Publication Search

54,413 articles from 425 journals · 1,457 citations tracked

Showing 1-3 of 3

Analytics

M. Rossy Rakasiwi; Weni Hastusi; Ghea Nurprastina

Jurnal ilmu Kesehatan Umum 2023 Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Background: Pre-operation is the initial stage to prepare the patient as much as possible, more than two-thirds of patients waiting for surgery experience anxiety because it is their first time undergoing spinal anesthesia surgery. As a result of the patient's intense preoperative anxiety, there is a possibility that the operation cannot be carried out. The way to overcome anxiety is through deep breathing relaxation techniques. Objective: To determine the effect of deep breathing relaxation on anxiety in preoperative patients. Research methods: This research uses quantitative research design using Quasy Experiment, namely an experimental design carried out without randomization. This research was conducted at PKU Muhammadiyah Gombong Hospital in the operating room in February 2024. This population consisted of 42 patients in one month with a research sample of 30 respondents. This research instrument uses the APAIS questionnaire. This research technique uses purposive sampling. Results: The data that can be generated when using the deep breathing relaxation technique is 30 respondents using the pre test-post test technique. During the pre-test, those experiencing moderate anxiety amounted to 40.0%, severe anxiety amounted to 40.0%, the most severe anxiety/panic amounted to 20.0%. At the time of the post test, those experiencing mild anxiety were 66.7%, and those experiencing moderate anxiety were 33.3%. Conclusion: When the observation was carried out, there was a decrease in the level of anxiety, so that the respondent's anxiety had reduced.

Yerry Soumokil; Alwia Said Pattimura; Ahmad Janwar Pattimura

Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 2023 Stikes Kesdam IV/Diponegoro Semarang, Indonesia

Appendisitis adalah peradangan pada appendix vermiformis, yang memerlukan tindakan bedah segera. Keluhan yang menonjol pada pasien pasca apendiktomi adalah gangguan rasa nyaman nyeri. Tindakan farmakologis biasanya diberikan analgetik, dan terapi non farmakologis digunakan sebagai pendamping obat. Salah satu terapi non farmakologis untuk mengurangi nyeri adalah dengan teknik relaksasi nafas dalam. Teknik pernapasan relaksasi adalah tindakan asuhan keperawatan, dimana perawat mengajarkan pada pasien cara melakukan teknik nafas dalam / pernapasan secara perlahan (tahan inspirasi secara maksimal) dan menghembuskan nafas secara perlahan. Tujuan penerapan ini adalah untuk menurunkan intensitas nyeri pasien post operasi apendisitis di ruang UGD Puskesmas Latu. Penulisan laporan akhir studi kasus ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan dan berbasis Evidence Based Practice. Analisis studi kasus dilakukan pada 1 pasien post operasi apendisitis dengan fokus intervensi tehnik relaksasi nafas dalam. Hasil Setelah dilakukan tehnik relaksasi nafas sehari 2 kali selama 20-30 menit, yang dilakukan satu jam sebelum pemberian analgetik, selama 1 hari berturut turut, pasien post operasi apendiktomi terdapat penurunan skala nyeri. Pasien skala nyeri 7 turun menjadi skala nyeri 4. Intervensi tehnik relaksasi nafas dalam dapat diterapkan untuk pasien post operasi lainnya, yang berfungsi untuk mengurangi rasa sakit.

Nurnaningsih Djafar; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni

Journal of Educational Innovation and Public Health 2023 Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas dalam Terhadap Respon Nyeri pada Ibu Inpartu Kala I di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre eksperimen pendekatan two group pretest-postest design. Tekinik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang terdiri dari 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok control. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji dependent-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skala nyeri responden pada kelompok intervensi 0.000 <(ɑ) 0,05 sedangkan pada kelompok control P=.164 >(ɑ) 0.05. Kesimpulan yaitu pada kelompok intervensi adanya pengaruh teknik relaksasi terhadap respon nyeri pada ibu inpartu kala I, sedangkan pada kelompok control tidak terdapat pengaruh teknik relaksasi nafas dalam pada ibu inpartu kala I di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo.