Publication Search

65,449 articles from 545 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-13 of 13

Analytics

Fauziah, Izza Noor; Sudiyatno, Bambang

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2020 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aims to examine and find out how the influence of profitability and company growth on the firm value with capital structure as a moderating variable. This research was conducted at the Indonesia Stock Exchange using an analysis unit of manufacturing companies. This sampling method uses a purposive sampling method that is 255 companies with a research period in 2016-2018. The relationship or influence on these variables is explained by using the multiple regression analysis method. The results showed that profitability had a positive and significant effect on firm value, company growth had a negative and significant effect on firm value, capital structure was able to moderate the effect of profitability on firm value, capital structure was able to moderate the effect of company growth on firm value.  Keywords:  profitability, company growth, capital structure, firm value

Nurhayati, Ida; Kartika, Andi; Agustin, Intan

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2020 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

The aim of this studies to know the influence of capital structure and profitability on company’s value with dividend policy as a moderation variable. The sampling method used purposive sampling with the observation period from 2016-2018. Data analysis was performed using multiple linear regression. This study resulted in the capital structure and dividend policy not having an effect on firm value. Profitability has an effect on firm value. Dividend policy is able to moderate the effect of capital structure on firm value. Dividend policy is unable to moderate the effect of profitability on firm value.  Keywords: Company’s Value, Capital Structure, Profitability, and Dividend Policy

Hartoyo Soehari

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa dan menjelaskan faktor-faktor yang mendukung sukses usaha bakso Pak Miad di Pemalang, Bisnis kecil itu telah bertahan selama 50 tahun dari tahun 1967. Para ahli menyimpulkan, bahwa sektor usaha kecil mempunyai daya tahan kuat terhadap badai krisis ekonomi seperti yang terjadi pada tahun 1998 yang lalu. Diasumsikan ada sejumlah faktor yang menopang kekuatan itu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan informan terpilih. Informan dimaksud adalah pemilik usaha yang diharapkan dapat memberi keterangan yang dibutuhkan. Pertanyaan dibuat terbuka dan informan bebas menjawab. Hasil dari penelitian ini menemukan adanya beberapa unsur penentu keberhasilan usaha bakso Pak Miad. Faktor-faktor itu meliputi faktor manusia pelaku usaha yang tekun dalam menjalankan usaha, teknologi tradisional, bahan baku yang mudah didapat, modal yang cukup, dan pemasaran yang terbina baik. Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi keluarga Pak Miad dan pihak lain yang berkepentingan

Ikhwanto , Ikhwanto

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah, 1) Bagaimanakah latar belakang terbentuknya desa wisata? 2) Bagaimanakah bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata dan dampaknya terhadap masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan 1)Terbentuknya desa wisata di Desa Tlogoweru berawal dari gagasan pemerintah melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta bantuan Program PNPM Mandiri Pariwisata, kemudian dikelola masyarakat setempat dengan tantangan dari pihak-pihak yang kurang mendukung adanya desa wisata. Justru hal tersebut menjadi tantangan bukan penghalang. Dengan kata lain, pemerintah membangunkan tidur panjang masyarakat dengan mendorong dan memfasilitasi adanya Desa Wisata Tlogoweru yang dikenal dengan ikon Penangkaran burung hantu. Pengelolaan masyarakat melalui pengembangan desa wisata yang dilakukan oleh pengelola dalam hal ini Pokdarwis Tlogoweru diterapkan dalam bidang atraksi dan akomodasi wisata. Pengelolaan masyarakat dalam bidang tersebut adalah dengan menyelenggarakan, a) pertemuan, b) pendampingan, c) bantuan modal sebagai stimulan, d) pembangunan sarana prasarana, e) pembentukan klompok sadarwisata (Pokdarwis), f) kerja bakti, g) Pemasaran. Hal ini relevan dengan teori benntuk-bentuk kegiatan pengelolaan masyarakat menurut Hutomo, namun terdapat bebarapa tambahan poin penting yang belum diungkapkan pada teori tersebut, misalnya pemasaran dan kerja bakti seperti yang terjadi pada Desa Wisata Tlogoweru. Sedangkan, Pengimplementasian bentuk-bentuk kegiatan pengelolaan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dalam rangka mempercepat terwujudnya keberdayaan dan kesejahteraan masyarakat Desa Wisata Tlogoweru. Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru berdampak pada bidang ekonomi yang meliputi peningkatan pendapatan masyarakat serta penciptaan lapangan pekerjaan baru. Desa Wisata Tlogoweru dengan ikonnya Penangkaran burung hantu yang menyimpan mitos ternyata membawa berkah kesejahteraan bagi warga sekitar setelah adanya upaya pengelolaan wisata.Pengembangan Desa Wisata Tlogoweru memiliki dampak sosial-budaya mencakup peningkatan kualitas SDM, perubahan perilaku masyarakat agraris ke masyarakat pariwisata, pelestarian kebudayaan lokal berupa pelestarian seni wayang beber yang sudah langka ditemukan di Jawa, namun di sisi lain menimbulkan konflik perebutan kepengelolaan.

