SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

50,562 articles from 425 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Astuti, Yuni; Anggarawati, Tuti

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sisthana 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat terutama pada negara yang sedang berkembang dan penghasilan rendah sampai menengah. Stunting saat ini termasuk masalah gizi kronis yang terdapat di negara Indonesia dan selalu dikaitkan dengan keadaan kurang gizi kronik atau kegagalan dalam pertumbuhan. Stunting dapat mengakibatkan gangguan perkembangan kognitif, motorik, bahasa serta dapat meningkatkan mortalitas dan morbiditas. Di samping itu juga dapat penurunan kemampuan fungsi kognitif, rendahnya prestasi belajar, dan juga imunitas lemah sehingga rentan terhadap penyakit infeksi.  Tingkat kesadaran masyarakat merupakan tantangan terbesar dalam upaya pencegahan stunting terutama ibu hamil. Ibu hamil yang mempunyai pengetahuan baik tentang pencegahan stunting akan memperhatikan asupan gizi selama masa kehamilan. Dari hasil paparan perlu dilakukan pengabdian masyarakat “IbM pemberdayaan keluarga dengan ibu hamil untuk pencegahan stunting melalui paket ESiD (Edukasi, Simulasi, Diskusi)”. Kegiatan ini terdiri dari edukasi, simulasi, diskusi, serta monitoring. Target luaran berupa tercapainya pemberdayaan masyarakat dan meningkatnya pengetahuan keluarga dengan ibu hamil, terpublikasinya hasil pengabdian masyarakat di jurnal nasional, serta media elektronik.

Garida Zuarisa; DetyMulyanti

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Tujuan ketiga dari Sustained Development Goals (SDG) yang dikeluarkan oleh World Health Organization (WHO) adalah untuk mengakhiri kematian yang dapat dicegah pada neonatus dan balita pada tahun 2030 salah satunya sepsis neonatorum. Sepsis neonatorum biasa diartikan sebagai gejala sistematik infeksi oleh bakteri, virus, dan jamur pada periode neonatal dengan gejala awal yang bervariasi, dari hanya malas minum, hingga syok septik. Sepsis neonatorum masih menjadi penyebab morbiditas dan mortalitas pada neonatus terutama di negara berkembang seperti Indonesia.  The risk factors of developing neonatal sepsis could be caused by maternal and neonatal risk factors. Faktor risiko ibu antara lain ketuban pecah dini membran (PROM) terutama lebih dari 18 jam, infeksi dan demam ibu selama persalinan, cairan ketuban meconial. Faktor risiko neonatal antaralain prematuritas, berat badan lahir rendah, asfiksia, resusitasi selama persalinan. Dengan mengetahui faktor-faktor resiko yang berperan dalam terjadinya sepsis neonatorum maka kejadian sepsis neonatorum diharapkan dapat dicegah dan dapat diberikan intervensi segera pada bayi yang mengalami sepsis sehingga mngurangi angka mortalitas dan morbiditas.