Publication Search

69,515 articles from 599 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 99

Analytics

Puji P.M, Mostien Adi; Salim, Agus; Soebroto, Handoyo Ganda; Setyono, Endik Catur

Amphibious Journal 2026 Akademi Angkatan Laut

Wilayah perbatasan Ambalat merupakan kawasan strategis NKRI yang rawan terhadap pelanggaran kedaulatan dan ancaman keamanan. Satuan Tugas (Satgas) Ambalat Korps Marinir menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan teknologi pengawasan konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) untuk meningkatkan efektivitas pengamanan perbatasan oleh Satgas Ambalat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam dengan 4 narasumber (Komandan Skuadron Udara 700, pilot UAV, Dansatgas Ambalat, dan personel komunikasi Satgas Ambalat), serta dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles & Huberman. Penelitian menunjukkan bahwa (1) UAV belum dimanfaatkan secara langsung oleh Satgas Ambalat, pengamanan masih mengandalkan patroli konvensional dan drone non-militer; (2) tantangan utama meliputi keterbatasan personel terlatih, belum adanya program pelatihan formal, keterbatasan sarana prasarana (Ground Control Station, sistem komunikasi), serta kekosongan regulasi operasional; (3) UAV tipe ScanEagle dan Camcopter S-100 dinilai paling sesuai untuk kebutuhan Satgas Ambalat karena daya tahan terbang lama dan sensor canggih. Pemanfaatan UAV dapat memperluas jangkauan pengawasan, menyediakan data real-time, mengurangi risiko personel, serta meningkatkan efisiensi operasional. Diperlukan pendekatan terintegrasi berupa penyusunan regulasi, pengadaan sarana dan pelatihan personel bertingkat dan berlanjut. Teknologi UAV memiliki potensi strategis untuk memperkuat sistem pengamanan perbatasan Ambalat. Rekomendasi meliputi dukungan kebijakan pemerintah, pengembangan doktrin TNI AL, pembentukan unit UAV Korps Marinir, serta pelatihan personel secara berkelanjutan.

Wiyono, Wujud

Engineering and Maritime Technology Journal (Engment) 2026 Deptek Prodi Teknik Mesin Kapal Perang Akademi Angkatan Laut

This research aims to analyze the influence of education, ship machinery practice training, and learning motivation on the technical competence of Naval Academy (AAL) Corps of Engineers cadets. The research uses a quantitative approach with a causal survey design. The research sample consisted of 124 cadets selected using the proportionate stratified random sampling technique. Data collection was carried out thru questionnaires, observations, and documentation. Data analysis used multiple linear regression. The research results show that education, ship engine practice training, and learning motivation, both partially and simultaneously, have a positive and significant impact on the technical competence of cadets. Ship machinery practice training is the variable that has the most dominant influence on technical competence. The coefficient of determination (R²) value of 0.591 indicates that 59.1% of the variation in technical competence can be explained by these three variables, while the remaining portion is influenced by other factors outside the scope of the study. The research results emphasize the importance of optimizing education, improving the quality of practical training, and strengthening learning motivation to enhance the technical competence of AAL Cadets in the Technical Corps.

Hidayati, Arina; Azzakhusna, Famita; Triyono, Triyono

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri. Namun, proses pembelajaran akuntansi di beberapa SMK di Kabupaten Karawang masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru dan belum sepenuhnya menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru akuntansi melalui pembelajaran berbasis Design Thinking. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan memperkenalkan tahapan Design Thinking yang terdiri atas empathize, define, ideate, prototype, dan test. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pre-test dan post-test, serta penilaian terhadap perangkat pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran akuntansi yang inovatif. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep Design Thinking, kemampuan menyusun perangkat pembelajaran kontekstual, serta motivasi untuk mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil post-test menunjukkan rata-rata pemahaman guru mencapai 75,88 dan lebih dari 80% peserta mampu menjawab dengan benar tahapan Design Thinking. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa Design Thinking dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru serta mendukung pengembangan pembelajaran akuntansi yang kontekstual, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan industri.

