Publication Search

62,860 articles from 506 journals · 1,579 citations tracked

Showing 1-6 of 6

Analytics

Laila Nur Hasbillaah; Andhiny Avrilia Rachmaningtyas

Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan Penelitian Lirik lagu Dewa 19 yang berjudul “Roman Picisan“ tujuannya adalah mencari Majas pada lirik tersebut, setelah melakukan penelitian kami mendapatkan Majas atau gaya bahasa, terdapat Empat Majas pada Lirik lagu Dewa 19 yaitu Majas Hiperbola, Majas Alegori, Majas Sarkasme dan Majas Klimaks. Karena di setiap bait mempunyai majas yang berbeda- beda. Metode yang kami gunakan untuk penelitian Majas di dalam Lirik lagu Dewa 19 “Roman Picisan”  bersumber dari internet dan kami mendengarkan lagu tersebut menggunakan Aplikasi  “Spotify”  agar kami bisa memahami lirik lagu tersebut dan  memudahkan mencari majas di dalam lagu. Selanjutnya kami mengklasifikasikan dan mengurai kan lirik lagu ini agar kami dapat mengetahui makna yang terdapat pada lagu ini. Hasil penelitian lirik lagu ini, banyak sekali lirik yang menggunakan Majas Hiperbola karena yang kita ketahui Majas Hiperbola sendiri adalah Majas yang berlebihan atau tidak masuk di akal dan Lagu ini menceritakan tentang seseorang yang sedang patah hati walaupun dia masih mencintai akan tetapi dia tidak dapat memilikinya.  

Cintia Nugraha; Nazla Maharani U; Harjito Harjito

Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa 2022 Pusat riset dan Inovasi Nasional

Sarkasme merupakan satu dari berbagai bidang kajian yang memfokuskan pada tuturan beserta pemaknaanya. Pengarang Indonesia yang terkenal dengan penggunaan sarkasme yaitu Andrea Hirata. Berbagai novel dengan judul beragam selalu identik dengan sarkasme kehidupan masa kini. Sarkasme yang dihadirkan pun variatif  mulai dari yang paling kasar yakni sarkasme proposisi hingga sarkasme yang paling halus yakni like-prefixed sarcasm. Penelitian berjudul “Sarkasme Andrea Hirata dan Implementasinya dalam Pembelajaran” bertujuan mengkaji sekaligus membahas berbagai jenis sarkasme yang kerap digunakan beserta implementasinya dalam pembelajaran. Dalam menganalisis data, pendekatan yang digunakan yakni pendekatan kualitatif dengan deksriptif kualitatif sebagai metode analisisnya. Tahapan analisis yakni dengan mengumpulkan data, mencatat, mengidentifikasi, mengelompokkan dan tahap terakhir mengkaji data untuk dibahas lebih rinci dan mendetail. Melalui penelitian sarkasme dapat ditemukan berbagai macam pilihan sarkasme yang dapat dihadirkan dalam pembuatan teks bahasa Indonesia utamanya pada teks anekdot. Analisis ini turut menemukan satu pola baru sarkasme yang belum pernah dibahas sebelumnya

M. Mirza; Rakka Dita

Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Tujuan dari penelitian jurnal ini untuk mengetahui gaya bahasa dan makna yang terdapat pada lirik lagu” Rumpang Nadin amizah” . Riset terhadap penelitian ini menggunakan analisis data, yaitu dengan mendengarkan lagu yang akan dianalisis, memahami isi lirik tersebut kemudian, mencari kata-kata yang mengandung majas atau gaya bahasa lalu mendeskripsikan makna dari lagu ini yang tertuju kepada teman, keluarga dan orang terdekat maka dari itu kami menemukan beberapa majas yang ada didalam lirik lagu tersebut, penelitian yang kami dapatkan adalah beberapa majas yaitu Majas Hiperbola, Majas Alegori, Majas Sarkasme, Majas Sindiran, Majas Klimaks.

