Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 45

Analytics

Ahlul Aflakha; Putra, Firsta Pramudita Utomo

Penelitian ini menganalisis efektivitas implementasi Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas dalam pembentukan karakter siswa, khususnya toleransi, tanggung jawab sosial, dan kemandirian, di Madrasah Aliyah (MA) Kalifa Nusantara, sebuah institusi Islam yang beroperasi di tengah mayoritas Hindu Bali. Masalah utamanya adalah kebutuhan lembaga minoritas menyeimbangkan penanaman nilai-nilai keagamaan dengan adaptasi kultural untuk menciptakan individu yang kokoh identitasnya namun partisipatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal (single case study) di MA Kalifa Nusantara, dengan pengumpulan data melalui triangulasi sumber. Hasil utama menunjukkan Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas berhasil mengintegrasikan filosofi Islam dengan kearifan lokal Bali (Tri Hita Karana dan menyama braya) melalui kurikulum formal, kokurikuler, dan budaya sekolah. Implementasi ini sukses mentransformasi toleransi pasif menjadi toleransi aktif dan partisipatif. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan pemahaman kognitif siswa terhadap budaya mayoritas dan partisipasi aktif dalam kegiatan komunitas non-agama (Pengabdian Kontekstual). Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas juga efektif menumbuhkan tanggung jawab sosial dan kemandirian yang selaras dengan prinsip Tri Kon Ki Hajar Dewantara. Simpulannya, model "integrasi kontekstual minoritas-sentris" ini merupakan strategi kurikulum yang sangat efektif. Model ini memperkuat karakter adaptif siswa tanpa melemahkan identitas religius mereka dan menghasilkan agen toleransi aktif. Implikasi penelitian ini menyarankan Kurikulum Berbasis Konteks Minoritas MA Kalifa Nusantara dapat dijadikan model percontohan (blueprint) bagi lembaga minoritas lain di Indonesia untuk mendorong partisipasi aktif dalam komunitas lokal.

Muhammad Luthfi Hamdani

Jurnal Kewirausahaan Cerdas dan Digital 2025 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

The rapid development of digital technology and the increasing demand for entrepreneurial competence in higher education require students to possess adequate digital literacy and financial literacy, as well as obtain continuous institutional support to shape and strengthen their entrepreneurial interest. This study aims to empirically analyze the influence of digital literacy, financial literacy, and institutional support on the entrepreneurial interest of students in the Islamic Business Management Study Program at the Faculty of Economics and Islamic Business, UIN Raden Mas Said Surakarta. A quantitative approach was used, involving 75 respondents selected through accidental sampling, while the research data were analyzed using multiple linear regression. The results of the study indicate that all three independent variables have a positive and significant effect on students' entrepreneurial interest, with the model contributing 42.7%. These findings highlight the importance of integrating digital competencies, effective financial management, and a supportive campus ecosystem to foster students' entrepreneurial intentions. This study provides practical implications for higher education institutions to strengthen curricula, learning facilities, and mentoring programs aimed at developing young, digitally-driven, and sustainable entrepreneurs.

Sulistiyani, Dwi Eni; Rizkyana, Fitrarena Widhi

Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 2025 Universitas Sains dan Teknologi Komputer

This study empirically examines the effects of ownership structure, including managerial, institutional, and public ownership, on tax avoidance practices, using profitability as a moderating variable. The population in this study consists of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX), from which a sample was selected using purposive sampling. A total of 330 observations were collected from 110 manufacturing companies for the period 2022–2024. The variables were tested using multiple linear regression in EViews 12. This study expands on previous research by using profitability as a moderating variable that can influence the relationship between ownership structure and tax avoidance. The results show that institutional ownership has a negative and significant effect on tax avoidance practices. An increase in institutional share ownership can reduce tax avoidance practices. Meanwhile, managerial and public ownership do not affect tax avoidance practices. In the moderation test, profitability strengthened the effect of managerial and institutional ownership on tax avoidance. Still, it did not moderate the impact between public ownership and tax avoidance.

Amanta, Azka Nahya; Migunani, Migunani; Dewi, Maya Utami; Amanta, Azka Nahya; Migunani, Migunani +1 more

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Transformasi digital yang pesat dalam pendidikan tinggi menuntut pengalaman pengguna yang optimal pada sistem e-learning. Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Universitas STEKOM yang berlaku saat ini menghadapi masalah UX mendasar, terutama karena fitur pembelajaran bercampur dengan fungsi administratif yang kompleks. Hal ini menciptakan Extraneous Cognitive Load (ECL) tinggi dan alur pengguna (user flow) yang panjang saat mengakses kelas, yang pada akhirnya menurunkan kemudahan penggunaan dan motivasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengalaman pengguna sistem informasi perkuliahan Universitas STEKOM melalui perancangan dan pengembangan prototipe berbasis arsitektur Single Page Application (SPA) menggunakan framework React. Metodologi yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan kuantitatif. Arsitektur sistem memanfaatkan desain berbasis komponen React untuk memisahkan secara jelas modul pembelajaran dari tugas administratif. Optimasi performa dilakukan melalui implementasi lazy loading, code splitting, dan DOM virtual untuk memastikan responsivitas sistem yang optimal. Efektivitas sistem yang dikembangkan akan dievaluasi secara kuantitatif menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) (mengukur enam dimensi, termasuk efficiency dan attractiveness) dan System Usability Scale (SUS). Target keberhasilan adalah pencapaian skor SUS minimal 75 (di atas rata-rata industri) dan minimal pengurangan 40% pada Time-on-Task untuk aktivitas pembelajaran inti. Penelitian ini berkontribusi sebagai model rujukan praktis untuk adopsi modern web technologies (SPA React) di institusi pendidikan tinggi lainnya dan meningkatkan efektivitas pembelajaran dengan meminimalkan beban kognitif yang tidak perlu (ECL).

Marianta, Yohanes I Wayan; Saeng, Valentinus

Jurnal Riset sosial humaniora, dan Pendidikan (Soshumdik) 2025 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

This study explores ethical investment practices among Catholic institutions in Indonesia. As a relatively rare area of inquiry, the research investigates the extent to which Catholic institutions have sought to translate the principles of Catholic Social Teaching (CST) into the field of investment. Data were collected through interviews with key participants from three dioceses and six congregations. The findings reveal that these institutions have endeavored to implement ethical principles derived from CST. Due to limitations in their capacity to conduct screening and analysis of various investment options, they have adopted a strategic approach by utilizing the services of an investment consultancy team from the Indonesian Bishops’ Conference (KWI). Drawing on Max Weber’s theoretical framework, this practice is interpreted as a form of social action grounded in “value-rationality.” Thus, investment activities pursued rationally for financial gain are framed within the values of CST. In this way, Catholic institutions have sought to establish faith-based ethical investment practices.

Dela Sekar Diani; Handini Pionita Sari; Herlina Yustati; Yetti Afrida Indra

Jurnal Bisnis, Ekonomi Syariah, dan Pajak 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Penelitian ini menjelaskan perbedaan pemahaman tentang utang dari sudut pandang ekonomi Islam dan ekonomi konvensional, serta tantangan yang dihadapi dalam penerapannya di masyarakat dan institusi keuangan. Dalam ekonomi konvensional, utang dianggap sebagai perjanjian keuangan yang melibatkan bunga, digunakan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan investasi. Sementara, dalam ekonomi Islam, utang dipahami sebagai alat sosial yang berlandaskan nilai kemanusiaan, solidaritas, dan larangan riba, sehingga perjanjian utang harus bebas dari bunga serta ketidakadilan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian literatur untuk meninjau konsep, prinsip, serta berbagai hambatan yang dijumpai dalam penerapan kedua sistem. Pengumpulan data dilakukan melalui analisis dokumen dari buku, jurnal, dan penelitian terdahulu, yang kemudian dianalisis dengan menggunakan pendekatan analisis konten. Tujuan penelitian adalah untuk memahami secara mendalam konsep utang menurut perspektif Islam dan konvensional, mengidentifikasi tantangan dalam pengelolaan utang di kedua sistem ekonomi, dan menyajikan perbandingan aspek moral, akad, risiko, serta tujuan penggunaan utang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam ekonomi Islam, utang menekankan pada prinsip keadilan dan etika syariah yang melarang riba, berfokus pada kerja sama, serta mengutamakan perjanjian yang jelas dan tertulis dengan disertai saksi. Sementara itu, utang dalam ekonomi konvensional lebih mengedepankan aspek keuntungan dengan penggunaan bunga sebagai sumber utama profit. Dalam praktiknya, manajemen utang syariah menghadapi tantangan seperti rendahnya pemahaman masyarakat tentang keuangan syariah, terbatasnya akses ke instrumen syariah, dan kurangnya regulasi yang tegas. Di lain pihak, pengelolaan utang konvensional berhadapan dengan risiko suku bunga, ketidakstabilan fiskal, serta masalah transparansi dan akuntabilitas. Penelitian ini memberikan sumbangan akademis untuk pengembangan sistem keuangan yang lebih adil dan berkelanjutan di masa mendatang.

Zainuri Zainuri; Isti Fadah; Fajar Wahyu Prianto; Dwi Perwitasari Wiryaningtyas; Mohamad Rifqi Fathoni

Jurnal Pelayanan Masyarakat 2025 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

The Free Nutritious Meal Program (MBG) is a national initiative to strengthen human resource quality, yet its success depends on schools’ capacity to plan, manage, and sustain implementation. This community engagement program aims to build the institutional capacity of SMP Negeri 7 Jember in planning and executing MBG, enhancing nutrition literacy among teachers, students, and parents, and fostering a sustainable collaboration model with relevant stakeholders. Using a Participatory Rural Appraisal (PRA) approach with a Plan–Act–Observe–Reflect cycle, the activities included baseline mapping of nutrition management, development of an action plan, training and mentoring for MBG SOP formulation, implementation of healthy eating practices, and reflective sessions for sustainability planning. The program resulted in improved managerial capacity, as evidenced by the development and initial application of MBG SOPs, stronger internal coordination, and increased nutrition knowledge, based on pre- and post–training scores. Parental involvement strengthened alignment between school and home practices, supporting the emergence of a healthy nutrition culture.

Lhudvia Sekar Pambudi; Arif Makhsun; Endah Yuni Puspitasari

Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

Taxes are a primary source of government revenue and play a crucial role in economic development. However, tax avoidance practices are still widely practiced by companies, including in the mining sector, which has significant potential to generate state revenue. This study aims to examine the influence of financial distress, corporate governance (independent commissioners and audit committees), and institutional ownership on tax avoidance in mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020–2023 period. The study population consisted of 83 companies, and through purposive sampling, 61 companies were selected, with a total of 244 observations. The analysis used panel data regression with the help of Eviews 25. The results indicate that financial distress and institutional ownership have a positive effect on tax avoidance, while independent commissioners and audit committees have a negative effect on tax avoidance. These findings suggest that a company's financial condition and ownership structure play a significant role in determining tax avoidance policies.

Indahsari, Novi; Widiatmoko, Jacobus; Indarti, Maria Goretti Kentris

Dinamika Akuntansi Keuangan dan Perbankan 2025 Faculty of Economic and Business Universitas STIKUBANK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh good corporate governance terhadap intellectual capital, serta bagaimana dampaknya terhadap kinerja keuangan. Penelitian dilakukan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2021-2024. Data yang digunakan adalah data kuantitatif berupa laporan keuangan dan annual report. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 188, dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda menggunakan software IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dewan komisaris independen, komite audit, kepemilikan institusional berpengaruh positif terhadap intellectual capital. Intellectual capital berpengaruh positif terhadap kinerja keuangan. Hasil penelitian variabel kontrol menunjukkan ukuran perusahaan berpengaruh positif, sedangkan leverage berpengaruh negatif terhadap intellectual capital dan kinerja keuangan.

Sita Sri Nurhayati; Laras Pratiwi; Amalia Siti Khodijah

DHARMA EKONOMI 2025 sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Dharmaputra Semarang

This study aims to analyze the effect of institutional ownership and firm size on auditdelay with audit quality as a moderating variable in 54 mining companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2021–2024 period. Using a quantitative approach with panel regression analysis, The audit delay is calculated using the number of days between the end of the financial year and issuance date of the audited financial statements; Institutionelles Eigentum is calculated by percentage institutional shareholding; firm size by the natural logarithm of total assets; and audit quality is proxied by the reputation of the Public Accounting Firm (Big Four and Non-Big Four). The results show that institutional ownership has no effect on audit delay, firm size has a negative effect on audit delay, and audit quality weakens the negative effect of both institutional ownership and firm size on audit delay. These findings highlight the need for companies and auditors to reconsider the effectiveness of monitoring mechanisms and audit quality to achieve more optimal audit completion.

Purnamasari, Indah; Ramadhan, Muhammad Dhia; Purnamasari, Indah; Ramadhan, Muhammad Dhia

JUISI : Jurnal Ilmiah Sistem Informasi 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Website memegang peranan penting dalam menunjang layanan pendidikan, khususnya di era digital. Namun, situs Kahfi Education sebelumnya kurang menarik dan tidak memenuhi kebutuhan pengguna secara efektif, sehingga membatasi keterlibatan pengguna dan akses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan desain ulang User Interface (UI) dan User Experience (UX) website Kahfi Education menggunakan metode Design Thinking untuk menghasilkan desain yang berpusat pada pengguna dan interaktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan Design Thinking melalui tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Testing dengan menggunakan wawancara, observasi, dan kuesioner yang melibatkan 30 responden. Pengujian kegunaan menggunakan System Usability Scale (SUS) untuk mengukur dan membandingkan kegunaan sebelum dan sesudah desain ulang. Hasilnya menunjukkan peningkatan skor SUS yang signifikan dari 53.17 menjadi 80.25, yang menunjukkan peningkatan kegunaan yang sangat baik. Penelitian ini berkontribusi untuk menunjukkan implementasi praktis Design Thinking dalam meningkatkan situs web pendidikan, mendukung pembelajaran daring yang efektif, serta meningkatkan kepuasan pengguna dalam mengakses layanan pendidikan. Implikasi dari penelitian ini dapat diterapkan pada institusi pendidikan lain yang ingin meningkatkan platform digital mereka dengan menggunakan pendekatan desain yang berpusat pada pengguna, sehingga mendukung transformasi digital pendidikan Islam di Indonesia secara lebih optimal. Selain itu, penelitian ini juga memberikan gambaran alur pengguna dan prototipe yang telah diuji untuk mendukung pengembangan platform pendidikan berbasis digital secara berkelanjutan.

