SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

41,520 articles from 397 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-2 of 2

Analytics

Astin Rambu Guna; Rambu Yetty Kalaway; Raynesta Mikaela Indri Malo

Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan 2024 Asosiasi Profesi Telekomunikasi dan Informatika Indonesia

Furniture has high added value and significant global competitiveness, largely due to the diversity of natural raw materials available in Indonesia, such as wood, rattan, and bamboo, as well as distinctive and high-quality designs. This advantage is supported by the skills and competence of the available human resources, making Indonesian furniture superior to products from other countries. Product quality is a key element in winning market competition, as it impacts customer satisfaction and loyalty. Masnur Joglo, a furniture company located on Jl. Muara Karya, specializes in producing various types of furniture from high-quality woods such as super mahogany and red teak. However, the purchasing system, which requires customers to visit the store directly and manually record prices, results in inefficiencies in terms of time and transportation costs. Customers often need to visit multiple stores to find the desired product, which is an inefficient process. To address these challenges, this study proposes the development of an Android-based sales application as a solution. This application is designed to expand Masnur Joglo's market reach and facilitate online ordering of furniture products, anytime and anywhere. The study aims to design and develop an Android-based sales information system that can enhance operational efficiency and streamline the sales process while better meeting customer needs. The application development method employs the waterfall model and uses MySQL and Firebase databases.  

Bryan; Saputri, Theresia Ratih Dewi

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2024 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang umum terjadi di dunia. Salah satu penyebab umum hipertensi adalah pola makan yang tidak sehat. Dalam menanggapi hal tersebut, Dietary Approach to Stop Hypertension (DASH) disarankan sebagai pola makan yang efektif untuk mengurangi tekanan darah. Meskipun telah terbukti efektif, penderita hipertensi masih belum dapat menerapkan pola makan tersebut secara konsisten. Salah satu faktor penghambat penerapan pola makan DASH adalah ketidaktahuan penderita hipertensi dalam memodifikasi pola makan sesuai anjuran yang ada. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk merancang pembuatan aplikasi pola makan DASH bagi penderita hipertensi berbasis mobile yang dapat memberikan rencana makan sesuai pola makan DASH. Rencana makan dalam jangka waktu tujuh hari yang dibuat setiap harinya meliputi sarapan, makan siang, dan makan malam. Menu makanan akan dirancang dan disesuaikan dengan jumlah kebutuhan kalori harian. Penderita juga dapat memantau asupan natrium sesuai dengan makanan yang telah dikonsumsi. Sebelum mengembangkan aplikasi, usability testing dilakukan menggunakan metode heuristic evaluation untuk mengevaluasi desain pada prototype. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode waterfall model dengan arsitektur BLoC. Aplikasi mobile dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman Dart, framework Flutter, Bloc, Firebase, dan Edamam untuk sistem operasi Android. Pengujian black box kemudian dilakukan dengan metode functional testing. Setiap fitur yang diujikan berhasil berjalan sesuai yang diharapkan dan dinyatakan lolos pengujian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Milda dapat digunakan oleh penderita hipertensi untuk menjalankan pola makan sehat dengan memberikan rencana makan sesuai dengan pola makan DASH. Rencana makan yang diberikan mendorong penderita hipertensi untuk memulai atau mencoba kembali pola makan DASH. Selain itu, variasi menu makanan yang menarik juga mendorong penderita hipertensi untuk lebih konsisten dalam menjalankan pola makan DASH.