Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 781-800 of 976

Analytics

Dita Desi Elfrida Sianturi; Asrita Anggina Sinaga; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pendidikan menciptakan perubahan, perubahan mempengaruhi waktu depan semua siswa yang berpartisipasi dalam proses pembelajaran. Pendidikan merupakan aspek universal yang harus selalu ada dalam kehidupan seseorang. Tanpa pendidikan, manusia tidak akan pernah bisa berkembang dan terdidik. Pendidikan merupakan sesuatu yang dibutuhkan manusia, untuk memperoleh pendidikan begitu penting dan bertugas untuk mempersiapkan orang-orang yang akan membangun dan bangkit untuk mendukung kemajuan negara dan bangsa, khususnya Indonesia. Dalam meningkatkan mutu pendidikan tak dapat terlepas dari tenaga pendidik atau guru yang profesional. Sebab melalui guru yang profesional hasilnya, siswa senang mengikuti pembelajaran. Metode pendekatan studi pustaka yang meneliti dan menganalisis dan dengan pengumpulan data sekunder yang berasal dari buku, jurnal serta artikel ilmiah yang tentunya relevan dan memiliki ketertarikan dengan permasalahan yang menjadi pokok bahasan. Kode Etik Guru adalah kode etik yang mengikat sikap dan tindakan semua guru. Dari sini dapat disimpulkan bahwa etika guru ini sangat diperlukan. Karena mampu menghindari perbuatan sewenang-wenangnya terhadap siswa yang diajarnya. Untuk mengamalkan etika guru, guru harus mampu mengikuti aturan dan standar Kode Etik. Oleh karena itu Profesi guru tidak terbatas pada pekerjaan yang harus dilakukan dan dituntut, tetapi juga panggilan Tuhan yang harus dipenuhi. Tujuan utama pelajaran adalah untuk memuliakan Tuhan melalui pembelajaran yang membantu siswa mengenal Tuhan dan memiliki hubungan yang baik, senantiasa mencapai kesempurnaan di dalam Kristus. Peran guru dituntut tidak hanya sebagai fasilitator mata pelajaran, tetapi juga sebagai pemandu yang memfasilitasi pemahaman siswa terhadap proses pembelajaran.

Eyani Sisilia Simbolon; Juni Romauli Sinaga; Jonatan Hutauruk; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Berkembangnya teknologi yang pesat peserta didik atau siswa dituntut untuk dapat berpikir kreatif guna memerangi era globalisasi. Pendidikan agama Kristen penting bagi siswa untuk meningkatkan keimanannya dengan kreativitas belajarnya. Dalam mendukung siswa yang kreatif dalam belajara maka dalam hal ini guru memiliki peran yang penting. Guru diminta untuk memiliki kompetensi – kompetensi untuk pembelajaran. Tujuan penulisan ini adalah Mengetahui kompetensi dasar guru PAK dalam meningkatkan kreativitas belajar Siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan data sekunder yang diperoleh dari buku, jurnal, artikel, serta website yang kredible. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki empat kompetensi yaitu kompetensi pedagogic, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi professional. Guru yang memiliki kompetensi yang baik maka dapat meningkatkan kreativitas belajar siswa.

Jenni Trimaya Lumbantoruan; Harni Rospita Nababan; Henni Jannimar Sonya Sitompul; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru Pendidikan Agama Kristen merupakan seorang pemimpin yang terpanggil untuk menjadi pengajar, pembimbing, supaya menjadi anak yang takut akan Tuhan. Karakter adalah suatu sifat, watak, atau perilaku yang ada pada diri seseorang dan menjadi sebuah gambaran dirinya. Seseorang harus memiliki karakter yang baik, sehingga dapat memberikan gambaran yang positif kepada orang lain. Karakter adalah suatu ciri khas yang membedakan dirinya dengan orang lain. kompetensi kepribadian adalah memiliki kemampuan yang dapat menjadi cerminan kepribadian yang mantap, dewasa, stabil, dewasa, arif,  bijaksana, berwibawa dan berakhlak mulia. Guru Pendidikan Agama Kristen yang memiliki kemampuan personal adalah dia yang telah mengenal dan mengandalkan Yesus dalam setiap aspek hidupnya serta mau menyampaikan kabar baik tentang Yesus kepada seluruh dunia lewat hidupnya. kompetensi kepribadian guru PAK adalah: memiliki iman, menjadi teladan, adil, jujur, objektif dalam menilai serta mampu menjadi sahabat bagi peserta didik.

Nona Merjuna Sianipar; Monica Sales Situmorang; Redopri Ramayana Saragih; Murni Asri Silaban; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru merupakan bagian penting dari pendidikan. Guru Profesional adalah guru yang memiliki keterampilan yang diperlukan untuk melaksanakan tugasnya. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki guru adalah kemampuan guru dalam menguasai dan mengembangkan lebih lanjut bahan ajar lainnya, karena bahan ajar merupakan komponen. Hal ini sangat penting dalam pembelajaran dan merupakan bagian yang penting untuk ditentukan keberhasilan siswa. Hasil Penelitian tentang penguasaan bahan ajar pendidikan agama dan akhlak kristiani yaitu guru membutuhkan kemampuan menguasai dan merancang bahan ajar, memilih dan mengumpulkan materi seoptimal mungkin untuk membantu siswa mencapai standar kompetensi dan kompetensi inti, menyusun materi kegiatan pembelajaran dimana materi diurutkan berdasarkan SK dan KD yang ada, mengidentifikasi bahan-bahan yang diterima dan yang bukan dari Buku Penyusunan Kurikulum. Adapun profesionalisme guru dalam mengembangkan materi pembelajaran, semakin profesional seorang guru, semakin mudah baginya untuk berkembang bahan ajar. Guru profesional menguasai materi berdasarkan kurikulum, mengembangkan kreativitas mereka melalui pertukaran pengalaman antara guru, mengembangkan dan menggunakan media massa dan media cetak, mengembangkan melalui seminar pendidikan, lokakarya dan belajar mandiri. Faktor pendukung dan hambatan pengembangan bahan ajar adalah faktor internal yaitu kemampuan berpartisipasi keinginan guru bahasa PAK itu sendiri dan faktor eksternal yaitu keadaan fasilitas Infrastruktur dan dukungan dari pihak lain.

Erika Dame Hottua Simorangkir; Eset Sarina Banjarnahor; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Turunnya prestasi belajar siswa di pengaruhi dukungan tau motivasi yang kurang.Untuk itu guru Pendidikan Agama Kristen sangatlah diperlukan untuk mendidik dan membina setiap anak didik termasuk anak didik Kristen. Tujuannya agar anak didik tersebut dapat meningkatkan kemauan atau prestasi belajar mereka dalam proses pembelajaran. Adapun tujuan dari penulisan ini adalah bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan penelitian peran para guru pendidikan Agama Kristen dalam peningkatan prestasi dan motivasi belajar para peserta didik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dalam hasil pengumpulan data ditentukan melalui wawancara.  Untuk itu ada beberapa tahap peningkatan prestasi belajar peserta didik yaitu ditentukan sebagai berikut, proses, menilai hasil belajar peserta didik tersebut dan yang ketiga menilai portofolio. Ketiga hal ini akan menjadi acuan untuk keberhasilan pembelajaran di suatu sekolah.

Erentika Situmeang; Erfan Tanda Rindu Simanjuntak; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Bahan pelajaran PAK  yang diperoleh peserta didik dapat bermanfaat manakala bersentuhan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Pendidikan iman yang diperoleh hendaknya dijadikan senjata analisis bagi peserta didik dalam membantu mereka menghadapi serta menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi. Maka guru PAK yang sudah mempelajari pendidikan psikologi anak (peserta didik) harus memahami masalah-masalah atau juga harus mengetahui latar belakang seorang peserta didik. Jika berita Alkitab tidak dibawa pada implikasi kehidupan sehari-hari, maka dengan sendirinya kabar baik yang dibawa oleh berita itu menjadi mati dan tidak berguna. Maka menjadi konselor merupakan tugas guru PAK untuk menghasilkan relevansi antara berita Alkitab dan kehidupan sehari-hari peserta didik. Pemimpin remaja hampir selalu menggambarkan program remaja mereka dalam hubungannya dengan guru atau pemimpinnya. Maksudnya adalah apabila guru atau pemimpinnya baik, maka programnya juga dapat dianggap baik. Pemimpin atau gurulah yang bisa menjadikan kelasnya itu baik atau buruk. Adalah menarik bahwa bagi pelajar SMA atau mahasiswa, mereka selalu memilih berdasarkan mata pelajaran dan bukan terutama karena gurunya. Sedangkan peserta didik remaja jenjang SMP, sedikit sekali kemungkinan bahwa ia memilih berdasarkan mata pelajaran. Ia selalu bertanya ,guru siapa yang diambilnya dan bukan mata pelajaran apa. Persoalan pokok adalah bagaimana mendapatkan guru yang baik dan menghindarkan guru yang tidak baik.

Dame Cibro; Endang Sri Hariyanti Simangungsong; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru adalah unsur penting dalam kegiatan mengajar. Guru juga dapat disebut sebagai jembatan dan sekaligus agen yang memungkinkan peserta didik berdialog dengan dunianya. Seorang guru PAK yang professional mengutamakan hubungan pribadinya dengan Allah dan sesama. Dalam dunia sekolah harus mampu mengenal peserta didik, menguasai bahan ajar hingga penggunaan metode. Sebagai seorang yang professional, tugas seorang guru PAK bukan hanya sebatas pen-transfer pengetahuan melainkan harus mampu menjadi penginjil, penafsir iman Kristen, gembala dan sebagai pedoman dan pembimbing bagi setiap peserta didik maupun bagi masyarakat. Minat belajar adalah suatu ketertarikan terhadap suatu pelajaran yang kemudian mendorong individu untuk mempelajari dan menekuni pelajaran tersebut. Dalam proses pembelajaran tanpa adanya minat siswa maka pembelajaran tidak dapat diterima oleh siswa itu sendiri. Peran guru PAK sebagai motivator akan menolong setiap peserta didik yang sedang bermasalah dan jika memungkinkan dapat memberikan solusi sehingga mereka dapat keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi. Pendidikan Agama Kristen tidak dapat dipandang sebagai pekerjaan sambilan saja, tetapi pekerjaan ini sebagai Amanat Agung dari Allah yang harus dilaksanakan oleh seorang guru dengan sungguh-sungguh dan sepenuh hati sebagai pelayanan kepada Allah terhadap manusia.

Anggi Clarita Situmeang; Ayu Gandari Sipayung; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pembentukan karakter adalah sesuatu yang dialami pada setiap diri manusia, yaitu berhubungan dengan diri sendiri, dengan lingkungan, dan Allah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran aktif pendidikan agama kristen dalam pembentukan karakter dengan kasih. Dalam penelitian peran aktif pendidikan agama kristen dalam pembentukan karakter dengan kasih ini menggunakan metode kepustakaan. Penelitian ini memberikan pemahaman bahwa pembentukan karakter dalam diri manusia harus berdasarkan kasih. Pembentukan karakter ini membimbing setiap orang harus mempunnyai sikap saling mengasihi dan menyayangi terhadap satu dengan yang lain. Dalam tulisan ini pendidikan agama kristen sangat berpengaruh besar terhadap masa depan generasi muda, karena pendidikan agama kristen adalah wadah pembinaan peserta didik agar memiliki sifat seperti Tuhan Yesus.

Romauli Siagian; Mita Analisa Sipayung; Risky Hamonangan Hutagaol; Samuel Pardede; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Orientasi jurnal ini adalah untuk mendiskusikan penerapan etika mengajar Yesus, sebagai guru agung kepada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan menggunakan studi literatur dari berbagai jurnal dan buku. Keteladanan seorang guru sangat penting dalam dunia pengajaran. Hal ini dikarenakan keteladanan guru mempengaruhi kepribadian atau karakter siswa. Dalam pelayanan seorang guru, teladan Yesus ditunjukkan dalam cara Ia mengajar, mengajar, mengutus, berdoa, menaati kitab suci, melayani dengan sepenuh hati, mengasihi dan setia. Sebagai seorang guru, ia tidak hanya mengajar secara teori, tetapi segala sesuatu yang diajarkan juga dapat dilihat melalui tindakannya sehari-hari. Teladan harus tahan lama dan konsisten. Tujuan jurnal ini adalah untuk menggambarkan teladan Yesus sebagai seorang guru besar dan bagaimana para guru menerapkannya. Kesimpulannya bahwa mengajar sudah menjadi tugas utama seorang guru, tetapi tidak hanya tentang pengetahuan kognitif, melainkan pengetahuan keteladanan. Kehidupan berdasarkan etika Yesus yang membawa perubahan perilaku bagi para murid dan kesaksian bagi orang lain. 

Elvina Sianipar; Destiana Marbun; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Di Indonesia ini guru memiliki peran yang sangat penting didalam dunia pendidikan. Bisa dikatakan seorang guru itu merupakan Figure yang bisa dicontoh oleh peserta didik dan ia mempunyai kepribadian yang sangat matang atau seorang guru yang baik yang mampu menumbuhkan motivasi peserta didik. Guru yang mengajar dengan mental seorang pembimbing sekaligus sebagai motivator terhadap naradidiknya yang diajarinya untuk menumbuhkan jiwa-jiwa yang mau semangat belajar terkhusus nya belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Jika guru tersebut memiliki wawasan yang luas serta memiliki kemampuan dalam menguasai kelas bahkan ia sangat professional dalam mengajar maka siswa yang akan diajarinya dapat menyerap semua materi yang telah diajarkan oleh Guru tersebut. Dan jika guru tersebut tidak memiliki kepribadian yang jelas dalam mengajar naradidik maka alhasil akan mendapatkan naradidik yang malas belajar dan tidak mau tau terhadap mata pelajaran PAK.

Rumiris Taruli Pardede; Ristati Marpaung; Roli Yanti Laoli; Rosmelina Naibaho; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah yang sering kita lihat dalam kehidupan kita sehari-hari yaitu bahwa menjadi seorang guru khususnya guru Pendidikan Agama Kristen tidaklah mudah, menjadi guru Pendidikan Agama Kristen harus dapat menjadi teladan dalam kehidupannya. Tujuan dari tulisan ini adalah untuk mengetahui bagaimana peran guru Pendidikan Agama Kristen sebagai teladan dalam membentuk karakter siswa yang unggul dan memiliki spiritualitas Kristen sesuai dengan kebenaran dan kehendak Kristus. Metode yang dipakai adalah pendekatan studi kepustakaan. Penulis mengumpulkan data dari sejumlah literatur terkait dengan pembahasan tersebut. Guru PAK merupakan seorang pengajar dan pendidik yang berperan sebagai pembimbing, penginjil, teladan dan memiliki karunia khusus untuk dapat membimbing dan membentuk karakter siswa Kristen menjadi karakter yang dimiliki oleh Yesus Kristus. Keteladanan guru PAK adalah hal-hal yang dapat dicontoh dan ditiru melalui segi-segi kehidupan guru. Guru sebagai teladan juga harus memiliki sifat-sifat tertentu sebagai dasar pengimplementasian keteladanan diantaranya yaitu: Guru harus benar-benar meneladani Yesus Kristus sebagai teladan yang menjadikan kita guru yang dapat menjadi teladan juga agar dapat membentuk karakter siswa yang unggul dan memiliki spiritualitas Kristen dalam kehidupannya sehari-hari. Oleh sebab itu, kami mengangkat judul “Peran Guru Pendidikan Agama Kristen Sebagai Teladan dalam Membentuk Karakter Siswa yang Unggul dan Memiliki Spiritualitas Kristen”. Dengan menjadi teladan dapat membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi.

Martina Simamora; Masniur Simanullang; Merlin Siahaan; Rani Manik; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan peranan kecerdasan spiritual dalam peningkatan profesionalitas guru Pendidikan Agama Kristen.Mengingat tugas dan tanggung jawab guru dalam pengajaran yang demikian berat, penelitian ini bermanfaat untuk membantu para guru dan calon guru yang hendak meningkatkan tugas profesionalitas kepengajarannya.Profesionalitas pada guru PAK memegang peran penting dalam keberhasilan mewujudkan anak didik yang berkarakter kristus. Kecerdasan spiritual merupakan hasil hubungan yang dekat dengan Tuhan.Melalui penelitian ini penulis menyampaikan bahwa melalui kecerdasan spiritual,Allah berbicara dan menuntun para guru dalam menjalani tanggung jawab profesinya.Hasil Penelitian menyimpulkan bahwa ketika seorang guru memiliki kecerdasan spiritual maka tercipta kemampuan memahami hakikat diri,mampu memahami kehendak Tuhan sehingga yang menggerakkan hidupnya adalah Roh Kudus. Dengan demikian keberadaan dirinya baik tubuh dan jiwa nya terarah untuk menjadi guru yang serupa dengan Yesus sang Guru Agung.

