Publication Search

59,950 articles from 482 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-20 of 267

Analytics

Fitria Akmal; Sarrah Kurnia Fadhillah; Ainol Mardhiah; Harinawati Harinawati; Cut Andyna +1 more

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

This community service program aimed to promote a community-based environmental care movement through the planting of productive trees in Meunasah Panggoi Village, Muara Dua District, Lhokseumawe City. The program was implemented over four weeks using a Community-Based Participatory (CBP) approach, actively involving local residents in the planning, observation, seedling procurement, tree planting, and initial maintenance stages. The observation results indicated that vegetation cover in the village was still limited, highlighting the need for sustainable greening efforts. A total of 25 productive trees, including mango, longan, coconut, guava, and avocado, were successfully planted at several strategic locations. The activity involved village officials, youth groups, and community members, thereby strengthening public participation in environmental conservation. The program not only increased vegetation cover but also reinforced the spirit of mutual cooperation, enhanced collective awareness of environmental preservation, and encouraged the productive use of available land. The productive trees are expected to provide long-term ecological, social, and economic benefits by improving environmental quality and generating harvests that can be utilized by the community. Therefore, community-based greening represents an effective strategy for supporting sustainable environmental development at the village level.

Novia Mungawanah; Febryan Alam Susatyo; Elen Anedya Frahma; Monica Belinda Oksavina; Sri Murni

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai hukum waris sering kali menjadi pemicu konflik dalam keluarga, terutama terkait pembagian harta peninggalan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran hukum masyarakat mengenai hak dan kewajiban para ahli waris guna mencegah terjadinya sengketa keluarga. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Peterongan, Kecamatan Semarang Selatan, dengan menggunakan metode penyuluhan hukum melalui ceramah, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Pendekatan partisipatif diterapkan untuk mendorong keterlibatan aktif peserta dalam memahami permasalahan hukum waris yang sering muncul di lingkungan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai prinsip-prinsip dasar hukum waris, prosedur pembagian warisan, serta pentingnya penyelesaian masalah waris secara musyawarah dan sesuai ketentuan hukum. Penyuluhan ini berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi konflik keluarga terkait warisan.

Wiwit Zuriati Uno; Rifka Anggraini Anggai; Lisa Efriani Puluhulawa; Amelia Regina Arsyad

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Daun kelor (Moringa oleifera) merupakan tanaman lokal yang kaya protein, vitamin, dan mineral, serta berpotensi mendukung pemenuhan gizi anak apabila diolah dalam bentuk yang lebih diterima. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat melalui inovasi pemanfaatan daun kelor (Moringa oleifera) berbasis data empiris masyarakat sebagai permen pendukung gizi anak. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tinelo, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, dengan sasaran ibu yang memiliki anak usia 5–12 tahun. Tahap awal dilakukan pengumpulan data empiris melalui wawancara semi-terstruktur untuk mengidentifikasi pola pemanfaatan daun kelor dan tingkat penerimaan anak. Selanjutnya dilakukan kegiatan edukasi mengenai manfaat gizi daun kelor serta pendampingan pembuatan permen herbal kelor sebagai inovasi pengolahan pangan berbasis kearifan lokal. Evaluasi kegiatan dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan kondisi pra dan pasca kegiatan terhadap perubahan pengetahuan, sikap, dan penerimaan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman ibu terhadap manfaat gizi daun kelor, dukungan terhadap inovasi pengolahan, penerimaan anak terhadap konsumsi kelor, partisipasi aktif masyarakat, serta minat untuk mengolah daun kelor secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan pemberdayaan berbasis data empiris dan inovasi pangan lokal efektif dalam meningkatkan pemanfaatan daun kelor sebagai pendukung gizi anak.

Hariyono Rakhmad; Agus Purwadi; Surateno; Elly Antika

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan pada usaha jasa pengetikan Metronet di Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, melalui optimalisasi tiga fitur produktivitas Microsoft Office: autocorrect, autoformat, dan template dokumen. Tim pelaksana memakai metode riset tindakan partisipatif dengan menggabungkan metode ini dengan pelatihan dan bimbingan. Pelaksanaan program menunjukkan hasil yang jelas pada semua parameter evaluasi. Kemampuan karyawan meningkat sekitar 93,2%. Waktu penyelesaian dokumen berkurang rata-rata 58%. Tingkat kesalahan juga turun menjadi 1,2%. Kapasitas layanan bertambah 40%, dan adanya pelanggan baru dari kecamatan lain yang dapat dilayani. Ditemukan bahwa perbaikan kecil ini dengan tetap terfokus pada perangkat lunak perkantoran sehari-hari mampu mempertajam kualitas pelayanan usaha mikro dan memperluas jangkauan pasarnya dalam waktu relatif singkat.

Lestari, Wiwin; Fachry Jiyad Setiawan

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah mendorong pentingnya kemampuan personal branding bagi generasi muda, khususnya siswa sekolah menengah atas. Personal branding menjadi salah satu strategi yang dapat membantu individu membangun citra diri positif, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia pendidikan maupun karier di masa depan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya personal branding melalui workshop interaktif di SMA Negeri 1 Batujaya. Kegiatan melibatkan 12 siswa yang terdiri atas duta siswa dan perwakilan aktif sekolah. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, praktik sederhana, dan refleksi bersama. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipatif dan umpan balik peserta selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi serta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya membangun citra diri positif dan penggunaan media sosial secara lebih strategis dalam mendukung pengembangan diri. Pendekatan partisipatif melalui workshop interaktif dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan peserta selama kegiatan berlangsung.

Susanto, Heri; Supriadi, Dedi; Wulandari, Hikmayanti

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Guru di sekolah dasar Tahfidz sering kali menghadapi tantangan besar dalam mengintegrasikan pengajaran Al-Qur’an dengan kemampuan pedagogik modern yang mendukung pembelajaran aktif. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional para guru di SD Tahfidz Ibnu Umar Karawang melalui pelatihan metode pengajaran yang bermakna dan inovatif. Permasalahan utama yang ditemukan di mitra sasaran adalah keterbatasan guru dalam menerapkan pendekatan PAIKEM serta kesulitan dalam menyusun perangkat ajar yang adaptif terhadap prinsip Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi ceramah interaktif, workshop penyusunan modul/RPP, dan praktik langsung melalui sesi microteaching. Pelatihan dilaksanakan dalam tiga sesi utama: (1) pemahaman karakteristik peserta didik usia 7–12 tahun berdasarkan aspek kognitif, sosial-emosional, dan psikomotorik; (2) desain pembelajaran bermakna (meaningful learning); serta (3) strategi pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL), Discovery Learning, dan pembelajaran kooperatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman 15 guru peserta dalam menciptakan lingkungan belajar yang berpusat pada siswa (student-centered) serta kemampuan mengintegrasikan teknologi pembelajaran modern (IPTEKS) seperti Canva dan media interaktif dalam proses KBM. Luaran dari program ini mencakup modul pelatihan pedagogik, publikasi artikel ilmiah, dan video diseminasi hasil implementasi metode pembelajaran.

Alif Achadah; Gilang Saputra; Iqbalul Rizki

Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Street names are a vital public information tool that helps people identify locations, find addresses, and reinforce the identity of a region. The availability of street names also supports the effectiveness of administrative services, community mobility, and emergency service access. Srigonco Village, Bantur District, Malang Regency, still faces a lack of street names, making it difficult for residents and visitors to find specific addresses. Based on this situation, students from the 14th Community Service Program (KKN-T) at Raden Rahmat Islamic University (Unira) Malang implemented a community service program involving mapping and installing street names at several strategic locations in the village. The implementation method included field observation, street name data collection, coordination with village officials, design and production, and installation of the street names. This program aims to improve access to location information, clarify regional identity, and support orderly village administration. The results of the activity indicate that the presence of street names provides tangible benefits to the community, particularly in facilitating address searches, improving environmental order, and helping visitors to identify Srigonco Village more easily and effectively.

Adfan Majdi, Muhammad; Puspıta Bhakti, Nabila Hani; Azzahra Zakiya, Lyontin Azka; Muliono Redjosar, Slamet

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pengabdian masyarakat merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Penelitian ini membahas program UKPI Pengajaran yang dilaksanakan oleh UKPI UIN Sunan Ampel Surabaya sebagai bentuk pengabdian masyarakat berbasis pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan, dampak, dan luaran dari program UKPI Pengajaran terhadap mahasiswa maupun siswa yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program UKPI Pengajaran memberikan dampak positif terhadap siswa dalam meningkatkan motivasi, semangat belajar, kedisiplinan, serta keaktifan selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, program ini juga memberikan pengalaman dan wawasan kepada mahasiswa dalam bidang komunikasi, pengajaran, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar. Kehadiran siswa dalam kegiatan pengajaran mampu menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, kreatif, dan menyenangkan bagi siswa. Program UKPI Pengajaran merupakan bentuk implementasi pengabdian masyarakat yang tidak hanya membantu proses pendidikan di sekolah, tetapi juga mengembangkan kemampuan intelektual, sosial, dan karakter siswa maupun siswa secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat positif bagi dunia pendidikan dan masyarakat lingkungan.

Hidayati, Arina; Azzakhusna, Famita; Triyono, Triyono

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dituntut menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan industri. Namun, proses pembelajaran akuntansi di beberapa SMK di Kabupaten Karawang masih didominasi metode konvensional yang berpusat pada guru dan belum sepenuhnya menerapkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah sesuai kebutuhan dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi guru akuntansi melalui pembelajaran berbasis Design Thinking. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan program, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Pelatihan memperkenalkan tahapan Design Thinking yang terdiri atas empathize, define, ideate, prototype, dan test. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, pre-test dan post-test, serta penilaian terhadap perangkat pembelajaran yang dihasilkan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan pembelajaran akuntansi yang inovatif. Peserta menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap konsep Design Thinking, kemampuan menyusun perangkat pembelajaran kontekstual, serta motivasi untuk mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Hasil post-test menunjukkan rata-rata pemahaman guru mencapai 75,88 dan lebih dari 80% peserta mampu menjawab dengan benar tahapan Design Thinking. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa Design Thinking dapat menjadi pendekatan pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru serta mendukung pengembangan pembelajaran akuntansi yang kontekstual, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan industri.

Khairul Umam; Achmad Taufik; Ria Kasanova

Jurnal Pengabdian dan Perubahan Sosial 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Legal education in higher education institutions remains predominantly dominated by cognitive approaches, which have not fully succeeded in shaping students’ character, particularly in terms of integrity, professional responsibility, and legal empathy. This condition highlights the need for learning approaches that integrate practical experience with professional ethical values. This community engagement activity aims to strengthen the character of law students through a clinical legal education-based intervention integrated with professional ethics education. The activity was conducted using a participatory approach involving 35 law students from the Faculty of Law at Universitas Madura over the period from 21 April to 13 May 2026. The intervention consisted of a series of activities, including legal education sessions, basic legal consultations, and structured ethical reflection. The community partners were local residents with limited access to legal information and services.The results indicate an improvement in students’ character scores across several dimensions, namely integrity (from 3.42 to 4.21), professional responsibility (from 3.51 to 4.28), and legal empathy (from 3.37 to 4.35). In addition, more than 80% of students reported that the activity enhanced their understanding of legal practice and the social conditions of the community. The activity also had a positive impact on the community, particularly in improving legal literacy. These findings demonstrate that experience-based legal clinics are effective in strengthening law students’ character while simultaneously providing tangible benefits to the community. Therefore, community engagement activities based on clinical legal education can be developed as a strategic medium for strengthening character education in law faculties.

