MENYIKAPI FENOMENA FLEXING BERDASARKAN SPIRITUALITAS KEUGAHARIAN

Abstract
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui, perkembangan teknologi pada saat ini, mendatangkan sebuah fenomena yang disebut flexing. Orang-orang yang sering pamer kekayaan, harta benda, prestasi, di media sosial disebut dengan flexing, Penelitian ini menggunakan teori-teori ahli terkait dengan spiritualitas keugaharian, teori A. Setyo Wibowo menekankan: tentang keugaharian (sophrosune). Keugaharian mengajarkan seseorang untuk senantiasa hidup dalam berkecukupan, tidak berlebihan. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dengan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawanara yang mendalam. Hasil temuan pada penelitian ini adalah menyikapi fenomena flexing berdasarkan spiritualitas keugaharian dengan cara: mengucap syukur dalam segala hal, belajar menguasai diri, hidup penuh kasih. Sehingga masyarakat dan pengguna media sosial diharapkan untuk selalu hidup dalam spiritualitas keugaharian
Keywords
How to Cite

Sondang Lubis, et al. (2024). MENYIKAPI FENOMENA FLEXING BERDASARKAN SPIRITUALITAS KEUGAHARIAN. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4).

Sondang Lubis; Tiffany Tamba; Megawati Manullang; Warseto Sihombing, " MENYIKAPI FENOMENA FLEXING BERDASARKAN SPIRITUALITAS KEUGAHARIAN," Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 3, no. 4, 2024.

Sondang Lubis; Tiffany Tamba; Megawati Manullang; Warseto Sihombing. " MENYIKAPI FENOMENA FLEXING BERDASARKAN SPIRITUALITAS KEUGAHARIAN." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 3, no. 4, 2024.

Sondang Lubis; Tiffany Tamba; Megawati Manullang; Warseto Sihombing. " MENYIKAPI FENOMENA FLEXING BERDASARKAN SPIRITUALITAS KEUGAHARIAN." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 3, no. 4 (2024).

Sondang Lubis, et al. (2024) ' MENYIKAPI FENOMENA FLEXING BERDASARKAN SPIRITUALITAS KEUGAHARIAN', Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4).

Sondang Lubis; Tiffany Tamba; Megawati Manullang; Warseto Sihombing. MENYIKAPI FENOMENA FLEXING BERDASARKAN SPIRITUALITAS KEUGAHARIAN. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora. 2024;3(4).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal