Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-10 of 10

Analytics

Muhammad Hendra; Helmi Ali; Hendra Lukito; Dona Amelia; Gusrizal Gazahar

JURNAL RISET AKUNTANSI 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

The development of halal tourism has encouraged sharia hotels to provide services that are not only comfortable and functional, but also consistent with Islamic values and halal assurance. This study aims to analyze the integration strategy between sharia hotels and halal restaurants in increasing guest visits and satisfaction at Mangkuto Sharia Hotel Payakumbuh. This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving hotel management, operational employees, guests, sharia certification experts, and representatives of the local government. The data were analyzed descriptively and strengthened through strategic analysis using the Resource-Based View (RBV), Value Chain, SWOT analysis, IFAS-EFAS matrix, TOWS matrix, and Blue Ocean Strategy. The findings reveal that service integration was implemented through sharia-based operational policies, halal assurance systems in restaurant activities, and cross-departmental coordination between the front office, housekeeping, and food and beverage departments. This integration created added value in the form of physical comfort, emotional trust, and spiritual peace for guests. Internal hotel data also indicated an increase in occupancy rates from 26% in 2020 to 52% in 2024 following the implementation of the sharia concept and halal restaurant integration. Strategic analysis positioned the hotel in Quadrant I (aggressive growth strategy), supported by its halal reputation, Islamic organizational culture, guest trust, and its uniqueness as the first sharia hotel in West Sumatra certified by the National Sharia Council–Indonesian Ulema Council (DSN-MUI). The implication of this study shows that the integration of sharia hospitality can serve as a competitive product strategy rather than merely a compliance instrument, while also supporting the development of regional halal tourism.

Oktaviana, Lusi; Herwiyanto; Rohmad Suryadi; Dewi Purnasari; Inna Nur Rokhmah +2 more

Jurnal Suara Pengabdian 45 2026 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Industri Kecil dan Menengah (IKM) merupakan kontributor penting dalam pembangunan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan nilai tambah, dan penguatan struktur ekonomi berbasis lokal. Namun demikian, banyak IKM masih menghadapi tantangan berkelanjutan yang berkaitan dengan keterbatasan kapasitas inovasi, rendahnya adopsi pemasaran digital, serta lemahnya akses terhadap kemitraan strategis. Sentra IKM Srikayu di Surakarta merupakan klaster industri furnitur yang mengkhususkan diri pada produk berbahan kayu jati dan mahoni dengan karakteristik kualitas yang kuat, namun perluasan pasar dan pengembangan kemitraannya masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi internal dan eksternal Sentra IKM Srikayu menggunakan analisis strategis berbasis SWOT sebagai dasar perumusan strategi pengembangan akses pasar dan kemitraan. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan mengintegrasikan diskusi kelompok terfokus, wawancara mendalam, dan analisis data sekunder. Hasil analisis matriks IFAS dan EFAS menunjukkan skor masing-masing sebesar 2,82 dan 2,62, yang menempatkan sentra pada Kuadran I, yang mengindikasikan strategi pertumbuhan agresif. Rekomendasi strategi meliputi penguatan branding dan pemasaran digital, diversifikasi desain produk sesuai tren pasar, perluasan kemitraan strategis, serta peningkatan kapasitas produksi dan kapabilitas sumber daya manusia guna menjamin daya saing dan keberlanjutan jangka Panjang.

noorlailashinto, noorlailashinto; Noor Laila Shinto Wati; Edy Siswanto; Haris Ihsanil Huda

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2025 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran PT. Makanan Rakyat Indonesia Kendal dengan pendekatan bauran pemasaran (produk, harga, promosi, dan tempat) serta analisis SWOT. Data diperoleh melalui wawancara dengan pemilik dan karyawan, observasi, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan produk unggulan yaitu kerupuk ABS udang original dengan harga Rp5.000–Rp25.000, distribusi melalui toko offline dan platform online, serta promosi yang memanfaatkan media sosial dan e-commerce. Analisis SWOT menghasilkan lima kekuatan, lima kelemahan, lima peluang, dan lima ancaman. Skor IFAS sebesar 3,23 dan EFAS 3,02 menempatkan perusahaan pada kuadran I (strategi agresif). Data penjualan Januari–April 2025 meningkat 28,8% dibandingkan tahun sebelumnya atau setara Rp147.000.000. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan strategi pemasaran berbasis SWOT berpengaruh signifikan terhadap peningkatan penjualan. Rekomendasi penelitian adalah memperluas saluran distribusi, meningkatkan promosi, serta menjaga kualitas pelayanan guna menghadapi persaingan produk sejenis.  

FINA FELIA PRAMUDITA; Fina Felia Pramudita; MISWAN ANSORI

JURNAL ILMIAH EKONOMI DAN BISNIS 2024 LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Kecemasan akademis terkait Produk Non Agunan (PRONA) dalam pembiayaan musyarakah di KSPPS BMT Al Hikmah Semesta Jepara menjadi fokus penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman produk. Analisis lingkungan internal perusahaan dilakukan untuk menganalisis fungsi perusahaan. Matriks IFAS dan EFAS digunakan untuk merumuskan faktor strategis internal dan eksternal perusahaan. Hasil penelitian mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan produk non agunan (PRONA), serta peluang dan ancaman yang dihadapinya. Analisis SWOT digunakan untuk merumuskan strategi perusahaan berdasarkan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi kinerja perusahaan. Kesimpulannya, Produk Non Agunan (PRONA) berpotensi untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat dan membantu anggota yang menggunakan produk tanpa agunan. Penelitian ini memberikan pemahaman yang komprehensif tentang produk dan memungkinkan penelitian strategis yang efektif.

Erni Oktafia; Rahmi Rahmi

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2024 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Every company must have a certain strategy to attract the attention of consumers (visitors). Seeing the decline in the number of visitors to the Kinantan Wildlife and Cultural Park in 2023. TMSBK has carried out renovations aimed at beautifying it and attracting the attention of visitors. Regarding this renovation, it is included in one of the marketing mix (7P), namely Physical Evidence. According to Kotler and Armstrong, Physical Evidence is one of the real things that influences consumers' decisions to buy and use the products or services offered. However, what happened was that the number of visitors decreased. The research method used is to use a field research method or qualitative field research, namely direct observation of the object being studied in order to obtain relevant data. The primary data source in this research is the management of TMSBK Bukittinggi, while the secondary data source is the visitors of TMSBK Bukittinggi. According to the research findings, the IFAS matrix score of 2.57 suggests that the company holds a strong internal position. Conversely, the EFAS matrix score of 2.40 indicates a weak external position for the company. This means that the company does not take advantage of existing opportunities or avoid external threats. Then, seen from a sharia business perspective, TMSBK has not been optimal in implementing the sharia business concept, because in Islam itself good business will provide mutual benefits between the company and visitors, especially in providing services to visitors. However, TMSBK focuses more on renovating tourist attractions and does not prioritize services to provide comfort to visitors.

Fadil Iqbal; Wirda Novarika; Mahrani Arfa

Jurnal Ilmiah Ekonomi, Akuntansi, dan Pajak 2024 Asosiasi Riset Ekonomi dan Akuntansi Indonesia

The aim of this research is to find out the strategies used to increase sales of broom sticks from palm fronds based on the SWOT method. To find out what indicators were studied in the research on marketing strategies for broom sticks from palm fronds using the SWOT method. This research uses a quantitative method where in When data collection is carried out using the Quantitative method, a questionnaire will be distributed containing indicators related to the SWOT method. Meanwhile, in data processing, data analysis will be carried out using quantitative methods, namely in the form of calculating the weight of the values ​​obtained in the questionnaire distributed to the marketing department in the MSME Business Partners. From the results of data processing, it was found that the Internal Factor Analysis Summary (IFAS) of strength and weakness factors had a score of 2.99 and the External Factor Analysis Summary (EFAS) above obtained a score of 2.79. From the matrix above, it is known that IFAS is in cell II and EFAS is in cell IV, which means that the strategy will refer to growth or development.

Fariham Masula; Agus Hermawan

JURNAL EKONOMI BISNIS DAN MANAJEMEN (JISE) 2024 CV. ALIM'SPUBLISHING

Apotek merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang bertanggungjawab atas pemenuhan kebutuhan obat-obatan di masyarakat. Pasca pandemi covid-19 penurunan layanan dirasakan oleh seluruh apotek, sehingga banyak unit usaha apotek yang saat ini tidak hanya memberikan pelayanan di bidang obat-obatan. Beberapa apotek kini menyediakan perlengkapan kesehatan, produk kecantikan, dan praktik dokter spesialis. Salah satunya adalah apotek Sugih Waras yang berlokasi di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Namun masalah utama yang dihadapi oleh apotek Sugih Waras saat ini menitik beratkan pada penggunaan teknologi yang masih kurang untuk pengelolaan di berbagai lini aktivitasnya. Penelitian ini akan membahas tentang ruang kosong yang dapat dimanfaatkan oleh apotek Sugih Waras dan mengisinya dengan teknologi e-commerce untuk memperkuat posisi di pasar. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Alat yang digunakan yakni analisis SWOT dengan penilaian Internal Factor Analysis Strategic (IFAS) dan Eksternal Factor Analysis Strategic (EFAS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ruang yang paling tepat dalam penggunaan e-commerce adalah dalam kegiatan promosi dan pengelolaan manajemen apotek

Ahmad Zikri; Nurbaiti Nurbaiti; Nurwani Nurwani

Jurnal Manajemen dan Ekonomi Bisnis 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This research aims to first determine and analyze the Lake Toba Tourism development strategy by the Lake Toba Authority Implementing Body. Second, to find out the results of the SWOT analysis of employee performance improvement strategies using the IFAS and EFAS matrices, important factors can be identified from both the external environment and the internal environment which are strengths, weaknesses, opportunities and threats for improving performance. The research method used in this research is descriptive qualitative, the author also uses SWOT analysis. SWOT analysis is the systematic identification of various factors to formulate company strategy. From the results of the analysis, a growth strategy or growth oriented strategy is obtained. This strategy indicates that the company is strong and able to continue to develop by taking advantage of existing opportunities. This strategy was chosen because the calculation results were in quadrant I where the total weighted score of strengths-weaknesses was 3.36 while the total weighted score of opportunities-threats was 3.314. Positions in this quadrant are very profitable and can be implemented optimally.

Dwibin Kannapadang; Charis Poligus Ra’ba; Dian Intan Tangkeallo

Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi 2022 Universitas Kristen Indonesia Toraja

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengembangan usaha alat musik di Toko Nafiri Musik di Kecamatan Makale Utara. Metode penelitian yang digunakan melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis SWOT. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder , teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan studi perpustakaan. Data yang di peroleh dari hasil pengumpulan data kemudian di analisis menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui apa saja yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman bagi toko Nafiri Musik di Makale Utara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa matriks IFAS memperoleh total skor untuk kekuatan (strenght) dan kelemahan (weakness) sebesar 2,93, karena total skor diatas 2,93 berarti ini mengindikasikan posisi internal pada perusahaan begitu kuat. Matriks EFAS memperoleh total skor untuk peluang (opportunities) dan ancaman (threats) sebesar 3,03 karena total skor mendekati 4,0 berarti ini mengindikasikan bahwa toko Nafiri Musik merespon peluang yang ada dengan cara yang luar biasa dan menghindari ancaman-ancaman di pasar. Adapun hasil matrik SWOT menunjukkan ada sepuluh strategi pengembangan usaha alat musik yang digunakan adalah dengan mempertahankan kualitas produk, mempertahankan kualitas pelayanan kepada konsumen, menjaga kepercayaan pelanggan, menambah karyawan di toko nafiri musik, memperluas ruangan atau bangunan  di toko nafiri musik, memperbanyak stok alat musik, membuat promo harga atau diskon untuk menarik konsumen untuk membeli barang tersebut, meningkatkan strategi pemasaran melalui sosial media dengan mengikuti kemajuan teknologi., meningkatkan sistem pelayanan yang lebih baik, sehingga konsumen merasa nyaman untuk berbelanja, menciptakan peluang kerja bagi masyarakat.

Wahyono, Eko Hadi

Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Totalwin

Dalam perkembangannya banyak UMKM mengalami permasalahan diantaranya adalah  program kemitraan yang salah satu fungsinya adalah untuk menghindarkan terjadinya monopoli dalam usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi a lingkungan internal yang menjadi kekuatan dan kelemahan serta lingkungan eksternal yang menjadi peluang dan ancaman kemudian merumuskan alternatif strategi yang dapat diterapkan untuk dikaitkan dengan Program Kemitraan pada UMKM tahu Selanjutnya. Penelitian ini dapat diringkas dalam pertanyaan umum sebagai berikut Bagaimanakah struktur hubungan antar unsur yang saling mempengaruhi pada UMKM Tahu-tempe dan Bagaimanakah leverage dari masing-masing model Systems Archetype dalam Kemitraan UMKM dan juga menggunakan Matrik Internal (IFE)  dan Matriks External (EFE) penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan systems thinking yang dipercaya mampu menjawab persoalan bisnis UMKM secara utuh. Dari perhitungan data EFAS dan IFAS diatas, terlihat bahwa posisi perusahaan saat ini berada pada kuadran I koordinat (1,946 ; 1,395) yaitu kuadran expension (growth) yakni Diharapkan UMKM tahu dan tempe ini mampu menjaga dan mempertahankan Strategi serta mampu penetrasi pasar dan pengembangan produk. Berdasarkan hasil proses simulasi model dengan Systems Casual Leverage Loop  diperoleh beberapa struktur hubungan antar unsur yang saling mempengaruhi pada UMKM dengan Pihak Mitra yang diharapkan yakni Mitra berasal dari perusahaan besar yang mempunyai scope industri baik di wilayah rantai niaga Tahu – tempe dan bahkan industry Impor kedelai. Sementara dilihat dari hasil struktur Kemitraan terbangun dari tiga sisi yakni sebagai berikut Perspektif Informasi Usaha, Perspektif Kompetensi Usaha dan Perspektif Akses Usaha