Penguatan Wawasan Kebangsaan sebagai Upaya Mencegah Radikalisasi dan Menumbuhkan Cinta Tanah Air untuk Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Magelang

Abstract
Dalam rangka mewujudkan perlindungan terhadap masyarakat pedesaan terhadap paham radikalisme maka pendidikan dan penguatan wawasan kebangsaan untuk masyarakat pedesaan diperlukan sebagai bentuk kepedulian dari setiap pihak, baik pemerintah, masyarakat, dan keluarga. Pendidikan dan penguatan wawasan kebangsaan untuk masyarakat pedesaan akan terbentuk jika semua pihak memiliki kesadaran akan pentingnya pendidikan nilai kebangsaan dimulai semenjak dini. Masyarakat saat ini sangat rentan disusupi oleh paham dan gerakan radikalisme. Hal ini dikarenakan belum ada satu pun kebijakan spesifik untuk melindungi atau memproteksi masyarakat dari penetrasi paham dan gerakan radikalisme. Untuk itu, perlu adanya langkah konkret dalam hal mencegah radikalisasi dan penanaman nilai-nilai kebangsaan. Pendidikan nilai kebangsaan pada masyarakat inilah yang menjadi dasar pembentukan awal karena meluruskan sebatang ranting jauh lebih mudah daripada meluruskan sebatang pohon, maka dari itu pendidikan nilai kebangsaan yang paling efektif adalah pendidikan pada masyarakat, terutama di pedesaan Pengembangan nilai-nilai budaya dan karakter bangsa di masyarakat harus dilakukan dengan tepat. Pengembangan nilai moral untuk masyarakat bisa dilakukan di dalam tiga tri pusat yang ada, yaitu, keluarga, lingkungan, dan masyarakat. Dalam pengembangan nilai moral untuk masyarakat perlu dilakukan dengan sangat hati-hati. Hal ini dikarenakan masyarakat adalah tempat berbagai macam karakter yang heterogen. Maka dari itu, tim pengabdi mengajukan kegiatan pengabdian berkaitan dengan penanaman nilai-nilai kebangsaan terhadap masyarakat pedesaan yang bertujuan untuk mengatasi perpecahbelahan masyarakat Indonesia ini dan mencegah radikalisme di masyarakat, mengingat banyaknya kelompok separatis lahir di Indonesia ini maka salah satu cara untuk memutuskan rantai gejolak yang bertujuan menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Jadi, kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan pembekalan tentang internalisasi nilai-nilai kebangsaan pada masyarakat tetapi juga akan diintegrasikan dengan aktivitas masyarakat dalam keseharian yang akan dibimbing secara komprehensif dengan mengambil tema penguatan wawasan kebangsaan Indonesia dan nasionalisme bagi masyarakat sebagai pilar bangsa.
 
Keywords
How to Cite

Kundharu Saddhono, et al. (2022). Penguatan Wawasan Kebangsaan sebagai Upaya Mencegah Radikalisasi dan Menumbuhkan Cinta Tanah Air untuk Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Magelang. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(4). https://doi.org/10.55606/nusantara.v2i4.512

Kundharu Saddhono; Budhi Setiawan; Muhammad Rohmadi; Ani Rakhmawati; Raheni Suhita; Sri Hastuti, "Penguatan Wawasan Kebangsaan sebagai Upaya Mencegah Radikalisasi dan Menumbuhkan Cinta Tanah Air untuk Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Magelang," Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 2, no. 4, 2022.

Kundharu Saddhono; Budhi Setiawan; Muhammad Rohmadi; Ani Rakhmawati; Raheni Suhita; Sri Hastuti. "Penguatan Wawasan Kebangsaan sebagai Upaya Mencegah Radikalisasi dan Menumbuhkan Cinta Tanah Air untuk Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Magelang." Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 2, no. 4, 2022.

Kundharu Saddhono; Budhi Setiawan; Muhammad Rohmadi; Ani Rakhmawati; Raheni Suhita; Sri Hastuti. "Penguatan Wawasan Kebangsaan sebagai Upaya Mencegah Radikalisasi dan Menumbuhkan Cinta Tanah Air untuk Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Magelang." Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2, no. 4 (2022).

Kundharu Saddhono, et al. (2022) 'Penguatan Wawasan Kebangsaan sebagai Upaya Mencegah Radikalisasi dan Menumbuhkan Cinta Tanah Air untuk Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Magelang', Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(4). doi: 10.55606/nusantara.v2i4.512.

Kundharu Saddhono; Budhi Setiawan; Muhammad Rohmadi; Ani Rakhmawati; Raheni Suhita; Sri Hastuti. Penguatan Wawasan Kebangsaan sebagai Upaya Mencegah Radikalisasi dan Menumbuhkan Cinta Tanah Air untuk Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Magelang. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. 2022;2(4).

Artikel Terkait

Program Rumah Asa: Harapan untuk Mereka yang Terlantar

Lianah The; Andy, Andy; Jeni Harianto; Duha, Delfina Wahyu; Ariswana, Aan Novisga; Syahrudin, Ardian

Implementasi IoT untuk Menunjang Pembelajaran pada Jurusan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Tingkat SMK

Hadi, Bagus Dharmawan; Amri, Fauzan; Westari, Dwianti; Agung Adhi Nugraha; Naufal Bayu Pamungkas; Raditya Rahmat Dhani

Peran Program Maghrib Mengaji dalam Mengurangi Aktivitas Negatif Anak di Desa Ujung Negeri Kahan

Fauziah Nasution; Rahmi Aulia; Siti Khairuna Salwa Lubis; M. Iqbal Ritonga; Sofi Mayla Humairah

Peran Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Medan Petisah dalam Mewujudkan Keluarga Sakinah

Rabiatul Adawiyah; Hasnah Nasution; M. Ade Ilham; Arifah Zahira; Nashwa Ajri Nazhifa; Sri Yanti; Lukman Hakim Gt

Pemberdayaan UMKM sebagai Solusi Produk Inovasi Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang dan Arang Kayu sebagai Produk Semir Sepatu di Desa Seren

Nur Jihad Demokrasiyanto; Fitri Nurul Fatimah; Ahmad Fawwazun Rifqi; Marfuah Marfuah; Wildan Adib Furqon; Arini Lutfi Solihah; Rizki Adi Nugroho; Airlangga Bagus Pratama Putra Subandi; Fazira Andra Putri; Panca Wisnu Wardani; Muhammad Danial Fitroh; Safira Azkiya Putri; Rahma Dhara Zafira; Alfin Muzakki Thoha; Nukhbatun Nisa; Hidayatus Sibyan

Peran Mahasiswa UIN Sumatera Utara dalam Pemberdayaan Ekonomi UMKM melalui Optimalisasi QRIS sebagai Instrumen Inklusi Keuangan di Desa Pematang Tengah, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat

Dewi Fazira; Ikhlasul Amal; M Ikhsani Simanjorang; Laylan Syafina

Tren Sitasi Jurnal