Indra Kertati; Adhi Nur Setyo

Public Service And Governance Journal 2020 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kualitas pelayanan publik menekankan tiga hal yaitu berlandaskan pada nilai-nilai bersama, preferensi individu sebagai modal sosial, dan menjadi jembatan antara keinginan individu dan sosial sebagai tujuan sosial kolektif. Oleh karena itu peran besar dari penyedia layanan untuk menyediakan sistem, prosedur, mekanisme, sumberdaya manusia dan sarana prasarana untuk menjamin kualitas layanan yang terbuka, mudah, murah dan berkualitas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui implementasi KMA Nomor 90 Tahun 2018 pada Kementerian Agama di Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah, menganalisis kualitas pelayanan publik pada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan mendiskripsikan faktor - faktor yang mendukung dan menghambat implementasi. Hasil penelitian menunjukkan capaian implementasi KMA Nomor 90 Tahun 2018 terdapat 21 indikator yang sudah tercapai sesuai standar pelayanan dan ada 7 indikator yang belum tercapai. Indeks kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pada PTSP Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah mendapatkan kategori sangat baik. Beberapa hal yang perlu ditingkatkan dari beberapa unsur   pelayanan   antara   lain   unsur   maklumat   pelayanan,   penanganan   pengaduan masyarakat, kemudahan mencapai/jangkauan dari tempat tinggal dan waktu penyelesaian. Faktor-faktor yang mendukung dalam implementasi KMA adalah standar pelayanan penyelenggaraan, sebagian besar sudah memenuhi standar pelayanan pada KMA sedangkan yang menghambat adalah belum dibuatnya petunjuk pelaksanaan pelayanan, standar operasional prosedur, struktur organisasi, visi misi dan motto layanan serta penyediaan sarana bagi masyarakat berkebutuhan khusus.

Jaeni, Jaeni -; Kartika, Andi

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

This study aims to examine the effect of Regional Original Income (PAD), General Allocation Funds (DAU) and Special Allocation Funds (DAK) on Capital Expenditures which are moderated by Remaining Over Budget Financing (SiLPA). The population in this study is the Regency / City of Central Java Province which consists of 35 Regencies / Cities. This study uses secondary data in the form of the 2015 - 2017 APBD Realization Report. The data analysis technique used is multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that partially Regional Original Income (PAD), General Allocation Fund (DAU), and DAK affect the Capital Expenditures. But the Remaining More Budget Financing (SiLPA) partially does not affect Capital Expenditures. While the Remaining More Budget Financing (SiLPA) partially does moderate the relationship of Allocation Funds (DAK) to Capital Expenditures and Regional Original Revenue (PAD), General Allocation Fund (DAU) does not moderate the relationship to Capital Expenditures.

Sianipar, Ruth Tridianty; Sembiring, Lenny Dermawan; Silitonga, Hery Pandapotan

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2020 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Investors ineed iinformation iabout ithe icompany's iperformance ito imake iinvestments. iThe icompany's ivalue iis ithe ichoice iof iinvestors iin igetting ithat iinformation. iThe ipurpose iof ithis istudy iis ito idetermine ithe ieffect iof iprofitability ion ifirm ivalue, iand iwhether icapital istructure ican imoderate iprofitability ion ifirm ivalue. iData ianalysis itechniques iwith ithe iclassical iassumption itest, imultiple ilinear iregression, ihypothesis itesting icoefficient iof idetermination, iand iModerated iRegression iAnalysis i(MRA). iThe iobjects iin ithis istudy iare icompanies iin ithe iOil iand iGas iMining iSub-Sector ithat iare iListed ion ithe iIndonesia iStock iExchange ifor ithe iperiod i2012 i- i2018. iThe iresults iof ithis istudy ifound ithat isimultaneous iROA iand iROE isignificantly iinfluence iTobin's iQ. iPartially iROA ihas ipositive iand inot isignificant ieffect ion iTobin's iQ, iand iROE ihas ipositive iand isignificant ieffect ion iTobin's iQ. iThe iMRA itest iresults iobtained iLtDER iresults ido inot imoderate ithe ieffect iof iROA iand iROE iAgainst iTobin's iQ. iThe icoefficient iof idetermination inamely iROA iand iROE ican ibe iexplained iby iTobin's iQ iby i66.3%. iCompanies imust ibe icareful iin iusing idebt ito iincrease itheir iactivities, ibecause ithe iuse iof iexcess idebt ihas ithe ipotential ifor ibankruptcy.  Keywords: LtDER, ROA, ROE, Tobins Q

Ulfa, Trias Umi; Widati, Listyorini Wahyu

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2020 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This  research  analyzes  the  effect  of   Working  Capital  Turnover,  Growth,  Size  and  Liquidity  on  Profitability  (Study  at  Manufacture  Companies  listed  on  the  Indonesia  Stock  Exchange  for  the  2016-2018  period).  There  are  population  of  143  Manufacture  Companies  listed  on  the   Indonesia  Stock  Exchange.  The  sample  selection  method  uses  purposive  sampling  which  is  based  on  predetermined  criteria,  then  obtained  total  sample  are  44  manufacture  companies  during  2016-2018  period. The  analytical  tool  use  is  multiple  linear  regression  .  The  results  this  research  show  that  working  capital  turnover  and  growth  have not  effect  on  profitability,  while  size  and  liquidity  have effect on profitability.  Keywords : Working  Capital  Turnover,  Growth,  Size,  Liquidity,  Profitability

Lullah, Nurzikri; Taswan, Taswan; Waruwu, Penunjang

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2020 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aims to determine the performance of commercial banks as a dependent variable able to be influenced by the Capital Adequacy Ratio (CAR), Loan to Deposit Ratio (LDR), Ownership Concentration and Bank Size as independent variables. This study uses a period of three years starting in 2016 to 2018 using Purposive Sampling as a sampling method. This research uses regression analysis. The results explained that bank performance was significantly affected by CAR and bank Size. Individually, ROA is positively and significantly affected by CAR and Company Size, and bank performance is not affected by LDR and Ownership Concentration.   Keywords:  capital adequacy ratio (CAR), loan to deposit ratio (LDR), ownership concentration, bank size, and bank performance

Aslindar, Dwi Astarani; Lestari, Utami Puji

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2020 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aims to examine the effect of profitability, liquidity and growth opportunities on firm value with capital structure as an intervening variable in the consumer goods industry sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) from 2015 to 2019. The sample was selected using purposive sampling technique. The number of samples is 13 companies or 65 data for 5 years. This study uses multiple linear regression analysis and path analysis. The results of hypothesis testing on capital structure show that profitability has no effect on capital structure, while liquidity and growth opportunities have an effect on capital structure. The results of hypothesis testing on firm value show that profitability and capital structure affect firm value, while liquidity and growth opportunities have no effect on firm value. The results of the analysis using path analysis show that profitability and growth opportunities affect firm value not through capital structure as an intervening variable, while liquidity affects firm value through capital structure as an intervening variable.

Sombolayuk, Wihalminus; Sudirman, Indrianty; Yusuf, Ria Mardiana

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2020 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aims to explain the effect of financial capital on the performance of SME companies through innovation strategies. In this case, the direct effect of financial capital on innovation strategies is explained, the direct effect of financial capital on SME company performance and, the effect of financial capital on the performance of SME companies through innovation strategies. This research is a quantitative study with an analysis unit of SME companies in Makassar City. the number of samples of 180 SME companies taken accidentally. The analytical methods that are used include validity, reliability, goodness of fit, conventional factor analysis, regression analysis, and path analysis with the help of Amos software. The results of this study indicate that: a) financial capital does not have a direct positive effect on innovation strategy b) Wear capital has a significant positive direct effect on SME company performance c) Innovation strategy does not have a significant effect in mediating between capital gains and SME company performance.  Keywords: Financial Capital, Innovation Strategy and SME Company Performance.

Syamsuddin, Muhammad; Suryarini, Trisni

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2020 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

This study aims to analyze the effect of capital intensity, inventory intensity, independent board of commissioners and managerial ownership on the effective tax rate. The population in this study are manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2015-2017. The sample selection uses the purposive sampling method. The results of the sample selection obtained a final sample of 75 companies with an analysis unit of 225. The data analysis of this study used descriptive statistical analysis and Structural Analysis Modeling (SEM) with AMOS 22 software. The results showed that inventory intensity had a significant positive effect on ETR, while for intensity capital, independent board of commissioners and managerial ownership, have no significant effect on ETR. The conclusion of this study is that the size of ETR in manufacturing companies is influenced by inventory intensity. Whereas capital intensity, independent board of commissioners and managerial ownership in manufacturing companies cannot influence the size of the ETR value.  Keywords: ETR; capital intensity; inventory intensity; managerial ownership.

Maria Rio Rita

Jurnal Visi Manajemen 2020 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang

Kebutuhan dana merupakan salah satu input yang diperlukan untuk menunjang keberlangsungan usaha, tidak terkecuali bagi UKM. Tujuan penelitian ini adalah mengeksporasi dan menggambarkan pola pendanaan UKM yang dikaitkan dengan siklus hidup usahanya. Obyek penelitiannya adalah UKM batik yang berlokasi di Pekalongan, Jawa Tengah. Sampel ditentukan berdasarkan kriteria yang ditetapkan peneliti (purposive sampling method), dan terpilih 50 pengusaha sebagai responden. Data yang telah terkumpul selanjutnya diolah secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan pola pendanaan UKM pada masing-masing siklus hidupnya. Penelitian ini menemukan adanya variasi pola pendanaan antar (cross section) pada setiap fase usaha. Setiap fase usaha memiliki kondisi yang berbeda-beda, sehingga menuntut kebutuhan modal (sumber dan jumlah) yang berbeda pula. Implikasi dari riset ini adalah menunjukkan bahwa pengusaha perlu menyesuaikan keputusan pendanaannya sesuai dengan perubahan fase hidup perusahaan. agar usaha dapat terus berkelanjutan.