Dumar, Bergita; Wahyuni, Ida; Astarina Prajayanti, Ni Made Dwi; Yahya Fujianti, Mery Eka; Mulyani, Sri

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Bullying di lingkungan sekolah merupakan permasalahan yang berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan psikososial anak. Tingginya kejadian bullying, baik secara fisik, verbal, maupun digital, menyebabkan siswa merasa tidak aman, mengalami kecemasan, serta penurunan interaksi sosial dan prestasi belajar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai bahaya bullying serta upaya pencegahannya. Metode  pengabdian  yang  dilakukan  berupa  pemberian  penyuluhan  kesehatan menggunakan participatory  action  research (PAR)  dengan  tema “Edukasi Kesehatan Tentang Bullying Pada Anak: “Berani Baik, Bukan Berani Membuli“. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang bentuk, dampak, dan cara mencegah bullying, serta meningkatnya sikap empati dan keberanian untuk melaporkan kejadian bullying. Selain itu, siswa menjadi lebih mampu mengenali perilaku bullying dan berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Kesimpulannya, kegiatan edukasi melalui pengabdian masyarakat efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa terkait bullying, sehingga perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menjaga kesehatan mental anak.

Ofar, Moh.; Wahyudin, Ahmad; Faisol, Faisol; Sofa, Sofa; Muntaha, Hanem

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Tujuan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Pengurus dan anggota Poktan Kelana Indah Desa Taddan dalam memahami serta menerapkan perencanaan keuangan yang efektif dan efisien guna mendukung pengelolaan keuangan yang lebih baik di masa depan. Adapun metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu Tahap 1 melakukan survei dan diskusi dengan mitra, Tahap 2 pelaksanaan program kegiatan kepada mitra, dan Tahap 3 evaluasi program kegiatan yang bertujuan untuk melihat sejauh mana kegiatan yang telah dilaksanakan mampu mencapai sasaran yang tepat. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan keilmuan dan keterampilan dalam pemahaman keuangan di masa depan bagi Pengurus dan anggota Poktan Kelana Indah Desa Taddan. Setelah pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), para peserta menjadi lebih memahami dan menyadari pentingnya peran Poktan Kelana Indah Desa Taddan dalam melakukan perencanaan keuangan secara efektif dan efisien. Dengan demikian, diharapkan para peserta dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas dalam memanfaatkan dan mengelola sumber keuangannya secara optimal.

Sihombing, Lisbet N.; Thesalonika, Emelda

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Pembelajaran di Sekolah Dasar saat ini masih didominasi metode konvensional berpusat pada guru yang kurang mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Kondisi ini menyebabkan rendahnya keterlibatan aktif dan kemampuan berpikir kreatif siswa sebagai kompetensi abad ke-21. Selain itu, mitra guru menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman terhadap konsep Contextual Teaching and Learning (CTL), kurangnya variasi strategi, serta ketiadaan perangkat pembelajaran sistematis. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan mensosialisasikan model CTL guna meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa dan kompetensi guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran inovatif. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi analisis kebutuhan, sosialisasi konsep, pendampingan penyusunan Modul Ajar, praktik simulasi kelas, serta evaluasi bersama pihak sekolah. Target luaran meliputi peningkatan pemahaman guru, tersedianya Modul Ajar berbasis CTL yang aplikatif, dan publikasi artikel ilmiah pada jurnal pengabdian masyarakat. Sosialisasi model CTL menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kapasitas profesional guru untuk menciptakan suasana belajar yang bermakna. Implementasi CTL diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan dasar dan menstimulasi potensi berpikir kreatif siswa secara optimal guna menghadapi tantangan perkembangan zaman. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif signifikan bagi pengembangan kompetensi pendidik dan peserta didik di sekolah dasar mitra secara luas serta berkelanjutan melalui integrasi kolaborasi akademik yang kuat.

