Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-20 of 43

Analytics

Widodo, Agus; Jamilah, Niswatin; Salam, Muhamad Elfitra; Oktavia, Nikmatul; Falah, Naufal +2 more

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Latar belakang: Bertambahnya usia menimbulkan dampak perubahan pada tubuh dan yang paling dirasakan adalah kemunduran pada fisik baik dari tulang maupun otot. Oleh karena itu banyak patologis yang muncul seiring bertambahnya usia, salah satunya yaitu Osteoarthritis (OA). Osteoarthritis (OA) adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh perubahan yang bersifat patologis pada struktur sendi yang menimbulkan rasa nyeri pada penderitanya. Osteoarthritis (OA) sendiri terdiri dari 2 kelompok, yaitu OA primer dan sekunder. Oleh karena itu perlu adanya tindakan untuk membantu mengatasi permasalahan tersebut, salah satunya dengan pemberian program fisioterapi. Program fisioterapi yang dapat diberikan untuk mengurangi nyeri antara lain dengan menggunakan modalitas infrared radiationdan exercise therapy. Tujuan: Untuk mengedukasi serta memberikan intervensi fisioterapi komunitas pada Paguyuban Ibu-Ibu Graha Aisyiyah Bojonegoro. Metode: Kegiatan ini merupakan pengabdian masyarakat pada Paguyuban Ibu-Ibu Perumahan Graha Aisyiyah Bojonegoro yang dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2021. Hasil: Pada penelitian ini didapat bahwa pemberian modalitas infrared radiation, latihan strengthening quadriceps dapat mengurangi derajat nyeri dan juga edukasi menggunakan leaflet dapat memberikan informasi terkait dengan OA genu. Simpulan: Setelah diberikan intervensi fisioterapi komunitas berupa infrared radiation,  latihan strengthening quadriceps serta edukasi menggunakan leaflet didapatkan hasil adanya penurunan derajat nyeri serta peningkatan tingkat pengetahuan mengenai tentang OA genu dari mulai pengertian, penanganan, pencegahan dan latihan yang dapat dilakukan untuk mengurangi keluhan. Kata Kunci: Fisioterapi Komunitas; Osteoarthritis (OA) Genu

Dwi Ghita; Umi Kalsum

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera 2022 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Berbagai komplikasi persalinan yang sering dialami oleh ibu dalam proses persalinannya. Salah satu hal yang menjadi kendala bagi ibu dalam melahirkan secara normal yakni menghadapi proses pembukaan/ dilatasi serviks yang disertai dengan nyeri yang luar biasa. Meskipun nyeri yang dirasakan merupakan satu hal yang tergolong normal, akan tetapi ada berbasgai hal dan upaya yang dapat dilakukan guna mengurangi intensitas nyeri pada saat bersalin. Salah satunya yaitu dengan adanya teknologi tepat guna yang diciptakan dengan memberikan terapi inhalasi lavender kepada ibu pada masa bersalinnya.    

Manurung, Aprida; Evi Yuniarti; Stephanie Lexy Louis; Ayu Nina Mirania

Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Kehamilan merupakan sesuatu hal wajar yang terjadi pada wanita produktif yang mempunyai pasangan atau dikenal dengan Pasangan usia Subur (PUS). Pada setiap masa kehamilan ibu akan mengalami beberapa perubahan diantaranya perubahan fisik (Pembesaran Abdomen, Rahim, Payudara,Sering Buang air Kecil)  dan psikologis (Perubahan Mood). Perubahan pada aspek psikologis yang jika dibiarkan tanpa solusi akan dapat menyebabkan permasalahan seperti ansietas/ kecemasan, gangguan tidur, depresi, peningkatan tekanan darah, Preeklamsia Berat hinga kematian janin, oleh karena itu diperlukan implementasi untuk mengatasi kecemasan pada ibu hamil. Mitra PKM yaitu Praktik Bidan Mandiri yang mempunyai masalah tersendiri dimana Mitra PBM tidak memiliki tenaga kesehatan yang cukup untuk memberikan terapi dalam hal mengatasi cemas tersebut. Oleh karena PKM ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan pendampingan edukasi tentang persalinan dan tehnik relaksasi Thought Stoping untuk mengatasi ansietas. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi nyeri persalinan dan tahap persalinan, lalu ibu hamil diberikan edukasi mengenai tehnik relaksasi Thougt Stoping.

syurrahmi, syurrahmi; Luberto, Purna

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Carpal Tunnel Syndrome adalah gangguan yang muncul saat terjadi penekanan saraf median yaitu pada saraf yang mengontrol indera perasa dan pergerakan di dalam pergelangan dan tangan. Masalah ini muncul saat terjadi penekanan saraf median yaitu pada saraf yang mengontrol indera perasa dan pergerakan di dalam pergelangan dan tangan.Saraf tersebut melintang melewati struktur pada pergelang an tangan yang berbentuk terowongan saraf median menyusut dan berpindah ke arah pergelangan tangan. Biasanya, sindrom karpal tunnel ini menjadi semakin parah seiring berjalannya waktu. Pada tingkatan yang masih tergolong ringan, gejala dari sindrom carpal tunnel bisa diredakan dengan penggunaan splint pada pergelangan tangan, atau menghindari aktivitas tertentu terlebih dahulu.Apabila tekanan pada saraf median terus terjadi, saraf lama-kelamaan akan rusak dan gejala akan semakin parah. Untuk mencegah hal tersebut terjadi, pasien mungkin harus menjalani operasi untuk menghilangkan tekanan pada saraf median. Carpal Tunnel Syndrome adalah kondisi yang seringnya dialami oleh penggunaan komputer, kasir, tukang daging, petugas kebersihan, dan pekerja lainnya yang memungkinkan kedua tangan melakukan gerakan berulang dalam waktu yang lama. Home program merupakan program terapi yang dilakukan di rumah. Program ini bisa dilakukan oleh orangtua atau orangtua bersama terapis, yang penting harus dijalankan secara terpadu. Home program sangat beragam dan luas, bentuknya tidak formal. Namun, bisa lebih fleksibel dan “berbau rumahan”, belajar sambil bermain, belajar sambil berbicara, dan belajar sambil berkomunikasi. Walaupun sederhana, aktivitass ini besar artinya untuk meningkatkan kemampuan fungsional. Masyarakat Gasem Wulung Asri khususnya perkumpulan PKK sering mengeluhkan nyeri pada pergelangan tangan. Untuk mencegah terjadinya Carpal Tunnel Syndrome maka perlu diberikan pengetahuan tentang gejala-gelaja khususnya Home program dalam mencegah terjadinya Carpal Tunnel Syndrome. Target luaran berupa tercapainya pemberdayaan masyarakat dan meningkatnya kesadaran serta pengetahuan tentang Carpal Tunnel Syndrome, terbublikasinya hasil pengabdian masyarakat di jurnal nasional, serta media elektronik.

Damayanti, Dyah Ayu Kusuma; Syafiq, Bakri As; Fauziyah, Atina; Ardhiani, Miftah Rizky; Zulfah, Khairina +3 more

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2022 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Osteoartritis lutut adalah penyakit degeneratif kronis yang banyak diderita orang dewasa yang lebih tua, dan ditandai dengan kerusakan tulang rawan pada sendi lutut. Pasien mungkin mengalami nyeri sendi, kekakuan, dan deformitas sendi. Harapan diadakannya penyuluhan ini agar masyarakat bisa memahami bagaimana cara penanganan saat mengalami keluhan. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini berupa penyuluhan dan pemberian terapi latihan dengan kompres air hangat dan isometric exercise dengan menggunakan media leaflet dan demo teknik pencegahan nyeri. Penyuluhan ini dilakukan di Kelurahan Kauman, Kabupaten Batang, kepada ibu-ibu Dawis RT 01/ RW10 yang berjumlah 10 orang. Berdasarkan data yang diperoleh, menunjukkan bahwa lebih dari 6 orang ibu-ibu dawis mengeluhkan nyeri lutut. Peningkatan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang fisioterapis dan nyeri lutut atau osteoarthritis diukur dengan kuesioner pre test dan post test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada pre test pemahaman peserta hanya 21% dan mengalami peningkatan menjadi 54% setelah dilakukan post test atau setelah pemberian materi tentang osteoarthritis. Disimpulkan bahwa kegiatan penyuluhan yang telah dilakukan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang osteoarthritis.

Nur Fadhilah; Rasmawati Rasmawati

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Back pain during pregnancy peaks at week 24 to week 28, when abdominal enlargement reaches its maximum. Pregnancy and childbirth are natural processes that can cause pain. However, many women feel the pain more severely than they should because they are affected by panic and stress. This is known as the fear-tension-pain concept, where fear triggers tension or panic which causes muscles to stiffen and ultimately increases pain. Overcoming this discomfort requires non-conventional therapy, one of which is pregnant gymnastics. Based on this, the community service team conducted the implementation of pregnant exercises for third-trimester pregnant women with the aim that pregnant women can do pregnant exercises independently at home and reduce complaints of back pain they experience. This training method is carried out using lectures and demonstrations of pregnant exercises. Implementation was carried out 1x / once a week for 1 month at Puskesmas Lembang Lego Village, Lembang Kec. Lembang, Polman Regency in January 2021 which 20 pregnant women attended. The care method used is qualitative with case research (CSR) by collecting pre- test and post-test data with pain scale observation using Numeric Rating Scale (NRS) measurement. Physical training of pregnant women to prepare for their labor through pregnancy exercises is considered effective as a preventive measure for pregnant women in preparing for their labor. It can reduce the intensity of back pain in Trimester III pregnancy.

Nurhanifah , Tia; Abdullah , Akbar Amin

Midwifery Sience Care Journal (MSCJ) 2022 STIKES Telogorejo Semarang

Latar Belakang: Salah satu tanda perempuan memasuki masa pubertas adalah terjadinya menstruasi. Pada remaja putri usia pubertas akan mengalami perubahan hormonal yang dapat menyebabkan remaja mengeluh ketidak nyamanan pada tubuh, nyeri, merasa depresi, mudah marah, sensitif, dan berbagai kendala emosi lainnya terjadi sebelum menstruasi biasa disebut premenstruasi sindrom (PMS). Wanita dengan riwayat konsumsi makanan yang kurang baik mempunyai intensitas tinggi mengalami PMS. Tujuan : Mengetahui angka kejadian premenstruasi sindrom pada remaja. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan pendekatan waktu cross sectional, populasi sebanyak 62 remaja putri kelas XI SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta, dengan metode Total Sampling, menggunakan data primer dari Kuesioner premenstruasi sindrom. Analisis data menggunakan diskriptif analisis. Hasil : penelitian yang dilakukan pada 62 remaja putri puti kelas XI yang mengalami premenstruasi sindrom sebanyak 35 orang ( 56,5%) dan yang tidak mengalami PMS sebanyak 27 orang (43,5). Simpulan :  Semua remaja putri kelas XI SMA Muhammadiyah 7 Yogyakarta didapatkan sebanyak 35 orang ( 56,5%).

Suci Ferikawati; Rusmiyati Rusmiyati; Agnes Isti Harjanti

Nursing Care Journal 2022 STIKES Telogorejo Semarang

Sectio caesarea is an artificial birth process that is carried out surgically by making an incision in the abdominal wall and the mother's uterine wall. The purpose of this study was to determine the differences in the effectiveness of finger hold relaxation techniques and Benson relaxation techniques on changes in pain intensity in patients with postoperative Sectio Cesarea at Roemani Muhammadiyah Hospital Semarang. This research method uses a quantitative method with a Quasy Experimental Pre test and Post test without control design. The population in this study were all mothers who performed postoperative caesarean section as many as 42 respondents, with the number of samples that had met the inclusion criteria as many as 30 respondents. The instruments used in this study were observation sheets, NRS (Numeric Rating Scale) scales and SOP sheets for finger grip relaxation and Benson relaxation. The results of the study using Man-Whitney analysis showed that the p value was 0.036 (<0.05), which means that there is a significant difference between the group of respondents who were given Finger Hold relaxation and the group that was given Benson relaxation. The results of the study using the NGain Score test found that the finger grip relaxation technique was more effective in reducing the intensity of post SC pain with a result of 84.00 or 84% which was included in the effective category. The conclusion of this study is that there are differences in the effectiveness of finger hold relaxation techniques and Benson relaxation on reducing pain intensity in postoperative sectio caesarea patients at RS Roemani Muhammadiyah Semarang.  

Eva susanti; Yuli Agustin

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Sekitar 40 % dari jumlah total penduduk Indonesia yang berusia di atas 40 tahun mempunyai keluhan nyeri sendi dan otot. Peserta lansia di Posyandu Lansia Talang Aur Wilayah Kerja Puskesmas Talang Aur Kabupaten Ogan Ilir Palembang adalah Lansia penderita rematik yang mengalami nyeri sendi, dalam mengatasinya masih menggunakan terapi farmakologi. Lansia Belum pernah di ajarkan tindakan kombinasi kompres hangat dan masase. Tujuan dari  pengabdian masyarakat ini untuk menerapkan tindakan kombinasi kompres hangat dan masase dalam menurunkan nyeri sendi pada lansia  yang menderita Rematik. Hasil Kegiatan Pemberdayaan Kepada Masyarakat ini, meningkatnya pengetahuan lansia tentang rematik dan penatalaksanaannya., serta mampu melakukan (mendemonstrasikan) tindakan kombinasi kompres hangat dan masase dalam mengurangi nyeri sendi.   Metode pendekatan yang digunakan adalah Edukasi (Penyuluhan), Demonstrasi pemberian kombinasi kompres hangat dan masase dalam mengurangi nyeri sendi. Pelaksanaan PKM ini melibatkan dosen-dosen yang sesuai dengan keilmuan dalam bidangnya yang berpengalaman dalam Keperawatan Medikal bedah.Serta dibantu oleh mahasiswa Keperawatan.          Kata Kunci: Rematik, Nyeri Sendi, Kompres hangat, Masase  

Friesca Berlianie Poetri; Selvy Afrioza; Rina Puspitasari

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2022 Universitas Muhamadiyah Manado

Menstrual pain caused by the release of excess prostaglandin causes the increasing contraction of the uterus, a common gynecology disorder in young women that can interfere with learning and social activity. Based on a preliminary study in the village of the gadung young women take pharmacological medicines and warm compresses to hold or reduce menstrual pain. The study to learn the aromatherapy of cinnamon on primary menstrual pain in young women in the village of gadung tangerang. This method of research USES quantitative with research design quasi nity, one group pre-existing and post-existing. The study conducted according to the inclusion and exclusion criteria amounts to 38 respondents and instrument of the observation sheet. That was done with Shapiro wilk and a statistic wilcoxon signed rank. Studies show 7 days of cinnamon aromatherapy intervention, a scale of pain reduced from 1.79 to 1. Wilcoxon signed rank test results of a significant influence between the scale of pain before and after an intervention on cinnamon aroma recipients in the village of gadung sand. Aroma of cinnamon therapy may be an alternative to reduce menstrual pain.

Uswatun Insani; Sagita Dwi Lutfa Ramdhani

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Sectio Caesarea (SC) merupakan proses persalinan melalui pembedahan pada daerah abdomen yang akan menimbulkan terputusnya kontinuitas jaringan dan saraf sehingga mengakibatkan timbulnya rasa nyeri pada daerah bekas sayatan post sectio caesarea. Terapi murottal Al-Qur’an bisa menjadi salah satu cara untuk mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan terapi murottal Al-Qur’an, terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea di rumah sakit Kardinah Kota Tegal. Metode penelitian ini merupakan metode deskriptif dengan desain penelitian adalah studi kasus. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengukur tingkat nyeri yang dirasakan pasien adalah pengukur skala nyeri Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian studi kasus dengan terapi murottal Al-Qur’an memberikan pengaruh yang signifikan dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea. Terjadi penurunan intensitas nyeri pada kedua subjek penelitian yaitu  skala nyeri pada pasien 1 tingkat nyeri sebelum diberikan terapi murottal Al-Qur’an skala nyeri 6 (nyeri sedang) setelah diberikan terapi murottal Al-Qur’an selama 3 hari skala nyeri menjadi 1 (nyeri ringan) dan pada pasien 2 tingkat nyeri sebelum diberikan terapi murottal Al-Qur’an skala nyeri 4 (nyeri sedang) setelah diberikan terapi murottal Al-Qur’an selama 3 hari skala nyeri menjadi 1 (nyeri ringan). Simpulan, terapi murottal Al-Qur’an dapat menurunkan intensitas nyeri pada pasien post sectio caesarea.