mugiyanto; Lutfiyah

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Transformasi digital menuntut pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memiliki kesiapan pemasaran digital agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Namun, kesiapan tersebut pada UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan masih bervariasi terutama pada aspek literasi digital, pemanfaatan infrastruktur, strategi pemasaran, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan kesiapan pemasaran digital dengan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada seluruh anggota UMKM binaan kelurahan sebanyak 34 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji korelasi Spearman untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infrastruktur digital, strategi pemasaran digital, sikap dan motivasi digital, serta dukungan kelembagaan memiliki hubungan positif dengan daya saing usaha lokal UMKM, sedangkan literasi digital pemasaran tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Dukungan kelembagaan melalui pelatihan, pendampingan, dan fasilitasi pemasaran digital terbukti memperkuat kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi untuk promosi dan perluasan pasar. Kesiapan pemasaran digital yang lebih baik berkontribusi terhadap peningkatan visibilitas produk, akses pasar, dan keberlanjutan usaha lokal. Disimpulkan bahwa kesiapan pemasaran digital merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing usaha lokal UMKM binaan Kelurahan Bangetayu Wetan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program pemberdayaan UMKM berbasis digital melalui pelatihan berkelanjutan, peningkatan infrastruktur digital, serta pendampingan kelembagaan yang terintegrasi di tingkat kelurahan

Regita Dwi Sufiana; Zaneta Ghea Azzahra; Rani Amelia; Masturoh

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Remaja sebagai generasi penerus bangsa memiliki peran penting dalam melanjutkan pembangunan Negara, oleh karena itu dapat dikatakan bahwa remaja merupakan aset atau modal utama sumber daya manusia bagi pembangunan bangsa di masa depan. Oleh karena itu, kesehatan remaja perlu dijaga agar dapat menjadi generasi penerus bangsa yang sehat, produktif dan berkualitas. Metode penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Metode PAR menggunakan beberapa teknik, antara lain; pertama, observasi, focus group discussion (FGD), Sharing Knowladge, wawancara mendalam, pelatihan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa pertama, kegiatan bakti sosial yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Kebidanan (HIMADAN) tahun 2026 di Panti Asuhan Ma'had Tahfidz Al Anwar, Desa Tegalandong, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, berhasil memberikan edukasi kesehatan reproduksi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), dan gizi kepada 63 peserta anak dan remaja. Kedua, diskusi menekankan bahwa kesehatan reproduksi, PHBS, dan gizi merupakan aspek krusial bagi remaja, terutama dalam mencegah masalah seperti anemia, stunting, dan penyakit menular. Ketiga, secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil menjadi pemicu bagi remaja untuk menerapkan pola hidup sehat, meskipun diperlukan evaluasi lebih lanjut dan penguatan bahan gizi untuk dampak yang maksimal.

Melda Agnes Manuhutu; Lilian Lilian; Yulven Yulven; Andianus Andianus; Jeffry Jeffry +5 more

Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The development of education in the digital era requires students to master not only academic skills, but also soft skills and hard skills as a provision to face the challenges of education and the world of work. However, the learning process at Papua High School in Sorong City is still teacher-oriented, so students' communication courage and technological skills have not developed optimally. This community service activity aims to empower students through public communication training (public speaking) and computer network cable techniques to strengthen 21st century skills. The method used is a participatory approach with hands-on practice through four stages: observation, socialization, training, and evaluation. Public speaking training is focused on increasing students' courage and confidence in communicating, while network cable training emphasizes basic technical skills such as recognizing cable types, RJ-45 connector functions, crimping techniques, and connectivity testing. The results of the activities showed high participation and enthusiasm from students, as well as increased public speaking courage and basic understanding in network cable making. The integration of public communication training and technology skills has been proven to have a positive impact on the development of student competencies. Therefore, this activity is recommended as a model for developing soft skills and hard skills for high school students, especially in areas with limited access to technology learning.

Parhusip, Jadiaman; Julian, Ary Sigit; Hidayat, Febrian Nur; Souk, Jeremy Timothy; Fakhri, Naufal +5 more

JURNAL ILMIAH KOMPUTER GRAFIS 2025 UNIVERSITAS STEKOM

Penelitian ini menggunakan data sekunder yang telah melalui beberapa proses pra-pengolahan, mencakup penanganan data yang hilang, standarisasi data numerik, serta konversi data kategorikal menggunakan teknik One-Hot Encoding. Sebagian besar data (80%) digunakan dalam tahap pelatihan, sedangkan 20% sisanya digunakan untuk tahap pengujian, sedangkan model diimplementasikan dengan metode LinearRegression() pada library scikit-learn. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa model berhasil menangkap hubungan linier di antara variabel independen dan dependen, memperoleh nilai MAE = 0,509; MSE = 0,464; RMSE = 0,681; dan R² = 0,627. Hal ini menandakan bahwa sekitar 62,7 persen variasi harga rumah di wilayah Jabodetabek dapat dijelaskan oleh model tersebut.

irsyad, irsyad; Trisiana, Anita; Wartoyo, Wartoyo

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2025 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi aplikasi Smart Village dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan literasi digital di Desa Mlese, yang dikenal sebagai Desa Pelopor Pancasila. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, serta studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi tersebut memberikan dampak positif berupa kemudahan administrasi desa, transparansi informasi, serta penguatan nilai-nilai Pancasila melalui kolaborasi antarwarga. Namun, masih terdapat tantangan seperti rendahnya literasi digital pada kelompok lanjut usia, keterbatasan akses internet, dan preferensi layanan tatap muka. Pemerintah desa berupaya mengatasi kendala ini melalui pelatihan dan pendampingan, meskipun perbaikan infrastruktur dan sosialisasi lebih intensif masih diperlukan. Kesimpulannya, Smart Village memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi digital dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai Pancasila Kata Kunci : Smart Village, Literasi Digital, Desa Pelopor Pancasila.   ABSTRACT This study aims to analyze the implementation of the Smart Village application in enhancing community empowerment and digital literacy in Mlese Village, known as a Pancasila Pioneer Village. The research employed a descriptive qualitative method, with data collected through field observations, in-depth interviews, and literature studies. The findings indicate that the application positively impacts village administration by simplifying processes, increasing information transparency, and strengthening Pancasila values through community collaboration. However, challenges remain, such as low digital literacy among the elderly, limited internet access, and a preference for face-to-face services. The village government is addressing these issues through training and assistance, although more intensive infrastructure improvements and outreach are still needed. In conclusion, Smart Village holds significant potential to support digital transformation and community empowerment in alignment with Pancasila values. Keywords: Smart Village, Digital Literacy, Pancasila Pioneer Village.

Mardi Siswo Utomo; Hari Murti; Widiyanto Tri Handoko; Edy Supriyanto; R. Soelistijadi

FUNDAMENTUM : Jurnal Pengabdian Multidisiplin 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

This community service project addresses the issue of teaching Information and Communication Technology (ICT) in Semarang Regency, which is still dominated by linear methods and lacks visualization, hindering students' comprehension of complex ICT concepts. The goal is to enhance educators' ability to design visual-based teaching modules supported by Dual Coding Theory and Constructivism. The solution provided was an intensive workshop and collaborative mentoring on both manual and digital mind mapping techniques. The results showed a significant increase in educators' cognitive competency, indicated by the average score rising from 55.4% on the pre-test to 88.2% on the post-test. Participants successfully designed digital mind map-based ICT modules with an average product quality score of 88.9%. This success proves the effectiveness of mind mapping as a pedagogical tool for transforming ICT learning into a more active, visual, and structured experience.

Sudaryono, Eko Arief; Sutopo, Bambang; Sulardi, Sulardi; Kurniasih, Lulus; Widarjo, Wahyu +3 more

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2025 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas pendidikan santri. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi, kemampuan menulis ilmiah menjadi keterampilan penting untuk melanjutkan studi maupun memasuki dunia kerja profesional. Namun, mahasantri di Ma’had ‘Aly Kharisma Haromain masih menghadapi keterbatasan karena belum tersedianya modul terpadu yang mencakup metodologi penelitian, teknik penulisan, dan etika publikasi Islami. Kondisi ini membatasi potensi mereka dalam menghasilkan opini, artikel, maupun karya ilmiah yang berkualitas, padahal kontribusi pesantren sangat dibutuhkan untuk memperkaya khazanah keilmuan dan mendukung pembangunan masyarakat. Program pendampingan literasi dan penulisan ilmiah yang dilaksanakan melalui workshop, pelatihan komprehensif, serta monitoring dan evaluasi terbukti mampu meningkatkan keterampilan menulis, membangun budaya riset, dan mendorong kolaborasi akademik. Dengan dukungan keberlanjutan program, perbaikan sarana, dan pengembangan modul adaptif, inisiatif ini diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, baik bagi lembaga pesantren maupun masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

Anggi; Winei, Agnes Angi Dian

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemahaman paham kebangsaan dan nilai Batang Garing pada pembelajaran Pendidikan Agama Katolik (PAK). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik Pearson’s product moment correlation yang digunakan IBM Statistical Package Social Science (SPSS) Statistics Versi 25.0 for Windows dengan sampel Populasi. Penelitian dilakukan di SMAN 4 Palangka Raya, melibatkan 13 siswa kelas XII yang berAgama Katolik. Instrumen Penelitian menggunakan angket paham kebangsaan dan nilai Batang Garing dengan koefisien reliabilitas dihitung menggunakan Alpha Cronbach paham kebangsaan sebesar 0,78 dengan 36 item valid dan nilai Batang Garing dari sebesar 0,753 dengan 22 item valid. Hasil penelitiah ini menunjukan paham kebagsaan mendapatkan nilai z=-3.111 dengan p=0,002(p<0,05) dan pada nilai Batang Garing mendapatkan nilai z=-3.361 dengan p=0,002(p<0,05) tergolong memiliki peningkatan yang signifikan maka dapat disimpulkan pembelajaran memiliki pengaruh pemahaman siswa terhadap Paham Kebangsaan dan Nilai Batang Garing. Pada akhir ini menunjuk  adanya   perbedaan   pada   pengetahuan  siswa  mengalami  peningkatan  pemahaman  pengetahuan  lebih  tinggi  dibandingkan  sebelum mengikuti pembelajaran PAK. Hasil evaluasi pelatihan Paham Kebangsaan dan nilai Batang Garing menunjukkan ada  perbedaan  peningkatan  yang  signifikan  antara  sebelum  dan  sesudah  pembelajaran  dibuktikan  dengan  hasil  akhir  evaluasi  tes  pengetahuan  Paham  kebangsaan  dan  nilai  Batang  garing  nilai  z=-3.127   dengan  t=0,002(t< 0,05). 

Adam Syahidillah Pratama; Irvan Sebastian Iskandar

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2025 Universitas 17 Agustus 1945

Restrukturisasi organisasi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur merupakan dampak dari pemisahan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang melahirkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui proses restrukturisasi organisasi di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur dengan fokus pada perubahan struktur, sistem, dan sumber daya manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa restrukturisasi menghasilkan struktur yang lebih ramping dengan pembentukan ketua tim (KETIM) yang mempercepat proses pengambilan keputusan. Namun, ditemukan beberapa masalah yang muncul yaitu: 1) ketidaksiapan sumber daya manusia dalam menyesuaikan budaya kerja baru, 2) alur pelaporan yang belum sepenuhnya jelas, 3) resistensi pegawai terhadap perubahan, serta 4) sistem teknologi informasi seperti STAR ASN yang belum sepenuhnya terintegrasi sehingga menyebabkan inefisiensi administrasi. Penelitian ini menegaskan bahwa restrukturisasi memerlukan kebijakan pendukung berupa pelatihan pegawai, sosialisasi yang lebih intensif, serta penguatan integrasi sistem teknologi informasi agar tujuan reformasi birokrasi dapat tercapai secara optimal

Gojandra, Farda Pega Libra; Priyanto, Kaleb; Cahyanto, Septian Eko; Saputra, Dimas Chandra; Wibowo, Andika Agus Tri +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas peternak sapi di Kecamatan Musuk, Boyolali, melalui penerapan teknologi pencacah hijauan dan teknik fermentasi silase. Program dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan 15 peternak anggota Slamet Jaya Farm selama delapan bulan. Kegiatan meliputi perancangan dan pembuatan mesin pencacah sederhana, pelatihan teknis, demonstrasi praktik pembuatan silase, serta pendampingan berkelanjutan. Mesin pencacah yang dirancang menggunakan motor 1 HP dengan kapasitas 200 kg/jam terbukti mampu menurunkan waktu pengolahan dan menghasilkan ukuran cacahan hijauan seragam 2–5 cm. Hasil program menunjukkan bahwa 82% peserta berhasil mengoperasikan mesin dan memproduksi silase berkualitas dengan pH optimal 3,8–4,2, sedangkan 71% mulai memanfaatkan limbah pertanian sebagai bahan baku silase. Program ini membuktikan bahwa teknologi tepat guna yang dikombinasikan dengan pelatihan intensif mampu meningkatkan pengelolaan pakan dan mendukung keberlanjutan usaha peternakan sapi lokal.

