Publication Search

71,387 articles from 644 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-20 of 160

Analytics

Osmar Buntu Lobo

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2024 Politeknik Negeri FakFak

Perkembangan zaman saat ini tak terpisahkan oleh kemajuan teknologi pengelasan (welding). Salah satu perkembangan teknologi las tersebut adalah penyambungan baja dengan metode las gesek (Friction Welding). Friction Welding sangat mudah dilakukan karena alat yang digunakan hampir sama dengan mesin bubut, pengerjaanya pun lebih efektif dan cukup cepat. Pengelasan ini tidak memerlukan logam pengisi dan tidak memerlukan bentuk alur. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan mesin bubut 1000A untuk melakukan pekerjaan las. Selain itu penulis juga membandingkan hasil friction welding pada setiap variasi putaran mesin bubut. Metode yang digunakan untuk memanfaatkan mesin bubut sebagai alat friction welding adalah metode experimental, sedangkan untuk mengetahui perbandingan variasi kecepatan spindel adalah pengujian visual (menghitung waktu pengelasan, mengamati warna sambungan, dan mengukur benda kerja). Kesimpulan pada penelitian ini adalah semakin tinggi kecepatan putar spindel pada friction welding maka akan semakin cepat pula sambungan terjadi. Hal ini karena semakin tinggi putaran panas yang ditimbulkan permukaan yang bergesek juga akan smeakin tinggi.

Aan Gunawan; Ridho Hidayah

. Dalam hukum Islam, wakaf berarti menyerahkan sesuatu hak milik yang tahan lama (zatnya) kepada seseorang atau nadzir baik berupa perorangan maupun lembaga, dengan ketentuan bahwa hasilnya digunakan sesuai dengan syari’at Islam. Harta yang telah diwakafkan keluar dari hak milik nazdir/ lembaga pengelola wakaf, tetapi mejadi hak milik Allah S.W.T yang harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Filsafat yang terkandung dari amalan wakaf yaitu menghendaki agar harta wakaf itu tidak boleh hanya dipendam tanpa hasil yang dapat dinikmati oleh mauquf alaih atau pihak yang berhak menerima hasil wakaf. Makin banyak harta hasil wakaf yang dapat dinikmati oleh yang berhak, makin besar pula pahala yang akan mengalir kepada wakif. Selanjutnya persoalan yang menyangkut siapa yang akan melakukan perawatan, pengurusan dan pengelolaan aset wakaf yang dalam istilah fikih dikenal dengan nadzir wakaf, atau mutawalli wakaf termasuk hal yang sangat krusial. Hal itu karena aset wakaf adalah amanah Allah S.W.T yang terletak di tangan nadzir. Oleh sebab itu, nadzir adalah orang yang paling bertanggungjawab terhadap harta wakaf yang dipegangnya, baik terhadap harta wakaf itu sendiri maupun terhadap hasil dan upaya-upaya pengembangannya. Institusionalisasi Nazhir wakaf dapat dilihat pada pengaturan nazhir menjadi nazhir badan hukum, nazhir organisasi dan nazhir perorangan yang akan dibina oleh Badan Wakaf Indonesia. Maka pengembangan harta wakaf di Indonesia didaftar dan diatur oleh suatu lembaga yang khusus menangani wakaf. Salah satu bentuk lembaga yang berkembang di Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia adalah lembaga wakaf produktif. Lembaga ini sudah berdiri dari tahun 1967 dan baru dikembangkan pada tahun 2006. Pada mulanya bentuk wakaf yang berkembang di Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia baru berupa wakaf tanah produktif. Tanah wakaf yang diproduktifkan mulanya seluas 20 Ha. Tanah wakaf tersebut kemudian dikelola dengan ditanami beberapa jenis tanaman seperti karet dan kepala sawit. Selain wakaf berupa tanah yang diproduktifkan, maka berkembang juga layanan wakaf qur’an. Hasil pengelolaan tanah wakaf digunakan untuk membiayai da’i-da’i yang dikirim oleh Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia ke daerah-daerah dengan tujuan syi’ar Islam. Dana-dana yang terkumpul sebagai hasil dari pengelolaan tanah-tanah wakaf yang diproduktifkan sepenuhnya dialokasikan murni untuk kepentingan umat. Selain itu, hasil dari pengelolaan wakaf tersebut juga dialokasikan untuk  pengelola atau nadzir.

Wahyudi, Nur

Meningkatnya kasus bullying yang terjadi di sekolah saat ini menjadi salah satu masalah utama dalam sistem pendidikan saat ini. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya berita tentang ramainya kasus bullying di sekolah. Pendidikan karakter merupakan salah satu hal yang dapat dilakukan dalam mengatasi dan mencegah terjadinya bullying. Tujuan penelitian ini adalah untuk; 1) Mengetahui penerapan pendidikan karakter di MTs Insan Mulia Jimbaran; 2) Bentuk pencegahan praktik bullying di MTs Insan Mulia Jimbaran; 3) Bagaimana pengelolaan pendidikan karakter dalam pencegahan praktik bullying di MTs Insan Mulia Jimbaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data penelitian yang digunakan adalah data primer yang didapatkan dari wawancara dan observasi, dan sekunder yang didapatkan dari dokumentasi yang berasal dari MTs Insan Mulia. Hasil dari penelitian; 1) Pelaksanaan pendidikan karakter di MTs Insan Mulia dilakukan dengan menerapkan beberapa nilai seperti nilai agama, kejujuran, keadilan, kebijaksanaan yang diintergrasikan ke dalam kegiatan intrakulikuler, kokurikuler, dan ekstrakulikuler; 2) Bentuk pencegahan praktik bullying di MTs Insan Mulia berupa tata tertib/peraturan, konseling behavior, diberikan pemahaman dan pengetahuan, dan kerjasama antara sekolah dengan orang tua; 3) Pengelolaan pendidikan karakter di MTs Insan Mulia dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi.

Sakinah, Nur; Biru Saputri, Tri Bata; Ahmidah, Soniaindah; Angel, Angela Oudile Gracya Talla

ISAINTEK: Jurnal Informasi, Sains dan Teknologi 2024 Politeknik Negeri FakFak

Aplikasi digital learning merupakan bentuk aplikasi pengembangan dan implementasi yang dirancang untuk mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada SD Negeri 1 Fakfak. Aplikasi ini dirancang dengan tujuan untuk menarik perhatian para siswa-siswi dalam belajar dan memudahkan guru pengampu mata pelajaran TIK ketika mengajar. Aplikasi ini dirancang berbasis web sehingga dapat diakses menggunakan jaringan internet. Di dalam aplikasi ini menyediakan beragam materi yang berkaitan dengan mata pelajaran TIK dan tampilan dari aplikasi ini dibuat semenarik mungkin, yang dimana aplikasi ini berisi tentang materi teks, materi video, latihan soal, dan praktikum.  Selain itu aplikasi ini dirancang untuk mengukur tingkat kemampuan siswa-siswi sebelum dan sesudah belajar menggunakan aplikasi pembelajaran digital learning. Sehingga guru dan orang tua mengetahui perkembangan belajar anak didiknya melalui aplikasi digital learning. Selain itu aplikasi ini juga membantu para siswa-siswi untuk dapat belajar mandiri di rumah tanpa di damping oleh guru karena aplikasi ini dilengkapi dengan fitur penjelasan materi teks dan juga materi video, sehingga siswa-siswi dapat mengulang materi pembelajaran di rumah ketika ada materi yang belum di pahami. Dengan adanya aplikasi pengembangan dan implementasi digital learning ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dan dapat meningkatkan kualitas kepada seluruh siswa-siswi SD Negeri 1 Fakfak dalam belajar.  

Katharina Woli Namang; Atika Aria Putri

SIMPATI: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa 2024 CV. Alim's Publishing

Semantik merupakan ilmu tentang makna bahasa. Dalam hal ini, perubahan makna meluas yang berkaitan dengan penggunaan kata. Perubahan makna meluas merupakan perubahan yang terjadi pada sebuah kata yang tidak hanya memiliki satu makna. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bahasa yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dalam berkomunikasi. Masalah yang dibahas adalah bentuk perubahan makna meluas (generalisasi) pada novel What So Wrong About Your Self Healing karya Ardhi Mohamad. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, mendeskripsikan bentuk perubahan makna meluas yang terdapat di dalam novel. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian ini berupa kata dalam kalimat yang mengalami perubahan makna secara meluas. Sumber data pada penelitian ini adalah What So Wrong About Your Self Healing karya Ardhi Mohamad. Prosedur pengumpulan data pada penelitian ini melalui teknik baca dan catat. Selanjutnya, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan empat tahap yakni pengumpulan data, reduksi data (tahap dari teknik analisis data), penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil analisis data menunjukkan adanya kata yang mengalami perubahan makna secara meluas pada What So Wrong About Your Self Healing karya Ardhi Mohamad. Berdasarkan hasil pembahasan, ditemukan 10 bentuk perubahan makna meluas (generalisasi) pada novel What So Wrong About Your Self Healing Karya Ardhi Mohamad.

Anita Rahma Fauziah; Shofiya Intan Cahyani; Miftahul Khairi

Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu seni, Media dan Desain 2024 Asosiasi Seni Desain dan Komunikasi Visual Indonesia

The Great Mosque of Demak is one of the oldest mosques on the island of Java, this mosque was built in the 15th century AD, with a unique architectural style that reflects the acculturation of Hindu-Javanese culture in harmony with Islamic principles. In writing this article, the author uses a qualitative approach method with a descriptive method. This approach was chosen to deeply understand the phenomenon of the form and space of the architecture of the Great Mosque of Demak through direct observation and data analysis. The acculturation of Hindu-Buddhist culture seen in the Great Mosque of Demak is found in the use of the tumpeng concept on its roof which is similar to the shape of a Hindu-Buddhist temple and also the shape of the pillars and the structure of the room are inspired by the Hindu-Buddhist pendopo architecture. Acculturation of Javanese culture is also applied to its roof which is in the form of a three-tiered pyramid, the use of wood as a building material, four main pillars (Saka Guru), Bulus ornaments, and Tajug typology. The Great Mosque of Demak is one of the most prominent examples of cultural and architectural acculturation in Indonesia. This mosque has succeeded in uniting local Javanese elements with Islamic traditions, creating a unique and meaningful building.

Yohana Siu; Woli Namang

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan tentang relasi makna yang bermakna sinonimi dalam novel Janji karya Tere Liye melibatkan relasi yang sarat dengan makna dan sinonim.cerita ini memaparkan hubungan antara karakter dengan latar belakang emosional yang mendalam,dimana janji-janji menjadi landasan utama.sinonim-sinonim kuat untuk digunakan untuk mengambarkan perasaan dan perjalanan karakter,menciptakan atmosfer yang kaya akan makna. Relasi makna mengacu pada hubungan antara makna dua atau lebih unsur, konsep, atau entitas dalam konteks tertentu. Ini bisa berarti hubungan makna antara kata-kata, frasa, kalimat, atau konsep-konsep yang saling terkait. Relasi makna merupakan aspek penting dalam bidang semantik, yang mempelajari makna dalam bahasa.Relasi makna adalah area kompleks dalam studi bahasa dan semantik,karena makna dapat bervariasi tergantung pada konteks dan konvensi bahasa.studi tentang relasi makna membantu kita memahami bagaimana kata-kata dan konsep-konsep berinteraksi dalam bahasa untuk menyampaikan makna yang lebih kaya dan nuansawan. sinonim merupakan komponen penting dalam ilmu linguistik yang menyoroti struktur makna dan hubungan antar makna kata-kata. Sinonim terdiri dari satuan bahasa yang memiliki bentuk yang berbeda namun maknanya sama atau mirip. Sinonim membentuk hubungan semantik antara kata-kata yang memiliki kesamaan makna sesuai dengan tujuan penggunaannya. Dengan demikian, sinonim dapat dianggap sebagai kata-kata yang memiliki persamaan arti, yaitu dua kata atau lebih yang mempunyai makna yang sama atau hampir sama. Novel merupakan salah satu dari karya sastra. Novel adalah karya imajinatif yang mengisahkan sisi utuh atas problematika kehidupan seseorang atau beberapa orang tokoh secara utuh. novel merupakan suatu karya fiksi yang menawarkan  suatu  dunia  yaitu  dunia  yang berisi  suatu  model  yang  diidealkan,  dunia imajiner,  yang  dibangun  melalui  berbagai sistem  intrinsiknya,  seperti  peristiwa,  plot, tokoh   (penokohan),   latar,   sudut   pandang, dan   nilai-nilai   yang   semuanya   tentu   saja bersifat   imajiner.

Katharina Woli Namang; Desideratio Primus Naitili

Puisi merupakan bentuk karya sastra yang paling tua menurut sejarahnya dan terdapat keunikan serta kepadatan kata, ciri khas dari sebuah puisi adalah pengungkapan kata unik yang indah. Banyaknya remaja yang tidak menyukai membaca sehingga penulis melakukan penelitian ini untuk memastikan minat membaca dan sejauh mana memahami analisis struktur batin dalam puisi “ Dalam Diriku” karya  Sapardi Djoko Damono. Kata-kata dalam puisi bersifat konotatif artinya memiliki kemungkinan makna yang lebih dari satu. kata-katanya juga dipilih yang puitis artinya mempunyai efek keindahan dan berbeda dari kata-kata yang kita pakai dalam kehidupan sehari hari. ). Struktur fisik puisi adalah struktur pembangun puisi yang bersifat fisik atau  nampak dalam bentuk susunan kata-katanya atau bisa dikatakan sebagai sarana yang digunakan  oleh seoarang penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. Analisis struktural menyangkut hal yang berkaitan dengan struktur batin puisi. Untuk memahami isi puisi, pembaca harus memahami isi yang terkandung dalam puisi dengan cara menganalisis puisi tersebut. . Di samping perkembangan teknologi, lingkungan hidup merupakan salah satu penyebab utama terjadinya gangguan psikologis. Tekanan-tekanan sosial mengantarkan manusia (individu) untuk mengejar keberhasilan yang seakan-akan telah memperoleh kesempurnaan hidup, kepuasan hidup, dan rasa aman. Namun, kenyataannya di sisi lain, dengan keberhasilan itu manusia justru mengalami kebingungan batin, dan ketakutan. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif yaitu sebuah metode penelitian yang memanfaatkan data kualitatif dan dijabarkan secara deskriptif. Penelitian deskriptif kualitatif dianggap juga sebagai gabungan dari penelitian deskriptif dan penelitian kualitatif. Penelitian deskriptif menggambarkan objek penelitian dengan membuat deskripsi terhadap sejumlah variabel yang diteliti secara sistematis.

Yohanes Ari Kuncoroyakti; Prasetyo Bonifasius; Hardjito Hardjito; Norma S Rainu

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif yang memungkinkan adanya pemahaman mendalam terhadap pengalaman individu melalui wawancara mendalam. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap sejumlah mahasiswa Timur yang mengalami culture shock selama proses adaptasinya di Jabodetabek. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi akomodasi yang menjelaskan bagaimana individu mengubah cara berkomunikasinya untuk mengakomodasi. diri mereka dengan budaya baru atau lingkungan sosial yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelajar Timur mengalami berbagai bentuk kejutan budaya, seperti ketidakpastian dalam komunikasi verbal dan nonverbal, perbedaan gaya hidup serta perbedaan norma sosial. Para mahasiswa juga menggunakan strategi penanggulangan komunikasi yang berbeda, seperti menyesuaikan bahasa, gaya bicara, dan sikap untuk menjembatani kesenjangan budaya. Proses adaptasi ini memerlukan waktu, namun bertahap, mereka mampu mengurangi ketegangan budaya dan meningkatkan keterampilan komunikasi antar budaya.