Siti Juwariyah; Resa Nirmala Jona; Muniatur Rohmaniyah

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Latar Belakang: lansia yang mengalami nyeri rheumatoid arthritis dengan mengalami gejala pergerakan lutut dan persendian membesar dan kaku, terjadi atropi serabut otot sehingga pergerakan menjadi lamban, nyeri sendi (Priyoto, 2015). RISKESDAS tahun 2018 menunjukkan fakta yang memprihatinkan dimana jumlah penyakit rheumatoid arthritis di Indonesia termasuk dalam golongan penyakit sendi dari total populasi meningkat dari 2,47% menjadi 7,30% berdasarkan tanda dan gejala. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh kombinasi back massage dan kompres air hangat terhadap tingkat nyeri rheumatoid arthritis pada lansia di Kelurahan Karangayu. Rancangan penelitian: merupakan penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan One-Group Pretest-Posttest Design, yaitu menggunakan satu kelompok eksperimen. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 40 lansia rheumatoid arthritis teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan menggunakan uji Wilcoxon. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian intervensi kombinasi back massage dan kompres air hangat berpengaruh terhadap tingkat nyeri rheumatoid arthritis pada lansia di Kelurahan Karangayu dengan p value 0,000. Rekomendasi: hasil penelitian ini adalah agar lansia diharapkan untuk menerapkan kombinasi back massage dan kompres air hangat untuk menurunkan tingkat nyeri rheumatoid arthritis. Bagi peneliti selanjutnya dapat memodifikasi intervensi sebelumnya seperti pemberian back massage dikombinasikan dengan intervensi lain, yaitu relaksasi nafas dalam maupun aromaterapi.

Resa Nirmala Jona; Siti Juwariyah; Ni Wayan Dewi Maharani

Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penyandang stroke yang menjalani perawatan dalam kondisi tirah baring yang terlalu lama dapat menyebabkan nyeri tekan sehingga sangat beresiko terjadinya dekubitus. Hal ini dikarenakan ketidakmampuan pasien merawat dirinya sendiri atau setidaknya berupaya untuk mengubah posisi tidur sehingga tidak terjadi penekanan pada daerah yang sama dalam jangka waktu yang lama. Oleh karena itu keluarga berperan dalam pencegahan terjadinya dekubitus pada pasien yang mengalami kelemahan fisik dalam kasus stroke. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan resiko kejadian dekubitus pada pasien stroke. Rancangan penelitian ini adalah studi korelatif. Populasinya adalah pasien stroke yang mengalami tirah baring dengan jumlah populasi 40 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah 40 responden. Hasil penelitian ditemukan bahwa pengetahuan responden terbanyak adalah baik yaitu sebanyak 72,5%. Resiko dekubitus pada responden adalah resiko rendah yaitu sebanyak 45,0%. Ada hubungan antara pengetahuan keluarga tentang dekubitus dengan resiko dekubitus dengan nilai p value 0,002. Oleh karena itu disarankan kepada masyarakat sebaiknya mengetahui dan memahami secara benar tentang dekubitus agar mengetahui cara perawatan dan pencegahan dekubitus untuk memberikan perawatan dengan baik pada keluarga yang beresiko dekubitus.

Widya Ervianta; Lilik Sigit Wibisono; Fitratun Najizah; Ni Kadek Krisna Dwi Patrisia; Lulu'ah Feby Purwanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Background: Lower back pain (NPB) Ischialgia is a pinched ischialgia nerve in the lower back area which causes the buttocks, thighs, lower legs and even feet to become tingling, painful, and sometimes causing weakness. Manipulation is a term to cover all forms of passive movement techniques used to treat musculoskeletal disorders. Manipulation techniques are passive movement techniques that are carried out quickly so that the movement is completed before the patient can prevent it. The movement that occurs should not exceed the physiological range of motion of the joint. G.D. Maitland (1997), The aim is to determine the effect of physiotherapy management on manual therapy in cases of lower back pain. Two group pre test and post test method. RESEARCH PLACE: Physiotherapy polyclinic, KRMT Wongsonegoro Hospital. TIME: Measuring instrument: Visual Analouge Scale (VAS). Results: treatment using the Mann-Whtney test. With confidence interval (CI) (95%) The results of the study revealed that there was a significant difference in pain in group 1 (p = 0.00) and group 2 (p = 0.00). But there was no significant difference between the two groups in pain improvement (p = 0.00), so there was a better effect between the two groups. Conclusion: It is concluded that manual therapy is useful in treating patients with lower back pain to reduce pain in two groups. The targeted outcome is publication in national indexed journals Sinta and HAKI. The TKT target for implementing this gamelan accompaniment exercise is level 2

