Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 27

Analytics

Imam Mustakim

Jurnal Budi Pekerti Agama Islam 2025 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

This article offers a philosophical exploration of two classical concepts of self-control: zuhud in Islamic intellectual tradition and apatheia in Stoic philosophy, within the framework of modern character education. Using a qualitative library research approach, this study employs content analysis and philosophical hermeneutics to examine the works of key thinkers such as Al-Ghazali, Ibn Qayyim al-Jawziyyah, Marcus Aurelius, and Epictetus. The findings indicate that zuhud emphasizes detachment from material desires through spiritual awareness and prioritization of divine values, while apatheia focuses on achieving inner peace and moral clarity by rationally managing emotions and eliminating unnecessary passions. Although rooted in different theological worldviews, both concepts converge in promoting a form of self-control that enhances inner freedom, ethical behavior, and self-discipline. This study argues that the integration of zuhud and apatheia can enrich contemporary character education by balancing rational moral reasoning with spiritual consciousness. The educational model proposed in this research emphasizes the importance of teaching students to reflect critically, regulate their emotions, and cultivate inner balance rooted in universal ethical values. Thus, the synthesis of both traditions contributes to the advancement of character education that is holistic, contemplative, and morally grounded.

Hartanti, Yuda Endri Hartanti; Endah Dwi Hayati

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pembelajaran tembang macapat tidak hanya berperan dalam melestarikan budaya, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam penguatan karakter peserta didik. Dalam mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang maha Esa dan Budi Pekerti di SMP Negeri 1 Gesi, tembang macapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk menanamkan nilai moral dan spiritual. Penelitian ini bertujuan menganalisis penguatan karakter melalui pembelajaran tebang macapat pada mata pelajaran Pendidikan Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Budi Pekerti di SMP Negeri 1 Gesi. Fokus penelitian ini meliputi jenis tembang macapat yang digunakan sebagai sarana penguatan karakter, nilai-nilai karakter yang dikembangkan melalui tembang macapat, serta metode pembelajaran yang diterapkan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah  kualitatif, dengan metode observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis tembang macapat yang digunakan meliputi Gambuh, Pucung, Asmaradana, dan Maskumambang. Nilai-nilai karakter yang dikembangkan melalui tembang macapat mencakup pengendalian diri, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, kebijaksanaan, kerendahan hati, ketekunan, kerja keras, ketulusan, kesabaran, rasa syukur, kasih sayang, dan kepedulian. Metode pembelajaran yang diterapkan adalah metode drill dan Contextual Teaching and Learning (CTL). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan tembang macapat dalam pembelajaran mampu memperkuat karakter peserta didik, sehingga dapat menjadi strategi efektif dalam pendidikan karakter berbasis budaya.

Damian Deveuster Darvis Tarung; Dwison Andresco Renleeuw; Rikardus Undat

Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

Social changes driven by globalization and advancements in digital technology have led to a shift in the values surrounding human sexuality, from being sacred to becoming increasingly liberal and permissive. This phenomenon has triggered an identity crisis, particularly among the younger generation. This study aims to explore the meaning of self-control as presented in Sirach 5:2 and to evaluate its relevance as an ethical and theological foundation in addressing the contemporary crisis of sexuality. The method employed is a literature study using a qualitative-theological approach and textual analysis of Sacred Scripture. The findings indicate that self-control in Sirach 5:2 is not merely the suppression of desire but an expression of moral and spiritual maturity grounded in wisdom and divine grace. In light of Christian ethics, this virtue shapes responsibility, chastity, and fidelity within human relationships. Thus, self-control becomes a fundamental basis for building personal integrity and a dignified direction of life amidst a permissive cultural current.

Titik Handayani; Suharno Suharno

Jurnal Budi Pekerti Agama Buddha 2025 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Kusalamitra Buddhist Pasastrian in Gunungkidul is one of the institutions that organizes non-formal education. Kusalamitra Buddhist Pasastrian is engaged in non-formal education and training that is social and religious in nature. The Kusalamitra Buddhist Pasastrian organizes religious education and training such as Dharma guidance, meditation practice, religious ceremony practice, guidance and training of Buddhist youth. The habituation of behaving based on Buddhist teachings is the main goal of this Pasatrian Education. One of the education and training programs at the Kusalamitra Buddhist Pasastrian is vipassanā bhavana training. Some students are diligent in implementing vipassanā bhavana, but some are not diligent. In addition, there are still some students who do not have good self-control (samvara). The purpose of the study was to determine the effect of the implementation of vipassanā bhavana on the self-control (samvara) of students at the Kusalamitra Buddhist Pasastrian. This study is a quantitative study with a population of 44 students. The results of the study showed that the implementation of vipassanā bhavana had an effect on self-control (samvara), by 55% and the remaining 45% was influenced by other factors.

Ukayna Pramesti Bawono Putri; Agung M. Iqbal; Nesia Mu’asyara

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2025 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study aims to examine the practice of kesah as an effort to control oneself in the Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Branch of Pulau Panggung Regency, Tanggamus and to examine it from the perspective of moral Sufism. Kesah in the context of PSHT is not only a form of physical or spiritual exercise, but also a manifestation of the process of tazkiyatun nafs (purification of the soul) to achieve noble morals. This study uses a qualitative approach with a descriptive qualitative type. Data collection techniques are carried out through observation, in-depth interviews, and documentation. and documentation. The results of the study indicate that the practice of kesah is a means to train patience, reduce anger, and strengthen self-control of PSHT members in facing life's challenges. From the perspective of moral Sufism, kesah reflects the process of internalizing values ​​such as patience, humility, and sincerity which contribute to the formation of a balanced spiritual personality. Thus, kesah is not only part of self-defense training, but also a method of developing the soul towards a person with noble morals in accordance with the teachings of moral Sufism.  

Linduarda, Nanda; Andhika Nanda Perdhana

NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan 2025 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini mengkaji bagaimana meditasi di alam terbuka dapat meningkatkan kecerdasan spiritual pada generasi muda Penghayat Sapta Darma di Kabupaten Wonogiri. Latar belakang penelitian ini adalah penurunan moralitas dan kesadaran spiritual di kalangan generasi muda, yang terlihat dari perilaku dan tutur kata yang kurang menghormati norma-norma sosial. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui peran meditasi di alam terbuka dalam meningkatkan kecerdasan spiritual, mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam pelaksanaannya, serta menganalisis perbandingan kualitas kecerdasan spiritual sebelum dan sesudah mengikuti meditasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meditasi di alam terbuka efektif dalam meningkatkan kecerdasan spiritual, terutama dalam hal pengendalian diri, kesadaran moral, dan sikap sosial. Peserta meditasi mengalami perubahan signifikan dalam perilaku, menjadi lebih tenang, sabar, dan menghargai orang lain. Kesimpulan dari penelitian ini adalah meditasi di alam terbuka merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan kecerdasan spiritual dan moralitas generasi muda Penghayat Sapta Darma.

Suy, Ina Naomi; Mujiono, John Gershom; Setiawan, Yusak Agus

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peranan guru menurut perspektif Alkitab, khususnya Amsal 23:19–29, dalam mengatasi kenakalan peserta didik di SMP Bhakti Insani Bogor. Fenomena kenakalan remaja di sekolah menjadi tantangan serius yang memerlukan pendekatan holistik, baik dari aspek pendidikan formal maupun nilai-nilai iman. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan guru dalam perspektif Amsal mencakup tiga dimensi utama. Pertama, guru berperan sebagai pengarah jalan yang benar, yakni memberikan bimbingan moral, spiritual, dan sosial agar peserta didik menghindari perilaku yang merugikan diri dan lingkungan. Kedua, guru berperan sebagai pendidik dengan dedikasi, yang diwujudkan melalui perhatian, pengajaran yang membangun karakter, dan keteladanan hidup. Ketiga, guru berperan sebagai penasihat yang mendorong peserta didik menghindari pertengkaran, melatih pengendalian diri, serta membangun relasi yang sehat dengan sesama. Temuan ini menegaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Amsal 23:19–29 relevan untuk diterapkan dalam konteks pendidikan modern, khususnya dalam pembinaan perilaku siswa. Dengan demikian, penerapan prinsip-prinsip biblis dalam peranan guru dapat menjadi strategi efektif dalam mencegah dan mengatasi kenakalan peserta didik, serta membentuk karakter yang takut akan Tuhan, bertanggung jawab, dan mampu hidup harmonis di tengah masyarakat.

Regina Putri , A. Ananta; Antong; Sultan

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana Financial Anxiety, literasi keuangan, dan Self-control mempengaruhi pengambilan keputusan keuangan di kalangan warga Kota Palopo.Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei online yang melibatkan 80 responden berusia 18-35 tahun, dengan gaji bulanan kurang dari 10 juta rupiah dan tingkat pendidikan minimal SMA. Untuk analisis data, regresi linier berganda digunakan untuk menilai peran setiap variabel dalam pengambilan keputusan keuangan Temuan menunjukkan bahwa Self-control dan literasi keuangan secara signifikan meningkatkan pengambilan keputusan keuangan sementara kecemasan keuangan tidak memiliki dampak yang signifikan. Hasil ini menekankan betapa pentingnya pengendalian diri dan literasi keuangan untuk meningkatkan standar pengambilan keputusan keuangan. Temuan ini menyoroti pentingnya literasi keuangan dan pengendalian diri dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan keuangan. Oleh karena itu, program untuk meningkatkan literasi keuangan dan pelatihan pengendalian diri direkomendasikan sebagai langkah strategis untuk mendukung pengambilan keputusan keuangan yang lebih bijaksana di masyarakat. Penelitian lebih lanjut diharapkan dapat memperluas ruang lingkup dan jumlah penelitian Responden juga memperhitungkan faktor-faktor tambahan yang dapat mempengaruhi hubungan antara kepedulian keuangan dan pengambilan keputusan keuangan, seperti tingkat pendapatan dan dukungan sosial.

Utami, Sindy Ega; Umaima, Umaima

Penelitian ini mengeksplorasi perilaku impulsive buying konsumen di toko Sinar terang shoes Parepare melalui lensa ekonomi syariah. Pentingnya penelitian ini terletak pada meningkatnya fenomena impulsive buying yang berpotensi bertentangan dengan prinsip-prinsip kehati-hatian dan perencanaan keuangan dalam ekonomi syariah.  Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku konsumen impulsive buying pada pembelian produk di toko Sinar terang shoes Parepare serta dengan perspektif ekonomi syariah. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan pendekatan wawancara mendalam terhadap konsumen toko Sinar terang shoes Parepare. Hasil penelitian diharapkan memberikan pemahaman yang lebih spesifik tentang perilaku konsumen dalam konteks ekonomi Islam di toko Sinar terang shoes Parepare, khususnya terkait dengan pengendalian diri dan konsumsi yang bertanggung jawab.  Penelitian ini berkontribusi membantu memahami pola konsumsi masyarakat muslim, tetapi juga menjadi dasar edukasi konsumen untuk lebih bijak dan etis dalam berbelanja, serta memberikan implikasi bagi konsumen tentang keuangan yang bijak berdasarkan nilai-nilai Islam.

Fathur Rossi; Muhammad Dahri; Edi Kurniawan; Dian Junita Arisusanty

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Teknik 2025 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Kegiatan perawatan pelampung suar di wilayah kerja Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Tanjung Perak memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang tinggi, mengingat aktivitas ini melibatkan pekerjaan fisik berat serta kondisi lapangan yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kecelakaan kerja menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA), yang berfungsi untuk mengidentifikasi potensi bahaya serta menetapkan langkah pengendalian yang sesuai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif observasional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan dan penyebaran kuesioner kepada 40 responden, yang dipilih berdasarkan teori Arikunto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 13 jenis potensi kecelakaan kerja selama proses perawatan pelampung suar berlangsung. Dari jumlah tersebut, 9 termasuk dalam kategori risiko tidak diinginkan dan 4 lainnya dalam kategori dapat diterima dengan kontrol. Pengendalian risiko dilakukan melalui penerapan rekayasa teknik, pendekatan administratif, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta eliminasi bahaya langsung dari sumbernya. Hasil ini menunjukkan bahwa analisis risiko merupakan bagian penting dalam sistem manajemen keselamatan kerja di bidang navigasi laut.

Edy Soesanto; Eka Eka

WISSEN : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora 2025 Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Sosial Indonesia

The formation of a strong identity is a complex process involving the harmonisation of cognitive, affective and conative aspects within the individual. This research aims to examine how the concept of ‘cipta, rasa, karsa, and self-control’ in Javanese philosophy can be a relevant framework in building a strong identity in the modern era. Through literature study and qualitative analysis, this research reveals that ‘cipta’ refers to the ability to think critically and creatively, ‘rasa’ is related to emotional intelligence and empathy, ‘karsa’ refers to the will and goal-oriented actions, and ‘self-control’ relates to the ability to regulate emotions, thoughts, and behaviour. These four aspects are interrelated and mutually reinforcing in forming the foundation of a strong identity. The results of the study show that the integration of creation, rasa, karsa, and self-control can equip individuals with high adaptability, strong resilience, and solid moral values. Individuals with a strong identity tend to have clear life goals, are able to make wise decisions, and are able to establish positive social relationships. This research also highlights the importance of cultural context in the formation of identity. The concept of ‘cipta, rasa, karsa, and self-control’ derived from Javanese philosophy can provide a unique and relevant perspective for Indonesian society. However, further adaptation and development is needed so that this concept can be effectively implemented in the context of modern life.

Syah, Ardi Firman; Satato, Yuniarto Rahmad

KOMPAK : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2024 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Dalam mengembangkan sebuah bisnis, penting untuk memiliki manajemen keuangan yang efektif. Namun, masih banyak pelaku usaha yang mengalami kesulitan dalam mengelola keuangan dengan baik. Praktik manajemen keuangan merupakan salah satu faktor utama yang berkontribusi terhadap kegagalan bisnis skala kecil dan menengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi praktik pengelolaan keuangan yang diterapkan oleh industri Tempe Bima Sakti Raya Suruhan Di Kecamatan Ungaran Barat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Dari analisis yang dilakukan, ditemukan bahwa manajemen keuangan di usaha tempe masih belum sepenuhnya mengadopsi prinsip-prinsip pengelolaan keuangan yang meliputi perencanaan, pencatatan (kadang-kadang tercatat dan kadang-kadang tidak), pelaporan (hanya melaporkan hasil pemasukan dan pengeluaran secara manual), dan pengendalian, para pengelola usaha tempe merasa percaya diri dengan pengetahuan yang mereka miliki, meskipun terbatas, dan merasa tidak perlu meningkatkan pemahaman mereka tentang laporan keuangan

Siti Khoiriyah; Heri Prabowo; Ika Indriasari

Jurnal Riset dan Publikasi Ilmu Ekonomi 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to determine the effect of financial literacy and lifestyle on saving behavior with self-control as an intervening variable among undergraduate students of the Faculty of Economics and Business at PGRI University Semarang. This research employs a quantitative approach with data collection methods using surveys conducted through questionnaires. The population of this study consists of 1,464 undergraduate students from the Faculty of Economics and Business cohorts 2020-2023. The sampling technique used is purposive sampling, involving 314 respondents from the Management Study Program and the Digital Business Study Program. Data analysis was performed using SEM with the assistance of SmartPLS software. The results of hypothesis testing indicate that financial literacy and lifestyle have a positive and significant effect on saving behavior. Additionally, self-control serves as a mediator in the relationship between financial literacy and lifestyle on saving behavior.   Keywords: , , ,

Nafsiroh, Affifa; Muhammad Rifa’i Subhi

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2024 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Adolescence is often called a transition period from childhood to adulthood, where many changes occur both psychologically and physically in adolescents. There are new lifestyle changes such as changes in behavior where teenagers feel uncomfortable, resulting in emotional instability which ends in suicide. This research was conducted with the aim of enabling teenagers to overcome the emotions that trigger suicidal ideas. The method used in this research is descriptive qualitative using data and sources in journals and books.

Ani Winarsih

Jurnal Budi Pekerti Agama Buddha 2024 Asosiasi Riset Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The law of kamma is a core Buddhist doctrine explaining moral causality grounded in intentional action (cetana). Amid contemporary moral challenges dishonesty, aggression, low self-control, and weakened character education Buddhist moral education requires an internal basis that is both ethically clear and psychologically workable. This article examines how understanding kamma functions as a conceptual foundation for moral transformation, self-regulation, and behavioral improvement in Buddhist character education. Using a qualitative literature review, the study synthesizes canonical teachings and peer‑reviewed research in Buddhist ethics and moral psychology. Findings indicate that a non‑fatalistic understanding of kamma strengthens moral awareness, personal responsibility, reflective judgment, shame and moral dread (hiri–ottappa), and sustained self‑control. Integrating kamma within character education supports disciplined conduct (sīla), mindfulness‑based self‑management, and prosocial behavior that remains stable across contexts.

Charis Christiani; R Permadi Mulajaya

Jurnal Suara Pengabdian 45 2024 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pada masa peralihan, remaja banyak dihadapkan pada permasalahan dalam penguasaan diri ataupun pengendalian diri. Permasalahan yang sering dihadapi adalah penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, perilaku sex bebas, serta masalah yang berkaitan dengan sekolah. Upaya yang harus dilakukan adalah memahami kelabilan remaja dalam mencari jati diri agar dapat diambil tindakan yang tepat, Pemberian perhatian intensif secara individual, Pemahaman dan pemenuhan fasilitas kebutuhan/bakat/minat remaja dalam mencari identitas atau jati dirinya. Pendekatan kolaboratif yang melibatkan berbagai lintas komunitas (keluarga, masyarakat, Perguruan Tinggi, pemerintah dan instansi lainnya). Sebagai bentuk tanggung jawab Perguruan Tinggi pada perkembangan remaja saat ini maka tim Dosen mengadakan advokasi tentang remaja, permasalahan dan penanggulangannya di SMP Muhamadiyah 8 Jatisari Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah Sosialisasi. Kegiatan ini dilakukan pada hari Selasa tanggal 28 November 2023 dengan materi Remaja, masalah dan penanggulangannya. Kegiatan PPM ini bertujuan agar remaja bisa terhindar dari kenakalan remaja, pergaulan bebas, penyalahgunaan obat terlarang dan perilaku negatif lainnya.

Grace Sriati Mengga; Dian Intan Tangkeallo; Rice Bakkula

Jurnal Manuhara : Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis 2023 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The purpose of this study was to determine the effect of financial literacy and self-control on personal financial management. This type of research is descriptive quantitative. The type of data used is primary data, namely data obtained directly from the public through filling out questionnaires and secondary data, namely data obtained from various sources in the form of notes, books, and journals related to research problems. The results of the study partially show that financial literacy has a positive and significant effect on personal financial management, self-control has a positive and significant effect on personal financial management. Through simultaneous tests it was found that financial literacy and self-control simultaneously had a positive and significant effect on personal financial management.

