Publication Search

67,356 articles from 564 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 104

Analytics

Melisa Octaviana; Kavita Risang Putri Santoso; Karenina Gadis; Riska Fii Ahsani

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2026 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepuasan kerja karyawan dalam mendukung produktivitas dan keberhasilan organisasi di tengah perubahan sistem kerja yang semakin fleksibel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Flexible Working Arrangement, Work Life Balance, dan kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan pada Hearts Asesoris Surakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian berjumlah 37 karyawan yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flexible Working Arrangement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Work Life Balance dan kompensasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan dengan kontribusi sebesar 60,8%. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan perlu mempertahankan dan mengembangkan kebijakan kerja yang fleksibel serta meningkatkan perhatian terhadap keseimbangan kehidupan kerja dan pemberian kompensasi guna meningkatkan kepuasan kerja karyawan.

Dewi Mujta Indah; Harsini

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2026 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Perubahan iklim menjadi tantangan besar bagi Indonesia yang menuntut keterlibatan berbagai aktor lintas sektor dalam upaya mitigasi dan adaptasi. Program Kampung Iklim (ProKlim) hadir sebagai pendekatan berbasis komunitas, namun implementasinya masih terkendala minimnya keterlibatan sektor swasta secara sistematis serta terbatasnya koordinasi antaraktor. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran sektor swasta dalam implementasi ProKlim di Kampung Kayu Ara Permai menggunakan kerangka collaborative governance. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi dengan validitas triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor swasta menjalankan peran strategis sebagai fasilitator, enabler, penyedia sumber daya, mediator, dan pelaksana kegiatan lapangan. Keterlibatan aktor seperti PHR, CIFOR, SPLP, dan PT ITA berdampak positif secara lingkungan, sosial, ekonomi, dan kelembagaan. Namun, dominasi sektor swasta berpotensi menimbulkan ketergantungan jika tidak diimbangi dengan penguatan kapasitas masyarakat lokal. Penelitian ini merekomendasikan keseimbangan peran antaraktor dan integrasi yang lebih baik dengan kebijakan pemerintah daerah guna menjamin keberlanjutan program jangka panjang.

Salma Nur Hanifah; Sri Retno Widyorini

Notary Law Research 2026 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Perkembangan teknologi digital telah merevolusi mekanisme transaksi ekonomi dengan mendorong penggunaan kontrak elektronik sebagai instrumen utama dalam aktivitas e-commerce. Kajian ini menyoroti dominasi klausula baku yang disusun sepihak oleh pelaku usaha, yang mengakibatkan ketimpangan posisi tawar serta berpotensi menimbulkan kerugian sistemik bagi konsumen. Secara empiris, rendahnya literasi hukum masyarakat, kompleksitas bahasa kontrak, serta mekanisme persetujuan instan memperkuat kondisi kerentanan konsumen dalam memahami hak dan kewajibannya. Meskipun kerangka regulasi nasional seperti UUPK dan UU ITE telah memberikan dasar perlindungan, implementasinya masih menghadapi hambatan serius, termasuk lemahnya pengawasan, kesenjangan antara norma dan praktik, serta tantangan yurisdiksi lintas negara dalam transaksi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif-empiris untuk menganalisis efektivitas perlindungan hukum serta mengidentifikasi faktor penyebab ketidakseimbangan dalam kontrak elektronik. Hasil kajian menunjukkan perlunya rekonstruksi model perlindungan konsumen berbasis keadilan kontraktual yang menekankan transparansi, keseimbangan, dan akuntabilitas dalam penyusunan klausula. Selain itu, integrasi aspek teknologi, desain sistem digital, dan peningkatan literasi konsumen menjadi elemen krusial dalam menciptakan ekosistem transaksi yang adil. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan teori hukum digital sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pembentukan regulasi adaptif guna memperkuat kepercayaan publik terhadap ekonomi digital.

Frits Kirihio; Irja Tobawan Simbiak; Sudiro Sudiro

JURNAL WILAYAH, KOTA DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN 2026 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Households in Yabansai Urban Village, Heram District, Jayapura City, experience recurrent clean-water shortages as the Kampwolker River, the raw-water source of PDAM UPP Waena, discharges decline. This study examines the supply-demand balance of clean water and community adaptation strategies in meeting household water needs. Demand was calculated using the Directorate General of Cipta Karya (1998) standard for a subdistrict town (90-100 L/person/day). Primary data were collected through semi-structured interviews with 60 households across 12 RWs and two PDAM staff, supported by field observations of the intake, distribution network, boreholes, and household storage facilities. The results show that Yabansai's demand is 1,582,650-1,758,500 L/day, while PDAM UPP Waena's net distribution capacity is 2,268,000 L/day in the wet season and 1,008,000 L/day in the dry season. Because this capacity serves several areas, the wet-season surplus is only nominal, and the dry-season capacity is insufficient even for Yabansai alone. Despite this structural shortfall, 61.7% of respondents rate water availability as "Very Sufficient": community practices (water storage, rainwater harvesting, boreholes, water purchase) form an adaptive equilibrium that sustains daily activities but remains costly and vulnerable. The study recommends watershed rehabilitation, source diversification, distribution transparency, and network extension to unserved RWs.

Arianto, Muhamad Lukman; Erni Puspanantasari Putri

JURNAL ILMIAH TEKNIK INDUSTRI DAN INOVASI 2026 CV. ALIM'SPUBLISHING

Penelitian ini dilakukan di UD. XYZ yang bergerak di bidang produksi sandal jepit dengan permasalahan utama berupa ketidakseimbangan lintasan produksi yang menyebabkan terjadinya bottleneck, tingginya waktu menganggur, serta belum tercapainya target produksi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperbaiki keseimbangan lintasan produksi menggunakan metode Ranked Positional Weight (RPW) agar efisiensi produksi dapat meningkat. Metode penelitian dilakukan melalui pengamatan langsung terhadap proses produksi, pengukuran waktu kerja, pengujian keseragaman dan kecukupan data, perhitungan waktu siklus, waktu normal, dan waktu baku, kemudian dilanjutkan dengan analisis keseimbangan lintasan menggunakan metode RPW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode RPW mampu memperbaiki performansi lintasan produksi dengan mengurangi jumlah stasiun kerja dari 7 menjadi 4 stasiun kerja. Selain itu, nilai line efficiency meningkat dari 46,10% menjadi 80,68%, balance delay menurun dari 53,90% menjadi 19,32%, dan smoothness index menurun dari 15,86 menjadi 4,80. Hasil tersebut menunjukkan bahwa metode RPW mampu menghasilkan pembagian beban kerja yang lebih merata, mengurangi waktu menganggur, serta meningkatkan efisiensi dan kelancaran proses produksi perusahaan

Hakim, Feri Khoirul; Putranti, Honorata Ratna Dwi; Mardiyono, Aris; Suprapti, Sri

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi intrinsik, kompensasi, dan work-life balance terhadap job embeddedness pada pekerja perempuan di Kawasan Industri Candi (KIC) Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 96 responden yang dipilih melalui teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap job embeddedness, sedangkan kompensasi dan work-life balance berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel juga berpengaruh signifikan terhadap job embeddedness. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor eksternal lebih dominan dalam meningkatkan keterikatan karyawan. Oleh karena itu, organisasi perlu meningkatkan sistem kompensasi yang adil serta mendukung keseimbangan kehidupan kerja guna memperkuat job embeddedness karyawan.

Rokhim Sunandi; Ezra Bernadus Wijaya; Slamet Sumarno

Jurnal ilmu Kesehatan Umum 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Stroke is a major cause of long-term disability and frequently results in balance impairment that limits functional mobility and increases the risk of falls. Impaired trunk control and postural instability are common consequences of stroke, highlighting the need for effective rehabilitation strategies. This study aimed to analyze the effect of Core Stability Exercise on balance improvement in stroke patients undergoing rehabilitation at the Medical Rehabilitation Polyclinic of RS Adhyaksa Jakarta. A case study design with a pretest–posttest approach was applied to three patients with ischemic stroke who presented with balance disorders. The intervention consisted of Core Stability Exercise, including bridging, bird-dog exercise, and seated balance exercise, conducted three times per week for eight sessions. Balance performance was measured using the Berg Balance Scale before and after the intervention. The findings demonstrated a consistent increase in Berg Balance Scale scores in all patients, indicating improvements in static and dynamic balance as well as a reduction in fall risk. Patients with better initial motor control showed faster and greater improvement, although positive changes were also observed in patients with more severe impairments. These results suggest that Core Stability Exercise contributes to enhanced trunk stability, postural control, and functional balance in stroke patients. The study implies that integrating Core Stability Exercise into routine physiotherapy programs may support more comprehensive and individualized stroke rehabilitation, particularly in addressing balance-related functional limitations.

