METODE MENGAJAR GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN YANG BERVARIASI

Abstract
Guru Pendidikan Agama Kristen sebagai perpanjangan tangan Allah yang dipakai untuk mengembangkan suasana dan pengalaman belajar yang berporos pada kasih, pengetahuan, dan keterampilan. Guru Pendidikan Agama Kristen bertanggung jawab memampukan siswa agar sadar akan kasih Allah yang menolong mereka agar bertumbuh sebagai anak Allah, hidup sesuai kehendak Allah dan menerapkan hubungan hidup dengan persekutuan Kristus. Untuk mencapai tujuan tersebut, guru Pendidikan Agama Kristen harus mampu menyesuaikan gaya mengajarnya dengan gaya mengajar Yesus sebagai guru agung. Seorang guru diharapkan mampu untuk  membimbing, mengarahkan, dan menciptakan kondisi belajar siswa. Guna mencapai hal tersebut guru berusaha mengurangi metode ceramah dan mulai mengembangkan metode lain yang melibatkan siswa aktif. Menciptakan proses belajar yang secara efektif dan efesien merupakan faktor utama dalam pembelajaran, sehingga terbentuk kegiatan nyata, menarik, dan bermanfaat, serta dapat bersikap kritis dan memiliki keterampilan yang memadai.
Keywords
How to Cite

Lasmaria Sihaloho & Dorlan Naibaho (2023). METODE MENGAJAR GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN YANG BERVARIASI. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(4).

Lasmaria Sihaloho; Dorlan Naibaho, "METODE MENGAJAR GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN YANG BERVARIASI," Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 2, no. 4, 2023.

Lasmaria Sihaloho; Dorlan Naibaho. "METODE MENGAJAR GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN YANG BERVARIASI." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 2, no. 4, 2023.

Lasmaria Sihaloho; Dorlan Naibaho. "METODE MENGAJAR GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN YANG BERVARIASI." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2, no. 4 (2023).

Lasmaria Sihaloho & Dorlan Naibaho (2023) 'METODE MENGAJAR GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN YANG BERVARIASI', Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(4).

Lasmaria Sihaloho; Dorlan Naibaho. METODE MENGAJAR GURU PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN YANG BERVARIASI. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora. 2023;2(4).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal