Ketidakpatuhan (non-compliance) dan ketidaksepahaman (non-corcondance) pasien dalam menjalankan terapi merupakan salah satu penyebab kegagalan terapi. Hal ini sering disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman pasien tentang obat dan segala sesuatu yang berhubungan dengan penggunaan obat untuk terapinya. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas Health Education tentang cara penyuntikan insulin pada pasien Diabetes Mellitus diwilayah Kerja Puskesmas Masohi Kabupaten Maluku Tengah. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre test-post test design. Populasi berjumlah 118 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 20 orang dengan teknik Purposive Sampling. Dari hasil uji normalitas diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 5,25 dan posttest sebesar 7,80, ini menunjukkan terjadi kenaikan sebesar 2,55. Dengan demikian, nilai rata-rata pada posttest lebih baik dibandingkan dengan nilai rata-rata pada pretest. Dari hasil Uji Paired Sample t-Test menunjukkan bahwa nilai sig. 2 tailed (p-value) sebesar 0,000 < 0,05, maka H0 ditolak dan Ha diterima. Ini berarti bahwa ada efekktifitas Health education tentang Cara Penyuntikan Insulin pada pasien Diabetes Mellitus. adanya efektifitas Health Education tentang cara penyuntikan insulin pada pasien Diabetes Mellitus diWilayah Kerja Puskesmas Masohi Kabupaten Maluku Tengah.