Publication Search

68,705 articles from 589 journals · 1,699 citations tracked

Showing 1-20 of 52

Analytics

Dini Yani; Dexi Triadinda; Indriyani Indriyani; Muhsin Efendi; Muhammad Sawir

Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (Pengabmas Nusantara) 2022 Universitas Muhammadiyah Manado

Kabupaten Karawang yang terkenal dengan Kota Industri ternyata menyimpan banyak potensi alam yang tidak diketahui oleh masyarakat luas, bahkan warga masyarakat asli karawang sekalipun. Salah satu Desa di Selatan karawang ternyata menyimpan begitu besar potensi alam yang terletak di kaki gunung sanggabuana. Selain daerah wisata salah satu potensi alam nya adalah perkebunan kopi, dimana hasil Kopi dari Desa Mekar Buana ini memiliki kualitas yang sangat Bagus, bahkan Kopi jenis Robusta yang diproduksi menempati peringkat kedua di tingkat Provinsi Jawa barat. Penyelenggaraan pengabdian ini bertujuan untuk membangun sebuah Ekowisata yang diawali dengan mendirikan Kampung Kopi di Desa Mekarbuana Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan Potensi desa. Untuk mendukung tingkat pendapatan masyarakat. Salah satunya adalah melalui pengenalan promosi digital, dimana salah satu kendala yang terbesar saat ini belum dilakukannya promosi digital dengan baik dan benar oleh masyarakat sehingga perlu diadakan sosialisasi Pengenalan promosi digital. Metode awal dalam pengabdian ini berupa sosialisasi dan persamaan persepsi dengan pihak BUMDES dan Masyarakat Desa Mekar Buana. Tahap kegiatan yang akan dilakukan berupa studi observasi dan penggalian informasi. Hasil yang diharapkan dalam pengabdian awal ini berupa tergalinya informasi tentang peta kebutuhan Desa Mekarbuana dalam membangung Kampung Kopi Berbasis Ekowisata      

Astrid Eka Wahyu Cahya Megananda; Hasan Ismail

Journal of Administrative and Sosial Science (JASS) 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Yappi Makassar

Pariwisata menjadi sektor yang paling terdampak dari merebaknya pandemi Covid-19. Kondisi ini terjadi di seluruh dunia dalam berbagai ukuran dan dimensi. Adanya Sapta Pesona, tujuh syarat yang harus diterapkan dan disosialisasikan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, dapat meningkatkan daya tarik dan daya saing pariwisata. Hal ini mengacu pada dukungan dan peran masyarakat sebagai tuan rumah dalam menciptakan lingkungan dan suasana yang dapat mendorong tumbuh dan berkembangnya industri pariwisata melalui perwujudan ketujuh unsur tersebut. Desa Kebaron merupakan salah satu desa di Sidoarjo dengan lokasi wisata kebun jambu biji dan sangat kaya akan produk jambu biji. Di desa Kebaron di Sidoarjo ditanam berbagai varietas jambu biji di lahan seluas 5,5 hektar, ada sekitar 1.200 jambu biji. Salah satu kendala wisata petik jambu di desa Kebaroni adalah berkurangnya pengunjung pasca pandemi Covid-19 yang dimulai pada awal tahun 2020. Oleh karena itu, perlu dilakukan penambahan dan renovasi areal kebun dengan menambah infrastruktur penunjang. Berdasarkan analisis dengan mitra, ada beberapa persoalan yang perlu segera dibenahi.

Lingga Yuliana; Iin Mayasari; Adrian A. Wijanarko; Janni Beatrix Mandowally

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 2022 Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik Santo Fransiskus Assisi

Saat ini beragam jenis kewirausahaan yang dapat diaplikasikan oleh generasi muda, salah satunya kewirausahaan sosial. Kewirausahaan sosial merupakan   kegiatan  ekonomi  melalui  upaya  berbagai  peluang   untuk   dapat   menciptakan   nilai   tambah.  Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura. dapat membantu pemberdayaan masyarakat setempat dalam bidang pendidikan, sosial serta ekonomi. Kegiatan ini dilaksanakan dengan konsep photobooth dan wisatawan dapat memilih kostum yang diinginkan. Hasil kegiatan yang diperoleh yaitu masyarakat terbantu dari sisi pendidikan, sosial dan ekonomi dari hasil pembelian tiket dan kegiatan photobooth ini menarik wisatawan untuk datang dan memberikan kontribusi ke masyarakat.

Sri Sulihingtyas Drihartati; Endah Dwi Hayati

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Kota Lama Semarang telah menjadi salah satu daya tarik wisata yang menarik minat wisatawan baik dari dalam kota Semarang maupun luar kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang melalui Badan Pengembangan Kawasan Kota Lama Semarang merevitalisasi Kota Lama Semarang sehingga menjadi tempat yang nyaman untuk dikunjungi wisatawan. Selain memperbaiki kondisi fisik, pemerintah juga memperbaiki dan meningkatkan fasilitas di Kota Lama Semarang. Salah satunya adalah dengan menyediakan pemandu wisata yang juga memiliki peran penting dalam kemajuan pariwisata. Dengan demikian ketrampilan seorang pemandu wisata juga harus diperhatikan dan ditingkatkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan ketrampilan berbahasa dan teknik kepemaduan para pemandu wisata Kota Lama Semarang. Kegiatan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan dan praktek langsung di Kota Lama Semarang. Dengan mengikuti kegiatan ini diharapkan ketrampilan berbahasa dan kepemanduan pemandu wisata Kota Lama Semarang meningkat dan pada akhirnya dapat meningkatkan pariwisata di kota Semarang. Kata Kunci: pariwisata, pemandu wisata, Kawasan Kota Lama Semarang.   Semarang Old Town has become one of the tourist attractions that attracts tourists both from within the city of Semarang and outside the city of Semarang. The Semarang City Government through Badan Pengembangan Kawasan Kota Lama Semarang revitalized Semarang Old City so that it became a comfortable place for tourists to visit. In addition to improving physical conditions, the government also improves and improves facilities in Semarang Old City. One of them is by providing tour guides who also have an important role in the progress of tourism. Thus the skills of a tour guide must also be considered and improved. This community service activity is carried out with the aim of improving the language skills and guidance techniques of the Semarang Old City tour guides. This activity is carried out by providing training and hands-on practice in Kota Lama Semarang. By participating in this activity, it is hoped that the language skills and guidance of the Semarang Old City tour guide will increase and in the end can increase tourism in the city of Semarang. Keywords: tourism. guide., Kota Lama Semarang.

Atmadja, Boby Rizki

Jurnal Elektronika dan Komputer 2022 STEKOM PRESS

Sentiment analysis of comments from visitors to tourist attractions and the public on tourist attractions in Sukabumi Regency which is one of the areas with various categories of tourist objects and is a sector of economic income for the surrounding community or for related parties such as the government and managers, in sentiment analysis research This includes using the Nave Bayes classification algorithm to examine the sentiment of tourist visitors and the performance of the classification model used. The data used in this research was taken from the website from Tripadvisor and Google Maps using a crawling technique, which then processed the data by a pre-processing process and then applied a classification to the data and got a sentiment visualization by processing word frequency on tourist visitor sentiment data. The results of the accuracy of the model used were re-tested with the k-fold cross validation method and the results of sentiment visualization got the frequency of words that most often appear on negative sentiment labels are garbage, beaches, lacking, places, roads, parking, dirty, entering, caring, clean , expensive, pay, manage, good and water.

Hery Setiawan; Oktaviani Permatasari; Dwi Dewianawati; Yuyu Jahratu Noor Santy; Sari Rahayu +3 more

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Tertib administrasi merupakan kunci pokok keberhasilan pengelolaan suatu organisasi. Kelompok Sadar Wisata “Sejahtera” Kranggan (Pokdarwis) merupakan salah satu organisasi wisata di Kota Mojokerto yang peduli terhadap administrasinya. Namun, kurangnya pengetahuan anggota tentang administrasi ini tentunya perlu adanya pendampingan khusus untuk penertiban. Metode pendampingan dalam pengabdian masyarakat ini adalah melalui sosialisasi, observasi, wawancara dan diskusi pada Pokdarwis “Sejahtera” Kranggan. Tertib administrasi yang dihasilkan dari pendampingan ini akan digunakan untuk memenuhi 10 standart administrasi pokok organisasi yang dibutuhkan.

Setyawati, Vincentia; Tresyanto, Citra Anggraini

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2022 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Pengabdian masyarakat dilakukan di lereng gunung Arjuna, Prigen, tepatnya di Kedai Hutan Cempaka yang dikelola oleh Yayasan Cempaka. Fasilitas yang dikelola Yayasan Cempaka antara lain: Kedai Hutan Cempaka, Cempaka Camping Ground dan Wisata Alam, Cempaka Farm (Kandang ayam petelur). Pengabdian ini dilaksanakan dengan tujuan melakukan pengabdian dalam hal manajemen pasar wisata yang ada pada pedesaan. Beberapa tahap yang dilakukan mulai dari analisis sosial, Focus Group Discussion – FGD, Pembentukan Program, Pelaksanaan Program, dan Evaluasi Program. Kegiatan ini dilakukan dari bulan Agustus sampai dengan November 2021 dengan partisipasi pengelola Yayasan Cempaka, perwakilan masyarakat desa, perwakilan pemuda pedesaan. Keberadaan Pasar Wisata dapat menjadi salah satu langkah awal pembangunan desa dengan mengutamakan produk asli dari masyarakat. Saat kami melakukan pendampingan terdapat juga toko yang menjual hasil produk yang dibuat oleh penduduk pedesaan seperti hasil karya dari kayu, printing, dan masih banyak lagi, ada pula kopi hasil alam yang telah dijadikan bubuk serta makanan ringan olahan yang dikemas cukup menarik. Dengan adanya toko dan fasilitas-fasilitas yang telah dikelola Yayasan Cempaka, maka diharpkan pengelolan dan masyarakat sekitar dapat memanfaatkan untuk memajukan ekonomi dan kehidupan masyarakat sekitar.

Mohammad Ruvi; Aep Saefullah

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This community service aims to assist 25 Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in the Ciung Wanara tourist location, Ciamis district, boost their sales turnover in 2022. The method is carried out by providing socialization, offline discussions, and training, as well as digital materials. Make-up. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are an important part of the Indonesian economy. This type of business is very stable, not affected by inflation, flexible, and not overly reliant on the macro-financial system. The role of digital marketing facilitates MSME actors' ability to provide information and interact directly with consumers, expand market share, raise awareness, and increase sales turnover. MSME actors in Ciung Wanara gain insight as well as depth of understanding into digital marketing as a result of this community service. They already have business Google accounts, Instagram accounts, and other accounts on social media to reach out to a larger viewer.

Jocom, Hary

IT-Explore: Jurnal Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi 2022 Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Satya Wacana

Penelitian ini bertujuan mengukur sejauhmana penggunaan smart tourism dalam kerangka mendukung industri pariwisata di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau. Pemilihan lokasi didasarkan atas latar belakang memiliki nilai historis, budaya, dan religi yang tinggi baik di tingkat nasional maupun internasional, dan merupakan destinasi favorit wisatawan asing dari Malaysia dan Singapura karena kedekatan historis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui serangkaian penyebaran kuesioner kepada wisatawan yang berkunjung dilanjutkan dengan wawancara terstruktur dan diskusi terfokus dengan tokoh kunci yang telah ditentukan oleh peneliti, baik itu tokoh masyarakat, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), tokoh adat, dan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan dan promosi wisata Pulau Penyengat masih dilakukan secara konvensional, belum mengoptimalkan penggunaan teknologi informasi sebagai instrumen untuk mendukung pemasaran industri pariwisata secara luas. Kondisi empirik ini berakar pada berbagai persoalan yang ada, baik itu sumber daya manusia, kebijakan pembangunan pariwisata, dan kesadaran kolektif pembangunan industri pariwisata

Ika Agustina; Haria Saputri

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan penopang perekonomian Indonesia untuk saat ini. Tetapi, kenyataan di lapangan UMKM sulit berkembang. Hal ini dilatarbelakangi oleh pengelolaan keuangannya yang masih dicampuradukkan dengan keuangan pribadi para pelaku UMKM. Dalam kesempatan ini dilakukan penyuluhan tentang pengelolaan keuangan usaha dan praktik mencatat transaksi keuangan bagi UMKM di Kawasan Wisata Ciung Wanara dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM dalam menjalankan dan mengembangkan kegiatan usahanya. Harapan akhir dari kegiatan pengabdian ini adalah para pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya yang pada akhirnya mampu menyerap tenaga kerja di sekitar mereka dan efek berikutnya akan mampu mengurangi angka pengangguran serta mengurangi angka kemiskinan

Yerniman Gulo; Merry Moy Mita

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

This study reveals how the relationship between the establishment of the monument and the traditional belief system of the Toba Batak people who still believe in the existence of the spirits of their ancestors. The actualization of this belief is manifested in the construction of an ancestral monument which is considered an embodiment of respect for the descendants of the clan that founded it. To reveal these data, in this study the authors used qualitative research. The data in the field were obtained through participatory observation techniques, interviews, and literature studies. The purpose of this study was to reveal the background of the establishment of monuments in clan groups in Balige District, Toba Samosir Regency which represents the function and meaning of the erection of clan monuments in Balige District. Toba Samosir Regency also describes the organization and implementation of the case for the establishment of the Siraja Nababat, Manurung, Nommensen, Siagian, Sonakmalela and Sisimangaraja XII monuments in and analyzes the conception of the construction of the monument in the Toba Batak community. based on the conception of traditional beliefs that believe in the existence of their ancestral spirits in people's lives. The worship of ancestral spirits is manifested in the construction of monuments. This research was conducted in the Tourism Area in the City of Balige and Porsea – North Sumatra. The aims of this study include: (1) As a deeper learning material about the reasons why Batak Culture built the Tugu, and (2) To explore and promote the richness of culture, tradition, history in the Batak tribe. The results showed that (1) all visitors who came were very enthusiastic about the history of the construction of each existing monument, (2) the role of both local and foreign tourists had a positive impact on the community, namely the development of local community knowledge systems, the emergence of new livelihoods, getting to know language diversity, technological progress, the formation of social organizations, the emergence of the commercialization of hospitality, the shift in the value of solidarity in agriculture. Cultural tourism is a travel activity carried out by certain parties (a person or group of people) by visiting certain places with the aim of learning about cultural attractions or taking advantage of the cultural potential of the places visited.

Carolina, Thabita; Sundari, Susanti; Rahmawati, Desy; Purnama Sari, Indah

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

The PKM team with partners from Umbul Helau developed the concept of urban farming with aquaponics technology where hydroponic plant cultivation and integrated fish cultivation in the form of budikdamber. The activity purpose is to build the concept and introduce it to the community. The method used is ABCD (Asset Based Community Development), focusing on land assets owned by partners to be developed by building this urban farming activity. The stages are carried out starting from the time planning,, division of tasks, provision of materials, land preparation and cultivation of budikdamber media, seed distribution, control and evaluation. The results obtained are very encouraging where the plant has been harvested and with packaging that is sold and has economic value, catfish is growing and will harvest in the near future. In addition, education about this concept introduces to the elementary school (SD) students and teachers with a positive response.  

Iis Daryati; Mimin Sundari Nasution

JURNAL HUKUM, POLITIK DAN ILMU SOSIAL 2022 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Pengelolaan merupakan proses atau cara dalam membantu merumuskan dan tujuan organisasi, memberikan pengawasan pada semua hal yang terlibat dalam pelaksanaan tercapainya tujuan, serta melakukan kegiatan yang digerakkan tenaga orang lain. Istilah pengelolaan dalam bahasa Inggris adalah Management. Tangsi Belanda  merupakan benteng peninggalan belanda yang terletak di sisi sungai Siak, Kecamatan Mempura, Kabupaten Siak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengelolaan Objek Wisata Tangsi Belanda Oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Siak. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi yang di analisis oleh peneliti untuk mendapatkan data. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengeloaan objek wisata Tangsi Belanda cukup baik, namun ada beberapa masalah karena kurangnya melakukan pengelolaan perencanaan pembangunan terhadap Objek Wisata Tangsi Belanda ini. kurangnya fasilitas-fasilitas untuk meningkatkan minat pengunjung, dan kurangnya pegawai dalam  melakukan pengelolaan Objek Wisata Tangsi Belanda.

Gede Bagus Wira Diputra

Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan 2022 Universitas Maritim AMNI Semarang

This study was conducted to measure the extent of the ability of Vocational High School (Arts and Tourism) students to read one of the Japanese letters, namely Hiragana. The ability to read Hiragana is important to master to improve the competencies that exist in students in order to be able to compete in this increasingly dynamic world of tourism. This research was conducted at SMK Negeri 5 Denpasar in class X majoring in Travel Business Tours Class of 2022/2023. In this study, data collection techniques were used through the provision of tests by analyzing scores, percentages, and grouping result data between low, medium, and high. By using this technique, students can find out their ability to read Hiragana's writings.

Emmelia Nadira Satiti

Transformasi: Journal of Economics and Business Management 2022 Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Latar belakang penelitian ini adalah keistimewaan wisata keluarga di kawasan bukit sekipan Tawangmangu. Bukit Sekipan sendiri terletak di dataran tinggi dengan udara yang dingin dan dalam satu kawasan dilengkapi dengan banyak tempat wisata antara lain taman balekambang, kebun petik stroberi, hutan , dan restoran. Dengan adanya Villa di daerah sekipan, maka menambah daya Tarik wisatawan untuk singgah di derah tersebut hal tersebut secara langsung membuat minat berkunjung di daerah bukit sekipan meningkat. Menggunakan penelitian deskreptif kualitatif dengan  teknik pengumpulan data nya  mengunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Adapun yang menjadi sampel dari penelitian ini adalah bagian pengembangan, staf pengelola Objek Wisata Villa, Pengunjung dan juga pemilik villa . setelah dilakukan penelitian di dapatkan hasil ditemukan yaitu yang berkaitan dengan pengelolaan fasilitas wisata villa antara lain :1) Menata fasilitas parkir, toilet, resto dan jalan, hanya pada saat wisatawan ramai datang ke objek wisata villa. 2) Cara pengelola villa berikut dengan fasilitasnya. 3) Memberikan kemudahan bagi wisatwan untuk mengakses atau melakukan booking jarak jauh. Dengan demikian maka diharapkan minat wisata gathering ini akan meningkat.

Octaviani Gita Putri; Denny Asmara

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Karanganyar adalah salah satu kabupaten di Propinsi Jawa Tengah, Indonesia, yang kaya akan potensi pariwisata yang mempesona bahkan dua diantaranya masuk dalam kategori Situs Warisan Dunia UNESCO serta kaya akan atraksi seni tradisional. Oleh karena itu Karanganyar sangat berpotensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata favorit yang bertaraf nasional maupun internasional. Berdasarkan metode analisis yang didasarkan pada survei obyek wisata, kajian pustaka, dan melakukan wawancara pada wisatawan, dan menggunakan teori Atraksi, Akses dan Amenitas (3A), maka didapatkan bahwa potensi pariwisata di Karanganyar yang sangat besar dan memiliki prospek yang sangat baik tersebut belum diikuti dengan pengembangan yang maksimal. Sehingga dengan mengembangkan potensi pariwisata dengan memperhatikan Atraksi, Akses dan Amenitas tersebut, maka potensi pariwisata di Karanganyar dapat semakin berkembang pesat, semakin meningkatnya kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara.    

Mengku Marhendi

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Tourism is a social phenomenon involving humans, groups, organizations and culture. Despite the fact that initially tourism was seen more as an economic activity, and the main goal of developing tourism was to gain economic benefits for both the community and the country. But in its journey tourism is not only an economic problem, but also a social, cultural and political problem. Therefore, as an activity that is very dynamic and a phenomenon that is complex and has a major influence on human life and society, tourism needs to be studied and understood continuously in a comprehensive manner from various perspectives of scientific disciplines, one of which is social science. This study seeks to analyze the image of the public and tourists towards tourist attractions in the city of Semarang. The subjects of this study were 8 (eight) local people and 8 (eight) tourists. Collection and processing of data using qualitative research methods. The results found that people and tourists: (1) observe tourist attractions in detail to complete their curiosity; (2) feel that a tourist attraction has beautiful scenery that creates a feeling of pleasure, comfort and awe; (3) visiting a tourist attraction with a plan, circling the entire area of ​​the tourist attraction and intending to visit it again; (4) image of a tourist attraction: original and has natural beauty, various attractions are available, there are features that make the tourist attraction rare and unique, and there are facilities and infrastructure that support the tourist attraction to become a worthy tourist spot visited and visits to tourist attractions in the sense of benefit.