Syarif, Moh.; Miladiyah, Siti Jamilatul; Faisol, Faisol

Komunitas: Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia 2026 Asosiasi Riset Ilmu Tanaman Dan Hewani Indonesia

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengakselerasi kapasitas SDM pengelola BUMDes Tegar Mandiri Madulang melalui pendekatan Community Capacity Building (CCB). Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif, pendampingan, serta evaluasi berbasis pre-test dan post-test pada lima aspek kompetensi utama, yaitu manajemen usaha, tata kelola keuangan, pengembangan produk, pemasaran digital, dan jejaring kemitraan. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan adanya kesenjangan kapasitas yang tinggi terutama pada aspek pemasaran digital, manajemen usaha, dan tata kelola keuangan. Implementasi CCB mampu meningkatkan kapasitas pengelola secara signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 48,8% (pre-test) menjadi 81% (post-test) atau meningkat sebesar 32,2%. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek pemasaran digital (36%), diikuti tata kelola keuangan (35%) dan pengembangan produk (33%). Selain itu, terjadi perubahan nyata pada praktik pengelolaan, seperti tersusunnya rencana bisnis, pembukuan keuangan rutin, peningkatan jumlah produk inovatif, serta terbentuknya jejaring kemitraan strategis. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan CCB efektif dalam mendorong lompatan kapasitas dan kinerja kelembagaan BUMDes secara berkelanjutan. Dengan demikian, model ini dapat direplikasi sebagai strategi penguatan ekonomi desa berbasis pemberdayaan komunitas.

Muhammad Citra Ramadhan; Fitri Yanni Dewi Siregar

JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI (JPMA), 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Intellectual property (IP) protection in higher education institutions has largely been viewed as an administrative requirement focused on documentation and registration volume. This creates a paradox, as increasing research outputs are not matched by adequate legal protection, innovation downstreaming, and societal utilization of research results. Therefore, a reorientation is needed to position IP protection as a strategic instrument for building a fair innovation ecosystem. This community engagement program was conducted in LLDIKTI Region I institutions through presentations, discussions, and strengthening IP center capacity. Activities focused on mapping IP systems, identifying management challenges, and reinforcing a paradigm oriented toward innovation downstreaming and public benefit. Results show improved participant understanding of shifting IP protection from an administrative to a strategic approach. IP is increasingly recognized as a tool for innovation, technology transfer, and institutional competitiveness. This reorientation emphasizes inventor rights protection, fair benefit distribution, and broader public access to innovation within a sustainable and equitable ecosystem.

Jiyan Suhada; Hary Setyawan; Kelvin Andrean

Jurnal Pengabdian dan Keberlanjutan Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The rapid development of Artificial Intelligence (AI) technology requires an improvement in digital literacy and skills among students, particularly at the vocational high school level. However, many students still lack sufficient understanding of the basic concepts and practical applications of generative AI in learning. This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PKM) aims to enhance students’ understanding of AI technology through generative AI training at SMK Al-Muhajirin Depok. The methods used in this program include interactive lectures, demonstrations of generative AI applications, and hands-on practice sessions. The activity was attended by 30 students and supported by the school management. The results indicate a significant improvement in students’ understanding of generative AI concepts and their ability to apply the technology in a simple learning context. In addition, students gained awareness of the ethical use of AI in an appropriate and responsible manner. Therefore, this PKM activity contributes positively to improving students’ digital literacy and readiness to face technological advancements in the modern era.

Fransiska Jeslina Vianey Jisen; Hasim As’ari

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2026 CV. Aksara Global Akademia

Perkembangan teknologi mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mulai menerapkan pencatatan keuangan berbasis digital. Namun, masih terdapat pelaku UMKM yang mengalami kesulitan dalam melakukan pengelolaan keuangan usaha secara terstruktur. Permasalahan tersebut ditemukan pada UMKM Ubi Cilembu Madu Oven Lumintu dan Warung Madura Sembako Amanda di wilayah Condongcatur yang masih menggunakan pencatatan manual dalam kegiatan usahanya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan keuangan berbasis digital menggunakan Microsoft Excel dan aplikasi BukuWarung. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2026, 5 Mei 2026, dan 20 Mei 2026. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelaku UMKM mulai memahami pentingnya pencatatan keuangan usaha secara teratur serta mampu mencatat pemasukan dan pengeluaran usaha menggunakan Microsoft Excel dan aplikasi BukuWarung. Penggunaan Microsoft Excel membantu UMKM Ubi Cilembu dalam melakukan pencatatan keuangan sederhana secara lebih rapi, sedangkan aplikasi BukuWarung membantu Warung Madura dalam mengelola transaksi usaha dan pencatatan hutang pelanggan secara lebih praktis. Kegiatan ini membantu pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan keuangan usaha secara lebih teratur dan mudah dipahami.