Ramadhani, Taufiqur; Amiq, Fahrial

Populer: Jurnal Penelitian Mahasiswa 2024 Universitas Maritim AMNI Semarang

Kebugaran jasmani adalah kondisi yang diinginkan oleh semua manusia. Dengan memiliki kebugaran jasmani yang baik, seseorang bisa dilihat lebih dinamis dan penuh semangat, serta meningkatkan produktivitas kerja individu. Futsal adalah olahraga tim yang mengandalkan aktivitas dan intensitas tinggi, sehingga memerlukan atlet dengan kebugaran jasmani yang baik. Pemain futsal yang ideal memiliki kondisi fisik dan kemampuan yang baik, seperti memiliki daya tahan, daya ledak otot tungkai, kecepatan, dan kelincahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji tingkat kebugaran jasmani. Penelitian ini menerapkan metode survei memakai desain deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Subjek penelitian ini yaitu seluruh peserta yang mengikuti ekstrakurikuler futsal di SMA Negeri 1 Pesanggaran sebanyak 30 siswa. Instrument penelitian ini menggunakan Tes Kebugaran Jasmani Indonesia (TKJI) usia 16-19 tahun dan instrument non-tes berupa observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 siswa yang di survei, 1 siswa memiliki persentase 3,3% termasuk dalam klasifikasi “baik sekali”, 9 siswa dengan persentase 30% tergolong dalam klasifikasi “baik”, 7 siswa mempunyai persentase 23,3% tergolong klasifikasi “sedang”, 11 siswa presentase 36,7% masuk dalam klasifikasi “kurang”, 2 siswa memiliki persentase 6,7% tergolong dalam klasifikasi “kurang sekali”. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 1 Pesanggaran mempunyai tingkat kebugaran jasmani tergolong dalam kriteria “kurang”. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa peningkatan kebugaran jasmani sangat penting untuk mendukung prestasi siswa. Penelitian ini diharapan dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk menjaga kebugaran jasmani dan memotivasi mereka untuk meningkatkannya.

Amelia, Verra Rizki; Fuanni, Fuanni; Diarta, Anggy; Umbing, Golda Belladona; Yuni, Sri

Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPPMI) 2024 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Yappi Makassar

Peningkatan jumlah usaha mikro dan kecil sektor makanan dan minuman di Kota Palangka Raya membutuhkan dukungan baik dalam bentuk pemodalan maupun pendampingan pengembangan produk dan pelaporan administratif. Penting bagi Perguruan Tinggi turut serta dalam mendukung pendampingan pengembangan usaha dan juga administratif. Fenomena usaha kecil dan mikro saat ini administratif dalam bentuk laporan keuangan kurang dimiliki. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun laporan keuangan yang mengakibatkan kesulitan dalam mengakses pembiayaan tambahan dan menjalin kerja sama dengan pemasok atau mitra bisnis. FINANCENICE merupakan aplikasi berbasis Excel sederhana yang dirancang dan dikembangkan oleh Mahasiswa Universitas Palangka Raya. Dengan tujuan memenuhi unsur ease of use dan usefullness pengembangan FINANCENICE  melibatkan dosen, mahasiswa, dan pelaku usaha dalam prosesnya. Aplikasi ini telah di uji cobakan dalam program PKM di Asmin Seafood Cafe, Palangka Raya berupa pra-test review dan post test review.

Ketut Yugi Paulus M. Elliek; Rudepel Petrus Leo; Deddy R. Ch. Manafe

Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora 2024 Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia

Legal protection for daily cooperatives is very important to ensure that their duties are carried out fairly, in accordance with applicable regulations, and without violating the rights of cooperative members. However, in the implementation of this task, there are often unwanted situations, such as violent crimes that can threaten the safety and integrity of daily cooperative employees. The inability to pay debts can trigger emotions and frustration on the part of borrowers, which in turn can trigger acts of violence against daily cooperative employees in the city of Kupang. Based on the above background, the following problem formulation is proposed: (1) What are the factors that encourage the occurrence of acts of violence against cooperative employees when carrying out collection duties? (2) What is the form of legal protection provided by the government to cooperative employees when carrying out collection duties?. This research was carried out in Kupang City, precisely at the PNM Mekaar Office, Kelapa Lima Kupang Branch. This research is an empirical legal research, which is carried out with a legislative approach and a case approach. The data were analyzed in a descriptive-qualitative manner. Based on the results of the research conducted, it was obtained that: (1) factors that encourage acts of violence against cooperative employees when carrying out collection duties, including: (a) Internal factors, including; (a) morality and education, (b) low consumer income factors, (c) consumer economic pressure, (d) uncontrolled emotions, (e) the influence of alcohol. b) External factors, including; (a) risky environmental factors, (b) social factors. (2) Forms of legal protection provided by the government to cooperative employees when carrying out collection duties, including: (a) Preemptive protection: can mean taking preventive measures. (b) Preventive Protection: This protection involves various policies, regulations, and mechanisms. (c) Repressive protection: actions taken to address, stop, or punish unlawful acts. The author's advice is to report the incident of violence to your superior, cooperative management, or the authorities as soon as possible. Make sure to follow the cooperative's internal procedures related to complaints and handling of violence.

Maryam R. Aisy; Indah Fatiha; Jihaddifa Jihaddifa; Jendri Jendri

Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Interpretation of the Qur'an is an effort to understand Allah's verses through various methods, including tafsir bil-ma'tsur, tafsir bil-ra'yi, and tafsir Isyari. Tafsir bil-ma'tsur relies on the Qur'an, hadith, and the understanding of the companions and the tabi'in, carrying strong authority but not without critique regarding the authenticity of its chains of narration and the potential inclusion of Israiliyat. Tafsir bil-ra'yi employs reason and logic, divided into commendable interpretations that adhere to the principles of Quranic exegesis and blameworthy interpretations that often deviate from Islamic law. Meanwhile, tafsir Isyari offers a symbolic and esoteric approach, requiring strict conditions to ensure relevance and alignment with the apparent meaning of the verses. Although scholars have differing opinions regarding the validity of these interpretative methods, they collectively reflect the intellectual richness of Islam in interpreting the Qur'an to meet the spiritual and intellectual needs of the community across different contexts and eras.

Helena Hwang

Jurnal Kajian dan Penalaran Ilmu Manajemen 2024 CV. Aksara Global Akademia

Penelitian yang dilakukan memiliki tujuan untuk menemukan bagaimana pengaruh Literasi Keuangan dan Pendapatan Terhadap Keputusan Investasi. Jenis penelitian adalah kuantitatif yang menggunakan data primer dan didapatkan melalui penyebaran kuisioner dalam bentuk Google Form secara online dengan skala likert. Populasi penelitian adalah seluruh Generasi Z yang bertempat tinggal di Palembang dan telah melakukan investasi. Metode sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria memiliki KTP berdomisili di Kota Palembang dan telah melakukan investasi minimal 1 tahun terakhir. Terdapat 137 sampel yang diolah pada penelitian ini. Pengambilan keputusan dilakukan dengan uji T pada SPSS21 dan menyatakan bahwa variabel literasi keuangan dan pendapatan berpengaruh positif terhadap keputusan investasi.

M. Mas Agussyah

Notary Law Research 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Nasabah yang ingin mengajukan kredit kepada bank harus membuat perjanjian kredit dengan bank melalui suatu kesepakatan formal. Perjanjian kredit ini dibuat oleh seorang Notaris dalam bentuk Akta Perjanjian Kredit. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan analisis deskriptif analitis untuk mengeksplorasi Peran Notaris dalam Pembuatan Akta Perjanjian Kredit antara Bank dan Nasabah. Bahan hukum dikumpulkan melalui studi kepustakaan serta penelusuran internet, termasuk artikel dan jurnal ilmiah terkait. Analisis dilakukan secara deskriptif analitis dan kritis terhadap peran Notaris dalam proses penyusunan Akta Perjanjian Kredit. Notaris bertanggung jawab untuk memberikan penjelasan dan panduan mengenai prosedur yang harus diikuti, serta memastikan bahwa akta yang dibuat sesuai dengan norma hukum dan etika. Selain itu, notaris juga terlibat dalam proses penyelesaian wanprestasi, yang dapat dilakukan melalui eksekusi di bawah tangan atau melalui lelang yang diatur oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Hendriana Liwun; Maria I. Bria; Maria D. Fallo; Oktaviana Suriani; Yakobus Beraheng +2 more

