Kesehatan remaja merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena pada masa ini remaja mengalami perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang sangat signifikan. Latar belakang dilakukannya program pengabdian masyarakat di Lembaga Kesehjateraan Sosial Anak (LKSA) Putri Aisyiyah Ngawen ini dikarenakan berdasarkan hasil observasi masih terdapat kurangnya pengetahuan santriwati remaja LKSA terkait kesehatan reproduksi. Juga terdapat permasalahan terkait minimya pengetahuan pihak pengasuh LKSA tentang kesehatan reproduksi sehingga pembinaan kesehatan dirasa kurang optimal di mana hal tersebut mempengaruhi kualitas kesehatan santriwati LKSA. Penyelenggaraan edukasi di LKSA penting untuk dilaksanakan, terutama pemberian edukasi pada santriwati sehingga dapat menjadi pionir peningkatan kesadaran, perubahan perilaku dan peer educator dalam upaya peningkatan kesehatan di lingkungan LSA. Edukasi dilaksanakan di LKSA Putri Aisyiyah Ngawen Klaten dengan peserta yaitu 30 santriwati. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan dengan evaluasi berupa pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi definisi kesehatan reproduksi, jenis gangguan penyakit terkait kesehatan reproduksi, serta langkah dan manfaat menjaga kesehatan reproduksi pada remaja yang dibagi menjadi dua sesi dan diikuti dengan tanggung jawab. Hasil menunjukkan bahwa edukasi yang dilakukan mampu meningkatkan pengetahuan santriwati LKSA Putri Aisyiyah Ngawen Klaten tentang kesehatan reproduksi.