Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-9 of 9

Analytics

Kurnia Sari, Lintang Ayu; Magdalena Nany

Tax avoidance presents a unique challenge, as it is morally acceptable and does not violate the law, yet it is detrimental to the government. There are loopholes (grey areas) in the tax code that are exploited. To further examine the influence of factors including institutional ownership, audit committees, firm age, and debt (leverage) on tax avoidance, this study aims to gather data. The analysis uses multiple regression at a 5% significance level on data obtained from 177 of 59 consumer goods sector companies listed on the IDX for the 2022–2024 period. A partial and statistically significant relationship was found between fiscal policy and factors such as firm age, institutional ownership, audit committees, and leverage. Penghindaran pajak menghadirkan tantangan khusus, karena secara moral dapat diterima serta tidak pemerintah tidak melanggar hukum, namun merugikan pemerintah. Ada celah (grey area) dalam kode pajak yang dimanfaatkan. Guna mempelajari lebih lanjut berkaitan dengan berpengaruhnya faktor termasuk kepemilikan institusional, komite audit, firm age, serta utang (leverage) atas penghindaran pajak, penelitian ini bermaksud untuk mengumpulkan fakta. Analisis menggunakan regresi berganda pada tingkat signifikansi 5% pada data yang diperoleh sebanyak 177 dari 59 perusahaan sektor barang konsumsi terdaftar di BEI periodisasi 2022-2024. Ditemukan hubungan parsial serta sinifikan secara statistik kebijakan fiskal serta faktor seperti umur perusahaan, kepemilikan institusional, komite audit, serta leverage.

Salsabila, Alika Farikha; Purwaningsih, Eny

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This study examines how company size, asset growth, tangibility, leverage, and total asset turnover affect profitability in consumer manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2019 to 2023, using secondary data collected via purposive sampling. The independent variables in this study include the natural logarithm of total assets, asset growth (this year’s total assets relative to the previous year), and tangibility (the fixed asset ratio to total assets). Leverage uses the debt-to-asset ratio, and total asset turnover uses the total asset turnover ratio, while the dependent variable of profitability uses return on assets. Of the 108 companies in the population, 19 that met the research sample criteria were selected, yielding 95 observations. Data analysis was conducted using multiple linear regression, accompanied by classical assumption tests and hypothesis testing through F-tests and t-tests. The findings of this study reveal that asset growth has a significant positive effect on profitability, while leverage shows a significant negative effect. However, firm size, tangibility, and total asset turnover do not exhibit significant relationships with profitability. This study contributes both theoretically and practically to understanding the internal determinants of financial performance in the consumer sector and serves as a reference for management.

Arfi Anjani Khusna; Agus Sihono

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2024 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Studi ini bertujuan untuk pengujian ilmiah terkait pengaruh karakteristik komite audit, profitabilitas, tingkat utang terhadap penghindaran pajak secara empiris. Purposive sampling digunkana sebagai cara pengambilan sampel memanfaatkan data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan subsektor pertambangan batu bara dan mineral yang terdaftar di IDX selama periode 2019-2023. Studi ini menggunakan lima variabel independen meliputi karakteristik komite audit mencakup ukuran diukur dengan total anggota komite, independensi diukur dengan proporsi anggota indpenden terhadap keseluruhan anggota komite dan ahli keuangan diukur dengan proporsi anggota ahli keuangan terhadap keseluruhan anggota komite, profitabilitas menggunakan ROA, dan tingkat hutang menggunakan DAR. Penghindaran pajak sebagai variabel dependen menggunakan ETR. Populasi bersumber dari 37 perusahaan selama 5 tahun, sesuai dengan kriteria sampel  didapat 13 perusahaan sehingga memperoleh 65 sampel untuk diuji. Regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis data pada studi. Studi ini menujukkan ukuran komite audit dan ahli keuangan komite audit memengaruhi positif terkait penghindaran pajak. Tingkat utang memengaruhi  negatif terkait penghindaran pajak. Sementara, independensi komite audit dan profitabilitas tidak berpengaruh dengan penghindaran pajak. Studi ini diharapkan membantu manajemen dalam pengambilan keputusan terkait penghindaran pajak dan menyusun kebijakan perusahaan. Pemegang saham perlu mengevaluasi karakteristik komite audit, sementara regulator harus meninjau dan menyesuaikan kebijakan perpajakan untuk mengatasi penghindaran pajak.

Setiyawan, Deni; Suprantiningrum, Rr. Suprantiningrum; Wibowo, Agung; Khamimah, Khamimah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2024 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan terhadap nilai perusahaan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020-2023. Teknik pengambilan sampel perusahaan menggunakan teknik sampling jenuh, populasi dan sampel pada penelitian ini adalah 48 perusahaan dari kriteria yang ditetapkan. Metode analisis yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil dari penelitian ini mengindikasikan bahwa likuiditas menunjukkan pengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, leverage memiliki dampak negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, ukuran perusahaan serta profitabilitas menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan yang memiliki ukuran lebih besar dan tingkat profitabilitas yang tinggi cenderung memiliki nilai perusahaan yang lebih tinggi. Namun, dalam penelitian ini, likuiditas tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap nilai perusahaan.  Implikasi dari studi ini menunjukkan bahwa perusahaan harus fokus pada pengelolaan utang, pengembangan usaha, dan peningkatan laba untuk meningkatkan nilai perusahaan

Shinta; Agus Sihono

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

This study aims to examine the effect of profitability, firm size, debt levels and audit quality on tax aggressiveness. This study used a purposive sampling method to collect secondary data samples from the annual reports of 18 food and beverage sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) with a research period of 2020-2022. The analytical method used is multiple linear regression using the SPSS version 25 program. Tax aggressiveness is measured using the Effective Tax Rate (ETR), profitability is measured using Return On Assets (ROA), company size is measured by firm size, debt levels are measured using Debt Assets Ratio (DAR) and audit quality are measured using a dummy variable. The results of this study indicate that profitability and debt levels have a positive effect on tax aggressiveness, while firm size and audit quality have no effect on tax aggressiveness. The implications of this study ensure that the profits obtained by the company are not the result of tax aggressiveness.

Vincent Truff Andreas; Budi Prabowo

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Peningkatan literasi keuangan masyarakat merupakan hal penting dalam memajukan perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan individu dan keluarga. Namun, masih terdapat tingkat literasi keuangan yang rendah di kalangan masyarakat, termasuk di Kota Surabaya. Oleh karena itu, diperlukan program pengabdian masyarakat yang fokus pada peningkatan literasi keuangan. Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai konsep keuangan pribadi, pengelolaan anggaran, investasi, perencanaan pensiun, dan perlindungan keuangan kepada masyarakat. Melalui pendekatan yang interaktif dan partisipatif, program ini memberikan pengetahuan praktis dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui kerjasama antara lembaga keuangan, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal. Berbagai kegiatan seperti seminar, lokakarya, dan pelatihan interaktif diselenggarakan untuk mencakup beragam kelompok masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Evaluasi program menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat ini memberikan dampak positif pada peningkatan literasi keuangan masyarakat. Peserta program melaporkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya mengelola keuangan secara bijaksana, mengambil keputusan keuangan yang tepat, serta mampu merencanakan masa depan keuangan mereka dengan lebih baik. Peningkatan literasi keuangan ini diharapkan akan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kota Surabaya. Dengan memiliki pemahaman yang kuat tentang konsep dan strategi keuangan, masyarakat akan lebih mampu mengelola pendapatan, mengurangi beban utang, serta membuat keputusan keuangan yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Dalam rangka meningkatkan dampak program, perlu adanya kerjasama berkelanjutan antara pemerintah, lembaga keuangan, dan institusi pendidikan. Selain itu, penting juga untuk terus mengadakan program pembaruan dan penyuluhan agar literasi keuangan masyarakat terus berkembang seiring dengan perubahan tren dan inovasi di dunia keuangan.

Elfa Mirnawati Damayanti; Agus Nurudin

Jurnal Akta Notaris 2023 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Dalam menjalankan kegiatan usaha diperlukan suatu modal yang bersumber dari modal sendiri maupun hutang. Pada umumnya dalam pemberian hutang atau pinjaman akan dibuat suatu Perjanjian Utang Piutang dan atas jaminan berupa hak atas tanah yang diberikan oleh debitur akan dibuat suatu Akta Pemberian Hak Tanggungan. Namun demikian, pada studi kasus Putusan Nomor 437 PK/Pdt/2013 terdapat perbuatan hukum yang berbeda atas hubungan utang piutang antara Para Penggugat dan Tergugat I, yakni dibuatnya Akta Perjanjian Jual Beli dan Pengosongan atau yang dikenal dengan istilah APJB/PPJB, serta Akta Jual Beli (AJB). Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dimana data sekunder menjadi bahan penelitian kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya peralihan hak atas tanah dilakukan dengan cara Tergugat I mendaftarkan peralihan hak tersebut berdasar alas hak berupa AJB sehingga jaminan berupa sertifikat bidang tanah beralih menjadi atas nama Tergugat I. Upaya hukum yang dilakukan oleh Para Penggugat selain gugatan pada tingkat pertama yaitu Kasasi dan Peninjauan Kembali, sedangkan upaya hukum yang dilakukan Tergugat I adalah Banding. Implikasi yuridis atas dibuatnya APJB dan AJB terhadap Perjanjian Utang Piutang adalah akta-akta tersebut batal demi hukum dan sertifikat hak atas tanah yang sudah beralih menjadi atas nama Tergugat I tidak mempunyai kekuatan mengikat.