Karya Nyata : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2024 Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Concern for the environment is the responsibility of all parties, both the community, government and related parties. Greening activities are activities to maintain a good environment and provide a good impression of health, beauty and prosperity. Greening activities are carried out using participatory methods involving students and the school. The results of this activity illustrate that this program is not only successful in utilizing abandoned land or making the environment more beautiful, but also successfully increasing the ties of friendship between students and all important elements in the school. The design of the program activities and efforts that have been made by students are expected to provide maximum benefits to the community in the school environment.

Phinka Aprila Maya Sakuntala

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Proses transaksi jual beli tanah sering dilakukan dengan cara mengangsur, maka dibuatlah suatu terobosan dengan dibuatnya akta perjanjian pengikatan jual beli (PPJB) sebagai perjanjian pendahuluan. Namun dalam pelaksanaannya sering terjadi Wanprestasi yang dilakukan oleh pembeli. Permasalahan dalam penelitian ini dirumuskan dalam bentuk pertanyaan penelitian yaitu: 1. Bagaimana kepastian hukum dari Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) yang dibuat dihadapan Notaris?. 2. Bagaimana pertimbangan hukum majelis hakim dalam memutuskan perkara wanprestasi pada Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1650 K/Pdt/2015? 3. Bagaimana perlindungan hukum bagi penjual dalam perkara wanprestasi pada Putusan Mahkamah Agung RI Nomor: 1650 K/Pdt/2015?. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif atau disebut juga penelitian hukum kepustakaan (library research). Hasil penelitian: 1. Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang dibuat dihadapan Notaris merupakan akta otentik sehingga memiliki kekuatan pembuktian yang sempurna dan tidak perlu dipermasalahkan lagi sehingga terjamin kepastian hukumnya, hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 15 ayat (1) UUJN dan Pasal 38 UUJN. 2. Berdasarkan pertimbangan hukum majelis hakim Mahkamah Agung RI Nomor: 1650 K/Pdt/2015, dalam pertimbangan hukumnya menyebutkan bahwa perkara sengketa Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli yang mengandung unsur wanprestasi yang dilakukan oleh pihak pembeli (HENDRA PANGESTU). 3. Perlindungan hukum bagi penjual setelah pembeli dinyatakan wanprestasi pada akta pengikatan jual beli yaitu mengacu pada putusan Mahkamah Agung RIyaitu dibatalkannya Akta Perjanjian Pengikatan Jual Beli tersebut, maka Penggugat secara hukum memiliki hak atas objek sengketa tersebut dan uang pembayaran tahap I (pertama) dan tahap II (kedua) menjadi milik pihak penjual selaku Penggugat dan tidak dapat diminta kembali.

Fajar Rabiul Amal; Agus Nurudin; Aniek Tyaswati Wiji Lestari

Notary Law Research 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister Fakultas Hukum UNTAG Semarang

