Publication Search

79,575 articles from 739 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 208

Analytics

Riris Risca Megawati; Siti Nafisah; Deasy Virka Sari

Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA) 2026 Universitas Muhamadiyah Manado

The risk of accidents in the school environment is quite high, but the ability of the School Health Business Team (UKS) to handle emergencies is often still limited to theoretical knowledge without adequate practical skills. This study aims to analyze the influence of the Role Playing and Emergency Simulation (RANGGA) method on the improvement of the knowledge and skills of the UKS Team in junior high school. This study used a quasi-experiment design with a pre-post test with control group design. The research sample amounted to 60 respondents which were taken by purposive sampling technique. The intervention group was given RANGGA training, while the control group was given conventional education. The data were analyzed using the non-parametric Wilcoxon Signed Ranks Test because the data distribution was abnormal. In the intervention group, there was an increase in the average knowledge score from 88.7 to 97.9 and the skill score from 87.99 to 97.98. The results of the Wilcoxon test showed a significance value of p<0.001 for both variables in the intervention group, indicating a very strong influence of the RANGGA method. In contrast, although the control group experienced an improvement, the variation in scores remained higher and the improvement was not as significant as the intervention group. The RANGGA method is significantly effective in improving the emergency competence of the UKS Team through an experiential learning approach. It is recommended for school institutions to integrate simulation and role play methods in the UKS training curriculum to ensure optimal emergency response readiness.

riswan

Journal of Technology and Science 2026 Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Teknologi Surabaya

Paper ini mempresentasikan pengembangan sebuah fuzzy logic controller (FLC) untuk menggantikan automatic voltage regulator (AVR) sebagai fungsi eksitasi. Metode yang digunakan pada paper ini merupakan teknik analisa root locus sistem linier untuk respon regulasi dinamis  mesin sinkron yang berhubungan ke infinite bus. Simulasi dilakukan untuk membandingkan respon stabilitas transien  tegangan terminal (terminal voltage), sudut beban (load angle) serta torsi kelistrikan (electrical torque). Karakteristik kurva yang dihasilkan akan menunjukkan perbaikan yang signifikan dengan menggunakan FLC.

Ofelius Laia; Juwita Febry Cahyani Zendrato; Emanuel Gowasa; Rifadil Anugrah Harefa; Marlus Aval Adi Nazara +1 more

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2026 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Phishing is one of the most common and dangerous cyber attacks as it can trick users into providing sensitive information such as usernames, passwords, and personal data. This study aims to simulate Phishing techniques using the Zphisher tool as an educational medium to improve cybersecurity awareness. The method used is a quasi-experimental approach involving 30 participants exposed to Phishing scenarios in a controlled environment using Kali Linux. The results show that 83% of participants clicked the Phishing link and 60% entered their credentials, while 40% demonstrated awareness by avoiding further interaction. These findings indicate that cybersecurity awareness is still relatively low, but Phishing simulation is effective as an experiential learning tool.

Stefany, Fadean; Ghazali, Imam; Hanina Trisnanda, Salma; Maulidia, Putri

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Anemia masih menjadi problematika gizi utama pada remaja putri di Indonesia yang berdampak buruk terhadap performa akademik serta kesehatan reproduksi jangka panjang. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran gizi terkait pencegahan anemia melalui intervensi edukasi sadar gizi di SMAN 1 Sampang. Metode yang diterapkan berbasis pendekatan partisipatif interaktif, meliputi ceramah, pemanfaatan media visual (leaflet dan poster), simulasi penyusunan menu sehat kaya zat besi, serta kuis edukatif. Evaluasi program diukur secara kuantitatif melalui instrumen pre-test dan post-test, serta secara kualitatif melalui observasi keaktifan peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan mengenai definisi, dampak, dan pencegahan anemia, serta perubahan sikap positif terhadap pola konsumsi seimbang dan kepatuhan sarapan. Kesimpulannya, edukasi gizi yang terstruktur dan interaktif terbukti efektif dalam membangun kesadaran kesehatan remaja, sehingga dapat dijadikan strategi preventif yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.