Nadiva Putri Maulidya; Eny Purwaningsih

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Riset disini berguna menganalisa dampak profitabilitas, likuiditas, dan tingkat utang pada penghindaran pajak. Populasi riset disini mencakup entitas manufaktur sub sektor aneka industri tercatat diBursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Metode penyusunan sampelnya memakai purposive sampling, maka didapat sampelnya riset ini sejumlah 55 data. Teknik riset memakai analisa regresi linier berganda, pengujian F serta pengujian t. Temuan pengujian F menginterpretasikan profitabilitas, likuiditas, dan tingkat utang berdampak simultan pada penghindaran pajak. Secara parsial profitabilitas tidak berdampak pada penghindaran pajak, likuiditas dan tingkat utang berdampak positif pada penghindaran pajak. Koefisien determinasi (R2) riset ini sebesar 16,5%. Temuan ini menunjukkan rata-ratanya entitas manufaktur sub sektor aneka industri menjalankan penghindaran pajak sebesar 26,4% yang dapat dilihat berdasarkan analisis deskriptifnya.

Muhammad Amin; Hermanto Harun; Yuliatin Yuliatin; Syamsiah Syamsiah

Jurnal Politik Hukum 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Tujuan penelitian ini adalah :Ingin mengetahui praktik pemberian uang hantaran dalam perkawinan, Ingin mengetahui persepsi masyarakat terhadap melembaganya adat dalam tradisi hantaran masyarakat  desa dan Ingin mengetahui perpektif hukum islam terhadap uang hantaran di desa Kembang Tanjung Kabupaten Batang Hari.Latarbelakang penelitian ini diawali dari (Grand Tour) penulis melihat bahwa pada masyarakat desa Kembang Tanjung Kabupaten Batanghari: 1). Masih terlihat adanya perbedaan pada jumlah uang hantaran dalam peminangan. 2) masih terlihat pada masyarakat desa Kembang Tanjung dalam menentukan jumlah uang hantaran dilihat dari tingginya rendahnya pendidikkan anak perempuannya.Hasil penelitian mahar merupakan pemberian wajib bagi calon suami kepada calon istri sebagai bukti ketulusan hati calon suami untuk menimbulkan rasa cinta kasih pada seorang istri kepada calon suaminya.. Agama tidak menetapkan jumlah minimum dan jumlah maksimum dari mahar. Hal ini dikarenakan  perbedaan tingkatan kemampuan manusia dalam memberikannya. Mahar boleh dilaksanakan dan diberikan dengan kontan atau utang. Hantaran di Desa Tanjung Kembang ditetapkan dengan melihat  pendidikan, pekerjaan perempuan dan kebiasaan jumlah ditetapkan di kampung tersebut. Penetapan jumlah dan waktu uang hantaran diberikan ditentukan dengan cara kesepakatan dari kedua belah pihak, tetapi tetap saja keputusannya dari pihak perempuan. Pihak laki-laki akan meminta jumlah uang hantaran dikurangi seandainya tidak ada kemampuan untuk memenuhinya. Praktek pemberian uang hantaran membebankan mempelai laki-laki yang ekonominya menengah ke bawah dan yang mempunyai berbagai tanggungan sehingga berakibatkan penundaan perkawinan. Hal ini dapat kita lihat berdasarkan penelitian,  setelah terjadi penundaan perkawinan Simpulan dari penelitian ini 1) Penetapan jumlah uang hantaran dengan melihat kepada pendidikan, pekerjaan perempuan dan kebiasaan jumlah ditetapkan di kampung tersebut.. 2., tradisi pemberian hantaran sudah dikenal oleh masyarakat setempat dan dilaksanakan dari dahulu kala.  Tradisi ini yang disebut dengan adat dianggap baik oleh masyarakat selanjutnya dilestarikan dan tidak boleh ditinggalkan. 3).Mahar menjadi salah satu kewajiban pertama suami kepada istri, bukan hadiah atau seserahan,” sebutnya. Dalil mengenai mahar telah diatur dalam firman Allah, Q.S An-Nisa ayat 4 yang artinya: “Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.