Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-20 of 287

Analytics

Nazira Yuniar Asri Yanti; Hafifah Nasution; Putri Haryani

Jurnal Pajak dan Analisis Ekonomi Syariah 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to analyze the effectiveness, contribution, and optimization strategies of Restaurant Tax and Hotel Tax in supporting the sustainability of Local Own-Source Revenue (PAD) of Bogor City. The study employed a descriptive method with a quantitative approach supported by qualitative data. The results indicate that the effectiveness levels of Restaurant Tax and Hotel Tax in Bogor City were categorized as highly effective, with average effectiveness ratios of 107.24%, and 117.74%, respectively. However, the contribution of Restaurant Tax to Local Own-Source Revenue was only 13.55%, which falls into the less contributive category, while the contribution of Hotel Tax was 8.03%, categorized as very low contributive. Based on the SWOT analysis, the reccomended optimization strategies include expanding the tax base through taxpayer data collection and updating, optimizing digital-based payment and monitoring systems, enhancing human resource capacity, strenghening tax education and outreach programs, developing risk based supervision, and improving inter agency cooperation. The implementation of these strategies is expected to increase the revenue and contribution of Restaurant Tax and Hotel Tax in supporting the sustainability of Bogor City’s Local Own-Source Revenue.

Lathifah, Nabilah Nur; Kholifah, Afiyatun

Noor: Journal of Islamic Studies 2026 Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Pembelajaran SKI tidak hanya diarahkan pada penguasaan aspek kognitif berupa pengetahuan sejarah, tetapi juga memiliki tujuan untuk membentuk karakter peserta didik melalui nilai-nilai keteladanan. Melalui pembelajaran ini, siswa diharapkan mampu memahami, menghayati, serta meneladani perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, para sahabat, dan tokoh-tokoh Islam lainnya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Pada tingkat SD/MI, materi SKI pada dasarnya telah disesuaikan dengan tingkat perkembangan peserta didik. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala yang cukup berpengaruh terhadap proses pembelajaran. Di MI Ar-Rahmah Karawang, pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), permasalahan yang ditemukan meliputi dominasi metode ceramah, terbatasnya variasi media pembelajaran, serta rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas. Kondisi tersebut berpengaruh terhadap pemahaman siswa pada materi SKI yang cenderung bersifat historis dan abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) yang memengaruhi pembelajaran SKI serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru SKI, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan pembelajaran terletak pada pemanfaatan media video yang membantu siswa memahami materi secara lebih konkret. Kelemahan utama terdapat pada dominasi metode ceramah yang menyebabkan pembelajaran kurang interaktif. Sementara itu, peluang muncul dari tingginya rasa ingin tahu siswa serta perkembangan teknologi pembelajaran, sedangkan ancaman berkaitan dengan kurangnya pengulangan materi yang menyebabkan siswa mudah lupa terhadap materi yang telah dipelajari. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran SKI di MI Ar-Rahmah masih memerlukan peningkatan pada aspek metode dan strategi pembelajaran. Oleh karena itu, penerapan strategi PAIKEMI direkomendasikan sebagai alternatif untuk menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, inovatif, dan bermakna.

Khoirunnazwa, Zahrani; Afiyatun Kholifah

Noor: Journal of Islamic Studies 2026 Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman sejarah Islam, karakter, serta nilai-nilai keislaman peserta didik. Namun, pelaksanaan pembelajaran SKI di madrasah masih menghadapi berbagai tantangan, seperti penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi, rendahnya partisipasi siswa, serta perbedaan kemampuan belajar peserta didik. Kondisi tersebut juga ditemukan pada pembelajaran SKI kelas VII di MTs Al-Fathimiyah Karawang sehingga diperlukan analisis yang mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran SKI di kelas VII MTs Al-Fathimiyah Karawang menggunakan pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) serta merumuskan strategi pembelajaran yang dapat meningkatkan kualitas proses belajar. Penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan madrasah berbasis pesantren dan budaya religius menjadi kekuatan utama dalam mendukung pembelajaran SKI. Sementara itu, penggunaan metode ceramah yang masih dominan serta perbedaan kemampuan belajar siswa menjadi kelemahan dan tantangan yang perlu diatasi. Ketersediaan fasilitas Smart TV memberikan peluang untuk mengembangkan pembelajaran berbasis media yang lebih interaktif. Berdasarkan hasil analisis, strategi pembelajaran kolaboratif yang dipadukan dengan pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi dinilai mampu meningkatkan keaktifan, motivasi, pemahaman, dan keterlibatan peserta didik dalam pembelajaran SKI. Oleh karena itu, analisis SWOT dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi pembelajaran yang lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di madrasah.

Al-Rafi, Mohammad Haswin; Firmansyah, Unggul; Kurniawan, Pungki; Priyono

Betelgeuse Journal 2026 Naval Academy Publising

The advancement of technology and information, which coincides with digitalization alongside the development of Artificial Intelligence (AI), has colored human social life around the world. Currently, cadets of the Naval Academy often use gadgets/digital tools to access information or other media. With this, there are emerging threats that are very dangerous for individuals and the state. An currently prevalent case is Cyber Crime Identity Theft. Cyber crime identity theft refers to the crime of stealing someone's personal information online for the purpose of fraud or financial gain by stealing personal data such as names, identity numbers, and financial information, to carry out illegal transactions or obtain illegal benefits, which can lead to financial loss and damage the victim's reputation. Indonesia still has a very high number of cases of cyber crime identity theft, but it should be preventable by fostering. the cyber security awareness of cadets at the Naval Academy of the Indonesian National Armed Forces. The conclusion of this research is that by strengthening modern technological infrastructure, both equipment and administrative services, developing modern software and hardware with strong security systems, and tightening regulations regarding access to users' personal data in cyber services, supported by strengthening cyber security institutions, it can enhance the cyber security awareness of cadets at the Naval Academy of the Indonesian National Armed Forces.

ZAINAL, ZUCI RAHMANI; LULU QURRATA A'YUN; ANGGITA CHAIRIAH; MADINATUL MUNAWWARAH RIDWAN

Jurnal Ilmu Administrasi Negara 2026 Universitas Mbojo Bima

Abstract. The implementation of E-Government often encounters structural clashes between advanced digital systems and deep-seated bureaucratic readiness. This study aims to analyze the technical barriers and cultural resistance confronting the Manado City Government in implementing digitalized public services, such as the Manado Smart City ecosystem and electronic licensing applications. Using a descriptive qualitative approach, primary data was collected through in-depth interviews with structural officials, IT technicians, and public users, alongside secondary administrative records. The collected data was processed through interactive qualitative evaluation and systematic SWOT matrix modeling. The results demonstrate that while technical infrastructure deficits remain a challenge, cultural resistance—manifested as senior staff inertia, rigid hierarchical mindsets, and low digital efficacy—presents a deeper impediment to institutional agility. This paper provides concrete strategic recommendations, prioritizing adaptive digital culture cultivation, structural literacy mapping, and the deployment of a single unified application gateway to elevate regional public service performance.    

Andi Patimang

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2026 Politeknik Negeri FakFak

LAMPUKITA merupakan salah satu UMKM VCO di Kabupaten Fakfak. Hasil dari pembuatan VCO usaha tersebut,  menghasilkan blondo yang selanjutnya diolah menjadi minyak goreng.  Berdasarkan aspek pemasaran,VCO LAMPUKITA memiliki prospek yang baik. Namun, ketersediaan bahan baku kelapa yang memenuhi syarat pembuatan produk utama, jumlahnya terkadang tidak tersedia.  Penelitian sebelumnya fokus pada teknik ekstraksi VCO, masih sedikit membahas strategi bisnis spesifik untuk minyak goreng hasil blondo ditingkat UMKM dengan kendala bahan baku.  Tanpa strategi pengembangan yang tepat, LAMPUKITA akan sulit bertahan secara finansial meskipun produknya memiliki nilai gizi lebih unggul. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman,  menentukan faktor internal, eksternal strategi terbaik dan model pengembangan bisnis baru yang dapat diterapkan LAMPUKITA. Penentuan lokasi secara purposive. Jenis data yaitu data primer dan data sekunder.  Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi.  Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif (analisis SWOT dan BMC) dan kuantitatif (metode IFAS, EFAS dan QSPM).  Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kekuatan utama usaha LAMPUKITA terletak pada keunggulan produk alami, pemanfaatan blondo VCO, serta cita rasa khas kelapa Fakfak. Kelemahan utamanya adalah keterbatasan ketersediaan kelapa yang memenuhi standar VCO, kapasitas produksi masih kecil, dan keterbatasan modal. Analisis IFAS dan EFAS menunjukkan LAMPUKITA berada pada kondisi cukup mendukung untuk dikembangkan secara internal dan eksternal. Keberlanjutan usaha ditentukan oleh manajemen rantai pasok  kelapa. Strategi paling tepat dikembangkan adalah strategi kemitraan dengan petani kelapa berbasis standar VCO.  LAMPUKITA dapat menerapkan berbagai model bisnis baru untuk menanggulangi keterbatasan bahan baku.

Yulius Alan Hartanto; Irja Tobawan Simbiak; Lazarus Ramandey

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Ciberi Beach is a tourist area in Enggros Village, Abepura District, Jayapura City, with significant development potential that draws on its natural resources and local wisdom. This study aims to identify internal and external factors influencing the development of the tourism area and to formulate appropriate development strategies using SWOT analysis. The research employs a mixed-methods approach, combining qualitative and quantitative techniques, with data collected through field observations, in-depth interviews, and questionnaires distributed to 25 visitors. The findings show that the main strengths are unspoiled natural scenery and community friendliness, while the main weaknesses include inadequate public facilities and poor road access. Key opportunities include ecotourism potential and policy support for spatial planning, while threats include coastal abrasion and unmanaged waste. Based on the SWOT matrix, the strategic position falls in Quadrant I (X = 0.31; Y = 0.51), supporting an aggressive SO strategy. Priority strategies include community-based ecotourism development, digital promotion, collaborative partnerships with universities and NGOs, and regulatory strengthening for sustainable land use. The analysis is grounded in a three-framework theoretical lens comprising the 3A tourism components (Attraction, Accessibility, Amenity), ecotourism principles, and community-based tourism, which together guide the interpretation of SWOT findings and the formulation of strategy.

Zuraidah; Nurin Ni’am; Nafi’atus Sa’adah; Diyah Budi Pertiwi; Ana Chabibatul Firdausiyah

Jurnal Psikososial dan Pendidikan (Psikosospen) 2026 Yayasan Mashlahatul Ummah Ilal Jannah

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi komponen Kurikulum Operasional Madrasah (KOM) MAN 1 Kediri melalui analisis karakteristik satuan pendidikan, keselarasan visi, misi, dan tujuan dengan kondisi nyata, serta analisis lingkungan sebagai dasar penyusunan kurikulum kontekstual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus evaluatif melalui studi dokumentasi dan observasi, yang dianalisis secara deskriptif-evaluatif menggunakan matriks SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MAN 1 Kediri memiliki kekuatan sebagai madrasah vokasional berbasis nilai Islam, namun masih menghadapi keterbatasan sarana digital. Selain itu, tujuan KOM belum mengakomodasi Program Multimedia yang telah berjalan dan potensi industri olahan singkong di kawasan Nganjuk-Kediri belum dimanfaatkan sebagai sumber belajar kontekstual dalam P5/P2RA. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara dokumen KOM dan realitas implementasi. Oleh karena itu, diperlukan revisi KOM melalui penambahan Program Multimedia, penguatan sarana digital, dan integrasi potensi industri lokal dalam perencanaan kurikulum.

Simanjuntak, Ayub; Kurniawan, Martha Mulyani

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi manajemen kesiswaan berbasis nilai Kristiani serta kontribusinya terhadap pembentukan karakter peserta didik dalam lingkungan pendidikan multikultural di SDS Unity Primary School. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kompleksitas keberagaman di lingkungan sekolah yang menuntut adanya pengelolaan peserta didik yang tidak hanya berorientasi administratif, tetapi juga mampu membangun sikap toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan karakter yang kuat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan analisis dokumentasi sekolah, kemudian dianalisis menggunakan kerangka SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan di SDS Unity Primary School diimplementasikan melalui integrasi nilai-nilai Kristiani, seperti kasih, integritas, tanggung jawab, kerendahan hati, dan pelayanan ke dalam berbagai kebijakan dan program kesiswaan. Keberagaman peserta didik yang terdiri atas berbagai agama dan etnis dikelola melalui pendekatan inklusif yang mendorong interaksi lintas budaya dan lintas agama. Analisis SWOT menunjukkan bahwa identitas spiritual sekolah, program pembinaan rohani, kegiatan ekstrakurikuler, serta dukungan orang tua menjadi kekuatan utama dalam pembentukan karakter peserta didik. Di sisi lain, keterbatasan pembina rohani dan tantangan sekularisasi menjadi faktor yang perlu diantisipasi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa harmonisasi program kerohanian, ekstrakurikuler, dan program anti-perundungan berbasis pendekatan restoratif berkontribusi terhadap terciptanya iklim sekolah yang aman, toleran, dan harmonis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi manajemen kesiswaan berbasis nilai Kristiani efektif mendukung pembentukan karakter peserta didik serta dapat menjadi model pengelolaan pendidikan multikultural yang inklusif dan berorientasi pada pengembangan karakter secara holistik.

Mutiara Astri Pradina; Dicky Pratama

JURNAL PENELITIAN SISTEM INFORMASI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Information technology services have an important role in supporting operational activities and digital services at PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel through the MyPertamina application. However, several service disruptions are still encountered, such as server downtime, database errors, system bugs, login failures, and delays in transaction verification, which affect service quality and operational effectiveness. This study aims to analyze the maturity level of information technology services using the ITIL V4 framework, focusing on Incident Management and Problem Management practices. The research employed a mixed methods approach with descriptive analysis through observation, interviews, questionnaires, SWOT analysis, RACI mapping, maturity level assessment, and gap analysis. The results indicate that Incident Management obtained a maturity value of 3.09 and Problem Management obtained 2.91, both categorized at Level 3 (Defined Process). These findings show that service management processes have been implemented and documented properly, although several aspects still require improvement, particularly in monitoring, documentation, root cause analysis, and process evaluation. Therefore, the implementation of ITIL V4 practices is expected to improve the effectiveness, consistency, and quality of information technology service management within the organization.

Yunilia Edon; Syarifuddin Gassing; Ilona V. Oisina S

Filosofi : Publikasi Ilmu Komunikasi, Desain, Seni Budaya 2026 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

This study aims to analyze public relations strategies in the implementation of the Mental Revolution Program through Instagram at the Coordinating Ministry for Human Development and Cultural Affairs of the Republic of Indonesia. The Mental Revolution represents an effort to transform public mindsets, attitudes, and behaviors based on the values of integrity, work ethic, and mutual cooperation in order to build a progressive and competitive nation. This research employs a descriptive qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, documentation, and triangulation to ensure comprehensive findings. The results indicate that the implemented public relations strategies have optimally utilized social media as a means of public communication, particularly in reaching younger audiences. These strategies include the development of positive content, cross-sector collaboration, and the use of media relations to expand information dissemination. The SWOT analysis reveals that the main strengths lie in effective team coordination, structured communication strategies, and a strong organizational culture, while weaknesses include limited human resources and insufficient technological support. Opportunities arise from extensive networks with various institutions and media, whereas threats stem from public perceptions and limited communication competencies. In practice, the Mental Revolution Program is implemented participatively through various initiatives such as Indonesia Serving, Clean, Orderly, Independent, and United, which are disseminated via Instagram. However, its implementation has not been evenly distributed across regions and has only reached approximately 70%, due to budget constraints and varying levels of commitment among local governments. Therefore, the success of this program largely depends on synergy among stakeholders and consistency in internalizing transformative values within society.