Krismiyarsi; Hadi Karyono; Kunarto; Mahmuda Pancawisma Febriharini

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kenakalan remaja merupakan fenomena sosial yang semakin kompleks dan menjadi tantangan serius dalam kehidupan masyarakat, khususnya di lingkungan panti sosial pelayanan anak. Berbagai bentuk kenakalan remaja seperti pelanggaran tata tertib, pergaulan bebas, penyalahgunaan media digital, hingga tindakan yang berpotensi melanggar hukum menunjukkan pentingnya pembinaan karakter dan kesadaran hukum sejak dini. Kurangnya pemahaman tentang norma hukum, lemahnya kontrol diri, serta pengaruh lingkungan sosial menjadi faktor yang mendorong terjadinya perilaku menyimpang pada remaja. Kegiatan penyuluhan hukum yang dilaksanakan oleh Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (UNTAG) Semarang di Panti Sosial Pelayanan Anak Tawangmangu, Karanganyar bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum, membangun karakter positif, serta memberikan pemahaman kepada remaja mengenai konsekuensi hukum dari setiap tindakan yang dilakukan. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif dan partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, dan simulasi kasus sederhana yang dekat dengan kehidupan remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan hukum mampu meningkatkan pemahaman remaja terhadap norma hukum dan sosial, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya perilaku disiplin dan tanggung jawab, serta mendorong terbentuknya sikap preventif terhadap tindakan kenakalan. Dengan demikian, penyuluhan hukum menjadi salah satu strategi efektif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kenakalan remaja melalui pembinaan kesadaran hukum dan penguatan karakter sejak usia dini.

Dwi Loli Melani; Rara Auliya Dinastika; Murjainah Murjainah; Gian Handini

Jurnal Bintang Pendidikan Indonesia 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to explain students' learning activities in Natural and Social Sciences (IPAS) subjects using a volcanic eruption simulation through the Project Based Learning (PjBL) model. The background of this study is the low student engagement caused by the teacher-oriented learning method, so that students tend to be passive. The method used in this study is descriptive qualitative, with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The subjects of this study were fifth-grade elementary school students. The learning process was carried out through the PjBL stages, which include project planning, project implementation, and presentation of project results. In addition, this learning also contributes to improving the ability to work together, think critically, be creative, and solve problems. Contextual and experience-based learning helps students understand the material better and increases their motivation and curiosity. Thus, the PjBL model has proven effective in increasing student learning activities in science learning at the elementary school level.

Sijabat, Desi; Sijabat, Osco P; Tinambunan, Herlina; Simanjuntak, Sondang

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah membantu guru menguasai teknologi dan media pembelajaran berbasis digital, khususnya Canva, untuk menciptakan media animasi yang menarik, interaktif, dan relevan dengan kebutuhan siswa; mendorong integrasi teknologi dalam pembelajaran, sehingga proses belajar mengajar menjadi lebih inovatif dan sesuai dengan perkembangan zaman. Pelaksanaan sosialisasi ini mendukung implementasi program MBKM dan IKU terutama pada aspek Kolaborasi Perguruan Tinggi dengan Masyarakat artinya mempertemukan mahasiswa, dosen, dan masyarakat (guru) dalam kegiatan yang saling memberdayakan, seperti sosialisasi pembuatan media animasi, serta Mahasiswa dapat terlibat aktif dalam pengembangan pendidikan di SD Negeri 096140 Parhundalian. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan sosialisasi pembuatan media animasi menggunakan Canva adalah metode partisipatif, yang melibatkan guru secara aktif melalui pelatihan. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan sosialisasi ini yaitu peserta mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan tentang Media Pembelajaran animasi menggunakan canva dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, peserta juga antusias selama kegiatan dan langsung menerapkan media pembelajaran simulasi untuk mata pelajaran yang diampu.

Raina Parmitalia Dinda; Rita Fazlina; Rezqi Malia; Alvisyahri Alvisyahri; Veranita Veranita +8 more

Jurnal Pengabdian dan Kesejahteraan Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service activity aimed to build a disaster preparedness culture through earthquake and tsunami simulation activities at Madrasah Aliyah Negeri 2 Suak Timah, West Aceh Regency. The activity was motivated by the high risk of earthquake and tsunami disasters in the coastal area of West Aceh and the limited understanding of students regarding disaster mitigation and evacuation procedures. This program was carried out through collaboration between the Regional Disaster Management Agency (BPBD) of West Aceh Regency, lecturers from the Civil Engineering Department of Teuku Umar University, the Samatiga Community Health Center, and the school. The methods used included education, socialization, demonstrations, and direct simulations regarding self-rescue actions during earthquakes and tsunamis. The simulation was conducted at Suak Timah Football Field as the evacuation gathering point. The results showed an increase in students’ and school members’ knowledge and preparedness in facing disasters. Participants were able to understand evacuation routes, perform self-protection actions, and follow evacuation procedures in an orderly and rapid manner. Evaluation results indicated that disaster mitigation understanding reached 85%, self-rescue ability 88%, accuracy in following evacuation routes 90%, discipline during simulation 92%, and participant involvement reached 95%. This activity also encouraged the formation of a disaster awareness culture and the emergence of active student roles as preparedness pioneers within the school environment. Therefore, disaster simulation proved to be an effective educational medium in improving the capacity and preparedness of school communities toward earthquake and tsunami risks.

Sihombing, Lisbet N.; Thesalonika, Emelda

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pembelajaran di Sekolah Dasar saat ini masih didominasi metode konvensional berpusat pada guru yang kurang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Kondisi ini menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kreatif siswa sebagai kompetensi abad ke-21. Selain itu, mitra guru menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman terhadap konsep Contextual Teaching and Learning (CTL), kurangnya variasi strategi, serta ketiadaan perangkat pembelajaran sistematis. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mensosialisasikan model CTL guna meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dan kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran inovatif. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep, pendampingan penyusunan Modul Ajar, praktik simulasi kelas, serta evaluasi bersama pihak sekolah. Target luaran meliputi peningkatan pemahaman guru, tersedianya Modul Ajar berbasis CTL yang aplikatif, dan publikasi artikel ilmiah pada jurnal pengabdian masyarakat. Sosialisasi model CTL menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kapasitas profesional guru untuk menciptakan suasana belajar yang bermakna. Implementasi CTL diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menstimulasi potensi berpikir kreatif siswa secara optimal guna menghadapi tantangan perkembangan zaman. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif signifikan bagi pengembangan kompetensi pendidik dan peserta didik di sekolah dasar mitra secara luas serta berkelanjutan melalui integrasi kolaborasi akademik yang kuat.

Hidayah , Wandini Nurul; Abdul Haq, M Taufiq; Marsehan, Ahmad; Hidayah , Wandini Nurul; Abdul Haq, M Taufiq +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi simulasi matematika dasar berbasis Android sebagai media pembelajaran interaktif bagi siswa sekolah dasar. Penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa dan kesulitan siswa dalam memahami konsep aritmatika dasar melalui metode pembelajaran konvensional. Aplikasi dirancang dengan mengintegrasikan modul latihan, permainan edukatif dengan tingkat kesulitan bertahap, serta sistem penghargaan berbasis pencapaian untuk meningkatkan motivasi dan minat belajar siswa. Proses pengembangan menggunakan metode Waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan penerapan aplikasi. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan Android Studio dan bahasa pemrograman Java, sedangkan SQLite digunakan sebagai media penyimpanan data lokal. Validasi fungsional dilakukan melalui Black Box Testing untuk memastikan seluruh fitur aplikasi berjalan sesuai kebutuhan sistem. Siswa sekolah dasar dilibatkan sebagai responden untuk mengevaluasi tingkat kegunaan dan kesesuaian aplikasi sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi dapat berfungsi dengan baik pada perangkat Android serta memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman aritmatika dan motivasi belajar siswa.

Samuel Rapha Mahani

JURNAL PENELITIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SAINS (JPTIS) 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Abstract. The digital transformation in the healthcare sector, reinforced by Ministry of Health Regulation No. 24 of 2022, mandates every healthcare service facility to implement Electronic Medical Records (EMR). This requirement compels educational institutions to provide relevant simulation media to enhance student competence. However, at the Health Information Management Laboratory of Esa Unggul University Harapan Indah, the use of existing systems such as Khanza EMR still exhibits limitations in terms of flexibility and alignment with practical workflows. This research aims to develop an adaptive web-based EMR system using the CodeIgniter 4 Framework and the Extreme Programming (XP) methodology. The research methodology employed is Research and Development (R&D) with an XP approach consisting of four stages: Planning, Design, Coding, and Testing. System development was executed through five main iterations, encompassing the formulation of user stories, design utilizing UML and UI, and program code implementation. This system realizes designs from previous research into functional modules, including registration, initial assessment, examination (SOAPE), medical support (laboratory and radiology), codification (ICD-10 and ICD-9-CM), pharmacy, cashier, and reporting. The results indicate that the EMR system was successfully implemented and passed functional verification through Black-Box Testing, achieving a "Successful" status across all scenarios. The conclusion of this study is that the developed EMR system fulfills the functional and security requirements necessary to serve as an effective and realistic practical learning medium for Health Information Management students. Abstrak. Transformasi digital di sektor kesehatan, yang diperkuat oleh Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022, mewajibkan setiap fasilitas pelayanan kesehatan untuk menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME). Hal ini menuntut institusi pendidikan untuk menyediakan media simulasi yang relevan guna meningkatkan kompetensi mahasiswa. Namun, di Laboratorium Rekam Medis Universitas Esa Unggul Harapan Indah, penggunaan sistem seperti Khanza EMR masih memiliki keterbatasan dalam hal fleksibilitas dan kesesuaian dengan alur praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem RME berbasis web yang adaptif menggunakan Framework CodeIgniter 4 dengan metode Extreme Programming (XP). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan XP yang terdiri dari empat tahapan: Planning, Design, Coding, dan Testing. Pengembangan sistem dilakukan melalui lima iterasi utama yang mencakup perumusan user stories, perancangan menggunakan UML dan UI, hingga implementasi kode program. Sistem ini merealisasikan rancangan dari penelitian sebelumnya menjadi modul fungsional yang meliputi pendaftaran, asesmen awal, pemeriksaan (SOAPE), penunjang medis (laboratorium dan radiologi), kodefikasi (ICD-10 dan ICD-9-CM), farmasi, kasir, hingga pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RME (Rekam Medis Elektronik) berhasil diimplementasikan dan dinyatakan lulus uji fungsional melalui Black-Box Testing dengan status "Berhasil" pada seluruh skenario. Simpulan dari penelitian ini adalah sistem RME yang dibangun telah memenuhi kebutuhan fungsional dan keamanan untuk digunakan sebagai media pembelajaran praktikum yang efektif dan realistis bagi mahasiswa Manajemen Informasi Kesehatan. 

Meylani, Putri Nazwa; Desmira , Desmira; Lestari, Nurma; Rivaldan, Muhammad; Septiani, Reva Lina Putri +1 more

Teknik: Jurnal Ilmu Teknik dan Informatika 2026 LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

This study discusses the design and simulation of an automatic lighting system based on a photodiode sensor using an Arduino Uno microcontroller as the main controller. The system is designed to detect changes in ambient light intensity and automatically control the lamp without human intervention. The photodiode sensor is used as a light detector that converts light energy into an analog electrical signal, which is then processed by the Arduino to determine bright or dark conditions. The output from the Arduino subsequently controls a relay module that functions as an electronic switch to connect or disconnect the current to the light bulb. The research method employed is an experimental approach, which includes system planning, hardware design, software programming, simulation using Proteus, and system performance testing. The simulation results indicate that the system operates as expected, where the lamp automatically turns on when the light intensity decreases and turns off when the ambient brightness increases. This system is expected to improve electrical energy efficiency and provide ease of operation for lighting control, particularly in public facilitiesand workplace environments.

Putu Eka Utama Putra; I Wayan Sukadana

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This study aims to analyze the technical and economic impact of power evacuation work on the 20 kV distribution system at PT PLN (Persero) UP3 East Bali. The main problem studied is the high losses and poor voltage profile on the downstream side of the Kintamani feeder. The method used is load flow simulation using ETAP software with a comparative approach to conditions before and after power evacuation. The results showed that the active losses decreased from 1.017 MW to 0.626 MW (efficiency 38.45%), accompanied by an increase in the end voltage from 16.32 kV to 18.72 kV and 19.38 kV, thus meeting the SPLN 1:1995 standard. The reduction in losses resulted in energy savings of 3,425,160 kWh/year. From the economic side, a payback period (PBP) of 1.40 years was obtained, which shows that the project is financially feasible. In addition, the improvement of network performance also contributes to the reliability of the distribution system and the continuity of the distribution of electrical energy to customers. Thus, power evacuation work has been proven to be effective in improving power distribution efficiency, improving voltage quality, and providing significant economic benefits.

Hafidh Ihwanul Isro; Arif Rahman Saleh; Nurmala Dyah Fajarningrum

Mars: Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro Dan Ilmu Komputer 2026 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

separating and shredding organic and inorganic waste. This study aims to analyze the process of shredding household waste using the Computational Fluid Dynamics–Discrete Element Method (CFD-DEM) and determine the optimal operational parameters based on variations in rotor speed. The research method uses numerical simulation with SolidWorks 2024 software for geometric modeling and Ansys Rocky 2023 R1 for CFD-DEM simulation. The rotor speed variations used are 1000 RPM, 2500 RPM, and 4000 RPM with a mass flow rate of 4 tons/hour and a simulation duration of 2 seconds. The parameters analyzed included particle mass flow rate, shredding characteristics, and power consumption. The simulation results showed that a speed of 1000 RPM produced the most optimal performance with a maximum capacity of ±4 tons/hour and a stable shredding response compared to other variations. At 2500 RPM, there were high fluctuations with low capacity (±0.6 tons/hour), while at 4000 RPM, the capacity was moderate (±1.1 tons/hour) but still did not exceed the performance of 1000 RPM. Based on these results, it can be concluded that a rotor speed parameter of 1000 RPM is the most effective condition for improving the grinding efficiency and production capacity of a hammer mill-type Depackaging machine based on CFD-DEM simulation.

Salmawati, Lusia; Pertiwi, Pertiwi; Kamilah, Ummu; Bonita, A. Ferina; Ekaputri, Amilah

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat kerentanan bencana yang tinggi karena kondisi geografis, geologis, dan klimatologisnya. Kota Palu termasuk wilayah dengan risiko bencana besar, seperti gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi, yang menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan di lingkungan sekolah. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana melalui media video kepada warga sekolah MTs SIS Aljufri Tatura Palu. Kegiatan dilaksanakan pada 11 Agustus 2025 dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri dari siswa, guru, dan staf sekolah. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan (koordinasi, penyusunan materi, dan pembuatan video), pelaksanaan (pemutaran video, penjelasan tambahan, serta diskusi interaktif), dan evaluasi (observasi serta tanya jawab untuk menilai pemahaman peserta). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias mengikuti pemutaran video, mampu mengulang kembali langkah-langkah dasar menghadapi bencana, dan aktif dalam diskusi terkait jalur evakuasi maupun peran guru saat darurat. Dokumentasi kegiatan memperlihatkan keterlibatan peserta yang tinggi, sehingga media video terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai kesiapsiagaan bencana. Namun, evaluasi masih terbatas pada tanya jawab sehingga belum dapat mengukur peningkatan pengetahuan secara kuantitatif. Kesimpulannya, penggunaan media audiovisual dapat menjadi strategi efektif dalam membangun budaya siaga bencana di sekolah serta menjadi langkah awal untuk memperkuat kapasitas kesiapsiagaan yang selanjutnya perlu dilengkapi dengan simulasi praktis dan evaluasi terukur.

Walidin, Adamsyach Prana; Kiswanto, Dedy; Zai, Tri Sapta Warman; Sagala, Fafmi; Walidin, Adamsyach Prana +3 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2026 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Peningkatan kasus gangguan kardiovaskular menuntut adanya sistem pemantauan detak jantung yang tidak hanya akurat, tetapi juga mampu memberikan respons cepat terhadap kondisi abnormal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem pemantauan detak jantung berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan algoritma Extreme Gradient Boosting (XGBoost) untuk mendeteksi pola detak jantung abnormal secara real-time serta memicu respons otomatis melalui Miniature Medical Car. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode simulasi, di mana data denyut jantung dikumpulkan menggunakan Pulse Armband berbasis ESP32-C3 Mini dan sensor MAX30102, kemudian dikirim ke server untuk diproses melalui pipeline data mining. Dataset penelitian terdiri dari 800 sampel yang dibagi menjadi kelas normal dan abnormal, kemudian diolah menjadi 14 fitur statistik dan variabilitas detak jantung untuk proses pelatihan model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model XGBoost mencapai akurasi 94%, precision 93,3%, recall 93,3%, F1-score 0,933, serta ROC-AUC 0,96, yang mengindikasikan kinerja tinggi dalam membedakan pola detak jantung normal dan abnormal. Integrasi model dengan miniature car memungkinkan sistem memberikan respons fisik secara otomatis saat mendeteksi kondisi berisiko. Kontribusi penelitian ini mencakup pengembangan sistem IoT–ML real-time yang efisien, penggunaan fitur statistik ringkas untuk data fisiologis, serta implementasi respons berbasis robotik. Implikasi penelitian membuka peluang penerapan pada sistem monitoring medis jarak jauh, lingkungan publik, maupun perangkat asistif berbiaya rendah.

