Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 21-40 of 1,916

Analytics

Apriliani K. Belalawe; Remerta N. Naatonis; Erna R. Nubatonis

JITEK: Jurnal Informatika dan Teknologi Komputer 2026 Politeknik Pratama Purwokerto

Knowledge of traditional medicinal plants is still mostly passed down from generation to generation and has not been properly documented digitally, resulting in low interest among younger generations in learning about traditional medicinal plants. This study aims to design and develop an interactive educational media based on Augmented Reality (AR) to help the public understand information about traditional medicinal plants in a more engaging and interactive way. The method used in this study is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC), which consists of the stages of concept, design, material collection, assembly, testing, and distribution. The system was developed using ZapWorks Studio for AR implementation and Blender for creating 3D models of medicinal plants. The results of this study indicate that the AR-based educational media is capable of displaying visualizations of traditional medicinal plants in the form of three-dimensional objects along with information on their benefits and interactive 3D animation of the preparation process. This system can be used as an engaging learning media and support the preservation of traditional medicinal plant knowledge in the digital era.

Habibah Zulaiha; Mohammad Solekhan; Taupiq; Siti Mahmudah

Marsialapari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2026 Yayasan Baitul Hikmah al-Zain

Inheritance disputes within families often arise from limited public understanding of Islamic inheritance law, weak communication among heirs, and the persistence of local inheritance practices that are not always aligned with the principles of justice in Islamic law. This community service program aims to enhance public literacy on Islamic inheritance law as a preventive effort to reduce family disputes in society. The program was implemented through participatory legal education, legal counseling, case discussions, and simple simulations of inheritance distribution based on the principles of farā’iḍ. The participants consisted of community members, religious leaders, local figures, and families potentially facing inheritance-related issues. The educational materials covered the basic concepts of Islamic inheritance law, the pillars and requirements of inheritance, causes and impediments to inheritance, classifications of heirs, principles of justice in inheritance distribution, and the importance of family deliberation in resolving inheritance matters. The results indicate that education on Islamic inheritance law improved participants’ understanding of the rights and obligations of heirs, reduced misconceptions regarding inheritance distribution, and strengthened public awareness of resolving inheritance issues fairly, peacefully, and in accordance with Islamic legal principles. This program affirms that Islamic inheritance law literacy plays an important preventive role in minimizing family conflict, strengthening social harmony, and fostering a more orderly legal culture within society. Therefore, education on Islamic inheritance law should be conducted continuously through collaboration among academics, religious leaders, village authorities, and community-based religious institutions.

Indasari, Susi; Lestari, Hariati; Rusliafa, Jusniar

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan global dan terus meningkat setiap tahunnya. Penyakit ini tersebar luas dan menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat infeksi. Pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) merupakan salah satu strategi penting dalam upaya penanggulangan TB, khususnya pada kelompok berisiko seperti kontak serumah pasien TB, pelaksanaan program TPT di Kota Kendari masih belum optimal dan tergolong rendah dan Puskesmas Poasia merupakan puskesmas dengan jumlah kasus TB tertinggi dalam tiga tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerimaan Terapi Pencegahan Tuberkulosis pada kontak serumah pasien TB dengan pendekatan teori Health Belief Model (HBM) di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari tahun 2025. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif yang dilaksanakan pada Maret 2026. Jumlah sampel sebanyak 80 responden yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi dan persentase setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden tidak menerima TPT yaitu sebanyak 71 responden (88,8%), sedangkan yang menerima hanya 9 responden (11,2%). Mayoritas responden memiliki persepsi kerentanan dan keseriusan yang rendah, persepsi hambatan yang tinggi, serta efikasi diri yang rendah, sedangkan persepsi manfaat menunjukkan hasil yang cukup berimbang. Hal ini menunjukkan bahwa faktor-faktor dalam Health Belief Model berperan dalam memengaruhi penerimaan TPT. Diperlukan peningkatan edukasi dan dukungan tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran serta penerimaan TPT.

Zebua, Anistuti; Sandra, Elitzha; Angrayni, Nuria; Sakinah, Sakinah; Nevaldi, Fiken +3 more

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Pargarutan Julu Village, East Angkola District, South Tapanuli does not yet have a waste disposal site (TPS), causing residents to habitually dump waste into rivers and burn it around residential areas. In addition, the lack of knowledge about natural disaster mitigation is a problem that needs to be addressed urgently. Objective: This community service activity aims to increase public knowledge and awareness through education on waste management (sorting organic and inorganic waste, impacts of river pollution, and the 3R principle: Reduce, Reuse, Recycle) and natural disaster preparedness (floods and fires). Methods: The activity was conducted outdoors in the village at night using lecture, PowerPoint presentation, and interactive discussion methods, involving 35 participants consisting of children and village residents of Pargarutan Julu. Results: The activity showed high enthusiasm from participants, with many questions raised during the interactive discussion sessions. There was an increase in community understanding of the importance of waste sorting, the dangers of dumping waste into rivers, the application of the 3R principle, and steps for preparedness against flood and fire disasters. Conclusion: The participatory outdoor educational approach effectively improved knowledge and awareness of Pargarutan Julu Village residents regarding proper waste management and natural disaster preparedness, and encouraged sustainable behavioral change in the community.

Afianto, Irvan; Asparian; Aswin, Budi; Rini, Willia Novita Eka

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada sektor pertanian masih sering diabaikan, khususnya oleh Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Anak Dalam (SAD) yang memiliki keterbatasan literasi dan akses informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intervensi video edukasi Safety Farming terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan praktik K3 pada petani Suku Anak Dalam di Desa Bukit Suban. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif pre-experimental dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian berjumlah 45 responden petani laki-laki yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner wawancara terpimpin dan lembar observasi. Data dianalisis secara bivariat menggunakan uji non-parametrik Wilcoxon Signed-Rank Test (? = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang sangat signifikan pada rata-rata skor pengetahuan responden dari 4,93 menjadi 8,82 (p=0,000). Rata-rata skor sikap mengalami peningkatan dari 37,78 menjadi 47,80 (p=0,000), serta rata-rata skor praktik meningkat tajam dari 5,02 menjadi 9,27 (p=0,000) pasca-intervensi.Video edukasi Safety Farming terbukti sangat efektif secara statistik sebagai media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan kognitif, sikap kehati-hatian, dan praktik K3 secara nyata pada petani KAT Suku Anak Dalam yang memiliki tingkat literasi rendah.

Sari, Dian Vita; Fatmawati, Fatmawati; Junaedy, Junaedy; Damayanti, Siti; Apriani, Fitri

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Wahana Usada (WUJ) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Stunting remains one of the public health problems that requires early prevention through health education and growth monitoring in children under five years old. Lack of parental knowledge regarding balanced nutrition, child feeding practices, hygiene, and routine physical examination can increase the risk of growth disorders in toddlers. Purpose: Physical examination in toddlers is important to identify early signs of growth and developmental problems, including body weight, height or length, nutritional status, and general physical condition. Method: This community service activity was conducted face-to-face using health education, discussion, and direct physical examination methods. The stages of activity included preparation, delivery of educational materials about stunting, physical examination of toddlers, recording the results, and providing simple counseling to parents. Results: The activity showed that mothers were enthusiastic in participating in counseling and toddler physical examination. Before the education was given, several mothers still had limited understanding about the causes, impacts, and prevention of stunting. After the activity, mothers began to understand the importance of balanced nutrition, routine weighing, height measurement, immunization, hygiene, and regular visits to posyandu or health facilities. Conclusion: Education about stunting and physical examination of toddlers can increase parental awareness regarding early prevention of growth disorders. This activity is useful in encouraging families to monitor toddler growth regularly and implement healthy childcare practices.

Naufal Faryreza Ryanta; Hana Faujiyyah Nur Afifah; Lisa Wahidatul Oktaviani; Tria Puji Lestari; Rina Mutya Suzliana +2 more

