Publication Search

73,099 articles from 684 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 20

Analytics

Supri Supri

Jupiter: Publikasi Ilmu Keteknikan Industri, Teknik Elektro dan Informatika 2023 Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Electric Vehicles are vehicles that operate entirely or partially on electric motors, utilizing electrical energy stored in batteries or other rechargeable energy storage sources. The increasing use of electric vehicles also brings potential risks of new types of accidents, different from those associated with conventional internal combustion engine vehicles. Therefore, there is an urgent need to provide accurate information and appropriate handling related to electric vehicle technology, including hazard potential assessment, optimization of firefighting basics, selection of suitable firefighting agents, and the development of electric vehicle firefighting application methods. This study aims to understand the handling of electric vehicle fires using a literature review method on 10 research articles. The results show that 6 studies used water as a firefighting agent either alone or in combination with other agents such as CO2, C₆F₁₂O, liquid nitrogen, foam, and fire blankets, making it more effective in extinguishing electric vehicle fires. However, one study does not recommend using water due to its environmental impact when extinguishing electric vehicle fires. The research findings indicate the need for further innovation and research in safety technology and firefighting for electric vehicles.

Muhammad Hanif Ramadhanu; Nabilla Ayu Damayanti; Ailsa Nanda Rahmadani; Moch. Luqman Ashari

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kebakaran menjadi masalah yang serius di Indonesia dikarenakan potensi tingkat kebakaran di Indonesian cukup tinggi. Tidak ada tempat kerja yang dapat dijamin bebas dari bahaya kebakaran, contohnya seperti pada bangunan gedung di galangan Tanjung Perak. gedung perkantoran dilengkapi dengan sekat dan furniture yang memenuhi seluruh lantai dan di dalam gedung perkantoran terdapat komputer dan arsip-arsip data perusahaan. Sehingga, jumlah dan jenis bahan mudah terbakar sangat tinggi intensitasnya yang berakibat rawan penjalaran api. Upaya pemadaman akan mengalami kesulitan termasuk upaya penyelamatan korban dikarenakan terbatasnya akses untuk masuk maupun keluar bangunan jika terjadi kebakaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui, memahami, dan mengevaluasi sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran pada bangunan gedung galangan di Tanjung Perak. Pada penelitian ini pendekatan yang dilakukan adalah melalui pendekatan kualitatif. Dalam hal ini peneliti bertindak sebagai pengumpul data dan sebagai instrument aktif dalam upaya mengumpulkan data-data di lapangan. Sedangkan instrument pengumpulan data yang lain selain manusia adalah berbagai bentuk alat-alat bantu dan berupa dokumen-dokumen lainnya. Hasil penelitian menunjukkan gedung ini diidentifikasi termasuk pada bahaya kebakaran sedang tingkat II berdasarkan klasifikasi tingkat potensi kebakaran sesuai KEP.186/MEN/1999.

Febta Alkarin Putri; Rafly Prawira; Moch. Luqman Ashari

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Industri peleburan baja di Sidoarjo merupakan salah satu perusahaan special steel yang diperhitungkan dalam industri peleburan baja. Pada industri peleburan baja di Sidoarjo ini memiliki potensi bahaya kebakaran yang sangat tinggi yang disebabkan oleh proses produksi peleburan itu sendiri. Kebakaran pada industri peleburan baja di Sidoarjo ini merupakan ancaman serius yang dapat menyebabkan kerugian material, kehilangan nyawa, dan merusak lingkungan sekitar. Oleh karena itu, penanggulangan dan pencegahan kebakaran menjadi sangat penting dalam menjaga keselamatan dan keberlanjutan operasional industri peleburan baja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pencegahan dan penanggulangan kebarakan di perusahaan peleburan baja. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Data didapatkan dengan cara observasi dan wawancara mengenai penerapan sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perusahaan peleburan baja sudah menerepakan dan melaksanakan sistem pencegahan dan penanggulangan kebakaran sesuai standar namun masih ada beberapa yang perlu dioptimalkan kembali seperti penambahan APAR serta pelaksanakan simulasi tanggap darurat.

Abdur Rosid s; Aulia Hamidah Hidayat; Moch. Luqman Ashari

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tidak terjangkaunya Alat Pemadam Api Ringan dan tidak terdapatnya fire system security membuat PT XYZ berupaya untuk meningkatkan keamanan dan menghindari risiko kebakaran dengan menganalisa potensi bahaya yang ada di tempat kerja sebagai sarana perencanaan kebutuhan Alat Pemadam Api Ringan. Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data dalam bentuk wawancara dan observasi langsung. Observasi dilakukan pada saat melihat kondisi dan tata letak ruang kantor. Wawancara dilakukan kepada salah satu karyawan divisi Health Safety Security and Environment. Kedua bentuk data ini bertujuan untuk menganalisis potensi bahaya kebakaran di ruangan PT XYZ. Potensi bahaya kebakaran yang ada di dalam kantor tersebut disebabkan oleh ada peralatan yang mudah terbakar apabila tidak dirawat dengan baik. Dari observasi dapat dilihat terdapat 4 potensi bahaya yaitu kertas, bahan kimia, peralatan elektronik, dan instalasi listrik.Dari potensi bahaya ini disesuaikan dengan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 4 Tahun 1980 Tentang Syarat Pemasangan dan Pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan diperoleh APAR golongan C berjumlah satu dengan jenis Dry Chemical Powder.

Ayu Febriyanti; Mazdra Urzais, Vivia Mustaqimah Jarita Dewi; Moch. Luqman Ashari

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pelabuhan merupakan bagian dari suatu sistem kompleks yang bertujuan untuk menjaga rantai logistik agar berjalan lancar.Seluruh aktivitas operasional di area kerja pelabuhan tentu tidak lepas dari adanya risiko kecelakaan dan keadaan darurat lainnya, tak terkecuali Terminal Petikemas. Adapun risiko yang mungkin terjadi di antaranya kelalaian operator, kesalahan dalam menjalankan prosedur, ataupun kebakaran. perusahaan dengan risiko tinggi wajib memiliki sistem tanggap darurat beserta organisasi tanggap darurat.Maka dari itu fokus pada penelitian kali ini adalah pada salah satu Perusahaan Jasa Petikemas di Surabaya. Proses kerja di perusahaan ini tentu terkait penanganan container dengan berbagai jenis muatan. Container ini kemudian diletakkan pada lapangan penumpukan petikemas yang memiliki risiko tinggi akan terjadinya kebakaran. Setelah dilakukan observasi, pada masing-masing CY telah tersedia Fire Hydrant dengan kondisi berupa rusaknya bagian-bagian hidran, kurang mencakupnya pemanfaatan hidran ke seluruh area, serta titik lokasi penempatan hidran yang tidak maksimal. Maka dari itu, penulis melakukan kajian lebih lanjut terkait kondisi sistem tanggap darurat di Lapangan Penumpukan Petikemas dan melakukan perancangan ulang penempatan hidran di Container Yard.  Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif di mana setelah  pengambilan data maka dilakukan analisis terhadap tingkat risiko kebakaran dan selanjutnya perhitungan dan perancangan ulang kebutuhan hidran. Hasil penilaian risiko menunjukkan tingkat risiko kebakaran tingkat tinggi pada CY 01, serta tingkat sedang di CY 02 dan CY 03. Kondisi hidran di Terminal Petikemas di Surabaya memiliki beberapa ketidaksesuaian yang harus dilakukan perbaikan dengan penggantian bagian serta pemeliharaan berkala. Selanjutnya pada perhitungan kebutuhan hidran di area Container Yard menghasilkan dibutuhkannya penambahan 3 pilar hidran serta 2 sambungan hose di CY 01, serta penambahan 3 pilar hidran dan 2 sambungan hose di CY 02.

Vida Fadhilatu Rohma; Moch. Luqman Ashari

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Temporary bulding or temporary buildings are places that have high urgency in a construction project where there are company facilities consisting of employees, buildings and company administration. This research is qualitative in nature, based on safety representative as the primary research data prior to conducting the Fire Risk Assessment which focuses on all rooms in the temporary buildings of construction service companies. This research was conducted with the aim of conducting a fire risk assessment in accordance with NFPA 551 of 2019 to determine the value of fire risk and Fire Extinguishers planning will be carried out based on Permenakertrans No. 04 of 1980. The results of the risk assessment carried out showed that the fire rate in 12 rooms in the temporary building had a moderate risk level and the other 2 rooms had a low risk level. For the application of Fire Extinguishers to the entire temporary building area, 5 Fire Extinguishers are needed with 4 Fire Extinguishers of the Dry Chemical Powder type and 1 Carbon Dioxide (CO2)

Muhammad Rizal Ramadhani; Muhammad Kemal Fahrezi; Moch. Luqman Ashari

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Berlian Jasa Terminal Indonesia (BJTI) is a terminal port that serves container loading and unloading services at the port. One of the hazards that threaten the loading and unloading industry is the danger of fire. Fires can cause a lot of material and non-material losses. Efforts that can be made to minimize the danger and impact of fires are the implementation of an efficient and optimal emergency response system in accordance with applicable regulations and standards. This study aims to analyze the implementation of the emergency response system in an effort to prevent and control fires in the PT. Berlian Terminal Services Indonesia. This research is a descriptive qualitative research, with primary data sourced from direct observation and interviews, while secondary data obtained through a literature study of company documents. This research will explain how the implementation of the fire emergency response system in PT. Berlian Terminal Services Indonesia. The result of this research is that it can be concluded that PT. Berlian Jasa Terminal Indonesia has implemented a fire emergency response system in accordance with applicable regulations and standards, but there are still things that need to be optimized, such as the implementation of APAR inspections that are late in their implementation and the lack of intensity in fire emergency response simulations.

Haidar Labib Tsany; Vina Kurnia Nabilah; Febrian Sekar Nurfadhilah; Moch. Luqman Ashari

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pada era perkembangan teknologi, bidang industri mengalami kemajuan guna mendorong menunjang efisiensi kerja yang didukung dengan alat dan bahan dasar baru untuk menciptakan produk yang inovatif. Namun hal tersebut seringkali menyimpan potensi bahaya seperti kebakaran. Perusahaan ini merupakan perusahaan yang bergerak di sektor galangan kapal dengan beradam tahapan proses produksi yang tentunya menyimpan banyak risiko kebakaran. Maka dari itu perusahaan mengadakan pelatihan tanggap darurat kebakaran agar pekerja dapat mengetahui langkah yang harus dilakukan saat kejadian darurat. Pelatihan simulasi tanggap darurat kebakaran ini dilakukan dengan dua rangkaian kegiatan yaitu sosialisasi pemberian materi dan praktek, kemudian dilanjutkan dengan simulasi terjadinya keadaan darurat serta diakhiri dengan evaluasi kegiatan. Kegiatan tersebut menggunakan skenario yang telah disepakati dan disosialisasikan kepada pekerja. Kegiatan pelatihan tersebut dilaksanakan selama 2 jam dan peserta sekitar 25 orang dengan tugas dan peran masing – masing. Hasil dari kegiatan pelatihan ini pekerja memahami proses evakuasi ketika terjadi keadaan darurat dengan catatan waktu yang ideal untuk proses pemadaman api serta proses evakuasi terhadap seluruh pekerja dan korban.

Muchammad Raihan Rakhadary; Moch. Luqman Ashari2

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

High-rise office building adalah gedung dengan jumlah lantai paling sedikit 16 lantai yang difungsikan sebagai area kantor. Dengan ketinggian gedung yang cukup tinggi dan jumlah penghuni yang lebih dari 100 orang maka dapat dikategorikan sebagai bangunan dengan potensi bahaya tinggi. Salah satu bahaya yang mengintai adalah kebakaran yang dapat membahayakan penghuni gedung. Dengan pelatihan evakuasi yang tepat saat keadaan darurat kebakaran, diharapkan dapat meminimalisir kerugian yang dapat terjadi. Evaluasi dalam pelaksanaan simulasi evakuasi kebakaran diperlukan untuk mengoptimalkan simulasi yang dilakukan. Melalui penelitian dengan metode deskriptif kualitatif ini, peneliti akan membahas penerapan sistem tanggap darurat kebakaran mulai dari sarana dan prasarana yang diperlukan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran pada gedung bertingkat. Penelitian ini menghasilkan beberapa kesimpulan yang akan membantu pembaca dalam mengoptimalisasi sistem tanggap darurat yang ada pada gedung bertingkat.

Salindeho, Gabriel Gracia; Wellem, Theophilus

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2023 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Control and monitoring systems that use the Internet-of-Things (IoT) can be found in everyday life, for example, in smart home applications, smart transportation, and smart cities. IoT-based monitoring of environmental conditions both indoors and outdoors is generally carried out to reduce the risk of unwanted events. One example of an unwanted event is a fire. Fires can occur in houses, office buildings, rice fields, or forests. In order to help provide early warning of a flame that can cause a fire, this study aims to design and implement an IoT-based fire detection and warning system using the NodeMCU ESP8266 and a flame sensor. The sensor used is an infrared sensor that will detect infrared light radiation coming from a fire. The test results show that the system successfully detects the presence of fire up to 50 cm from the fire sensor and can be monitored via thinger.io. Additionally, notifications from thinger.io via e-mail and Telegram to users were successfully executed.

Riyan Pangestu; Rahmat Supriyatna; Achmad Lukman Hakim

Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The hospital is a workplace that is very loaded with potential hazards to the health and safety of its workers, one of the hazards is fire. The risk of fire in hospitals has a fairly high level of danger compared to other places. Therefore, a fire management system is needed that can prevent and deal with fires such as management policies, organization and procedures, identification and analysis of fire risks, evaluation of fire risks, coaching and training, fire protection facilities. The purpose of this study is to analyze the relationship between perceptions of the completeness of the fire safety system, knowledge and attitudes with fire risk preparedness at Tamansari West Jakarta Hospital in 2023. This type of research is an analytic survey with a cross sectional approach. This research was conducted in August 2022─May 2023 at Tamansari Hospital, West Jakarta. The population of this study are employees who work in Tanabsari Hospital services. With the Slovin formula, the research sample was obtained, namely 114 respondents with the sampling technique used, namely purposive sampling. This study used the chi square statistical test using SPSS 22. The validity and reliability of the questionnaire was tested on 10 respondents who were estimated to have good insight and in accordance with the theme studied in January 2023. The results showed that fire risk preparedness with statistical test results obtained a value continuity correction 1,000, knowledge obtained a value of 0.000 and attitude obtained a value of 0.023 (p-value <0.05). This value states that there is a significant relationship between knowledge and attitudes and fire risk preparedness, but there is no relationship between the completeness of the fire safety system and fire risk preparedness. It is hoped that they will be able to take part in Building Fire Safety Management training in order to increase their knowledge and attitude in fire emergency evacuation.

Sissah; Eri Nofriza; Sabita Az-zahra

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pada hakikatnya, manusia juga dihadapkan dengan beragam resiko kecelakaan, mulai dari kecelakaan transportasi udara hingga angkutan, ditambah lagi kecelakaan kerja, kebakaran, hingga kematian. Asuransi merupakan sesuatu yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, di mana sebagian besar masyarakat Indonesia sudah melakukan perjanjian dengan perusahaan asuransi, baik perusahaan asuransi milik negara maupun milik swasta nasional. Keberhasilan suatu perusahaan asuransi sangat dipengaruhi oleh bagaimana perusahaan membuat nasabah untuk memutuskan memilih perusahaannya dengan memberikan pelayanan kepada nasabah yang hendaknya diarahkan kepada pelayanan yang berkesinambungan. Keputusan nasabah dalam memilih, meliputi faktor produk, kualitas pelayanan dan besaran premi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh produk, besaran premi, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan nasabah dalam memilih asuransi Jasa Raharja Putera Cabang Jambi. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif. Sampel yang diambil sebanyak 100 responden dengan teknik random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk, besaran premi, dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan nasabah memilih asuransi Jasa Raharja Putera Cabang Jambi. Berdasarkan analisis data dalam penelitian ini variabel-variabel tersebut valid dan reliabel.

Elias Binosa Nopecain; Tan Evan Tandiyono

Maeswara : Jurnal Riset Ilmu Manajemen dan Kewirausahaan 2023 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The purpose of this study was to prove and analyze the influence of non-physical work environment and workload have a significant effect on employee performance and job satisfaction at the Surabaya II Rayon Fire and Rescue Service; as well as to prove and analyze Job satisfaction has a significant effect on the performance of the Surabaya II Rayon Fire and Rescue Service employees. This type of research used is quantitative research. How to collect data using a questionnaire and using a Likert scale as an answer. Sampling using saturated samples and PLS as analytical tools. Source of data used is primary data. The sample population is the Surabaya II District Fire and Rescue Service employees. Based on the results of data analysis, it shows that the Non-Physical Work Environment has a significant effect on Employee Performance and Job Satisfaction at the Surabaya II Rayon Fire and Rescue Service; and Workload has no significant effect on Employee Performance, but Workload has a significant effect on Job Satisfaction of employees of the Surabaya II Rayon Fire and Rescue Service; and Job Satisfaction has a significant effect on Employee Performance at the Surabaya II Rayon Fire and Rescue Service. The advice given in this study, in order to increase Job Satisfaction, refers to previous research that by improving the Non-Physical Work Environment and Workload will increase Job Satisfaction and by improving organizational culture, work motivation and job satisfaction that occur, the performance of the Fire Department employees and Rescue Rayon Surabaya II, and are expected to be able to add or develop other variables apart from the variables used in this study which are thought to affect employee performance such as promotion, leadership, and others.    

Muhammad Fadhiil Alamsyah; Tri Putra Satriawan; Femmy Novica Ramadanis; Rahma Anugrah Mulyawan; Candra Edmond +1 more

Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer 2023 International Forum of Researchers and Lecturers

The Mediterranean region, in particular Algeria, is experiencing serious challenges due to the increased opportunities for forest fires. Since the mid-1970s, there has been a 50% reduction in rainfall over northwestern Algeria, making northern Algeria particularly vulnerable to the problem for many years. More than 37,000 hectares of sensitive forest are lost every year due to this extreme drought. The findings of this study, which assessed the hazard of forest fires from 2006 to 2019, agree with those of Bentchakal,Chibane (2022), who examined the problems caused by forest fires in the region. The aim of this investigation is to gain a better understanding of the problems caused by local forest fires and to use that expertise to provide insight for the authors and readers of this report. The report was written by presenting the findings of observations made using the Rapid Miner classification approach, which includes the categorization of areas affected by forest fires. Data is collected using a variety of algorithmic techniques, including Naive Bayes, KNN, and decision trees, which are used as tests of data to identify the most accurate results. The findings show that the Decision Tree technique has the best accuracy of 86.49% and provides a thorough explanation of the data.

Alvin Ardiansyah; Nurul Ramadhanti; Denny Oktavina Radianto

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Kebakaran adalah salah satu bencana dimana kebakaran mengandung makna suatu bencana malapetaka atau musibah yang ditimbulkan oleh api yang tidak diharapkan, sukar dikuasai dan merugikan. Dalam Program Studi Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja terdapat mata kuliah Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran merupakan mata kuliah yang membahas tentang ilmu dasar kebakaran yang wajib diajarkan kepada mahasiswa K3. Metode yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan analisis survei kuantitatif. Berdasarkan diagram diatas dari 61 responden, didapatkan penurunan dan kenaikan terkait tingkat pemahaman mahasiswa K3 PPNS. Pada nilai 3, didapatkan penurunan sebanyak 14 menjadi 6 responden. Pada nilai 4, didapatkan penurunan sebanyak 40 menjadi 26 responden. Pada nilai 5, didapatkan kenaikan sebanyak 7 menjadi 29 responden. Penurunan dan kenaikan ini membuktikan bahwa pemahaman mahasiswa K3 PPNS dalam materi Pratikum Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran mengalami peningkatan yang signifikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman mahasiswa K3 PPNS dalam mata kuliah praktikum pencegahan dan penanggulangan kebakaran lebih tinggi saat setelah praktikum.