Astohar Astohar; Maualan Ihsan Yusufi Suyatno; Tri Sumiyanti; Selvi Okta Rosa

Jurnal Ekonomi dan Keuangan 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Village-Owned Enterprises (BUMDes) are established to support the improvement of the local economy. One of the recurring challenges faced by BUMDes is capital availability, which is essential for business expansion and achieving shared objectives. This study aims to analyze the effect of cognitive bias on investment decisions through reward-based investment balance as a mediating variable. The study employed a sample of 165 BUMDes distributed across the Pati Residency, using a combination of purposive sampling and cluster sampling, where the selected BUMDes represented each district and involved investors from the local community or community groups. Data were collected from BUMDes located in five districts within the Pati Residency, and the analysis was conducted using SMART PLS. The results indicate that cognitive bias has a direct and significant effect on community investment decisions as well as on reward-based investment balance. Furthermore, reward-based investment balance was found to have a direct effect on investment decisions. The findings also confirm that reward-based investment balance mediates the relationship between cognitive bias and investment decisions.

Kenny David Ariyanto; Rony Gunawan Sunaryo

SARGA: Journal of Architecture and Urbanism 2026 Universitas 17 Agustus 1945

Penelitian ini mengkaji transformasi jaringan perkotaan Kotabaru Yogyakarta melalui pendekatan tipomorfologis, dengan fokus pada ketahanan dan kemampuan beradaptasi elemen ruang di tengah perubahan perkotaan yang cepat. Awalnya dirancang berdasarkan konsep Garden City, Kotabaru telah mengalami transformasi signifikan, termasuk konversi zona perumahan menjadi penggunaan komersial, pengurangan ruang terbuka hijau, dan meningkatnya ketidakkonsistenan arsitektural. Menggunakan analisis spasial diachronis dari tahun 1925 hingga 2025, penelitian ini mengidentifikasi pergeseran morfologis kunci dan mengkategorikan elemen perkotaan menjadi tipe persisten, pendorong, dan patologis. Temuan menunjukkan bahwa meskipun beberapa struktur permanen, seperti jaringan jalan radial dan bangunan kolonial, tetap ada, mereka tidak cukup untuk mempertahankan idealisme Garden City di hadapan komersialisasi, tekanan populasi, dan tuntutan infrastruktur. Degradasi ruang hijau—dari 45,3% pada tahun 1925 menjadi 24,61% pada tahun 2025—lebih lanjut menyoroti hilangnya keseimbangan ekologi dan spasial. Studi ini menyimpulkan bahwa ketahanan jaringan perkotaan memerlukan lebih dari sekadar keabadian fisik; ia membutuhkan penegakan kebijakan yang konsisten, perlindungan ekologi, dan intervensi desain yang sensitif terhadap konteks. Temuan ini berkontribusi pada strategi revitalisasi berkelanjutan distrik perkotaan warisan di bawah tekanan modernisasi.

Siti Atiqah Nurrahmah; Rizky Wulandhari; Asyhara Naela Arifin

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran 2026 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Down Syndrome (DS) is a genetic disorder characterized by trisomy of chromosome 21 and is inherently associated with clinical manifestations such as hypotonia, joint laxity, and neuromuscular deficits, all of which collectively contribute to impaired postural control and balance. These balance impairments significantly affect the attainment of motor milestones, performance of daily activities, and increase the risk of falls. This study aims to analyze the effectiveness of core stability training in improving balance among children with DS. A narrative review approach was employed by conducting a literature search across electronic databases including PubMed, Scopus, Google Scholar, and ResearchGate. Inclusion criteria consisted of primary studies (RCTs, quasi-experimental designs) published within the last ten years (2015–2025) that examined core stability interventions targeting balance or postural control in children with DS. A review of 10 relevant studies demonstrated that core stability training, either as a standalone intervention or combined with other modalities (e.g., treadmill training or balance training), resulted in significant improvements in both static and dynamic balance. These improvements are facilitated through the strengthening of deep trunk muscles (such as the multifidus, transversus abdominis, and rectus abdominis), which play a crucial role in proximal stabilization and force transfer to the extremities. In conclusion, core stability training is an effective and recommended intervention modality within physiotherapy rehabilitation programs to enhance the quality of life and motor independence of children with Down Syndrome.  

Al Amin, Imam Husni; Wibisono, Setyawan; Hadikurniawati, Wiwien; Lestariningsih, Endang; Eniyati, Sri

Dinamik 2026 Universitas Stikubank

Penelitian ini mengevaluasi performa tiga algoritma deteksi komunitas Louvain, Infomap, dan Walktrap dalam konteks social network analysis pada jaringan undang-undang Republik Indonesia periode 2014–2024. Jaringan dibangun dari hubungan kutipan antar undang-undang Republik Indonesia pada rentang waktu antara tahun 2014 sampai dengan tahun 2024. Kutipan antar undang-undang diperoleh pada bagian “Mengingat” pada setiap undang-undang, menghasilkan sebuah konstruksi struktur graf berarah dan tak berbobot. Setiap algoritma diuji berdasarkan empat metrik evaluasi: modularity, coverage, conductance, dan inter-cluster density. Evaluasi terhadap tiga algoritma deteksi komunitas Infomap, Louvain, dan Walktrap pada jaringan undang-undang menunjukkan perbedaan karakteristik dalam membentuk struktur komunitas. Louvain unggul dalam hal modularity (0.522387) dan conductance (0.287157), yang mencerminkan kemampuan optimal dalam memisahkan komunitas besar yang kohesif dan minim koneksi keluar. Infomap menempati posisi menengah dengan modularity dan inter-cluster density yang cukup baik, menawarkan keseimbangan antara segmentasi dan kepadatan komunitas. Walktrap memiliki keunggulan pada coverage (0.809586) dan inter-cluster density (0.50640), menandakan kemampuannya membentuk komunitas kecil yang sangat padat secara internal, meskipun cenderung kurang terstruktur secara global karena modularity-nya paling rendah (0.464787). Dengan demikian, Louvain direkomendasikan sebagai algoritma paling sesuai untuk analisis jaringan undang-undang, terutama jika tujuan utama adalah memperoleh segmentasi komunitas yang terstruktur kuat dan representatif secara makro terhadap arsitektur hukum nasional.

Juliana Juliana; Carin Anjani; Delvina Colen Henata; Yossinomita Yossinomita

Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik 2025 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

This research aims to analyze the public's perception of career women's efforts in achieving work-life balance, as well as its impact on the dual role experience. The research focus includes the view of society, obstacles experienced by women, and the social implications of the dual role of women. The results of the study based on the questionnaire showed that 74,94% of the people had a positive perception of career women and judged that the balance of work and life can be achieved through time management and family support, while 25,06% had a neutral to negative perception that considered that career women were not optimal in carrying out domestic roles, thus causing social pressure and role conflicts. This perception contributes to stress levels, emotional fatigue, and difficulties in achieving work-life balance. This finding also reveals that education factors, working experience with women, family roles, and social environment affect the formation of perceptions. This research is expected to contribute in increasing public understanding and encouraging policies that support women's careers both in social and work.

Ni’matuzzakiyah, Evi

jurnal ABDIMAS Indonesia 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Motivasi belajar merupakan faktor penting dalam keberhasilan pendidikan, khususnya bagi santri di pondok pesantren yang menghadapi jadwal padat dan tuntutan akademik tinggi. Kajian ini mengusung tema “Belajar Mantap, Hidup Hebat” untuk menekankan bahwa pembelajaran yang konsisten dan berorientasi spiritual dapat mendorong keberhasilan baik dalam dimensi duniawi maupun ukhrawi. Motivasi dipahami melalui tiga ranah, yaitu intrinsik, ekstrinsik, dan religius, dengan dorongan agar santri mampu mengintegrasikan ketiganya sehingga motivasi belajar tidak hanya bersumber dari insentif eksternal, tetapi juga dari kesadaran diri dan niat yang tulus karena Allah SWT. Tantangan umum—seperti manajemen waktu, adaptasi dengan kehidupan kolektif, godaan teknologi, tekanan prestasi, serta masalah kesehatan fisik dan mental—dibahas bersama solusi praktis, termasuk penggunaan teknik Pomodoro sebagai strategi manajemen waktu yang efektif. Kajian ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara usaha, doa, dan istiqamah dalam menuntut ilmu, dengan tujuan memberdayakan santri agar mampu mempertahankan motivasi, mengatasi hambatan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Yulies Tiena Masriani; Junaidi

Notary Law Research 2025 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Aktivitas ekonomi mempunyai hubungan yang erat dengan transaksi antara entitas ekonomi, yang terkadang menyebabkan sengketa. Dalam konteks ekonomi syariah, sengketa muncul karena perselisihan antara pelaku ekonomi yang berbisnis berdasarkan hukum ekonomi syariah terkait hak atau kepentingan. Sengketa ini bisa diputus dengan instrumen hukum yang berbagai, baik litigasi di pengadilan agama maupun metode non-litigasi seperti negosiasi, mediasi, dan konsiliasi. Penyelesaian sengketa di pengadilan agama bertujuan agar terjaminlah keadilan dan keteguhan hukum sesuai prinsip syariah. Namun, dengan semakin meningkatnya tuntutan keadilan, penyelesaian sengketa melalui pengadilan relatif lama dan kurang efektif, maka alternatif penyelesaian di luar pengadilan semakin relevan. Negosiasi sebagai salah satu proses tawar-menawar dalam sengketa ekonomi syariah sangat memfokuskan pada persiapan dan komunikasi efektif kedua belah pihak. Salah satu penyebab sengketa ekonomi pada ekonomi syariah adalah wanprestasi dalam transaksi jual beli, terutama transaksi tanah. Oleh karena itu, regulasi ekonomi syariah yang mengatur prinsip keadilan dan keseimbangan hak dan kewajiban sangatlah perlu untuk menyelesaikan sengketa tersebut secara adil dan damai. Penelitian ini bertujuan untuk menggali penerapan regulasi ekonomi syariah dalam penyelesaian sengketa wanprestasi, khususnya yang berhubungan dengan sengketa tanah, dengan mengidentifikasi metode penyelesaian sengketa yang sesuai dalam hukum Islam dan hukum positif Indonesia. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan mengenai relevansi dan penerapan hukum Islam dalam menyelesaikan sengketa ekonomi syariah, serta menyoroti pentingnya penyelesaian sengketa melalui metode yang mengedepankan keadilan dan perdamaian.

Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Proses belajar siswa muslim tidak hanya melibatkan kemampuan berfikir (akal), tetapi juga kemampuan dalam mengelola perasaan (emosi). Ketidakseimbangan antara emosi dan akal dapat mengganggu fokus, ketekunan, hingga hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan emosi dan akal pada siswa muslim dalam proses belajar, serta peranan lingkungan pesantren dan pendidik dalam membentuk keseimbangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung dan kajian Pustaka. Observasi langsung dilakukan di Pondok Pesantren KMI Ibnu Abbas Klaten yang menaungi santri setingkat SMP dan SMA. Data dari observasi diperkuat dengan kajian pustaka dari berbagai penelitian dan berbagai teori psikologi Pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa santri yang mengendalikan emosinya dengan baik, cenderung lebih focus, tenang, dan tekun dalam proses pembelajaran. Santri tersebut juga mampu menerima teguran tanpa menunjukkan reaksi emosional yang berlebihan. Peran guru, ustadz dan musyrif yang mengedepankan keteladanan, keseimbangan antara kelembutan dengan ketegasan, serta penanaman adab sebelum ilmu terbbukti memberikan kontribusi yang besar tehadap keseimbangan emosi dan akal santri. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keseimbangan emosi dan akal yang didukung oleh nilai-nilai islam berperan penting dalam peningkatan hasil belajar siswa muslim.

Sofyan, Uswatun Hasanah; Aqilla Tarishoh Putri; Nayla Nur Rahmawati; Khamim Fauzi

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Fenomena toxic positivity semakin terlihat pada remaja, ketika mereka merasa wajib menunjukkan kebahagiaan meski sedang mengalami tekanan psikologis. Sikap ini dapat menghambat ekspresi emosi yang wajar serta memperparah kondisi mental. Penelitian ini bertujuan mengkaji toxic positivity melalui perspektif Ilmu Kalam dengan menyoroti pemaknaan emosi manusia, ujian hidup, dan prinsip keseimbangan emosional dalam ajaran Islam. Metode yang digunakan adalah kajian literatur berbasis Studi Islam terhadap nash dan pemikiran teolog klasik maupun kontemporer, serta teori psikologi remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ilmu Kalam mengakui kesedihan dan kegelisahan sebagai bagian fitrah. Dengan demikian, teologi Islam dapat menjadi dasar pendekatan mental health yang lebih empatik.

