SciRepID - Scientific Publication Search

Publication Search

18,135 articles from 385 journals · 1,447 citations tracked

Showing 1-4 of 4

Analytics

Lutfia Diva Rahmawati; Ghulam Maulana Ilman

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

The problem of waste is a complex problem that will never end, especially in developing countries. The increasing population of humans is accompanied by an increase in the amount of waste generated. Sidoarjo Regency is a regency that is registered as the regency with the largest volume of waste in East Java, which causes overload of waste in its landfill. This research aims to clearly understand the process of collaborative governance in the waste reduction program at Jabon Landfill, Sidoarjo. This research method uses a qualitative method. Data collection was carried out through documentation and literature study. The data analysis method in this study is descriptive-qualitative. The theory used in this study is the collaborative governance theory by Ratner (2012). The results of this study show that the collaborative governance process that occurs in the "Waste Reduction Program" at Jabon Landfill, Sidoarjo only involves the community and informal organizations, not yet involving the private sector in its management.

Bambang Guritno; Sapto Supriyanto; Hartoyo Hartoyo; Mudrik Abdullah

Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri 2023 Universitas Maritim AMNI Semarang

The concept of Collaborative Government as an alternative basis is considered capable of realizing the acceleration and implementation of Tourism Areas. Collaborative Governance as a new paradigm that is used to deal with various issues in a complex society, the paradigm that is meant is the basic principle of equal relations between stakeholders in the public, private and community sectors. It is also a process that involves various stakeholders who are related to the interests or achieve a goal. This study analyzes Collaborative Governance in Sustainable Tourism Management, especially in Doplang Village. Then, this study uses qualitative research methods. The results of the research on the Doplang Tourism Village, Bawen District, Semarang Regency, are a source of income for the local community with the level of tourists visiting tourist attractions and also increasing people's income.

Nurlaila Nurlaila; Mas’ud Mas’ud

Jurnal Ilmiah Serat Acitya 2023 Universitas 17 Agustus 1945

Tujuan penelitian ini untuk melihat collaborative governance terutama pada tahap pra bencana, dan sejauh mana kerjasama serta upaya-upaya yang telah dilakukan berbagai aktor untuk mengantisipasi bencana di Kabupaten Bima. Penelitian  ini  menggunakan  metode  deskriptif  kualitatif.  Subyek penelitian ini dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data  terdiri  atas  observasi observation,  wawancara  dan  dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan manajemen prabencana di Kabupaten Bima di lakukan dengan pendekatan collaboraive governance melaui prinsip koordinasi, keterpaduan, kemitraan, dan pemberdayaan. Dengan keterlibatan seluruh element sebagai perwujudan yang demokratis partisipatif dalam upaya penanggulangan bencana. Dalam pendekatan ini Badan Penanggulangan Bencana bertindak sebagai leading sector berupaya untuk mengimplementasikan program-program yang ada dalam Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana Daerah dengan kerjasama lintas sektoral. Dalam implementasinya BPBD bertindak sebagai koordinator, fasilitator, motivator, sekaligus pelaksana program-program. Melalui kolaborasi tersebut menghasilkan strategi penanggulangan bencana melaui perkuatan aturan dan kapasitas kelembagaan yang difokuskan untuk mencapai penguatan kerangka Hukum penyelenggaraan Penanggulangan Bencana dan peningkatan kapasitas serta akuntabilitas tata kelola penanggulangan bencana. Proses kerjasama ini juga telah mengintegrasikan Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) kedalam rencana strategis dan rencana kerja tahunan seluruh SKPD. Pemerintah Daerah juga bekerjasama dengan perguruan tinggi dalam mengembangkan hasil-hasil riset yang dapat diterapkan secara langsung oleh Pemerintah, individu dan keluarga seperti pembangunan rumah aman Gempa, sumur resapan dan lainnya. Diharapkan dengan adanya beberapa riset terkait penanggulangan bencana di Kabupaten Bima dapat menurunkan kerentanan daerah terhadap risiko multi bahaya.

Yeli Amelia Angelina; Adianto Adianto

Jurnal Media Administrasi 2023 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang, Indonesia

Wisata Danau Rusa merupakan salah satu wisata yang dikembangkan oleh  Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar. Konsep collaborative governance sangat penting dalam penerapan kolaborasi pengembangan destinasi wisata karena dalam kolaborasi ini tidak hanya melibatkan pemerintah saja, melainkan melibatkan masyarakat dan pokdarwis. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan wisata danau rusa di Kabupaten Kampar dan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bersifat deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori Purwanti yaitu: 1.Principled Engagement (Keterlibatan Prinsip), 2. Shared Motivation (Motivasi Bersama), 3. Capacity for Join action (Kapasitas Untuk Bergabung). Hasil dari penelitian ini adalah program pengembangan destinasi wisata yang sudah berjalan dengan baik karena dibuktikan dengan adanya keterlibatan prinsip yang baik, motivasi bersama yang sudah dipahami, dan keterlibatan prinsip yang telah dijalankan oleh pihak yang berkolaborasi. Adapun faktor penghambatnya yaitu faktor sumber daya manusia, faktor partisipasi masyarakat dan anggaran yang minim.