Muhtar Lutfi; Dedy Rusmiyanto, S.Tr., M.T; Sunu Arsy pratomo, S.T., M.T

Jurnal Universal Technic (UNITECH) 2023 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Kebakaran merupakan salah satu resiko yang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja dalam setiap kegiatan pelayaran kapal laut. Kerugian yang diakibatkan oleh kebakaran kapal ini pun menimbulkan kerugian finansial yang cukup besar bahkan bisa sampai memakan korban jiwa yang tidak sedikit. Keputusan Menteri Tenaga Kerja No. 186/KepMen/1999 tentang unit penanggulangan kebakaran di tempat kerja, pasal 2 ayat 1 dan 2 mewajibkan kepada pengurus dan pengusaha untuk mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran dan wajib memiliki unit penanggulangan kebakaran dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Berdasarkan uraian tersebut maka diperlukanlah suatu sistem penanggulangan kebakaran di atas kapal yang mencakup sarana proteksi kebakaran, sarana pemadam kebakaran dan manajemen kebakaran di atas kapal. Variabel sarana proteksi kebakaran, sarana pemadam kebakaran dan manajemen kebakaran di atas kapal digunakan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap sistem pemadam kebakaran pada kapal secara keseluruhan. Metode Penelitian yang dilakukan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan software SPSS. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 42 orang dihitung menggunakan rumus slovin.  Hasil menunjukkan  bahwa  variabel  sistem proteksi kebakaran, peralatan pemadam kebakaran dan manajemen kebakaran secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kesesuaian sistem pemadam kebakaran dengan kontribusi sebesar 64,4%, sedangkan faktor-faktor lain diluar variable penelitian ini yang berpengaruh sebesar 35,6%.

Alvionita Damayanti

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2023 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

program upaya pembuatan jalur evakuasi dan Titik Kumpul (Assembly Point) di Rumah Tahanan Kelas IIB Blora bertujuan untuk mendukung Permen PUPR No.14 Tahun 2017 tentang persyaratan kemudahan bangunan gedung dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Jalur evakuasi dan titik kumpul ini didesain untuk kasus darurat seperti kebakaran, gempa bumi, dan situasi darurat lainnya. Fasilitas ini menyediakan petunjuk evakuasi dan titik kumpul yang memudahkan seluruh pengguna layanan di Rumah Tahanan Kelas IIB Blora untuk mencari tempat yang aman dan berkumpul di titik kumpul setelah proses evakuasi. Tujuan dari pembuatan jalur evakuasi dan titik kumpul (Assembly Point) di Rumah Tahanan Kelas IIB Blora adalah untuk menyusun rencana tanggap darurat yang praktis, sederhana, dan mudah dimengerti, yang dapat membantu mencegah atau meminimalkan cidera, kerusakan aset, dan kerugian material akibat dari berbagai bentuk dan tingkat resiko atau bahaya di tempat kerja. Meskipun tempat kerja yang sepenuhnya aman dari keadaan darurat sulit dicapai, rencana tanggap darurat yang matang dapat menormalisasi situasi dan menyelamatkan banyak nyawa. Lokasi titik kumpul yang jelas merupakan bagian penting dari perencanaan tersebut. Kegiatan ini diawali dengan melakukan koordinasi bersama pejabat struktural dan Pembimbing Kegiatan sehingga dapat ditentukan kepastian waktu dan tempat yang tepat untuk mengadakan program  di Rumah Tahanan Kelas IIB Blora.                               