Rodifah Rodifah; Abdurrahim Fadhl; Firda Ulinnuha; Bagus Maulana; Tajudin M.M.

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The results of the study show that pricing strategy contributes dominantly to increasing sales, but the lack of digital promotion causes limited market reach. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a crucial role in driving national economic development and providing employment. However, in facing an increasingly competitive market, MSMEs need to implement efficient marketing strategies to ensure sustainability and sustainable growth. This community service activity aims to provide knowledge and assistance to Indonesian Es Teh MSMEs regarding the implementation of flexible marketing strategies, both through digital and traditional channels. The activity took place at the Es Teh Kampung Solo outlet in Kramatwatu Square. The methods used included counseling, training, and assessment of marketing strategy implementation, with a primary focus on optimizing social media as an interactive and competitive digital promotional tool. The results of this activity demonstrated a significant increase in MSMEs' understanding of strategic marketing planning, promotional innovation, and the use of digital platforms to expand market reach. Thus, it is hoped that digital-based marketing strategies can strengthen the competitiveness and sustainability of MSMEs. This activity is expected to contribute to increasing the competitiveness and sales volume of the Kampung Solo Es Teh MSME in a sustainable manner through the implementation of a modern marketing approach that is responsive to technological changes.

Natalisa Margaretha

Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to formulate an effective business strategy for PT Astra Agro Lestari Tbk in addressing the increasingly competitive dynamics of the palm oil industry, along with the growing demand for sustainability practices. The study employs a comprehensive strategic management approach through three main stages: the input stage (EFE, IFE, CPM), the matching stage (SWOT, SPACE, BCG, IE, and Grand Strategy Matrix), and the decision stage (QSPM). The analysis results indicate that the company holds a relatively strong strategic position, with an EFE score of 2.96 and an IFE score of 2.89, and demonstrates a competitive advantage over its rivals. In the matching stage, the company is positioned in the aggressive quadrant and falls under the “Stars” category, reflecting high growth potential. Based on the QSPM analysis, the recommended priority strategy is product development, with a Total Attractive Score (TAS) of 6.56, which is considered superior to the market penetration strategy. This strategy focuses on downstream product diversification to enhance value-added and reduce dependence on CPO commodities. The implementation of this strategy is expected to strengthen the company’s competitiveness, improve long-term performance, and support business sustainability within the palm oil industry

Agus Susilo; Ary Kusmanto

Epsilon : Journal of Management (EJoM) 2026 Lembaga Pengabdian Masyarakat Universitas Ichsan Gorontalo

The beauty industry is one of the fastest-growing business sectors in Indonesia. This situation encourages businesses to develop appropriate business development strategies to remain competitive. This study aims to analyze the business development strategies implemented by Orlin Beauty Skincare Brebes to increase competitiveness in the beauty industry. The study employed qualitative methods, with data collection techniques including observation, interviews, documentation, and literature review. Data analysis employed a SWOT approach to identify the company's strengths, weaknesses, opportunities, and threats. The results indicate that the strategies implemented include product development, improving service quality, and utilizing digital marketing. The company's primary strengths lie in personalized service and customer loyalty, while its weaknesses are limited capital and market reach. Opportunities stem from increasing public awareness of skincare, while threats stem from intense industry competition. Service differentiation strategies and strengthening digital marketing are key strategies for increasing the company's competitiveness in both local and regional consumer markets.

Rionaldo; Rio Febrian; Renno Sambawe

ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora 2026 LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

This research analyzes the development strategy of the Bukit Cinta natural tourism destination as a leading attraction in Palangka Raya City. A descriptive qualitative approach is employed, with data collected through observation, interviews, and documentation. The analysis utilizes the 4A tourism concept (attraction, accessibility, amenities, and ancillary services) and SWOT analysis to identify internal and external factors influencing development. The findings indicate that the current development strategy remains basic and lacks systematic planning, particularly in terms of facility improvement, attraction innovation, and destination branding. Nevertheless, Bukit Cinta demonstrates strong potential due to its natural appeal, accessibility, and the growing demand for nature-based tourism. Strengthening strategic planning through improved facilities, diversified attractions, and optimized digital branding is essential to support sustainable tourism development.