Stefani Nurul Husna; Eceh Trisna Ayuh

Federalisme : Jurnal Kajian Hukum dan Ilmu Komunikasi 2025 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam strategi komunikasi publik yang diterapkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bengkulu dalam upaya meningkatkan literasi digital masyarakat di tengah proses transformasi digital. Latar belakang penelitian ini berangkat dari urgensi literasi digital sebagai salah satu kompetensi penting di era teknologi informasi, khususnya dalam menghadapi tantangan penyebaran informasi palsu (hoaks), perlindungan data pribadi, serta etika bermedia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi pejabat Diskominfo, staf pelaksana program, serta anggota masyarakat yang terlibat dalam kegiatan edukasi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfo Kota Bengkulu menerapkan strategi komunikasi publik yang terencana dengan memadukan pendekatan informatif, persuasif, dan partisipatif. Media yang digunakan meliputi saluran daring seperti media sosial, website resmi, dan aplikasi pesan instan, serta saluran luring berupa pelatihan tatap muka, sosialisasi di tingkat kelurahan, dan kolaborasi dengan komunitas lokal. Penyusunan pesan literasi digital dilakukan dengan mempertimbangkan isu-isu terkini, di antaranya pencegahan hoaks, keamanan data pribadi, dan etika penggunaan media digital. Strategi ini dinilai cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat, namun penelitian juga mengidentifikasi sejumlah kendala seperti keterbatasan sumber daya manusia, ketimpangan infrastruktur teknologi, dan kesenjangan tingkat literasi digital antar kelompok sosial. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan strategi komunikasi publik sangat bergantung pada kemampuan beradaptasi dengan karakteristik dan kebutuhan audiens. Selain itu, studi ini menggarisbawahi relevansi teori Difusi Inovasi dalam memahami pola adopsi literasi digital di masyarakat. Berdasarkan hasil tersebut, penelitian ini memberikan rekomendasi praktis bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan strategi komunikasi publik yang lebih inklusif, kolaboratif, dan adaptif dalam mendorong literasi digital di era transformasi digital yang terus berkembang.

Aulia, Asa Safia; Yuliana, Lia

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini menganalisis manajemen program pertukaran pelajar di SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 dan SD Muhammadiyah Sokonandi Yogyakarta yang bertujuan meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui pertukaran budaya dan pembelajaran global. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, pengelola program, guru pendamping, siswa, dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program dilaksanakan melalui empat fungsi utama: (1) perencanaan, termasuk seleksi peserta dan pelatihan pra-keberangkatan; (2) pengorganisasian melalui tim kerja berbasis struktur manajemen sekolah; (3) pelaksanaan melalui interaksi langsung dengan mitra sekolah luar negeri; dan (4) evaluasi berkala melalui laporan dan jurnal peserta. Tantangan utama meliputi keterbatasan pendanaan, komunikasi lintas budaya, dan akses teknologi. Keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala sekolah, kolaborasi antar pemangku kepentingan, dan manajemen hubungan publik yang efektif. Rekomendasi mencakup perluasan kemitraan, penguatan dukungan orang tua, dan inovasi dalam pelatihan siswa.

Sulistiyani, Ida

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan pelatihan terhadap kinerja pegawai baik secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan kerja pada pegawai Kesehatan RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah pegawai yang bekerja di RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan dengan jumlah 215 orang pegawai, dengan teknik pengambilan sampel dengan menggunakan rumus slovin, maka jumlah sampel yang digunakan sebanyak 140 responden. Sumber data yang digunakan data primer, dengan metode pengumpulan data kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Analisis Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, pelatihan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil uji mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja dapat memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, dan kepuasan kerja dapat memediasi pengaruh pelatihan kerja terhadap kinerja pegawai.