Medical Laboratory Journal 2026 LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Students of the Indonesian School of Jeddah (SIJ) are predominantly categorized as Third Culture Kids (TCK) who face sociocultural challenges and complex health determinants, including a high risk of dental caries and limited character monitoring outside the classroom. This transnational community service program aimed to evaluate the effectiveness of an integrated educational model using audio-visual media through the “Happy Teeth, Bright Smile” campaign and self-monitoring through the “My Adventure Journal” in improving oral health literacy and students’ character behavior. The study employed a Participatory Action Research (PAR) approach with mixed methods involving 155 elementary and junior high school students. Dental knowledge data were analyzed using the Wilcoxon Signed Ranks test, while journal compliance was calculated descriptively using the Grand Mean method and triangulated with content analysis of parental feedback. The results showed that elementary students’ compliance with daily character missions increased by 28.31%, particularly in the discipline dimension. Among junior high school students, multimedia intervention significantly improved clinical preventive knowledge (p < 0.001), with mean scores increasing from 77.00 to 90.20. Parental feedback indicated improvements in self-regulation, responsibility, and self-confidence. The study concludes that optimizing the Tripartite Partnership among university students, schools, and parents is effective in strengthening psychosocial resilience and students’ basic health independence in a transnational environment.

Suriyani, Wa Ode; Majid, Ruslan; Jafrianti; Nazaruddin

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Perilaku merokok pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama rendahnya pengetahuan dan sikap terhadap bahaya merokok,prevalensi merokok pada remaja di Indonesia maupun Sulawesi Tenggara masih menunjukkan peningkatan dan berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif terhadap kesehatan, perkembangan, serta perilaku remaja. mengetahui Pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Media Poster Terhadap Pengetahuan Dan Perilaku Remaja Tentang Bahaya Merokok Di SMP Negeri 2 Parigi.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental, untuk menilai pengaruh edukasi kesehatan melalui media poster terhadap pengetahuan dan perilaku merokok remaja menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, dengan analisis data meliputi uji normalitas Kolmogorov-Smirnov serta uji Paired Sample t-Test atau Wilcoxon pada tingkat signifikansi ? = 0,05.  hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan bahwa diperoleh sig (2-tailed) 0,000 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre test dan post test perilaku merokok sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan melalui media poster. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan di SMP Negeri 2 Parigi, dapat disimpulkan bahwa edukasi kesehatan melalui media poster efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa tentang bahaya merokok serta mendorong perubahan perilaku merokok ke arah yang lebih positif.

Lestari, Mustika Ayu; Rosita; Herawati, Meitia

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Perawatan tali pusat merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah infeksi pada bayi baru lahir. Kurangnya pengetahuan ibu mengenai perawatan tali pusat yang benar dapat meningkatkan risiko terjadinya infeksi, omfalitis, bahkan tetanus neonatorum. Oleh karena itu, asuhan kebidanan komunitas berperan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga melalui edukasi dan pendampingan secara langsung. Memberikan asuhan kebidanan komunitas pada keluarga Tn. S dengan fokus pada perawatan tali pusat bayi usia 2 hari untuk meningkatkan pengetahuan ibu serta mencegah terjadinya infeksi tali pusat. Penulisan ini menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan manajemen kebidanan yang meliputi pengkajian, interpretasi data, diagnosis potensial, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi pada keluarga Tn. S di Dusun Pegading Luar, Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah. Hasil pengkajian menunjukkan bayi laki-laki usia 2 hari dalam keadaan umum baik dengan tanda vital normal, namun tali pusat masih basah sehingga berisiko mengalami infeksi. Intervensi yang diberikan meliputi edukasi mengenai tujuan dan manfaat perawatan tali pusat, tanda-tanda infeksi, demonstrasi cara perawatan tali pusat yang benar menggunakan prinsip bersih dan kering, anjuran pemberian ASI eksklusif, serta kunjungan ulang. Pada evaluasi dan kunjungan lanjutan, ibu telah memahami cara perawatan tali pusat, mampu mengenali tanda bahaya, dan tali pusat bayi telah puput tanpa tanda infeksi. Asuhan kebidanan komunitas melalui edukasi dan pendampingan mengenai perawatan tali pusat mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam merawat tali pusat bayi baru lahir sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi serta mendukung tumbuh kembang bayi yang optimal. Edukasi berkelanjutan dan kunjungan neonatal perlu terus dilakukan untuk mempertahankan praktik perawatan tali pusat yang sesuai standar

Muhamad alawi; Zaenal Mustaqim; Afifah Zahra Sidiq; Aristawati; Ahmad Azizi +1 more