Dony Wardana; Ferdi Firmansyah; Widayana Tri Meiliya; Moch Luqman Ashari; Denny Oktavina Radianto

Journal of Student Research 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Seiring dengan meningkatnya populasi manusia di dunia, tentu akan meningkatkan jumlah hunian sebagai tempat tinggal. Namun, hunian yang digunakan sebagai tempat menyimpan harta benda, jiwa, juga bangunan memiliki potensi lenyap akibat kebakaran non alam. Penelitian ini bertujuan untuk membuat gorden anti api menggunakan bahan dasar kain terpal katun, karbon aktif dari kulit Esculenta Manihot, buah Citrus sp, dan resin yang berfungsi sebagai fire active dan passive protection sehingga bisa mengurangi kerugian akibat kebakaran kelas A dan B. Metode penelitian ini berupa penelitian dan pengembangan. Penelitian ini menghasilkan desain dan prototipe dengan menguji coba ketahanan api pada sampel menggunakan pemantik api kompor secara maksimal. Gorden yang dibuat dapat menahan panas dan api karena zat aktif pada kulit Esculenta Manihot mampu mencegah lompatan energi elektron.

Desty Endrawati Subroto; Fidziah; Cecep Warman

Jurnal Pengabdian Bersama Masyarakat Indonesia 2023 CV. Aksara Global Akademia

Bencana alam adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam, seperti: Gempa Bumi, Tsunami, Gunung Meletus, Banjir, Kekeringan, Angin Topan, Kebakaran dan Tanah Longsor (UU 24 Tahun 2007, b). Dalam menghadapi berbagai macam bencana yang datang silih berganti di Indonesia. Yang disebabkan oleh kondisi geografis Indonesia, khususnya wilayah Cianjur – Jawa Barat. Potensi bencana di wilayah Cianjur, Jawa Barat sangat besar dikarenakan berada di di 106 derajat 42’ sampai 107 derajat 25’ BT (Bujur Timur) dan 6 derajat 21’ hingga 7 derajat 25’ LS (Lintang Selatan), secara topografi kemiringannya 0-40%, struktur tanah yang lunak, banyak bangunan berada ditepi lereng atau lembah, kedalaman, kondisi tanah, kondisi topografi, dan kondisi struktur bangunan yang merupakan faktor penyebab bencana di wilayah tersebut. Tujuan dari kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini, adalah peningkatan produktivitas dosen dengan nilai aplikatif untuk masyarakat, khususnya terhadap korban gempa bumi di wilayah cianjur. Hasil kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat, menunjukkan bagaimana perhatian dan  kepedulian PDPI untuk membantu sesama umat manusia yang terkena musibah, karena kepedulian kami ini dapat meringankan beban moril warga yang terdampak gempa.

Affrilia Khusnul Khotimah; Beatrix, Michella

Jurnal Teknik Sipil 2023 Faculty Of Engineering University 17 August 1945 Semarang

Terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi keterlambatan dalam pelaksanaan suatu proyek, seperti pembangunan jalan nasional di Jawa Timur. Pentingnya untuk melakukan analisis terhadap faktor yang dapat menyebabkan keterlambatan proyek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi inti permasalahan yang menyebabkan keterlambatan dalam pelaksanaan suatu proyek dan memberikan penjelasan secara rinci tentang mengatasi masalah yang terjadi pada proyek. Berdasarkan dari analisis, penyebab yang paling mempengaruhi terjadinya keterlambatan pada proyek jalan nasional di Jawa Timur adalah aspek eksternal dan force major. Aspek ini merupakan faktor-faktor yang tidak dapat diantisipasi dan dihindari, seperti cuaca buruk, kebakaran, dan bencana alam. Aspek lingkup  dokumentasi pekerjaan (kontrak) juga memiliki pengaruh signifikan terhadap terjadinya keterlambatan proyek. Masalah yang terkait dengan lingkup pekerjaan dan dokumentasi yang tidak jelas dapat menyebabkan keterlambatan proyek. Aspek sistem organisasi, koordinasi, dan komunikasi serta aspek sistem inspeksi, kontrol, dan evaluasi juga memil iki pengaruh yang signifikan terhadap terjadinya keterlambatan proyek. Masalah yang terkait dengan sistem organisasi, koordinasi, dan komunikasi serta sistem inspeksi, kontrol, dan evaluasi dapat menyebabkan terjadinya keterlambatan proyek. Nilai probabilitas persentase untuk setiap aspek tersebut secara berurutan adalah 25%, 19%, 19%, dan 19%. Kata kunci: keterlambatan proyek, faktor keterlambatan, probabilitas,