Publication Search

94,961 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 21-40 of 976

Analytics

Hasriani Dwy Anjani; Emilia Susanti; Nurhasanah; Mutiara; Dewi Sutarlin

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Artikel ini bertujuan untuk lebih mengetahui dan memahami tentang hubungan pancasila dan negara. Yang dimana Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pembahasan secara deskriptif, yaitu teori yang menjadi bahan pembahasannya diperoleh dari hasil studi kepustakaan dengan berbagai macam sumber yang ada dari jurnal, artikel, buku yang memiliki kedalaman dari para ahli. Dengan pentingnya mengetahui hubungan atara pancasila dan agama peneliti sangat tertarik dengan materi yang di gunakan karena dengan adanya materi tersebut peneliti dapat mengkaitkan hubungan antara keduanya agar dapat menjadi kesatuan yang relevan antara agama dan pancasila, salin itu dengan adanya kajian terhadap hal tersebut dapat menjadi pedoman bagi masyrakat untuk mengetahui antara hubungan pancasila dan agama untuk keberlangsungan kehidupan di masa mendatang.

Dinda Parasnalurita; Kholid Junaidi; M. Faris Kamil; Raihan Sukma

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Ideologi Pancasila sebagaimana ideologi ideologi lainnya tidak hanya mengadung nilai nilai filosofis bernegara, tetapi juga memiliki ide-ide operasional dalam pengaturan sistem ekonomi, sistem sosial politik, sistem pemerintahan, sistem hukum maupun sistem-sistem lainnya yang dikaji berdasarkan nilai nilai filosofis Ideologi Pancasila, yang berbeda dengan konsep ideologi lainnya. Pemahaman ideologi pancasila di kalangan generasi muda khusus nya mahasiswa masih minim. Masa ke masa pengamalan terhadap nilai Pancasila terus terkikis dan bergeser dari apa yang diamanatkan oleh Pancasila seperti yang terjadi di mahasiswa yang sangat jauh dari nilai-nilai Pancasila yang sudah bergeser kepada hal hal yang tidak di amanatkan oleh nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Ananda Kurniawan; Murny; Misa Mutiza; Mawaddah R

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi pendidikan pancasila di era digital dan merumuskan strategi revitalisasi yang efektif. melalui studi literatur dan analisis data kualitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai pancasila masih sangat relevan dalam membentuk karakter generasi muda. Namun tantangan era digital menuntut adanya inovasi dalam metode pembelajaran. Penelitian ini menyarankan integrasi teknologi digital dalam pembelajaran pancasila dan pengembangan kurikulum yang lebih kontekstual.

M. Rausyan Fikri; Herlina; Najla; Adinna Zahara

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Indonesia adalah negara kepulauan yang banyak suku, ras, agama dan budaya, maka pancasila berperan penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia. Globalisasi adalah proses perubahan dalam bermasyrakat tanpa ada batas wilayah. Di era sekarang ini kita sering menemui teknologi yang semakin canggih, akan tetapi generasi z pada era globalisasi mulai terkikis, mereka berperilaku cenderung anarkis dan suka tawuran. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih, globalisasi dan pergaulan bebas, menjadikanya untuk edukasi sebagai penerapan persatuan Indonesia untuk mengubah perilaku. Dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang merujuk pada penelitian- penelitian sebelumnya. Dari hasil penelitian tersebut menyatakan bahwa gen z memiliki sifat yang unik, oleh karena itu strategi implementasi nilai-nilai Pancasila pada gen z melalui dialog yang bertujuan meyakinkan, pembimbingan, menjaga persatuan dan kesatuan, meningkatkan semangat kebangsaan dalam diri sendiri, kreativitas pengajar didik agar nilai perstuan gen z berlandaskan Pancasila pada era globalisasi terwujud.

