Publication Search

95,605 articles from 887 journals · 2,123 citations tracked

Showing 1-7 of 7

Analytics

Yemima Meidina Rista Br Sembiring; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru merupakan ujung tombak dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Terutama dalam memberikan motivasi kepada siswa sehingga mampu meningkatkan kualitas pendidikan demi mencerdarkan kehidupan bangsa. Peranan guru menjadi motif daya yang mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu guru perlu menumbuhkan motivasi belajar peserta didik untuk memperoleh hasil belajar yang optimal demi tercapainya suatu tujuan tertentu Tanggung jawab guru adalah membantu peserta didik agar dapat mengembangkan potensi yang dimilikinya secara maksimal. Potensi peserta didik yang harus dikembangkan bukan hanya menyangkut masalah kecerdasan dan keterampilan, melainkan menyangkut seluruh aspek kepribadian. Gurutidak hanya dituntut untuk memiliki pemahaman atau kemampuan dalam bidang belajar dan pembelajaran tetapi juga dalam memotivasi peserta didik.Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) berperan dalam mengajarkan nilai‑nilai spritual dan memotivasi peserta didiknya. Guru PAK harus memahami konsep-konsep motivasi sehingga mampu berfungsi sebagai fasilitator perkembagan peserta didik, baik yang menyangkut aspek intelektual, emosional, sosial,maupun mental spiritual

Efristin Estherika; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Dalam artikel ini, penulis menguraikan tentang pengaruh kompetensi sosial guru PAK dalam  memotivasi peserta didik untuk belajar PAK. Kompetensi sosial guru untuk memotivasi para anak didik nya agar belajar pendidikan agama kristen, membawa pengaruh dalam memberikan mereka kesadaran untuk meningkatkan minat belajarnya,  hal ini terlihat melalui kecakapan mengajar dan kedekatan hubungan guru dengan anak didik nya demi menciptakan relasi yang harmonis dan akrab. Oleh karena itu, sebagai seorang motivator maka guru harus dilengkapi dengan kompetensi sosial, untuk memaksimalkan kemampuannya agar dapat berperan bukan hanya sekedar memberikan pengajaran, melainkan mendorong anak didik nya menerapkan setiap ajaran kristiani yang dipelajari dalam PAK agar diterapkan dalam kepribadiannya masing-masing. Dalam penulisan kajian ini yang digunakan ialah Metode Kualitatif, yang bertujuan untuk mengkaji lagi tentang kompetensi sosial guru PAK dapat memotivasi para peserta didik dalam belajar PAK. Dengan demikian, penelitian ini urgen untuk dilakukan karena dalam kegiatan pembelajaran, minat belajar siswa adalah hal yang mendasari keberhasilan belajar tersebut. Dan agar selanjutnya penerapan kompetensi sosial guru dapat lebih dimaksimalkan lagi untuk memotivasi anak didik supaya lebih tertarik lagi untuk mempelajari PAK.

Marianus Rago Kristeno; Intansakti Pius X

Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Motivation to learn for a student is important. With motivation, students are able to participate in the learning process enthusiastically and are able to improve learning achievement and achieve learning goals. However, since the Covid-19 pandemic until now, students' learning motivation has begun to decline, which also affects their learning achievement, achievement of learning goals, and enthusiasm during the learning process. Catholic religious teachers, as educators and motivators, take a role in increasing students' learning motivation. In this effort, teachers experience challenges and obstacles. This article contains an understanding of student motivation, efforts that a Catholic religious teacher can make to increase student learning motivation, and the challenges experienced in these efforts. Writing this article will use the literature review method. This method is carried out by collecting various valid and reliable sources, whether in the form of books, articles, journals, etc. as reference material in writing and collecting information that is appropriate to the material discussed in this article.