Septina Rumiris Sitorus; Sarah Sirait; Dorlan Naibaho; Rotua Setiani Sinaga; Septina Silaen

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Dalam membentuk karakkter dan kepribadian siswa, seorang guru yang menjadi arsitek harus memiliki kepribadian yang kuat terlebih dahulu agar bisa mencontohkannyakepada siswa. Dalam profesionalisme guru ada beberapa kompetensi yang harus dikuasai oleh seorang guru salah satunya adalah kompetensi kepribadian. Kompetesni kepribadian memiliki indikasi-indikasi didalam penerapannya, ada beberapa indikasi yakni kepribadian yang mantap dan stabil, dewasa atau mendiri dan juga berwibawa. Kompetensi ini juga bisa dikatakan bisa menjadi landasan untuk menjalankan kompetensi-kompetensi yang lain agar menjadi satu keutuhan utuh menjadi guru profesional

Lestari Sinaga; Loviana Br Manullang; Leo Saputra Situmorang; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini mendeskripsikan peran kode etik dalam meningkatkan profesionalisme  guru  Pendidikan Agama Kristen.Guru merupakan orang yang memiliki tanggung jawab untuk mendidik dan menyampaikan ilmu pengetahuan kepada para peserta didik dalam rangka mencapai tujuan pendidikan yaitu untuk mencerdaskan dan memajukan kehidupan bangsa.Sebagai sebuah profesi, guru memiliki kode etik untuk mengatur sikap dan perbuatan guru agar tetap profesional dan bermartabat.Namun,masih banyak guru dalam praktiknya masih banyak yang tidak mampu mengerjakan tugasnya secara professional yang merugikan banyak pihak.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa seorang guru pendidikan agama Kristen harus memilki kesadaran dalam meningkatkan profesionalisme guru untuk memperluas kapasitas sebagai alat di tangan Tuhan untuk kemuliaan-Nya.

Mega Fitry Situmorang; Melpa Sintauli Hasibuan; Putri Jelita Hutasoit; Rani Bella S. Siregar; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru adalah kunci yang membangkitkan daya kreativitas dan inovatif dalam dunia pendidikan. Sehingga guru memiliki peranan yang sangat penting dalam pendidikan Seorang guru harus berupaya dulu agar dirinya sendiri kreatif dan inovatif, jika seorang guru ingin membangkitkan dan mengembangkan kreativitas dan inovatif dalam diri peserta didik. Dan seorang guru yang kreatif dan inovatif pastilah di didik oleh orang- orang yang kreatif dan inovatif juga. Oleh sebab itu, guru harus mengembangkan daya kreativitas dan inovatifnya untuk melakukan perubahan dalam kegiatan belajar di sekolah Maka dari itu, seorang guru harus memiliki anggapan yang baik berkaitan dengan membuat situasi belajar menjadi situasi belajar yang menarik dan menyenangkan Apalagi di era milenial ini, sumber belajar siswa tidak lagi bersumber pada gura saja.  Tetapi mereka bisa mendapatkan informasi yang mereka inginkan dari berbagai sumber. Sehingga guru harus berinovasi dengan model, atau metode pembelajaran yang baru. Agar suatu pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa,maka guru harus memilih media pembelajaran yang tepat agar dapat meningkatkan kemampuan siswa. Untuk itu guru harus kreatif dalam memilih dan menggunakan media dalam proses pembelajaran.

Eli Boi Sinamo; Heppi Manik; Ibelala gea

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini tentang peran penatua di Gereja dalam tanggung jawabnya di Indonesia banyak jemaat yang kurang dalam pelayanan, banyak jemaat yang kurang mengalami pertumbuhan baik secara kualitas maupun kuantitas. Seiring dengan pertumbuhan gereja, maka pemimpin gereja atau pendeta juga para penatua akan membantu tugas jemaat dalam kepercayaannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perspektif jemaat tentang tugas penatalayanan yang dilakukan oleh para penatua di dalam lingkungan jemaat maupun gereja. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif, di mana partisipan merupakan jemaat dari gereja tersebut. Teknik pengumpulan data dengan mengedarkan dan mengumpulkan angket pertanyaan, di mana hasilnya adalah, belum semua penatua melaksanakan tugas pelayanannya dengan maksimal. Hal tersebut disebabkan karena kurangnya pemahaman para penatua tentang tugas dan tanggung jawabnya yang berhubungan terhadap pertumbuhan gereja, komunikasi yang tidak efektif di antara para penatua.

Elisabet Helentina Silitonga; Agustina Srisayanti Simanungkalit; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Kode etik Guru adalah landasan tingkah laku pendidik Indonesia dalam melaksanakan tanggung jawab ke profesionalan dalam bidang pendidikan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk untuk mengetahui pengaruh penerapan kode etik guru terhadap etika peserta didik. Guru diharapkan mampu secara profesional mengembangkan karakter yang baik terhadap peserta didik.

Christin Nahampun; Elia Analisa Sihite; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru agama Kristen adalah  orang yang menyampaikan informasi tentang agama Kristen yang bersumber dari Alkitab bergantung pada Kristus dan berpusat pada Roh Kudus. Peran seorang guru agama Kristen adalah memberikan pemahaman kepada siswa agar mereka dapat mengenal Tuhan dan semua yang Tuhan jadikan dan kasih-Nya kepada manusia. Guru merupakan salah satu komponen penting yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan yaitu tenaga pendidik. Tugas seorang guru meliputi pengajaran, pelatihan, penelitian, pengembangan, pemberian layanan teknis, termasuk  pengelolaan kelas. Terutama guru agama kristen harus mampu memimpin pelajaran dengan baik. Kesadaran guru agama Kristen yang baik untuk menjadi guru yang profesional memimpin kelas. Profesionalisme  guru merupakan bagian  penting dalam proses pendidikan peserta didik, khususnya dalam pengelolaan kelas.Penulis menggunakan Meode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. Mengkaji profesionalisme guru Pendidikan Agama Kristen dalam kepemimpinan kelas. Tugas seorang guru  PAK  Secara Profesional terhadap pengelolaan kelas dalam proses pembelajaran sedemikian rupa sehingga tujuan pendidikan tercapai. Selain dari pada itu tujuan dari pengelolan kelas ini supaya tenaga pendidik dapat membuat hal – hal yang baru supaya peserta didik  juga bisa berkembang dan mengetahui apa itu pengelolaan kelas .

Amelia Manullang; Erni YusrianZebua; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Dalam percakapan sehari-hari, sering terdengar istilah profesi atau profesional, perlu diketahui bahwa profesi keguruan merupakan profesi yang sedang berkembang saat ini. Pemikiran tentang hakikat profesi keguruan kerap kali diperbincangkan. Bagi calon guru, pengetahuan tentang profesi keguruan harus benar-benar dimiliki untuk dapat mengembangkan  cara berpikir alternatife untuk menyelesaikan masalah peserta didik. Dengan demikian, mutu pendidikan harus sangat diperhatikan bagi para guru untuk menyelamatkan profesinya.Dalam hal ini, peran guru bukan hanya memberikan pengetahuan kepada peserta didik, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir mereka. Dengan pendekatan yang tepat dan lingkungan belajar yang positif, guru dapat memiliki pengaruh yang besar dalam membantu peserta didik mengembangkan kemampuan berpikir alternatif dan memecahkan masalah dengan cara yang inovatif.Dalam tulisan ini penulis mengambil sumber dari berbagai artikel jurnal. Adapun metode yang ditetapkan dalam tulisan ini ialah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan.

Deny Rahma Sari; Erni Ropidianti Sianturi; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru agama Kristen memiliki peran dan tugas yang sangat kompleks dalam membina jemaat secara profesional. Selain Profesional ,guru PAK diharapkan dapat menjadi teladan bagi murid-muridnya,baik dari perbuatan maupun perkataan. Selain teladan bagi murid-muridnya guru PAK juga harus mampu meneladani Yesus Kristus di dalam hidupnya.Dalam pembahasan ini penulis akan membahas tentang memaknai Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen Sesuai Keteladanan Yesus Kristus. Adapun penelitian yang dilakukan dalam pembahasan ini adalah penelitian dengan menggunakan metode literatur. Guru Pendidikan Agama Kristen tidak hanya bertugas sebagai pengajar tetapi juga pengasuh dan pembina, pendidik yang menyampaikan Injil bukan hanya dalam bentuk pengajaran tetapi terlebih dalam hal keteladanan yang dinampakkan dalam hidupnya. Guru Pendidikan Agama Kristen juga harus menyadari bahwa dirinya masih tetap belajar, juga dalam bermain sehingga ia sementara membuka diri bagi didikan Allah dan meneladani Kristus dalam mengajarguru pendidikan agama Kristen harus hadir sebagai seorang wakil Allah yang terus memacu dirinya untuk terus optimal dalam menjalankan profesinya, sehingga banyak orang boleh mengenal Kristus melalui hidup guru tersebut. Guru pendidikan agama Kristen harus profesional dan harus mencontohkan kehidupan Kristus bagi peserta didik