Imam Gozali; Honorata-Ratnawati; Asta Nugraha

Jurnal Suara Pengabdian 45 2022 LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan merumuskan strategi mengembangkan citra Desa Wisata dan potensi daya dukung kegiatan ekonomi desa yang terletak di wilayah Dusun Karangjoho Kelurahan Gondoriyo, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, dengan produk utamanya, Curug (air terjun). Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis participant observation dan wawancara baik terstruktur maupun terbuka, dengan menekankan pada keterlibatan masyarakat lokal. Untuk tujuan ini, peneliti melakukan kegiatan: 1) mengidentifikasi atmosfer desa wisata, 2) mengidentifikasi budaya lokal, 3) arah pelestarian lingkungan. 4) kegiatan perekonomian Desa Wisata. Adapun hasil pengabdian kepada masyarakat ini menemukan identitas geografis berupa: curug /grojogan, sungai irigasi, sawah, goa mistis, hutan taman, jembatan comblang, produk kearifan lokal nasi bledug dan wedang sinom, serta seni budaya lokal tabuh lesung yang dapat mengubah citra desa wisata khas Gondoriyo Ngaliyan. Selain itu juga adanya obyek wisata ini dapat meningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat Gondoriyo dilihat dari bertumbuhnya warung-warung jajanan dan toko ritel.

Setyobudi Setyobudi

Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains dan Teknologi 2022 Fakultas Teknik Universitas Cenderawasih

Kaliprau adalah desa di kecamatan Ulujami, Pemalang, Jawa Tengah, Indonesia. Pekerjaan utama penduduk Desa Kaliprau adalah petani dan nelayan. Hasil pertanian yang utama adalah padi dan melati. Penduduk Desa Kaliprau yang alih profesi menjadi pengusaha konveksi. Alih profesi ini didorong oleh suksesnya para pengusaha konveksi di desa tetangga terutama Desa Rowosari dan Desa Samong. Salah satu desa rintisan dan akan dijadikan desa wisata di Kabupaten Pemalang. Adapun wisata yang dikembangkan adalah wisata yang berbasis alam (perkebunan bunga melati, pantai, mangrove (bakau dan cemara laut), tambak dan persawahan), edukasi dan keluarga. Belum diterapkannya pembukuan / akuntasi  secara tertib, baik dan benar (profesional), masyarakat Desa tersebut maka akan mencerminkan pengelolaan kas yang  baik dan benar. Laporan akuntasi merupakan perwujudan yang mencerminkan kondisi badan usaha dalam keadaan sehat atau tidak tertib. Melihat potensi yang ada perlu melaksanakan pengelolaan akuntasi baik dibidang aneka ragam barang / jasa pelayanan, pemasaran dan penyediaan barang-barang kebutuhan masyarakat, menjadi alasan utama diadakan nya penyuluhan tentang “Cara – Cara Melakukan Pembukuan Pencatatan Kas / Akuntasi Sederhana”  dikarenakan pengetahuan dan ketrampilan pengurus khususnya tentang bagaimana cara melakukan pembukuna sederhana badan usaha yang baik.

Dea Ayu Larasati

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2022 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Penelitian ini dilakukan pada Desa Wisata Wanurejo Kabupaten Magelang yang bertujuan untuk menganalisis dan menjelaskan pengaruh fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatawan yang mana mengalami naik turun tingkat kunjungan wisatawan dikarenakan ada beberapa sebab seperti sarana prasarana fasilitas masih tergolong kurang lengkap, serta pelayanan yang diberikan kepada wisatawan masih rendah. Data penelitian diperoleh dari kuesioner dan data dari pengelola. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 94 responden. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pihak pengelola maupun minat wisatawan berkunjung. Data yang diperoleh diolah dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik kuantitatif. Analisis kuantitatif menggunakan analisis regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen, uji model dan uji hipotesis. Namun sebelum dilakukan uji tersebut dilakukan dahulu uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa peningkatan fasilitas dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan wisatawan. Maka hasil uji analisis regresi linear berganda menunjukan nilai F yang signifikan, dengan nilai korelasi determinasi R^2 sebesar 0,255. Hal ini menunjukan bahwa semua fasilitas dan pelayanan memengaruhi secara nyata terhadap kepuasan wisatawan secara bersama-sama dengan keeratan hubungan 25,5%. Hal ini menunjukan bahwa untuk meningkatkan kepuasan wisatawan perlu adanya peningkatan fasilitas yang baik dan nyaman serta pelayanan yang baik bagi wisatawan.