Fajrina Akmalia; Herlina; Nadiya Septia Wati; Miftah Az-zura Salsabila

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Artikel ini bertujuan untuk lebih mengetahui dan memahami tentang pancasila dan nilai nilai yang terkandung dalam pancasila itu sendiri, dan pentingnya pancasila bagi suatu negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pembahasan secara deskriptif, yaitu teori yang menjadi bahan pembahasannya diperoleh dari hasil studi kepustakaan dengan berbagai macam sumber yang ada dari jurnal, artikel, buku yang memiliki kedalaman dari para ahli. Dengan pentingnya pancasila sebagai suatu negara maka penulis tertarik untuk menganalisi kembali implementasi pancasila sebagai dasar negara. Dengan demikian, implementasi pancasila sangat penting bagi suatu negara. Yang dimana dalam artikel ini di buat untuk memudahkan masyarakat untuk memahami pentingnya bagi kita mempelajari pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan

Nia Silvina Daulay; Emilia Susanti; Mohd. Sayid Aqil Al Munawwar; M. Zawil

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pancasila telah mengalami dan menghadapi berbagai tantangan dan perubahan sepanjang perjalanan bangsa Indonesia. Generasi muda haruslah memandang Pancasila, dan juga harus menjaga nilai nilai luhur Pancasila di tengah era digital saat ini.  Sejak kemerdekaan, Pancasila telah banyak menghadapi kesulitan  dalam menerapkan nilai- nilainya. Faktor teknologi, budaya popular, serta kurangnya Pendidikan Pancasila akan berpengaruh pada pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila dikalangan anak muda. Sehingga di era saat ini generasi muda harus mampu menjaga dan mengembangkan Pancasila sebagai pondasi bangsa Indonesia, dengan demikian dapat dihidupkan semangat Pancasila Kembali melaui Pendidikan yang dapat disesuaikan dalam Pembangunan bangsa.

Airin Syafira; Mainar Fitri; Awellya Novia Ramadanisa; Enjel Olivia

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pancasila sebagai sistem etika adalah cabang filsafat yang dijabarkan dari sila-sila pancasila untuk mengatur perilaku dalam kehidupan masyarakat berbangsa, dan bernegara di indonesia, oleh karena itu di dalam etika pancasila terkandung nila-nilai ketuhanan,dan keadilan  Etika merupakan perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari yang telah melekat pada diri seseorang. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dimana hasil penelitian di sajian dalam bentuk naratif  Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan metode penelitian kepustakaan yang mengumpulkan berbagai jenis informasi melalui buku, dan jurnal untuk di jadikan referensi  penting dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.       

Reva Rahmadani; Mainar Fitri; Rava Maharani; Yadissabil Ilgiansyah

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Analisis nilai-nilai Pancasila yang bersifat metayuridis membahas bagaimana Pancasila sebagai dasar negara Indonesia memiliki dimensi-dimensi yang melampaui aspek hukum positif (yuridis). Dalam analisis ini, Pancasila dipahami tidak hanya sebagai norma hukum tetapi juga sebagai filsafat hidup yang mengandung nilai-nilai etika, moral, dan kebudayaan yang memandu kehidupan berbangsa dan bernegara. Metayuridis berarti bahwa analisis ini melibatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai yang ada di luar atau di balik hukum tertulis, seperti nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, dan keadilan.Studi ini juga menggali peran Pancasila dalam membentuk kesadaran hokum masyarakat serta memengaruhi pembentukan kebijakan dan hukum di Indonesia.

Aulia Putri Nurjanah; Fatimah Depi Susanti Harahap; Melva Putri Dealova; Nini Gurnayati

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pancasila merupakan dasar negara indonesia, Pancasila dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia bukan sesuatu yang baru,melainkan sudah lama dikenal sebagai bagian dalam nilai-nilai budaya kehidupan bangsa Indonesia. Kemudian nilai-nilai tersebut dirumuskan sebagai dasar Negara Indonesia. Artinya, Pancasila digali dan berasal dari nilai-nilai pandangan hidup masyarakat Indonesia. Sejak zaman dahulu, wilayah-wilayah di nusantara ini mempunyai beberapa nilai yang dipegang teguh oleh masyarakatnya. Nilai-nilai Pancasila berdasarkan teori kausalitas yang diperkenalkan Notonagoro (kausa materialis, kausa formalis, kausa efisien, kausa finalis), merupakan penyebab lahirnya negara. Munculnya permasalahan yang mendera Indonesia, memperlihatkan telah tergerusnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Urgensi pendidikan Pancasila di perguruan tinggi, yaitu agar mahasiswa tidak tercerabut dari akar budayanya sendiri dan agar mahasiswa memiliki pedoman atau kaidah penuntun dalam berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Mahasiswa sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan agar tidak mudah terpengaruh oleh paham asing yang negatif. Serta, agar mahasiswa memiliki pedoman atau kaidah penuntun dalam berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