Viki Uswatul Khoridah; Anita Oktaviana Trisna Devi; Erna Indrianingsih

Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika 2026 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

SMEs play an important role in Indonesia's economy, one of which is the woodcraft industry that has great potential for export. Putra Mandiri Woodcraft (PMW) faces sales instability, ranging from 30% to 145.48% of the set target, which affects production efficiency. This study aims to formulate an effective marketing strategy to increase sales volume and business competitiveness. The methods used in this study include the IFE and EFE Matrix analysis to identify internal and external factors affecting the company, SWOT analysis to formulate various strategies, and QSPM to determine strategy priorities based on the Total Attractiveness Score (TAS) value. The analysis results show that Putra Mandiri Woodcraft has an IFE score of 2.70 and an EFE score of 2.80, indicating that the company's internal condition is quite strong, although the response to external factors is still moderate. The company's main strengths lie in product quality and consumer trust, while its weaknesses are the lack of innovation in product design. Based on the SWOT analysis results, eight potential strategies were found, and the QSPM shows that expansion through a marketplace based on product quality and more varied designs is the main priority with a TAS value of 6.16.

Purnama Ramadani Silalahi; Dio Sanda; Bayu Andika; Masleni Nasution; Afsah Sandy Tarigan

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Economic development in rural areas, specifically, aims to improve community welfare. However, in practice, many challenges remain, such as limited technical skills, minimal innovation, and low community capacity to create and develop productive businesses. One way to address these challenges is through human resource empowerment. Gunung Tinggi Village has the potential to develop creative businesses, particularly among housewives, such as dishwashing soap. This product is a household necessity that is used routinely, so demand tends to be sustainable. Therefore, a SWOT analysis was used to provide sustainability recommendations for this business. The methods used included service learning (SL) with a Participatory Action Research (PAR) approach to ensure active participant involvement and the program's alignment with the community's real needs. The results showed that the initial impact of this Community Service Program (PKM) activity was evident in the production of marketable products and the opening of new business opportunities, which directly contributed to the diversification of income sources and increased family economic independence. Furthermore, the application of SWOT analysis proved effective as a tool in formulating sustainability strategies for the micro-enterprises being developed.

Zulmaidi, Syafril

Jurnal Pendidikan Manajemen Transportasi 2026 Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT Malahayati Jakarta)

Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dimana tujuannya untuk menggambarkan keadaan atas fenomena yang terjadi di lapangan menggunakan analisis deskriptif dan SWOT analisis, objek dalam penelitian ini mewawancarai sebanyak 20 siswa/taruna SMK Pelayaran Dewaruci yang sedang mengikuti ujian kepelautan ahli nautika tingkat IV (ANT-IV). Latar belakang dalam penelitian ini terkait dengan fenomena kebutuhan sumber daya manusia dibidang kepelautan yang menghadapi persaingan baik secara internal di dalam negeri maupun secara eksternal di luar negeri, Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan kajian matriks SWOT pada lembaga SMK Pelayaran Dewaruci dalam menghadapi tantangan sumber daya manusia kepelautan. Manajemen sumber daya manusia merupakan salah satu bidang manajemen umum yang meliputi segi-segi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengendalian, sedankan sumber daya manusia kepelautan adalah sumber daya yang mengambil alih semua fungsi manajemen transportasi mulai dari perencanaan, komando, pemeliharaan, dan pengawasan aktivitas. Strategi SWOT (Strenght, Weakness, Opportunity, Threaths) ini diperkenalkan oleh Hunger & Wheelen yang merupakan pengembangan strategi yang disusun oleh Ansoff dengan menambahkan pemanfaatan Internal Factors Analysis Summary (IFAS) dan External Factors Analysis Summary (EFAS), strategi ini memanfaatkan faktor kunci yang bersifat kualitatif tetapi yang akhirnya di kuantitatifkan dengan pembobotan dan peringkat (rating). Hasil analisis Mengambarkan Kekuatan yang dimiliki Pada SMK Pelayaran Dewaruci dimana 5 faktornya yaitu Financial yayasan, Guru kejuruan berstandar Internasional, Sarana dan Prasarana, Memperoleh ISO 9001:2015, Akreditasi A dan Approval Perhubungan Laut mampu mengurangi kelemahan yaitu Peralihan siswa dari umum ke kejuruan, financial siswa, Bahasa Inggris (Internasional), Proses pembelajaran yang lama, Ego sektoral antar dinas pendidikan dan perhubungan laut, mampu memanfaatkan peluang yaitu Pangsa pasar tenaga pelaut Indonesia, Pangsa pasar tenaga pelaut Internasional, Bekerja sama dengan perusahaan pelayaran, SMK Pelayaran 10 besar peluang kerja yang dicari, Respon positif masyarakat terhadap lembaga pendidikan, dan mampu mengatasi ancaman yaitu Persaingan dengan pelaut Filipina, Persaingan dengan lembaga pendidikan pelayaran negeri, Persaingan harga dengan lembaga pendidikan pelayaran lainnya (swasta), Lembaga pendidikan lain memegang pangsa pasar besar, Kurangnya dukungan pemerintah dalam promosi pelaut Indonesia pada SMK pelayaran Dewaruci dan pada matriks internal-eksternal (IE) menunjukkan bahwa kondisi SMK Pelayaran Dewaruci berada pada pada sel 5, pada sel 5 di matriks internal-eksternal (IE) mendapatkan nilai diantara 2 sampai 3 dalam posisi sedang (rata-rata) dan peluang yang ditawarkan juga sedang, dalam posisi tersebut SMK Pelayaran Dewaruci dapat menerapkan konsentrasi pertumbuhan melalui integrasi horizontal yaitu dengan cara meningkatkan kualitas kompetensi taruna/i. Simpulan penelitian ini, Berdasarkan Matrik Internal Eksternal (IE) dan Matriks SWOT posisi SMK Pelayaran Dewaruci konsentrasi pada strategi pertumbuhan melalui intregasi horizontal dengan meningkatkan kualitas kompetensi taruna/I untuk mencapai maksimal.

Maria Wesso; Agustina Waromi

Riset Ilmu Manajemen Bisnis dan Akuntansi 2026 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

This study aims to analyze the marketing strategy of Betet Rice at Toko Cendrawasi Fakfak. The research uses a qualitative approach with data collection methods including field research, interviews with managers and employees, observations on sales data management, and documentation. The data were analyzed using marketing mix analysis and SWOT analysis. The results show that Betet Rice is distributed directly to customers through Toko Cendrawasi Fakfak, which acts as a distributor of the product. Toko Cendrawasi has made efforts to provide significant market access for Betet Rice marketing, with products and prices adjusted to customer desires and purchasing power. The marketing strategy used involves the marketing mix of product, price, promotion, and distribution, which has led to an increase in demand for Betet Rice every year. Based on the SWOT analysis, the marketing strategy implemented includes strengths in strong financial conditions and a fleet of ships, weaknesses in the lack of attention to key marketing elements, opportunities in market analysis and customer segmentation, and threats from increasing competition and globalization of competitors offering similar products.

Noska, E.R.Fitra

Jurnal Ilmu Administrasi Negara 2026 Universitas Mbojo Bima

Penerapan pemungutan Pajak Alat Berat (PAB) pasca diundangkannya peraturan daerah  (qanun) mengenai pajak Aceh dan retribusi Aceh memerlukan strategi ekstensifikasi dan intensifikasi dalam mendukung peningkatan pendapatan asli Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi ekstensifikasi dan intensifikasi PAB yang dipungut oleh Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA). Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, bersumber dari data primer dan sekunder, dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi strategi ekstensifikasi dan intensifikasi PAB melalui kegiatan penyuluhan dan penyebarluasan kebijakan, pendataan dan pendaftaran objek pajak, pengawasan melalui konfirmasi status wajib pajak, analisa dan pengembangan aplikasi, dan penyusunan kebijakan terkait pemutakhiran database nilai jual alat berat