Jurnal Ilmu Administrasi Negara 2026 Universitas Mbojo Bima

Pelayanan administrasi kependudukan merupakan bagian penting dalam mewujudkan tertib administrasi negara dan perlindungan hak sipil masyarakat. Salah satu layanan utama adalah penerbitan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) yang berfungsi sebagai identitas resmi warga negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang berdasarkan dimensi kualitas pelayanan publik. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dan analisis kebijakan pelayanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelayanan E-KTP telah mengalami peningkatan melalui digitalisasi layanan, sistem antrean elektronik, dan integrasi data nasional. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan sarana prasarana, gangguan jaringan, serta ketimpangan pemahaman masyarakat terhadap prosedur layanan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sumber daya manusia, infrastruktur teknologi, dan edukasi publik agar kualitas pelayanan semakin optimal.

Sumernawati, Ni Wayan Dewi; Suarniti, Ni Wayan; Darmapatni, Made Widhi Gunapria

Bali Health Published Journal (BHPJ) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan KESDAM IX/Udayana

Background: Breastfeeding is a valuable experience for both mother and infant, enhancing cognitive development, immunity, and emotional bonding. However, exclusive breastfeeding coverage remains suboptimal, partly due to inadequate breastfeeding technique skills among mothers. Objective: This study aims to analyze the differences in breastfeeding technique skills among pregnant women before and after a video-based educational intervention at the Gema Santi Nusa Penida Regional General Hospital, Klungkung Regency. Methods: This study utilized a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. The population consisted of 160 pregnant women visiting the Gema Santi Nusa Penida Regional General Hospital from March to April 2025. A sample of 32 pregnant women was determined using a comparative analysis sample size formula and selected via purposive sampling. Primary data were collected through observation using a validated and reliable breastfeeding technique skill checklist (calculated $r = 0.411 - 0.758 > 0.349$; Cronbach's alpha $= 0.757 > 0.6$). Results: The Shapiro-Wilk test indicated that the data were normally distributed, with values of 0.325 (pre-test) and 0.127 (post-test) $> 0.05$. The mean score for breastfeeding technique skills was 42.28 before the intervention and increased to 70.46 afterwards. The paired t-test demonstrated a significant difference in breastfeeding technique skills before and after the educational intervention ($p = 0.000 < 0.05$). Conclusion: Video media is highly effective in improving breastfeeding technique skills. Future initiatives should focus on developing more comprehensive video content to further enhance educational efficacy.

Lestari, Mustika Ayu; Zulniati; Herawati, Meitia

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih memiliki prevalensi tinggi di Indonesia dan berkontribusi terhadap meningkatnya risiko komplikasi pada ibu maupun janin. Penanganan anemia memerlukan asuhan kebidanan yang komprehensif melalui pendekatan keluarga dan komunitas untuk meningkatkan pengetahuan, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah, serta perbaikan pola makan ibu hamil.  Memberikan asuhan kebidanan komunitas pada keluarga Tn. S dengan kasus anemia ringan pada ibu hamil di Dusun Pegading Luar, Desa Batunyala, Kecamatan Praya Tengah melalui penerapan manajemen kebidanan sehingga masalah kesehatan dapat diidentifikasi, ditangani, dan dievaluasi secara komprehensif. Laporan ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan asuhan kebidanan komunitas. Proses asuhan meliputi pengkajian data subjektif dan objektif, identifikasi masalah, penetapan diagnosis, penyusunan rencana asuhan, pelaksanaan intervensi berupa edukasi gizi, anjuran konsumsi tablet tambah darah, pemantauan kondisi ibu, serta evaluasi hasil asuhan. Asuhan kebidanan komunitas menunjukkan bahwa ibu hamil dengan anemia ringan memerlukan edukasi berkelanjutan mengenai pemenuhan nutrisi kaya zat besi, kepatuhan mengonsumsi tablet Fe, serta dukungan keluarga dalam penerapan perilaku hidup sehat. Pendekatan berbasis keluarga dan komunitas membantu meningkatkan pemahaman ibu dan keluarga mengenai pencegahan komplikasi anemia selama kehamilan serta mendukung keberhasilan asuhan kebidanan. Penerapan asuhan kebidanan komunitas pada keluarga Tn. S dengan anemia ringan pada ibu hamil dapat dilaksanakan secara sistematis melalui manajemen kebidanan. Pendekatan promotif, preventif, edukatif, dan kolaboratif berperan penting dalam meningkatkan kesehatan ibu hamil, mencegah komplikasi kehamilan, serta mewujudkan keluarga yang lebih mandiri dalam menjaga kesehatan