Lilik Sigit Wibisono; Fitratun Najizah; Ni Kadek Krisna Dwi Patrisia; Lulu'ah Feby Purwanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Background: Lower back pain (NPB) Ischialgia is a pinched ischialgia nerve in the lower back area which causes the buttocks, thighs, lower legs and even feet to become tingling, painful, and sometimes causing weakness. Nerve mobilization is a manipulation technique by moving and stretching nerve tissue to increase axonal transportation so that it can improve nerve conduction. Nerve mobilization can reduce the pressure in the nerves so that there is an increase in blood flow to the nerves, which can have a regenerative and healing effect on injured nerves (Butler, 1991). Nerve mobilization is often used as a form of diagnosis and treatment for musculoskeletal conditions with nerve involvement (Butler, 1991). Nerve mobilization in the Lower Limb Tension Test (LLTT) is carried out at the branches of the Brachial plexus such as the radial nerve, median nerve and ulnar nerve. But here the author only discusses LLTT in the ishiadic nerve, namely LLTT 1 which is related to lower back pain. The aim is to determine physiotherapy management and the effect of Ultrasoundtherapy therapy and nerve mobilization using the LLTT 1 method in cases of lower back pain on reducing pain and increasing the functional ability of the hand. Two group pre test and post test method. RESEARCH PLACE: Physiotherapy clinic, RSU Sidoarjo. TIME: Measuring instrument: Visual Analouge Scale (VAS). Results: treatment using the Mann-Whtney test. With confidence interval (CI) (95%) The results of the study revealed that there was a significant difference in pain in group 1 (p = 0.00) and group 2 (p = 0.00). But there was no significant difference between the two groups in pain improvement (p = 0.152), so there was no better treatment between the two groups. Conclusion: It is concluded that ULTT is useful in treating CTS patients to reduce pain in two groups. The targeted outcomes are publications in national journals indexed by Sinta and HAKI. The TKT target for implementing this gamelan accompaniment exercise is level 2.

Indah Nurfazriah; Rahmi Nurvianti Selian; Annisa Nurhayati H

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Pendahuluan: Dismenore adalah nyeri saat haid yang disertai kram dan terpusat di perut bagian bawah. Dampak dismenore bagi remaja yaitu tidak hadir sekolah, berkurangnya aktivitas dan penurunan kualitas hidup. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore  pada siswi  SMK Negeri 3  Kota Cilegon tahun 2022. Metode : Jenis penelitian yaitu kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional. Jumlah populasi 288 siswi dan sampel 81 siswi teknik yang digunakan teknik Random Sampling. Analisis menggunakan analisis univariat dan juga bivariat dengan uji chi Square. Hasil : Hasil penelitian diperoleh 76 siswi (93,8%) mengalami dismenore, 68 siswi (84%) yang kebiasaan olahraga tidak rutin mengalami dismenore dengan nilai p = 0,027 dan 67 siswi (82,7%) yang lama menstruasi 3-7 hari mengalami dismenore dengan nilai p = 0,034. Simpulan : Sehingga dapat disimpulkan bahwa kebiasaan olahraga yang tidak rutin dan lama menstruasi memiliki pengaruh yang signifikasi terhadap kejadian dismenore.

Atalia Pili Mangngi

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

The post partum period is a sensitive period for mothers which will affect newborn care. Mother's anxiety and fear because she is afraid of stitches that arise causes her not to mobilize early. The most important thing at this time is that midwives provide support on an ongoing basis according to the mother's needs to reduce physical and psychological tension during the postpartum period. This study aims to prove the anxiety level of perineal suture pain in post partum mothers regarding mobilization. This study used an analytic survey with a cross-sectional research design. The data collection technique was carried out by observation, namely data collection on anxiety levels was taken using the Hamilton Rating Scale for Axsiety (HRS-A) while data for perineal suture pain was obtained from a pain level questionnaire. The population was taken with a total of 37 post partum mothers and a total sample of 22 post partum mothers.

