Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 141-160 of 200

Analytics

Ardhianto, Eka; Hadikurniawati, Wiwien; Budiarso, Zuly

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Abstrak Bidang pengolahan citra digital mulai berkembang pesat sejak ditemukannya foto digital. Hal ini berlanjut ke bidang  pengolahan foto bergerak yang sampai saat ini disebut sebagai video. Kemajuan ini tidak terlepas dengan adanya semakin canggihnya teknologi digital yang menunjang pengolahan citra digital pada gambar diam dan gambar bergerak. Pada umumnya kamera digunakan  hanya untuk menangkap gambar dari lingkungan luar dan kemudian di simpan pada suatu media penyimpanan. Hasil perekaman sebagian besar hanya digunakan untuk koleksi saja. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk melakukan pengolahan gambar bergerak untuk mendeteksi jumlah sebuah atau lebih objek pada video. Kemampuan alat antu computer dalam menyelesaikan masalah sangat berperan untuk mendeteksi jumlah objek warna pada video. Penelitian ini menerapkan metode image subtracting dan penggunaan fungsi regionprops untuk meneyelsaikan masalah tersebut dengan beberapa tambahan script. Hasil yang didapatkan dari pengimplementasian cara image subtracting dan pemanaatan fungsi regionprops sampai hasil yang dicapai pada penelitian ini menunjukkan bahwa objek dengan kandungan warna pokok dapat terdeteksi jumlahnya. Kata kunci : Pengolahan citra digital, deteksi objek

Wibowo, Jati Sasongko

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Ujian nasional sebagai salah satu standarisasi pendidikan di Indonesia dilaksanakan bagi seluruh pelajar  di mulai  dari  tingkat dasar, tingkat menengah sampai dengan tingkat atas.  Pelaksanaan ujian nasional ini menggunakan media lembar  jawab komputer yang formatnya telah ditentukan dari pusat dan didistribusikan ke sekolah di seluruh wilayah pelosok tanah air. Agar siswa  tidak mengalami ketakutan dalam menghadapi ujian nasional tersebut perlu dilakukan tryout. Untuk melakukan tryout perlu  sebuah aplikasi yang digunakan untuk proses koreksi lembar jawab komputer. Dalam penelitian ini dirancang dan dibangun sebuah aplikasi koreksi ljk. Metode yang digunakan dalam pembuatan aplikasi koreksi ljk ini yaitu template matching, suatu metode yang dilakukan dengan cara  membandingkan hasil isian ljk dengan master template  ljk. Hasil dari perbandingan ini kemudian disimpan dalam  sebuah  database dan dapat digunakan untuk menganalisa hasil tryout.  Aplikasi ini dapat digunakan oleh sekolah-sekolah yang akan melakukan tryout, untuk mempersiapkan siswa dalam menghadapi ujian nasional. Kata kunci: ljk, lembar jawab komputer, tryout ujian nasional

Listiyono, Hersatoto; Prasetyo, Agus; Supriyanto, Aji

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Selama ini penentuan tingkat kemiskinan penduduk menurut BPS ditentukan berdasarkan 14 indikator. Pendataan, pengolahan, dan penyajian informasi yang dilakukan selama ini masih tersentralisir oleh lembaga BPS dan belum melibatkan secara langsung pada lembaga lain. Hal ini tentunya memberikan dampak bahwa   pemerintah daerah hingga tingkat desa atau kelurahan hingga saat ini hanya menjadi objek saja. Dalam penelitan ini akan dilakukan peralihan peran dalam pendataan, pengolahan, dan penyajian informasi dilakukan oleh aparat desa atau kelurahan hingga RW dan RT untuk dapat memberikan hasil yang lebih akurat dan transparan pada setiap daerah, sehingga dapat dilakukan secara Bottom-Up untuk menyajiakn informasi tentang kemiskinan menurut indikator BPS dan pemberian program penanggulangan kemiskinan (PRONAKIS) kepada warga miskin. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Action Research dengan teknik pengolahan data warga miskin menggunakan metode logika Fussy dan pengembanagn sistem informasi menggunakan metode System Developmen Life Cycle (SDLC). Hasil dari penelitian ini adalah menentukan status atau level kemiskinan warga yang didata pada suatu wilayah dan PRONAKIS yang sudah dijalankan pada suatu desa atau kelurahan kepada warganya. Informasi yang dihasilkan dapat digunakan sebagai pengambilan kebijakan tetang program pengentasan kemiskinan disuatu daerah.   Kata Kunci : Kemiskinan, informasi, BPS, pronakis.

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Stemming adalah proses untuk mencari kata dasar pada suatu kata. Pada analisa temu kembali informasi imbuhan merupakan bagian dari informasi yang tidak bermakna, seperti halnya stop word. Sehingga imbuhan harus dihilangkan untuk mempercepat proses pengindekan dan proses query. Proses stemming dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan menggunakan kamus dan menggunakan aturan-aturan imbuhan. Untuk mendapatkan tingkat kebenaran hasil yang tinggi biasaya digunakan kamus seperti yang diperkenalkan oleh Nazief dan Adriani,  stemmer bahasa melayu oleh Ahmad, Yuso, dan Sembok. tetapi teknik ini membutuhkan waktu komputasi yang tinggi karena ada proses pengambilan data pada database. Sedang untuk aplikasi yang lebih sederhana dan tidak membutuhkan akurasi yang tinggi teknik aturan imbuhan sangat mudah untuk diimplementasikan dan tidak membutuhkan waktu komputasi yang tinggi. Stemmer tala merupakan adopsi dari algoritma stemmer bahasa inggris terkenal porter stemmer. Stemmer ini menggunakan rule base analisis untuk mencari root sebuah kata. Stemmer ini sama sekali tidak menggunakan kamus sebagai acuan, seperti halnya stemmer ahmad,vega dan jelita. Proses stemming bahasa Indonesia menggunakan algoritma berbasis aturan mempunyai tingkat kesalahan tinggi, sehingga dapat mempengaruhi akurasi hasil akhir. Walaupun demikian performa stemming berbasis aturan relatif stabil dengan jumlah dokumen yang berkembang. Kata Kunci : Stemming, Stemmer Bahasa Indonesia, Tala

Wahyudi, Eko Nur; Jananto, Arief

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Dosen/Instruktur mempunyai tugas dan tanggung jawab  melaksanakan Tri DarmaPerguruan Tinggi, yaitu pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satukomponen dalam penilaian  pembelajaran adalah adanya penilaian kinerja  yang diberikan olehmahasiswa kepada setiap dosen/instruktur yang mengampu mata kuliah yang mereka ikuti.Harapannya, dengan penilaian tersebut maka diperoleh masukan mengenai kemampuan seorangdosen/instruktur dalam memberikan materi kuliah.  Tentunya hasil penilaian ini masih  perludigabung dengan komponen penilaian kinerja dosen/instruktur lainnya seperti melakukan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, penulisan jurnal ilmiah dan lain-lain. Teknik Klustering dengan metode K-Means diterapkan untuk memperoleh hasil kluster terhadap nilai rerata yag diberikan mahasiswa kepada setiap dosen/instruktur, baik pada semester gasal maupun semester genap pada tahun akademik 2012/2013. Kata kunci : kinerja, klustering, k-means

Februariyanti, Herny; Zuliarso, Eri

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Salah satu cara yang paling berhasil untuk mengorganisasikan informasi dalam jumlah banyak dan dapat dipahami oleh para pencari informasi adalah dengan melakukan klasifikasi dokumen berdasarkan topiknya. Kebutuhan akan dokumen pembelajaran untuk melakukan klasifikasi dokumen merupakan salah satu permasalahan yang sering muncul dalam topik klasifikasi dokumen. Permasalahan yang timbul menjadi semakin rumit dengan adanya fakta bahwa jumlah simpanan data berita menjadi sangat besar dan tidak terorganisir. Oleh karena itu, diperlukan suatu strategi pengelompokan otomatis dokumen-dokumen berita tersebut. Klasifikasi merupakan salah satu metode dalam data mining yang bertujuan untuk mendefinisikan kelas dari sebuah objek yang belum diketahui kelasnya. Pada klasifikasi terlebih dahulu akan dilakukan proses training dan testing. Pada proses tersebut akan digunakan dataset yang telah diketahui kelas objeknya. Pada penelitian ini akan dibangun aplikasi Klasifikasi Berita Menggunakan Ontologi. Obyek penelitian dari penelitian ini adalah artikel berita berbahasa Indonesia dari situs http://www.google.com Dengan adanya klasifikasi dokumen maka hasil download berita dari situs http://www.google.com dapat lebih terstruktur sehingga untuk mendapatkan informasi lebih cepat dan relevan sesuai dengan yang diinginkan.

Ardhianto, Eka; Lusiana, Veronica; Hadikurniawati, Wiwien

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Penggunaan komputer tidak hanya terbatas digunakan sebagai perangkat pengganti mesin ketik saja, namun telah banyak dikembangkan aplikasi yang dapat membantu penyelesaian pekerjaan manusia. Dalam hal pengolahan data meter listrik penggunaan perangkat komputer sebagai sarana pengolahan data catatan meter pelanggan listrik hingga saat ini terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan mengembangkan pengolahan data meter listrik dengan berbasis pengolahan pada citra foto meter listrik. Selain sebagai bukti fisik, foto yang diambil juga digunakan untuk penghitungan jumlah pemakaian KWh listrik pelanggan. Permasalahan yang muncul adalah dengan jumlah pengguna listrik yang tidak hanya sedikit maka proses entri data penggunaan KWh listrik kedalam aplikasi membutuhkan waktu lama dan terkadang terdapat kekeliruan angka yang diinputkan karena proses entri data memerlukan kejelian mata untuk melihat angka pada foto meter listrik. Dari permasalahan yang ada, maka dibutuhkan suatu perangkat aplikiasi yang mampu melakukan segmentasi secara otomatis untuk membantu menentukan lokasi angka angka meter listrik pada foto. Penelitian ini melakukan pensegmentasian lokasi angka meter listrik untuk membantu petugas entri dalam melakukan proses input data angka pemakaian listrik. Penggunaan algoritma dirancang untuk mendapatkan lokasi angka dengan menggunakan fungsi regionprops pada lingkungan MATLAB. Hasil akhir yang didapatkan adalah sebesar 47% dari sample yang diambil ternyata dapat menemukan lokasi angka meter dengan baik.

Munawaroh, Siti

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Kayu merupakan salah satu kekayaan alam Indonesia yang  sekarang ini menjadi salah satu kebutuhan masyarakat di Indonesia. Kegunaan kayu yang banyak membuat perusahaan yang bergerak pada bidang pemotongan kayu ikut andil besar pada pemenuhan kebutuhan kayu di Indonesia. Proses pemotongan kayu balok yang besar ke bagian yang lebih kecil, setiap perusahaan mempunyai teknik-teknik tersendiri. Perusahaan biasanya akan memotong kayu ke bagian yang besar dulu, selanjutnya bila sudah tidak bisa akan di potong ke ukuran yang lebih kecil, begitu seterusnya sampai bagian kayu habis terpotong. Teknik pemotongan dengan cara memotong ke ukuran yang besar dilanjutkn ke ukuran potongan yang lebih kecil disebut teknik pemotongan dengan menggunakan Algoritma Greedy. Dari hasil potongan kayu ke ukuran-ukuran tertentu tersebut, perusahaan dapat memperkirakan jumlah pendapatan yang diperoleh. Terkadang perusahaan kesulitan dalam menentukan harga potongan kayu karena harga kayu yang semakin melambung tinggi. Dengan adanya sistem pemotongan kayu dengan menggunakan algoritma greedy perusahaan dapat memperkirakan harga jual kayu supaya perusahaan tetap mendapat laba, dan konsumen juga tidak merasa dibebani dengan harga kayu yang tinggi.

Suhari, Yohanes; Redjeki, Rara Sri Artati; Handoko, Widiyanto Tri

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Fasilitas searching secara online penting bagi konsumen untuk mencari informasi yang cepat dan lengkap. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa perilaku konsumen pada search engine, yaitu menganalisa pengaruh nilai, kepuasan dan inesia terhadap loyalitas. Sampel dalam penelitian ini adalah pengguna search engine yang telah menggunakannya paling sedikit dua kali. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan analisis regresi. Hasil penelitian adalah sebagai berikut : a. Nilai tidak berpengaruh terhadap loyalitas konsumen. b.      Nilai berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen. c.             Kepuasan berpengaruh positif terhadap loyalitas konsumen d.               Inersia tidak berpengaruh terhadap hubungan antara kepuasan dan loyalitas konsumen