Izlaini, Aulia; Damayanti, Indah Khairunisya; Soleha, Bunga Mar'atus; Putri, Teza Natasya

Jurnal Ilmu Administrasi Negara 2026 Universitas Mbojo Bima

Permasalahan sanitasi lingkungan akibat penumpukan sampah di RT 15 Kelurahan Lawang Kidul masihh menjadi persoalan yang berdampak pada kesehatan, kenyamanan, dan kualitas lingkungan masyarakat. Penumpukan sampah di saluran dam dan drainase menyebabkan penyumbatan aliran air sehingga memicu genangan dan banjir saat musim hujan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alternatif kebijakan dalam mengatasi permasalahan sanitasi lingkungan akibat sampah di RT 15 Kelurahan Lawang Kidul. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan teknik observasi lapangan,wawancara dengan Ketua RT dan masyarakat, serta studi literatur dan regulasi terkait pengelolaan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan sanitasi dipengaruhi oleh rendahnya kesadaran masyarakat, kurangnya partipasi dalam kegiatan gotong royong, keterbatasan sarana pengelolaan sampah, serta adanya sampah kiriman dari wilayah lain melalui aliran dam. Berdasarkan hasil analisis, terdapat tiga alternatif kebijakan yaitu status quo, penguatan edukasi, partisipasi dan pemberian sanksi, serta penyediaan sarana dan penguatan pengelolaan sampah. Alternatif kebijakan yang paling direkomendasikan adalah penguatan edukasi, partisipasi, dan pemberian sanksi karena dinilai lebih realistis efektif, dan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat secara berkelanjutan. Implementasi kebijakan memerlukan kerja sama antara masyarakat, pemerintah kelurahan, perangkat RT, dan instansi terkait agar kondisi sanitasi lingkungan dapat menjadi lebih baik. Kata Kunci: Kebijakan Publik, Lingkungan, Partisipasi Masyarakat, Pengelolaan Sampah, Sanitasi Lingkungan  

Anesta, Resqy Nongri; Effendy, Devi Savitri; Bahar, Hartati

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

ASI eksklusif merupakan pemberian Air Susu Ibu (ASI) tanpa tambahan makanan maupun minuman lain sejak bayi lahir hingga usia 6 bulan, kecuali obat dan vitamin. Setelah usia 6 bulan, pemberian ASI dilanjutkan bersama makanan pendamping ASI (MP-ASI) hingga usia 2 tahun. Penelitian ini bertujuan mengetahui  pemberian ASI eksklusif dan ASI lanjutan sampai usia 2 tahun di wilayah kerja Puskesmas Poasia Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan terdiri dari 6 ibu menyusui berusia 6-24 bulan, 1 bidan,1 kader dan 3 suami yang dipilih menggunakan teknik snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Antecedent, ibu memiliki pengetahuan mengenai ASI eksklusif dan ASI lanjutan hingga usia 2 tahun. Faktor pekerjaan memengaruhi praktik pemberian ASI, terutama pada ibu bekerja yang harus memerah dan menyimpan ASI. Dukungan keluarga, khususnya suami menjadi faktor penting dalam memberikan bantuan selama proses menyusui. Selain itu, dukungan petugas kesehatan melalui edukasi mengenai pemberian ASI ekslusif dan ASI lanjutan. Behavior, ibu memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan dan melanjutkan ASI bersama MP-ASI. Proses menyusui dilakukan sesuai kebutuhan bayi dengan frekuensi sekitar 8–10 kali per hari dan durasi sekitar 10–15 menit setiap sesi. Namun, beberapa ibu mengalami produksi ASI yang tidak keluar sehingga beralih menggunakan susu formula. Consequence, pemberian ASI memberikan dampak positif peningkatan daya tahan tubuh bayi, serta menghemat ekonomi keluarga. Namun, ibu juga mengalami dampak negatif seperti kelelahan, puting lecet dan payudara bengkak.