Nikmatul Khoiriyah; Muhammad Sholih Hafidhuddin; Muh Fatahillah Suparman

AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama Islam 2025 STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keseimbangan antara akal dan hati yang mencakup aspek emosional dan spiritual dalam Pendidikan nislam pada siswa MBS Jatinom Klaten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung terhadap kehidupan siswa di asrama, masjid, dan sekolah. Subjek penelitian terdiri dari sekitar -+ 200 siswa yang setara jenjang SMP dan SMA. Hasil penelitian menunjukan semangat dan fokus belajar siswa cenderung mengalami naik turun. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi emosi, metode pembelajaran guru, dan interaksi sosial antar siswa. Kegiatan spiritual seperti sholat jama’ah, dzikir, halaqoh Qur’an, dan ta’lim berperan dalam pembentukan ketenangan batin dan membantu menstabilkan emosi siswa, sehingga akan berdampak positif terhadap sikap dan konsentrasi belajar. Penelitian ini menegaskan bahwa Pendidikan islam yang ideal perlu mengintegrasikan antara akal, emosi, dan spiritual secara seimbang untuk membentuk siswa yang cerdas, berakhlak dan memiliki kesadaran diri yang baik

Astrid Komala Dewi; Catherine Hermawan Salim; Ribka Sabarina Panjaitan

Jurnal Pengabdian Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Balance is a crucial component in maintaining independence in the elderly and preventing the risk of falls. Decreased balance function with aging can increase the incidence of falls, impacting the elderly's quality of life. This activity aims to screen balance in the elderly using the One Leg Standing Test (OLST) as a simple measurement tool to assess static balance. The activity was conducted in the elderly community in RT 05/RW 08, Karang Anyar Village, Central Jakarta. The test was conducted by asking participants to stand on one leg, and a time was determined until they lost their balance. The screening results showed variations in balance ability, with some elderly still in the good category, while others showed a decline in balance ability and were at risk of falls. These findings demonstrate the importance of balance training programs, muscle strengthening, and fall prevention education for the elderly. This screening activity is expected to form the basis for planning further health interventions to improve the safety and quality of life of the elderly in the community.

Catherine Hermawan Salim; Astrid Komala Dewi; Ribka Sabarina Panjaitan; Wirya Limala Putra; Kayla Salina +1 more

Jurnal Pengabdian Sosial 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Balance disorders are among the most common functional problems experienced by older adults and significantly increase the risk of falls, disability, and reduced quality of life. Early screening and health promotion efforts are essential in preventing these complications. This community service program aimed to introduce and implement the Fukuda Stepping Test as a simple, low-cost, and effective method for promotive and preventive assessment of balance impairment among elderly individuals in the community. The activity involved health education on balance maintenance, demonstration of the test procedure, and direct assessment of participants, followed by individualized feedback and recommendations for balance exercises. The results showed that the Fukuda Stepping Test was well-received, easy to perform, and successfully identified elderly individuals with potential vestibular asymmetry or dynamic balance deficits. Furthermore, the program increased participants’ awareness regarding fall prevention and encouraged adoption of regular balance training. This initiative highlights the importance of accessible physiotherapy-based screening tools in community settings and underscores the role of physiotherapists in promoting healthy aging and reducing fall risk among older adults.

Muhammad Roykhannul Arif; Isabela Tania; Kiswatul Janah; Riyanti Wahyuni; Gama Pratama

Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Economic development strategies play a crucial role in achieving sustainable growth through increased national productivity and equitable welfare distribution. The stability of macroeconomic indicators such as inflation, exchange rates, and gross domestic product growth reflects the effectiveness of government development policies. This study aims to analyze the relationship between economic development strategies and macroeconomic equilibrium in Indonesia by examining the interconnection between the product market and the money market. The research adopts a qualitative approach using literature studies derived from scholarly journals, academic articles, and economic publications obtained from Google Scholar and other credible sources. The findings indicate that maintaining balance between the product market and the money market contributes significantly to national economic stability. A well-coordinated synergy between fiscal and monetary policies is essential to preserve macroeconomic stability and ensure that economic development progresses inclusively and sustainably amid global challenges.