Putusan pailit dianggap sebagai solusi terbaik bagi para debitor khususnya bagi pengembang dalam melunasi hutang-hutangnya, akan tetapi dapat dikatakan upaya tersebut merugikan para pembeli satuan rumah susun atau apartemen yang telah membayar lunas sebelum pembangunan selesai dengan hanya diikat dengan ppjb sebagai bentuk kesepakatan jual beli antara pengembang dengan pembeli tanpa adanya proses levering. Hal tersebut tentu menimbulkan ketidak pastian hukum terkait dengan kepemilikan unit rumah susun yang telah dibeli. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui akibat hukum kepailitan bagi pengembang terhadap pembeli (konsumen) satuan rumah perumahan. Metode penelitian ini adalah metode yuridis normatif yaitu menelaah teori dan konsep hukum serta peraturannperundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa uu kepailitan dan pkpu, uupk, serta kuhperdata belum mengatur secara detail terkait perlindungan hukum bagi pembeli satuan rumah perumahan yang pengembangnya dinyatakan pailit. Oleh karena itu, akibat hukum dari adanya permasalahn tersebut yaitu pembeli dapat mengupayakan serta menuntut ganti rugi pelunasan piutang kepada pengembang atas dasar gugatan wanprestasi, dan terkait pelunasan piutang dapat berupa pembayaran tunai atau angsur atau tetap dengan proses pembangunan unit apabila dalam pelunasan kreditor terdapat sisa dana dalam melanjutkan proyeknya.

Siti Zuliana

Jurnal Akta Notaris 2024 Program Studi Kenotariatan Program Magister

Tanah merupakan salah satu sumber penghidupan dan mata pencaharian bagi manusia dan masyarakat sehingga menjadi kebutuhan manusia yang paling mendasar. Salah satu cara peralihan hak atas tanah adalah dengan peralihan jual beli.  Dengan berlakunya Pasal 37 ayat (1) PP No. 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, jual beli adalah salah satu bentuk peralihan hak atas tanah yang harus dilakukan di hadapan PPAT dan diaktakan secara sah. Salah satu kasus peralihan hak atas tanah adalah pada Putusan Putusan No. 124/Pdt.G/2023/Pn. Unr dimana pihak pembeli telah memegang sertifikat HGB selama bertahun-tahun dan menguasai objek tersebut selama bertahun-tahun akan tetapi tidak dapat menjadi bukti untuk mengajukan pendaftaran pemindahan hak atas tanah di Badan Pertanahan Nasional. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Bagaimana peralihan hak atas tanah yang tidak diketahui keberadaannya pada Kasus Putusan No. 124/Pdt.G/2023/Pn. Unr, 2) Bagaimana dasar hukum pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara Putusan No. 124/Pdt.G/2023/Pn. Unr, dan 3) Bagaimana kekuatan hukum putusan pengadilan terhadap peralihan hak atas tanah yang tidak diketahui keberadaannya pada kasus Putusan Putusan No. 124/Pdt.G/2023/Pn. Unr. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif analisis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Peralihan hak atas tanah yang pemiliknya tidak diketahui pada Putusan Putusan No. 124/Pdt.G/2023/Pn. Unr menghadapi hambatan karena tergugat tidak dapat ditemukan, sehingga proses balik nama tidak bisa dilakukan. Penggugat yang telah menguasai tanah selama lebih dari 20 tahun mengajukan gugatan untuk menggantikan akta jual beli yang tidak dapat dibuat. Hakim menggunakan Pasal 37 ayat (2) PP No. 24/1997 dan Pasal 834 KUHPerdata sebagai kekuatan hukum, menerima gugatan, dan memberikan kepastian hukum kepada penggugat.

Afdhal Surya Hamid; Maya Sari; Akma Khairunnisa; Ghotan Rolandi

Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam 2024 Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

The Qur'an, as the guiding book for Muslims, contains profound meanings that have consistently attracted scholarly attention throughout history. To comprehend these meanings, various interpretive methods have been developed and categorized based on their forms: Tafsir bi al-Matsur, Tafsir bi al-Ra’yi, and Tafsir bi al-Isyari. This article explores the characteristics, methods, and contributions of each type of interpretation in understanding the Qur'an. Tafsir bi al-Matsur relies on the traditions of the Prophet, his companions, and successors, providing an authoritative foundation. Tafsir bi al-Ra’yi integrates reason and ijtihad to address contemporary challenges. Meanwhile, Tafsir bi al-Isyari emphasizes esoteric dimensions that are symbolic and spiritual in nature. This study reveals that these three forms of tafsir complement each other in bridging human understanding of the Qur'an and addressing the intellectual and spiritual needs of Muslims in various life contexts.