Pertiwi, Aditiyani Nugraha; Irawansyah; Hasanah, Uswatun

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Hipertensi atau silent killer menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Faktor yang berperan dalam peningkatan tekanan darah adalah kualitas tidur. Kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan aktivasi sistem saraf simpatis dan gangguan regulasi tekanan darah sehingga berkontribusi terhadap peningkatan derajat hipertensi. Tujuan penelitian ini mengetahui hubungan kualitas tidur dengan derajat hipertensi pada pasien dewasa di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Karang. Metode Penelitian yakni desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh pasien dewasa yang terdiagnosis hipertensi. Teknik pengammbilan sampel menggunakan purposive sampling. Kualitas tidur diukur menggunakan kuesioner Pitssburgh Sleep Quality Index (PSQI). Derajat Hipertensi ditentukan berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah sesuai klasifikasi hipertensi. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikan 0,05. Hasil penelitian adalah terdapat hubungan antara kualitas tidur dengan dderajat hipertensi pada penderita hipertensi. Implikasi pada penelitian ini menunjukkan pentingnya pemantauan dan peningkatan kualitas tidur sebagai bagian dari upaya pengendalian hipertensi. Edukasi mengenai pola tidur yang baik dapat menjadi salah satu strategi untuk membantu menurunkan risiko peningkatan derajat hipertensi pada pasien dewasa.

Lestari, Mustika Ayu; Hidayati , Nurul; Herawati, Meitia

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Masa balita merupakan periode emas (golden period) yang menentukan pertumbuhan dan perkembangan anak. Salah satu upaya stimulasi yang dapat dilakukan untuk mendukung tumbuh kembang, meningkatkan kualitas tidur, nafsu makan, serta membantu peningkatan berat badan balita adalah pemberian pijat bayi/balita sehat. Asuhan kebidanan komunitas berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam memberikan stimulasi yang tepat kepada balita. Mendeskripsikan pelaksanaan asuhan kebidanan komunitas pada keluarga Tn. T, khususnya An. R usia 2 tahun, melalui pemberian pijat bayi/balita sehat sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan balita. Artikel ini menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan pendekatan manajemen kebidanan yang meliputi pengkajian, identifikasi masalah, penetapan diagnosis, perencanaan, implementasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi selama pelaksanaan praktik kebidanan komunitas di Desa Batunyala. Hasil asuhan menunjukkan bahwa pemberian edukasi dan praktik pijat bayi/balita sehat dapat meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai manfaat pijat balita serta kemampuan keluarga dalam melakukan stimulasi secara mandiri. Balita tampak lebih rileks, tidur lebih nyenyak, dan orang tua memahami pentingnya stimulasi rutin sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta pencegahan gangguan gizi dan stunting. Asuhan kebidanan komunitas melalui pemberian pijat bayi/balita sehat merupakan intervensi komplementer yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dan mendukung optimalisasi tumbuh kembang balita. Keterlibatan aktif keluarga dalam melakukan pijat secara rutin di rumah menjadi salah satu strategi promotif dan preventif yang dapat meningkatkan kualitas kesehatan balita.

Saputro, Bambang Rinanto Adi; Novitasari, Dian; Febriana, Riska; Pujiastuti, Anasthasia

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Anemia masih menjadi masalah kesehatan yang banyak terjadi pada remaja putri dan wanita usia subur. Rendahnya pengetahuan mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah dan vitamin B kompleks dapat meningkatkan risiko terjadinya anemia yang berdampak pada kesehatan dan produktivitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya konsumsi tablet tambah darah dan vitamin B kompleks sebagai upaya pencegahan anemia. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan melalui media leaflet yang dilaksanakan pada masyarakat Gintungan RT 06/RW 02, Desa Gogik, Ungaran Barat. Kegiatan diikuti oleh 37 peserta yang terdiri atas remaja putri, wanita usia subur, ibu hamil, ibu menyusui, dan masyarakat umum. Materi yang diberikan meliputi pengertian anemia, faktor risiko, manfaat tablet tambah darah dan vitamin B kompleks, aturan konsumsi, efek samping, faktor yang memengaruhi penyerapan zat besi, serta pola makan bergizi untuk mencegah anemia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 35,1% setelah penyuluhan. Peserta juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai manfaat suplemen, cara konsumsi yang benar, dan upaya pencegahan anemia. Penyuluhan menggunakan media leaflet efektif sebagai sarana edukasi dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan anemia.