Safira Annisa Pratiwi Manik; Endang Asliana; Evi Yuniarti

Jurnal Kendali Akuntansi 2025 International Forum of Researchers and Lecturers

This study examines in depth the risk factors influencing financial statement fraud in the Indonesian banking sector by employing the Fraud Hexagon framework. This framework comprises six core elements—pressure, opportunity, rationalization, capability, arrogance, and collusion—each representing potential drivers of fraudulent behavior. The study also aims to assess whether institutional investor involvement can serve as a moderating factor capable of reducing the likelihood of fraud. The research uses secondary data derived from the annual reports of banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2020–2023. Logistic regression analysis is employed to examine the relationships between the Fraud Hexagon variables and financial statement fraud, as well as to test the moderating role of institutional ownership. The findings reveal that, among the six elements of the Fraud Hexagon, only auditor changes (representing rationalization) and political connections (representing collusion) have a significant effect on financial statement fraud. The other elements—pressure, opportunity, capability, and arrogance—do not show a significant impact. Furthermore, institutional investor involvement is found not to moderate the relationship between the Fraud Hexagon elements and financial statement fraud, indicating that external monitoring through institutional ownership remains ineffective in the context of Indonesian banking. These results underscore the importance of closer supervision of rationalization and collusion factors, as well as the need for stronger internal control mechanisms to prevent fraudulent financial reporting. The study’s findings are expected to provide valuable insights for regulators, banking management, and other stakeholders in their efforts to enhance fraud prevention measures in the financial sector.  

Jumrio, Edy

Sepakat : Jurnal Pastoral Kateketik 2025 Sekolah Tinggi Pastoral Tahasak Danum Pambelum Keuskupan Palangkaraya

Transformasi digital di pendidikan tinggi menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi dosen dalam mengelola pembelajaran berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi motivasi dan ketahanan dosen dalam menyelenggarakan pembelajaran digital. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA dan pendekatan PICOS, melalui seleksi 14 artikel ilmiah terindeks internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa motivasi dosen dipengaruhi oleh efikasi diri terhadap teknologi, otonomi pedagogis, dan dukungan institusional, sedangkan ketahanan terbentuk melalui kemampuan adaptif dan persepsi positif terhadap teknologi pembelajaran. Hubungan antara motivasi dan ketahanan bersifat timbal balik serta memperkuat kesiapan profesional dosen di era digital. Studi ini merekomendasikan penguatan kapasitas dosen melalui pelatihan berkelanjutan, kebijakan insentif, dan sistem mentoring agar mampu menjaga keberlanjutan pembelajaran digital yang inovatif dan tangguh. Kata kunci: motivasi dosen, ketahanan pendidik, pembelajaran digital, pendidikan tinggi, systematic literature review

Purwasih, Intan

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2025 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Instalasi gawat darurat merupakan unit pelayanan di rumah sakit yang menangani pasien dalam kondisi darurat, kritis, dan membutuhkan tindakan segera. Pelayanan yang berkualitas sangat penting dalam kondisi ini karena berkaitan dengan nyawa seseorang. Dalam kondisi yang menuntut pelayanan cepat dan tepat, kepuasan pasien menjadi penilaian utama terhadap keberhasilan layanan gawat darurat. Kepuasan pasien adalah respon emosional yang muncul karena terpenuhinya ekspetasi pasien terhadap pelayanan. Kepuasan pasien IGD dapat memengaruhi citra rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional yang bertujuan untuk mengkaji apakah terdapat hubungan antara faktor usia, tingkat pendidikan, dan fasilitas pelayanan terhadap kepuasan pasien. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 109 pasien. Analisa data menggunakan uji chi-square dengan derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini menyimpulkan faktor-faktor yang berhubungan dengan kepuasan pasien di IGD RSUD Dr. (H.C) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung adalah fasilitas pelayanan (p=0,018). Sedangkan faktor yang tidak berhubungan adalah usia (p=0,475) dan tingkat pendidikan (p=0,340). Saran dari penelitian ini adalah diharapkan institusi kesehatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan di IGD, terutama pada aspek kenyamanan ruang tunggu.

Sulistyowati, Sulistyowati

Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi 2025 Institut Teknologi Indonesia

Salah satu dampak penerapan Transformasi Digital pada suatu institusi adalah dihasilkannya data digital berukuran besar. Jika data ini  diolah dengan tepat dimungkinkan diperoleh informasi berharga yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan kinerja institusi terutama dalam mengambil kebijakan untuk program kerja berikutnya. Fakta di lapangan masih banyak institusi yang belum mengolah data yang dimiliki dengan optimal, salah satunya Puskesmas Suradita. Puskesmas Suradita masih melakukan aktivitasnya secara konvensional dan belum mengolah secara optimal data yang dimiliki. Padahal jika dilakukan hasilnya dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan puskesmas. Dalam penelitian ini dilakukan pengolahan data pasien untuk Puskesmas Suradita, dan informaasi yang diperoleh disajikan dalam bentuk visual pada sebuah Dashboard.   Informasi yang disajikan dalam Dashboard ini diharapkan dapat memberikan landasan untuk pengambilan keputusan di masa yang akan datang oleh pihak manajemen Puskesmas Suradita. Dashboard dibuat dengan menggunakan Tableau

