Publication Search

80,083 articles from 753 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 184

Analytics

Febrianti, Dina; Radjikan, Radjikan; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

ABSTRAK Perkembangan tata kelola digital di Indonesia mendorong berbagai instansi pemerintah, termasuk rumah tahanan negara (rutan), untuk mentransformasi sistem pelayanan publiknya melalui aplikasi berbasis digital. Rutan Kelas I Surabaya menginisiasi aplikasi RUSABAYA sebagai platform digital terintegrasi untuk mengelola pelayanan kunjungan tatap muka warga binaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi aplikasi RUSABAYA dalam meningkatkan kualitas pelayanan kunjungan warga binaan, mengidentifikasi hambatan implementasi di lapangan, serta merumuskan rekomendasi strategis perbaikan layanan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif selama kegiatan magang, wawancara terbatas dengan petugas dan pengunjung, serta studi dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa RUSABAYA telah berkontribusi signifikan dalam meningkatkan efisiensi administrasi, transparansi, dan ketertiban pelayanan kunjungan. Aplikasi ini memungkinkan pendaftaran kunjungan secara daring, pengelolaan antrean digital melalui tiket berbasis kode QR, penjadwalan berbasis sesi dengan kuota 80 orang per sesi, serta fitur riwayat kunjungan yang lengkap. Namun, dua hambatan kritis teridentifikasi: aplikasi tidak tersedia di platform distribusi populer seperti Google Play Store dan Apple App Store, serta sosialisasi penggunaan aplikasi kepada masyarakat belum optimal sebagaimana tercermin dari ketiadaan petunjuk penggunaan di loket pelayanan. Temuan ini menegaskan bahwa efektivitas digitalisasi pelayanan publik tidak semata-mata ditentukan oleh kualitas teknis sistem, tetapi juga oleh aksesibilitas, dukungan literasi digital, dan komitmen institusional terhadap pelayanan yang inklusif.

Prabowo, Adi; Kertati, Indra; Karmanis; Indonesia, Indonesia

Public Service And Governance Journal 2026 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh lingkungan pendidikan dan promosi terhadap keputusan mendaftar menjadi mahasiswa di Politeknik Bumi Akpelni Semarang, sebuah institusi pendidikan vokasi yang berfokus pada bidang kemaritiman. Fenomena penurunan jumlah pendaftar dari 944 orang pada 2019 menjadi 352 orang pada 2023 menjadi latar belakang yang mendorong urgensi penelitian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Populasi penelitian adalah 846 taruna aktif Politeknik Bumi Akpelni, dan sampel sebanyak 140 responden diperoleh menggunakan formula Hair. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur dengan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) lingkungan pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan mendaftar dengan koefisien regresi 0,453 dan nilai t hitung 5,853 > t tabel 1,980 (sig. 0,000); (2) promosi berpengaruh positif dan signifikan dengan koefisien regresi 0,376 dan nilai t hitung 4,855 > t tabel 1,980 (sig. 0,000); dan (3) secara simultan keduanya berpengaruh signifikan dengan nilai F hitung 96,462 > F tabel 3,060 serta koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,579 atau 57,9%. Lingkungan pendidikan terbukti menjadi faktor dominan dibandingkan promosi. Penelitian ini berkontribusi mengisi kesenjangan literatur yang selama ini mengkaji kedua variabel tersebut secara terpisah, serta menambahkan perspektif spesifik pendidikan vokasi kemaritiman yang masih sangat terbatas. Implikasi manajerial mencakup peningkatan kualitas fasilitas kampus secara berkelanjutan dan transformasi strategi promosi menuju pendekatan digital yang lebih inovatif.  

Mulianto Mulianto; Stevanus Alpha; Ipan Morris Panggaribuan

REDOMINATE : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani 2026 Sekolah Tinggi Teologia Kerusso Indonesia

The development of information technology and the use of social media have increased the potential for defamation against various institutions, including educational institutions. The reputation of schools or educational institutions is an important social asset because it is directly related to public trust, institutional credibility, and the continuity of the educational process. However, the Indonesian legal system still places greater emphasis on protecting individual reputation than institutional reputation, creating a need to reexamine the legal position of educational institutions in responding to attacks on their good name. This study aims to analyze legal protection for the reputation of educational institutions within the Indonesian legal system and to formulate a more comprehensive reconstruction of legal protection that is relevant to the development of digital spaces. This research uses a normative legal method with statutory and conceptual approaches. Data sources consist of primary legal materials, including Law Number 1 of 2023 concerning the Criminal Code and the Electronic Information and Transactions Law, as well as secondary legal materials in the form of legal literature and educational theory. The results show that defamation provisions in the Criminal Code and the ITE Law have not explicitly provided adequate protection for the reputation of educational institutions. Therefore, legal protection reconstruction is needed through affirming educational institutions as legal subjects whose reputation deserves protection, strengthening reputation recovery mechanisms, and integrating educational ethics perspectives into legal regulation.

Maritza Khansa Fauzan; Haris Nursyah Arifin; Syarof Nursyah Ismail

Perundungan di sekolah menengah pertama sering kali tidak muncul sebagai agresi verbal yang terang-terangan, melainkan tersembunyi dalam candaan yang telah menjadi norma di kalangan remaja. Bentuk dominan yang ditemukan adalah ejekan yang melibatkan nama orang tua siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti alasan di balik penggunaan ejekan nama orang tua sebagai candaan dalam interaksi remaja, serta memaknainya sebagai bentuk kekerasan simbolik dalam bullying verbal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru Bimbingan dan Konseling serta peserta didik, observasi langsung terhadap interaksi siswa di sekolah, dan dokumentasi pendukung. Hasil penelitian mengungkap bahwa pelaku memandang ejekan nama orang tua sebagai humor dan sarana membangun kedekatan sosial, namun korban mengalami dampak psikologis yang serius, seperti rasa malu, sedih, takut, dan ketidaknyamanan di lingkungan sekolah. Fenomena ini diperkuat oleh dinamika kelompok sebaya, agresi relasional, serta normalisasi bahasa yang dilegitimasi melalui respons lingkungan. Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa ejekan nama orang tua adalah manifestasi kekerasan simbolik yang dinormalisasi dalam budaya pergaulan remaja, namun kerap luput dari perhatian institusional, sehingga memerlukan perhatian mendalam dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

Jumi Romelah; Haekal Amirul Akbar; Hijriana Rahmah Amelia

jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study examines the concept of compassion-based education (rahmatan lil ‘alamin) from the perspective of Islamic educational philosophy and its relevance to bullying prevention in Islamic educational institutions. The study is motivated by the tendency of modern education to emphasize cognitive achievement while giving less attention to moral and affective development, resulting in the persistence of bullying behavior in educational settings. This study employs a qualitative approach using library research. Data were collected from the works of Muslim scholars, scientific journals, and relevant literature on Islamic education and analyzed through content analysis. The findings reveal that compassion-based education is built upon the integration of moral development, purification of the heart, and the cultivation of adab (proper conduct). These elements contribute to the development of empathy, social concern, and moral awareness among students. Therefore, compassion-based education (rahmatan lil ‘alamin) has strong relevance as a preventive approach to reducing bullying behavior and fostering a more humane and supportive educational environment in Islamic educational institutions.

Kurnia Sari, Lintang Ayu; Magdalena Nany

Tax avoidance presents a unique challenge, as it is morally acceptable and does not violate the law, yet it is detrimental to the government. There are loopholes (grey areas) in the tax code that are exploited. To further examine the influence of factors including institutional ownership, audit committees, firm age, and debt (leverage) on tax avoidance, this study aims to gather data. The analysis uses multiple regression at a 5% significance level on data obtained from 177 of 59 consumer goods sector companies listed on the IDX for the 2022–2024 period. A partial and statistically significant relationship was found between fiscal policy and factors such as firm age, institutional ownership, audit committees, and leverage. Penghindaran pajak menghadirkan tantangan khusus, karena secara moral dapat diterima serta tidak pemerintah tidak melanggar hukum, namun merugikan pemerintah. Ada celah (grey area) dalam kode pajak yang dimanfaatkan. Guna mempelajari lebih lanjut berkaitan dengan berpengaruhnya faktor termasuk kepemilikan institusional, komite audit, firm age, serta utang (leverage) atas penghindaran pajak, penelitian ini bermaksud untuk mengumpulkan fakta. Analisis menggunakan regresi berganda pada tingkat signifikansi 5% pada data yang diperoleh sebanyak 177 dari 59 perusahaan sektor barang konsumsi terdaftar di BEI periodisasi 2022-2024. Ditemukan hubungan parsial serta sinifikan secara statistik kebijakan fiskal serta faktor seperti umur perusahaan, kepemilikan institusional, komite audit, serta leverage.

Syahrina Zahara Lubis; Khairunnisa Harahap; Tapi Rumondang Sari Siregar

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bagaimana penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) memengaruhi kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Selain itu, penelitian ini juga menyelidiki peran Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai faktor moderasi. Dengan menggunakan teknik purposive sampling, penelitian kuantitatif ini mengumpulkan 31 responden dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah pemerintah Kota Medan. Data yang digunakan berasal dari data awal yang dikumpulkan melalui kuesioner. Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS), yang dibantu oleh SmartPLS, digunakan untuk melakukan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SAP berdampak positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah, tetapi SIPD tidak dapat mengontrol hubungan antara penggunaan SAP dan kualitas laporan keuangan. Studi ini meningkatkan penelitian teori institusional, terutama tentang bagaimana tekanan regulasi dan normatif membantu meningkatkan kualitas pelaporan keuangan sektor publik dengan menerapkan standar akuntansi. Penelitian ini memiliki manfaat bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan konsistensi penerapan SAP dan mengoptimalkan SIPD melalui peningkatan kemampuan sumber daya manusia dan dukungan teknologi informasi. Penelitian ini terbatas pada jumlah sampel yang relatif kecil serta ruang lingkup yang hanya mencakup OPD di satu daerah, sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasi secara luas.

Fidy Khairani; Reymeyza Alya Ramadhani Anggoro; Nayla Iffah Khoirul Anam

Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi. 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

 This study examines women’s transformational leadership in educational institutions through a systematic literature review approach. The increasing involvement of women in leadership positions in schools and universities has attracted academic attention to understand their contribution to organizational development and the improvement of educational quality. This study aims to synthesize recent empirical research findings on women’s transformational leadership in education. The method used was a Systematic Literature Review (SLR) by identifying, evaluating, and synthesizing relevant studies published between 2021–2026 through academic databases such as Google Scholar and ScienceDirect using the keywords “transformational leadership,” “women leadership,” and “education or school.” After a selection process based on inclusion and exclusion criteria, 15 empirical articles were analyzed. The findings indicate that female leaders tend to demonstrate transformational leadership characteristics, including inspirational motivation, intellectual stimulation, idealized influence, and individualized consideration. These leadership practices positively affect teacher motivation and performance, organizational commitment, organizational climate, and learning innovation. However, women in leadership positions still face challenges such as gender stereotypes, structural bias, and social expectations regarding gender roles, indicating the need for institutional support and more inclusive policies.

Tondok, Santalia Banne; Soemarman, Adi; Maryorita, Blestina

Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia 2026 PT. LARPA JAYA PUBLISHER

Appendisitis merupakan salah satu kasus kegawatdaruratan bedah yang sering memerlukan tindakan appendektomi dan berpotensi menimbulkan nyeri pasca operasi. Nyeri yang muncul setelah efek anestesi berkurang dapat memengaruhi kenyamanan serta proses pemulihan pasien, sehingga diperlukan manajemen nyeri yang efektif. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan sebagai terapi pendamping adalah teknik relaksasi Benson. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik relaksasi Benson terhadap penurunan skala nyeri pada pasien pasca operasi appendektomi di ruang Rawat Inap VIP RSUD Boven Digoel. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi yang telah ditetapkan, dengan jumlah sampel sebanyak 1 pasien pasca operasi appendektomi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara selama 4 hari. Intervensi berupa teknik relaksasi Benson diberikan untuk membantu mengurangi intensitas nyeri pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik relaksasi Benson efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien pasca operasi appendektomi. Setelah dilakukan intervensi, pasien mengalami penurunan intensitas nyeri secara bertahap sehingga memberikan rasa nyaman selama masa perawatan. Berdasarkan hasil penelitian, teknik relaksasi Benson dapat dijadikan sebagai salah satu terapi nonfarmakologis alternatif dalam manajemen nyeri pasien pasca operasi appendektomi. Diharapkan institusi pelayanan kesehatan, institusi pendidikan, perawat pelaksana, dan peneliti selanjutnya dapat menerapkan dan mengembangkan intervensi ini sebagai bagian dari asuhan keperawatan yang komprehensif.

Samuel Rapha Mahani

JURNAL PENELITIAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN SAINS (JPTIS) 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Abstract. The digital transformation in the healthcare sector, reinforced by Ministry of Health Regulation No. 24 of 2022, mandates every healthcare service facility to implement Electronic Medical Records (EMR). This requirement compels educational institutions to provide relevant simulation media to enhance student competence. However, at the Health Information Management Laboratory of Esa Unggul University Harapan Indah, the use of existing systems such as Khanza EMR still exhibits limitations in terms of flexibility and alignment with practical workflows. This research aims to develop an adaptive web-based EMR system using the CodeIgniter 4 Framework and the Extreme Programming (XP) methodology. The research methodology employed is Research and Development (R&D) with an XP approach consisting of four stages: Planning, Design, Coding, and Testing. System development was executed through five main iterations, encompassing the formulation of user stories, design utilizing UML and UI, and program code implementation. This system realizes designs from previous research into functional modules, including registration, initial assessment, examination (SOAPE), medical support (laboratory and radiology), codification (ICD-10 and ICD-9-CM), pharmacy, cashier, and reporting. The results indicate that the EMR system was successfully implemented and passed functional verification through Black-Box Testing, achieving a "Successful" status across all scenarios. The conclusion of this study is that the developed EMR system fulfills the functional and security requirements necessary to serve as an effective and realistic practical learning medium for Health Information Management students. Abstrak. Transformasi digital di sektor kesehatan, yang diperkuat oleh Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022, mewajibkan setiap fasilitas pelayanan kesehatan untuk menerapkan Rekam Medis Elektronik (RME). Hal ini menuntut institusi pendidikan untuk menyediakan media simulasi yang relevan guna meningkatkan kompetensi mahasiswa. Namun, di Laboratorium Rekam Medis Universitas Esa Unggul Harapan Indah, penggunaan sistem seperti Khanza EMR masih memiliki keterbatasan dalam hal fleksibilitas dan kesesuaian dengan alur praktikum. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem RME berbasis web yang adaptif menggunakan Framework CodeIgniter 4 dengan metode Extreme Programming (XP). Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan pendekatan XP yang terdiri dari empat tahapan: Planning, Design, Coding, dan Testing. Pengembangan sistem dilakukan melalui lima iterasi utama yang mencakup perumusan user stories, perancangan menggunakan UML dan UI, hingga implementasi kode program. Sistem ini merealisasikan rancangan dari penelitian sebelumnya menjadi modul fungsional yang meliputi pendaftaran, asesmen awal, pemeriksaan (SOAPE), penunjang medis (laboratorium dan radiologi), kodefikasi (ICD-10 dan ICD-9-CM), farmasi, kasir, hingga pelaporan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RME (Rekam Medis Elektronik) berhasil diimplementasikan dan dinyatakan lulus uji fungsional melalui Black-Box Testing dengan status "Berhasil" pada seluruh skenario. Simpulan dari penelitian ini adalah sistem RME yang dibangun telah memenuhi kebutuhan fungsional dan keamanan untuk digunakan sebagai media pembelajaran praktikum yang efektif dan realistis bagi mahasiswa Manajemen Informasi Kesehatan. 

Riezma Shifaul Arfina; Ahmi Naila Faza Al Ghifari; Eko Ramadhani

Jurnal Publikasi Ilmu Psikologi. 2026 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

The study of power in higher education institutions is important because power dynamics influence not only formal organizational systems but also informal relationships within academic communities. This research aims to analyze patterns of power manifestation in higher education institutions, understand their influence on organizational behavior, and identify the structural and cultural aspects involved in the process. The method applied in this study is a Systematic Literature Review (SLR), conducted through collecting, reviewing, and synthesizing various relevant literature related to power and governance in higher education. The findings indicate that pro-social manifestations of power and structural empowerment can positively contribute to job satisfaction and create a healthier and more conducive academic climate. On the other hand, centralized authority and unequal power relations may generate various negative impacts on organizations, such as reduced participation and institutional effectiveness. Therefore, higher education institutions need to implement a more participatory and adaptive governance model to minimize the negative effects of power asymmetry while strengthening collaboration, inclusiveness, and the overall quality of the academic environment.

Parluhutan, Teguh; Gultom, Antonius

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penelitian ini bertujuan merumuskan Model Tridarma Berbasis Panggilan Abraham sebagai paradigma transformasional bagi Perguruan Tinggi Teologi (PTT) di Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari krisis identitas PTT yang sering terjebak dalam dikotomi antara tuntutan akademik dan panggilan gerejawi, sehingga Tridarma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat—kerap kehilangan orientasi teologis dan relevansi sosialnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan kerangka “Hermeneutika Filosofis-Kontekstual” yang mengintegrasikan studi filosofis dan critical case study pada STT Suwarnadwipa sebagai living prototype. Data penelitian diperoleh melalui analisis teks Kejadian 12:1–3, dokumen institusional, serta literatur teologis dan filsafat pendidikan. Analisis dilakukan melalui “Siklus Interpretasi Tiga Lapis” yang mencakup lapis eksplanatori, komparatif, dan konstruktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panggilan Abraham mengandung tiga DNA utama, yaitu divine initiative, costly obedience, dan instrumental blessing, yang dapat menjadi fondasi filosofis-teologis bagi transformasi Tridarma PTT. Berdasarkan sintesis tersebut, penelitian ini menghasilkan tiga pilar utama model, yakni pendidikan sebagai Abrahamic Discipleship, penelitian sebagai Pro Deo et Ethne Inquiry, dan pengabdian masyarakat sebagai Shalom-Based Engagement. Implementasi model pada STT Suwarnadwipa menunjukkan bahwa paradigma Abrahamik mampu mengintegrasikan kesetiaan teologis dengan relevansi kontekstual secara operasional. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis melalui pengembangan kerangka “Teologi Dwipa Nusantara,” secara metodologis melalui pendekatan “Hermeneutika Filosofis-Kontekstual,” dan secara praktis melalui penyediaan model operasional yang dapat diadaptasi oleh PTT lain di Indonesia.

Raisa Fattimatuz Z; Chofifatul Jamilah; Muhammad Sultan M; Mu’alimin Mu’alimin

Jurnal Manajemen Bisnis Digital Terkini 2026 Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia

Psychological well-being in the workplace and educational environment is influenced not only by policies and facilities but also by psychological approaches that touch on individuals' mental, emotional, and spiritual aspects. This study aims to explain how psychological approaches can enhance well-being and motivation. The results of the study show that integrating Islamic educational values, mindfulness, and emotional intelligence can help individuals manage stress, increase self-confidence, and strengthen the meaning of life. In addition, adjusting learning materials to the needs of students also plays a role in supporting mental health. Individual motivation can be increased through approaches that align with psychological needs, such as fulfilling basic needs, providing rewards, and supporting autonomy and social relationships. The implementation of strategies such as open communication, good leadership, and a comfortable work environment also contributes to increasing motivation and performance. Thus, the psychological approach has an important role in creating a healthy, productive, and sustainable educational and organizational environment.