Evita Sari; Kofifah Indri Nurhayati; Muhammad Shamil Muwaffaq; Wahyu Tri Sudaryanto

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Low back pain merupakan salah satu gangguan musculoskeletal akibat dari ergonomi yang salah dan dapat didefinisikan sebagai nyeri yang terlokalisasi antara batas costae dan lipatan gluteus inferior yang berlangsung lebih dari sehari. Pada tahun 2018 di Indonesia, tenaga kesehatan pernah mendiagnosis sebanyak 11.9% kasus penyakit musculoskeletal  sedangkan  kasus  yang  terdiagnosis  menurut  gejala  yang  muncul  sebesar  24,7%. Persentase penderita LBP di Indonesia diperkirakan antara 7.6%-37% pada tahun 2018. Pada tahun yang sama didapatkan sekitar 26.74% penduduk Indonesia yang berusia 15 tahun keatas dan bekerja yang mengeluh mengalami nyeri di  daerah  punggung  bawah.  Hal  ini  diakibatkan  karena  seiring  bertambahnya  usia  maka  kekuatan  otot  akan mengalami penurunan sehingga rentan mengalami gangguan kesehatan. Kami berinisiatif untuk memberikan penyuluhan terkait nyeri punggung bawah pada Mahasiswa yang berada di Universitas Muhammadiyah Surakarta khususnya pada program studi fisioterapi angkatan 2019 kelas praktek E dan juga kegiatan pengabdian ini di support dengan pemberian leaflet, pre-test, post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan dan penambahan wawasan responden terhadap nyeri punggung bawah baik gejala, faktor resiko, cara pencegahan serta penanganan secara mandiri maupun medis., agar kedepannya para lansia menambah pengetahuan perihal low back pain dan dapat menerapkan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit ini. Berdasarkan hasil pengisian kuesioner pre- test dan post-test yang kami berikan, pengetahuan lansia tentang nyeri punggung bawah meningkat dari yang awalnya belum mengerti perbedaan nyeri lutut biasa dengan osteoarthritis menjadi paham, dan adanya peningkatan pengetahuan akan tanda dan gejala low back pain

Palupi, Pipin; Sari, Rinda Intan; Lestari, Siti

Proceeding Konferensi Nasional 2022 Mianti Nurrizky Sutejo,S.Fis.,M.P.H

Labor pain is an unpleasant sensory experience related to actual and potential tissue damage localized to a part of the individual's body at the time of delivery. The impact of labor pain is stress which can cause adrenaline effects. One of the effects of adrenaline is to affect the contraction of blood vessels which has the potential to harm the mother and fetus. Efforts to overcome labor pain include effleurage massage and Mozart classical music therapy. This study aims to analyze the differences in the effectiveness of effleurage massage and Mozart classical music therapy on the pain level of primigravida mothers in the first active phase. This research is a quantitative study with a quasi experimental design. The number of samples in this study were 76 respondents who were divided into 2 groups using a random sampling technique. Based on the Mann Whitney test, the results showed that there was a difference in the effectiveness of effleurage massage and Mozart classical music therapy on the pain level of primigravida mothers in the first stage of the active phase with p = 0.000 (<0.05). Effleurage massage and Mozart classical music therapy can be used as nursing actions to reduce labor pain in active phase I primig

Netty Julita Siahaan; Adelina Sembiring; Retno Wahyuni

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Low back pain during pregnancy occurs due to changes in pregnancy hormones which increase relaxant hormones that affect the flexibility of the ligament tissue which ultimately increases joint mobility in the pelvis and will have an impact on spinal and pelvic instability and cause back pain. One way to reduce low back pain is to do pregnancy exercises. Pregnancy exercise can relieve lower back pain that is felt by pregnant women because in pregnancy exercise there are movements that can strengthen the abdominal muscles, make the elasticity of the muscles and ligaments in the back and relax, so that pregnant exercise can reduce lower back pain. The purpose of this study was to determine the effect of pregnancy exercise on reducing low back pain in pregnant women in the second and third trimesters in Panei District 2021. This study used a quasi-experimental research design with a pre-post-test design with one group test. The population in this study were all pregnant women in the second and third trimesters in Panei Tongah Health Center many as 30 people. The sample in this study amounted to 28 people. Analysis of the data used is univariate analysis and bivariate analysis using the Paired-Samples T Test. The average lower back pain before treatment was 3.32 and the Std. Deviation was 0.772. The average low back pain after treatment was 2.25 and the Std. Deviation was 1.005. There is an effect of pregnancy exercise on reducing low back pain in pregnant women in the second and third trimesters in Panei Tongah Health Center in 2021 with a value of p = 0.000 p <0.05. It is recommended for further researchers to develop other variables in order to get better results Panei Tongah Health Center.