SIKAP PEREMPUAN DALAM JEMAAT MULA-MULA BERBASIS 1 TIMOTIUS 2 ; 9-12 DAN RELEVANSINYA DALAM IBADAH MASA KINI

Abstract
Tujuan penulisan ini ialah Untuk mendeskripsikan Sikap Perempuan dalam Ibadah, Untuk menganalisis dan mendeskripsikan Sikap Perempuan dalam ibadah jemaat, Untuk mengetahui maksud dari perkataan Paulus mengenai larangan mengajar bagi Perempuan dalam kebaktian jemaat, Untuk mengetahui refleksi teologis  dari “Sikap Perempuan dalam Ibadah Jemaat Mula-mula berbasis 1 Tim 2 : 9-12 dan relevansinya dalam Ibadah masa kini”. Adapun metode yang digunakan penulis dalam karya ilmiah ini adalah metode penelitian  kualitatif dengan menggunakan prinsip-prinsip pnelitian, Pertama desain penilitian, Kedua data dan sumber, Ketiga Teknik pengumpulan data, Keempat Intrumen pengumpulan data, Kelima Teknik analisi data. Berdasarkan hasil penelitian maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: Pertama, Perempuan yang mengenal Allah harus dapat mempermuliakan Tuhan dalam seluruh aspek kehidupannya. Seluruh aspek hidup seseorang adalah sebuah penyembahan yang dapat diberikan kepada Tuhan untuk mempermuliakan nama-Nya. Kedua, Ibadah yang benar adalah penyembahan untuk memuliakan Tuhan dengan seluruh aspek kehidupannya terutama dengan sikap hati yang benar dan menyatakannya melalui menggunakan dandanan yang pantas dan sopan sehingga dapat memancarkan kemuliaan Kristus, dan bukan kepentingan lahiriah melainkan batiniahnya seseorang itu. Ketiga, dandanan yang digunakan seseorang akan mencerminkan siapa dirinya. Perempuan Kristen harus Menggunakan dandanan yang sopan dan menunjukkan penghormatan kepada orang lain, sehingga dandanan yang digunakan dapat menjadi berkat bagi orang lain yang melihatnya. Jadi, perempuan yang takut akan Tuhan haruslah menjadi kesaksian Injil dari cara berdandan dan dengan perilakunya, Keempat Perempuan dalam Sikap beribadah haruslah siap dalam segala aspek yang ada di Gereja masa kini.
Keywords
How to Cite

Frans Domu Yamto Simanjuntak, et al. (2024). SIKAP PEREMPUAN DALAM JEMAAT MULA-MULA BERBASIS 1 TIMOTIUS 2 ; 9-12 DAN RELEVANSINYA DALAM IBADAH MASA KINI. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4).

Frans Domu Yamto Simanjuntak; Andar Gunawan Pasaribu; Bernhart Lubis; Iwan Setiawan Tarigan; Berton B.H Silaban, "SIKAP PEREMPUAN DALAM JEMAAT MULA-MULA BERBASIS 1 TIMOTIUS 2 ; 9-12 DAN RELEVANSINYA DALAM IBADAH MASA KINI," Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 3, no. 4, 2024.

Frans Domu Yamto Simanjuntak; Andar Gunawan Pasaribu; Bernhart Lubis; Iwan Setiawan Tarigan; Berton B.H Silaban. "SIKAP PEREMPUAN DALAM JEMAAT MULA-MULA BERBASIS 1 TIMOTIUS 2 ; 9-12 DAN RELEVANSINYA DALAM IBADAH MASA KINI." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 3, no. 4, 2024.

Frans Domu Yamto Simanjuntak; Andar Gunawan Pasaribu; Bernhart Lubis; Iwan Setiawan Tarigan; Berton B.H Silaban. "SIKAP PEREMPUAN DALAM JEMAAT MULA-MULA BERBASIS 1 TIMOTIUS 2 ; 9-12 DAN RELEVANSINYA DALAM IBADAH MASA KINI." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 3, no. 4 (2024).

Frans Domu Yamto Simanjuntak, et al. (2024) 'SIKAP PEREMPUAN DALAM JEMAAT MULA-MULA BERBASIS 1 TIMOTIUS 2 ; 9-12 DAN RELEVANSINYA DALAM IBADAH MASA KINI', Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(4).

Frans Domu Yamto Simanjuntak; Andar Gunawan Pasaribu; Bernhart Lubis; Iwan Setiawan Tarigan; Berton B.H Silaban. SIKAP PEREMPUAN DALAM JEMAAT MULA-MULA BERBASIS 1 TIMOTIUS 2 ; 9-12 DAN RELEVANSINYA DALAM IBADAH MASA KINI. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora. 2024;3(4).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal