Hasil Riskesdas 2007 menunjukkan adanya kesenjangan IPKM (Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat) antar provinsi termasuk Provinsi Jawa Barat. Kesehatan ibu hamil dan balita merupakan salah satu indikator penting dalam IPKM. Dusun wagir merupakan bagian dari Desa Gantar dengan pencapaian posyandu yang tercatat dengan kategori rendah karena kehadiran yang mencakup balita di timbang hanya 65% dengan ketetapan dua puskesmas yang dilakukan di Melur 1 sedangkan target WHO adalah 80% Puskesmas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengimlementasian posyandu di dusun Wagir 1 dan 2 dengan cara menganalisis Implementasi Program Posyandu Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Gantar Dusun Wagir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan disain observasi partisipatif. Terdapat dua wilayah terpilih sebagai lokasi penelitian yang dilaksanakan di satu tempat posyandu. Pengetahuan menjadi aspek penting terhadap kesadaran dan kemauan ibu balita untuk datang ke Posyandu.