Publication Search

72,210 articles from 658 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

Nur Aisyah, Shabilla

DINAMIKA HUKUM 2020 Universitas Stikubank

Karya Cipta Fotografi dalam Istagram diatur dalam Pasal 40 ayat (1) huruf k UU nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta. Latar belakang penelitian ini adalah masyarakat kurang memahami akan adanya unsur perlindungan hak cipta dalam setiap karya fotografi yang diunggah dalam media sosial instagram. Ketika seseorang melakukan pengunduhan karya fotografi tanpa ijin dari pemilik karya, walaupun hal ini sudah sering dilakukan, akan tetapi dari sisi hukum akan ada akibat hukumnya dan bahkan menimbulkan sanksi. Permasalahannya adalah adakah negara memberikan perlindungan terhadap kaarya cipta fotografi dan apa akibat hukumnya apabila pengunduhan dilakukan tanpa ada ijin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yaitu penelitian yang didasarkan pada data – data sekunder, yang kemudian dianalisa secara kualitatif dan disajikan dalam bentuk kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa negara telah melindungi karya cipta fotografi, melalui Pasal 1365 jo 1367 KIHPer, Pasal 25 UU No 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Pasal 40 ayat (1) huruf k dan Pasal 59 UU No 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta dan Peraturan Bersama Menteri Hukum dan HAM dan Menteri Komunikasi dan Informatika No 14 Tahun 2015 dan No 26 Tahun 2015. Akibat hukum apabila seseorang melakukan pengunduhan tanpa ijin maka berdasarkan  Pasal 113 UU Hak Cipta, dapat dipidana maksimal 4 tahun penjara dan /atau denda maksimal 1 Milyar, berdasarkan Pasal 48 UU ITE pidana penjara 8 – 9 tahun dan/atau denga 2 M.   Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Hak Cipta, Fotografi,Media Sosial

Rabiatus; Badariatul Lailiah; Windu Gata; Muhammad Ifan Rifani Ihsan

Jurnal Elektronika dan Komputer 2020 STEKOM PRESS

Dunia bisnis khususnya dalam industri penjualan dimana-mana tidak di ambil kemungkinan banyak resiko yang di hadapi pembisnis untuk bisa melangsungkan usaha yang telah di dirikan akan selalu ada dan mendapatkan konsumen yang tetap membeli barang yang telah disediakan maka dari itu seorang entrepreneur dituntut untuk memiliki strategi dalam membaca peluang. Untuk menyiasati hal tersebut, tentunya pihak manajemen harus mampu menganalisa data yang ada untuk dijadikan bahan acuan untuk strategi diperlukan untuk komputerisasi. Pencarian judul penelitian dan abstraknya dipermudah dengan kata-kata kunci tersebut. berbisnis selanjutnya. Meubel Master borneo merupakan salah satu perusahaan yang memiliki resiko mendapatkan konsumen yang tetap dan harus memberikan atau meyediakan barang yang memiiki kualitas tinggi dan memberikan pelayanan yang akan diberikan kepada pelanggan yang setia membeli produk yang telah disediakan. Dengan menggunakan data mining yang merupakan knowledge discovery dikarenakan bidang yang berupaya untuk menemukan informasi yang memiliki arti yang berguna dari jumlah data yang besar, untuk menemukan pola (pattern) data dan memprediksi kelakuan (trend) dimasa mendatang [7]. Untuk mengetahui produk yang sering terjual dalam periode bulan Januari sampai bulan Mei 2019 diperlukan algoritma apriori yang ada di data mining. Dengan melakukan analisa keranjang belanja menggunakan metode asosiasi dengan Algoritma Apriori, dimana kombinasi itemset transaksi penjualan barang pada meubel master borneo menghasilkan 6 rules dimana minimum confidence sebesar 41,6 % dan minimum support sebesar 0,08% berdasarkan 35 transaksi penjualan dari 63 jenis barang pada meubel Master Borneo.

Aniroh, Anifatin; Mansur, Ely; Agrosamdhyo, Raden

Jurnal Maisyatuna 2020 STAI Denpasar Bali

ABSTRAKPerilaku seseorang dalam memutuskan untuk memilih produk dalam pembiayaan multijasa di setiap lembaga keuangan pasti dipengaruhi oleh rasionalitas ekonomi yakni bagi hasil, fasilitas, pelayanan, kemudahan, kenyamanan dan keamanan transaksi. Karena sebagai indentitas dan juga sebagai langkah untuk menarik nasabah yang pada pencapaiannya yaiu kepercayaan nasabah. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Apakah proses pemberian pembiayaan dapat berpengaruh terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Fajar Sejahtera Bali? (2) Apakah preferensi dapat berpengaruh terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa? (3) Apakah proses pemberian pembiayaan dan preferensi dapat berpengaruhterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruh proses pemberian pembiayaan terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (2) pengaruh preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (3) pengaruh proses pemberian pembiayaan dan preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptifdengan sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Populasi penelitian yaitu, nasabah pembiayaan multijasa PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali dengan teknik pengumpulan data melalui angket/kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah ujiregresi linier berganda, uji parsial, uji simultan dan uji determinan dengan menggunakan SPSS (Statistical Package For Social Seince) versi 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji regresi linier berganda dengan persamaan Y = 5,719 + 0.134X1 + 0,634X2 + e hasil koefisien korelasi secara terpisah diperoleh X1 5C sebesar 0,134 dengan nilai signifikan 0,037 < 0,05 sedangkan variabel X2 preferensi sebesar 0,634 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dengan secara simultan 30,761 dengan signifikan 0,00 besarnya nilai koefisien determinasi tersebut menunjukan adanya pengaruh antara 5C dan preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa di PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali baik secara parsial atau terpisah maupun secara simultan.   ABSTRACTA person's behavior in deciding to choose a product for multi-service financing at any financial institution is definitely influenced by economic rationality, namely profit sharing, facilities, services, convenience, convenience and security of transactions. Because as an identity and also as a step to attract customers whose achievements are customer trust. The formulation of the research problems are (1) whether the process of providing financing can affect the trust of multi-service financing customers in PT. Fajar Sejahtera Bali Sharia People's Financing Bank? (2) Can preferences affect customer trust in multi-service financing? (3) Can the process of providing financing and preferences affect customer trust in multi-service financing? The purpose of this study was to determine (1) theeffect of the process of providing financing on customer trust in multi-service financing (2) the effect of preference on customer trust in multi-service financing (3) the effect of the process of providing financing and preferences on customer trust in multi-service financing. This research method is a descriptive quantitative approach with data sources used in the form of primary and secondary data. The study population, namely, multi-service financing customers of PT. Sharia People's Financing Bank (BPRS) Fajar Sejahtera Bali with data collection techniques through questionnaires / questionnaires and documentation. The data analysis technique used is multiple linear regression test, partial test, simultaneous test and determinant test using SPSS (Statistical Package for SocialSeince) version 24. Based on the results of the calculation of multiple linear regression with the equation Y = 5.719 + 0.134X1 + 0.634X2 + e, the results of the correlation coefficient are separately obtained by X1 5C of 0.134 with a significant value of 0.037 <0.05 while the variable X2 preference is 0.634 with a significant value of 0.000 <0 , 05 with 30.761 simultaneously with a significant 0.00 of the value of the coefficient of determination shows the influence between 5C and preferences on customer trust in multi-service financing in PT. Sharia People's Financing Bank (BPRS) Fajar Sejahtera Bali either partially or separately or simultaneously.

susilowati, endang yuliana; Irpan, Irpan

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2020 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Abstrak Perkembangan teknologi komunikasi mendorong akses dan penyebaran informasi menjadi tanpa batas dan tidak terkontrol. Penyebaran isu hoax, ujaran kebenjian (hate speech), hingga perilaku bullying di media sosial semakin banyak terjadi. Kurangnya pemahaman akan konten media sosial yang terindikasi melanggar UU ITE serta kesadaran atas sanksi hukum penyalahgunaan informasi menjadi dasar dilaksanakannya kegiatan yang bermitra dengan PKK Desa Plesungan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karangnyar. Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat berupa Sosialisasi UU ITE terkait anti hoax, hate speech dan bullying menjadi solusi menuju pengguna media sosial sehat dan beretika. Melalui Kegiatan ini, mitra berbagi dan mendapat pemahaman mengenai konten dan sanksi hukum atas UU ITE. Melalui kegiatan pengabdian ini mitra telah  mampu mengetahui dan mengidentifikasi konten media sosial yang sehat dan bebas dari pelanggaran UU ITE. Keywords: Hoax, Hate Speech, Bullying, Media Sosial, UU ITE.

Fawaid, Ahmad; Laili, Nor

Penelitian ini menyuguhkan tentang urgensi pesantren sebagai wadah pembentukan kaderisasi ummat. Pesantren sebagai tempat pijakan manusia didalamnya bukan hanya mengajarkan tentang dinamika ke Islaman namun juga mengajararkan santri untuk berenterpreneurship. Home industri hadir sebagai jawaban dari permasalahan insani dalam segi ekonomi berkelanjutan. Adanya home industri dalam diri pesantren mampu membentuk kader bangsa yang mampu berdaya saing dalam bidang usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan field research (penelitian lapangan) yang berlokasi di PP Nurul jadid wilayah Al-mawaddah. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis isi. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksistensi pesantren mampu memberikan peluang besar terhadap diri para santri untuk dapat berbakat entrepreneur dengan usaha home industri bakery di wilayah Al-mawaddah. Sistem pemasaran yang dilakukan berbasis transaksi lokal dan non lokal. Dengan mematok harga  berkisar Rp 2000-Rp 5000 mampu meningkatkan omset terhadap devisa pesantren. Hadirnya usaha bakery bagi santri Al-mawaddah mampu menumbuhkan bekal usaha entrepreneur ketika terjun kedalam dunia masyarakat, sehingga pada saat itulah terbentuknya manifestasi insan yang berkarya.   This research presents the urgency of pesantren as a forum for the formation of ummah cadre. Pesantren as a place of human footing in it not only teaches about the dynamics of Islam but also teaches students to be engaged in entrepreneurship. Home industry is present as an answer to human problems in terms of a sustainable economy. The existence of a home industry in pesantren is able to form a cadre of the nation who are capable of competitiveness in the business sector. This study uses a field research approach (field research) located in PP Nurul Jadid Al-mawaddah region. Data analysis techniques using content analysis techniques. The data collection method uses interview and observation techniques. The results showed that the axistence of pesantren is able to provide great opportunities for students to be gifted entrepreneurs with a home bakery business in the Al-mawaddah region. The marketing system is based on local and non-local transaction. By fixing prices around Rp. 2,000-Rp. 5,000, can increase turnover for foreign exchange boarding schools. The presence of bakery business for Al-mawaddah santri is able to grow entrepreneurial stock when it plunges into the world of society, so that’s when the manifestation of the creation of human beings works.

Aniroh, Anifatin; Mansur, Ely; Agrosamdhyo, Raden

Perilaku seseorang dalam memutuskan untuk memilih produk dalam pembiayaan multijasa di setiap lembagakeuangan pasti dipengaruhi oleh rasionalitas ekonomi yakni bagi hasil, fasilitas, pelayanan, kemudahan,kenyamanan dan keamanan transaksi. Karena sebagai indentitas dan juga sebagai langkah untuk menarik nasabahyang pada pencapaiannya yaiu kepercayaan nasabah. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Apakah prosespemberian pembiayaan dapat berpengaruh terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa pada PT. BankPembiayaan Rakyat Syariah Fajar Sejahtera Bali? (2) Apakah preferensi dapat berpengaruh terhadap kepercayaannasabah pembiayaan multijasa? (3) Apakah proses pemberian pembiayaan dan preferensi dapat berpengaruhterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pengaruhproses pemberian pembiayaan terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (2) pengaruh preferensiterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa (3) pengaruh proses pemberian pembiayaan dan preferensiterhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa. Metode penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif deskriptifdengan sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder. Populasi penelitian yaitu, nasabahpembiayaan multijasa PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali dengan teknikpengumpulan data melalui angket/kuesioner dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah ujiregresi linier berganda, uji parsial, uji simultan dan uji determinan dengan menggunakan SPSS (Statistical PackageFor Social Seince) versi 24. Berdasarkan hasil perhitungan uji regresi linier berganda dengan persamaan Y = 5,719+ 0.134X1 + 0,634X2 + e hasil koefisien korelasi secara terpisah diperoleh X1 5C sebesar 0,134 dengan nilaisignifikan 0,037 < 0,05 sedangkan variabel X2 preferensi sebesar 0,634 dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dengansecara simultan 30,761 dengan signifikan 0,00 besarnya nilai koefisien determinasi tersebut menunjukan adanyapengaruh antara 5C dan preferensi terhadap kepercayaan nasabah pembiayaan multijasa di PT. Bank PembiayaanRakyat Syariah (BPRS) Fajar Sejahtera Bali baik secara parsial atau terpisah maupun secara simultan.

Utama, Kgs Muhammad Rizky Alditra; Umar, Rusydi; Yudhana, Anton

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Hasil dari penjualan pada toko kgs rizky motor pihak manajemen hanya melihat laporan jumlah barang terjual dan berapa banyak pendapatannya dilihat tanpa ada tindak lanjut untuk menentukan keputusan diwaktu yang akan datang. Dengan menggunakan metode Frequent Pattern Growth, pihak manajemen dapat mengambil keputusan barang mana yang membutuhkan persediaan yang lebih banyak dibandingkan dengan barang yang lain. Hasil penelitian yang telah dilakukan dengan adanya penerapan algoritma FP-Growth pada perhitungan manual dengan syarat batasan nilai support >35% dan nilai confidence 70%. Kemudian disimpulkan bahwa telah dilakukan penerapan algoritma FP-Growth untuk penentuan pada pola pembelian di Toko Kgs Rizky Motor. Dari dataset 15 transaksi penjualan produk sparepart yang menjadi frequent itemset adalah kombinasi itemset, terdapat 23 rules pola asosiasi dengan memenuhi nilai syarat batasan tersebut. Hasil association rule diperoleh terdapat 7 rules yang telah memenuhi nilai syarat batasan yaitu 1) jika membeli barang rantai motor (A04) maka membeli barang oli motor (A08) dengan nilai support = 40% dan nilai confidence = 78%, 2) jika membeli barang aksesoris motor (A07) maka membeli barang knalpot (A09) dengan nilai support = 40% dan nilai confidence = 75%, jika membeli barang oli motor (A09) maka membeli barang knalpot (A08) dengan nilai support = 47% dan nilai confidence = 88% dst. Sehingga  dapat membantu pada perusahaan toko kgs rizky motor mengetahui kemunculan pola item yang sering dibeli secara bersamaan atau dapat dilakukan mempromosikan produk item terbaik.

Anwar, Muchamad Taufiq; Purnomo, Hindriyanto Dwi; Novita, Mega; Primasari, Clara Hetty

Dinamik 2020 Universitas Stikubank

Bisnis retail merupakan bisnis yang keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh kemampuan untuk memahami perilaku konsumen dan kesigapan respons dari pemiliknya. Memahami konsumen dapat dilakukan dengan mempelajari data historis dari transaksi konsumen. Metode association rule-mining dalam Machine Learning dapat kita manfaatkan untuk menemukan tren pola perilaku beli konsumen yang menunjukkan keterkaitan antar produk / kategori produk. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan tren asosiasi kategori produk serta memberikan rekomendasi penempatan produk (product placement layouting) dengan memaksimalkan exposure pembeli terhadap produk-produk yang terkait saat berbelanja suatu barang dengan harapan akan terjadi peningkatan penjualan. Sebanyak 12.760 data transaski digunakan untuk menemukan pola beli konsumen. Pola beli konsumen ini kemudian dijadikan dasar untuk memberikan rekomendasi penempatan produk untuk meningkatkan penjualan.