Publication Search

95,212 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-1 of 1

Analytics

Rahadian, Pantjadjatmika; Jhon, M; Trianda, Ishak

Jurnal Pendidikan Manajemen Transportasi 2026 Sekolah Tinggi Manajemen Transportasi (STMT Malahayati Jakarta)

Memasuki tahun 2026, industri maritim global menghadapi disrupsi teknologi melalui implementasi Maritime Autonomous Surface Ships (MASS) yang menjanjikan efisiensi dan keamanan tinggi. Namun, transisi ini membawa tantangan fundamental pada sistem manajemen tradisional dan eksistensi profesi pelaut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan manajemen operasional dan menganalisis reorientasi peran pelaut di era otomasi. Metodologi penelitian dilakukan melalui analisis literatur terhadap regulasi IMO terbaru tahun 2026, tinjauan terhadap teknologi operasional maritim, serta studi kasus strategi adaptasi SDM. Hasil penelitian pada Bab III menunjukkan bahwa tantangan manajemen operasional utama meliputi integrasi infrastruktur pelabuhan pintar (smart ports), pengelolaan risiko siber yang kompleks, serta penyesuaian biaya investasi (Capex) yang signifikan di awal implementasi. Pada Bab IV, penelitian ini menyoroti terjadinya reorientasi peran pelaut dari navigator fisik di atas kapal menjadi operator sistem di pusat kendali darat (Shore Control Center). Hal ini memicu kebutuhan akan standar kompetensi baru yang berfokus pada literasi data, kecerdasan buatan (AI), dan manajemen sistem digital sesuai amandemen STCW 2025. Bab V menganalisis strategi adaptasi perusahaan pelayaran, yang menekankan pada pentingnya model manajemen SDM berbasis upskilling dan sinergi manusia-mesin. Penelitian ini menyimpulkan pada Bab VI bahwa keberhasilan transformasi maritim 2026 tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi pada kesiapan organisasi dalam merombak tata kelola operasional dan memposisikan pelaut sebagai teknokrat maritim yang adaptif. Teknologi otonom harus dipandang sebagai mitra kerja yang meningkatkan martabat dan keselamatan manusia di laut, bukan sebagai substitusi total elemen insani.