujuan untuk memudahkan pelanggan untuk melakukan pengaduan dan menyampaikannya kepada perusahaan. Sistem ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP. Hasil dari penelitian ini adalah Sistem antrian pengaduan (Queue System) yang dapat memproses pengaduan pelanggan.

Nurraharjo, Eddy; Santoso, Dwi Budi

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Ragam penelitian berbasis keilmuan pengolahan citra digital, telah emnjadi bagian penting dalam era internet, atau lebih dikenal dengan Internet of Things. Terlebih dalam perkembangan transformasi informasi dan data yang tren dengan istilah Big Data. Sumber data dalam pengolahan citra berupa data gambar, yang telah diubah dalam mode matriks. Penelitian pada kesempatan ini mengangkat tematik gambar obyek 2 dimensi, yang memenuhi kriteria kotak, segitiga dan lingkaran. Pengamatan lanjutan ini dilakukan untuk melakukan integrasi dari 3 buah metode, guna mengklasifikasikan ketiga bidang geometri 2 dimensi tersebut. Adapun metodenya adalah gabungan antara Circularity-Centerplot-Boundary, yang masing-masing berfungsi pada pendeteksian bentuk obyek, warna obyek dan jumlah obyek, pada sebuah gambr individu dan kombinasinya. Sistem yang diupayakan telah berhasil melakukan klasifikasi dengan tingkat kesesuaian hingga mendekati 100% untuk segenap data uji yang akuisisi datanya menggunakan kamera web.

Yulianton, Heribertus; Sutanto, Felix Andreas; Hadiono, Kristophorus

Dinamik 2017 Universitas Stikubank

Kesan masyarakat terhadap suatu penyedia jasa layanan komunikasi dapat dianalisa melalui respon mereka. Salah satu media yang dapat digunakan untuk mendapatkan kesan tersebut adalah media sosial twitter. Seiring dengan perkembangan Internet, saat ini WoM telah berkembang menjadi electronic word-of-mouth. Electronic  Word  of  Mouth  (e-WoM)  communication  merujuk  pada  pernyataan  positif  atau  negatif  dari pelanggan potensial, pelanggan aktual atau mantan pelanggan mengenai suatu produk atau perusahaan via internet. Salah satu motif dalam e-Wom adalah Venting Negative Feelings, yaitu keinginan mengungkapkan ketidakpuasan konsumen terhadap produk atau perusahaan. Penelitian ini akan menganalisa percakapan tentang venting negative feelings pada media sosial twitter. Untuk mendapatkan data  dari  twitter akan  mengunakan  bahasa  R  yang  telah  menyediakan library untuk mengaksesnya. Hasil penelitian ini berupa data motif e-wom Venting Negative Feelings yang dapat digunakan sebagai pendukung keputusan pengguna internet dalam memilih penyedia jasa layanan internet yang baik.