Jananto, Arief

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Umumnya penelaahan kompetensi lulusan dilihat dari tempat kerja mereka saat ini atau dengan cara menelusuri dari angket-angket yang diisikan oleh alumni pada periode tertentu. Hal tersebut juga dapat dilakukan melalui temu alumni maupun melalui pusat informasi alumni pada tiap perguruan tinggi. Lalu bagaimana jika kompetensi tersebut dikaji pada saat sebelum mahasiswa lulus, dengan mengkaji dari nilai akademik yang telah diperoleh ? Dengan menggunakan teknik data mining khususnya metode asosiasi dengan algoritma apriori dapat digali suatu informasi dengan tingkat kepercayaan(min.confidence) suatu transaksi dengan tingkat dukungan(min. support) tertentu sehingga menghasilkan suatu aturan. Setiap matakuliah dalam sebuah kurikulum memiliki  muatan kompetensi tertentu dan sebuah kompetensi dapat disumbang oleh beberapa matakuliah.Dengan mengelompokkan nilai akademik mahasiswa ke dalam suatu kompetensi dan mengambil nilai rata-ratanya maka akan dapat diperoleh suatu peta kompetensi dengan menentukan pada tingkat rata-rata tertentu. Pencapaian kompetensi pada level minimum support 70% dan minimum confidence 75%  pada studi kasus yang dilakukan adalah pada 3 kompetensi. Yaitu Sistem Informasi (IS), System Integration (SI) dan Network and Communication (NC). Artinya bahwa sebanyak 70% calon lulusan program studi S1 Sistem Informasi tahun angkatan 2004 s/d 2007 mempunyai kompetensi yang lebih dibidang system informasi, integrasi system dan jaringan dan komunikasi dibandingkan dengan kompetensi lainnya. Selanjutnya tidak menutup kemungkinan penggunaan teknik, metode maupun algoritma yang lain dan memberikan suatu hasil yang berbeda. Penelitian ini masih dapat dikembangkan lebih jauh.Kata Kunci : Kompetensi, Data Mining, Asosiasi, Apriori

Ardhianto, Eka; Hadikurniawati, Wiwien; Winarno, Edy

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Perkembangan teknologi image processing mengalami kemajuan yang pesat. Penerapan teknologi tersebut merambah berbagai bidang. Kamera digunakan untuk menangkap suatu gambar atau suatu kejadian. Gambar atau kejadian yang telah ditangkap oleh kamera memiliki informasi. Informasi tersebut kemudian diolah melalui media computer dengan bantuan perangkat lunak sehingga dapat digunakan untuk membantu manusia melakukan kegiatan yang spesifik. Sepeti halnya pengolahan video untuk membuat film. Sekitar pada tahun 1996, anda mungkin masih ingat dengan film anak anak yang berjudul “Space Jam” yang mana film tersebut adalah hasil penggabungan antara objek nyata yang diperankan oleh pemain basket Michael Jordan dan tokoh animasi “Looney Tones” seperti Bugs Bunny, Tweety, Silvester Cat dan lainnya. Pada tahun 1997, Azuma menggagaskan adanya penggabungan antara suatu objek nyata dengan objek virtual yang memiliki bentuk 3 Dimensi (3D) dengan lingkungan luar yang nyata secara real-time yang saat ini dikenal dengan sebutan Augmented Reality (AR). Dalam perkembangannya, perangkat AR menjadi bermacam macam, salah satunya adalah ARToolkit. ARToolkit adalah software library, untuk membangun augmented reality (AR). Aplikasi ini adalah aplikasi yang melibatkan overlay pencitraan virtual ke dunia nyata. Dalam menggunakan ARToolkit, diperlukan sebuah marker untuk mendeteksi penempatan objek virtual. Dengan bantuan marker tersebut, kita dapat memunculkan objek virtual pada perangkat visual komputer. Dari percobaan yang dilakukan, perangkat ARToolkit dapat dirancang dengan berbagaimacam objek virtual dengan menggunakan lebih dari satu macam marker yang disediakan. Sehingga mampu menghasilkan multi objek yang divisualkan secara bersama.   Kata Kunci : Augmented Reality, Virtual Reality, ARToolkit