Sumarno, Nurchayati; Parju, Parju; Mutiarachim, Atika

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini mengkaji transformasi strategis manajemen risiko finansial melalui penerapan Digital Twins (DT) dengan pendekatan Systematic Literature Review (SLR). DT berevolusi dari sekadar model manufaktur menjadi sistem cerdas yang mampu memprediksi perilaku entitas finansial secara real-time. Hasil kajian menunjukkan bahwa DT mendukung kerangka Prevention, Preparedness, Response, Recovery (PPRR), memperkuat resiliensi rantai pasok, serta meningkatkan efektivitas stress testing perbankan sesuai regulasi Basel III. Selain itu, DT berperan dalam deteksi penipuan, akuntansi karbon, dan simulasi kebijakan makroekonomi. Studi ini menegaskan bahwa DT mampu meningkatkan akurasi prediksi risiko hingga 95% dan mengurangi downtime operasional sebesar 20%. Namun, keterbatasan standar global, integrasi data lintas sistem, serta hambatan regulasi masih menjadi tantangan utama. Agenda riset masa depan diarahkan pada pengembangan interoperabilitas global, integrasi teknologi AI, serta evaluasi ROI jangka panjang untuk memperkuat ketahanan finansial berbasis DT.

Marisa Ayuwandhira Paitaha; Wasis Waskito Adi; Novan Akhiriyanto

Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika 2026 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Comparing gas flow measurement results using Ultrasonic Sensor Meters and Kelton software is very important because the objective is to determine whether the errors that occur are in accordance with applicable standards or not. This study aims to compare the simulation results from the Ultrasonic Flow Meter (USM) with Kelton software based on AGA 8, AGA 9, and ISO 6976 regulations. From measurements with the USM, an error value of 0.01% was obtained, while from Kelton software, an error value of 0.01% was also obtained. Thus, it can be concluded that the readings from both methods are still within the specified error tolerance range of 0.1%, so they do not cause excessive cost losses during the gas delivery process. This proves that the Ultrasonic Sensor Meter used has the ability to measure accurately, making it suitable for use as a measuring device in gas metering systems.  

Alvin Bachtiar; Agus Prihanto

Neptunus: Jurnal Ilmu Komputer Dan Teknologi Informasi 2026 Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia

The increasing integration of internet technology in educational institutions requires structured network governance to ensure that digital resources support academic activities effectively. Unrestricted access to online platforms often leads to non-academic usage such as online gaming and social media engagement during instructional hours, which may reduce learning concentration and degrade network performance. This research develops and evaluates a network access control simulation using a MikroTik RouterBoard RB951Ui-2HnD device. The system applies firewall filtering mechanisms, hotspot-based authentication, and bandwidth allocation strategies through Simple Queue configuration. Network segmentation is implemented to differentiate teacher and student access privileges. The study adopts a Research and Development (R&D) approach to design, configure, test, and evaluate the proposed system. Testing results indicate that the firewall configuration successfully restricts access to selected online games (Mobile Legends, Clash of Clans, Roblox) and social media platforms (YouTube, TikTok, Shopee, Instagram, Telegram). Furthermore, bandwidth management demonstrates effective traffic prioritization, ensuring more stable allocation for teacher accounts in accordance with configured maximum limits. The findings confirm that structured firewall and bandwidth policies can improve network discipline, enhance performance stability, and support a controlled digital learning environment in schools.

Ramadhina Ramadhina; Adi Rizka; Iskandar Albin

Jurnal Ilmu Kesehatan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Fractures are conditions where there is a separation or rupture in the continuity of the bone structure, caused by excessive pressure that the bone cannot withstand. According to the World Health Organization (WHO), the incidence of fractures is expected to increase with the growing number of vehicles. The productive age group is particularly vulnerable to injury due to accidents. A lack of knowledge about fractures and First Aid methods can exacerbate the situation. This study aims to determine the impact of fracture education and First Aid simulation methods on the knowledge of students at SMA N 1 Lhokseumawe. The research used a quantitative quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest design, involving 91 students. The instrument used was a knowledge questionnaire. The results showed that before the education and simulation, 44 respondents (48.4%) had a poor knowledge category, while after the education and simulation, 84 respondents (93.4%) were in the good category. The Wilcoxon test resulted in a P-value of 0.000, indicating a significant impact. The conclusion of this study is that fracture education and First Aid simulation methods are effective in improving students' knowledge about fractures and First Aid.