Norsiah, Siti; Pratiwi, Adhitya Putri

Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan 2025 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to examine the effect of Thin Capitalization, Sales Growth, and Capital Intensity on Tax Avoidance, with Institutional Ownership as a moderating variable in coal sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2019–2023 period. The background of this study is based on the importance of tax management as a company efficiency strategy, while maintaining compliance with tax regulations. The coal industry was chosen because of its capital-intensive characteristics, fluctuating sales growth rates, and the tendency of companies to engage in aggressive tax planning. The research method uses a quantitative approach with a purposive sampling technique, resulting in 50 company samples during the observation period. Data were analyzed using multiple linear regression with the help of E-Views 13 software to test the direct relationship between variables, and Moderated Regression Analysis (MRA) to test the role of Institutional Ownership as a moderating variable. The results show that Thin Capitalization has no significant effect on Tax Avoidance, which indicates that high debt ratios are not always utilized by companies to reduce tax burdens. Capital Intensity also had no significant effect on Tax Avoidance, indicating that the size of fixed asset investments does not directly influence tax avoidance practices. Conversely, Sales Growth had a significant positive effect on Tax Avoidance, indicating that high sales growth tends to encourage companies to optimize tax-saving strategies. Furthermore, the results of the moderation test revealed that Institutional Ownership did not moderate the relationship between Thin Capitalization, Sales Growth, or Capital Intensity on Tax Avoidance. This finding suggests that the supervisory role of institutional shareholders is ineffective in limiting or influencing tax avoidance strategies in coal companies. This research provides implications for regulators and investors to consider non-financial factors and governance mechanisms in efforts to control tax avoidance practices in strategic sectors like coal.

Laia, Idaman; Madjan, Herman P

Jurnal Silih Asah 2025 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini membahas relevansi integritas Kristus sebagaimana dicontohkan dalam Matius 4:1–11 sebagai dasar etika profesional dan spiritual bagi guru-guru Kristen. Dalam kisah pencobaan di padang gurun, Yesus menunjukkan keteguhan hati dan kesetiaan terhadap firman Tuhan, tanpa kompromi terhadap godaan kuasa, kekayaan, dan pengakuan. Sikap ini menjadi model sempurna integritas, yang tidak hanya bersifat moral tetapi juga spiritual. Guru Kristen sebagai pendidik dan pembentuk karakter generasi masa depan, diharapkan hidup selaras antara ucapan, prinsip, dan tindakan, sebagaimana Kristus meneladankan.Melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka, penelitian ini menganalisis prinsip-prinsip integritas Kristus dan implikasinya dalam dunia pendidikan Kristen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integritas guru Kristen berdampak langsung terhadap efektivitas pendidikan karakter, kepercayaan peserta didik, dan kredibilitas lembaga pendidikan. Namun, tantangan besar juga diidentifikasi, seperti tekanan profesional, relativisme moral, dan godaan kompromi nilai.Strategi pembinaan integritas meliputi penguatan disiplin rohani, pelatihan etika Kristen, mentoring oleh figur teladan, serta dukungan institusional dari gereja dan sekolah. Guru Kristen dipanggil tidak hanya mengajar pengetahuan, tetapi juga menjadi pemimpin rohani yang mencerminkan kehidupan Kristus. Dengan menjadikan integritas sebagai inti dari pelayanan pendidikan, guru mampu menjadi terang dan garam bagi dunia pendidikan yang tengah menghadapi krisis moral. Oleh karena itu, implementasi integritas Kristus menjadi kebutuhan mendesak dalam membentuk guru Kristen yang profesional, beriman, dan berpengaruh secara transformatif.