Jemie Muliadi; Kukuh Aris Santoso

Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Electricity dependence is increasing as people have easier access to electronic devices. However, this ease of access is not always accompanied by adequate energy literacy. In its Community Service program, Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta helped to educate the residents in RW06 Kalibaru, Jakarta, about the safe and efficient use of electricity. This community service program was conducted through participatory seminar with a qualitative approach for residents. The activity used informal visual presentations and discussions in an informal atmosphere. The outreach program demonstrated residents' high enthusiasm for the efficiency of electrical equipment usage such as air conditioners, refrigerators, and water pumps. Through the discussion session, residents realized that using air conditioners with too low a power consumption actually leads to higher energy consumption because the compressor runs continuously. Participants understood that investing in automation concepts, such as using water reservoirs, provides significant long-term electricity cost savings. This outreach successfully shifted residents' paradigm from just simply seeking low prices to selecting devices with optimal capacity according to their needs. This education program demonstrates the effectiveness of energy literacy in improving electricity consumption habits at the household level. Therefore, simple technical understanding can boost family economic financial advantages through sustainable effective energy consumptions.

Agus Salim; Rakhmad Putra; Sarmila Sarmila; Marshella Zalianti; Ahmad Dandi +5 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The ability to read the Qur’an is a fundamental competence in Islamic education. However, many children still face difficulties in reading the Qur’an accurately and fluently in accordance with tajwid rules. This community service program (Pengabdian kepada Masyarakat/PKM) aimed to improve Qur’anic reading skills of students at Asy-Syakirin Qur’anic Learning Center (TPQ) in Nibung Village, Kapuas Hulu Regency, West Kalimantan. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach, actively involving teachers and students in all stages of the activities. The implementation consisted of planning, action, observation, and reflection stages. During the planning phase, students’ initial reading abilities were identified and grouped into basic (iqra’) and advanced (tahsin) levels, appropriate learning methods were selected, and supporting learning media were prepared. The action phase involved individual and small-group mentoring, guided Qur’an reading with direct correction of pronunciation (makharij al-huruf) and tajwid, application of memorization and dictation (imla’) techniques, and varied teaching approaches through instructor rotation. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests, direct observation of students’ reading performance, and assessment of participation and attendance. The results indicate a significant improvement in students’ Qur’anic reading skills, particularly in fluency, accuracy of pronunciation, and basic understanding of tajwid. This program is expected to serve as a sustainable model for improving Qur’anic literacy in Qur’anic learning institutions.

Ubaedillah Ubaedillah

Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

This community service activity aims to improve the understanding and readiness of Elementary School Teacher Education (PGSD) students in taking the Learning Strategy course. The activity focused on introducing the basic concepts of learning strategies, the use of various innovative learning methods, and the integration of technology in the learning process. The target of the activity was PGSD students who were about to start the Learning Strategy course. The implementation method of the activity included material delivery, interactive discussions, and filling out a questionnaire to identify students' perceptions, initial experiences, and expectations of the Learning Strategy course. This activity was attended by 84 students at the beginning of the lecture. The data obtained were analyzed descriptively to describe the level of understanding and needs of students. The results of the activity showed that students generally had a basic understanding of learning strategies, but there were still variations in learning method preferences and levels of readiness in using technology. Problem-Based Learning and Project-Based Learning were perceived as effective and engaging methods, although students still faced obstacles in time management and differences in learning styles. This activity made a positive contribution in raising students' awareness of the importance of selecting appropriate learning strategies. This community service activity recommended the need to strengthen more adaptive, innovative, and inclusive learning through technology integration and attention to the diversity of student learning styles in the implementation of the Learning Strategy course.