Publication Search

80,260 articles from 776 journals · 2,111 citations tracked

Showing 1-8 of 8

Analytics

jawandi, ahmad; Eko Adi Putro; Wuri Kusuma Ramadhanis

Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat 2021 Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Keluarga menjadi unit sosial terkecil yang ada dalam sebuah masyarakat. Proses sosialisasi pertama kali dilakukan dalam keluarga. Mendidik anak bermuara dari mengenal anak dan cara memperlakukan anak sesuai kebutuhannya dan perkembangannya. Oleh sebab itu keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak sedini mungkin. Kendala utama yang dialami KPM PKH Wonosegoro berupa tingkat pemahaman orang tua yang belum sepenuhnya sadar akan penting nya peran keluarga dalam pembentukan karakter pada anak. Sebagian besar orang tua beranggapan bahwa yang memiliki kewajiban menanamkan pendidikan karakter hanya Sekolah, sehingga seringkali menyalahkan Sekolah jika anak nya nakal. Solusi yang digunakan dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah melakukan workshop pelatihan peran keluarga dalam membentuk karakter melalui metode modeling. Modeling merupakan salah satu pendekatan yang mudah digunakan orang tua dalam membentuk karakter anak, dimana orang tua sebagai model/suri tauladan yang akan menjadi contoh bagi anak dalam mengenal dan membentuk karakternya.

Annastasya Mutmainah Karim; Silvia D. Mayasari Riu; Petronela Mamentu

Jurnal Kesehatan Amanah 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh severe acute respiratory syndrome virus corona 2 (SARS-CoV-2), atau seringdisebut virus corona. Virus ini merupakan pathogen zoonotik yang memiliki tingkat mutasi tinggi dan dapat menetap pada manusia dan binatang dengan presentasi klinis yang beragam, mulai dari asiptomtik, gejala ringan sampai berat, sampai kematian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media video animasi terhadap tingkat pengetahuan anak usia sekolah dalam pencegahan penularan COVID-19 di Kelurahan Ternate tanjung. Metode penelitian ini menggunakan pra-eksperimental (one-group pra-post test design). Sampel dalam penelitian ini 35 responden diambil dengan menggunakan total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner untuk pengukuran tingkat pengetahuan anak usia sekolah. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan mengunakan bantuan aplikasi SPSS 16.0 untuk dianalisa dengan menggunakan uji Mc. Nemar. Dengan tingkat kemaknaan α ≤ 0,05. Hasil penelitian ini menunjukan ada pengaruh pendidikan kesehatan media video animasi terhadap tingkat pengetahuan anak usia sekolah dalam pencegahan penularan COVID-19 di Kelurahan Ternate Tanjung dengan nilai p-value = 0,000 Kesimpulan  dalam  penelitian  terdapat  pengaruh  pendidikan  kesehatan  media  video animasi terhadap tingkat pengetahuan anak usia sekolah dalam pencegahan penularan COVID-19 di Kelurahan Ternate Tanjung. Diharapkan kepada responden yang masih memiliki pengetahuan yang masih kurang baik, agar tingkatkan lagi pengetahuan tentang COVID-19.      

Anggriany Pujie Astuty; Marry R. Rimporok; Bayu dwisetyo

Jurnal Kesehatan Amanah 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Perilaku hidup bersih dan sehat dengan melakukan cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu penerapan PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), kali ini telah menjadi pusat perhatian dunia karena permasalahan praktik perilaku cuci tangan yang buruk. Munculnya berbagai penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah ternyata umumnya berkaitan dengan PHBS. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai PHBS merupakan kebutuhan mutlak bagi mereka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan perilaku anak usia 7-10 tahun dalam mencuci tangan 6 langkah menggunakan sabun di Kelurahan Karame Lingkungan V.   Metode penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan rancangan one group pre test post test design. Sampel penelitian ini berjumlah 35 responden dengan menggunakan pengambilan sampel total sampling. Pengumpulan data diambil dengan menggunakan lembar observasi. Selanjutnya data yang telah dikumpul kemudian dianalisa dengan menggunakan uji statistik Mc. Nemar dengan tingkat signifikan (α) 0,005. Hasil berdasarkan data yang diperoleh dari uji Mc. Nemar sebelum diberikan pendidikan kesehatan terdapat 23 responden (65,7%) yang tidak melakukan cuci tangan, dan yang melakukan cuci tangan sebanyak 12 responden (34,2%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan didapatkan data yang mencuci tangan sebanyak 30 responden (85,7%), dan yang tidak melakukan cuci tangan sebanyak 5 responden (14,3%). Maka hasil penelitian ini yaitu ada pengaruh antara pendidikan kesehatan (PHBS) dengan praktik mencuci tangan 6 langkah menggunakan sabun dengan nilai p=0,000. Dimana nilai p ini lebih kecil dari nilai α ≤ 0,005.   Kesimpulan dari penelitian ini terdapat ada pengaruh pendidikan kesehatan PHBS terhadap praktik mencuci tangan 6 langkah menggunakan sabun pada anak usia 7-10 tahun di Lingkungan V Kelurahan Karame Kota Manado. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk Instasi pendidikan dalam upaya pemberian pendidikan kesehatan kepada anak usia 7-10 tahun dalam upaya meningkatkan perilaku cuci tangan 6 langkah.    

Fikri Arya Mamonto; Cut Mutiya Bunsal; Merry H. Rimporok

Jurnal Kesehatan Amanah 2021 Universitas Muhammadiyah Manado

Diabetes Mellitus Gestasional (DMG) adalah penyakit yang terjadi selama kehamilan di tandai dengan peningkatan kadar glukosa (hiperglikemia) dan dapat menyebabkan makrosomia, hipoglikemia janin, kebutuhan perawatan intensif neonatal dan kematian neonatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan melalui media booklet terhadap upaya pencegahan Diabetes Mellitus Gestasional pada ibu hamil trimester I di RS Bhayangkara Tk.III Manado. Metode Desain penelitian ini menggunakan pra-eksperimental (one-group pra-post test design).Sampel dalam penelitian ini 20 responden diambil dengan menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuisioner untuk pengukuran tingkat pengetahuan ibu hamil trimester I. Selanjutnya data yang telah terkumpul diolah dengan mengunakan bantuan aplikasi SPSS 16.0 untuk dianalisa dengan  menggunakan uji Wilcoxon. Dengan tingkat kemaknaan α= 0.05. Hasil penelitian ini menunjukan ada pengaruh pendidikan kesehatan melalui media  booklet terhadap upaya pencegahan Diabetes Mellitus Gestasional pada ibu hamil trimester I dengan nilai p-value = 0,000 Kesimpulan dalam penelitian terdapat pengaruh pendidikan kesehatan melalui media booklet terhadap upaya pencegahan diabetes mellitus gestasional pada ibu hamil trimester I di RS Bhayangkara Tk.III Manado.Diharapkan kepada responden yang masih memiliki pengetahuan yang masih kurang baik, agar tingkatkan lagi pengetahuan tentang DMG.    

Raden Sulistiyanto; Nuryanti Nuryanti

Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia

Sebagai suatu masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir, masyarakat nelayan mempunyai karakteristik kehidupan tersendiri yang berbeda dengan masyarakat yang tinggal di wilayah daratan. Karakteristik yang menjadi ciri-ciri sosial budaya masyarakat nelayan adalah memiliki struktur relasi patron-klien yang sangat kuat,dan  etos kerja yang tinggi. Kondisi masyarakat nelayan atau masyarakat pesisir di berbagai kawasan secara umum ditandai oleh adanya beberapa ciri, seperti kemiskinan, keterbelakangan sosial–budaya, rendahnya kulaitas sumber daya manusia. Permasalahan penelitian adalah bagaimana kehidupan sosial, budaya, ekonomi dan pendidikan pada masyarakat nelayan di wilayah Kelurahan Jobokuto Kecamatan Jepara Kabupaten Jepara. Hasil penelitian diperoleh simpulan mayoritas penduduk Kelurahan Jobokuto ke camatan Jepara Kabupaten Jepara beprofesi sebagai nelayan secara turun temurun. Tingkat Pendidikan masyarakat  nelayan masih tergolong rendah dan tidak mempunyai ketrampilan untuk bekerja selain sebagai nelayan. Di tinjau dari kehidupan ekonomi, masyarakat nelayan rata-rata termasuk golongan menengah ke bawah. Sedangkan Nilai sosial dan solidaritas masyarakat Kelurahan Jobokuto tergolong cukup tinggi.

Prayoga, Andi Sugistino; Waitau, Enjel Kostansa; Jannah, Mahfudhotul; Ardana, Rahma Shavira; Rachamaningrum, Fania

Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan 2021 Prodi PPKn Universitas Slamet Riyadi

Pelaksanaan pendidikan jarak di berbagai sekolah mulai dari tingkat dasar, menengah, atas dan sampai perguruan tinggi telah menimbulkan berbagai masalah baru yang pemerintah sendiri itu belom siap dalam mengakumulasi hak-hak dalam semua hal terutama dalam pendidikan. seiring dengan perkembangan teknologi yang ada di Indonesia saat ini, belum menganal system pendidikan jarak jauh yang sudah di atur oleh pemerintah. Dengan demikian system pendidikan jarak jauh menjadi alternatif ketika siswa ataupun mahasiswa tidak bisa tatap muka secara langsung di dalam lingkungan sekolah ataupun kampus. Tujuan penulisan ini adalh untuk mengetahui seberapa besar tingkat kualitas dan kuantias dalam keefektifan pembelajaran jarak jauh di Indonesia siapa dan apa feed back yang telah didapatkan oleh para palajar pada masa pandemi covid-19 di Indonesia ini. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan metode untuk mencari data yang kemudian dikumpulkan dan bersifat pemahaman serta tak bisa di ukur dengan angka, mengutamakan kedalaman penghayatan terhadap interaksi antar konsep yang sedang dikaji secara imperis. Sehingga hasil penelitian kualitatif tidak terlepas dari subjektivitas peneliti. Sebagai mana yang dikemukakan oleh Semiawan bahwa hasil penelitian komulitatif sangat di pengaruhi oleh pandangan,pemikiran dan pengetahuan peneliti. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pendidikan jarak jauh di indonesia telah kurange fektif oleh karena itu dalam penelitian ini kami sebagai peneliti berharap penulisan ini bisa di implementasikan oleh pemerintah agar masyarakat khususnya para pelajar yang menerapkan metode daring atau online bisa terpenuhi dan berjalan dengan efektif sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP)

Nikawati, Ni Nengah; Muryani, Ni Made Sri; I Wayan Suarjaya

Jurnal Kesehatan Medika Udayana 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Background: Anxiety is a feeling felt by respondents regarding disturbing mental tension, which as a general reaction with the inability to overcome a problem or there is no sense of security, which later leads to a physiological and psychological change. The level of family anxiety can be assessed by using a questionnaire with each respondent's characteristics and level of anxiety can be divided into several parts, namely: normal anxiety levels, mild anxiety levels, moderate anxiety levels, severe anxiety levels and panic. Objective: Knowing the description of the level of family anxiety in caring for patients with schizophrenia at the Mental Poliklinik UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali and the characteristics of families caring for patients with schizophrenia based on education, age, and type of work. Methods: The research method that used in this study was descriptive research. This study used a cross sectional study, which was a study in which the subjects were evaluated only once and the measurement of each only one variable at the same time that using sampling consecutive sampling technique. The sample used was 32 people consisting of family members of hallucinations patients. Results: Based on research conducted at the Poliklinik UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali toward 32 family members who was caring for patients by schizophrenia, most family members did not experience anxiety or anxiety in the normal range which was 29 family members of 32 family members and 3 families who experienced mild anxiety levels. Conclusion: That most family members who treated patients by schizophrenia at the Poliklinik UPTD. Rumah sakit Jiwa Provinsi Bali does not experience anxiety or anxiety still within normal limits. Latar Belakang: Kecemasan adalah suatu perasaan yang dirasakan oleh responden mengenai ketegangan mental yang menggelisahkan, dimana sebagai reaksi umum dengan ketidakmampuan dalam mengatasi suatu masalah atau tidak ada rasa aman, yang nantinya menimbulkan suatu perubahan fisiologis dan psikologis. Keluarga yang memiliki anggota keluarga dengan  gangguan jiwa dapat mengalami kecemasan Tingkat kecemasan keluarga dengan skizofrenia yaitu cemas ringan (80,49%) dan 8 keluarga mengalami cemas sedang (19,51%). Tujuan: Mengetahui gambaran tingkat kecemasan keluarga dalam merawat pasien dengan skizofrenia di Poliklinik Jiwa UPTD Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali dan karakteristik keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia berdasarkan pendidikan, umur, dan jenis pekerjaan. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian bersifat deskriptif. Penelitian ini menggunakan penelitian cross sectional yaitu suatu penelitian dimana subjek diobsevasi hanya satu kali saja dan pengukurannya masing-masing satu variabel pada waktu yang sama yang menggunakan teknik sampling consecutive sampling. Sampel yang digunakan berjumlah 32 orang terdiri dari anggota keluarga pasien Halusinasi. Hasil: Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Poliklinik Jiwa UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali terhadap 32 anggota keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia, sebagian besar anggota keluarga tidak mengalami kecemasan atau kecemasan masih dalam batas normal jumlah 29 anggota keluarga dari 32 anggota keluarga dan 3 keluarga yang mengalami tingkat kecemasan ringan. Kesimpulan: Sebagian besar anggota keluarga yang merawat pasien dengan skizofrenia di Poliklinik Jiwa UPTD. Rumah Sakit Jiwa Provinsi Bali tidak mengalami kecemasan atau kecemasan masih dalam batas normal.

Kristine Dareda; Irma Yahya; Arfel Silvester Pramono

JURNAL KEPERAWATAN SISTHANA 2021 SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN KESDAM IV DIPONEGORO

Pandemi Covid-19 memberikan tantangan dalam lembaga pendidikan Indonesia. Pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan berskala besar. Masyarakat diharuskan beraktivitas dirumah. Peraturan membuat siswa stres dikarenakan keterbatasan jaringan, kuota dan banyak tugas. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh guided imagery terhadap tingkat stres siswa kelas 8 dalam pembelajaran daring di SMP Katolik Laikit. Desain penelitian menggunakan quasy experiment pre-post test. Sampel penelitian ini berjumlah 10 responden. Data diolah menggunakan SPSS 16 dan di analisa menggunakan uji Wilcoxon. Hasil didapatkan usia terbanyak ada 4 responden yaitu 13 tahun dan jenis kelamin terbanyak ada 8 responden yaitu laki-laki. Didapatkan P Value = 0.023 (0.05), maka Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpulan diambil adalah terdapat pengaruh dalam pemberian teknik guided imagery terhadap tingkat stres siswa kelas 8 dalam pembelajaran daring di SMP Katolik Laikit. Diharapkan dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dalam melakukan teknik relaksasi untuk menurunkan stres.