- Volume: 2,
Issue: 1,
Sitasi : 0
Abstrak:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya produksi, biaya promosi, dan volume penjualan terhadap laba bersih perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di BEI periode 2019-2021. Sampel yang digunakan pada penelitian ini sebanyak 14 perusahaan, dimana metode pengambilan sampel menggunakan metode purpose sampling. Sumber data diperoleh dari data sekunder Annual report masing-masing perusahaan yang dipublish melalui laman web www.idx.co.id. Teknik analisis data pada penelitian ini mengunakan aplikasi program SPSS Versi 22.0 dengan berbagai macam uji yaitu uji regresi linear berganda, uji asumsi klasik serta uji hipotesis secara parsial (uji t) dan secara simultan (uji f). Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukan bahwa secara parsial biaya produksi tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t dimana nilai Sig. sebesar 0,934>0,05 dan nilai thitung -0,083<2,024 ttabel yang berarti bahwa H1 ditolak. Biaya promosi secara parsial juga tidak berpengaruh signifikan terhadap laba bersih. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t dimana nilai Sig. 0,490>0,05 dan nilai thitung < ttabel = -0,697>2,024 yang berarti bahwa H2 ditolak. Untuk variabel volume penjualan, hasil analisis data menunjukan adanya pengaruh yang signifikan antara volume dengan laba bersih. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji t dimana nilai Sig. 0,001<0,05 dan nilai thitung > ttabel = 3,514>2,024 maka dapat disimpulkan bahwa H3 diterima. Untuk hasil analisis data secara simultan biaya produksi, biaya promosi dan volume penjualan berpengaruh positif signifikan terhadap laba bersih. Hal ini ditunjukkan dari hasil uji f dimana fhitung (23,195)>ftabel (3,24) dan nilai signifikan (0,000)<(0,05) maka dapat disimpulkan bahwa H4 diterima.