Seventina Sibagariang; Andar Gunawan Pasaribu

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Guru agama Kristen bukan hanya sebagai pengajar yang memberikan pengetahuan saja, namun sebagai motivator bagi siswanya. Dalam era milenial ini, banyak sekali kita temui siswa tidak mampu mengendalikan dirinya baik dalam pemikiran serta perbuatannya dikarenakan pengaruh perkembangan zaman. Selain dampak positif, perkembangan zaman juga dibarengi dengan dampak negatif bagi manusia bila tidak dapat mengontrol diri. Melalui model Pendidikan Agama Kristen, motivasi belajar siswa dapat dikembangkan oleh guru agama Kristen. Pada proses pembelajaran penggunaan model yang tepat akan menggairahkan siswa dalam belajar. Selain sebagai motivator, guru agama Kristen juga harus mampu sebagai pendamping bagi siswa, sebagai penginjil, juga sebagai sahabat yang menerima kelebihan serta kekurangan siswa.

Ester Viona Sihotang; Inneh Siera Nainggolan; Emmi Silvia Herlina

Jurnal Pendidikan Agama dan Teologi 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

Apart from being a teacher, the teacher also plays an important role as a motivator (motivator or generates motivation for students). In almost every school we will encounter cases of children who are unable to achieve achievements. The achievements referred to in this case do not always have to be in terms of being class champions, but can be defined in other words, children are able to follow the lessons given by the teacher during the learning process. Children with special needs or what we often know as ABK are children who really need help in the form of special treatment from educators who have more experience and understanding of children with special needs.ABK is also the same as other normal humans who need proper educational services. Where through these educational services it is hoped that those with special needs have an environment to be able to establish interactions with other friends, besides that they are also expected to be able to develop the abilities and potential that exist within them. As for the types of children with special needs, they include: 1) cleft (speech impaired) 2) blind (blind) 3) hearing (deaf) 4) paralyzed (damaged) 5) emotional disorders (handicapped) 6) down syndrome 7) Children with Learning Difficulties.

Elvina Sianipar; Destiana Marbun; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Di Indonesia ini guru memiliki peran yang sangat penting didalam dunia pendidikan. Bisa dikatakan seorang guru itu merupakan Figure yang bisa dicontoh oleh peserta didik dan ia mempunyai kepribadian yang sangat matang atau seorang guru yang baik yang mampu menumbuhkan motivasi peserta didik. Guru yang mengajar dengan mental seorang pembimbing sekaligus sebagai motivator terhadap naradidiknya yang diajarinya untuk menumbuhkan jiwa-jiwa yang mau semangat belajar terkhusus nya belajar mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen. Jika guru tersebut memiliki wawasan yang luas serta memiliki kemampuan dalam menguasai kelas bahkan ia sangat professional dalam mengajar maka siswa yang akan diajarinya dapat menyerap semua materi yang telah diajarkan oleh Guru tersebut. Dan jika guru tersebut tidak memiliki kepribadian yang jelas dalam mengajar naradidik maka alhasil akan mendapatkan naradidik yang malas belajar dan tidak mau tau terhadap mata pelajaran PAK.

Masyan Lelis Manao; Mega Oktavia Simamora; Melani Octaviani Malau; Naomi Juliana Simanjuntak; Dorlan Naibaho

Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora 2023 Yayasan Maslahatul Ummah Ilal Jannahh

Penelitian yang membahas perang guru Pendidikan agama Kristen sebagai motivator siswa dalam pembelajaran. Mengenai kegiatan pembelajaran, sehubungan dengan kuatnya hubungan antara motivasi belajar dengan kegiatan pembelajaran, yaitu bahwa peserta didik memiliki motivasi dalam belajar maka kegiatan pembelajaran berjalan dengan baik dan efektif. Perlunya ada rangsangan eksternal dari Guru Pendidikan Agama Kristen agar peserta didik dapat terus termotivasi dalam belajar. Penulisan artikel jurnal ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu memaparkan secara mendalam denga napa adanya secara obejektif sesuai dengan studi Pustaka dengan menelaah teori-teori yang berhubungan dengan pembelajaran siswa.