Balqist Salsabila Mukaromah; Kholid Junaidi; Dwi Natasya,; Nurul Aulia; Vania Azalia

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pancasila adalah pandangan yang hidup berketuhanan Maha Esa ialah menyembah-NYA. Pancasila menjunjung tinggi kemanusiaan, kesejahteraan, keadilan, persatuan, kesatuan dan keselarasan. Pancasila bersifat akomodatif dan menggunakan system pemerintahan demokrasi berasarkan kebijaksanaan musyawara dan mufakat. Diamalkan melalui pembangunan nasinal dalam empat bidang politik, ekonomi, sosial, dan dalam isu pendidikan.

Anggun Cahaya; Sakilah; Nurhayati; Mira Rahyuni

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Manajemen konflik merupakan serangkaian tindakan dan reaksi antara pelaku dan pihak luar dalam suatu konflik. Manajemen konflik termasuk dalam suatu pendekatan yang berorientasi pada proses yang mengarahkan bentuk komunikasi dari pelaku dan pihak luar serta bagaimana mereka mempengaruhi kepentingan dan interpretasi. Dalam suatu organisasi, pekerjaan individu dan kelompok pekerja merupakan pekerjaan pihak lain yang saling terkait. Ketika suatu konflik muncul dalam suatu organisasi, penyebabnya selalu diidentifikasi sebagai komunikasi yang buruk. Begitu pula ketika keputusan yang buruk dihasilkan, komunikasi yang tidak efektif selalu menjadi kambing hitam. Konflik tidak selalu merugikan tetapi dapat juga menguntungkan dalam jangka panjang. Sedangkan menurut pandangan interaksionis mengatakan bahwa konflik merupakan sesuatu yang perlu dirangsang, karena konflik dapat mendorong perubahan internal organisasi. Konflik dapat mengubah perilaku dan dapat menyadarkan pihak yang berkonflik tentang kesalahannya. Kesadaran akan kesalahan ini akan dapat meningkatkan produktivitas.

Haliza Rahma Dea; Mainar Fitri; Adi Nurmansyah; Rahmad Refaldy

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pancasila dan etika adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan,karena keduanya sama-sama mengajarkan tentang nilai nilai yang sangat kokoh, baik dan bermanfaat bagi kehidupan kita. Etika pancasila dalam perspektif  berbangsa merupakan norma etika sebagai pedoman bagi bangsa indonesia dalam mengamalkan pancasila serta penilaian baik buruknya terhadap nilai nilai pancasila dalam kehidupan sehari hari. Nilai-nilai pancasila menjadi tolak ukur bagi bangsa dalam kehidupan sehari harinya Bisa dikatakan pancasila berasal dari bangsa dan kemudian dijadikan pandangan hidup oleh bangsa untuk mencapai tujuan bersama.maka dari itu para masyarakat tidak boleh menyimpang dari nilai nilai pancasila yang berlaku yaitu nilai ketuhanan,nilai kemanusiaan, nilai persatuan, nilai kerakyatan dan nilai keadilan .

Julia Armita Parenja; Susiba; Alya Syafira; Angga Afrinaldi

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pancasila sebagai filsafat negara yang dimana menjadi pedoman dalam kehidupan bangsa. Dalam penelitian ini juga peneliti menggunakan teknik pengambilan data yang menggunakan pendekatan deskriptif dan pengambilan data dengan menggunkan kajian pustaka dalam pengambilan datanya.Maka dari itu hukum adat dalam syariat islam ini sengat berpengaruh pending dalam berjalannya sebuah negara walaupuntidak semua dari hukum islam ini digunakan dalam penerapan hukum di negara kesatuan repbulik Indonesia ini. Maka dengan adanya jurnal inidapat memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk memahami arti penting dalam hukum adat sebagai dasar hukum di sebuah negara.

