Publication Search

64,628 articles from 527 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-5 of 5

Analytics

Imam Afandi; Harnida Wahyuni Adda; Ni Made Suwitri Parawati

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Kreatif 2023 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Desa Karawana memiliki industry Pengelolaan limbah ternak kambing. Akan tetapi, dengan semakin padatnya pemukiman penduduk, usaha peternakan kambing mendapatkan tantangan terutama mengenai limbah yang dihasilkan. Limbah hasil peternakan kambing yang berupa feses, urin, dan sisa pakan jika tidak diolah akan menjadi sumber pencemaran lingkunganProses pengelolaan limbah ternak kambing ini memilik 4 tahapan proses. Metode yang digunakan adalah metode kegiatan non fisik meliputi parsitipatif, dan pendampingan, serta metode kegiatan fisik berupa demonstrasi plot (demplot). Hasil program menunjukkan bahwa peternak memiliki keinginan yang kuat untuk meneruskan pengolahan limbah menjadi barang bernilai ekonomi.

Slamet, Ahmad Haris Hasanuddin; Dini Nafisatul Mutmainah; Sekar Ayu Wulandari; Agustia Dwi Pamujiati; Siska Elvani

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Kabupaten Sidoarjo merupakan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ternak ruminansia, salah satunya adalah kambing. Jumlah ternak kambing di Kabupaten Sidoarjo tahun 2020 mencapai 41.190 yang tersebar di seluruh kecamatan yaitu 16 kecamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemetaan sebaran populasi ternak kambing di Kabupaten Sidoarjo menggunakan SIG. Informasi sebaran ternak kambing bermanfaat untuk mempercepat pengelolaan informasi sebaran ternak di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan data deskriptif kuantitatif yaitu data spasial berupa peta administrasi, peta kedalaman laut, dan data sebaran ternak di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menghasilakan output berupa peta sebaran ternak di Kabupaten Sidoarjo, dimana dapat memberikan informasi sebaran ternak kambing per kecamatan pada tahun 2018 dan 2020. Data sebaran ternak kambing di seluruh kecamatan menunjukkan fluktuatif. Terdapat tiga kecamatan yang selalu konsisten dalam jumlah sebaran ternaknya yang tinggi yaitu Kecamatan Tarik, Krian, dan Balongbendo. Ketiga kecamatan tersebut jauh dari pusat kota dan memiliki kepadatan penduduk di bawah 2500 penduduk/km2. Tingkat kepadatan penduduk kurang memungkinkan tersedianya lahan yang lebih luas. Faktor lain yang menjadi pendukung dalam pengembangan ternak adalah ketersediaan aliran sungai yang cukup banyak, karena akan menunjang ketersediaan hijauan sebagai bahan pakan ternak.

Slamet, Ahmad Haris Hasanuddin; Dini Nafisatul Mutmainah; Sekar Ayu Wulandari; Agustia Dwi Pamujiati; Siska Elvani

JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI (JITI) 2023 CV. ALIM'SPUBLISHING

Kabupaten Sidoarjo merupakan yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ternak ruminansia, salah satunya adalah kambing. Jumlah ternak kambing di Kabupaten Sidoarjo tahun 2020 mencapai 41.190 yang tersebar di seluruh kecamatan yaitu 16 kecamatan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pemetaan sebaran populasi ternak kambing di Kabupaten Sidoarjo menggunakan SIG. Informasi sebaran ternak kambing bermanfaat untuk mempercepat pengelolaan informasi sebaran ternak di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan data deskriptif kuantitatif yaitu data spasial berupa peta administrasi, peta kedalaman laut, dan data sebaran ternak di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menghasilakan output berupa peta sebaran ternak di Kabupaten Sidoarjo, dimana dapat memberikan informasi sebaran ternak kambing per kecamatan pada tahun 2018 dan 2020. Data sebaran ternak kambing di seluruh kecamatan menunjukkan fluktuatif. Terdapat tiga kecamatan yang selalu konsisten dalam jumlah sebaran ternaknya yang tinggi yaitu Kecamatan Tarik, Krian, dan Balongbendo. Ketiga kecamatan tersebut jauh dari pusat kota dan memiliki kepadatan penduduk di bawah 2500 penduduk/km2. Tingkat kepadatan penduduk kurang memungkinkan tersedianya lahan yang lebih luas. Faktor lain yang menjadi pendukung dalam pengembangan ternak adalah ketersediaan aliran sungai yang cukup banyak, karena akan menunjang ketersediaan hijauan sebagai bahan pakan ternak.

Marya Ulfa; Muslimah; Sony Junaedi

Jurnal Suara Pengabdian 45 2023 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Desa Bakung merupakan desa yang terletak di kecamatan Mijen kabupaten  Demak. Keseharian masyarakat Desa Bakung adalah bercocok tanam, bertani, buruh tani, peternak sapi dan peternak Kambing, kuli bangunan, buruh dan lain-lain. Keadaan wilayah Desa Bakung 80 % persawahan dari luas keseluruhan Desa Bakung. Letak geografis Desa Bakung berada di wilayah utara Kabupaten Demak. Zaman sekarang semua administrasi desa menggunakan internet. Penggunaan media yang bebasis IT menimbulkan kekhawatiran bagi para kader sebagai akibat dari kondisi yang sedang terjadi. Hal tersebut dapat berupa kurang familiarnya fungsi-fungsi IT bagi kader dan penggunaan  tidak dapat diaplikasikan secara maksimal. Tantangan di masa yang akan datang, salah satunya adalah  kecenderungan penggunaan IT di kehidupan era globalisasi. Sehingga,  masalah tersebut harus secara kontinyu  diupayakan untuk diselesaikan. Oleh karena itu, Tim pengabdian pada masyarakat Fakultas Bahasa dan Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Semarang melakukan komunikasi secara intensif dengan pengelola Tim Penggerak PKK khususnya dengan para Kader posyandu untuk mendapatkan solusi dari permasalahan tersebut. Pendampingan dalam pengisian aplikasi Sigizidu bagi Kader Posyadu desa Bakung, Kecamatan Mijen, Kabupaten Demak. Metode yang diterapkan dalam program pengabdian ini, yaitu metode pembelajaran partisipatif melalui metode presentasi, demonstrasi dan simulasi serta pendampingan dengan memberikan 2 jenis materi utama yaitu dasar-dasar komputer dan handphone, serta teknik pengisian aplikasi Sigizidu. Setelah pengabdian ini diharapkan kader Posyandu dapat menggunakan handpone dan laptop dalam pengisian aplikasi Sigizidu secara teliti, benar, dan mahir. Kedepannya mampu menjadi Desa yang melek Teknologi.

Reski Dwi Okti; Megawati, Megawati; Alfianto, Lucky; Affandi, Mohammad Ilman; Angelin, Namira Maulidya +6 more

JURNAL RISET RUMPUN ILMU HEWANI 2023 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Mojosari merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Puger dan sebagian masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Potensi yang berada di Desa Mojosari berupa Sektor Pertanian, yang sebagian besar menanam tanaman semangka. Selain itu masyarakat Mojosari juga sebagian besar memiliki ternak sapi. Permasalahan yang terjadi pada Desa Mojosari saat ini yaitu mengenai wabah virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dimana virus ini menyerang hewan ternak seperti Sapi, Kambing dan Kerbau milik warga yang memungkinkan untuk terjangkit virus dan menyebabkan kematian pada hewan ternak. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mencegah dan menangani penyebaran virus PMK pada hewan ternak di Desa Mojosari. Pelaksanaan kegiatan melalui KKN-Kolaboratif ini dilakukan dengan memberikan sosialisasi pada masyarakat mengenai pencegahan dan penanganan virus PMK pada hewan ternak di Desa Mojosari, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember. Hasil pengabdian yang dilakukan berupa masyarakat mampu memahami dan menerapkan langkah atau cara mencegah dan menangani persebaran virus PMK pada hewan ternak yang dipelihara.