Haswindah; Adam, Arlin; Alim, Andi

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam peningkatan kualitas hidup perempuan usia subur, terutama di lingkungan kerja perkotaan. Studi ini bertujuan untuk memahami persepsi wanita usia subur terhadap penggunaan kontrasepsi jangka panjang (KJP) dan sikap mereka terhadap deteksi dini kanker serviks. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi terhadap lima informan di lingkungan kerja BUMN Kimia Farma jakarta pusat. Hasil menunjukkan bahwa persepsi terhadap KJP masih dipengaruhi oleh mitos, ketakutan efek samping, serta peran pasangan dalam pengambilan keputusan. Sementara itu, sikap terhadap pemeriksaan pap smear masih rendah karena rasa takut, miskonsepsi, dan kurangnya dukungan institusi. Budaya organisasi yang individualistis dan minimnya program edukasi internal turut memperkuat sikap pasif terhadap kesehatan reproduksi. Studi ini menegaskan perlunya pendekatan edukasi yang partisipatif, dukungan institusional, dan pemahaman budaya dalam merancang intervensi yang kontekstual guna meningkatkan literasi serta akses layanan reproduksi bagi perempuan usia subur di lingkungan perkotaan.

Elfrida Yanti Simanjuntak; Jefri Harefa; Andi Berkat Zamasi; Adriel Hutagalung; Viona Ameyliasari Waruwu +5 more

Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah 2025 STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

This research is motivated by the phenomenon of changes in organizational behavior which is considered less than optimal, especially in the environment of educational institutions in the city of Medan. In the dynamics of daily work, various challenges are still found such as low levels of discipline, weak work initiatives, and lack of collaboration and professionalism among educators and education staff. One of the factors that is suspected to be the main cause of these problems is irregularities in the implementation of training or human resource capacity development. Training should be a strategic means of instilling organizational values, building a positive work culture, and improving individual and collective competencies. Training that is designed and implemented periodically is believed to be able to be one of the important instruments in changing the work behavior of educational apparatus towards a more productive and professional direction. However, in practice, there have not been many studies that have empirically tested the extent to which periodic training is able to influence real changes in organizational behavior. Therefore, this study aims to quantitatively examine the effect of periodic training on organizational behavior changes in educational institutions, especially in the city of Medan. The main focus of this study includes three important aspects, namely improving work culture, increasing collaboration among others, and increasing professionalism. Data was obtained through survey techniques on a number of respondents from various educational institutions. The results of the study show that periodic training makes a significant contribution to improving discipline, work initiative, a sense of responsibility, and forming a pattern of work behavior that is adaptive to organizational changes and challenges.

Enjulopi, Imilay; Sari, Vita Purnama; Azizah , Aisyah Nur

Jurnal Fisioterapi dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES) 2025 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Komunikasi terapeutik penting dalam keperawatan anestesiologi, terutama untuk mengatasi kecemasan pasien pre operasi. Self-efficacy mahasiswa berperan dalam efektivitas komunikasi tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan self-efficacy dengan penerapan komunikasi terapeutik pada mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Desain penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional, melibatkan 60 mahasiswa semester 6. Instrumen yang digunakan adalah General Self-Efficacy Scale (GSES) dan kuesioner komunikasi terapeutik. Hasil menunjukkan mayoritas mahasiswa memiliki self-efficacy tinggi (85%) dan komunikasi terapeutik baik (95%). Terdapat hubungan signifikan antara keduanya (p = 0,000; r = 0,588). Disimpulkan bahwa self-efficacy berhubungan positif dengan penerapan komunikasi terapeutik. Disarankan institusi memperkuat pembelajaran dan praktik komunikasi terapeutik untuk meningkatkan self-efficacy mahasiswa.