WISATA RELIGI SEBAGAI TRADISI MASYARAKAT BUDDHA

Abstract
Jurnal ini adalah kajian terkait Wisata Religi Sebagai Masyarakat Buddha. Agama Buddha adalah agama terbesar keempat di dunia dengan lebih dari 520 juta pengikut atau lebih dari 7 penduduk dunia. Agama Buddha berasal dari India kuno sebagai tradisi Sramana antara abad ke 6 dan ke 4 SM dan tersebar di sebagian besar Asia. Umat Buddha juga mencakup berbagai nilai-nilai, ilmu pengetahuan, tradisional, filosofi, kepercayaan, meditasi, dan praktik spiritual . Umat Buddha mengenal sang Buddha sebagai Maha Guru yang terbangun atau tercerahkan yang berbagi visinya untuk membangun makhluk hidup mengakhiri penderitaan mereka dengan melenyapkan ketidaktahuan, keserakahan, dan amarah. Hari besar agama Buddha disebut hari Waisak . Hari Waisak itu dirayakan secara besar-besaran pada Negara-negara dominan penduduknya umat Buddha yaitu : Tiongkok, Thailand, Tibet, dan Sri Langka.
Keywords
How to Cite

Gebri Margaretha Verbauli Hutagalung, et al. (2023). WISATA RELIGI SEBAGAI TRADISI MASYARAKAT BUDDHA. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(2).

Gebri Margaretha Verbauli Hutagalung; Naomi Angel Veronika Hutagalung; Diana Martiani Situmeang, "WISATA RELIGI SEBAGAI TRADISI MASYARAKAT BUDDHA," Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 2, no. 2, 2023.

Gebri Margaretha Verbauli Hutagalung; Naomi Angel Veronika Hutagalung; Diana Martiani Situmeang. "WISATA RELIGI SEBAGAI TRADISI MASYARAKAT BUDDHA." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 2, no. 2, 2023.

Gebri Margaretha Verbauli Hutagalung; Naomi Angel Veronika Hutagalung; Diana Martiani Situmeang. "WISATA RELIGI SEBAGAI TRADISI MASYARAKAT BUDDHA." Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2, no. 2 (2023).

Gebri Margaretha Verbauli Hutagalung, et al. (2023) 'WISATA RELIGI SEBAGAI TRADISI MASYARAKAT BUDDHA', Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(2).

Gebri Margaretha Verbauli Hutagalung; Naomi Angel Veronika Hutagalung; Diana Martiani Situmeang. WISATA RELIGI SEBAGAI TRADISI MASYARAKAT BUDDHA. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora. 2023;2(2).

Artikel Terkait
Tren Sitasi Jurnal