Nefa Syafitri Fauzir; Herlina; Saidatul Ahmalia; Harby

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Jurnal ini membahas relevansi Pancasila sebagai dasar negara dalam membangun semangat nasionalisme di kalangan generasi muda pada era globalisasi. Sebagai hasil kesepakatan para pendiri bangsa, Pancasila memainkan peran krusial dalam menghadapi tantangan global serta mempertahankan identitas budaya Indonesia. Mengingat masuknya beragam budaya asing, generasi muda diharapkan dapat memilih nilai-nilai yang sejalan dengan Pancasila agar tetap mencintai tanah air. Penelitian ini menerapkan metode library riset untuk mengkaji dampak positif dan negatif globalisasi terhadap moral dan nilai-nilai nasionalisme. Temuan menunjukkan bahwa pemahaman dan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan dapat memperkuat karakter pemuda, mendorong mereka untuk lebih aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan politik. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya usaha untuk mengembalikan Pancasila sebagai pedoman hidup bagi generasi muda, yang merupakan harapan masa depan bangsa.

Tiara Ayu Safitri Dewi; Kholid Junaidi; Ropi Yanti; Rossalia. Nh; Yumna Zakiah

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Artikel ini bertujuan untuk lebih mengetahui dan memahami tentang pemahaman mahasiswa pendidikan geografi dalam materi pancasila di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pembahasan secara deskriptif, yaitu teori yang menjadi bahan pembahasannya diperoleh dari hasil studi kepustakaan dengan berbagai macam sumber yang ada dari jurnal, artikel, buku yang memiliki kedalaman dari para ahli. Dengan demikian dengan adanya jurnal ini dapat mengetahui bagaimana pemahaman siswa dalam perkembangan pancasila di era globaliasi ini yang membuat sebuah implementasi dalam kehidpan sehari-hari. Kata Kunci: Pancasila, Pancasila di era globalisasi, Pedoman Kehidupan Bermasyarakat.

Ali Saudi Harahap; Emilia Susanti; Dhea Julia Cahyani; Rajab Sanjani Nst

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini bertujuan untuk memahami faktor-faktor penyebab kenakalan remaja di Kota Pekanbaru serta mengidentifikasi strategi yang efektif untuk pencegahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap remaja yang terlibat dalam kenakalan serta pihak-pihak terkait seperti guru, orang tua, dan petugas kepolisian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan sosial, pergaulan bebas, kondisi keluarga yang disfungsional, dan kurangnya perhatian dari sekolah menjadi penyebab utama kenakalan remaja. Penelitian ini merekomendasikan intervensi berbasis komunitas dan pendidikan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan.Para remaja kerap kali melakukan kenakalan yang dapat melanggar aturan, dalam melakukan perbuatan yang nakal para remaja belum memiliki kesadaran akan dampak kenakalan yang dilakukan yang dapat mengancam masa depannya. Menurut Gold dan Petronio (dalam Sarwono, 2015), mengatakan bahwa kenakalan remaja adalah tindakan oleh seseorang yang belum dewasa yang sengaja melanggar hukum dan yang diketahui oleh anak itu sendiri jika perbuatannya itu sempat diketahui oleh petugas hukum ia bisa dikenai hukuman. Sedangkan menurut Musbikin (2013), kenakalan remaja adalah tindak perbuatan yang dilakukan anak remaja dan perbuatan melawan hukum yang mana terdapat di dalamnya anti sosial, anti susila serta melanggar norma agama, maka kalau dilanggar orang yang sudah menginjak dewasa akan menjadi tindak kejahatan.

Gita Gania Godelova Koto; Ellisa Fitri Tanjung

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan dan strategi pembelajaran Numerasi yang menarik. Pembelajaran model Kontekstual menjadi salah satu model pembelajaran yang digunakan dengan menerapkan sistem pembelajaran tersbut maka pembelajaran Numerasi dapat berjalan dengan baik. Dengan bantuan media congklak untuk permainan tambahan sekaligus proses belajar mengajar pada materi penjumlahan. Dalam pebelajaran strategi yang digunakan guru sangatlah penting dalam proses pembelajaran, selain itu juga guru senantiasa membawa suasana kelas yang menyenangkan agar tujuan pembelajaran yang direncanakan tercapai. Numerasi adalah pengetahuan paling dasar dalam dunia Pendidikan yang harus dikuasai oleh seseorang individu sejak usia dini, terutama saat menempuh Pendidikan di sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Penelitian kualitatif digunakan peneliti untuk menggali informasi secara mendalam, sehingga dapat memperoleh data dengan lengkap dan bermakna. Penelitian dilakukan di SD IT Assalam Naman Jahe.

Mila Sebmi Angglepi; Emilia Susanti; Dahliana; Wafiq Azizah Hasibuan

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adat perkawinan suku Kampar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat perkawinan suku Kampar Sebelum acara pernikahan yaitu Badiqiu, yakni tradisi mengumpulkan calon mertua laki-laki yang baru menikah untuk memberikan jambau berupa bojik, kalamai, lomang, lopek, sebutan lain dari jambau adalah Ucapan belasungkawa (hadiah) Tujuannya adalah untuk memenuhi adat istiadat dan bentuk persahabatan serta penghormatan terhadap mertua.

Annisa Zahrah; Izzatusholekha

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Pada sektor UMKM, kualitas dan keamanan produk sangat penting karena mempunyai pengaruh langsung terhadap kesejahteraan pelanggan dan kelangsungan usaha. Pada Negara Indonesia memiliki program Sertifikat Halal Gratis (SEHATI) yakni suatu program sertifikasi halal yang berlaku bagi pelaku UMKM dan Pada Negara Malaysia terdapat program Sekolah Latihan Pengendali Makanan (SLPM) yang merupakan program jaminan kualitas produk makanan bagi UMKM. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis perbandingan implementasi kebijakan jaminan produk halal yang berlaku di Negara Indonesia dan Negara Malaysia. Temuan yang diperoleh penulis ialah masifnya program SEHATI di Indonesia dan bagi program SLPM di Malaysia ialah terpenuhinya standar kebersihan dan keamanan pangan, masih diperlukannya pegawai untuk mengoptimalkan program SEHATI di Indonesia dan sudah terpenuhinya tenaga pengajar pada program SLPM di Malaysia, organisasi pelaksana pada tim SEHATI sudah optimal sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan, begitu pula dengan program SLPM sudah memiliki tenaga pengajar yang mumpuni untuk mendukung program SLPM, terkordinirnya kerja sama antar organisasi pelaksana, namun masih ditemukannya kekurangan dalam sosialisasi pada pelaku UMKM sehingga masih banyak pelaku UMKM yang belum mengetahui program SEHATI.

David Herianto Amor Batistuta Sinaga; Yulia K. S. Sitepu; Wolter Parlindungan Silalahi

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2024 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran masyarakat dalam memperkenalkan Mual Siasom sebagai daya tarik wisata alam di Desa Banualuhu, Kecamatan Pagaran, Kabupaten Tapanuli Utara. Mual Siasom merupakan mata air yang unik, mengandung soda dan memiliki rasa asam, namun potensi wisata ini belum dikelola secara optimal. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini memanfaatkan wawancara mendalam dengan masyarakat setempat dan observasi lapangan untuk mengeksplorasi Peran Masyarakat dalam promosi memperkenalkan Mual Siasom sebagai Daya Tarik Wisata Alam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat masih sangat minim, terutama karena kurangnya pelatihan dalam bidang pariwisata dan keterbatasan infrastruktur yang mendukung akses ke lokasi wisata. Peran masyarakat juga dipengaruhi oleh minimnya dukungan pemerintah, baik dalam hal pengembangan infrastruktur maupun promosi wisata. Pengembangan potensi Mual Siasom sebagai objek wisata berkelanjutan membutuhkan perbaikan aksesibilitas, penyediaan fasilitas umum, serta peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan pariwisata. Dengan demikian, diharapkan peran masyarakat dapat lebih maksimal dalam mempromosikan dan mengelola Mual Siasom sebagai destinasi wisata yang dapat mendukung perekonomian lokal.