Mohamamd Makbul; Awan Dharmawan; Muhaimin

Journal of Law and Administrative Science (JLAS) 2026 Universitas Teknologi Surabaya

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah dalam upaya pemenuhan gizi masyarakat yang dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai penyedia layanan pangan. Dalam implementasinya, setiap SPPG diwajibkan memiliki sejumlah legalitas keamanan pangan, seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), dan Sertifikat Halal guna menjamin mutu serta keamanan produk makanan yang didistribusikan kepada penerima manfaat. Namun demikian, masih ditemukan SPPG yang belum memenuhi persyaratan sertifikasi tersebut tetapi telah beroperasi dan ditetapkan sebagai penyedia layanan dalam Program MBG. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk inkonsistensi regulasi dalam sertifikasi keamanan pangan pada SPPG serta mengkaji dampaknya terhadap implementasi Program MBG. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka. Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi terkait implementasi sertifikasi keamanan pangan pada SPPG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inkonsistensi regulasi terjadi akibat disharmoni kebijakan antar institusi, perbedaan standar operasional sertifikasi, lemahnya mekanisme validasi dan audit oleh Badan Gizi Nasional (BGN), serta seringnya pelanggaran administratif dan rendahnya penerapan sanksi. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya jaminan kualitas dan keamanan pangan, ketidakpastian standar kandungan gizi produk makanan, serta potensi kerugian bagi penerima manfaat, khususnya siswa, ibu menyusui, dan lansia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa harmonisasi regulasi, standardisasi mekanisme sertifikasi, serta penguatan koordinasi dan konsistensi penerapan sanksi merupakan faktor penting dalam meningkatkan efektivitas sertifikasi keamanan pangan pada SPPG guna mendukung keberhasilan implementasi Program MBG secara berkelanjutan.

Zulkif, Senjaya Machfudi; Jamil, Amidatus Sholihat; Astuti, Eka Rini Widya; Zenmira, Kharisma Nanda

Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study was designed to create a visual communication medium in the form of a video mapping depicting the institutional change process from the Nahdlatul Ulama Institute of Technology and Science (ITSNU) Pasuruan to the Nahdlatul Ulama University of Pasuruan (UNU Pasuruan). This institutional status change represents a strategic moment that needs to be communicated to the public through a creative and engaging media approach. The research approach used the Research and Development (R&D) method, referring to Sugiyono's development framework, which consists of ten stages: identification of potential and problems, data collection, product design, design validation, design refinement, product testing, product refinement, implementation trials, final product revisions, and mass production (if necessary). Data collection techniques included in-depth interviews, field observations, documentation studies, and validation by media and content experts. The research output is a video mapping product, approximately 7 minutes in length, that has undergone a validation process and is deemed suitable as a means of communicating institutional change. This product is expected to serve both as a visual archive and as a more effective and communicative institutional promotion instrument.

Nona Serly, Veronika; Pati Sanga, Konstantinus; Lamawitak, Paulus Libu

Jurnal Projemen UNIPA 2026 Universitas Nusa Nipa Maumere

The development of digital technology in recent years has had a significant impact on almost all sectors, especially the financial sector. Digitalization is no longer an option but a fundamental necessity for financial institutions, including Savings and Loan Cooperatives (KSP), to remain competitive and capable of providing efficient, accurate, and high-quality services. The need for technology that can improve service processes, data management, and transactions has become increasingly urgent amid the growing complexity of cooperative members’ demands and the increasing competition among financial institutions.This study aims to analyze the transformation of financial services at KSP Credit Union Bahtera Sejahtera through the implementation of the Escete Program, an online-based digital system. Before 2019, this cooperative used the SIKOPDIT CS system which operated offline, resulting in difficulties in data synchronization and service efficiency. The method used in this study is a qualitative descriptive approach using the perspective of Institutional Theory to examine the motivations behind organizational change.The results of the study indicate that the transition from SIKOPDIT CS to the Escete Program is not merely a technical change but also a form of organizational adaptation to three institutional pressures: (1) Coercive Pressure arising from regulations requiring financial transparency; (2) Mimetic Pressure as an effort to emulate the success of banking digitalization; and (3) Normative Pressure to meet members’ expectations and the professionalism of human resources. The implementation of the Escete Program has proven to improve real-time data accuracy, accelerate services through Android integration, and transform the organizational work culture into a more modern and transparent one.