mariyati; Arifianto; Menik; Nur, Dwi

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Masa remaja sering disebut masa terlabil, di mana seorang anak berusaha mencari jati dirinya. Posyandu remaja diperlukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan mental remaja dan optimalisasi psychological first aid (PFA). Posyandu kesehatan jiwa remaja merupakan salah satu kegiatan berbasis kesehatan masyarakat khusus remaja, untuk memantau dan melibatkan mereka demi peningkatan kesehatan dan keterampilan hidup sehat secara berkesinambungan. Tujuan program kemitraan masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan karangtaruna dalam melakukan pemantauan kesehatan jiwa khususnya remaja. Metode pelaksanaan kegiatan program kemitraan masyarakat melalui ceramah, diskusi dan demonstrasi tentang pelaksanaan sistem 5 meja posyandu kesehatan jiwa remaja. Kegiatan lima meja posyandu kesehatan jiwa antara lain meja satu: pendaftaran dan pemantauan kesehatan fisik, meja dua: pemantauan gejala, pemberian terapi psikofarmaka, vitamin, dan penambahan nutrisi, meja tiga: pengendalian gejala oleh perawat, meja empat: peningkatan ketrampilan perawatan diri, meja lima: peningkatan ketrampilan hidup sehari- hari dan produktivitas). Program Kemitraan Masyarakat ini dilaksanakan melalui beberapa tahap: sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Sasaran sosialisasi adalah pengurus karangtaruna kelurahan tambakharjo yang diikuti oleh 7 orang, pelaksanaan posyandu melibatkan pengurus karangtaruna dan dihadiri oleh 18 remaja. Hasil pelaksanaan Posyandu deteksi kesehatan mental dengan SRQ sebelum Posyandu 9 mengalami gangguan mental emosional menjadi 4 remaja setelah posyandu. Selanjutnya dilaksanakan Pendidikan Kesehatan tentang kesehatan mental remaja dan praktik cara mengatasi stres.

Rina Hartati; Elyanti Rosmanidar; Yuliana Safitri

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

There are still many FEBI students UIN STS Jambi who do not understand Financial Literacy, so they often allocate their money for things that are not needed. Lifestyle patterns lead to consumptive behavior. Self-control is still relatively low so it is easy to be influenced to buy something that is not needed. Research objectives determine the effect of financial literacy, lifestyle and self-control on consumptive behavior in Islam. This research used quantitative research. Quantitative research method is a method based on philosophy that is used to research certain populations and samples, data collection uses research instruments, analysis is quantitative or statistical, with the aim of testing the hypotheses that have been set. Lifestyle influences consumptive behavior. But financial literacy and self-control have no effect on consumptive behavior, which means that even without financial literacy and self-control, students still behave consumptively. but simultaneously Financial Literacy, Lifestyle and Self-Control affect Consumptive Behavior. FEBI students UIN STS JAMBI are expected to improve their financial literacy, lifestyle and self-control so they can avoid consumptive behavior. Future researchers are expected to be able to use other variables besides Financial Literacy, Lifestyle and Self-Control to show other things that also influence the level of Consumptive Behavior.

Pisa Aulia; Muhammad Saleh; Ahmad Zaki

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Analisis data dilakukan dengan cara induktif deduktif, komperatif, deskriptif dan interpretatif. Hasil  penelitian menujukkan bahwa konsep dasar menurut Al-Mawardi dalam kitab Adab Ad-dunya Wa Ad-din menghendaki kegiatan kependidikan dilakukan untuk melatih pola kerja akal secara terus menerus dalam merespon lingkungan. Bentuk kegiatannya bisa dilakukan dengan mengisi akal dengan pengetahuan kognitif serta memperteguh keimanan. Penekanan pada proses ini adalah bagaimana pendidikan memberikan kebebasan kepada anak didik untuk menjadi mandiri. Pendidikan dalam hal ini lebih ditekankan pada aspek anak didik. Konsep pendidikan Islam Al-Mawardi sangat relevan dengan pendidikan masa kini, hal ini dengan meliat pendidikan saat ini yang mengalami kemerosotan mengenai akhlak, karena hanya berfokus pada kecerdasan dan intelektualnya tanpa diimbangi dengan nilai-nilai akhlak yang mulia, sedangkan konsep pendidikan Islam Al-Mawardi menghendaki proses tersebut dapat menghasilkan output pendidikan yang memiliki kekuatan sepiritual keagamaan, pengendalian diri, kecerdasan serta akhlak mulia.