Astri Puspa Dewi; Meli Merlina

Concept: Journal of Social Humanities and Education 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Sarkasme dalam media sosial merupakan ejekan atau cemoohan yang dituangkan baik secara tulisan, foto ataupun video. Penggunaan bahasa sarkasme di media sosial ini mencerminkan bahwa sebagian masyarakat Indonesia  merupakan penutur bahasa yang berbudaya kurang baik, tidak berkarakter baik dan tidak menjungjung tinggi etika kesantunan dalam berbahasa. Jika hal tersebut dibiarkan maka akan memberikan pengaruh yang lebih luas dan menjadikan budaya baru sehingga memudarkan karakter asli bangsa Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis penggunaan Bahasa sarkasme pada media sosial twitter yang bertujuan untuk mendeskripsikan komentar netijen pada akun media sosial @AREAJULID yang mengandung Bahasa sarkasme. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik catat dengan cara mencatat dan membaca komentar yang mengandung bahasa sarkasme. Sumber data pada penelitian ini adalah komentar netijen  dalam akun twitter. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan bahasa sarkasme di media sosial twitter sangat tinggi, sehingga menyebabkan pelanggaran prinsip kesopanan dalam berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

Sekar Kumala Suci; Tarissa Febri Trihapsari

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Jurnal Ilmiah ini akan membahas dan mengupas tentang gaya bahasa dan majas yang terdapat dalam lagu karya seorang seniman, musisi, sekaligus penyanyi Indonesia berbakat, Isyana Sarasvati yang berjudul “LEXICON”. Lagu “LEXICON” sebagai lagu utama dalam album keempat milik Isyana Sarasvati yang dikemas berbeda dari album-album Isyana Sarasvati yang sebelumnya, dimana dalam album Lexicon ini menggunakan genre musik Neo Classic dan rock progresif, sedangkan album Isyana Sarasvati yang sebelumnya menggunakan genre musik pop. Dalam album ini juga Isyana Sarasvati banyak mencurahkan emosi, isi hati dan lebih menunjukkan jati dirinya, ia meluapkan rasa sedih, kekecewaan, kekesalan, kebebasan, kebahagiaan, dan juga harapannya. Album Lexicon terkhusus pada lagu utamanya yang berjudul “LEXICON” dikemas menggunakan memilihan kata yang jarang dan  kosa kata yang menarik juga mengandung banyak gaya bahasa dan majas  di dalamnya, hal itu membuat lagu ini memiliki ciri khas dan daya tarik tersendiri. Hasil dari penelitian penulis menunjukan bahwa terdapat delapan jenis gaya bahasa dan majas yang berbeda dalam lagu berjudul “LEXICON” ini, diantaranya terdapat majas sebagai berikut; majas metafora, majas alegori, majas personifikasi, majas sarkasme, majas sinisme, majas eufimisme, majas retorika, dan majas sinekdok-totem pro parte.

Santi Budiyani; Yushi Luthfiyati Fadilah

Ta'rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Yayasan Pendidikan Ilmu Qur'an Baubau

Penelitian ini membahasa tentang penggunaan bahasa dan makna yang terkandung pada lirik lagu Tulus yang berjudul “Labirin”. Yang dirilis pada tahun 2018. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan hasil diskusi berupa penjelasan deskriptif pendekatan secara kualitatif. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berupa gaya bahasa yang terkandung pada lirik lagu Tulus yang berjudul “Labirin”. Langkah pengumpulan data penelitian ini memakai Teknik Pustaka, simak, dan catat. Dapat disimpulkan dari hasil penelitian pada lirik lagu Tulus yang berjudul “Labirin”, dalam lagu ini terdapat beberapa gaya bahasa yaitu: (a) majas perbandingan yang terdiri dari hiperbola, personifikasi, metafora, sinekdok, sinestesia, dan litotes (b) majas penegasan yang terdiri dari pleonasme, repitisi, elipsis, dan retoris (c) majas sindiran yang terdiri dari sarkasme, ironi, dan sinisme.