Kadek Indra Wijaya; Esyaf Sedik; Noak Msen; Yohana Mikaela Kelanit; Thobias Rumbino Fonataba +2 more

Jurnal Riset Rumpun Seni, Desain dan Media 2026 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

The creation of institutional signature music is typically understood as a technical compositional process intended to accompany a performance. This study aims to elucidate how the music of the Rene Hu dance is constructed as a medium for representing institutional identity through the integration of local wisdom and organizational values. Utilizing an artistic autoethnographic approach, this research positions the creative experience of the composer as a reflective data source analyzed through both thematic and conceptual lenses. The findings indicate that the composition of Rene Hu music emerges from the interaction of cultural, ecological, and institutional dimensions, all mediated by the composer’s reflection as a strategic agent. The integration of Sentani traditions, the soundscape of Mount Cycloop, and digital technology forms a sonoric identity that represents both cultural legitimacy and the vision of the Papua Province Language Center. This study formulates the Reflective Sonoric Cultural Strategy Model, which explains the mechanisms of identity negotiation within the composition of such signature music. The novelty of this research lies in its conceptualization of institutional music as an arena for identity negotiation analyzed through the composer’s creative journey. This research offers a conceptual framework applicable to the creation of similar representational musical works.

Putriana, Julisa; Dewi, Ester Yunita

Jurnal Silih Asah 2026 LPPM - STT Kadesi Bogor

Penulisan ini bertujuan guna untuk mengkaji peran teknologi dalam penyusunan desain pembelajaran di kelas pada era digital. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi pembelajaran telah berkembang menjadi sistem yang terintegrasi, mencakup perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi pembelajaran secara sistematis. Pemanfaatan teknologi digital seperti Learning Management System, aplikasi desain kreatif, kecerdasan buatan, serta pula augmented reality terbukti mampu meningkatkan interaktivitas, fleksibilitas, dan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Selain memberikan kemudahan akses dan efisiensi, teknologi juga mendukung pembelajaran berbasis kompetensi melalui pemantauan dan evaluasi yang lebih akurat. Kendati, integrasi teknologi dalam desain pembelajaran memerlukan kesiapan guru, dukungan institusi, serta infrastruktur yang memadai agar pelaksanaannya berjalan optimal. Maka demikian dengan perencanaan yang tepat dan pendekatan yang adaptif, teknologi dapat menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan mutu dan efektivitas pembelajaran di kelas.  

Muhammad Ilham Maulana; Suwandi Suwandi

Jurnal Ekonomi, Akuntansi, dan Perpajakan 2026 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

This study aims to examine the effect of leverage and institutional ownership on tax avoidance, with profitability as a moderating variable, in plantation sector and mining sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2020–2024 period. This study employs a quantitative research method. The sample was selected using a purposive sampling technique, resulting in 16 companies as the research sample, with a total of 80 observations. Data analysis is conducted using multiple linear regression and moderated regression analysis (MRA). The results indicate that leverage and institutional ownership do not have a significant effect on tax avoidance. Furthermore, profitability is unable to moderate the relationship between leverage and tax avoidance as well as between institutional ownership and tax avoidance. This study has limitations related to the relatively small sample size, as many companies experienced losses during the observation period and therefore did not meet the sample selection criteria.

Hendri Suwarsono

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 2026 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Demonstrations demanding the dissolution of the House of Representatives by 2025 highlight a crisis of public trust and serve as a key moment in Indonesia's political landscape. These protests have not only symbolic significance but also lead to elite repositioning, the temporary dismissal of several members, and the cessation of policy that increased benefits. This study examines how the crisis has prompted political institutional reconstruction and the role of civil society in influencing change. A descriptive qualitative approach was used, including literature studies, analysis of academic literature, official documents, and media reports. The findings indicate that actions by the House of Representatives, such as the rotation of Commission III leadership, member deactivation, and rejection of benefit increases, were primarily reactive to public pressure. The discussion reveals that while these actions reduce crisis escalation, they are cosmetic and do not address structural issues like legislative accountability and budget transparency. In conclusion, the 2025 protests provide an opportunity for civil society to engage politically outside elections, but the institutional changes made are short-term. Fundamental reform can only occur if civil movements remain consistent and if political parties and the government commit to reform.