Pola hidup masyarakat yang tidak baik dapat mempengaruhi kesehatannya. Salah satu penyakit yang disebabkan pola hidup tidak sehat adalah penyakit DM Tipe II. Penyakit DM Tipe II ini dapat mengakibatkan tubuh penderitanya tidak bisa mengatasi kelebihan glukosa. Umumnya, orang yang kelebihan glukosa, kadar kolestrolnya juga akan naik. Oleh karena itu, Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan antara kadar glukosa dengan kadar trigliserida dari pasien penderita DM Tipe II. Penelitian ini menggunakan deskriptif analitik dengan mengambil sampel sebanyak 67 pasien di Klinik NanoMed Sunter. Dari sampel pasien tersebut dipetakan apakah pasien yang menderita memiliki riwayar penyakit penyerta yang dapat mempengaruhi kadar glukosa dan trigliseridanya. Hasil yang didapat adalah 45 orang (67,1%) memiliki kadar gula darah puasa di atas 126 mg/dL dan 38 orang (56,7%) memiliki kadar trigliserida di atas 200 mg/dL. Untuk melihat apakah ada hubungan antara kadar gula darah puasa dengan kadar trigliserida digunakan analisis statistic korelasi Pearson dengan p-value 0,001 dan korelasi Pearson 0,381 dengan korelasi cukup.