Utomo, Agus Prasetyo; Murti, Hari; Rejeki, Rara Sri Artati

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Program studi perlu melakukan monitoring dan pengukuran secara terus-menerus  terhadap kinerjanya untuk memastikan ketercapaian tujuan yang telah ditetapkan.  Proses monitoring kinerja memerlukan data dan informasi yang diambil dari  seluruh bagian organisasi. Hasil monitoring kinerja selanjutnya akan disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan, secara efisien dan efektif. Performance Dashboard merupakan alat untuk menyajikan informasi secara sekilas . Dashboard  menginformasikan  Key Performance Indicators (KPI) dengan menggunakan media penyajian yang efektif. KPI yang digunakan dalam pembangunan Performance Dasboard  program studi ini seluruhnya menggunakan instrumen dari Badan Akreditasi Nasional (BAN) perguruan tinggi. Metodologi yang digunakan dapat diterapkan dengan baik pada studi kasus mengenai pembangunan dashboard untuk menunjang upaya penjaminan mutu program studi di lingkungan Universitas Stikubank Semarang. Penelitian ini lebih menitikberatkan bagaimana  aplikasi ini bisa memberikan kemudahan informasi terhadap  pengelola program studi, fakultas maupun pihak universitas terhadap capaian mutu dari program studi sarjana. Kata kunci : Performance Dashboard, Key Performance Indikator, Badan Akreditasi Nasional (BAN) Perguruan Tinggi.

Ningsih, Dewi Handayani Untari; Santoso, Dwi Budi; Saefurrohman, .

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Electronic Heritage (eHeritage) merupakan bentuk pendokumentasian produk warisan budaya (analog) ke dalam format digital. Perancangan electronic-Heritage (eHeritage) dalam bentuk dokumentasi dijital warisan budaya  Semarang dilakukan untuk melestarikan salah satu kebudayaan yang ada di Jawa tengah melalui penerapan teknologi komputer bagi upaya pelestarian dan publikasi. Dokumentasikan secara dijital warisan budaya dengan menggunakan teknologi komputasi awan, yang dilakukan dengan merekam dan mengolah sejumlah besar data serta disimpan secara on-line, dengan memanfaatkan layanan komputasi awan sebagai tempat penyimpanan data e-heritage yang bisa diakses oleh semua orang, pengelolaan informasi dengan menggunakan API Flickr, visualisasi dan presentasi hasil pengolahan data bisa ditampilkan untuk berbagai aplikasi.

Februariyanti, Herny; Zuliarso, Eri

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Dalam proses penelusuran informasi melalui internet sering diperoleh informasi yang sangat banyak, tetapi sebagian besar diantaranya adalah informasi yang tidak dibutuhkan. Dari sudut pandang temu kembali informasi (information retrieval), semakin banyaknya informasi yang tersedia di internet justru semakin mempersulit untuk menemukan kembali informasi yang relevan, yaitu informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Dalam suatu sistem temu kembali informasi, kemampuan untuk menemukan informasi yang tersedia diukur dengan recall dan kemampuan untuk menemukan informasi yang relevan diukur dengan ketelitian, maka proses penelusuran dalam situasi seperti tersebut di atas akan menghasilkan recall yang tinggi tetapi ketelitian rendah. Penelitian ini berusaha untuk mengklaster dokumen dengan menggunakan Algoritma Single Pass Clustering. Klastering  ini ditekankan untuk dokumen  berbahasa Indonesia. Keterkaitan antar dokumen diukur berdasarkan kemiripan antar dokumen ( similarity). Algoritma ini diuji coba dengan menggunakan dokumen berita arsip berita online Kompas http://www.kompas.com/archive dalam format HTML Hasil uji coba menunjukkan bahwa algoritma ini dapat diaplikasikan untuk pengelompokan dokumen berbahasa Indonesia. Pemilihan kata kunci  yang tepat akan meningkatkan kualitas temu kembali informasi (information retrieval) pada dokumen. Keywords: information retrieval, simmilaritas, singgle pass clustering, recall, precision

Utomo, Mardi Siswo

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Teknik scraping dapat dilakukan teknik regular ekspresi, regular ekspresi ditentukan pola yang mengawali dan mengakhiri suatu konten utama pada halaman situs. Salah satu situs yang mempunyai berbagai macam informasi yang akan digunakan sebagai obyek scraping adalah wikipedia.  Salah satu situs yang mempunyai berbagai macam informasi yang akan digunakan sebagai obyek scraping adalah wikipedia. Wikipedia sendiri adalah proyek ensiklopedia multibahasa dalam jaringan yang bebas dan terbuka. Kemampuan dari aplikasi web scraping adalah   Sistem berupa fungsi menggunakan aplikasi berbasis web digunakan untuk melakukan proses web scraping,  Menggunakan CMS wordpress sebagai manajemen kontennya, Terimplementasi di dalam wordpress sebagai plugin. Pada akhirnya untuk dapat di rangking dengan bagus oleh mesin pencari dibutuhkan konten unik, karena dengan teknik web scraping konten yang dihasilkan tidak unik maka teknik ini website tidak dapat menjadi urutan awal pada hasil mensin pencari Kata Kunci : Web Scraping, Web Mining, Regular Ekspresi

Februariyanti, Herny

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Hampir setiap aplikasi termasuk berbasis web dengan pengelolaan basis data membutuhkan proses temu kembali informasi. Pada proses temu kembali selain query dan umpan balik pengguna terlebih dahulu dilakukan proses pengindekan data yang. Proses indek kata merupakan salah satu tahapan pada penyiapan basis data untuk keperluan operasi temu kembali informasi. Pengindekan meliputi proses menghilangkan noise, dimana noise pada kalimat diantaranya adalah : imbuhan, angka dan stop word.  Proses indek juga meliputi pengelompokan kata menurut maknanya atau biasa disebut clustering. Dari hasil proses indek dihasilkan basis data yang siap untuk di query untuk diambil informasinya.  Dalam text preprocessing ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mendapatkan teks yang bebas derau (noise) atau bebas kata-kata yang tidak bermakna. Selain membebaskan dari derau, text preprocessing juga mengembalikan kata menjadi  kata dasar atau root word.Langkah-langkah dalam Text preprocessing dalam bahasa Indonesia adalah :Proses Filtering, Proses Tokenizing, Proses Stemming.   Kata kunci : indek kata, temu kembali 

Wibisono, Setyawan

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Saat ini sebagian dokumen perundangan Pemerintah Kota Semarang masih banyak dalam bentuk hardcopy, belum dapat secara mudah diakses masyarakat melalui teknologi internet. Produk perundangan Pemerintah Kota Semarang yang dimaksud di sini adalah Peraturan Daerah Kota Semarang, Peraturan Walikota dan Surat Edaran Walikota Dalam penelitian ini ada beberapa langkah yang dilakukan, yaitu: merancang XPath dengan memperhatikan node yang akan diambil. Xpath ini akan dapat diimplementasikan dalam XQuery untuk memperoleh data pada dokumen dalam format XML dari suatu koleksi dokumen perundangan Pemerintah Kota Semarang. Program aplikasi  untuk perolehan data pada basisdata perundangan Pemerintah Kota Semarang adalah memanfaatkan akses node pada sebuah XPath dokumen XML dalam membuat basisdata XML serta menggunakan XPath untuk memperoleh informasi sesuai query yang dimasukkan. Query yang dimasukkan adalah suatu kalimat dalam bahasa Indonesia. Sistem akan membuat sebuah jalur (path) yang disebut Xpath untuk mengakses node yang dituju sesuai dengan kalimat yang diinputkan.  Cara memperoleh data menggunakan cara menginputkan suatu kalimat dalam bahasa Indonesia, dengan tata bahasa yang telah ditentukan. Pada aplikasi ini juga diberikan contoh cara memberikan kalimat input, maupun pernyataan perintah untuk memperoleh data.  Output dari aplikasi ini dalam bentuk tabel kepada user, jika input kalimat yang diberikan sudah benar dan data tersedia sesuai permintaan. Data yang ditampilkan adalah node dari hasil pengambilan data berdasarkan XPath Jika format kalimat tidak sesuai dengan aturan maka yang dimunculkan oleh aplikasi ini adalah sebuah peringatan kesalahan. Kata kunci : node, perundangan, XML, XQuery, XPath

Lusiana, Veronica

Dinamik 2013 Universitas Stikubank

Segmentasi  citra  sebagai  bagian  dari  proses  pengolahan  citra,    adalah  kegiatan    untuk  membagi    citra    menjadi    beberapa    bagian    atau    region,    yang  bertujuan  untuk  mengisolasi  atau menemukan  suatu  obyek  di  dalam  citra. Disini, segmentasi    dilakukan   menggunakan    proses    deteksi  tepi    dengan    metode    atau operator  Kirsch  dan  Robinson.  Kedua  metode  ini  dipilih  karena  dapat digunakan untuk  mendeteksi  tepi  dari  delapan  arah  mata  angin.  Sebagai  perbandingan  dari  kinerja kedua metode di atas, maka digunakan  metode Sobel dan Prewitt. Proses  pengamatan  citra  uji  dilakukan  secara  visual  dan  menggunakan  batas    penerimaan  piksel penyusun  tepi  sebesar  80%.  Berdasarkan  pengamatan  secara  visual  terhadap  hasil  citra  uji  maka metode  Kirsch  memiliki  kinerja  paling  baik  untuk  mendeteksi  tepi    dibandingkan  dengan  metode Robinson,  Sobel  dan Prewitt.  Berdasarkan  jumlah  paling  tinggi   terhadap  piksel  penyusun  tepi  obyek maka urutan pertama, kedua, ketiga, dan keempat, dihasilkan dari metode Kirsch, Robinson, Sobel dan Prewitt. Kata kunci: Segmentasi citra,  deteksi tepi,  metode Kirsch, metode Robinson, metode Sobel, Metode Prewitt.

Sutanta, Edhy

Dinamik 2012 Universitas Stikubank

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi rancangan struktur database dalam SIAPT terhadap hasil-hasil penelitian sebelumnya dan sampel rancangan strukutr database yangg sedang digunakan pada saat ini. Evaluasi didasarkan pada parameter yang diturunkan dari definisi database yang diberikan oleh James Martin pada tahun 1975. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi dua permasalahan utama pada rancangan struktur database dalam SIAPT. Pertama, sebagian besar perancang umumnya tidak memperhatikan aspek fleksibitas struktur database. Perubahan-perubahan kebutuhan informasi (dan data) di masa mendatang cenderung tidak diantisipasi dengan baik. Kedua, adanya perbedaan pandangan tentang konsep sistem dan subsistem oleh para perancang, sehinga rancangan struktur database umumnya terbatas untuk level subsistem dan tidak dapat memenuhi kebutuhan baru yang berakibat pada munculnya kerangkapan data (data redundancy) dalam database. Dua hal tersebut telah menjadi penyebab utama terjadinya fenomena “tambal sulam” aplikasi SIM dan struktur database dalam SIAPT.

Handoko, W.T.; Ardhianto, Eka; Safriliyanto, Edy

Dinamik 2012 Universitas Stikubank

Citra memegang peranan sangat penting sebagai bentuk informasi seiring kemudahan yang ditawarkan dalam pengambilan, pemrosesan dan penyimpanannya masyarakat mulai banyak yang meninggalkan citra analog dan beralih ke citra digital. Namun terkadang timbul gangguan pada citra yang disebut noise sehingga menyebabkan kualitas citra yang diterima menjadi turun atau tidak sesuai dengan citra aslinya. Sehubungan dengan hal tersebut maka dalam penelitian ini bermaksud membuat aplikasi penghilangan noise atau pengurangan noise. Noise yang digunakan adalah additive Gaussian noise dan additive Laplacian noise, sedangkan Metode yang digunakan adalah wavelet tresholding analysis. Sedangkan Wavelet yang digunakan untuk mereduksi noise tersebut adalah wavelet daubchiess, coiflet dan symlet. Hasil analisis dari program denoising ini dapat disimpulkan bahwa jenis citra yang memiliki karakteristik normal contrast dan normal brightness memiliki hasil yang paling optimal di segala kondisi pengujian untuk jenis noise additive gaussian, dan additive laplacian gaussian. Untuk jenis citra yang memiliki karakteristik high brightness hasilnya lebih optimal bila dibandingkan dengan citra high contrast. Dalam aplikasi ini hanya menggunakan file citra berformat bitmap sebagai file pembanding yang dapat dideskripsikan melalui PSNR (peak signal to noise ratio), untuk pembuatan aplikasi ini digunakan software Matlab 7.0.4 sebagai software utamanya.