Bekti, Kurnia

Innovation, Theory & Practice Management Journal 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi dan pelatihan terhadap kinerja pegawai baik secara langsung maupun tidak langsung melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Populasi yang digunakan adalah seluruh Pegawai Badan Pendapatan Daerah Kota Semarang dengan jumlah 104 pegawai. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode sensus atau sampel jenuh, sehingga seluruh jumlah populasi akan dijadikan sampel penelitian yaitu 104 responden. Sumber data yang digunakan data primer, dengan metode pengumpulan data kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, pelatihan, dan motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Kompetensi, dan  pelatihan secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Hasil uji mediasi diperoleh bahwa motivasi kerja dapat memediasi pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai, dan motivasi kerja dapat memediasi pengaruh pelatihan terhadap kinerja pegawai.

Yuniarti, Nur Atika; Pramudya, Ryan Arya; Mutiarachim, Atika

Jurnal Suara Pengabdian 45 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program pengabdian masyarakat melalui penguatan manajemen bisnis telah dilaksanakan di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan pada 25 Mei 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial petani jamur melalui pelatihan manajemen usaha dan strategi pemasaran digital. Permasalahan utama yang dihadapi meliputi pencatatan keuangan yang belum optimal, ketiadaan standar pengemasan produk, dan minimnya pemanfaatan media digital untuk pemasaran. Kegiatan pelatihan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif, mencakup distribusi hasil panen, teknik pengemasan, dan pemasaran digital. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan: manajemen usaha sederhana naik 75%, penguasaan teknik pengemasan meningkat 80%, dan penggunaan media digital untuk pemasaran bertambah 70%. Dampak positif terlihat dari munculnya pembeli dari luar desa setelah petani mengunggah produk ke media sosial, mendorong terwujudnya wirausahawan mandiri yang mampu mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan.

Kamriana Kamriana; Salmah Arafah; Dina Oktaviana; Dewiyanti Dewiyanti; Alwi Alwi +3 more

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Violent behavior is a major challenge in the care of patients with mental disorders, particularly in acute conditions such as schizophrenia and bipolar disorder. Families and caregivers often lack the knowledge and skills needed to handle crisis situations, thereby increasing the risk of injury and patient relapse. The aim of this program was to enhance the capacity of families and caregivers in managing violent behavior through de-escalation technique training. Used was a two-day face-to-face training (May 2–3, 2025) at RSKD Dadi Makassar involving 10 participants. Activities included interactive lectures, group discussions, simulations, and pre- and post-test evaluations. The training materials were designed based on evidence-based practices, covering empathetic communication, emotional regulation, and conflict management strategies. Of the program showed an increase in understanding of de-escalation techniques from 30% to 90%, improved conflict response ability from 20% to 80%, and a reduction in violent incidents from 12 to 4 occurrences in the week following the training. All participants also expressed satisfaction with the training. De-escalation technique training proved effective in increasing the preparedness of families and caregivers in dealing with violent behavior in patients with mental disorders. This approach is essential for creating a safer, more humane, and recovery-oriented care environment

Khoiriyah, Siti; Pratama, Gama

Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Manajemen (EBISMEN) 2025 FEB Universitas Maritim Semarang

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan strategis dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Namun, UMKM menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan akses permodalan, rendahnya kualitas sumber daya manusia, kurangnya pemanfaatan teknologi, serta kendala dalam pemasaran produk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan utama yang dihadapi UMKM, mengevaluasi efektivitas program pemberdayaan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah dan sektor swasta, serta merumuskan strategi pengembangan yang aplikatif dan berkelanjutan. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang mencakup pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi akses pasar dan teknologi dapat meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM secara signifikan. Selain itu, peningkatan proses pembelajaran dalam UMKM sangat penting untuk mendorong inovasi produk dan perbaikan kinerja usaha. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi pengembangan UMKM harus terintegrasi dengan pemberdayaan sumber daya manusia, peningkatan akses permodalan, dan pemanfaatan teknologi digital. Dukungan kebijakan yang memudahkan akses pembiayaan dan regulasi yang ramah terhadap UMKM juga menjadi faktor penentu keberhasilan pengembangan sektor ini. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perumusan kebijakan dan program pemberdayaan UMKM yang lebih efektif, sehingga UMKM dapat tumbuh dan berkontribusi lebih optimal terhadap perekonomian nasional.