Publication Search

58,296 articles from 461 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

Novita Rahmawati; Hwihanus Hwihanus

Wawasan : Jurnal Ilmu Manajemenx, Ekonomi dan Kewirausahan 2022 Fakultas Teknik Universitas Maritim AMNI Semarang

Usaha warung gemoy war adalah tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat berbagai latar belakang, sosial budaya untuk berkumpul, diskusi, ngobrol santai,dialog warga, opini masyarakat berbagai macam latar belakang, minum bersama untuk mendapatkan suatu informasi bermanfaat yang didapatkan. Gemoy war berdiri sejak 6 Juni 2022 awal mula berdiri iseng iseng membuka warung setelah keluar dari tempat kerja daripada menganggur bersamaan dengan libur kuliah serta ada modal sedikit membuka warung didepan rumah . Untuk omset nya pun lumayan yang didapatkan tiap hari sekitar 100.000-200.000 serta ada pesanan mulai dari per es an nya , jajanan gorengan tusuk maupun dimsum dan mie nya. Gemoy war ini memiliki perkembangan dan pesanan setiap hari nya yang mereka sukai dai kedai kopi tersebut yaitu karena produk, harga, dan juga lokasinya yang nyaman untuk bersantai sembari berkumpul bersama teman-teman. Meminum kopi kini semakin trending dan berkembang pesat, minuman berkafein tersebut kini menjadi terkenal dan terus merebak hingga ke semua kalangan masyarakat. Minuman berkafein ini, bukan lagi menjadi sebuah segelas kopi akan tetapi juga menambah inspirasi ketika para insan membutuhkan sensasi merenungkan ide yang akan di tuangkan dengan meminum kopi terlebih dahulu, dan hingga saat ini menjadi kebiasaan dari para penikmat kopi. Warung kopi sendiri adalah tempat yang sangat mudah di jumpai. Gemoy war adalah tempat yang sering dikunjungi oleh masyarakat berbagai latar belakang, sosial budaya untuk berkumpul, diskusi, ngobrol santai,dialog warga, opini masyarakat berbagai macam latar belakang, minum bersama untuk mendapatkan suatu informasi bermanfaat yang didapatkan (Prabowo, 2013). Gemoy war  adalah jasa usaha minuman yang bertempat sebagai atau seluruh bangunan yang permanen atau semi permanen, dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan untuk proses pembuatan, penyimpunan, penyajian, dan penjualan minuman bagi umum di tempat usahanya kecuali minuman berakohol.

Cristhoper Noveno Ambertaso Putra; Muchtadi , Muchtadi; Hartono, Hartono

Jurnal Riset Rumpun Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

This research aims to produce learning media for the Ethnomathematics Student Worksheet on Traditional Market Snacks in Pontianak City on the flat-sided building material that reaches the level of validity, practicality, and effectiveness. This study uses a 4D design model, which is modified into 3D, namely define (definition), design (design), development (development), without using the fourth stage, namely disseminate, because this refers to the initial goal of this research is to develop valid, practical and effective media contained in the third step of the development of this model, namely development. The subjects in this study were students of class VIII SMP Suster Pontianak with a total of 20 students. The instruments used in this study were validation sheets, questionnaires, and test questions. Based on the results of the first study, the validation of the Ethnomathematics Student Worksheet with an average value of 84,76% from expert activities was very valid with a very good category. The second is the value of practicality, seen from the value of the questionnaire filled in by the teacher, the percentage is 97% with very practical criteria. to see the effectiveness of the ethnomathematics-based student worksheet learning media compared to the Likert scale index, with a percentage of 81.11% in the very effective criteria.    

Imam Gozali; Honorata-Ratnawati; Asta Nugraha

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan merumuskan strategi mengembangkan citra Desa Wisata dan potensi daya dukung kegiatan ekonomi desa yang terletak di wilayah Dusun Karangjoho Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, dengan produk utamanya, Curug (air terjun). Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis participant observation dan wawancara baik terstruktur maupun terbuka, dengan menekankan pada keterlibatan masyarakat lokal. Untuk tujuan ini, peneliti melakukan kegiatan: 1) mengidentifikasi atmosfer desa wisata, 2) mengidentifikasi budaya lokal, 3) arah pelestarian lingkungan. 4) kegiatan perekonomian Desa Wisata. Adapun hasil pengabdian kepada masyarakat ini menemukan identitas geografis berupa: curug /grojogan, sungai irigasi, sawah, goa mistis, hutan taman, jembatan comblang, produk kearifan lokal nasi bledug dan wedang sinom, serta seni budaya lokal tabuh lesung yang dapat mengubah citra desa wisata khas Gondoriyo Ngaliyan. Selain itu juga adanya obyek wisata ini dapat meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat Gondoriyo dilihat dari bertumbuhnya warung-warung jajanan dan toko ritel.