Alya Maha Devi Tahta Amrina; Gladys Greselda Gosal

Jurnal Bintang Manajemen (JUBIMA) 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

In an increasingly competitive business environment, particularly within the tourism industry, an organisation's ability to innovate and design effective strategic planning has become a critical factor in sustaining and improving organisational performance. This study aims to analyse the effect of innovation and strategic planning on organisational performance at Kampung Coklat Blitar Educational Tourism. This study employed a quantitative approach, with data collected through questionnaire distribution involving 53 respondents. The sampling was conducted using a saturated sampling technique (census), in which all members of the population were used as research samples. The sampling criteria consisted of senior-level active employees with a minimum of eight years of work experience and managers at Kampung Coklat Blitar Educational Tourism. Data analysis was carried out using the SPSS software. The results of the study indicate that innovation has a positive and significant effect on organisational performance with a P-value of 0.006 and a T-statistic of 2.869. Furthermore, strategic planning also has a positive and significant effect on organisational performance with a P-value of < 0.001 and a T- statistic of 5.573.

Nurrahman Fajrul Sinrang; Firman Husain

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2026 Universitas Muhammadiyah Manado

Child marriage remains a significant issue negatively impacting the health and quality of the younger generation, particularly through the increased risk of stunting in children. This article discusses the results of an educational outreach titled “Marriage Is Not Just About Legality: Legal Education on Marriage Dispensation and Its Implications for Stunting Prevention Among Students,” conducted at SMA Negeri 3 Parepare. The outreach aimed to raise students’ awareness about the relationship between minimum marriage age, marriage dispensation, and the health impacts on children, especially the risk of stunting. The methods employed included deconstruction, brainstorming, material delivery, reconstruction, and evaluation through pre-test and post-test assessments. Results demonstrated a significant improvement in students’ understanding from both medical and legal perspectives. The discussion focused on analyzing the contradictory legal norms regarding minimum marriage age and marriage dispensation, which frequently lead to implementation challenges. This outreach underscores the importance of integrating legal education and reproductive health as a preventive strategy to reduce child marriage and prevent stunting. Consequently, the program contributes to shaping a healthy, legally aware younger generation capable of making mature and responsible marriage decisions.

Pratama, Cici; Dinata, Gunawan Septa

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Bell’s palsy merupakan kelumpuhan perifer nervus fasialis (N VII) yang bersifat akut dan umumnya idiopatik. Penelitian ini bertujuan untuk  melaporkan kasus tentang gambaran klinis dan tata laksana Bell’s palsy perifer sinistra pada pasien anak usia 3 tahun. Jenis penelitian ini penelitian studi kasus melaporkan kasus Pasien datang dengan keluhan wajah asimetris sejak dua hari sebelum pemeriksaan, ditandai dengan sudut mulut kiri menurun, kesulitan menutup mata kiri (lagoftalmus), serta gangguan saat makan dan minum. Tidak ditemukan riwayat trauma, infeksi sistemik, maupun kelainan neurologis lain. Pemeriksaan fisik menunjukkan kondisi umum baik dengan tanda vital dalam batas normal. Status neurologis menunjukkan parese nervus fasialis sinistra tipe lower motor neuron, ditandai ketidakmampuan mengerutkan dahi kiri, lipatan nasolabial menghilang, dan senyum asimetris, tanpa keterlibatan saraf kranialis lainnya. Diagnosis ditegakkan sebagai Bell’s palsy perifer sinistra dengan diagnosis banding stroke iskemik dan sindrom Ramsay Hunt. Penatalaksanaan meliputi pemberian kortikosteroid (prednison), vitamin B kompleks, serta edukasi latihan otot wajah. Evaluasi lanjutan menunjukkan perbaikan bertahap dan pasien sembuh total dalam 14 hari tanpa komplikasi. Kasus ini menegaskan pentingnya diagnosis dini dan terapi adekuat pada Bell’s palsy anak untuk mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan fungsi saraf fasialis.